$IHSG : BRICS sebagai Growth Driver Emerging Market ke depan?
==========================================================
Seperti yang saya pernah ulas dalam artikel2 saya sebelumnya, ke depan saya prediksikan terjadi ROTASI perpindahan Uang dari Amerika ke Emerging Market (EM) dalam waktu 1-2 tahun ke depan.
Nah kenapa ini bisa terjadi ?
Dari pendapat pribadi saya, ada 3 penyebab utama yang akan memicu hal ini , yaitu :
a. Pecahnya bubble saham2 teknologi AI seperti Dot com era 2000-an.
Valuasi di Market saham Amerika yang sudah terlalu MAHAL, karena salah satunya didorong oleh kenaikan harga saham perusahaan2 yang dianggap mewakili masa depan yaitu AI. Optimisme ini semakin ditambah oleh adanya pengumuman oleh Trump bahwa pemerintah Amerika akan investasi besar2an mencapai U$500 Milyar (8.000 Trilyun) di Infrastruktur AI. (GBR 2)
Untuk yang mau membaca soal perbandingan valuasi di antara2 negara dan kenapa Amerika sudah disebut mahal, saya sudah tulis artikelnya di :
https://stockbit.com/post/17048087
b. Munculnya keraguan akan pertumbuhan ekonomi di Amerika.
Kalau melihat kondisi internal Amerika saat ini sedang tidak baik2 saja, hutang negara yang menumpuk dikarenakan salah satunya dikarenakan adanya stimulus besar2an di waktu covid , sehingga efeknya terasa saat ini, di saat semuanya harus dibayarkan. Hutang Amerika sendiri mencapai terbesar dalam sejarah mencapai $36.17 Trilliun dengan bunganya bisa mencapai $1 Trilliun per tahun. Bahkan Elon Musk sendiri berbicara bahwa Amerika bisa ada kemungkinan bisa mengalami kebangkrutan.
Kutipan dari Elon Musk (GBR 3) :
Elon Musk warns about US growing debt
“The interest payments, which are already 23% of all government income… is just going to pay interest right now, and that number is continually rising,” Musk explained. “So if we don't do something, the entire government budget will be paying interest — there won’t be money for anything. No, there won’t be money for Social Security, there won’t be money for Medicare, nothing. That’s where we’re headed. That’s what bankruptcy means.”
The cryptocurrency enthusiast underscored the urgency of addressing this financial trajectory, stating, ""We either fix this or go de facto bankrupt." Interest payments on the national debt now exceed spending on national defence, marking a significant shift in federal budget priorities.
Selain hutang yang menumpuk, muncul banyak juga masalah2 lain yang dihadapi Amerika. Untuk keadaan dalam negeri Amerika sendiri saya sudah ungkapkan banyak di artikel2 sebelumnya, bisa dibaca terlebih dahulu :
https://stockbit.com/post/17024902
c. Munculnya Rising Star di EM yaitu negara2 BRICS
Brazil di awal tahun ini mengumumkan Indonesia sebagai anggota penuh BRICS. Saya sudah membahas kekuatan ekonomi BRICS di artikel saya sebelumnya :
https://stockbit.com/post/17150036
Di artikel ini saya ingin coba membahas, kenapa kira2 BRICS menerima Indonesia menjadi anggota penuh.
Coba kita telaah dari jumlah anggota, mitra dan yang berminat bergabung ke brics
BRICS yang sudah mempunyai anggota penuh saat ini :
1. Brasil
2. Rusia
3. India
4. China
5. Afrika Selatan
6. Mesir
7. Etiopia
8. Iran
9. Arab Saudi
10. Uni Emirat Arab
11. Indonesia
sedangkan untuk Mitra BRICS :
1. Belarus
2. Bolivia
3. Kazakhstan
4. Kuba
5. Malaysia
6. Thailand
7. Uganda
8. Uzbekistan
9. Vietnam
10. Turki
11. Aljazair
12. Nigeria
Dan menurut data yang dicari sudah ada 30 lebih negara yang menyatakan minatnya menjadi anggota. Sedangkan India pada tahun lalu menolak dan justru ingin membatasi keanggotaan untuk 5 tahun ke depan. Ternyata untuk bergabung ke BRICS tidaklah semudah yang dibayangkan, seperti contohnya Malaysia , Thailand yang sampai saat ini masih belum menjadi keanggotaan penuh walupun menunjukkan keinginannya. (gbr 4)
Yang jadi pertanyaan kenapa tiba2 Indonesia menjadi prioritas dan bergabung menjadi anggota penuh ?
Ada beberapa hal yang coba saya prediksi , tapi menurut saya yang menarik adalah posisi Indonesia berada di jalur perdagangan strategis Dunia, yaitu selat Malaka
Selat Malaka saat ini dilewati oleh 40% perdagangan Dunia , menjadi selat ini salah satu tempat yang paling strategis di Dunia (gbr 5&6). Tapi sayangnya saat ini yang bisa memanfaatkan jalur selat Malaka adalah Singapura, bukan Indonesia. Singapura mempunyai Pelabuhan yang merupakan terbesar kedua setelah shanghai, dan dibalik itu ternyata sokongan ini diberikan langsung oleh Amerika sebagai sekutunya. Sehingga bisa dikatakan dibalik dominasi perdagangan di selat Malaka ini dikuasai oleh Amerika secara tidak langsung melalui Singapura. Bahkan Amerika menempatkan salah satu pangkalan militernya di singapura (gbr 7).
Untuk apa Amerika mati2an mendukung Singapura untuk menguasai jalur perdagangan ini ? Dikarenakan "Dollar". Amerika ingin memastikan semua perdagangan dunia tetap menggunakan Dollar, dan menjaga tetap menjadi Mata uang Dunia.
Bayangkan Singapura saat ini menjadi center dari perdagangan di asia tenggara, dengan luas wilayah yang kecil tapi mampu men-"dikte" perdagangan di sekitarnya. Ambilah contoh , seperti Indonesia membeli Minyak melalui Singapura, ingin mengexport batu bara, kelapa sawit melalui Singapura. Jadi Singapura otomatis menjadi negara maju dengan "backing" Amerika. Tidak heran Amerika selalu invest besar2an di Singapura, seperti Data Center, dll dikarenakan alasan ini, selain jelas Singapura juga bagus secara tata kelola negaranya.
China yang muncul menjadi salah satu Negara super power , jelas menjadi ancaman untuk Amerika. Dengan diskriminasi yang jelas2 dilakukan Amerika baik dari pengenaan tarif, dll , membuat China juga tidak ingin berdiam diri apalagi bergantung dengan Amerika melalui Sekutunya.
China juga sudah menyusun rencana jangka panjang yaitu OBOR (One Belt One Road) atau istilah dikenal jalur perdagangan sutra yang akan mempermudah dominasi China ke depan akan perdagangan tanpa didikte lagi oleh Amerika.
Prediksi saya, salah satu yang dituju adalah penguasaan perdagangan di selat Malaka ini. Makanya oleh itu BRICS memberikan keanggotaan penuh ke Indonesia adalah dengan membantu mendanai melalui NDB (New Development Bank) untuk salah satunya pelabuhan di Indonesia yang menjadi penantang Singapura ke depan. Hal ini selaras juga dengan keinginan pemerintah Indonesia juga ingin membuat pelabuhan berkelas International yang menyaingi Singapura di Pelabuhan Kuala Tanjung (gbr 8).
Nah kalau kita mempelajari histori , Rotasi Global dari Amerika ke EM akan dipicu oleh salah satunya pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
Era tahun 2000an China muncul menjadi Rising Star di EM dikarenakan Masuknya Investasi Asing yang masif, pertumbuhan infrastruktur yang masif juga dan transfer teknologi, sehingga ekonomi bisa melejit.
Pertanyaannya ,
Siapa yang akan menjadi rising star berikutnya di EM?
Apakah Indonesia bisa memanfaatkan momentum ini sehingga bisa mendapatkan pendanaan dari negara2 Timur terutama BRICS untuk melompat ke depan ?
Mungkin dari teman2 sekeliling sudah mulai terasa dengan adanya investasi semakin banyak yang mulai masuk dari China, disertai dengan maraknya perusahaan2 yang backdoor listing dari negeri China, seperti $PACK, $LABA, dll .
Apakah ini jadi indikator awal Indonesia akan kebanjiran investasi Asing dan akan memasuki periode Rapid Growth-nya?
Menurutmu bagaimana? Kira2 Indonesia bisa bertumbuh sesuai harapan pa Prabowo 8% ke depan?
Apa peluang ke depan menurutmu yang perlu kita perhatikan?
Kalau yang seneng dengan artikel2 seperti ini, tolong follow, like dan komen ya.
Kalau Like nya banyak saya semakin semangat juga untuk tetap berbagi ya.
Balik lagi semua skenario diatas bisa jadi tidak terwujud, semua hanya sifatnya PREDIKSI dan bisa jadi salah.
Disclaimer On, Resiko ditanggung sendiri ya
1/8