


Volume
Avg volume
PT. Malindo Feedmill Tbk (MAIN) bergerak di industri pakan ternak dan peternakan anak ayam (DOC/Day Old Chicken). Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1998. Induk perusahaan dari Persero adalah Leong Hup International Sdn. Bhd., yaitu perusahaan yang didirikan di Malaysia. Persero memiliki 4 divisi yaitu divisi pakan ternak, divisi pembibitan ayam, divisi peternakan ayam pedaging, dan divisi makanan olahan yang dijalankan oleh masing-masing anak Perusahaan. Produk pengolahan makanan dengan merek dagang SunnyGold dan Ciki Wiki.
$MAIN 11 Feb 26
Investor: CORIN INVESTA CORPORA
Action: BUY
Shares Traded: +18,200 (+0.0008%)
Current: 112,500,000 (5.0251%)
Previous: 112,481,800 (5.0243%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI
$MAIN 10 Feb 26
Investor: CORIN INVESTA CORPORA
Action: BUY
Shares Traded: +31,800 (+0.0014%)
Current: 112,481,800 (5.0243%)
Previous: 112,450,000 (5.0229%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI
$MAIN 06 Feb 26
Investor: CORIN INVESTA CORPORA
Action: BUY
Shares Traded: +70,000 (+0.0031%)
Current: 112,450,000 (5.0229%)
Previous: 112,380,000 (5.0198%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI
$CPIN
Tentu, mari kita bedah **PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)**. Sebagai mentor investasi Anda, saya melihat CPIN saat ini berada di posisi yang sangat menarik: **Fundamentalnya "Mercy" (premium dan aman), tapi sedang menghadapi jalanan yang sedikit bergelombang karena kebijakan pemerintah.**
Berikut adalah analisa lengkap dan arahan strategi investasi untuk Anda:
### 1. Fundamental: Kinerja "Monster" yang Efisien
Jangan terkecoh dengan pergerakan harga saham yang *sideways* belakangan ini. Mesin di balik CPIN sedang bekerja sangat efisien.
* **Laba Melonjak:** Per Kuartal III-2025 (9M25), CPIN mencatatkan laba bersih **Rp 3,36 triliun**, naik **41%** secara tahunan (*year-on-year*).
* **Efisiensi Tinggi:** Meskipun pendapatan hanya naik tipis (+1,78%), CPIN berhasil menekan beban pokok penjualan. Ini bukti manajemen sangat jago mengatur efisiensi operasional.
* **Neraca Sangat Sehat (Low Debt):** Ini keunggulan utama CPIN dibanding pesaingnya (seperti JPFA). *Debt-to-Equity Ratio* (DER) CPIN sangat rendah di **0,37x**. Bandingkan dengan JPFA yang memiliki utang lebih besar. Ini membuat CPIN jauh lebih aman dari risiko suku bunga tinggi dan fluktuasi nilai tukar.
### 2. Katalis Positif (Angin Segar)
Ada dua mesin pendorong utama yang bisa menerbangkan harga saham ini di tahun 2026:
* **Program Makan Bergizi Gratis (MBG):** Dengan anggaran jumbo Rp 335 triliun di 2026, permintaan ayam dan telur diproyeksi meledak. Sebagai pemimpin pasar dengan fasilitas pengolahan makanan (*food processing*) terbesar, CPIN adalah penerima manfaat utama dari program ini.
* **Momentum Ramadan & Lebaran:** Secara historis, Kuartal I (Q1) selalu menjadi momen panen bagi emiten unggas karena puasa dan Lebaran. Harga ayam (*broiler*) dan DOC (*anak ayam*) cenderung stabil tinggi.
### 3. Risiko & Tantangan (Jalan Berlubang)
Sebagai investor cerdas, Anda harus waspada pada dua hal ini:
* **Monopoli Impor Bungkil Kedelai (SBM):** Mulai April 2026, impor SBM (bahan baku pakan) rencananya dialihkan ke BUMN (PT Berdikari). Ini risiko besar. Jika birokrasi tidak efisien, biaya pakan bisa naik 7%, yang akan menggerus laba bersih CPIN hingga 8%.
* **Proyek Danantara (Rp 20 T):** Pemerintah via Danantara akan membangun 12 pabrik pakan dan peternakan. Jangka pendek ini ancaman persaingan (*oversupply*), tapi jangka panjang bisa jadi peluang kolaborasi karena Danantara butuh bibit ayam (DOC) dari pemain mapan seperti CPIN.
### 4. Valuasi & Target Harga
Saat ini CPIN diperdagangkan di kisaran harga **Rp 4.490 - Rp 4.520**. Valuasinya memang premium (PBV ~2,5x - 2,6x) dibanding JPFA, tapi wajar karena kualitas neracanya yang superior.
**Konsensus Target Harga Analis:**
* **BRI Danareksa:** Rp 6.400 (Buy).
* **Mirae Asset:** Rp 6.825 (Buy).
* **CGS International:** Rp 5.900 (Buy).
* **Trimegah:** Rp 5.500 (Buy).
* **Konsensus Pasar:** Rp 5.570 (+24% potensi kenaikan).
### 🚨 Arahan Investasi (Action Plan)
**Posisi:** *Accumulate Buy* (Beli Bertahap)
* **Area Beli Ideal (Buy on Weakness):** Manfaatkan koreksi pasar saat ini. Masuk di rentang **Rp 4.400 - Rp 4.520**. Area Rp 4.400 adalah *support* kuat yang sudah teruji menahan penurunan.
* **Target Jual Jangka Pendek (Trading):** **Rp 4.800 - Rp 5.050**. Jika berhasil tembus Rp 5.090, tren akan berubah menjadi *bullish* kuat.
* **Target Jual Jangka Menengah (Investasi 6-12 Bulan):** **Rp 5.900 - Rp 6.400**. Simpan sampai efek program MBG terasa penuh di laporan keuangan.
* **Stop Loss (Pengaman):** Jika harga jebol ke bawah **Rp 4.300**, segera keluar dulu. Itu tandanya tren turun berlanjut.
**Kesimpulan Mentor:**
Pilih CPIN jika Anda tipe investor yang ingin **"tidur nyenyak"**. Anda membayar harga premium untuk perusahaan dengan fundamental "Mercy" (aman, kas tebal, utang rendah). Meskipun ada risiko regulasi impor kedelai, posisi CPIN sebagai pemimpin pasar membuatnya paling siap bertahan dan mengambil untung dari program makan gratis pemerintah.
*Disclaimer On: Keputusan investasi ada di tangan Anda. Pelajari risiko sebelum bertransaksi.*
https://cutt.ly/ktbB8iC2
RANDOM TAG $JPFA $MAIN
$MAIN 04 Feb 26
Investor: CORIN INVESTA CORPORA
Action: BUY
Shares Traded: +30,000 (+0.0014%)
Current: 112,380,000 (5.0198%)
Previous: 112,350,000 (5.0184%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI
$MAIN 03 Feb 26
Investor: CORIN INVESTA CORPORA
Action: BUY
Shares Traded: +20,000 (+0.0009%)
Current: 112,350,000 (5.0184%)
Previous: 112,330,000 (5.0175%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI
DAMPAK “PIRING TERBANG” PEMERINTAH UNTUK EKONOMI. (FINAL PART)
Final battle PART 4. Perbandingan valuasi CPIN dan JPFA seperti membandingkan Old Money yang naik Mercedez Benz, dan pengusaha terkenal naik Fortuner yang punya utang BRI. Hehehe,
Kita bedah dikit2 dulu yaa…
$CPIN
Biasa berkisar PER berkisar 20-25x,
Why 20x? This is premium emiten, Market Leader dengan kenyamanan Mercedez Benz.
Neraca relatif bersih (utang kecil), bisa di cek dilaporan keuangan. Manajemen bermain safe, rasa aman dan tidur nyenyak yang dibeli.
Debt to Equity Ratio (DER) =0,22, yang artinya bank kasih utang 22 juta di bisnismu, total modal usahamu saat itu 100juta.. aman kan?? hehehe,
Interest Coverage Ratio (ICR)?10-13 artinya, Laba operasi/gross mu 10-13x lebih besar dari bunga pinjaman.
$JPFA
Berkisar di 5-10x
Why? Utangnya cukup besar, pasar memberinya diskon karena resiko yang lebih tinggi.
DER = 0,66 , ICR = 6
Kita tahu, membeli mercy memberi rasa aman dan nyaman, japfa mmenawarkan adrenalin offroad dengan fortunernya.. hehe, good news untuk japfa, mengutip dari PUBEX:
Bpk. Putut Djagiri “Untuk Senior Notes yang jatuh tempo Maret 2026, kita sudah menyiapkan dan sudah menandatangani perjanjian kredit dengan bank-bank di Indonesia, pertama dari bank BCA, BNI dan Maybank yang nanti dananya akan dipakai untuk membayar atau me-refinance Senior Notes tersebut di Maret 2026."
Nilai senior notesnya adalah : 350 juta dollar (5-6T rupiah), dan jatuh tempo Maret 2026
Bocoran data dari S&P Global, fasilitas kredit sindikasi bernilai 7T (dalam rupiah), jadi resiko gagal bayar sudah pasti 0 (mustihil). Seandainya hutang dalam dollar tersebut dilunasi, rasanya lebih aman, toh mayoritas pendapatan masih rupiah.. supaya mengurangi lagi resiko di masa akan datang. Namun hal tersebut bisa di selesaikan dengan kecanggihan sistem keuangan, seperti hedging, atau asuransi.. Intinya bank kasih 7T standby, tinggal pakai.
Jujurly, seperti pelaut yang di tengah samudera, garis bintang sejajar ✨ (Gagal bayar di bereskan, Kapasitas naik, piring terbang) mendapat dorongan angin dari semesta, JAPFA tinggal buka layar.. gass.. hahaha, jokes.. DYOR
Valuasinya gimana?
I’m sorry, cerita sampai ke hongkong.
Menggambarkan kondisi perusahaan, kita coba pakai cara classic.. EV to EBITDA. Ini menggambarkan kemampuan perusahaan memperoleh laba, tanpa memperhitungkan bunga dan pajak.
CPIN
EV : 75T (Market Cap) +7T (Utang)- 4T (cash)
EBITDA : 8,23T (estimasi)
EV/EBITDA : 77T/8,23T = 9,35x
JPFA
EV : 30 (Market Cap) + 11T (Utang) – 1,7 (cash)
EBITDA: 6,47T (estimasi)
EV/EBITDA : 39,3T/6,47T = 6x
Biasa si investor melihat ini, untuk mengukur kemampuan perusahaan mengenerate uang. Untuk membalikkan keseluruhan modal. Jadi misal Pak Bambang mem-buyout perusahaan ini, dan melunasi seluruh hutangnya.. berapa lama, modalnya bisa balik. Perhitungan saya diatas mungkin ada miss, tapi kurang lebihnya seperti itu yang bisa saya gambarkan.
Kesimpulannya yang bisa saya tarik, untuk investor yang memang memprioritaskan “suspensi mercy” CPIN adalah pilihan yang tepat..
Bagi investor value hunter, naik fortuner, lompat2 di offroad gpp. Ya JPFA mungkin pilihan yang seru. Kembali lagi DYOR, bukan ajakan jual beli.. disclaimer on
Makan bubur diaduk rata, dikasi suwiran ayam
Ini cuma bedah data, cari yang sesuai biar tentram
See you next.. $MAIN ??
@Zuhri87
1. saya ga bisa liat masa depan, ini juga nyari anak indigo yang bisa lihat masa depan saham, belum nemu. Jadi ga tau om. Saran saya : beli saham yang bagus, salah dua diantara puluhan ciri - ciri saham yang bagus, harga murah, dividen besar dan naik terus.
"Kerjasama/jual beli itu, harus saling menguntungkan, biar uangnya berkah."
2. Saya bukan orang baik, masih sering bikin dosa. Salah satu dosa yang sering dibuat, nyumpahin hidup sengsara pejabat koruptor atau yang busuk.
sembarang tag : $JAST , $BKSL , $MAIN
$CPIN Sang Juragan Ayam: MACD Hijau, Tapi Masih Banyak Diam
Saham CPIN hari ini seperti ayam jago habis berkokok—suaranya ada, tapi belum berani terbang. MACD sudah hijau, tanda momentum negatif mulai mereda, namun geraknya masih mendatar. Ini sering terjadi saat pasar belum sepakat: sebagian pelaku mulai akumulasi pelan-pelan, sebagian lain masih nunggu kepastian.
Volume yang belum meledak menguatkan kesan fase konsolidasi. Secara teknikal, ini area “siaga”: potensi lanjut naik ada, tapi butuh pemantik. Biasanya, pemantik itu datang dari berita—harga jagung (bahan baku), margin pakan, kinerja kuartalan, atau sentimen sektor konsumsi.
Selama belum ada katalis, CPIN cenderung jalan di tempat: MACD hijau jadi sinyal awal, bukan garansi. Untuk yang sabar, ini fase mengamati; untuk yang agresif, disiplin level jadi kunci. Juragan ayamnya sudah bangun—tinggal nunggu kabar yang bikin sayapnya benar-benar mengepak. 🐔📈
$JPFA $MAIN

Malindo Feedmill Tbk - MAIN
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Sumber Data: https://cutt.ly/ftv7zbwU
$MAIN
1/4




$MAIN 30 Jan 26
Investor: CORIN INVESTA CORPORA
Action: BUY
Shares Traded: +20,000 (+0.0009%)
Current: 112,220,000 (5.0126%)
Previous: 112,200,000 (5.0117%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI
"No Food, No Life"
"There Is Food, There Is Life"
$BISI $CPIN $MAIN yang lain tambahin sendiri lah ya. 🤣
DAMPAK “PIRING TERBANG” PEMERINTAH UNTUK EKONOMI. (PART 3)
Lanjut part 3, kalau $CPIN sedang membangun hulu, perkenalkan JPFA “ The Downstream Dominator”.
Langsung aja ke datanya..
SEGMEN BISNIS==>Penjualan 2024/Penjualan 2025 *** Pertumbuhan
Pakan Ternak (Feed) ==> Rp 17.079 M==Rp 17.288 M *** +1,2%
Peternakan Komersial (Livebird) ==> Rp 17.079 M==Rp 17.280 M *** +1,2%
Olahan (Nugget/Sosis) ==> Rp 6.399 M==Rp 7.725 M ***+20,7%
Pembibitan (DOC) ==> Rp 2.392 M==Rp 2.464 M *** +3,0%
Budidaya Air (Ikan/Udang) ==> Rp 3.505 M==Rp 3.685 M *** +5,1%
TOTAL PENJUALAN ==> Rp 41.280 M== Rp 43.104 M *** +4,4%
Cermati untuk produk olahan, naik sekitar 1,4T penjualannya (20,7%), berbanding terbalik dengan CPIN yang turun 1T. Saya masih mencari2 produk olahan CPIN selain nugget dan sozis.. hehe, Kalau JAPFA ada banyak sekali mulai dari ayam potong/karkas, dairy products, seasoning dan nugget. Bisa dibilang $JPFA adalah raja hilir.
Update terbaru, setelah membaca pubex dari JPFA:
1. Terkonfirmasi JPFA terlibat langsung dalam proyek MBG. Direksi secara eksplisit menyatakan mensuplai bahan baku ke beberapa SPPG langsung, maupun via koperasi. Gerilya yang dilakukan japfa, membutuhkan cold storage dan supply chain yang clean. Appreciate, gerak cepat japfa, tanpa melalui tender2 nasional.
2. Anggaran Capex sebesar 2T digunakan untuk membangun RPHU (Rumah Potong Hewan Unggas) Raksaksak.. wkwkwk.. cari2 lokasinya dimana.. tidak dapat ditemukan. Di lapkeu, maupun Pubex nya..
3. Utang2 sudah di refinancing, jd sejauh ini tidak ada potensi gagal bayar.
JPFA ini emiten yang paling kuat secara downstream nya.. jaringan distribusi sudah dibangun, infrastruktur cold storage dan rumah potong.. rasanya cukup mendominasi.
Catatan kecil :
Japfa comfeed melakukan penjualan ekspor aquaculture, ke amerika dan jepang. Total nilai ekspor dari japfa menembus 962M, 1,7%-2%.
Terakhir, bagaimana perbandingan valuasi kedua perusahaan tersebut. Kita bahas next part, khusus untuk valuasi saja. Ada yang tertarik soal $MAIN (The Underdog)?
Pergi berjuang dicaci, pulang2 gagah bersahaja.
Strategi bisnis sudah dikunci, part 4 kita bahas valuasi saja
Sorry jurnal agak ngadat, banyak urusan untuk wedding..
See you next..
$MAIN 02 Feb 26
Investor: CORIN INVESTA CORPORA
Action: BUY
Shares Traded: +110,000 (+0.0049%)
Current: 112,330,000 (5.0175%)
Previous: 112,220,000 (5.0126%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI
$MAIN $CPIN $JPFA
Halo Sobat Investor! Senang sekali kamu bertanya soal **PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN)**. Sebagai mentor saham kamu, saya melihat emiten ini sedang berada di posisi yang sangat menarik—bisa dibilang ini adalah situasi *"High Risk, High Reward"* dengan bantalan dividen yang empuk.
Mari kita bedah **MAIN** layaknya seorang investor cerdas, bukan sekadar ikut-ikutan pasar. Ini analisis lengkapnya:
### 1. Fundamental: "Turnaround Story" dengan Sedikit Guncangan
Pertama, kita lihat dulu dompet perusahaannya. Kinerja MAIN di tahun buku 2024 (Full Year) itu luar biasa.
* **Laba Bersih Meroket:** Laba bersih FY2024 tembus **Rp 488 Miliar**, naik gila-gilaan (lebih dari 600%) dibandingkan tahun 2023 yang hanya Rp 63 Miliar. Ini sinyal *turnaround* yang kuat.
* **Koreksi di 2025:** Namun, kamu harus hati-hati. Di semester 1 (1H) 2025, laba bersihnya turun tajam ke Rp 27 Miliar (Q2) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
* **Penyebabnya:** Margin laba bersih tipis (sekitar 2-4%), membuat MAIN sangat sensitif terhadap fluktuasi Rupiah dan harga bahan baku.
### 2. Valuasi: Salah Satu Saham Termurah di Sektornya
Sobat investor, kalau kamu suka barang diskon, perhatikan ini. MAIN adalah *Value Play* yang sesungguhnya dibandingkan "kakak-kakaknya" (CPIN & JPFA).
* **Price to Book (PBV):** MAIN diperdagangkan di **0,6x**. Artinya, kamu membeli perusahaan di bawah harga modal asetnya. Bandingkan dengan JPFA (1,8x) atau CPIN (>2,5x) yang sudah premium.
* **Price to Earning (PER):** Hanya **6,2x - 6,4x**, jauh di bawah rata-rata industri yang bisa mencapai 12x.
* **Dividen Jumbo:** Ini yang paling manis. Yield dividen MAIN mencapai **~8,5% - 8,8%**. Di saat bunga deposito rendah, dividen sebesar ini adalah "pengaman" yang sangat baik sambil menunggu harga saham naik.
### 3. Katalis & Sentimen: Angin Segar dari Pemerintah
Kenapa kita harus melirik sektor perunggasan (poultry) sekarang? Ada dua "mesin turbo" yang siap mendorong kinerja MAIN:
* **Program Makan Bergizi Gratis (MBG):** Program prioritas pemerintah Prabowo ini menargetkan puluhan juta siswa. Ini akan menyedot pasokan ayam dan telur secara masif. MAIN sebagai produsen pakan, DOC (bibit ayam), dan makanan olahan (*Sunny Chick*) ada di posisi strategis untuk suplai kebutuhan ini.
* **Investasi Danantara Rp 20T:** Pemerintah berencana menyuntikkan dana besar untuk ekosistem pangan. Sentimen ini jelas positif untuk pemain *poultry* terintegrasi seperti MAIN.
* **Harga Jagung Stabil:** Pemerintah (Bapanas) mengklaim stok jagung aman dan tidak ada impor jagung pakan di 2026, yang berarti biaya produksi pakan ternak bisa lebih terkendali.
### 4. Risiko: Apa yang Harus Diwaspadai?
Sebagai mentor, saya harus jujur soal risikonya. Jangan sampai kamu terjebak tanpa persiapan.
* **Kurs Rupiah:** MAIN mengimpor bahan baku pakan (Bungkil Kedelai/SBM). Jika Dolar AS menguat (forecast 2025 di Rp 16.000), margin keuntungan MAIN bisa tergerus karena biaya impor naik.
* **Penyakit Ternak:** Isu kesehatan seperti *Coccidiosis* masih menjadi ancaman produktivitas, meskipun MAIN punya teknologi biosekuriti yang baik.
### ⚠️ Rekomendasi Strategi (Action Plan)
Berdasarkan data per **3 Februari 2026** (harga sekitar Rp 735 - Rp 760), berikut arahan saya:
1. **Posisi: BUY ON WEAKNESS (Beli saat koreksi)**
* Valuasi MAIN sudah sangat murah (Undervalued). Dengan PBV 0,6x, risiko penurunan lebih lanjut (downside risk) relatif terbatas dibandingkan potensi kenaikannya.
2. **Area Beli Ideal:**
* Pantau di area **Rp 700 - Rp 735**. Ini adalah area *support* kuat. Jika dapat di harga ini, *margin of safety* kamu sangat tebal.
3. **Target Harga (Take Profit):**
* **Target Jangka Pendek:** Rp 850 - Rp 900.
* **Target Jangka Menengah/Panjang:** Rp 1.088 (menuju PBV 1x) hingga Rp 1.500 (Konsensus Analis). Potensi *upside* bisa mencapai 100% jika valuasi kembali wajar.
4. **Dividen Hunter:**
* Jika kamu tipe investor santai, *hold* saja untuk mengejar dividen yield 8,8%. Itu sudah jauh di atas inflasi.
**Kesimpulan Mentor:**
Sobat investor, MAIN adalah pilihan tepat bagi kamu yang mencari saham "salah harga" dengan fundamental yang didukung kebijakan pemerintah (MBG). Namun, karena ini saham *cyclical* (siklikal) dan *second liner*, volatilitasnya tinggi. Gunakan "uang dingin" dan masuklah secara bertahap (cicil beli).
*Disclaimer: Analisa ini berdasarkan data yang tersedia. Keputusan jual-beli tetap di tangan Anda. Lakukan riset mandiri (Do Your Own Research).*
https://cutt.ly/StvP5ybC
$MAIN 28 Jan 26
Investor: CORIN INVESTA CORPORA
Action: BUY
Shares Traded: +112,200,000 (+5.0117%)
Current: 112,200,000 (5.0117%)
Previous: 0 (0%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI
Emiten peternakan
https://cutt.ly/EtvlWZzI
$MAIN $WMUU $SIPD
