


Volume
Avg volume
PT. Bukit Asam Tbk (PTBA) bergerak dalam bidang pertambangan batubara, termasuk survei umum, eksplorasi, eksploitasi, pengolahan, pemurnian, pengangkutan dan perdagangan, pemeliharaan fasilitas pelabuhan batubara khusus untuk keperluan internal dan kebutuhan eksternal, pengoperasian pembangkit listrik tenaga uap untuk kebutuhan internal dan eksternal dan memberikan jasa konsultasi terkait industri pertambangan batubara serta produk turunannya, dan pengembangan perkebunan. Pada tahun 1993, Perusahaan ditunjuk oleh Pemerintah Indonesia untuk mengembangkan Unit Usaha Briket Batubara.
$PTBA pola candle mirip sebelum rally di tahun 2022 dan mentok di angka 4000. apakah ini akan mengulang sejarah ?
Tolonggg... seandainya $AADI bagi dividen 1300 pa. $ADRO kelimpahan 1.5 triliun pa setara eps 50+
$PTBA

IHSG masih dibuang bandar. yuk vote lagi disini IHSG ke 7000 atau bahkan ke 6000 ????
$PTBA $ANTM $ADRO
$IHSG Keliatannya prediksi IHSG 1-2 minggu ke depan msh akan seperti ini sampai menyentuh 7.000 ... menjelang lebaran timteng msh panas, harga minyak membara, inflasi menyala ...
$MEDC
$PTBA

$IHSG Ingat tahun Indonesia Merdeka 🇮🇩 banyak perang saat itu. Situasi mirip sekarang.. Apakah bisa ke sini? $ELSA $PTBA
$IHSG
Proyeksi IHSG kita hingga Saat ini belum ada Pertanda kebaikan Yang Signifikan, Tertahan Di Bottom Fishing 6 Month dan belum ada pertanda Pullback, Butuh 6 Hari lagi agar Sebagai Konfirmasi Validasi IHSG bakal Pullback dengan Catatan IHSG Tidak Close dibawah level 7500 Selama 6 Hari kedepan,
Jadi Apa Pun Cerita org diluaran sana tetap tenang, karena ini hanya beru pertanda saja tapi Belum Konfirmasi Validasi Sebagai Bottom Fishing nya IHSG.
Fokus Ke Emiten Peluang Di saham batubara Saat ini teman-teman, karena Semua Sektor batubaru kuat dan rata" Semua Sudah membuat Area Base Demand Area konsolidasi sebagai Acuan area Cicil.
$PTBA, $ITMG, BSSR, GEMS dan lain nya Sudah melakukan Akumulasi kecil-kecilan utk naik Lebih Tinggi.
Semangat Buat Kita Semua,
Indah pada Waktu nya,
Salam Becorp Indonesia
PX

Update IHSG 9 Maret 2026 :
Sampai Jumat kemarin, IHSG masi tertahan di area support minornya di 7.540 , namun secara teknikal ini sedikit beresiko, karena umumnya support yang diuji berkali-kali dalam jangka waktu pendek menunjukkan adanya "tekanan" pasar yang kuat secara teori. Selain itu terdapat katalis baru yakni APBN kita per Februari 2026 defisit Rp 135,7 Triliun. Saya sampai bengong melihat hal ini.
Jadi jika kita melihat potensi IHSG hari ini skenarionya ada 2 yakni :
Skenario 1 :
IHSG menjebol support minor di 7.540 dan berpotensi untuk uji area major support di sekitaran 7.230 mengingat massivenya katalis negatif.
Skenario 2 :
IHSG rebound ke area resistance 7.722 seperti yang terjadi pada hari Kamis minggu lalu setelah menyentuh minor supportnya.
Jika ditanya mana skenario yang lebih potensial, maka saya akan lebih cenderung waspada terjadinya skenario 1 dan akan wait and see dulu menggu bottom fishing saham-saham investing berfundamental baik.
Saham yang menarik untuk dipantau adalah saham sektor energi seperti $MEDC , $ELSA , $PTBA.
Mengingat fase kenaikan saham pada saat perang umumnya adalah :
1. Emas dan perak naik (sudah terjadi)
2. Energi Fosil naik (sedang terjadi)
3. Makanan dan Minuman (jika perang berkepanjangan)
Yuk gabung komunitas seirine, link ada di bio atau profile ya , untuk mendapatkan informasi terkini terkait saham secara profesional, terukur berdasarkan data dan fakta.
Disclaimer ya, hanya opini pribadi.

Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net foreign buy) di pasar saham Indonesia selama periode 2-6 Maret 2026. Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), total pembelian bersih asing mencapai sekitar Rp2,23 triliun.
Akan tetapi perlu dicatat b...

www.cnbcindonesia.com

Follow untuk analisa teknikal & trading plan sederhana
Trading Plan PT ESSA Industries Indonesia Tbk ($ESSA) – 1W:
Harga saat ini di 770 setelah breakout dari sideways dan trendline turun, selama bertahan di atas area 700 peluang kenaikan menuju 965 masih terbuka. Posisi harga juga sudah di atas EMA200 (663) dengan volume meningkat saat breakout yang mengonfirmasi kekuatan buyer. Entry 720–780 (buy on weakness / breakout), stop loss di bawah 700.
Disclaimer: hanya untuk edukasi & analisis, bukan ajakan investasi. $ITMG $PTBA

📊 Analisa & Trade Plan
Metode: Scalping/ODT
Disiplin TP/CL? Wajib ✍️
$PTBA
• Area Entry: buy 2970-2980 (bid/support)
• TP: 3000-3010 (resistance high harian)
• CL: 2910 (low harian).
• Penjelasan: Naik +0.34% ke 2980, chart flat-up (52w: 2170-3070). Volume besar, foreign interest tinggi. Scalp cepat di range 2910-3010, jika breakout 3000, tambah posisi. One trade: Buy hold jika tren coal positif.
DISC ON ✅ DYOR 🚀

Saat Komoditas Coal Naik, Seberapa Tinggi Saham Ini Bisa Naik Berdasarkan Histori?
sekali kali bahas serius dikit ya, berdasarkan pergerakan historis Newcastle Coal Futures, terdapat beberapa level harga yang pada siklus sebelumnya diikuti oleh kenaikan saham batu bara Indonesia. Dengan menggunakan dua titik referensi harga yaitu 28 Agustus 2023 (US$165) dan 23 Januari 2023 (US$230)
beberapa saham batu bara sempat mencatatkan pergerakan sebagai berikut:
Indo Tambangraya Megah Tbk ($ITMG)
Coal price US$165 --> Rp29.975 (+0%)
US$230 --> Rp37.500 (+22,37%) dari level saat ini
Bukit Asam Tbk ($PTBA)
Coal price US$165 --> PRp3.020 (+3%)
US$230 --> Rp3.500 (+16,5%) dari level saat ini
Adaro Energy Indonesia Tbk ($ADRO)
Coal price US$165 --> Rp2.520 (0%)
US$230 --> Rp3.050 (+25,62%) dari level saat ini
Data historis ini menunjukkan bahwa ketika harga batu bara kembali bergerak menuju level yang sama seperti pada siklus sebelumnya, saham-saham sektor coal berpotensi mengalami kenaikan lanjutan mengikuti momentum komoditasnya. Namun demikian, realisasi kenaikan tersebut tetap dipengaruhi oleh kondisi pasar global, permintaan energi, serta sentimen investor terhadap sektor komoditas.

top 3 watchlist Day trade 9 Maret 2026. menurut Kelen bagus mana? $TINS $ASGR $PTBA . no financial advice.
Batubara hari ini naik jadi 135 USD, kisaran harga batubara tahun 2024.
Perkiraan net profit 4.5T/quarter, prediksi FY26 akan sekitar 18T. Bayangkan besaran div yield yg bisa dihasilkan
Kemungkinan perang ini jg akan berkepanjangan karena ada kepentingan AS yg sdg defisit ingin menaikkan produksi oil mereka dan menekan China agar ga menyalip mereka sebagai negara adikuasa
DYOR tp target ku segini $AADI $PTBA $ITMG
Sektor Energi Masih Jadi Primadona. Tapi Apakah Kita Sudah Mendekati Fase Distribusi Siklus Komoditas?
The Macro–Micro Bridge
Selama dua tahun terakhir, sektor energi menjadi salah satu motor utama profit di pasar saham Indonesia. Harga batubara yang tinggi membuat laba emiten seperti $ADRO, $ITMG, dan $PTBA melonjak, bahkan menghasilkan dividen besar yang jarang terlihat di sektor lain.
Masalahnya, pasar sering membaca kondisi ini terlalu sederhana: selama laba masih tinggi, saham dianggap masih murah.
Padahal dalam siklus komoditas, pasar hampir selalu bergerak lebih dulu dibanding laporan keuangan.
Beberapa faktor makro global mulai memberi sinyal bahwa fase siklus bisa berubah.
• Produksi batubara global mulai meningkat kembali setelah periode pembatasan pasca krisis energi. Ketika supply kembali normal, tekanan terhadap harga biasanya mulai muncul.
• Suku bunga global yang masih tinggi mulai memperlambat aktivitas industri di beberapa negara. Permintaan energi tidak hilang, tetapi laju pertumbuhannya mulai melambat.
• Banyak emiten batubara Indonesia memang memiliki struktur biaya yang rendah. Ini membuat mereka masih tetap profit bahkan ketika harga komoditas turun.
Namun pasar tidak menilai saham hanya dari kondisi saat ini.
Pasar selalu mencoba mendiskon masa depan.
Jika harga komoditas berhenti naik dan bergerak sideways cukup lama, valuasi sektor energi biasanya mulai mengalami kontraksi meskipun laporan laba masih terlihat kuat.
Inilah fase yang sering tidak disadari investor.
The Structural Reality
Dalam sejarah pasar komoditas, fase yang paling berbahaya bukan saat harga jatuh.
Fase paling berbahaya justru saat harga masih tinggi, laba masih besar, dividen masih menarik, tetapi pertumbuhan sudah berhenti.
Di fase seperti ini biasanya terjadi tiga hal:
• Investor baru masuk karena melihat dividen tinggi.
• Investor lama mulai mengurangi posisi secara bertahap.
• Harga saham mulai bergerak sideways panjang tanpa arah jelas.
Ini adalah pola klasik distribusi dalam siklus komoditas.
The Viral Controversy (Hot Take)
Narasi yang paling populer di pasar saat ini adalah sederhana: saham energi masih menarik karena dividen besar.
Narasi itu tidak salah. Tapi bisa jadi sudah terlambat.
Dalam banyak siklus komoditas sebelumnya, dividen terbesar justru dibagikan mendekati puncak siklus, bukan di awal.
Artinya investor sering menerima dividen besar… tepat sebelum fase penurunan harga komoditas dimulai.
Jika melihat sejarah siklus komoditas global, pola ini berulang berkali-kali.
Pasar selalu terlihat paling “aman” tepat sebelum perubahan besar terjadi.
Jadi pertanyaan yang mungkin tidak nyaman untuk diajukan sekarang:
Apakah sektor energi di IHSG masih berada di fase pertumbuhan siklus…
atau sebenarnya kita sedang berada di fase distribusi yang belum disadari sebagian besar investor?
❗️FOLLOW for support us
KABARBURSA.COM – Aktivitas transaksi UBS Sekuritas Indonesia (AK) sepanjang perdagangan 2–6 Maret 2026 menunjukkan pergeseran komposisi transaksi pada sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Data broker summary memperlihatkan AK mencatat pembelian terbesar pada saham PT Bank Mandiri (Perse...

www.kabarbursa.com

Marketnya masih cenderung downtrend efek perang Iran vs Israel/Amerika. Pantau2 dulu aja ya jangan gatal untuk buy. Siapin modal pas keluar berita gencatan senjata kayak juni 2025 lalu 😁
Jangan lupa selalu DYOR.
$PTBA $TKIM $MSIN
1/4




KABARBURSA.COM – Aktivitas transaksi UBS Sekuritas Indonesia (AK) selama periode perdagangan 2–6 Maret 2026 menunjukkan akumulasi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Data broker summary memperlihatkan AK mencatat pembelian terbesar pada saham PT Bank Mandiri ...

www.kabarbursa.com
