Index Harga Saham Gabungan
Indeks
Follow
9,075.41
▴ 42.82 (0.47)
As of Thu 16:14
478,724.80K
Volume
174,437.95K
Avg Volume
Kalo masih bingung mikir gimana harus beli Ferrarri / Lamborghini / Porsche / Bugatti / Pakgatti dkk itu Anda masih gagal gan.
Lah saya dong gan, beli ketoprak atau gado gado atau bubur ayam saja untuk sarapan pagi ini bingung setengah mati gan. Sukses saya gan. Sukses bingung gan.
Mari beli Bugatti atau Pakgatti (bukan nama warung Ketoprak gan) gan standar minimum mobil LCGC gan.
$IHSG $BUMI $DEWA
kalau market lagi bullish karena maksa banget ihsg ke 9000
kamu lebih suka yang mana diantara pilihan di bawah ini?
random tag $IHSG $BUMI $RAJA
@bennyboenardy Wkwkwk Berita keluar itu hari rabu pagi BELL udah rally duluan 8% dan $ESTI ara dihari rabu SSTM juga emiten tekstil lainnya samsek ga gerak.
lalu pagi kamis tiba" BELL naik 20% emiten sektor tekstil lainnya tiba tiba dihaka ritel.
3 tik sebelum ara yudho call si $BELL langsung ara dong pasti . bell pun ara sebelum close sesi 2
dan ritel pun bingung milih emiten sektor tekstil.
BELL dan ESTI serta SSTM ini kunci dari sektor tekstil sekali dia koreksi emiten sektor tekstil lainnya bakalan ambrol,untuk melanjutkan trend kenaikan tekstil smart money harus haka 3 emiten tersebut terlebih dahulu.
$IHSG
$IHSG Kasus Timothy Ronald (TR) memang lagi jadi pembicaraan, dan wajar kalau banyak orang merasa terganggu oleh gaya komunikasi atau cara ia mempromosikan kelas‑kelas investasinya. Tapi kita harus tetap netral, faktual, dan tidak menuduh, karena proses hukum masih berjalan dan belum ada keputusan.
Yang bisa dijelaskan adalah kerangka masalahnya, bukan menghakimi orangnya.
Apa yang sebenarnya terjadi? Berdasarkan pemberitaan publik, inti kasusnya adalah:
1. Younger (Y) melaporkan Timothy Ronald (TR) ke polisi. Laporannya terkait dugaan:
- penipuan
- manipulasi informasi
- kerugian peserta kelas crypto
- janji keuntungan yang dianggap tidak realistis.
Laporan ini masih dalam proses penyelidikan.
2. Tuduhan utamanya bukan soal crypto‑nya, tapi soal promosinya. Yang dipersoalkan adalah:
- cara kelas itu dijual
- klaim yang dianggap terlalu menjanjikan
- dugaan bahwa peserta diarahkan ke investasi berisiko tinggi tanpa pemahaman yg cukup.
Ini pola yang sering muncul dalam kasus edukasi investasi yang (terlalu) agresif.
3. Publik bereaksi keras karena gaya TR yang dianggap arogan. Banyak orang merasa:
- komunikasinya merendahkan
- terlalu menantang kritik
- terlalu percaya diri dalam hal yang berisiko tinggi.
Bagaimana melihat kasus ini secara objektif? Ada beberapa hal penting:
A. Laporan polisi bukan vonis.
Laporan = proses hukum dimulai. Belum tentu terbukti bersalah.
B. Dunia edukasi investasi memang rawan konflik, karena:
- ekspektasi peserta tinggi
- risiko pasar besar
- banyak orang masuk tanpa pemahaman
- influencer sering dianggap “bertanggung jawab” atas kerugian.
Ini bukan kasus pertama, dan mungkin bukan yang terakhir.
C. Yang paling penting adalah transparansi. Dalam edukasi finansial, yang wajib dijaga adalah:
- tidak menjanjikan keuntungan
- tidak membuat klaim palsu
- tidak memaksa orang ikut
- tidak memanfaatkan ketidaktahuan orang.
Kalau ada pelanggaran di area ini, barulah hukum bisa dipakai untuk berproses.
Jadi, bagaimana sikap yang bijak?
Daripada fokus pada sosoknya, lebih sehat melihat pelajaran besarnya:
1. Jangan pernah membeli kelas investasi karena FOMO. Apalagi kalau:
- dijanjikan cuan cepat
- diklaim “pasti untung”
- influencer terlihat terlalu percaya diri.
2. Edukasi finansial harus berbasis risiko, bukan janji. Crypto, saham, forex — semuanya berisiko tinggi.
3. Hukum akan berjalan. Kalau ada unsur penipuan, proses hukum akan menjadi alat utk membuktikan. Kalau tidak, kasusnya akan dihentikan.
Jadi, kasus ini masih dalam proses, yang bisa kita lakukan adalah menunggu hasil penyelidikan sambil mengambil pelajaran tentang pentingnya edukasi investasi yang jujur, transparan, dan tidak menjual mimpi.
NB: Hati-hati terhadap oknum-oknum (atau influencer) yang mencoba menggeser pokok masalah dan mencoba "gaslight" publik untuk melihat dari sudut pandang yang sempit.
Salam dari Selandia Baru. 🙏
$IHSG herannya banyak orang berharap harga turun tapi ketika harga itu datang malah pada takut beli 🤣
random tag : $BBRM $BULL
Salah satu prinsip penting bagi investor antara lain "Kenali yang Anda beli, Beli yang Anda kenali". Aslinya "Know what you buy, buy what you know".
Terkait $IRSX yg lagi trending, cukup menarik membaca jawaban Grok berikut
**Kaitan antara Subioto Jingga, Roby Tan, dan emiten IRSX (PT Folago Global Nusantara Tbk, sebelumnya PT Aviana Sinar Abadi Tbk) di pasar IDX** adalah sebagai berikut:
Subioto Jingga dan IRSX
Subioto Jingga merupakan **pemilik/pengendali utama** (Ultimate Beneficial Owner/UBO) dari emiten IRSX saat ini. Ia mengendalikan perusahaan melalui **PT Matra Tri Abadi (MTA)**, yang pada Agustus 2025 membeli saham pengendali dari pemilik sebelumnya (PT Mitra Digital Investindo) dengan nilai sekitar Rp33 miliar untuk mendapatkan porsi mayoritas (mencapai ~33,24% setelah transaksi awal).
Setelah pengambilalihan ini:
- Subioto Jingga menjabat sebagai **Direktur Utama** PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX).
- Perusahaan bertransformasi besar-besaran ke bisnis **digital entertainment**, MCN (Multi-Channel Network), live streaming TikTok, produksi short movie/drama pendek berbasis AI, talent management, hingga akuisisi perusahaan terkait Baim Wong.
- Target pendapatan agresif: Rp300 miliar di 2025 dan lebih tinggi di 2026, dengan ekspansi produksi film dan kolaborasi dengan Multivision (RAAM) serta pihak China.
IRSX kini fokus pada ekosistem konten digital, influencer, dan AI, bukan lagi pemrograman komputer seperti sebelumnya.
Kaitan dengan Roby Tan
Roby Tan **tidak lagi menjadi pengendali utama** IRSX, tetapi memiliki **keterkaitan historis/minoritas** melalui jaringan bisnisnya.
- Roby Tan dikenal sebagai figur di balik beberapa emiten "saham gorengan" atau volatil tinggi seperti **KIOS**, **MKNT**, dan **YELO**.
- Di IRSX, Roby Tan memiliki **saham minoritas** melalui **PT Buana Megah Wicaksana** (sebelum pengambilalihan 2025).
- Media sering menyebut IRSX sebagai salah satu saham yang "**terafiliasi**" atau "**berhubungan erat**" dengan Roby Tan, karena struktur kepemilikan yang kompleks dan saling tumpang tindih di masa lalu.
- Namun setelah akuisisi oleh grup Subioto Jingga (via MTA), **kontrol mayoritas bergeser**, sehingga pengaruh Roby Tan menjadi sangat kecil/minoritas saja.
- Saham-saham terkait Roby Tan biasanya dikenal sangat volatil (naik tajam lalu anjlok), dan beberapa analis mengaitkan pola serupa dengan IRSX di periode sebelum pengambilalihan.
**Ringkasan kaitan**:
- **Subioto Jingga** → Pengendali & Direktur Utama IRSX saat ini (2025–sekarang).
- **Roby Tan** → Afiliasi minoritas/historis (melalui entitasnya), tapi bukan pengendali utama lagi setelah Agustus 2025.
- IRSX sendiri telah berubah drastis menjadi emiten **digital content & entertainment** di bawah kepemimpinan Subioto Jingga.
Jika Anda trading atau investasi di IRSX, perlu diingat bahwa saham ini punya riwayat volatilitas tinggi, terutama di era transisi pengendali. Selalu cek laporan terbaru dari IDX atau situs resmi perusahaan untuk update terkini.
$IHSG $JGLE
Danantara Indonesia serius mengkaji pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor tekstil. Sektor ini dinilai strategis untuk memperkuat industri padat karya nasional.
Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara, Rosan Roeslani mengatakan, pada dasarnya setiap keputusan investasi Danantara selalu melalui uji kelayakan (feasibility study) dan penilaian (assesment) menyeluruh. Namun, Danantara tidak hanya mengejar imbal hasil (return), melainkan juga dampak investrasi tersebut terhadap kondisi sosial dan ekonomi.
"Tentunya juga kita kan ada kriteria-kriteria atau parameter-parameter yang harus kita penuhi, termasuk juga parameter yang kita masuk itu adalah lapangan pekerjaan," ujarnya di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Baca selengkapnya di
https://cutt.ly/jtlarWri
$IHSG $PBRX $ESTI

#103
Sab, 17 Jan 2026
Tadi scroll stream, nemu postingan soal “Cuma ngandelin dividen kapan kaya nya?”
Intinya bener sih: compounding itu magic, dividen bisa jadi passive income yang nutupin hidup (bahkan lebih), dan banyak orang kaya (dari konglo sampai yang di GCB Singapore) memang hidup nyaman dari dividen + bunga deposito.
Itu fakta, dan itu goal yang realistis buat kita semua kalau sabar & konsisten.
Tapi yang bikin saya geleng-geleng:
Label “KERE” buat orang yang belum sampe situ, atau yang masih rushing cari capital gain.
Bro, yang sekarang bisa hidup dari dividen triliunan atau deposito 3% dengan duit ratusan miliar, dulu juga pernah mulai dari portofolio kecil.
Mereka juga pernah deg-degan liat IHSG merah, pernah bingung pilih saham, pernah punya dana investasi yang “masih kecil”.
Bedanya cuma waktu + disiplin bertahun-tahun.
Ngatain orang lain “kere” cuma karena belum sampe tahap itu nggak perlu banget.
Malah bikin investor pemula takut masuk saham. Padahal kita butuh lebih banyak orang melek investasi biar market Indonesia makin dalam & sehat.
Real talk:
Full dividen hunter → tidur nyenyak, mantap.
Growth/value/momentum → juga banyak yang jadi kaya lewat sini (liat aja investor legendaris Indonesia).
Hybrid dividen + trading → juga oke selama risk management bagus.
Nggak ada satu jalan yang “paling benar”. Yang penting belajar terus, sisihkan rutin, reinvest dividen, dan sabar nunggu compounding bekerja.
Saya sendiri masih jauh dari “hidup dari dividen doang”. Tapi tiap bulan tetap beli saham bagus, reinvest, dan nikmatin prosesnya.
Kalau kamu juga lagi di fase yang sama welcome. Sudah mulai investasi saja sudah langkah besar, jauh dari “kere”.
Jangan sok bilang dividen nggak penting.
Tapi jangan juga sok ngecap orang lain “kere” cuma karena perjalanan investasinya beda.
Investasi itu maraton, bukan lomba siapa yang paling cepat judge orang lain.
Sekian curhat malam ini ☕
Kalian strategi compoundingnya gimana? Share dong biar sama-sama belajar!
$IHSG $CDIA $BRIS

AI Agent $IHSG
Posisi Terkini: 9.075 (All Time High)
Skenario 1: The Super Bull (Primary Scenario)
Probabilitas: 70%
Narasi:
Kenaikan saat ini adalah bagian dari Wave 3 (fase akselerasi tren) dalam siklus besar (Grand Cycle). Penembusan level 9.000 bukan jebakan, melainkan konfirmasi kekuatan tren.
Struktur:
Wave 1: 8.361 - 8.710.
Wave 2: 8.710 - 8.537 (Koreksi sehat, tidak overlap).
Wave 3 (Current): 8.537 - 9.075++.
Proyeksi Target:
Target Minimal Wave 3 (1.618x Wave 1): ~9.100.
Target Extension (2.618x Wave 1): ~9.450.
Karakteristik:
Volume transaksi tinggi dan stabil.
Koreksi yang terjadi bersifat dangkal (shallow retracement) dan cepat dibeli kembali.
Validasi: Harga harus bertahan di atas 8.870 (Fib 38.2% retracement internal).
Skenario 2: The Bull Trap / Bearish Reversal (Alternative Scenario)
Probabilitas: 30%
Narasi:
Kenaikan di atas 9.000 adalah Wave 5 Truncated (Gagal) atau bagian dari Expanded Flat Correction (Wave B) yang menipu (Bull Trap). Pasar terlihat kuat tapi sebenarnya sudah kehabisan tenaga beli.
Struktur:
Kenaikan ke 9.075 adalah puncak euforia terakhir.
Setelah ini, akan terjadi penurunan tajam (Wave C) yang menghapus sebagian besar kenaikan bulan ini.
Pemicu (Trigger):
Jika IHSG gagal bertahan di atas 9.000 dan langsung turun tajam menembus 8.710 dalam waktu singkat.
Target Penurunan: Kembali ke area 8.500 - 8.300.
Kesimpulan Strategis
"The Line in the Sand" (Garis Batas) adalah 8.710.
Zona Nyaman (9.000 - 9.100): Fokus pada Trend Following. Skenario Bullish mendominasi.
Zona Waspada (8.800 - 8.900): Ini area "Buy on Dip" bagi skenario Bullish, tapi "Take Profit" bagi yang khawatir Bearish.
Zona Bahaya (< 8.710): Jika level ini ditembus, lupakan skenario Bullish. Pasar masuk fase koreksi dalam (Bearish Scenario Active).
Rekomendasi: Ikuti Skenario 1 (Bullish) selama harga tidak memberikan sinyal pembalikan arah yang valid (seperti closing di bawah 8.870).
[^JKSE] - Analisa Siklus Besar (Grand Supercycle) 2020-2026
1. Peta Gelombang Utama (The Major Structure)
Start Cycle: Maret 2020 (Low Pandemi di 3.937). Ini adalah titik nol (bottom) dari siklus Bullish besar pasca-krisis.
Wave 1 (Primary): 3.937 - 7.318 (Mar 2020 - Sept 2022).
Kenaikan masif pasca-pandemi (Recovery Rally). Ini adalah gelombang pertama yang sangat kuat.
Puncak di 7.318 menjadi resisten kuat selama bertahun-tahun.
Wave 2 (Primary) - The "Complex" Correction: 7.318 - 5.967 (Sept 2022 - Apr 2025).
Ini adalah fase yang sangat tricky. IHSG mengalami konsolidasi panjang (Sideways) dan koreksi yang dalam.
Titik terendah dari koreksi ini tercapai pada 9 April 2025 di level 5.967.
Penurunan ke 5.967 adalah koreksi yang sangat dalam (Retracement >61.8% dari Wave 1), yang sering terjadi pada Wave 2 untuk "membersihkan" pasar dari spekulan (shakeout).
Wave 3 (Primary) - The Current Rally: 5.967 -9.075 (Sekarang) (Apr 2025 - Jan 2026).
INILAH FASE KITA SEKARANG.
Sejak low di 5.967 (Apr 2025), IHSG melesat naik tanpa henti hingga menembus 9.000.
Kenaikan dari 5.967 ke 9.075 (+52% dalam < 1 tahun) adalah ciri khas Wave 3: Cepat, Tajam, dan Memecahkan Rekor.
2. Diagnosa Detail Wave 3 (Posisi Saat Ini)
Wave 3 biasanya adalah gelombang terpanjang. Mari kita hitung targetnya:
Panjang Wave 1 (3.937 ke 7.318) = 3.381 poin.
Target Minimal Wave 3 (1.0x Wave 1) = 5.967 + 3.381 = 9.348.
Target Ideal Wave 3 (1.618x Wave 1) = 5.967 + (1.618 * 3.381) = 11.437.
Status:
Harga saat ini (9.075) masih di awal hingga pertengahan Wave 3. Kita baru saja memulai pesta. Belum sampai di target minimal Wave 3 (9.348).
3. Kesimpulan & Prediksi Jangka Panjang
Kita sedang berada di dalam "Super Bull Run" yang baru dimulai sejak April 2025.
Skenario Optimis: IHSG sedang menuju 10.000 tahun ini.
Level 9.075 hanyalah pemberhentian sementara. Target logis berikutnya adalah 9.350, lalu 10.000.
Skenario Waspada (Wave 4):
Karena kenaikan sudah sangat tajam (dari 6.000 ke 9.000), wajar jika ada koreksi sementara (Profit Taking) untuk membentuk sub-wave 4.
Area support kuat jangka panjang ada di 7.900 - 8.000 (Puncak High 2024 yang ditembus). Namun untuk jangka pendek, 8.700 adalah support terdekat.
Strategi Investasi (Big Picture):
Cycle Positioning: Kita ada di Wave 3. Ini adalah waktu terbaik untuk memegang saham (Hold Equity). Jangan terlalu cepat keluar.
Buy the Dip: Setiap koreksi besar (>5-10%) adalah kesempatan emas untuk menambah posisi (Aggressive Accumulation), karena arah tren besar masih jauh ke atas (Target 11.000+ dalam 1-2 tahun ke depan).
Visualisasi:
Bayangkan kita baru saja lepas landas dari landasan 6.000 di tahun 2025. Sekarang di 9.000, pesawat sedang menanjak ke ketinggian jelajah. Turbulensi kecil wajar, tapi tujuannya masih jauh di atas.
1/2


Simpan 3 Gambar ini untuk Reminder…
Mengenai Saham Stora-story CA, Akuisisi, RI Tanpa memiliki Fundamental yang Kuat saat ini dan PER VOC atau PER Fir’aun…
Terima kasihnya nanti saja…
$IHSG
1/3



Ayo donk huu @skydrugz27 ramaikan .. 😅
𝗔𝗹𝗹 𝗶𝗻 𝗩𝘀 𝗦𝗹𝗼𝘁𝟮 𝗩𝘀 𝗯𝘆 𝗠𝗼𝗺𝗲𝗻𝘁𝘂𝗺
ada fanatiknya masing2 lho..☄️
biar sosmed ini makin riuuuh... $IHSG
$PPRE $WIKA $IHSG sepertinya 2026 ini IKN akan segera rampung karena di proyek semua di percepat bahkan sampai berani menjanjikan goal satu per satu pembangunanya semoga BUMN bisa berubah baik tahun ini karena lagi terjadi perang dimana mana

Screener Ini:
Gunakan screener ini ketika:
✔️ Market sedang bullish atau sentiment positif
✔️ Kamu cari kandidat swing/scalp momentum
✔️ Kamu butuh filter untuk saham yang mulai aktif tapi belum hype
Setelah muncul list, lanjutkan screening manual:
➡️ Cek chart: apakah breakout atau cuma spike random
➡️ Lihat support terdekat buat stop-loss plan
➡️ Pastikan volume sustain, bukan 1 candle doang
➡️ Cek news : hype, rights issue, rumor, atau bandarmology murni
Kalau:
⚠️ Volume besar tapi price nggak naik → kemungkinan akumulasi atau distribusi dalam diam
⚠️ Volume besar + price naik stabil → awal pengangkatan
⚠️ DISCLAIMER:
🚫 Screener ini bukan rekomendasi beli.
🚫 Tidak semua yang lolos screener ini adalah saham gorengan sesungguhnya.
Beberapa saham normal juga bisa muncul karena pola volume & struktur mirip gorengan.
Screener ini hanya memberi indikasi probabilitas awal, bukan sinyal entry otomatis.
Random Tag : $IHSG $BBNI $PACK
1/2


$INDY
1. Harga gold global terus meroket
2. Proyek Awak Mas di Sulawesi dalam proses
3. INDY Kalo udah produksi tambang gold-nya....Laporan keuangan membaik, jadi Turnaround stock niih.
4. Dedolarisasi, karena ketidakpastian dunia
5. Bank sentral, China, Rusia. nimbun gold terus
6. INDY Kemungkinan masuk MSCI ?? Idk🤔 Kalo memang bisa masuk, MULTI-BAGGER niih
7. Valuasi masih murah dibandingkan saham Gold yg lain.
Ada tambahan lagi, menurut temen-temen yg punya conviction di INDY, bisa sharing ? 🙏 karena biar kita saling menguatkan
$XAU $IHSG

#101
Jum, 16 Jan 2026
$JPFA di Level 2.700: Pump +3.45% Saham Pakan Ternak Raksasa Siap Explode Bareng Boom Protein Hewani 2026?
JPFA lagi pump +3.45% ke 2.700 gara-gara volume monster 65 juta+ lembar & inflow kuat ke sektor agri/food, tapi ini momen menarik buat value hunter!
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk ini raksasa integrated agri-food dengan core di pakan ternak, poultry breeding & aquaculture, dengan revenue TTM 57T+ & net income 3.33T solid.
Dengan rate cut BI/Fed potensial lanjut & boom konsumsi protein hewani nasional 2026 (demand ayam/daging naik tajam dari kelas menengah & ekspor), margin JPFA bakal makin tebal core business di animal feed & farming lagi di posisi growth tinggi dengan analyst target average 2.943 (upside 9%+ dari current).
Valuasi PE TTM 9.41 masih murah buat perusahaan agri leader. Ini bukan saham biasa, tapi mesin protein Indonesia yang lagi nyalain turbo untuk boom populasi & urbanisasi.
Prediksi: Bisa ngegas ke 2.900-3.000 an kalau inflow lanjut & katalis laporan Q4/produksi datang cepat, atau bahkan higher kalau harga komoditas pakan stabil!
Data Kunci 📌
- Harga close terbaru: Rp 2.700, naik +90 (+3.45%).
- Open: Rp 2.630, High: Rp 2.750, Low: Rp 2.620, Previous Close: Rp 2.610.
- Volume: 65,947,300 lembar tinggi gila, tunjukkan ritel & asing aktif.
- Market Cap: ~31.395T IDR, PE Ratio (TTM): 9.41, EPS (TTM): 287.01 IDR.
- Dividend Yield: Trailing ~2.59%, Forward ~5.19%. Last dividend Rp70.
- Analyst Target: Average 2.943.
- Sentimen: Inflow kuat ke sektor agri/food, fokus positif ke boom protein hewani & efisiensi pakan tekanan profit taking normal awal tahun.
Kesimpulan & Prediksi:
Akumulasi bertahap di level ini kalau kamu long-term & yakin tema agri-food target upside 10-20% Q1 2026 dari rebound sektor pakan ternak & katalis rate cut.
Risiko: Kalau profit taking lanjut atau harga pakan naik tajam, bisa test low baru di 2.500 an (level ini adalah support psychological kuat dari low recent & Fibonacci retracement 50% dari pump awal tahun, di bawah itu bisa trigger selling lebih dalam karena kurangnya buyer).
Tapi JPFA ini raksasa pakan ternak Indonesia, prospek cerah bareng boom konsumsi protein!
Disclaimer: Ini opini pribadi berdasarkan data publik, bukan rekomendasi beli/jual.
Pasar volatile, selalu cross-check real-time & DYOR full + konsultasi advisor profesional ya!
#ValueInvesting #SahamAgri #PakanTernak #IDX $IHSG #CPIN $MAIN
$IHSG lagi rame kelas investasi yg ternyata merugi....
setelah ditelusuri ternyata pas di call porsinya hanya 10% dari total portofolio....
dengan keyakinan hanya 10% masih berharap dia emang guru yg jago ???
wkwkwk... gw sih happy disaham karena emang disini lebih gampang cari duit, khususnya IPO meskipun receh tapi itu DUIT