Index Harga Saham Gabungan
Indeks
Follow
7,935.26
ā¾ -168.62 (-2.08)
As of Fri 16:14
336,693.39K
Volume
174,437.95K
Avg Volume
$IHSG
$BUMI
$TGUK
gak beres idx_channel @IDX ada main ni, baru diposting dipom-pom ke medsos besok nya suspend sampai mau di delisting, bobrok sekali oknum" ini

$IHSG curiga bakal balik ke 5000/6000ā¦melihat pertumbuhan ekonomi ngra kita,isu2 dlm negri n regulasi negara yg amburadul..š¤š« š«£
$IHSG mau yang nggak overprice? Cenderung undervalued?
Energi (Minyak dan Gas)
1. ENRG : (PBV 0.45-0.71x | PER 4.77-13.5x)
Kelemahan :
- Historis kinerja kurang konsisten (pendapatan & laba fluktuatif, pernah rugi berturut-turut di 5 tahun terakhir, akumulasi defisit besar ~US$400 juta).
- Sangat bergantung harga minyak/gas (fluktuasi Brent ~US$56-58/barel di 2026 bisa tekan margin).
- Risiko transisi energi jangka panjang (minyak bumi kurang diminati investor ESG).
Grup Bakrie ā sentimen negatif dari isu korporasi lama.
- Alasan undervalued: Pasar ragu growth sustain (meski ada discovery baru & capex ekspansi), jadi PBV ~0.5-0.7x & PER ~5-13x terasa "murah tapi risky". Cocok value investor sabar, tapi bukan momentum play.
2. MEDC : (PBV/PER : PBV 0.84-1.53x | PER 10.7-23x)
Kelemahan :
- Laba anjlok tajam belakangan (turun 68-81% di 2025 karena harga minyak rendah, rugi dari associate seperti AMMN, bisnis migas lesu).
- Volatilitas tinggi (produksi naik tapi earnings volatile karena eksposur internasional & komoditas).
- Risiko akuisisi (misal Fortuna) kalau nggak langsung boost profit.
- Alasan undervalued: PBV ~0.8-1.5x terlihat murah, tapi pasar diskon karena track record laba turun & risiko eksternal (geopolitik, harga komoditas). Target produksi agresif 2026 bagus, tapi belum priced in penuh.
Property/ Perhotelan
1. PWON : ( PBV/PER/RNAV : PBV ~0.8-1.0x | PER ~8-10x | RNAV : -30-40%)
Kelemahan :
- Marketing sales turun di segmen residensial (lesu daya beli menengah-bawah, oversupply apartemen).
- Volatilitas tinggi (saham sering naik tajam gara-gara rumor/spekulasi seperti "next PANI" atau komentar influencer, lalu koreksi).
- Recurring income dari mall bagus, tapi sensitif ekonomi (okupansi tinggi tapi daya tawar sewa terbatas).
- Alasan undervalued: PBV ~0.8-1.0x & PER ~8-10x karena recurring stabil, tapi pasar ragu growth karena sektor properti lambat & sentimen politik/rumor bikin volatile.
2. BSDE (PBV/PER/RNAV: PBV ~0.5-0.7x | PER ~5-7x | RNAV discount >50% )
Kelemahan :
- Laba anjlok drastis (turun 49-50% di 2025 karena real estat lesu, beban akuisisi & proyek tol).
- Bergantung penjualan lahan/klaster (kalau ekonomi lambat, marketing sales stagnan).
- Risiko suku bunga & biaya konstruksi naik.
Alasan undervalued: PBV ~0.5-0.7x (diskon RNAV >50% dari land bank besar), hidden value tinggi, tapi pasar diskon karena earnings jangka pendek lemah & sektor properti tak bergairah.
Selalu ada alasan kenapa pasar tidak memberikan harga mahal pada suatu produk. Sama2 jam tangan, mesinnya sama, materialnya sama, tapi kenapa Rolex/ RM lebih mahal? Overvalued gitu? Overprice? Yang sok fundamentalis jangan2 juga pakai Rolex/RM? Rolex/RM jam tangan gorengan gitu? š
Tapi bangā¦beda bangā¦sama2 tas kulit kenapa Hermes terus harganya bisa ratusan juta? Rebusan dia?
Hidup itu pilihan, setiap pilihan ada konsekuensinya $BUVA $RAJA
Black Swan, 2026 Mungkinkah eskalasi di Timur Tengah bukan sekadar masalah harga, tapi masalah hambatan distribusi fisik (selat Hormuz/Bab al-Mandab). Jika suplai global terganggu secara struktural, harga minyak yang tadinya di kisaran $60 - $70 stabil sebelumnya; melonjak cepat $100+
"... eskalasi di Selat Hormuz bukan hanya soal harga minyak, tapi soal stagnasi suplai. Jika 20% suplai dunia tertahan, fair value minyak bergeser permanen ke level baru"
Spekulasi blokade rute perdagangan dan peningkatan premi asuransi kapal tanker secara drastis, "War Risk Premium!"šāāļø
Audit pada laporan keuangan emiten sektor energi dengan utang USD besar. Jika Rupiah melemah akibat harga minyak naik terkait impor migas turut membengkak, emiten dengan natural hedge (pendapatan USD, operasional IDR) adalah pemenang mutlak.
āKekhawatiran, kenaikan harga minyak $100+ tidak hanya sebagai katalis re-rating PE Ratio bagi emiten sektor energi dari undervalued menuju premium valuation. Tetapi, dampak langsung kenaikan BBM DALAM NEGERI!
"... (predicted) emiten sektor energi di BEI bakal mengalami decoupling dari IHSG. Hari ini, IHSG mungkin masih bisa tertekan oleh sektor perbankan (akibat inflasi), namun sektor energi tentu akan outperform"
Don't Skip! Ini bagian yang paling krusial. Jika, emiten sektor energi di sisi "keuntungan" dari eskalasi, maka Tekanan BBM Dalam Negeri adalah berada di sisi "risiko" yang mungkin saja akhirnya bisa memicu efek domino ekonomi makro Indonesia sepanjang tahun 2026 š¤¦āāļø
Pemerintah di tahun 2026 akan sangat berhati-hati. Mereka mungkin tidak akan langsung menaikkan harga BBM secara drastis, tapi tentunya bakal memperketat pembatasan subsidi (seperti digitalisasi melalui MyPertamina optional dll,nya).
"... tekanan BBM adalah tes nyali bagi fundamental ekonomi nasional 2026"
Manakah emiten "tahan banting" dalam Balance Sheet; Manakah yang hanya "kerupuk" saat diterjang inflasi š¤·āāļø
2026 Minyak Global anjlokā
Let's see!
https://cutt.ly/Ftb1SUC0
https://cutt.ly/htb1SUNh
Visi 2026: Prabowonomics
https://cutt.ly/ytb1SULn
@idxenergy @decoupling
@bbmsubsidi
@inflasi
$MEDC $AKRA
$IHSG

Mantap Analisa Kohhš š
Link ---> https://cutt.ly/qrNri5Yc š
$BUMI $BTC $IHSG

@yosua2796 perang dan ketegangan geopolitik secara historis hampir selalu memicu kenaikan tarif kapal tanker komoditas secara signifikan bang..
tapi $IHSG sedang ada sentimen negatif,, sebaiknya main day trade saja dahulu yaa.. š
@yosua2796 gap pada $IHSG bang?
secara teori betul,, gap akan kembali menutup ke area yang kosong tersebut,, tetapi dibutuhkan sentimen positif yang sangat besar atau kembalinya dana asing (Net Foreign Buy) secara signifikan bang.. āļø
@VincentHodianto
1,2 T itu, berapa yang sampai ke rakyat kecil ?
dalam bentuk apa ?
bentuk yang sampai itu nomor berapa dari prioritas kebutuhan mereka ?
contoh :
seeorang rakyat, sebut saja pak A.
,propesi guru honorer. punya anak masih sekolah 3 orang, dan 1 istri ( bukan 2 istri )
dalam urutan prioritas pak A mana yang lebih penting :
1. naik gaji 400 ribu per bulan , kalau asumsi jumlah guru honorer sama dengan jumlah penerima MBG.
2. anak dapat MBG , dengan resiko keracunan , ini resiko lho ya, bukan pasti.
3. anak dapat tambahan dana beasiswa selain dari KIP dll
4. istri dapat tambahan uang dapur 400 ribu sebulan per anak dari pemerintah.
kalau anak 3 ya dapat 1. 200.000.
kira kira, bagi pak A mana yang lebih membantu beliau untuk maju ya ?
eh 400 ribu itu harga se elot $BBRI ya ?
$IHSG
$BTC
Mungkin orang ini "George Sor0s" lagi asik-asiknya mantau Indonesia ..mudah-mudahan aja nggak kepikiran "dejavu 98" ā ļøāļø $IHSG $BBCA $BRIS

Cuma Pengingat Pribadi Saja jika $BKSL ā¬ļø 112 Ya Serok 1, kalo turun lagi ke 100 Ya Serok 2, kalaupun ambles lagi ke 90 Ya Serok 3 Terakhir dah Mentok dah karena menurut ane sudah Undervalue alias Diskon disaat $IHSG Belum Baik Baik Saja.
wkwkwk
#Dyor
Bukan Ajakan Jual Beli
Tetap waspada
BUAT BESOK SENIN
Bias utama: BEARISH ā WASPADA
Sentimen IHSG masih negatif
Tekanan asing + makro belum selesai
DEWA belum kasih sinyal balik arah
LEVEL PENTING BESOK
Support:
450 ā kunci utama
432 ā kalau 450 jebol
398 ā skenario terburuk
Resistance:
470ā476 ā area berat
505 ā sangat berat (kecil kemungkinan)
$DEWA $BUMI $IHSG

#2 Pasar Tidak Pernah Berisik, Pikiran Kitalah yang Ribut
Saya baru benar-benar memahami kalimat itu setelah cukup lama berada di pasar saham: pasar tidak pernah berisik, pikiran kitalah yang ribut. Harga naik dan turun dengan tenang, tanpa emosi, tanpa niat menakut-nakuti siapa pun. Tapi setiap kali layar merah muncul, kepala saya langsung penuh suaraātakut rugi, takut ketinggalan, takut salah langkah. Padahal jika diperhatikan, yang berubah hanya angka. Yang gaduh justru interpretasi saya sendiri terhadap angka-angka itu.
Dulu, saya mengira kegelisahan datang karena pasar sedang tidak baik-baik saja. Belakangan saya sadar, kegelisahan muncul karena terlalu banyak hal saya masukkan ke dalam kepala: opini orang lain, target yang tidak realistis, dan dorongan untuk selalu bereaksi. Pasar bergerak seperti biasa, tetapi saya memaksanya menjawab kecemasan saya. Saya ingin kepastian di tempat yang memang tidak pernah menjanjikannya. Di situlah ribut itu bermula.
Perlahan saya belajar menarik jarak. Bukan menjauh dari pasar, tapi dari kebisingan pikiran sendiri. Saya mulai membatasi seberapa sering melihat harga, berhenti membaca terlalu banyak prediksi, dan kembali bertanya pada diri sendiri: apakah alasan saya membeli saham ini masih relevan? Anehnya, ketika pertanyaan itu dijawab dengan jujur, suasana langsung lebih tenang. Tidak semua penurunan perlu ditanggapi, tidak semua kenaikan perlu dirayakan.
Hari ini, pasar masih bergerak naik turun seperti dulu. Tidak lebih ramah, tidak lebih kejam. Yang berubah adalah ruang di dalam kepala saya. Saya belajar bahwa ketenangan di pasar saham bukan datang dari kondisi pasar yang ideal, melainkan dari pikiran yang lebih tertata. Ketika pikiran berhenti ribut, pasar terasa jauh lebih sunyi. Dan di kesunyian itulah, keputusan terbaik biasanya lahir.
$IHSG $BBCA $BMRI

2 minggu IHSG berdarah-darah, seharusnya senin on rally sihhh.. Kalo diliat dr $BTC udh mulai rebound ke 71k
š§
$IHSG

laporan keuangan seharusnya akhir februari udah rangkum di semua emiten mungkin bisa kerek $IHSG nanti
hemm Wait and see.