Index Harga Saham Gabungan
Indeks
Follow
8,951.01
▾ -41.17 (-0.46)
As of Fri 16:14
618,711.07K
Volume
174,437.95K
Avg Volume
menu Minggu ni
Pambedak Bakso Sate Ayam
$PBSA
beli sahamnya saat merah jual saat hijau
$IHSG $JAST
follow buat info lebih lanjut
Market saham itu siapa lawan siapa?
Bayangin pasar tradisional:
Big Player = pedagang grosir (modal besar)
Ritel = pembeli eceran (modal kecil)
Harga bergerak bukan karena ritel, tapi karena grosir beli & jual banyak.
Siapa itu Big Player? (versi pemula)
Big player itu:
Orang / institusi punya uang sangat besar
Bisa beli jutaan–miliaran rupiah saham
Kalau mereka beli harga bisa naik
Kalau mereka jual harga bisa jatuh
Contohnya:
Reksa dana
Asuransi
Dana asing
Bandar (market maker)
Kenapa ritel sering rugi?
Karena ritel biasanya:
❌ Beli pas harga sudah naik
❌ Panik pas harga turun
❌ Ikut rumor, bukan data
Sedangkan big player:
✅ Beli pas sepi (harga turun & sideways)
✅ Jual pas ramai (harga naik & euforia)
Siklus sederhana saham (WAJIB PAHAM)
kode
1. Akumulasi big player beli diam-diam
2. Mark Up harga mulai naik
3. Distribusi big player jual ke ritel
4. Mark Down harga jatuh
Ritel sering masuk di tahap 2–3 (sudah telat)
Ciri saham lagi dipegang big player
Untuk pemula, cukup ingat 4 ini:
Harga diam (sideways)
Volume transaksi besar
Turun pelan, naik pelan
Sering mantul di area yang sama
Artinya: ada yang nampung saham
Prinsip emas buat pemula
❌ Jangan cari saham yang TERBANG
✅ Cari saham yang BELUM TERBANG
Cara aman buat pemula
Main saham liquid (banyak transaksi)
Jangan all in
Tentuin cut loss kecil
Jangan mimpi kaya cepat
Kalimat wajib diingat:
Ritel menang bukan karena pintar, tapi karena SABAR.
$IHSG
$BSBK
$NINE

$BBRM semoga besok lekas membaik ntah itu sektor perkapalan maupun $IHSG semoga akan hijau seperti ini😇
random tag $GTSI

Yg Suka Menu BSJP Merapat !!
https://stockbit.com/chat/group/invitation/SgvUjJv0PsYM
$IHSG $PWON $BBCA
Tingkatan dalam Samurai sebagai Cerminan Tingkatan Saham
1. Ashigaru — Saham Spekulatif
Ashigaru adalah prajurit barisan depan. Jumlahnya banyak, mudah direkrut, dan sering dikorbankan lebih dulu.
Dalam saham:
Ini adalah saham gorengan, rumor-based, atau volume spike sesaat.
Cepat bergerak, tapi rapuh.
Keuntungan bisa besar, tetapi salah posisi berarti gugur lebih awal.
Ashigaru berperang dengan jumlah, bukan ketahanan.
2. Kachi — Saham Trading
Kachi adalah samurai infanteri kelas menengah. Mereka terlatih, disiplin, dan hidup dari eksekusi yang rapi.
Dalam saham:
Saham yang layak ditradingkan:
• Likuid
• Punya range jelas
• Menghormati support–resistance
Bukan untuk dipegang lama, tetapi menghasilkan konsisten bila taat aturan.
Kachi menang bukan karena keberanian, tetapi karena disiplin.
3. Samurai — Saham Core / Leader
Samurai adalah pemilik yoroi penuh. Mereka bukan sekadar bertempur, tetapi menjaga wilayah dan kehormatan klan.
Dalam saham:
Ini adalah saham leader:
• Fundamental kuat
• Cash flow nyata
• Dividen atau pertumbuhan berkelanjutan
Bukan untuk keluar-masuk sembarangan.
Di sinilah kekayaan dibangun, bukan ditebak.
Samurai tidak bertarung setiap hari, tetapi selalu siap.
4. Daimyo — Saham Pengendali Portofolio
Daimyo tidak turun ke medan tempur. Ia mengatur arah perang, logistik, dan strategi jangka panjang.
Dalam saham:
Ini adalah saham yang:
• Menggerakkan sektor
• Menjadi benchmark portofolio
• Menentukan arah market exposure
Kesalahan memilih daimyo bisa menghancurkan seluruh pasukan.
Jika daimyo salah arah, seluruh pasukan kalah perang.
“Pasar adalah medan perang.
Yang bertahan bukan yang paling berani,
tetapi yang paling disiplin memilih peran”
$IHSG
Tag saham yang menurut kalian sesuai kategori diatas😀

Studi Kasus "Hebatnya Bandar Emiten $BNBR Mengguyur Ritel, Foreign, dan MG"
Gambar 1 membuktikan bahwa RITEL suka sekali dengan membeli Harga Pucuk!
Gambar 2 Historical Data Monthly yang disediakan Stockbit Sekuritas XL menunjukkan Hanya menunjukkan pembelian Foreign Flow hanya 1 Bulan saja dan 9 Bulan berikutnya Distribusi Berkelanjutan
Gambar 3 menunjukkan bahwa Bandar Emiten melakukan proses Net Sell Distribusi yang dimana Jumlah Sekuritas yang menjual lebih sedikit daripada Jumlah Sekuritas yang membeli
Gambar 4 menunjukkan bahwa sehari sebelumnya Bandar Emiten ini menunjukkan Net Buy Akumulasi
Jika kita tarik terus hingga hari lalu 19 Januari 2026 maka, kita dapati bahwa Bandar Emiten ini sehari Akumulasi kemudian sehari kemudian Distribusi.
Gambar 5 Grafik Candlestick menunjukkan penurunan yang sangat tajam (Longsor) dari puncaknya di Harga sekitar 258
Jika kedepannya muncul laporan "Penjelasan Volatilitas Transaksi" artinya Fixed Foreign "Nyangkut" di Emiten ini.
Jika tidak ada laporannya maka, penurunan tajam ini hanya untuk mengusir RITEL dan ini menunjukkan bahwa pertama kalinya Foreign melakukan Akumulasi 2 Bulan Beruntun.
Antrian jual berikutnya ada pada 2,6 Juta Lot. Artinya bahwa Barang ini tidak ada yang mau beli. Hal ini mengindikasikan bahwa Bandar Emiten ingin melakukan Distribusi besar-besaran.
Karena data memang tidak bisa bohong tapi bisa Dimanipulasi jadi hati-hati Brader $IHSG
#DYOR
1/5





Teknikal vs Fundamental : Dua "Sekte" Berbeda di Saham, Anda Penganut yang Mana? (Wajib Tahu Biar Gak Sesat!)
.
.
Halo Trader & Investor $IHSG ☕
Masih sering bingung dengar percakapan ini di grup saham?
.
• Si A : "Saham BBCA ini bagus banget lho, labanya naik terus, manajemennya rapi!"
• Si B : "Wah jangan masuk dulu bro, chart-nya lagi jelek, indikatornya Dead Cross, bakal turun tuh!"
.
Si A pakai Analisa Fundamental & Si B pakai Analisa Teknikal.
Mana yang benar? Dua-duanya benar. Tapi cara pakainya beda total.
Banyak pemula boncos karena mencampuradukkan keduanya tanpa paham esensinya.
.
Yuk, kita bedah perbedaannya dengan bahasa manusia, bukan bahasa dewa.
.
.
1. ANALISA FUNDAMENTAL (Si Pencari Nilai)
.
Fokus: Kesehatan Perusahaan & Nilai Wajar.
Pertanyaan Kunci: "apa yang harus saya beli?"
Analisa Fundamental menganggap saham itu adalah kepemilikan bisnis. Jadi, kalau Anda beli saham, Anda sedang beli sebagian kecil perusahaan itu.
.
" Analogi Sederhana Analisa fundamental : Membeli Mobil Bekas"
Bayangkan Anda mau beli mobil bekas untuk dipakai jangka panjang. Apa yang Anda lakukan?
• Cek mesinnya (Laporan Laba Rugi).
• Cek siapa pemilik sebelumnya, jorok gak makainya? (Manajemen Perusahaan).
• Cek kilometernya, sering mogok gak? (Riwayat Utang/Kinerja).
.
Anda menawar harga di bawah harga pasaran.
Anda TIDAK PEDULI apakah besok harga mobil itu naik atau turun di pasaran. Yang Anda pedulikan adalah mobilnya bagus, awet, dan Anda beli di harga murah (Undervalued).
.
Data yang dilihat: Laporan Keuangan, Dividen, Berita Ekonomi, Sektor Industri.
Analisa fundamental Cocok untuk : INVESTOR (Jangka Menengah - Panjang).
.
.
2. ANALISA TEKNIKAL (Si Pencari Momentum)
.
Fokus: Psikologi Pasar & Pergerakan Harga.
Pertanyaan Kunci: "Kapan saya harus beli?"
Analisa Teknikal menganggap saham itu adalah barang dagangan. Mereka tidak terlalu peduli perusahaan itu jualan apa, yang penting adalah permintaan dan penawarannya di pasar saat ini.
.
"Analogi Sederhana analisa teknikal : Pedagang Cabai di Pasar"
Bayangkan Anda pedagang cabai. Anda tidak perlu tahu petani mana yang menanam, atau kualitas tanahnya (Fundamental).
.
Yang Anda perhatikan adalah :
• "Wah, ibu-ibu lagi antre panjang mau beli cabai!" (Volume naik/Demand tinggi).
• "Harga cabai kemarin 50rb, pagi ini 60rb, siang ini kayaknya bakal 70rb." (Trend Up).
• "Dulu kalau harga sentuh 100rb, orang gak mau beli lagi." (Resistance)..
.
Anda beli pagi ini untuk dijual siang nanti demi selisih harga. Anda fokus pada GRAFIK HARGA dan POLA PERILAKU pembeli/penjual.
.
Data yang dilihat :
• Grafik Candlestick
• Volume
• Indikator (RSI, MACD, MA).
.
Analisa teknikal Cocok untuk : TRADER (Scalper, Day Trader, Swing Trader).
.
.
KESIMPULAN : Jangan Jadi "Zombie"
.
Kesalahan terbesar pemula adalah menjadi "Fundamentalist yang panikan".
Contoh:
Anda riset fundamental, beli saham bagus untuk investasi 5 tahun. Tapi baru seminggu harga turun 5% karena grafik teknikal jelek, Anda panik dan Cut Loss. Itu namanya tidak konsisten! 😂
.
Atau sebaliknya, menjadi "Trader yang nyangkut jadi Investor".
Niatnya trading copet (teknikal), pas harga turun malah bilang "Ah simpen aja deh, perusahaannya bagus kok (fundamental)." Padahal beli di pucuk 😂
.
Saran Saya:
• Gunakan Fundamental untuk memilih SAHAM APA yang aman.
• Gunakan Teknikal untuk menentukan KAPAN WAKTU TERBAIK masuknya.
• Gabungkan keduanya (Hybrid), atau pilih salah satu yang sesuai kepribadianmu. Asal jangan ikut-ikutan!
.
Semoga tercerahkan! Ada tim Fundamental atau tim Teknikal di sini atau tim gado-gado 🍱 ? Absen di kolom komentar ya!
.
Eits anda yang masih merasa newbie dan mau belajar lebih dalam tentang dunia saham bisa kunjungi akun ini. Untuk mendapatkan sedikit pencerahan ☕
.
Yang minat signal-signalan follow me, karena hampir disetiap postingan gw selalu kasih kisi-kisi emiten dan posisi entrynya...
(tapi TP & SL pikir sendiri) 😂😂
$LPKR $BUVA

MSCI | Menjelaskan mekanisme dari mesin indeks global ini apa adanya & dijelaskan sampai ritel muntah, agar paham betul 🤮
Yang kuat dari framework-nya MSCI yang benar adalah fokus ke likuiditas konsisten, free-float adjusted market cap, investability.
Cara MSCI itu bekerja, bahkan tidak ada mitos bahwa saham X dekat masuk karena rame dibahas. Karena ini, menyerang bias ritel secara frontal yang terobsesi sesaat saja.
MSCI itu dijadikan tujuan bukan konsekuensi, padahal masuk MSCI seharusnya by-product dari bisnis yang sehat dan likuid, bukan target utama. Banyak saham “dipoles” agar lolos likuiditas tapi rapuh fundamentalnya ✍️
Banyak salah kaprah, timing MSCI masuk ≠ waktu beli ideal. Bahkan sering jadi liquidity exit buat pemain awal. Perlu digarisbawahi supaya ritel tidak jadi korban ritualnya trus.
Investor/analyst's notes,
1️⃣ Objective
✓ MSCI bukan sinyal beli, melainkan filter investability global.
✓ Digunakan menyaring saham yang bisa dimasuki dana besar tanpa distorsi harga.
2️⃣ Core Metrics (Non-Negotiable)
➡️ Liquidity (Consistency > Spike)
✓ Gunakan MTVR bulanan.
✓ Validasi dengan ATVR 12 bulan.
✓ Volume musiman
Jika, gorengan = auto-reject!
➡️ Size (Real, Not Cosmetic)
✓ Fokus pada Free-Float Adjusted Market Cap, bukan headline market cap.
✓ Free float rendah = ukuran investable mengecil drastis.
➡️ Eligibility
✓ Cek batas kepemilikan asing, aksi korporasi, klasifikasi sektor.
✓ Event struktural bisa mengubah status tanpa perubahan fundamental.
3️⃣ Common Pitfalls (Retail Bias)
➡️ “Volume besar minggu ini”
→ Irrelevan.
➡️ “Market cap triliunan” tanpa free float
→ Menyesatkan.
➡️ “Masuk MSCI = pasti naik”
→ Salah logika!
4️⃣ Interpretasi yang Benar
📝 Saham lolos MSCI:
✅ Layak dimasuki dana besar
❌ Belum tentu murah
❌ Belum tentu timing beli
🗃️ MSCI sering berfungsi sebagai:
✓ Liquidity event
✓ Bukan jarang jadi exit opportunity smart money awal.
5️⃣ Positioning dalam Investment Pipeline
MSCI screening ditempatkan di awal, bukan akhir. Urutan kerja yang rasional, berikut:
✓ MSCI style screening
→ Kelayakan likuiditas & ukuran
✓ Valuation discipline
→ Price vs fair value, MoS
✓ Financial quality check
→ Earnings & cash flow
✓ Timing & sentiment
→ Sekunder, bukan penggerak utama
6️⃣ Bottom Line
➡️ Gunakan MSCI sebagai filter universe, bukan thesis investasi (don't turn it upside down 🙎♂️)
➡️ Saham ideal
✓ Investable secara global
✓ Valuation masuk akal
✓ Fundamental tahan banting
"... dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip dalam MSCI Screening Notes, mulai dari filter likuiditas dan ukuran (ATVR & Free-Float) hingga alur 3 langkah investasi seperti Filter, Valuation, Quality Check ke dalam basis data dan metodology teknikal screeningnya"
Mulai sekarang, setiap analisis audit dan screening lintas sektoral yang kamu lakukan akan selalu melewati filter investabilitas ini sebagai gerbang utama sebelum masuk ke perhitungan fair value dan quality check ✍️
Akhirnya, ini adalah Cheat Sheet sebagai kepingan terakhir untuk menyempurnakan portofolio esok hari. Selamat Mencoba 🤷♂️
https://cutt.ly/ltxdMiEi
Mencari saham MSCI
https://cutt.ly/gtxdMoQU
@msci @cheatsheet
$IHSG

@DrianDelano iyah kakk Alhamdulillah jual deket target. soalnya di tgl tsb udah liat $IHSG dan $PTRO bakal koreksi tajem. Soalnya kenaikannya udah mulai lambat pasti bandar lagi pada TP bertahap sebelum ngedump🙏🙏🙏
$BUMI Edisi bongkar2 lemari kok nemu benda yang sangat berguna di market saat ini. Bagi yang belum tau, ini adalah suvenir rups bbri tahun lalu yang untuk mendapatkannya sangat tidak mudah karena penuh effort (alumni yang hadir saat itu pasti masih inget gimana ricuh antriannya hanya sekedar ingin bisa masuk ke ruang rapat). Barang ini cocok buat ngipasin porto yang lagi kebakaran, mudah2n bisa segera ijo. Monggo bagi yang membutuhkan supaya portonya ijo royo2, silahkan DM
Buka jasa kelas vvip XXX
Buka jasa kipasin porto VVV
$IHSG $BBRI

Catatan Pribadi untuk Panduan Trading dan Investasi
Bukan ajakan jual dan beli, hanya untuk berbagi dan sharing analisis, disilakan untuk masukannya yang membangun, Disclaimer's ON, DO YOUR OWN RESEARCH
🟢 Kategori paling menarik (risk–reward seimbang)
Hold / Accum + konsisten EPS & dividen
* ACES → defensif ritel, EPS & CPS stabil, yield moderat, cocok parkir dana
* ICBP & INDF → core portfolio, EPS growth + payout relatif aman
* SIDO → dividen konsisten, risiko rendah, cocok income
* BRIS → growth + valuasi mulai rasional (bukan murni dividen, tapi bagus buat balance)
➡️ Ini cocok jadi pondasi (50–60%) portofolio
🟡 Dividend INV (yield hunter)
Yield tinggi tapi siklikal
* ITMG, ADRO, UNTR → EPS besar, tapi fluktuatif (batubara & alat berat)
* SMSM → menarik: EPS naik, dividen relatif stabil
* POWR → yield oke, tapi pertumbuhan terbatas
➡️ Cocok 20–30%, jangan all-in karena siklus komoditas
🔵 Buy/Cicil (valuasi & teknikal)
* AXIO, CNMA, DMAS, EAST, HEXA
* Banyak yang RSI netral–oversold
* Cocok buat average down bertahap
* Bukan prioritas dividen, lebih ke capital gain + turnaround
➡️ Cocok 10–20% buat booster return
🔴 Catatan risiko dari tabel
* DER tinggi: HEXA, ICBP (masih wajar tapi perlu diawasi)
* Yield tinggi ≠ aman → lihat CPS vs EPS, beberapa emiten payout >100%
* Komoditas → jangan pakai asumsi EPS TTM terlalu optimistis
Strategi Investasi: balanced
➡️ dividen jalan + capital gain tetap hidup, risiko lebih kalem tapi masih “nendang”.
Alokasi konkret Rp100 juta berbasis tabel SMA + EPS + dividen.
🎯 STRATEGI BALANCED (DIVIDEN + GROWTH)
Target:
* Yield rata-rata: 7–9%
* Capital gain: 10–20% / tahun
* Drawdown relatif terkendali
🧱 1. CORE PORTFOLIO – Stabil & Konsisten (55%)
> Penopang dividen & ketenangan tidur 😄
| Saham | Alokasi | Alasan |
| ICBP | 15% (15 jt) | EPS growth konsisten, defensif |
| INDF | 10% (10 jt) | Valuasi murah, yield stabil |
| ACES | 10% (10 jt) | Cashflow kuat, ritel defensif |
| SIDO | 10% (10 jt) | Dividen konsisten, risiko rendah |
| BRIS | 10% (10 jt) | Growth + valuasi mulai sehat |
👉 Fungsi: jangkar portofolio, smoothing volatilitas
💰 2. DIVIDEND BOOSTER – Yield di atas rata-rata (30%)
> Buat ngejar cashflow tahunan
| Saham | Alokasi | Alasan |
| ITMG | 10% (10 jt) | Yield besar, tapi siklikal |
| UNTR | 10% (10 jt) | Manajemen solid, siklus oke |
| SMSM | 10% (10 jt) | EPS & dividen relatif stabil |
⚠️ *Rule penting*: jangan nambah kalau harga sudah jauh di atas MA200
🚀 3. GROWTH / OPPORTUNITY – Capital Gain (15%)
> Swing + turnaround
| Saham | Alokasi | Alasan |
| CNMA | 5% (5 jt) | Valuasi murah, turnaround |
| DMAS | 5% (5 jt) | Cash kuat, dividen kejutan |
| AXIO / EAST | 5% (5 jt) | RSI netral–oversold |
📊 RINGKASAN ALOKASI
* Core defensif: 55%
* Dividend tinggi: 30%
* Growth/swing: 15%
* Estimasi yield portofolio: ±8%
* Potensi total return: 15–22%
🛠️ RULE BELI (biar disiplin)
Pakai tabel SMA kamu 👇
✔ Beli bertahap saat RSI < 55
✔ Maksimal 3x cicil per saham
✔ Stop tambah jika EPS YoY turun tajam
✔ Rebalancing tiap 6 bulan / setelah dividen besar
Again:
Bukan ajakan jual dan beli, Disclaimer's ON, DO YOUR OWN RESEARCH
Potensi dividen menggunakan EPS (TTM), bisa jadi ini terlalu optimistis.
$IHSG $BRIS $DMAS

Ingat gan semakin tinggi IQ semakin mudah meramal masa depan gan, minimal IQ 280 gan seperti Rasputin gan IQ nya 280 gan tentu bisa meramal total gan bahkan ramalannya menjadi kenyataan gan melalui Sdr. Boney M yang berjudul Rasputin gan, saingan berat penyanyi Tabola Bale Silet Open Up harga senin harga naik gan.
IQ 276 kurang 4 poin gan. $BTC meleset total gan.
Mari melatih IQ minimal 280 gan agar seperti Rasputin gan yang bernama lengkap Ra Ra Rasputin gan.
$IHSG $BUMI
https://cutt.ly/ktxsobkH
🇮🇩$IHSG 26.01.2026 CIE ATH seperti yang bahas jauh jauh hari🇮🇩
Target Swing baru IHSG 2026 : https://stockbit.com/post/22867304 *8.900* HIT Next target 10.000 di bawah
https://stockbit.com/post/26680656
Seperti biasa IHSG bergerak sesuai dengan apa yang kami bahas sebelumnya akurat 🤪 bagaimana IHSG besok ?
karena masih sesuai pembahasan yang kami bahas jauh jauh hari IHSG masih bergerak Flutuaktif dan sesuai apa yang di bahas , yang mana newbie sangat wajib memperhatikan base support yang sebelumnya di sediakan .
Dapat di lihat pada postingan berikut
https://stockbit.com/post/26784162
Lantas bagaimana IHSG besok .
Simak penjelasannya pada postingan di bawah
$BUMI $PTRO
1/6






@fikrikawakibi
bang, ada tidak riset buy atau sell dengan analisa lempar koin
dengan aturan :
1. memakai risk 1 % dari modal,
2. risk reward 1 : 3
3. maksimal size per entri 10 % dari modal
dilakukan sebanyak 1.000- 5.000 kali entri...
itu hasilnya seperti apa ?
semua tau, lempar koin utk metode inpestasi / trading adalah terlihat sangat konyol.
kalau hasilnya secara statistik sangat kecil kemungkinan MC, berarti ada yang perlu dibenahi psikologis kita dalam trading / inpestasi...
kalau hasilnya MC / rungkat,
berarti ya sangat konyol kalau memakai lempar koin.
tapi data riset rungkat tetap bisa dipakai tuh...
tinggal di balik saja datanya...mungkin bisa propit. kalau tadi saat buy selalu los ya jangan buy tapi sell.
ada tidak sih bang yg pernah melakukan riset ?
apakah itu riset konyol atau berguna ?
berguna disini, ya bisa utk propit ya...
$BTC
$IHSG
$BBRI