


Volume
Avg volume
PT Nippon Indosari Corpindo Tbk merupakan produsen roti massal yang pertama dan terbesar di Indonesia. Perseroan memproduksi ragam produk dengan merek โSari Rotiโ, โSari Kueโ dan 'Sari Choco' yang halal, berkualitas, aman dikonsumsi dan terjangkau oleh masyarakat. Saat ini Perseroan mengoperasikan 14 pabrik yang berlokasi strategis dengan sebaran distribusi lebih dari 88.000 titik penjualan pada kanal modern maupun kanal tradisional di seluruh Indonesia. Sejak tahun 2010 mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten ROTI.
PT Nippon Indosari Corpindo Tbk - ROTI
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Sumber Data: https://cutt.ly/Qtv7cFIM
$ROTI
1/4




$GOOD
Halo Investor! Mari kita duduk sejenak dan bedah "jeroan" dari **PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD)**. Sebagai mentor Anda, saya melihat saham ini sedang berada di persimpangan jalan yang menarik antara fundamental yang solid dan tekanan teknikal jangka pendek per awal Februari 2026.
Berikut adalah arahan investasi saya berdasarkan data pasar terkini:
### 1. Bedah Fundamental: Mesin Pertumbuhan Masih Panas
Secara bisnis, GOOD bukan perusahaan sembarangan. Mereka adalah pemain dominan, terutama di segmen kacang kulit (pangsa pasar 66,5%) dan camilan.
* **Kinerja Keuangan:** Mesin pendapatan mereka terus berputar kencang. Pendapatan TTM (Trailing Twelve Months) di awal 2026 mencapai **Rp12,77 triliun**, naik dari Rp12,24 triliun pada full year 2024. Ini menunjukkan permintaan produk mereka resilien.
* **Sinergi Global:** Jangan lupakan "kartu as" mereka: **Hormel Foods**. Hormel memegang sekitar 30% saham GOOD. Sinergi ini bukan sekadar di atas kertas; ini membuka pintu ekspansi internasional dan diversifikasi produk yang lebih luas.
* **Valuasi (Mahal tapi Premium):** Di sini Anda harus hati-hati. GOOD diperdagangkan dengan **P/E Ratio sekitar 21,3x**. Ini jauh lebih mahal dibandingkan rata-rata sektornya yang hanya sekitar 11,1x, dan lebih mahal dari INDF (7,6x). Pasar memberikan harga premium karena ekspektasi pertumbuhan dari kemitraan Hormel. Namun, Net Profit Margin (NPM) mereka masih tipis di kisaran 5-7%, kalah efisien dibanding ICBP (15,8%).
### 2. Analisa Teknikal: Jangan Tangkap Pisau Jatuh!
Sobat investor, meskipun fundamentalnya oke, grafik harga per 3 Februari 2026 sedang "berdarah".
* **Sinyal Pasar:** Indikator teknikal berteriak **"Sangat Jual" (Strong Sell)**. Seluruh 12 indikator Moving Average (dari MA5 hingga MA200) memberikan sinyal jual.
* **Posisi Harga:** Saham ini diperdagangkan di level **Rp348**, turun 0,57% hari ini. Trennya jelas *bearish* (turun).
* **Level Kunci:**
* **Support Kuat:** Perhatikan level **Rp330 - Rp338**. Jika jebol di bawah Rp330, bisa makin dalam.
* **Pivot Point:** Titik keseimbangan ada di **Rp354**. Selama harga masih di bawah ini, penjual masih menguasai pasar.
### 3. Arahan Strategi (Game Plan)
Sebagai mentor, saya tidak ingin Anda masuk sembarangan. Berikut strategi berdasarkan profil Anda:
**A. Untuk Trader (Jangka Pendek): WAIT AND SEE**
Jangan masuk dulu. Tren sangat *bearish*. Indikator MACD masih negatif (-0.756) yang artinya momentum penurunan masih kuat.
* *Sinyal Masuk:* Tunggu sampai ada pembalikan arah (reversal) yang jelas atau jika harga berhasil bertahan (rebound) di area support **Rp338 - Rp344** dengan volume tinggi.
**B. Untuk Investor (Jangka Panjang): BUY ON WEAKNESS (Cicil Bawah)**
Jika Anda percaya pada cerita jangka panjang Hormel dan kekuatan distribusi SNS (anak usaha distribusi GOOD), penurunan ini adalah diskon.
* *Strategi:* Jangan *all-in*. Mulai cicil beli (akumulasi) secara bertahap jika harga menyentuh area **Rp330** (level terendah 52 minggu).
* *Dividen:* GOOD rutin membagi dividen dengan *yield* sekitar **2,7%**. Ini cukup lumayan sebagai pemanis sambil menunggu harga saham naik kembali.
### 4. Risiko yang Wajib Diwaspadai
Seorang investor cerdas selalu melihat risiko. Untuk GOOD, perhatikan:
1. **Margin Tipis:** Profit margin mereka kalah dari pesaing seperti Mayora dan Indofood. Efisiensi harus ditingkatkan.
2. **Harga Komoditas:** Gejolak harga bahan baku (CPO, gandum, gula) bisa memukul margin mereka lebih jauh jika tidak hati-hati.
**Kesimpulan Mentor:**
GOOD adalah perusahaan bagus (*Good company*), tapi saat ini harganya sedang dalam tekanan jual teknikal (*Bad timing*). **Jangan FOMO.** Biarkan harga mencari lantai dasarnya di area Rp330-338 sebelum Anda mulai mengoleksi.
*Disclaimer: Keputusan investasi ada di tangan Anda. Gunakan analisis ini sebagai panduan, bukan perintah mutlak.*
https://cutt.ly/WtvAoqbk
RANDOM TAG $ROTI $STTP
$OMED
Halo Investor. Mari kita duduk dan bedah strategi investasi untuk **PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED)**.
Sebagai mentor Anda, saya melihat OMED di awal tahun 2026 ini bukan sekadar perusahaan pembuat perban dan suntikan biasa. Mereka sedang bertransisi menjadi pemain *high-tech manufacturer* dengan fundamental yang sangat solid.
Berikut adalah analisis mendalam saya ("Bedah Saham") untuk portofolio Anda:
### 1. Kinerja Fundamental: Efisiensi di Atas Ekspektasi
Mari kita lihat angka riilnya. Hingga Kuartal III 2025 (9M25), OMED menunjukkan performa "cantik" di mana pertumbuhan laba jauh melampaui pertumbuhan pendapatan. Ini tanda efisiensi manajemen yang luar biasa.
* **Pendapatan:** Naik 7,7% menjadi **Rp1,47 triliun**. Meski belanja pemerintah sempat melambat di awal tahun, sektor swasta menopang dengan pertumbuhan 18%,,.
* **Laba Bersih:** Melonjak **20,5%** menjadi **Rp254,2 miliar**. Mengapa bisa naik setinggi ini? Karena *Net Profit Margin* (NPM) mereka menebal ke level **17,3%** (vs 15,5% tahun lalu),.
* **Neraca:** Sangat sehat ("Cash Rich") dengan kas mencapai **Rp1,26 triliun** dan rasio utang terhadap ekuitas (DER) yang sangat rendah di **0,15x**,. Ini adalah "benteng pertahanan" yang kuat untuk menghadapi volatilitas ekonomi 2026.
### 2. Katalis Pertumbuhan: "The Pivot" (2026 Outlook)
Investor cerdas tidak hanya membeli masa lalu, tapi membeli masa depan. Ada tiga mesin pertumbuhan OMED yang sedang panas di 2026:
* **Ekspansi Ekspor ke AS:** OMED memanfaatkan perang dagang AS-China. Dengan tarif masuk hanya 19% (dibandingkan China yang lebih tinggi), produk Indonesia jadi primadona. Pendapatan ekspor tercatat meroket **117%** pada 9M25,,.
* **Hilirisasi & Teknologi:** Mereka tidak hanya jualan barang habis pakai. OMED mulai agresif di segmen *Biotech & Lab* serta alat diagnostik digital (seperti tensimeter digital) yang margin labanya lebih tebal. Penjualan segmen Biotech tumbuh 18%,.
* **Pabrik Baru Beroperasi:** Fasilitas di Batang dan ekspansi di Mojoagung telah meningkatkan kapasitas produksi, termasuk sterilisasi *E-Beam* yang memangkas biaya operasional,.
### 3. Valuasi & Aksi Korporasi: Masih Diskon?
Di harga pasar saat ini (sekitar **Rp210** per penutupan Januari 2026), OMED tergolong *undervalued* jika dibandingkan dengan rekan sejenisnya,.
* **PE Ratio:** OMED diperdagangkan di **~14,3x**, lebih murah dibandingkan rata-rata industri yang berada di **16,5x**,.
* **ROE (Return on Equity):** Mencapai **14%**, jauh lebih efisien dibanding rata-rata industri yang hanya 6%.
* **Sinyal Manajemen:** Perusahaan telah melakukan *buyback* saham secara masif di tahun 2025 (sekitar 33 juta saham). Ini sinyal keras bahwa manajemen sendiri merasa harga sahamnya terlalu murah,.
### 4. Rekomendasi & Strategi Trading
Berdasarkan data di atas, arahan saya untuk Anda:
* **Rekomendasi:** **BUY (Beli)**,.
* **Target Harga:** Analis menargetkan harga wajar di kisaran **Rp234** hingga **Rp264** dalam 12 bulan ke depan,.
* **Strategi Masuk:**
* Jika Anda *trader*: Perhatikan level teknikal. Harga baru saja *breakout* dari resisten lama. Support kuat ada di area **Rp170-180**. Selama bertahan di atas level ini, tren masih *bullish*.
* Jika Anda *investor dividen*: OMED rutin membagikan dividen dengan *payout ratio* sekitar 26% dan *yield* sekitar 1,7%. Bukan yang terbesar, tapi sangat aman dan stabil,.
### Risiko yang Perlu Diwaspadai
Sebagai mentor yang bijak, saya harus ingatkan risikonya:
1. **Kurs Rupiah:** Karena sebagian bahan baku masih impor, pelemahan Rupiah bisa menggerus margin, meskipun lindung nilai alami dari ekspor mulai berjalan.
2. **Anggaran Pemerintah:** Ketergantungan pada BPJS/anggaran kesehatan pemerintah masih ada (sekitar 30% pendapatan). Penundaan pembayaran atau pemangkasan anggaran bisa berdampak pada arus kas,.
**Kesimpulan Mentor:**
OMED adalah saham "defensif yang agresif". Bisnisnya stabil (kesehatan), keuangannya kuat (kas banyak), tapi punya potensi pertumbuhan tinggi dari ekspor. Ini adalah aset yang layak dikoleksi untuk portofolio 2026 Anda.
*Disclaimer: Keputusan investasi ada di tangan Anda. Pelajari kembali dan sesuaikan dengan profil risiko masing-masing.*
https://cutt.ly/ttvibWVR
RANDOM TAG $GOOD $ROTI
$ROTI
โช๏ธSRO juga akan terbitkan aturan free float minimum 15% dalam waktu dekat yang akan berlaku bagi emiten IPO maupun emiten existing, dengan emiten yang tidak bisa memenuhi akan diberikan exit policy.
[Sumber: Konferensi Pers]
-------
Stockbit Sekuritas
$ROTI cuma saham ini yang cocok buat nabung aku tidak sabar menunggu dividen dibulan April selagi aku ngoleksi saham $NISP lumayan ada 2 saham dengan lot lumayan dan dividen yang lumayan juga
$ROTI Q3 2025 : Potensi Perbaikan, Potensi Dividen 2025 & Harga
Walaupun dividen investing, tentu tidak semua emiten yang memberikan dividen yield >8% akan langsung dibeli.
Ada banyak pertimbangan seperti
- darimana dividen berasal
- kinerja penjualan
- kinerja laba bersih
Salah satu yang masuk kategori ini adalah ROTI atau Nippon Indosari Corpindo Tbk.
Dalam artikel ini kami akan membahas ROTI dari sisi
1. dividen yield
2. penggunaan saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya
3. penjualan dari 2019 sampai dengan q3 2025
4. laba bersih 2019 sampai dengan q3 2025
5. review LK ROTI Q3 2025
6. potensi perbaikan dan penghambatnya
7. harga saham
8. potensi dividen 2025
9. kelebihan dan kelemahan
10. kesimpulan
Artikel selengkapnya disini https://cutt.ly/etzAsCzr
Pertimbangan bisa dicek ulang yaa, mungkin dari aku bisa $MAHA $PSGO $ROTI bukan ajakan membeli yaaa.

Go MBG Go!
Kita perlu makanan sehat & bergizi seperti Sari $ROTI. yang saat ini All time low. Kita lihat saja naik / turun lagi. DYOR
$BBRI $BLUE

@anasmarzuqi terima kasih sudah merangkum semua kegagalan rekom saya selama nulis. Ada 4 emiten deh.
$ROTI gagal karena tekanan besar dari persaingan bisnis. Saya pikir turunnya harga gandum bisa memperlebar profit margin. Ternyata penjualannya turun. Rekom entry Rp1000, dapat dividend Rp80, call exit di Rp800an, jadi max realized loss hanya -13%.
PJAA saya call entry Rp635. Ketika rilis LKQ2 2024 (atau Q3, lupa) dan hasilnya jelek, saya call exit mumpung harganya tidak bergerak. Pun jika dibiarkan selama 1 tahun, beberapa bulan lalu akan bisa exit dengan profit sebab dapat dividend dan ada spike harga melampaui Rp635.
$MYOR & $ULTJ gagal karena saya terlalu optimis akan momentum Ramadhan. Dibarengi dengan wacana cukai minuman berpemanis, sehingga harga sahamnya turun. Maka saya call untuk exit & switch ke SCMA di Rp130-140. RALAT: switch ke SCMA di Rp170an ๐
MYOR call entry partial Rp2600, avd Rp2300. Call exit ketika rebound ke sekitar Rp2500an. Harusnya realized loss single digit% saja. Begitupun dgn ULTJ, tapi saya lupa call exit.
SIDO belum gagal, tapi karena terlalu lambat, saya call untuk avd di titik2 teknikal oversold. Sehingga ketika sudah rebound, menghasilkan realized profit dari capital gain dan dividend. Bagi orang2 yg ikutin plannya, pasti dapat profit (https://stockbit.com/post/24105950). Kalo saya pribadi cutloss karena ngincer saham lain. Saya udah tulis perjalanan saya di SIDO https://stockbit.com/post/19775584
Terakhir yg masih posisi floating loss, ACES. Saya call hold karena sudah turun -40%an tapi karena anomali, sebagian kecil disebabkan pelemahan daya beli. Sedangkan bisnisnya sedang ekspansi.
Sehingga rekom yg gagal permanen ada 4: ROTI PJAA MYOR ULTJ.
Selanjutnya kamu akan lihat rekom quarterbagger, halfbagger, bagger, dan multibagger sampai hari ini ๐๐๐