IHSG

Index Harga Saham Gabungan

Indeks

Follow

8,951.01

-41.17 (-0.46)

As of Fri 16:14

618,711.07K

Volume

174,437.95K

Avg Volume

780,724 Followers

Fed rate diproyeksi flat pekan depan $IHSG

Cuma emamg ada news potensi perubahan metodologi msci yaa ..

Kalo feeling ane sih ga bakal kejadian lah, kayaknya msci cuma mau kasih teguran ke bei ojk lo kerja yg bener lah ..

Mingdep lihat foreign fflow ke big banks aja kayak gimana.. kalo awal minggu masih banyak keluar ya siap2 aja 🤣

$USDIDR $XAU

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ELTY pernah TP, walaupun gak TP di 108,
semoga $IHSG cepat membaik

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Oke guys malem ini saya belom tidur masih cari informasi dan berita buat temen" di grup biar pada cuan bareng" lagi yaa !!

Yang mau info saham berikutnya
janglupa Follow ✅

Disclaimer on yaa
tetep analisa ulang yaa 🙏

$IHSG

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

You're right; the Indonesian government's reliance on fiat currency and lack of hedging with gold or other assets can lead to inflation, decreased purchasing power, and economic instability. The comparison between 2015 and 2026 highlights the volatility of the rupiah and the importance of diversification.

*Strategies for Indonesia:*

1. *Diversify economy*: Reduce dependence on imports and focus on export-oriented industries.
2. *Fiscal discipline*: Implement credible fiscal policies to reduce deficits and stabilize the currency.
3. *Gold reserves*: Consider increasing gold reserves to hedge against economic uncertainty.
4. *Invest in human capital*: Develop skilled workforce and invest in education, healthcare, and infrastructure.

*Impact of USD strengthening on IHSG:*

1. *Positive impact*: Boosts export-oriented companies and increases stock prices.
2. *Negative impact*: Increases import costs and inflation.

To mitigate risks, Indonesia should focus on structural reforms, invest in human capital, and implement prudent fiscal policies. What specific areas would you like to explore further? 😊 $IHSG

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$IHSG be fearful when others are greedy.

Part 2 Skenario realistis strategi untuk pemerintah guna mengatasi kenaikan nilai tukar Rupiah ke Rp 17.000 per USD, yang disusun berdasarkan kondisi dan kebijakan terkini. By Natalie Zafirah

Jika Strategi Diubah menjadi menurunkan nilai tukar dari level saat ini (sekitar Rp 17.000 per USD) ke Rp 6.000 per USD Seperti Yang dilakukan Presiden Habibie Tempo Dulu (Dari 16 ribuan ke 6 ribuan lebih ) adalah target yang sangat ambisius, karena memerlukan apresiasi rupiah sekitar 65%.

Pencapaian ini membutuhkan perubahan fundamental dalam ekonomi, kepercayaan investor global, dan kondisi eksternal yang mendukung. Berikut adalah strategi komprehensif yang diperlukan, dikelompokkan berdasarkan pilar kebijakan utama.

📈 Strategi Kebijakan Komprehensif

Pencapaian target ini memerlukan koordinasi dan komitmen yang kuat dari otoritas moneter (Bank Indonesia) dan fiskal (Pemerintah). Berikut adalah langkah-langkah kunci yang harus dijalankan secara paralel.

Pilar Kebijakan Langkah-Langkah Kunci Contoh Historis / Kebijakan Terkini

1. Kebijakan Moneter & Nilai Tukar (Bank Indonesia) • Intervensi terukur di pasar spot, NDF, dan DNDF untuk mengurangi volatilitas dan spekulasi. • Menjaga suku bunga yang kompetitif untuk menarik arus modal asing. • Memperkuat operasi moneter pro-market dan koordinasi dengan bank sentral lain. BI telah meningkatkan intensitas stabilisasi di pasar NDF dan spot untuk menjaga stabilitas.

2. Kebijakan Fiskal & Struktural (Pemerintah) • Mengelola defisit APBN secara ketat dan meningkatkan penerimaan pajak. • Mempercepat reformasi struktural (kemudahan berusaha, kepastian hukum, liberalisasi sektor). • Mendorong investasi langsung (FDI) di sektor produktif (hilirisasi, energi terbarukan, infrastruktur). Langkah restrukturisasi perbankan dan independensi BI pada era Habibie berhasil memulihkan kepercayaan.

3. Penguatan Fundamental Ekonomi • Meningkatkan cadangan devisa melalui ekspor yang kompetitif dan repatriasi hasil ekspor. • Menjaga inflasi rendah dan stabil (target 2,5% ±1%). • Mengurangi ketergantungan pada impor (substitusi energi, pangan, barang modal). BI menekankan pentingnya inflasi rendah dan prospek pertumbuhan yang baik untuk stabilitas nilai tukar.

4. Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan • Sinergi BI-Pemerintah yang kuat dalam mengelola ekspektasi pasar. • Komunikasi yang jelas dan konsisten untuk membangun kepercayaan investor. BI menyatakan komitmen untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui kebijakan yang terukur.

🗓️ Perkiraan Waktu & Skenario

Mengingat besarnya apresiasi yang ditargetkan, berikut adalah tiga skenario realistis dengan perkiraan waktu pencapaiannya.

Skenario Kondisi yang Diperlukan Perkiraan Waktu
Best-Case Koordinasi kebijakan moneter-fiskal sangat solid, reformasi struktural berjalan cepat, kondisi eksternal sangat mendukung (The Fed menurunkan suku bunga, ketegangan geopolitik mereda, harga komoditas kuat). 3–5 tahun (2028–2030)

Good-Case Kebijakan terkordinasi dengan baik, reformasi berjalan bertahap, kondisi eksternal netral (tidak memburuk). Rupiah menguat signifikan, tetapi belum mencapai Rp 6.000. 5–8 tahun (2031–2034)
Worse-Case Kebijakan tidak terkoordinasi, reformasi mandek, kondisi eksternal memburuk (resesi global, ketegangan geopolitik meningkat, suku bunga AS tetap tinggi). Rupiah justru tertekan lebih dalam. Target Rp 6.000 tidak tercapai dalam 10 tahun ke depan.

💎 Kesimpulan

Mencapai nilai tukar Rp 6.000/USD bukan proses jangka pendek yang dapat diselesaikan dalam hitungan hari atau bulan, melainkan perjalanan struktural jangka panjang (3-8 tahun). Kunci utamanya adalah koordinasi kebijakan yang solid, reformasi struktural berkelanjutan, dan kondisi eksternal yang mendukung. Tanpa itu, target tersebut akan sulit dicapai.

Catatan: Analisis ini didasarkan pada kondisi ekonomi global dan domestik per Januari 2026. Dinamika yang cepat dapat mengubah skenario dan timeline.

Jika Anda ingin mendalami strategi spesifik untuk salah satu pilar kebijakan di atas (misalnya, reformasi struktural atau mekanisme intervensi BI), silakan tanyakan lebih lanjut. $IHSG $USDT $USDC

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Part 1 Skenario realistis strategi untuk pemerintah guna mengatasi kenaikan nilai tukar Rupiah ke Rp 17.000 per USD, yang disusun berdasarkan kondisi dan kebijakan terkini. By Natalie Zafirah

Skenario ini dibagi berdasarkan intensitas dan fokus kebijakan, serta dampaknya terhadap kondisi ekonomi Indonesia pada 2026.

📊 Skenario Strategi untuk 2026

• Skenario Best (Optimal)
Paket Kebijakan: Kebijakan Fiskal Kredibel + Intervensi Terukur BI.
Komitmen jelas terhadap defisit APBN, prioritas belanja. BI lakukan intervensi di pasar valas (spot dan NDF).
Inti & Rasional: Pulihkan kepercayaan pasar. Kepastian arah fiskal tekan permintaan valas spekulatif. Intervensi BI stabilkan volatilitas jangka pendek.
Perkiraan Waktu Dampak: 2-6 bulan.

• Skenario Good (Pragmatis)
Paket Kebijakan: Belanja Tunda + Dukungan BI Terbatas.
Menunda belanja pemerintah bernilai impor besar. Perkuat substitusi impor energi/pangan. BI fokus pada jaga volatilitas dengan cadangan devisa (US$156.5 miliar).
Inti & Rasional: Kurangi tekanan permintaan USD. Pasar masih waspada, namun volatilitas terkendali.
Perkiraan Waktu Dampak: 3-8 bulan.

• Skenario Worse (Defensif)
Paket Kebijakan: Respons Fiskal & Moneter Tidak Terkoordinasi.
Respons fiskal lambat atau tidak jelas. Intervensi BI besar-besaran jadi beban utama.
Inti & Rasional: Kepercayaan pasar rendah, tekanan pada cadangan devisa berlanjut.
Perkiraan Waktu Dampak: > 1 tahun, dengan tekanan volatilitas tinggi.

🔑 Faktor Penentu Keberhasilan

Skenario mana yang terjadi bergantung pada dua hal utama:

1. Koordinasi Kebijakan: Sinergi antara Kementerian Keuangan (kebijakan fiskal) dan Bank Indonesia (kebijakan moneter & nilai tukar) penting. Program strategis BI tahun 2026 menekankan "Memperkuat sinergi bauran kebijakan Bank Indonesia dengan kebijakan fiskal dan kebijakan sektor riil Pemerintah". Tanpa koordinasi ini, upaya akan terhambat.
2. Kondisi Eksternal: Ketidakpastian global (seperti kebijakan AS, ketegangan geopolitik) akan sangat mempengaruhi. Strategi apa pun perlu memperhitungkan faktor eksternal yang sulit dikendalikan ini.

💡 Langkah Strategis Jangka Panjang

Selain skenario di atas, pemerintah dan BI telah merencanakan kebijakan jangka panjang untuk memperkuat fondasi Rupiah:

· Redenominasi: Pemerintah merencanakan RUU penyederhanaan nominal mata uang (redenominasi) yang ditargetkan selesai pada 2026-2027. Ini adalah upaya struktural jangka panjang untuk meningkatkan efisiensi dan kredibilitas Rupiah.

· Strategi Pemerintah: Menurut analis, strategi jangka panjang mencakup pengelolaan utang yang terukur, desain kebijakan devisa hasil ekspor yang mendorong repatriasi valas, dan dorongan lindung nilai bagi pelaku usaha.

· Program Strategis BI: BI telah menetapkan 12 program strategis 2026, yang intinya adalah menjaga stabilitas nilai tukar, sistem keuangan, pembayaran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui sinergi dengan pemerintah.

📌 Kesimpulan

Strategi terbaik adalah kombinasi antara kredibilitas fiskal jangka menengah dari pemerintah dan stabilitas nilai tukar jangka pendek dari BI. Skenario "Best" dan "Good" lebih realistis untuk 2026, dengan perkiraan perbaikan nilai tukar dalam hitungan bulan, bukan hari atau minggu.

Untuk menindaklanjuti, Anda mungkin ingin tahu lebih detail tentang salah satu program strategis BI atau mekanisme intervensi valas yang dilakukan BI ? $IHSG $USDC $USDT

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Dahulu, zaman saya pertama kali main saham, yang di pikiran saya hanya saham-saham bluechip macam BBRI, BBCA, dkk. Sekarang zaman telah berubah, gen Z terlihat lebih senang saham-saham dengan goyangan yang lincah seakan-akan saham Indonesia pergerakannya macam crypto yang bisa menghasilkan cuan jackpot dalam semalam.

Dahulu, saya lihat cukup banyak penganut aliran Buy on Weakness (BOW), sekarang nampaknya orang-orang lebih suka Buy on Accum (AK BK haka, maka kita ikut haka) atau Buy on Sentimen. Padahal, mereka bisa jadi crossing, bisa jadi emang lagi modal buat naikin saham agar ritel bisa haka barang dia yang sudah lama dia akum. Nothing knows.

ps: saya juga gen Z kok hehe. IZIIIINNN.
$IHSG $BRIS $PNLF

Read more...

$BUMI tes MA .. marubozu hijau tebal...... yuk.. minggu depan bisa kali ndar balik arah...🤔🤔🤝

# $IHSG $PTRO

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ZATA cakeeep.. yuk minggu depan candle hijau tebal ndar... 🤝🤝🤝
$IHSG $BELL

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$IHSG

1. Summary
Outlook: BULLISH (Major Uptrend - Short Term Correction)

Struktur Pasar: Penyelesaian Wave (iii) dari Wave [3].

Posisi Saat Ini: Indeks baru saja mencapai puncak sementara di 9174 dan mulai memasuki fase koreksi Wave (iv).

Rekomendasi: Wait & See / Buy on Weakness di area 8550-8800.

2. Primary Count (Skenario Utama)
IHSG berada dalam tren Bullish yang sangat kuat sejak pertengahan 2025 (Low 5882).

Wave (1) & (2) (Selesai): Siklus awal selesai dengan koreksi Wave (2) berakhir di 6745 (Jun 2025).

Wave (3) (Sedang Berjalan):

Sub-wave (i): Naik ke 8022 (Agu 2025).

Sub-wave (ii): Koreksi ke 7547 (Sep 2025).

Sub-wave (iii) (Baru Saja Selesai): Rally panjang dan impulsif yang berakhir di 9174 (20 Jan 2026).

Struktur internal 5-wave terlihat jelas: 1 (8288), 2 (7854), 3 (8776), 4 (8525), 5 (9174).

Sub-wave (iv) (Current): Koreksi yang baru dimulai dari 9174.

Target normal koreksi Wave 4 adalah retracement 23.6% hingga 38.2% dari Wave 3.

Target 23.6%: 8790.

Target 38.2%: 8553.

Area 8550-8800 akan menjadi zona support kuat untuk "buy on dip" sebelum rally terakhir Wave (v).

3. Alternate Count (Skenario Alternatif)
Skenario: Extended Wave (iii) Jika koreksi tertahan di atas 8900 dan langsung breakout lagi ke atas 9174, maka Wave (iii) belum selesai dan sedang mengalami ekstensi lebih lanjut menuju 9500.

4. Invalidation Level & Trading Plan
Invalidation Level: 8022 (Puncak Wave i). Wave (iv) tidak boleh masuk ke area harga Wave (i). Jaraknya masih sangat jauh, menandakan tren sangat aman.

Support Zone: 8550 - 8800.

Resistance: 9174 (All Time High).

5. Projection / Targets
Target Koreksi (Wave iv): 8550 - 8790.

Target Wave (v): 9500 - 9800.

Read more...

MSCI REBALANCING 2026 Ini bukan sinyal bahaya struktural. Ini murni event likuiditas.
Pasar ribut karena asing ribut. Fundamental Indonesia ($IHSG) tidak ikut ribut, latah!

This isn't, 'Mohon Sabar Cuan Ilang 😁"

Realitanya, banyak saham naik sebelum masuk, lalu distribusi setelah resmi masuk. Classic buy the rumor, sell the fact (on News). Tradisional, kuno, tapi masih dipakai sampai sekarang karena… ya, masih works it 👌

" ... free float itu adalah silent killer"

Emiten dengan free float tipis itu sangat rapuh secara indeks. Sekali metodologi MSCI rules berubah, bobot bisa dipangkas brutal. Maka, bukan karena kinerja jelek, tapi karena struktur kepemilikan tidak ramah dana global!

Investor ritel sering salah kaprah: dikira MSCI itu oracle. Padahal cuma spreadsheet mahal.

"... Data free float di bursa sering berbeda dengan versi MSCI (Black Box) rules. Contoh: MSCI hanya mengakui sebagian kecil dari total market cap emiten tertentu jika dianggap tidak benar-benar likuid bagi publik"

Pasar saat ini terlalu cemas pada "siapa yang akan keluar" (karena aturan corporate & others tadi). Jangan terlalu fokus pada lubang di ban (isu free float), kalau mesinnya sendiri mau dapat suntikan turbo (dana limpahan dari Korea 😱). Analis melihat ini sebagai net positive untuk jangka menengah 2026.

Seperti Grup Barito atau Sinar Mas mulai belajar "bermain" dengan aturan MSCI!

"... mereka mulai paham cara menyusun struktur pemegang saham agar tetap diakui sebagai free float. Di prediksi ke depannya akan banyak "perapian" data pemegang saham emiten agar tetap eligible di MSCI"

⚠️ Hati-hati di market,
banyak "Cumi-cumi"
kata Michael Yeoh

"... yang sudah beli duluan sebelum pengumuman resmi", Buddy's 🤷‍♂️

​Jika sebuah saham naik tinggi hanya karena rumor MSCI, risikonya adalah sell on news saat hari-H. Jangan beli di puncak euforia!

"... pasar sedang mengalami ketegangan struktural. Jangan jadi "Sitting Duck" (bebek yang diam nunggu ditembak)"

Tetap simpan porsi kas (War Chest). Jika di bulan Mei nanti terjadi outflow besar yang bikin saham Blue Chip rontok tanpa alasan fundamental, itulah saatnya signal BUY!

👉 Siapa yang benar-benar diuntungkan
👉 Siapa yang rawan jadi korban

MSCI Rebalancing, tomorrow

https://cutt.ly/GtzCYeKx

@antm @ptro @pani

$BUMI $ARCI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$KRAS kamu dapat bagian kagak??? 🤔🤔🤔

# $IHSG

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@Mantapjiwa834 investor $IHSG harusnya paham ketika asing masuk 1,4T di perbankan tapi rupiah melemah.
cobalah pikir baik2,ada apa itu?
saya langsung jual semuanya dan fokus komoditas dan perbankan saja.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$IHSG maaf suhu saya pemula. Gmna cara beli ihsg?? Ktnya mau ke 36 rb

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Strategi pasar modal Indonesia di tahun 2026 didominasi oleh optimisme terhadap kebangkitan ekonomi domestik dan stabilitas suku bunga global. Dengan IHSG yang diproyeksikan mampu menembus level psikologis baru, fokus investor bergeser dari sekadar bertahan menjadi agresif-selektif pada sektor-sektor pertumbuhan (growth sectors).
ringkasan strategi dan pandangan pasar modal untuk tahun 2026:
1. Proyeksi IHSG dan Makroekonomi
Pasar memperkirakan tahun 2026 sebagai "tahun masif" bagi bursa saham Indonesia.
• Target IHSG: Analis memproyeksikan IHSG dapat bergerak di kisaran 9.400 hingga 10.500. Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan laba bersih emiten yang diperkirakan mencapai belasan persen.
• Pertumbuhan Ekonomi: PDB Indonesia diprediksi tumbuh solid di angka 5,0% – 5,1%, didukung oleh konsumsi rumah tangga yang pulih dan peningkatan investasi langsung (FDI) di sektor industri manufaktur.
• Suku Bunga: Era bunga tinggi diperkirakan mulai melandai, memberikan ruang bagi emiten untuk melakukan ekspansi dengan biaya modal yang lebih murah.
2. Sektor Pilihan (Top Picks) 2026
Diferensiasi kinerja antarsektor akan semakin lebar. Fokuslah pada sektor yang memiliki multiplier effect besar:

Sektor : Perbankan & Fintech
Alasan Strategis :Tulang punggung indeks dengan pertumbuhan kredit yang kuat dan digitalisasi masif.

sektor : Energi Terbarukan
alasan strategis : Hilirisasi nikel dan transisi ke energi hijau (EV & Battery).

sektor : Konsumsi & Pangan
alasan strategis : Ketahanan terhadap gejolak ekonomi dan pemulihan daya beli masyarakat.

sektor : Teknologi & AI
alasan strategis : Adopsi kecerdasan buatan dalam layanan SaaS dan digital commerce.

3. Strategi Investasi Praktis
Untuk memaksimalkan potensi cuan di tahun 2026, Anda dapat menerapkan langkah berikut:
• Fokus pada "Lighthouse Companies": Perhatikan antrean IPO besar (konglomerasi) yang dijadwalkan melantai di 2026. Emiten ini biasanya menjadi penggerak likuiditas pasar.
• Diversifikasi Aset: Jangan hanya di saham. Alokasikan sebagian portofolio pada Emas (sebagai asuransi terhadap volatilitas global) dan SBN (untuk pendapatan tetap yang dijamin negara).
• Rebalancing Berkala: Lakukan evaluasi portofolio setiap kuartal untuk memastikan alokasi aset tetap sesuai dengan profil risiko Anda, terutama jika IHSG sudah mencapai target target teknikalnya.
• Manfaatkan Momentum IPO Global: Jika Anda memiliki akses ke pasar global, 2026 diprediksi menjadi tahun kebangkitan IPO raksasa seperti OpenAI dan SpaceX seiring stabilnya kebijakan The Fed.

Catatan Risiko: Waspadai volatilitas nilai tukar Rupiah dan kebijakan fiskal pemerintah terkait target penerimaan pajak yang tinggi, yang berpotensi menekan daya beli kelas menengah.

$IHSG

Read more...

@Ardiray46 bener kak $IHSG dan rupiah bisa bergerak berlawanan,cuman fokus saya di ihsg yang awalnya bisa hit 9.100 nan,padahal pencerminan ekonomi kita masih buruk,saham fundamental masih pressure,$SP500 yang masih naik penggambaran teknologi bukan ekonomi,tapi teknologi indonesia masih buruk,kalau dihitung banyak saham konglo yang overvalue atau gorengan,takutnya bubble aja yang bisa bikin crash mendadak,$XAU juga terbang,kalau lihat history, emas terbang,ada hal buruk bakal terjadi,entah ya ini cuman pendapat pribadi saja.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

lanjut postingan sblmnya... supaya temen2 ga dikarungin sm akun yg pump n dump, salah satunya temen2 bs trace back ke belakang postingan2annya...

apakah setelah tanggal mereka mention saham tadi harganya turun apa ga...

itu nanti bakal keliatan, apakah dia ngarungin apa ga...

"pak, tapi kan harganya akhirnya naik tinggi?"

lah emang sengaja dinaikin biar mancing FOMO temen2...

intinya di market manapun, entah saham atau crypto atau apapun jg pasti aja ada org2 kyk gini...

sama halnya media massa, analyst jg sama... dan itu "legal" walopun ada mens rea nya ya emg jualan hehe...

inget kata pak lo kheng hong...
pasar modal itu lebih kejam drpd ibukota haha...

$IHSG

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Temen2 pemulai, hati2 kl beli saham market cap kecil misal yg ada di papan akselerasi trus di mention sm akun yg followernya byk padahal pas mention harganya sdh naik duluan...

coba liat volume transaksi hariannya, cuma modal ga nyampe 100M udh gerak itu saham... malah cuma ratusan juta udah bs gerak...

itu kalian bakal dikarungin.. alias harga naik dikit, setelah bbrp hari mulai turun pelan2, alias mereka jualan ke kalian...

intinya ga ada org yg sok baik hati spill emiten... apalagi ke org random di forum kyk gini... semua org pd dasarnya cari duit di market... ini zerosum game ya guys...

jadi sikap pertama kita harus curiga...

$IHSG

Read more...

@HassanPutra
coba tambahlagi baca artikel artikel atau nonton pidio yutub :
- money manajemen
- risk reward
- winrate
- jurnal treding

semua itu hal penting di perdalam utk membangun sistem trading / inpesting yang sesuai dengan karakter treding / inpesting diri kita.

sedikit yang ane pahami, ane pemula ini bang, bisa jadi salah :

win rate itu berguna kalau kita niatnya trading dalam jangka panjang.

jadi misalkan kita punya sistem trading,
set up kita risk rewardnya 1 : 2
1 resiko
2 target propit.

nah kalau 100 kali kita lakukan,
ternyata 60 kali kita loss
dan 40 ( win ) kali kita berhasil propit
maka rasio win rate kita adalah 40 %
dari win rate 40 % itu, kita mendapatkan profit 2 R x 40 win = 80 R.
sementara loss kita 1 R x 60 = 60 R
maka propit bersih kita adalah 20 R

R ( resiko ) itu berapa ?
kembali ke money manajemen.
berapa nilai R itu yg kita mau ? 1 % dari total modal awal ? 2% dari modal awal ? atau 100 % dari modal awal.

win rate rendah belum tentu rugi
win rate tinggi belum tentu propit.
itu bergantung karakter set up, risk reward dan probalitas sistem trading yang di bangun.

kira kira begitu...
ane juga belum begitu memahaminya...

dengan membuat JURNAL , kita bisa mengevalusasi , untuk membuat perbaikan.
nah win rate tadi berguna untuk evaluasi diri kita.

maksud win rate disini, win rate yang di catat di JURNAL ya, bukan di aplikasi....
di aplikasi, kompen cara hitungnya kita kan nggak tau itu bagaimana...

hanya berbagi sependek pemahaman ane bang...
belum tentu juga ini benar...
🙏

$IHSG
$BTC
$BBRI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan hari ini Jumat, 26 Januari 2026 di level 8.951,01. Indeks turun 41,17 poin atau setara 0,46 persen dibandingkan penutupan sebelumnya, seiring meningkatnya tekanan jual di sejumlah saham, khususnya emiten p...

www.kabarbursa.com

www.kabarbursa.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$IHSG
Balik ke saham dulu, Crypto pada ngibul sekarang
#Izinnnn
Terakhir 3 tahun lalu, Tapi jeblos karna $GOTO jadi trauma, semoga skrg gak traumaa

@krtmlm
hanya tuker pikiran
apakah kalau seseorang membeli barang, lalu harga pasar barang itu anjlok 30 % dari harga belinya,
itu adalah jero sum gem ?
apalagi kalau pakai laverage utang ?

$IHSG
$BTC

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$IHSG jepang memanas, semoga bursa indo kemasukan asing yang kabur dari bursa Jepang😂

Ini bukan ngajarin supaya bodoh dalam arti sebenarnya. Ini strategi mental, caranya “goblokkan diri sendiri dulu” terutama kepahaman dalam dunia investasi.

"... kebanyakan mikir, kebanyakan teori, kelamaan siap, akhirnya tidak mulai!"

"... trial & error", koentji-nya

Dalam 📌 Hedge-fund logic, "Small loss acceptable, no trade is the real loss" ✍️

Rugi(loss) itu biaya pendidikan, bukan aib, dan kalau nunggu pintar dulu, nggak akan mulai. Mengosongkan gelas. Tidak sok tahu. Mau belajar dari siapa pun, termasuk dari kesalahan sendiri (ego yourself 🙎‍♂️).

Bob Sadino (jika dalam dunia investasi) itu antitesis sistem, bukan sistem itu sendiri.
Pandangannya berguna sebagai shock therapy, bukan strategic manual jangka panjang. Kalau dipakai tepat, produktif. Sebaliknya, kalau ditelan mentah-mentah, sangatlah berbahaya (karena anti-analisa).

"... yang kita lihat: satu orang sukses di dunia investasi" Namun, yang tidak ditulis ribuan orang “goblok” yang bangkrut di bursa 🤦‍♂️

Investor/analyst's notes, ini cuma ngajarin yang pertama. Sisanya? Kerja keras, data, dan kerendahan hati. Pasar menghargai tentang keberanian masuk. Tapi, membayar mereka yang punya sistem untuk bertahan.

"Goblok" dalam memulai itu keberanian, tapi "Goblok" tanpa Risk Control adalah bunuh diri finansial. Kita akan tetap pakai Margin of Safety (MoS) sebagai rem daruratnya 🤷‍♂️

Bagi ritel, filosofi ini
Ignition Switch 🧐

​➡️ Gunakan sinyal teknikal/momentum untuk "Start" (Goblok Mode).

➡️ Gunakan fundamental audit dan Stock Equilibrium Value untuk mengarahkan (Cerdas Mode).

​➡️ Gunakan disiplin Money Management agar portofolio tetap survive (Disiplin Mode).

👉 Goblok 1st do it 'Small Bet', don't All-in
👉 (audit) Earning quality & Cash flow real
👉 Scale-up entry, stop loss & trailing stop

https://cutt.ly/OtzXcdkd

@belajar @goblok
@trialanderror
@investasi
@bisnis

$IHSG

Read more...

#114
Jum, 23 Jan 2026


REKAP BERITA PENTING HARI INI
Data Valid dari Sumber Kredibel ☕


BERITA UTAMA DUNIA: Davos WEF 2026 Jadi Sorotan Trump & Prabowo Bicara, TikTok Selamat dari Ban AS!

• Trump steals the show di Davos → Pidato campur retorika, tekanan akuisisi Greenland, kritik global bikin pasar volatile tapi economy dunia disebut resilient (ECB & IMF).

• Prabowo keynote speech → Tekankan perdamaian & stabilitas sebagai kunci ekonomi dunia pasca COP30.

• TikTok deal besar → Joint venture baru dengan AS, hindari ban total kemenangan buat ByteDance.

• Emas dunia rekor tinggi lagi → Safe haven mode on gara-gara geopolitik & tariff worry.


PASAR SAHAM & EKONOMI (Rekap Jumat Akhir Pekan)

• IHSG → Tutup melemah 0,46% (-41,17 poin) ke 8.951,01. Dibuka anjlok 1,08% ke 8.894, sempat sentuh low 8.876 di sesi I, tapi pulih tipis. 495 saham merah, 9 sektor turun (transportasi & cyclic paling dalam). Penyebab utama: Profit taking lanjut + tekanan big caps perbankan. Tapi ada net buy asing Rp759 miliar hari ini!

• Outflow pekanan → Modal asing keluar bersih Rp5,96 T pekan ketiga Jan, tapi YTD masih inflow.

• Prediksi 2026 → Masih bullish, potensi tembus 10.000 (atau bear case 7.500) volatilitas tinggi tapi arah naik.

• Rupiah → Melemah ke Rp16.986 per USD.


DAMPAK KE INDONESIA

• Banjir Jakarta meluas → Hujan ekstrem 2 hari berturut-turut, puluhan ruas jalan tergenang, lalu lintas lumpuh Pemprov optimalkan pompa, tapi warga was-was.

• Positif lain → Kerjasama Indo-Inggris iklim global, kawal pemulihan Blok Rokan (energi), harga cabai & bawang turun (pangan stabil), emas Antam ikut melonjak rekor.

• Pasar → Koreksi ini sehat setelah rally awal tahun, peluang buy on dip di saham defensif. Net buy asing hari ini sinyal bagus buat rebound Senin.


Intinya: Jumat penutup pekan merah lagi, tapi ini normal di tengah volatilitas global Davos + cuaca ekstrem lokal. Fundamental Indo kuat (Prabowo aktif diplomasi, inflow asing masih ada). Sabar ya, January Effect belum selesai, potensi balik hijau minggu depan!

Dibaca sambil ngopi malam ini. Stay informed, jangan panic & siap cuan! ☕

$IHSG #Saham2026 #Davos2026 #Prabowo #Trump #BanjirJakarta #EmasRekor #Investasi #BeritaHariIni #EkonomiIndonesia $BBCA $ULTJ

Read more...

@Stockbit oke gas oke gas 🔥

$IHSG hijau Senin 🚀

Bercermin di Kolam Keruh

Kantornya Bayu tidak punya jendela menghadap ke jalan raya. “Gangguan visual,” begitu ia selalu bilang. Yang ada hanyela layar besar dengan empat kuadran: grafik, berita utama, terminal perdagangan, dan—yang paling besar—dokumen PDF laporan tahunan berbagai perusahaan. Suasana hening itu pecah oleh dering notifikasi yang bertalu-talu dari ponsel Revan.

“Bay, lihat timeline-ku. Ramai sekali,” kata Revan, yang baru saja masuk dengan wajah masam. “Seperti pasar ikan. Semua jadi nabi, semua jadi ahli.”

Bayu mengalihkan pandangannya dari laporan arus kas. Di layar kedua, ia membuka platform media sosial. Terpampanglah satu thread panjang dari seorang akun berpengikut ratusan ribu, bergaya mantan pelaku pasar yang sedang memberi wejangan.

“Baca ini,” ucap Revan. “Isinya tentang kita. Tepatnya, tentang orang-orang seperti kita yang disebutnya ‘penangkap pisau jatuh’.”

Bayu membacanya dengan tenang. Thread itu penuh dengan angka: proyeksi laba turun 27-39%, perhitungan PER jika $UNTR kehilangan separuh labanya, spekulasi tentang denda dan PHK, hingga kesimpulan bahwa harga wajar UNTR adalah seperempat dari harga sebelumnya, dan bahwa narasi emas yang selama ini mendongkrak harga telah runtuh.

“Dia pintar,” gumam Bayu akhirnya, bukan dengan nada kagum, tapi seperti dokter yang mendiagnosis gejala. “Dia menggunakan logika yang terlihat sangat rasional. Ambil angka dari sumber terpercaya, buat skenario terburuk, lalu simpulkan harga. Ini adalah seni menciptakan kepastian dari ketidakpastian. Pasar suka ini. Pasar lapar akan kepastian, meski itu palsu.”

“Tapi angkanya salah?” tanya Revan.

“Bukan salah, Rev. Tidak lengkap. Ibaratnya, dia dengan cermat mengukur berat dan warna ‘pisau’ yang jatuh—yaitu krisis Martabe. Tapi dia sama sekali tidak mengukur kekuatan, keseimbangan, dan pengalaman tangan ‘penangkap’nya, apalagi mengukur seluruh ‘pabrik senjata’ di belakangnya. Dia mengkalkulasi risiko, tetapi mengabaikan kapasitas.”

Bayu meminjam ponsel Revan, menggulir ke deretan komentar. “Lihat responsnya. ‘Terima kasih insightnya, Pak.’ ‘Semoga sehat selalu.’ Ini adalah bahasa pemujaan. Mereka tidak sedang mendiskusikan analisis; mereka sedang mencari ketenangan dari seorang ‘nabi’. Dan nabi ini memberikannya dengan harga murah: rasa takut.”

Perang Dua Filsafat: Harga vs. Kepemilikan

Revan duduk, frustasinya mulai berubah menjadi penasaran. “Jadi, bagaimana kita merespons? Mereka mendominasi narasi.”

“Kita tidak perlu merespons,” kata Bayu, kembali ke layar terminalnya. “Kita bertindak. Lihat, thread itu menyebut dua tipe orang yang panic sell. Dia lupa tipe ketiga.”

“Tipe ketiga?”
“Tipe yang tidak melakukan apa-apa karena tidak ada yang berubah. Bagi tipe ini, saham bukan harga yang berfluktuasi; ia adalah kepemilikan atas bisnis. Jika Anda pemilik warung bakmi, dan satu gerai cabang Anda ditutup sementara karena masalah izin, apakah Anda akan panik jual seluruh warung bakmi Anda dengan harga diskon 40%? Tentu tidak. Anda akan fokus mengamankan izin, memastikan gerai lain berjalan baik, dan memakai kas dari gerai yang sehat untuk melewati masa sulit. Persis seperti yang UNTR lakukan dengan cash flow dari alat berat dan batubara.”

Tiba-tiba, sebuah alert muncul di layar berita Bayu. Wajahnya sedikit tersenyum. “Dan lihat, pemilik warung bakminya sendiri ternyata sepikiran dengan kita.”

Dia memutar layarnya. Berita itu singkat: Iwan Hadiantoro, Direktur UNTR dan Komisaris Utama Agincourt, membeli 40.000 saham UNTR di harga Rp 27.250.

“Ini,” Bayu menunjuk layar, suaranya tegas, “adalah bahasa yang lebih keras dari semua thread influencer. Ini bukan analisis di awan. Ini adalah aksi dengan uang sendiri, di titik yang oleh si ‘nabi’ tadi disebut sebagai ‘menangkap pisau jatuh’. Sang direktur, yang paling tahu persis dampak operasionalnya, justru melihat ini bukan sebagai pisau, tapi sebagai koin emas yang tercecer. Dia tidak sedang average down karena panik. Dia sedang loading up karena yakin.”

Membedah Ilusi Narasi

Revan terdiam, memproses. “Jadi, narasi emas yang disebut-sebut runtuh itu…”

“… adalah ilusi pasar yang sekarang diungkit lagi untuk menakut-nakuti,” sambung Bayu. “Pasar tahun lalu membeli UNTR karena narasi emas naik. Sekarang mereka menjual karena narasi izin emas runtuh. Mereka diperbudak oleh narasi yang mereka ciptakan sendiri. Bisnis inti UNTR dari 2018, sebelum harga emas naik, apa? Alat berat, kontraktor tambang, batubara. Itu masih ada. Bahkan, itu masih menyumbang lebih dari 90% pendapatan. Apakah bisnis intinya rusak? Tidak. Apakah kekompetitifannya tiba-tiba lebih hebat? Tidak. Apakah manajemennya jadi tidak kompeten? Buktinya, mereka malah beli saham sendiri.”

Bayu kemudian membuka grafik UNTR vs ITMG (Indo Tambangraya). “Dia bilang UNTR akan kembali ‘bersanding’ dengan ITMG di level Rp 20.000-an. Ini analisis yang malas. Hanya melihat harga historis. Dia tidak bertanya: apakah struktur bisnis, moat kompetitif, dan kualitas manajemen kedua perusahaan ini sama? Membandingkan UNTR yang terintegrasi vertikal dan punya disribusi eksklusif Komatsu dengan perusahaan tambang batubara murni, itu seperti membandingkan pabrikan mobil dengan dealer besi tua.”

Ketenangan Sebagai Senjata

“Lalu apa yang kita lakukan?” tanya Revan.

“Apa yang sudah kita rencanakan kemarin. Saya sudah memasukkan order beli di harga Rp 27.300 tadi pagi. Terisi sebagian,” ujar Bayu dengan santai. “Sementara mereka sibuk berdebat di kolom komentar apakah PER 13x atau 10x yang wajar untuk sebuah perusahaan yang sedang ‘tersandung’, kita sedang memperbesar kepemilikan atas bisnis yang sebenarnya tidak tergores.”

Bayu menutup semua tab media sosial di layarnya. Keributan digital itu lenyap, kembali hanya menyisakan grafik dan laporan keuangan.

“Revan, dalam kegaduhan seperti ini, ketenangan bukanlah sifat pasif. Ia adalah senjata aktif. Influencer itu mencari kebenaran dengan meneriakkan pertanyaan ke kerumunan. Kita mencari kebenaran dengan membaca laporan, menelepon kontak di lapangan, dan mengamati tindakan insider. Dia menjual ketakutan untuk engagement. Kita, dengan membeli saham ini, sedang ‘membeli’ keyakinan bahwa pasar pada akhirnya akan melihat apa yang kita lihat: sebuah perusahaan unggul yang sedang diberi diskon karena salah satu dari puluhan anak perusahaannya mengalami masalah administratif.”

Keesokan harinya, berita tentang pembelian saham oleh direktur itu mulai menyebar. Harga UNTR mulai merangkak naik, tidak drastis, tetapi pasti. Komentar di bawah thread sang influencer mulai beragam. Mulai muncul yang bertanya, “Tapi kok direktur beli ya?”.

Revan mengirimkan pesan singkat ke Bayu: “Pisau yang jatuh itu, ternyata gagangnya terbuat dari emas.”

Bayu membalas: “Bukan. Pisau itu cuma ilusi. Yang kita tangkap adalah pabriknya.”

Mereka pun bersiap untuk pertemuan berikutnya, di mana seorang kontak di Kementerian ESDM akan memberikan konteks yang lebih jelas tentang gelombang kebijakan “Garda Hijau” ini. Perang narasi belum usai, tetapi bagi mereka yang bisa membedakan antara kebisingan dan sinyal, peluang justru semakin jelas.

$ASII $IHSG

Read more...

@krtmlm
nggak punya mek leren ane bang...jauh itu lepelnya diatas ane....
bayar kelas saja ane mikir mendinng beli $BBRI
apalagi kalau 3M , nggak pake mikir ane parkir langsung di bbri, bbca dll, jelas dipidennya 😅
ane hanya pejuang receh di $BTC dan $IHSG 😅

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$IHSG

Index turun, porto tetap naik, damn luck.

Kerja sebulan bisa cover biaya hidup hitungan tahun. Pasti cita2 teman2 semua. Memang gk mudah. High risk high gain. Yg tau cerita saya blum tentu juga berani coba. Pusing ya pusing. Tp worth the result.

Sy pikir2 apakah bisa dilakukan orang lain. Mungkin bisa, tp perlu pendampingan karena sering butuh penguatan iman. 😃

Daftar
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy