


Volume
Avg volume
PT Bayu Buana Tbk didirikan pada tahun 1972 di Jakarta. Bergerak dalam bidang usaha penyelenggara perjalanan dan wisata berskala besar dengan mengusung brand Bayu Buana. Sebuah brand Nasional berskala global yang dikelola secara modern berbasis e-commerce. Melalui Layanan Satu Atap Bayu Buana www.bayubuanatravel.com khalayak dapat mengakses layanan premium 24/7 dari seluruh penjuru dunia. Sebuah layanan untuk memenuhi kebutuhan konsumen dalam hal reservasi perjalanan, penyediaan tiket, pengurusan dokumen perjalanan hingga layanan pendukung seperti penyediaan pemandu wisata, penyewaan transportasi serta pemesanan akomodasi. Peru... Read More
MBG nya ga usah pemerintah yang urus.
Kasih titah saja ke konglo-konglo yang sering ngopi bareng si bos untuk bikin CSR skala besar.
Nanti, biar konglo-konglo itu sub-kan ke $CASS untuk pelaksanaannya. Dijamin bergizi dah tuh.
Budget nya kan jadi bisa buat program lain2, kembangin industri pariwisata, biar $BAYU dan lagi-lagi CASS dapat cipratan.
Kasih insentif ke swasta biar bangun-bangun infrastruktur pendukung, biar $TOTL makin jaya.
What a wild dream 🤣🤣🤣
@hendla ngapain danantara masuk ke $BAYU. danantara harusnya khusus sektor real. jaga agar ekonomi indonesia tidak sampai krisis ekonomi di sektor real nya. bukan spekulan di obligasi, pasar modal, derivatif, dll
itu dana dividen bumn jika tidak ada danantara pasti akan di alokasikan ke sektor real.
@Alfennino27 kalau danantara mah fokus sektor real aja.
klo fundamental sektor riil. kemungkinan jika value investing. akan milih saham² yang pbv<1 dan per serendah mungkin. jadi mungkin akan lebih milih $BAYU daripada saham² yang pbv > 1. tapi masalahnya dari fundamental bisa aja sideways terus. tidak gerak atau tidak ada growth harga yang signifikan. krn emang magnitude dan signifikan korelasi indikator fundamental emang rendah cenderung kurang signifikan.
gw ga pernah nganjurin invest di gorengan. lagipula definisi saham gorengan aja belum jelas.
@davidj ini $BAYU
https://stockbit.com/post/19774018
➖ Kunjungan wisman ke Indonesia (dari luar ke dalam negeri) masih meningkat tipis secara tahunan +1,11% yoy di Jan 2026
https://cutt.ly/StED6bi5
$IHSG $PANR $BAYU

ENTERPRISE VALUE (EV) NEGATIF = Saham Undervalued?
Iseng2 hari sabtu, mari kita bahas saham undervalued.
Saat kita mau beli suatu perusahaan, harga yg harus dibayarkan adalah harga saham saat itu dikali jumlah lembar saham, ditambah utang yg nantinya akan kita tanggung sbg pemilik baru, dikurangi total kas perusahaan (kas di sini ibaratnya cashback). Inilah yg disebut EV.
EV ini bukan mobil listrik ya, baca lagi kepanjangannya di atas. Singkatnya, EV adalah harga akuisisi teoritis atau harga beli yg sesungguhnya.
Nah kali ini, saya mau bahas yg ekstrim, yaitu saham dgn EV negatif. Apa artinya?
Anggap aja, pagi ini kita berangkat ke kantor, ternyata bensin mobil uda tinggal 1-2 bar, lalu kita bergegas ke SPBU. Nah saat mau isi bensin, ternyata harganya MINUS 300 rupiah. Artinya setiap kita isi 1 liter, kita tidak perlu bayar, malah dikasih duit 300. Beli semakin byk, semakin byk duit yg kita dapat. Lho kok bukan kita yg bayar? Ya karena harganya minus. Harga minyak dunia pernah minus saat era covid, coba googling.
Hal yg sama berlaku utk saham dgn nilai EV negatif. Ini artinya kas perusahaan, aka UANG TUNAI nya melebihi market cap ditambah utang. Contoh, suatu perusahaan dihargai market cap 1000, punya utang 200, dan kasnya ada 1500. Ini berarti kita bayar 1000 + tanggung utang 200 tapi dapat uang tunai 1500 di brankas perusahaan, artinya secara intrinsik kita dapat 300, atau EV = -300. Kita beli perusahaan, dapat uang lebih dari yg kita bayarkan, dan dapat bisnisnya secara gratis.
Tapi jangan hanya lihat EV minus lalu haka all-in, karena ada resiko yg mengintai, spt bisnis inti perusahaan sdh mati seperti BUKA lapak yg jg punya EV<0, ada perusahaan yg terus rugi, cash burn, dll sehingga harga saham terus turun, dan market.cap turun smp EV jadi minus.
Jadi harus cek jg bisnis model, perusahaan harus profitable dan bagi dividen. Semua perusahaan yg sy keep di portofolio adalah saham2 yg bagi dividen.
Nah pas barusan saya buat screenernya, keluar 3 perusahaan, yaitu:
1. SCPI
ini mau delisting sukarela, go private, investor lamanya ga mau jual karena sangking profitnya perusahaan ini, shgg perusahaan ini msh tercatat di bursa, tapi sdh suspend bertahun2. Saat ini DY nya sdh 100% up ya dividen 1 tahun uda hampir menyamai 2x harga saham, bisa dibayangkan?😂
2. $BAYU
Perusahaan travel ini sdh pernah sy bahas tahun lalu, cek saja stream di bawah.
3. $INCI
Ini perusahaan kimia, silahkan dicek matriks valuasi, debt, net profit dan produknya lewat website..
Semakin kecil nilai EV, atau semakin besar selisih EV dibanding marketcap, maka semakin undervalued suatu perusahaan. Tentu saja Anda harus kerjakan PR sendiri, analisa ulang supaya bs punya conviction yg kuat. Bisa research, tanya AI, googling, lalu cek EV $BBRI misalnya, dll, intinya do your homework and manage your own risk, okay?
Ini hanya konten edukasi.
Salam cuan. Happy Weekend All.

$BAYU $ADRO $AADI punya nilai A+ kalau pakai metodenya LKH, itungannya ada di artikel ini :
https://cutt.ly/itWpswOu
Bagaimana gaes ?

Kemaren ada pembuat konten yang bikin konten tentang, "kalau semua orang jadi long term investor dan nggak ada yang scalper/BSJP/BPJS, nanti long term investors mau beli nggak ada yang mau jual karena semua hold."
Bro lupa kalau market itu bukan cuma lapak jualan 1001 saham, tapi tempat bertemunya jutaan orang dengan latar belakang berbeda, status sosieokonomi berbeda, sejarah personal finance yang berbeda, dan pastinya... tujuan keuangan yang berbeda
Misalnya disaat saya baru mulai nabung dana pensiun sejak setahun terakhir, ada ratusan ribu pensiunan yang udah nabung dana pensiun mereka sejak 2 dekade lebih yang lalu, dan sekarang lah saat mereka withdraw berkala dan sudah tidak lagi menambah kontribusi baru ataupun reinvestasi
Atau di saat saya baru mulai nabung buat tabungan liburan ke Pyongyang 5 tahun lagi, ada yang udah nabung buat tabungan liburan ke Cambodia sejak 5 tahun yang lalu, dan sekarang waktunya mereka take profit buat pesan tiket di $BAYU atau $GIAA
Selang sehari, bro langsung ditampar realita dengan pelemahan IHSG hari ini. Apakah koreksi karena MSCI? Saya rasa MSCI udah priced-in dari kemarin-kemarin, begitu juga Moody's, FTSE, dll.
Fakta yang paling certain adalah long weekend. Orang-orang kaya yang merencanakan liburan dengan passive income, pasti ada yang memutuskan bahwa inilah waktu yang tepat untuk take profit. Atau bisa juga hari ini 'gesek' kartu kredit, baru cicilannya ditutup dari profit
Alasan yang sama saya sangat respek sama pakde saya, Pakde Jajang walaupun beliau bentar beli $TOTL bentar jual. Sultan mah bebas masbro. Saya yang masih dalam wealth accumulation phase, pastinya buy, buy, and buy. Naik buy, turun buy, sideways buy. Tapi Pakde Jajang sudah tidak lagi di wealth accumulation phase. Maka dengan latar belakang yang berbeda, pasti beliau punya tujuan keuangan yang berbeda dengan saya. Tapi kami tetap punya kesamaan visi: sama-sama memiliki wonderful business yang dijalankan oleh manajemen dengan GCG yang super
Jadi, pembeda antara terjun ke market demi tujuan keuangan vs hanya menjadi pelumas market dan exit liquidity, bukan ditentukan oleh keputusan buy, hold, dan sell. Semua orang bisa memutuskan yang mana saja, saya pun sepekan atau sebulan sekali pasti ada sell, bukan buy terus apalagi hold doang
Yang membedakan antara memanfaatkan market demi tujuan keuangan vs dimanfaatkan kepentingan untuk menjadi pelumas market adalah:
1. Apakah kita memiliki bisnis yang kita pahami, atau angka digital yang tidak kita ketahui underlying instrumennya, atau hanya merasa tahu karena influencers bilang narasi-narasi tertentu?
2. Apakah kita buy karena tujuan keuangan, hold karena tujuan keuangan, dan sell karena tujuan keuangan, atau buy karena influencers bilang entry di sekian, hold karena influencers bilang story growth-nya masih panjang, dan sell karena influencers bilang TP/SL di sekian?

Bayu Buana Tbk - BAYU
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Sumber Data: https://cutt.ly/YtnXPEbq
$BAYU
1/4




@HendrikChem $PSAB akan menumpuk cash terus menerus sehingga bunga deposito saja sudah bisa jadi dividen rutin.
Contoh emiten yang numpuk cash dan investor dapat kebagian bunga depositonya.
$BAYU $RALS LSIP dan banyak lainnya
$PANR
Halo sobat investor! Sebagai mentor saham Anda, mari kita bedah **PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR)**.
Saat ini kita melihat sebuah anomali menarik: **Fundamental perusahaan sedang dalam fase *turnaround* (pemulihan) yang sangat kuat, namun harga sahamnya sedang tertekan (diskon).**
Berikut adalah analisa mendalam saya untuk Anda jadikan pertimbangan investasi di tahun 2026 ini:
### 1. Kinerja Keuangan: Transformasi Neraca yang Fenomenal
Ini adalah poin paling krusial. PANR bukan lagi perusahaan yang sama dengan saat pandemi. Mereka telah melakukan efisiensi finansial besar-besaran.
* **Laba Melonjak:** Per Kuartal 3 2025, PANR mencetak laba bersih Rp 54,1 miliar, naik **58,2%** secara tahunan (YoY). Peningkatan ini didorong oleh margin bersih yang membaik menjadi 2,1%.
* **Beban Utang Runtuh (Positif):** Perusahaan sukses memangkas utang bank sebesar **67%** (sekitar Rp 336 miliar) setelah mendivestasi anak usaha (RKIT) pada akhir 2024. *Debt-to-Equity Ratio* (DER) turun drastis dari 0,42x menjadi **0,15x**.
* **Dampak:** Beban bunga turun signifikan (-63% di Semester 1 2025), sehingga laba operasional bisa mengalir deras ke *bottom line* (laba bersih) tanpa tergerus biaya bunga bank.
### 2. Valuasi: Apakah Ini "Salah Harga"?
Sebagai investor cerdas, kita mencari *value*. Mari lihat angkanya per Februari 2026:
* **P/E Ratio (Price to Earnings):** Berada di kisaran **2,35x**, jauh di bawah rata-rata industri yang sekitar 7,4x. Ini sangat murah.
* **PBV (Price to Book Value):** Di angka **0,93x**. Artinya, Anda membeli saham ini dengan harga di bawah nilai aset bersih perusahaan.
* **Dividen Jumbo:** PANR kembali membagikan dividen dengan *yield* sekitar **10,08%**. Ini jauh lebih tinggi dari deposito atau rata-rata industri (4,36%).
### 3. Mesin Pertumbuhan Bisnis (Katalis)
Apa yang akan menggerakkan harga saham ke depan?
* **Pilar Inbound (Wisatawan Asing):** Ini adalah primadona baru. Pendapatan *inbound* tumbuh 34% di Semester 1 2025. PANR kini melayani 4 negara (Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand) dan baru membuka kembali kantor di Vietnam untuk menangkap pasar Eropa.
* **Travel & Leisure (Outbound/Domestik):** Tumbuh 17%. Strategi mereka cerdas dengan menyasar segmen *niche* ber-margin tinggi, seperti paket ziarah "Holy Door" (Katolik) dan *charter flight* premium ke Sapporo, Jepang, untuk segmen menengah atas yang tidak terlalu sensitif harga.
* **Target Makro:** Pemerintah menargetkan 17,6 juta wisman pada 2026. PANR berada di posisi strategis untuk menangkap kue pertumbuhan ini.
### 4. Risiko yang Perlu Diwaspadai
Sebagai mentor, saya harus ingatkan risikonya:
* **Teknikal *Strong Sell*:** Secara teknikal jangka pendek (per 8 Feb 2026), tren harga sedang turun (bearish) di level Rp 595. Indikator menunjukkan sinyal jual kuat. Jangan menangkap pisau jatuh jika Anda *trader* harian.
* **Likuiditas Saham:** Beta saham ini sangat rendah (0,07), artinya pergerakannya tidak sejalan dengan IHSG dan mungkin tidak terlalu likuid. Ini cocok untuk investor jangka panjang, bukan *scalper*.
* **Faktor Eksternal:** Geopolitik dan bencana alam (seperti penutupan Labuan Bajo karena cuaca) bisa mengganggu pendapatan secara tiba-tiba.
### Kesimpulan & Arahan Investasi:
**"Strong Fundamental, Discounted Price"**
* **Untuk Investor Jangka Panjang (Value Investor):** Ini adalah kesempatan emas untuk **AKUMULASI BELI (BUY)** secara bertahap. Dengan valuasi P/E 2,3x dan PBV di bawah 1, ditambah dividen yield 10%, PANR menawarkan *margin of safety* yang tebal. Fundamental perusahaan jauh lebih sehat dibanding harga sahamnya saat ini.
* **Untuk Trader:** **WAIT AND SEE**. Tren teknikal masih *bearish*. Tunggu sinyal pembalikan arah atau pantulan di area *support* sebelum masuk.
**Strategi:** Manfaatkan koreksi harga saat ini untuk mengoleksi saham perusahaan yang sehat secara neraca, memiliki *cashflow* kuat, dan rutin membagi dividen. Targetkan *re-rating* P/E menuju rata-rata industri di masa depan.
https://cutt.ly/EtbB7Xhs
RANDOM TAG $PATA $BAYU
persamaan aku dengan bos LIEM
- dia beli 100.000 lembar
aku di 678 lot hampir seribu lot
- dia beli kemarin aku juga ikut beli
- dia pake YP aku XL ( sama2 broker ritel )
- dia kaya aku juga kaya ( kaya gembel )
dll. banyak lah pokoknya 🤭😁😆
$BAPA $BAYU $BAIK
$BAYU 03 Feb 26
Investor: BANK OF SINGAPORE
Action: BUY
Shares Traded: +20,000 (+0.0057%)
Current: 23,467,900 (6.644%)
Previous: 23,447,900 (6.6383%)
Broker: -
Investor Type: Foreign
Source: KSEI
Masih bingung sama valuasi $BAYU.
Market Cap: 480 Miliar.
Cash on Hand: 572 Miliar.
Utang: Nol.
Secara teori, kita beli bisnis travelnya GRATIS, malah dikasih kembalian uang tunai. Enterprise Value negatif.
Di tengah IHSG yang volatile, saham cash rich gini yang bikin tidur nyenyak. Ada yang hold ?