Index Harga Saham Gabungan
Indeks
Follow
9,133.87
▴ 58.47 (0.64)
As of Mon 16:14
605,449.99K
Volume
174,437.95K
Avg Volume
Mantap Analisa Michael Yeoh 😍 😍
Link Grup ---> https://cutt.ly/NtrWo854 💎
$BUMI $IHSG $XAU

Mantap Analisa Michael Yeoh 😍 😍
Link Grup ---> https://cutt.ly/NtrWo854 💎
$BUMI $IHSG $XAU

Mantap Analisa Michael Yeoh 😍 😍
Link Grup ---> https://cutt.ly/NtrWo854 💎
$BUMI $IHSG $XAU

Mantap Analisa Michael Yeoh 😍 😍
Link Grup ---> https://cutt.ly/NtrWo854 💎
$BUMI $IHSG $XAU

Update $IHSG $BBRI $BBCA
Data Poin Kunci (Swing Structure):
High Sep 2024: 7.905.
Low Apr 2025: 5.968 (Crash/Koreksi Dalam).
High Jun 2025: 7.230.
Low Jun 2025: 6.787.
Current High Jan 2026: 9.133 (All Time High Baru).
Skenario 1: BULLISH (Primary Count - Impulse Wave 3/5)
Skenario ini mengasumsikan IHSG sedang dalam fase Rally terkuatnya.
Struktur Gelombang:
Cycle Wave I/A: Kenaikan dari Low April 2025 (5.968) ke Juni 2025 (7.230). Ini adalah gelombang awal.
Cycle Wave II/B: Koreksi ke 6.787 (Juni 2025). Koreksi dangkal yang sehat.
Cycle Wave III/C (Current): Kenaikan masif dari 6.787 ke 9.133 (Januari 2026).
Ini kemungkinan adalah Wave 3 yang bersifat impulsif (Extended).
Kenaikan ini sangat tajam dan menembus rekor tertinggi sebelumnya (7.905).
Proyeksi:
IHSG saat ini berada di puncak Wave 3.
Ekspektasi: Akan terjadi koreksi Wave 4 dalam waktu dekat untuk mendinginkan indikator yang overbought.
Target Wave 4: Area 8.200 - 8.500.
Setelah Wave 4 selesai, tren akan berlanjut ke Wave 5 menuju 9.500 - 10.000.
Skenario 2: BEARISH (Alternative Count - Ending Diagonal / B Wave Overshoot)
Skenario ini lebih berhati-hati, menganggap kenaikan saat ini sebagai euforia sesaat sebelum koreksi besar.
Struktur Gelombang:
Kenaikan ke 9.133 dianggap sebagai Wave B (Irregular Flat) atau puncak dari pola Ending Diagonal Wave 5.
Dalam pola Ending Diagonal, gelombang naik terakhir seringkali tajam tapi tidak berkelanjutan (volume menipis di puncak).
Jika ini adalah "Jebakan Bullish" (Bull Trap) dalam skala besar, maka pasar rentan terhadap pembalikan arah tiba-tiba.
Proyeksi:
Jika harga gagal bertahan di atas level psikologis 9.000, IHSG berpotensi membentuk Double Top atau pola reversal.
Penurunan di bawah 8.500 akan mengkonfirmasi skenario ini.
Target penurunan bisa kembali menguji area breakout di 7.900.
Strategi Bearish:
Sell on Strength / Take Profit: Mulai kurangi porsi saham di portofolio, terutama saham-saham yang sudah naik ratusan persen.
Raise Cash: Tingkatkan porsi tunai untuk bersiap jika pasar terkoreksi tajam.
Watch Level: Perhatikan level 9.000. Jika jebol ke bawah dengan volume besar, segera defensif.
Kesimpulan & Rekomendasi
Saat ini, IHSG berada di wilayah Blue Sky Breakout (9.133). Momentum sangat kuat, mendukung Skenario Bullish.
Probabilitas: Bullish (70%) vs Bearish (30%).
Tindakan: Ikuti tren (Trend Following) namun tetap waspada. Kenaikan vertikal biasanya diikuti oleh volatilitas tinggi. Jangan agresif margin trading di pucuk.
Level Kunci:
Support: 9.000 (Psikologis), 8.500 (Struktural).
Resistance: 9.200 - 9.500 (Fibonacci Extension).

Menkeu Purbaya menjawab isu independensi BI dan menjamin tidak ada intervensi kebijakan moneter.
Koordinasi antara Pemerintah dan BI semakin erat dalam KSSK untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
https://cutt.ly/7tlMmtkA
Menkeu juga menjawab soal Rupiah yang makin lemah terhadap USD $USDIDR
Menkeu meyakini Rupiah akan kembali menguat ketika ekonomi tumbuh lebih baik, $IHSG yang mencapai ATH menjadi indikasi.
$BBRI
$IHSG - Kripto, Altar Anatomi Ritual di Atas Meja Grooming Finansial
Kasus child grooming yang mencuat ke ruang publik melalui pengalaman Aurelie Moeremans seharusnya tidak berhenti sebagai drama personal, atau konsumsi gosip yang cepat menguap di lini masa. Ini adalah cermin sosial yang dingin dan jernih tentang cara kekuasaan bekerja di era modern. Bukan melalui ancaman senjata atau paksaan terbuka, tetapi lewat bahasa perhatian, kepedulian yang terkurasi, dan janji-janji tentang masa depan yang terdengar masuk akal.
Kekuasaan hari ini tidak harus mengambil secara paksa, kekuasaan dapat memilih cara lain yang lebih mengarahkan, sehingga seperti tidak terlalarang, malah tidak disadari seperti sedang membingkai pilihan.
Korban sering kali baru menyadari bahwa batas-batas dirinya telah lama dilampaui justru ketika mereka merasa sedang membuat keputusan paling bebas, paling rasional, dan paling berdaulat dalam hidupnya.
Inilah bentuk kekerasan yang paling efektif: penaklukan jiwa yang berlangsung begitu halus hingga tak terasa sebagai penaklukan. Dalam lanskap ekonomi modern, pasar modal menjadi salah satu panggung paling rapi bagi mekanisme ini, yakni sebuah ruang di mana persetujuan dibangun perlahan dari ilusi yang dirawat dengan sabar. Di bursa, proses ini disebut investasi; dalam psikologi dikenal sebagai grooming.
Pasar modal dan ekosistem aset digital menyediakan struktur yang nyaris ideal bagi praktik tersebut. Bagi mereka yang tidak menyadari posisinya, pasar bukan ruang akumulasi kesejahteraan, pasar adalah meja perjamuan dengan aturan yang telah ditetapkan jauh sebelum mereka duduk. Tak ada senjata. Tak ada paksaan. Selebihnya hanya persetujuan, awalnya kita diberikan mimpi, lama-lama menjadi serakah sendiri, dan ujung-ujungnya cuma bisa pasrah mendengerkan ocehan para influencer.
Dalam psikologi, grooming dipahami sebagai proses bertahap yang dimulai dari pembangunan kepercayaan, berlanjut pada penciptaan ketergantungan, lalu berakhir pada normalisasi pelanggaran batas. Pelaku tidak pernah hadir sebagai ancaman pada awalnya. Dia tampil sebagai figur otoritas yang tampak lebih paham dunia, menawarkan perlindungan dan kepastian di tengah kecemasan ekonomi yang menekan kelas menengah. Korban tidak diseret menuju jurang; Dia diajak berjalan pelan-pelan dengan keyakinan bahwa setiap langkah adalah pilihannya sendiri. Di titik inilah kekuasaan menjadi nyaris tak terlihat dan, karena itu, paling berbahaya.
Logika yang sama bekerja dalam pasar saham dan investasi modern. Investor ritel tidak pernah dipaksa membeli saham gorengan atau aset kripto tanpa fundamental. Mereka diyakinkan melalui cerita, disanjung lewat keberhasilan selektif, dan dipeluk oleh narasi yang terdengar seperti kebijaksanaan. Manipulasi berlangsung tanpa suara, dalam pengaturan yang begitu rapi hingga pihak yang dirugikan sering kali merasa terhormat telah ikut serta.
Behavioral finance sejak lama membongkar mitos manusia rasional yang diagungkan ekonomi klasik. Kita adalah makhluk emosional yang membutuhkan cerita untuk menenangkan ketakutan akan masa depan yang tak pasti. Narrative bias membuat kisah sukses jauh lebih meyakinkan daripada statistik risiko.
Pasar memanfaatkan kerentanan ini dengan presisi: setiap aset memiliki cerita heroik, setiap risiko diberi rasionalisasi, dan setiap kegagalan dapat dialihkan menjadi kekurangan personal investor itu sendiri.
Money mindset pun hadir sebagai konsep Ajaib, di mana kegagalan selalu bisa disalahkan pada pikiran yang kurang positif, bukan pada kerangka yang sejak awal dirancang untuk mengeringkan dompet. Sederhananya: kita sedang dirampok, tapi kita malah berterima kasih.
Di ruang yang penuh jargon efisiensi dan inovasi ini, setiap investor diajak berpikir seperti kapitalis, tanpa sadar bahwa mereka hanyalah bahan bakar bagi mesin yang sama. Kapitalisme modern bukan lagi sistem ekonomi, kini telah menjelma menjadi reality show tanpa jeda, di mana setiap penonton yakin dirinya ikut bermain, padahal hanya menjadi konten. Dan konten yang paling laku adalah penderitaan yang dikemas rapi.
Dalam dunia grooming, ada fase penting yang disebut trust-building: banjir perhatian yang menciptakan rasa eksklusivitas. Dalam investasi, fase ini hadir lewat cuplikan keuntungan, tangkapan layar portofolio hijau, testimoni yang diseleksi, dan jargon tentang akses pengetahuan khusus. Keberhasilan kecil menanamkan kepercayaan. Pengulangan membangun loyalitas. Pada titik tertentu, ketergantungan terbentuk. Harapan tidak dipelihara untuk dipenuhi, melainkan untuk dipanen.
Di titik ini, pasar mulai menyerupai sebuah altar modern. Grafik dijadikan kitab rujukan, likuiditas diperlakukan sebagai pusat iman, dan influencer mengambil peran imam yang menenangkan jemaat dengan suara lembut. Mereka tidak menjanjikan keselamatan, sebaliknya mereka malah menjadikan kemungkinan yang selalu bisa ditunda. Tidak ada kewajiban untuk percaya. Semua hanya diajak yakin.
Ritualnya sederhana: analisis teknikal diposisikan sebagai ramalan versi digital, HODL menjadi mantra penahan sakit, dan diamond hands dijadikan gelar kehormatan bagi mereka yang paling lama bertahan di altar likuiditas. Airnya sama; hanya label keanggotaan yang dibedakan.
Di Indonesia, pola ini tidak lagi bersifat abstrak. Saat ini telah memiliki nama, wajah, dan jejak digital. Timothy Ronald tampil sebagai salah satu figur paling menonjol dalam ekosistem tersebut. Otoritas dibangun melalui bahasa pembebasan finansial, komunitas eksklusif, dan klaim pengetahuan yang dianggap tidak dimiliki mayoritas pengikutnya. Yang diperdagangkan bukan sekadar analisis atau aset, tapi rasa aman semu dan ilusi kompetensi di tengah ketidakpastian ekonomi.
Dalam relasi semacam ini, kegagalan sulit lagi disebut sekadar “risiko pasar”. Ketika satu pihak memahami struktur, likuiditas, dan konsekuensi jauh lebih dalam, sementara pihak lain diyakinkan bahwa mereka berdiri di posisi setara, maka yang bekerja bukan kebetulan, yang menjadikan relasi kuasa yang timpang, yang kemudian dibungkus oleh edukasi, dan dilegitimasi popularitas.
Teknologi digital mempercepat proses ini. Algoritma bekerja sebagai perantara yang dingin dan efisien, menyajikan narasi paling tepat pada saat paling rentan. Alogritma ini tahu kapan ketakutan finansial muncul, kapan ego membutuhkan validasi, dan bagaimana menyuapi ilusi kontrol. Pilihan yang tampak objektif sering kali hanyalah hasil dari arus informasi yang telah disaring sebelumnya.
Di ruang-ruang diskusi ritel, pola ini terlihat jelas. Keputusan awal yang tampak hati-hati perlahan berkembang menjadi komitmen yang semakin besar. Tidak ada paksaan. Yang ada hanyalah rangkaian pilihan yang, satu per satu, terasa rasional, namun ketika dijumlahkan, membentuk jebakan yang rapi. Dominasi bekerja dari dalam, membuat individu merasa sepenuhnya mengendalikan nasibnya sendiri, sementara arah permainannya telah ditetapkan jauh sebelumnya.
Keberhasilan dirayakan dan diulang, dijadikan rujukan bersama. Kegagalan, sebaliknya, disimpan dalam sunyi. Seperti dalam relasi grooming, ingatan terus kembali pada fase manis di awal, sementara tanda-tanda kerusakan ditekan dan dianggap sementara. Dengan cara itu, ilusi kompetensi pribadi tetap terjaga, meski fondasinya perlahan retak.
Asimetri informasi menjadi jantung tragedi ini. Sebagian memahami siklus dan likuiditas, sementara kerumunan lain hanya bereaksi terhadap headline dan tren. Pasar terlihat efisien di permukaan, tetapi menyimpan jebakan bagi mereka yang tidak mengenali kualitas sebenarnya. Ilusi kontrol dipertebal oleh indikator teknikal dan grafik yang tampak ilmiah. Investor merasa rasional dan berdaya; pada saat yang sama, likuiditas mengalir dari keyakinan tersebut, meski tidak semua pihak berada di posisi setara ketika arus berbalik.
Ironinya, bahkan kritik terhadap pasar pun kini bisa dijual. Skeptisisme berubah menjadi brand. Moralitas dijadikan merchandise. “Ini bukan saran finansial” berfungsi seperti “no offense” sebelum menghina: sebuah kalimat sakti yang membuat nasihat beracun tampak netral.
Dalam konteks kripto yang minim regulasi, mekanisme ini tampil lebih telanjang. Figur edukator kerap diposisikan sebagai simbol perlawanan terhadap sistem lama. Namun ketika pasar runtuh, narasi pun bergeser. Kegagalan yang bersifat sistemik dipersempit menjadi soal mental individu. Regulasi datang terlambat, lebih sering berfungsi untuk mengesahkan kerugian ketimbang mencegahnya. Setelah semuanya terjadi, yang tersisa hanyalah peringatan. Bukan alarm, tapi lebih mirip dengan batu nisan.
Mengakui kegagalan berarti meruntuhkan identitas yang telah dibangun dengan susah payah. Bagi banyak orang, kehilangan uang masih lebih mudah diterima daripada kehilangan makna. Bertahan pun terasa lebih masuk akal: bukan karena harapan masih ada, melainkan karena mundur berarti mengakui bahwa keyakinan sejak awal salah arah.
Di bursa, bahkan penyesalan bisa diperdagangkan, asal dikemas menjadi konten motivasi. “Cut loss, move on, subscribe.” Tragedi berubah menjadi tutorial. Luka dijadikan likuiditas baru.
Ekonomi perhatian menciptakan hubungan parasosial yang sepihak. Komunitas tertutup dan kanal berbayar menjaga loyalitas. Ketika risiko terwujud, perlindungan bersifat sepihak pula: disclaimer di satu sisi, kerugian nyata di sisi lain. Rasa malu memastikan kegagalan tetap sunyi.
Pertanyaan yang menggantung bukan apakah risiko itu ada, melainkan kapan persuasi berubah menjadi eksploitasi. Saat bias psikologis dimanfaatkan secara sadar dan mimpi dipasarkan tanpa distribusi risiko yang setara, yang bekerja adalah struktur kekuasaan, bukan kesalahan individual.
Yang membuat segalanya semakin suram adalah respons setelah kehancuran terjadi. “High risk, high return” berfungsi sebagai mantra netral yang menutupi pembagian peran yang timpang. Ada yang keluar lebih awal; ada yang diminta bertahan. Semua telah ditentukan jauh sebelum hasil terlihat.
Literasi finansial sering kali hanya memberi nama, bukan membongkar relasi kuasa. Pasar tidak berubah karena dipahami. Pergerakannya terus berlanjut.
Kekerasan jarang terasa sebagai kekerasan saat berlangsung. Kekerasan hadir sebagai rangkaian pilihan kecil yang tampak masuk akal. Tidak ada alarm. Tidak ada lompatan. Hanya waktu, keyakinan, dan keputusan yang diambil tanpa pernah sepenuhnya tahu siapa yang telah menyiapkan arahnya.
Ketika semuanya berakhir, penjelasannya selalu sederhana: risiko, volatilitas, kesalahan personal. Grafik hanya menunjukkan hasil, bukan proses yang membentuknya. Pasar tetap menyebut dirinya rasional. Angka terus bergerak. Hijau dan merah bergantian di layar. Sebagian keluar lebih awal. Sebagian bertahan lebih lama. Sebagian baru menyadari posisinya ketika likuiditas tak lagi berpihak.
Bisa jadi pasar tidak kejam sama sekali. Ia hanya memperlihatkan betapa mudahnya keyakinan dijual, asal kita sendiri bersedia menebusnya secara mahal. Dan jika semua ini terdengar berlebihan, mungkin karena pasar memang tidak pernah dirancang untuk mereka yang masih ingin percaya bahwa keyakinan adalah strategi.
Pada akhirnya, mungkin kita bukan investor. Kita adalah tawanan yang menyusun sendiri penjara dari grafik, mengira setiap candle adalah jalan keluar, padahal cuma lubang kecil untuk melihat orang lain sudah pergi lebih dulu. Layar padam. Tidak ada yang bergerak. Hanya ada kita, dan janji yang sejak awal kosong, di ruang chat yang telah lama dibisukan.
Jadi, apakah pilihan itu punya kita? Rasanya tidak. Kita cuma pion yang bergerak di atas papan yang sudah miring sejak awal. Dan saat harga bergerak berlawanan arah, kita baru sadar: kita bukan pemain, kita cuma penonton yang dipaksa bayar tiket mahal untuk melihat diri kita sendiri kalah.
$BTC $BTCIDR

🇮🇩$IHSG 21.01.2026 CIE ATH seperti yang bahas jauh jauh hari🇮🇩
Target Swing baru IHSG 2026 : https://stockbit.com/post/22867304 *8.900* HIT Next target 10.000 di bawah
https://stockbit.com/post/26680656
Seperti biasa IHSG bergerak sesuai dengan apa yang kami bahas sebelumnya akurat 🤪 bagaimana IHSG besok ?
Hari ini IHSG bergerak Flutuaktif - Bullish dengan potensi pergerakan di area yang sangat sesuai di basis harga 9048.8411 sebagai Support dan 9132.9799 sebagai Resistance .
Yang mana sesuai juga Pergerakan IHSG cenderung di dukung oleh saham saham BIG bank , Teknologi , dan kemungkinan akumulasi di saham Sawit akan cukup dominant .
Dapat di lihat pada postingan berikut
https://stockbit.com/post/26680656 *LUPA KIRIM KE TELE wkwk*
Lantas bagaimana IHSG besok .
Simak penjelasannya pada postingan di bawah
$DEWA $IRSX
1/6






STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dibuka menguat di level 9.098,702, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham, Senin (19/1/2026) kembali mengukir rekor tertinggi baru dalam sejarah pasar modal atau all time hight (ATH), ditutup menguat 58,466 poin atau naik 0,64% ke 9.133,873, dari penu...

stockwatch.id
Pengenalan Margin .
TIDAK UNTUK NEWBIE G*MBLER
Bagaimana mengelola margin Trade yang di sediakan oleh sekuritas agar tidak BONCOS .
Membedah margin secara realistis, bukan teori buku, tapi praktik lapangan .
Jangan salah paham dengan Margin , yang mana sebenarnya bisa menjadi alat untuk memaksimalkan potensi mendapatkan keuntungan yang "Lebih" .
Set Up Mind yang harus di pahami
Margin Itu UANG SIAPA?
Margin = utang ke sekuritas bukan uang kamu
Artinya:
Bukan modal kamu sepenuhnya ,ada bunga , ada batas waktu, ada forced sell kalau salah langkah
-Mental yang salah:
“Ini tambahan modal”
-Mental yang benar:
“Ini leverage yang harus dilindungi”
Aturan paling penting dalam pengolaan margin Trade .
Margin Trade bukan cara kamu untuk ALL IN semesta .
Margin hanyalah alat pendongkrak kamu untuk menambah liquiditas ketika seluruh informasi yang kamu terima dan sudah kamu research secara mapan , disertai "Volume" dan analisa komplex yang mampu mendorong harga bergerak naik dengan batas waktu yang cukup singkat .
Jangan Pernah Pakai Margin 100% .
❌ Salah:
Modal 100 juta
Margin tersedia 200 juta
Dipakai full 200 juta
✅ Benar:
Gunakan maksimal 20–40% dari limit margin
Kenapa?
-Market tidak pernah bergerak lurus
-Volatilitas bisa datang tanpa berita
-Margin kecil = ruang bernapas
Margin bukan untuk memperbesar ego
Tapi untuk mengoptimalkan posisi yang sudah benar
Kalo di minho sendiri margin adalah pinjaman sementara untuk memperbaiki average yang sebelumnya salah "Human Error" , dengan catatan Safety cash tunai masih tersedia ketika posisi saham "Floating LOSS" / Atau perencanaan Trade gagal .
Margin Bukan untuk “Ngejar Balik Modal”
Ini jebakan psikologis paling kejam.
Ciri-cirinya:
Baru loss → tambah margin
“Sekali ini aja”
“Kalau naik dikit langsung jual”
Ending-nya hampir selalu:
Loss makin besar + forced sell
Margin tidak boleh dipakai saat:
-Emosi
-Overtrading
-Revenge trade
Margin hanya boleh dipakai saat:
-Setup jelas
-Risiko terukur
-Cut loss siap dieksekusi
-Safety Cash siap untuk di depositkan *Jika Untung , maka safety cash bisa kembali menjadi safety*
Bagaimana cara sederhana memilih saham yang tepat untuk MARGIN .
Tidak semua saham layak dimargin.
Saham yang LAYAK:
Likuid (volume konsisten)
Pergerakan terukur
Ada support kuat
Fundamental tidak rapuh
BREAKOUT / AFTER RETEST BREAKOUT UNTUK FAST TRADE *Yah Creepy jarang fast trade karena MALAS DAN SAKIT MATA*.
Tips sederhana nya ada di Volume dan sedikit tulisan yang kami bahas pada postingan berikut
https://stockbit.com/post/26237272
Saham yang HARUS DIHINDARI:
Saham gorengan NAIK VOLUME BESAR , dengan posisi distribusi yang jelas .
Volume tipis
ATR terlalu liar
Banyak auto reject
Rumor-heavy tanpa data
Margin + saham gorengan = bunuh diri finansial
Margin tidak mengubah batas risiko, hanya memperbesar exposure.
Stop Loss Itu WAJIB, Bukan Opsional
Tanpa stop loss, margin = bom waktu.
Prinsip Stop Loss Margin:
Harus hard stop
Tidak boleh digeser ke bawah
Tidak boleh “tunggu pantulan”
Idealnya:
Cut loss di area struktur rusak
Contoh Breakout / After Breakout gagal
Bukan di angka psikologis
Margin tanpa stop loss =
Menyerahkan akun ke sekuritas
Pengenalan teknis yang memadai itu penting untuk penggunaan margin . Kami ada modul + Bacaan yang bisa kamu baca melalui postingan di bawah
https://stockbit.com/post/18920802 *Setidaknya dengan ini sedikit banyak kamu paham tools dasar , dan basis dari Struktur pada market*
Waktu pada saat penggunaan margin merupakan HIDDEN KILLER
Banyak trader lupa:
Margin ada bunga harian
Semakin lama ditahan → semakin mahal
Margin tidak cocok untuk:
Sideways panjang
“Niat simpan dulu”
Harapan tanpa katalis
Gunakan margin untuk:
Momentum
Breakout
Swing cepat & terukur
JANGAN GUNAKAN MARGIN DI SAAT INDEX SEDANG KACAU
Kami selalui membahas setiap hari terkait index dan hampir selalu dengan akurasi yang baik walaupun kami manusia pasti sesekali ada kesalahan .
MAKA BACALAH
https://stockbit.com/post/26680656 / Cari $IHSG terbaru biasanya kami lebihkan tanggalnya 1 hari .
Kamu harus paham juga 1 hal > Trade bukan tentang seberapa banyak kali kamu melakukan transaksi , tapi kamu paham kapan harus TIDAK Trading .
Margin ini bisa menjadi pisau bermata dua , mempercepat hasil baik hasil yang bagus atau mempercepat hasil kebangkrutan .
Baca juga tulisan kami yang lain , dan semoga bermanfaat . Jangan lupa Like dan Repost
Cara sederhana melihat peluang saham yang berpotensi Turnaround
https://stockbit.com/post/25651824
$BUMI $ZATA

https://cutt.ly/KtlNWve6
tolong klik, potong harga yaaa
terimakasih🫶🏼
$IHSG $INET $BUMI
$IHSG ATH 📈 yang jelas membuat dampak positif di beberapa saham undervalue yang bergerak di seputar komoditas ekspor yaps. Ditambah emiten tekstil yang 2 hari udah ARA di beberapa perusahaan ZATA, BELL.
Sisi lain Januari ini market ada yang buy on news, satu sisi lagi market tetep perhatian dengan aksi korporasi (CA) yang gede-gedean.
Kalau diamati 2 hari bursa, ada yang menarik. Saham konglo bergerak menuju tren bullish meskipun pelan tapi pasti. Semoga Selasa adalah waktunya TP 20-25% 🚀📈
$BUMI $BRMS
aku ga asal jeplak ya ges, sesuai omongan Bloomberg waktu kemarin $IHSG anjlok
dan menurutku ada sempat selling besar dari asing, tapi ada juga yg bertahan karna ada juga yg main seperti ini gaes, sekarang rupiah sudah mulai melemah asing sudah mulai buy kembali
https://cutt.ly/itlBWHoH
$DEWA $INET

Jakarta, CNBC Indonesia-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini nilai tukar rupiah akan bergerak menguat ke depan. Meskipun kini dolar Amerika Serikat (AS) nyaris menembus level Rp17.000.
"Rupiah kan akan tergantung pada fundamental ekonominya," kata Purbaya di Gedung DPR/MPR Jakarta, Senin (...

www.cnbcindonesia.com

Rupiah makin melemah jangan dibiarkan dan dianggap sepele kalau dasarnya dari keterangan Purbaya
https://cutt.ly/ptlBxrKJ
Indonesia banyak tergantung Import untuk kebutuhan dalam negeri.
Hutang Negara dan Perusahaan juga banyak dalam USD.
$IHSG naik bukan dalam arti Ekonomi Indonesia baik.
Kenapa demikian ?
Bursa Saham itu naik karena ada sentiment atau momentum di beberapa perusahaan tapi bisa berbeda dengan prospek kedepan apalagi jika Rupiah makin melemah.
Contoh :
$ASII naik hari ini karena sentiment buy back.
Tapi Hutangnya banyak dalam Mata Uang Asing dan Astra bisnisnya banyak Import tapi penghasilannya dalam rupiah.
Artinya
Kalau Rupiah Makin Melemah terhadap mata uang lainnya,
Otomatis Prospek kedepan ASII kurang bagus dan bisa menurunkan kinerjanya kedepan
Meskipun saat ini harga saham naik dan teknikal trend naik.
Itu salah satu contoh saja bahwa Rupiah Melemah itu Jangan Disepelekan.
Dan Sering kali IHSG atau Bursa Saham itu bertolak belakang dengan kondisi ekonomi sebenarnya dan itu terjadi bukan hanya di Indonesia.
Banyak kepentingan di Bursa Saham yang tidak mencerminkan kondisi Real Economy.
Semoga sesuai dengan apa yang dijanjikan Purbaya, 2 minggu atau kalau dari sekarang 1 minggu lagi Rupiah akan menguat.
$INET percaya boleh, ga percaya juga boleh. Hari jumat nanti tgl 23 Januari saham ini bakal ARA karena heboh dengan berita bahwa seluruh lembar saham baru sudah 100% ditebus.
$INET-R $IHSG
Gara gara beritanya anak crypto inisial Timoty Ronald
sekarang jadi takut setiap ada yang bilang ajarin bang, buka kelas bang, dll.
nanti kalau nyangkut gurunya yg di laporin😅
prinsip saya dari dulu, cukup analisa sendiri lalu hasilnya buat di stream selebihnya yaa terserah kalian... mau ikut boleh, gak ikut juga gpp... gak ada paksaan...
oleh karna itu jangan lupa baca stream yang aku sematkan
$IHSG $ISAP-W $BUMI
