


Volume
Avg volume
PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITM) menjadi perusahaan pemasok batubara yang terintegrasi di Indonesia menjadi pemasok Batubara untuk pasar energi dunia. Perusahaan memiliki wilayah kerja di Kalimantan dengan tambang batubara yang dioperasikan dan dikelola anak perusahaan. Selain itu ITM memiliki beberapa anak perusahaan lain yang memberikan dukungan operasional dan berpotensi dikembangkan bagi bisnis energi Perusahaan di masa depan. Perusahaan juga terus menambah cadangan batubara untuk mendukung kesinambungan usaha.
🔥Banyak orang cuma dengar “DMO naik” tapi nggak benar-benar paham dampaknya ke laba perusahaan. Jadi apa Itu DMO?
*DMO = Domestic Market Obligation*
Artinya:
Pemerintah mewajibkan perusahaan batubara menjual sebagian produksinya ke dalam negeri.
Tujuannya:
* Jaga pasokan listrik nasional (PLN)
* Jaga harga listrik tetap stabil
* Lindungi industri domestik
Di Indonesia, pembeli terbesar adalah Perusahaan Listrik Negara (PLN).
---
💰 Kenapa DMO Jadi Sensitif?
Masalahnya bukan di “harus jual domestik”.
Masalahnya adalah:
Harga jual DMO di-cap (dibatasi).
Untuk batubara tertentu (misalnya kalori 6.322 GAR), harga DMO ke PLN sering dipatok sekitar USD 70/ton, sementara harga global (Newcastle) bisa:
* USD 120
* USD 150
* Bahkan pernah > USD 300
Artinya:
Kalau harga global tinggi, perusahaan tidak bisa menjual 100% produksinya ke harga mahal.
Sebagian harus dijual murah.
---
📌 Sekarang DMO Naik ke 30%
Sebelumnya: 25%
Sekarang: 30%
Artinya:
Dari setiap 100 ton produksi,
* 30 ton wajib dijual domestik (harga cap)
* 70 ton boleh dijual ekspor (harga pasar)
--------------------------------------------------------------------------------
🧠 Lalu Maksud Statement Ini Apa?
> “DMO 30% = margin domestik capped → upside terbatas”
Mari kita bedah pelan-pelan.
1️⃣ Margin domestik capped
Karena harga domestik dibatasi, maka:
* Kalau harga global naik → margin ekspor naik
* Tapi margin DMO tetap → tidak ikut naik
Jadi profit growth tidak linear mengikuti harga global.
---
2️⃣ Upside terbatas
Contoh sederhana:
Kalau tidak ada DMO: Harga naik 20% → laba bisa naik signifikan.
Kalau ada DMO 30%: Hanya 70% produksi yang menikmati kenaikan harga.
Artinya:
Laba naik, tapi tidak seagresif kenaikan harga global.
Itulah maksud “upside terbatas”.
---
📊 Dampaknya ke Saham Coal
✅ Positif:
* Market share big cap naik (karena kuota aman)
* Supply nasional turun → harga bisa stabil
❌ Negatif:
* Tidak bisa fully leverage bull market coal
* Valuasi sulit rerating besar
* Lebih cocok jadi dividend play daripada growth play
---------------------------------------------------------------------------
🧠 Siapa yang Aman?
Perusahaan PKP2B generasi I yang diperpanjang jadi IUPK:
Adaro Andalan Indonesia (AADI)
Bumi Resources (BUMI)
Indika Energy (INDY)
Bukit Asam (PTBA)
Mereka tidak mengalami pemangkasan kuota produksi.
👉 Ini penting.
Ketika supply nasional ditekan, tapi pemain besar tetap produksi normal →
market share mereka naik otomatis.
➡ ITMG & ADRO tidak sepenuhnya aman dari DMO
ITMG dan ADRO berisiko mengalami tekanan jangka pendek–menengah jika DMO makin dipertegas dan harga ekspor tetap lemah.
ADRO potensi rebound lebih kuat karena diversifikasi energi → jangka panjang lebih resilience daripada ITMG yang cuma ekspor.
--------------------------------------------------------------------------------
🎯 Kenapa Ini Penting Buat Investor?
Karena banyak orang berpikir:
“Coal supply dipangkas → harga naik → saham pasti terbang.”
Belum tentu.
Kalau DMO tinggi:
Profitability tidak bisa maksimal mengikuti harga global.
Makanya:
* Bukit Asam ($PTBA) misalnya sering jadi dividend play.
* Bukan saham super growth saat coal bull run.
---------------------------------------------------------------------------------
📊 Klasifikasi Risiko DMO (Versi Praktis Investor)
Kita ukur dari 2 hal:
1. Berapa % produksi masuk DMO
2. Seberapa besar gap harga domestik vs ekspor
---
🟢 DMO Rendah (Low Risk)
👉 Eksposur DMO < 30% dari total produksi
👉 atau perusahaan memang fokus domestik
Biasanya:
20–30% produksi
Atau cost of production sangat rendah (margin masih tebal walau jual domestik)
Contoh tipikal:
Perusahaan yang memang supply ke PLN sejak awal
Efeknya:
Margin relatif stabil
Tidak terlalu sensitif ke kebijakan
---
🟡 DMO Sedang (Moderate Risk)
👉 Eksposur 30–40%
Artinya:
Wajib patuh 30% DMO
Tapi masih punya 60–70% ekspor
Di kondisi harga global bagus → masih oke
Di kondisi harga global turun → margin mulai tertekan
Ini biasanya zona mayoritas pemain besar.
---
🔴 DMO Tinggi (High Risk)
👉 Eksposur > 40–50% produksi
Biasanya terjadi karena:
Produksi dipangkas tapi kewajiban DMO tetap
Volume ekspor menyusut
Tidak punya fleksibilitas pasar
Di sini:
ASP blended turun signifikan
EBITDA bisa drop cepat
Valuasi rerate negatif
---
⚠ Kenapa 30% Bisa Jadi “Tinggi”?
Karena bukan cuma soal persentase.
Masalahnya adalah:
Harga DMO untuk PLN sering di-cap (misal USD 70/ton untuk kalori tertentu)
Kalau harga global 120–150 USD → selisihnya besar banget.
Artinya:
Semakin tinggi gap harga → semakin berat efek DMO walaupun cuma 30%.
📌 Sekarang Kita Tarik ke Emiten
Secara umum (estimasi struktur bisnis):
Indo Tambangraya Megah ($ITMG)
Cenderung ekspor heavy → DMO 30% terasa sedang–tinggi
Adaro Energy Indonesia ($ADRO)
Ekspor dominan tapi punya diversifikasi → sedang
Bukit Asam (PTBA)
Domestik heavy → rendah–netral
------------------------------------------------------------------------------------------
🧠 Insight Strategis
Kalau harga coal global naik tajam →
DMO terasa menyakitkan.
Kalau harga coal global turun →
DMO justru jadi “penahan bawah”.
Makanya sektor coal sekarang lebih jadi income play (dividen) daripada growth play.
Coal saat ini lebih cocok:
* Stabilitas
* Yield
* Defensive hedge
Bukan:
* Multibagger momentum
Kalau Anda cari explosive gain, nickel lebih punya leverage karena tidak ada skema DMO seketat batubara.
$BJBR andai-andai dikasi deviden 85 kayak tahun lalu , harga segini yieldnya 10 % .
Not bad lah dikasi duit buat nunggu.
Jauh diatas deposito.
$IHSG $ITMG
$ITMG biasanya minggu terakhir Februari (minggu depan) LK FY keluar disusul dg Pengumuman RUPST.
siap2 panaskan mesin wahai pemburu dividen 🤑
$SSIA waddawwww.....
ini saham gorengan renyah bukan yak?
Kayaknya perlu disuntik jarum nih😁
Nunggu dividen $ITMG & $ADRO buat nambah muatan di ssia🤭😁

"Di tahun 2026, bukan jumlah cadangan yang menentukan harga saham, melainkan kepemilikan infrastruktur eksklusif dan kedekatan dengan kepentingan fiskal negara."
bukan ajakan jual/beli.
$AADI $ITMG $RMKE

ANALISA SAHAM $BESS
Harga Sekarang: Rp 1.455
Zona Area Beli Aman:
Rp 1.380 – 1.420
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 1.330
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 1.500 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 1.500 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 1.620
• TP2 = Rp 1.750 – 1.850
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 1.380, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Saham sektor energi/infrastruktur, pergerakan agresif dan sensitif terhadap volume
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$ITMG $LPCK
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
$IHSG perusahan IPO jual 15-20% saham dapat uang buat ekspansi atau bayar hutang agar perusahaan berkembang dan berusaha mencari laba untuk dinikmati/dirasakan semua baik PT maupun pemilik saham.
investor beli saham mengharapkan keuntungan dengan bergabung ke PT melalui beli saham.
bila saham tidak membagikan keuntungan deviden bukankah artinya yg membeli saham tadi tidak dapat keuntungan?
tetapi hanya mengharapkan ada yg beli lembar saham PT tersebut lebih tinggi dia baru bisa jual (Zero Sum Game)?
jadi bagaimana dgn perusahaan yg tidak membagi keuntungan/deviden? bisa dikatakan hanya mencari siapa yg mau membeli harga lebih mahal selanjutnya?
dengan cara dimainkan harganya dipancing melalui bandar atau market Maker?
bagi ritel atau newbie disaham yg memang berpikiran beli saham adalah investasi sebaiknya cari saham ber deviden karena itu seperti kita menanam modal ditoko sebelah kemudian dia bagi hasil atau seperti kita menjadi anggota koperasi yg mendapat Shu setiap akhir tahun.
semoga bermanfaat #dyor $ITMG $BMRI
$ITMG https://cutt.ly/CtmPf3fI
Kalian yg ngikutin berita terkait cuaca di negara 4 musim pada sadar ga kalau winter kali ini lebih panjang? 👀 🤔
Random tag:
$AADI $ITMG $PTBA
$NINE Poh Group Pte Ltd & Rekam Jejaknya
Poh Group adalah perusahaan multi-sector asal Singapura yang berdiri sejak 2010 dan didirikan oleh pengusaha Mr. Poh Kay Ping. Grup ini berkembang menjadi sekitar 13 perusahaan yang beroperasi di Asia, dengan dua pilar bisnis utama: Resources (sumber daya/pertambangan) dan Engineering (rekayasa & konstruksi)..
Bisnis Utama Poh Group : Resources / Pertambangan:
Poh Group punya investasi besar di industri pertambangan, terutama di Mongolia melalui anak usaha Tian Poh Resources Limited dan Poh Golden Ger Resources (PGGR). Total area konsesi mereka mencapai puluhan ribu hektar di wilayah mineral padat dekat perbatasan dengan Tiongkok, yakni pasar komoditas besar dunia.
Aset utama konsesi tersebut termasuk tambang batu bara dan tembaga, dengan satu konsesi (Nuurst Coal Resource) yang memiliki sumber daya JORC puluhan juta ton dan posisi strategis relatif dekat ke infrastruktur serta pasar ekspor..
Engineering & Project Delivery:
Poh Group juga aktif sebagai kontraktor EPC (Engineering, Procurement & Construction) dan pernah terlibat dalam pengerjaan proyek besar, termasuk joint venture dengan perusahaan besar China untuk proyek US$430 juta phosphate beneficiation plant di Saudi Arabia.
Selain itu, grup ini juga berinvestasi di:
konsesi emas di Kamboja (hasil eksplorasi awal menjanjikan),
proyek energi di Asia Tengah,
bisnis properti di Singapura, dan
distribusi teknologi di Bhutan..
Rekam Jejak
Mrk punya entitas yang pernah tercatat di bursa (ASX melalui Tian Poh Resources pada 2014) dan operasi riil di beberapa negara.. Di Aussie tutup krn negara kangguru tsb sudah sunset trhdp Coal
Namun, masih banyak dari proyek mereka berada di fase pengembangan / eksplorasi / belum sepenuhnya produksi komersial.
Ini artinya bukan perusahaan tambang raksasa yang sudah lama mapan, tapi lebih ke grup pertambangan & rekayasa yang membangun portofolio asetnya secara aktif...
Poh Group & NINE Kenapa Itu Penting? Poh Group masuk sebagai pemegang saham mayoritas di PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) dan membawa peluang baru: rencana integrasi aset tambang Mongolia milik PGGR ke dalam NINE senilai indikatif sekitar USD 150 juta (±Rp2,5 triliun)..
PGGR juga telah menandatangani kesepakatan kerjasama dengan kontraktor EPC+F berskala besar untuk operasional tambang, dengan target kapasitas produksi tahunan lebih dari 20 juta ton yg setara dgn produksi $ITMG saat ini , so apabila semuanya terealisasi dan sesuai rencana maka akan menjadi game changer sgt besar bagi NINE...
DyOr dan mohon jgn di jadikan sbg ide atau rekomendasi utk membeli or menjual saham $NINE

@skydrugz27
Coba kamu perhatikan, yg ungkapkan data cadangan secara keseluruhan, rerata posisi hutang nya cukup besar.🤔🤭
Dan ada yg lainnya Krn kepentingan PSP yg dominan dari pihak asing.🤔
Jadi Krn mau cari pinjaman gede, makanya semua lahan buru2 di JORC.🤭😅
Kalo yg gak butuh pinjaman, buat apa buang2 duit.🤭😅😂
$ITMG $INDY $ABMM
Tulisan #2 - Yield Tinggi Bukan Berarti Aman
Angka 15% terlihat menggoda. Ia berdiri besar di layar, seperti diskon besar-besaran di etalase toko. Banyak investor berhenti berpikir ketika melihat yield dua digit. Rasanya seperti menemukan mesin uang yang bekerja lebih cepat dari yang lain. Padahal dalam dunia bisnis, angka yang terlalu menarik justru sering kali meminta kita untuk bertanya lebih dalam, bukan langsung percaya. Yield tinggi bukan hadiah; sering kali ia adalah refleksi dari risiko yang belum sepenuhnya kita pahami.
Yield hanyalah hasil dari dua hal: dividen yang dibagikan dan harga saham saat ini. Ketika harga saham turun drastis, yield otomatis naik. Tetapi apakah kenaikan itu tanda kekuatan? Tidak selalu. Kadang justru sebaliknya. Harga turun karena pasar meragukan keberlanjutan laba, arus kas, atau bahkan model bisnisnya. Yield terlihat tinggi bukan karena perusahaan semakin sehat, melainkan karena pasar mulai memberi diskon atas ketidakpastian masa depannya.
Banyak dividend investor pemula terjebak pada angka, bukan pada fondasi bisnis. Mereka membandingkan 6% dengan 12% seolah sedang memilih deposito, padahal saham bukan produk dengan bunga tetap. Dividen dibayarkan dari laba dan arus kas yang nyata. Jika laba tergerus, utang membengkak, atau industri memasuki siklus turun, dividen bisa dipangkas. Yield tinggi hari ini bisa berubah menjadi kekecewaan tahun depan. Angka tidak pernah berdiri sendiri; ia selalu membawa cerita di belakangnya.
Investor yang matang tidak terpukau oleh persentase besar. Ia bertanya: bagaimana struktur utangnya? Apakah free cash flow cukup kuat? Apakah payout ratio masuk akal? Apakah dividen ini konsisten selama siklus buruk? Ia tidak sekadar mengejar nominal, tetapi mengevaluasi keberlanjutan. Karena dalam dividend investing, yang penting bukan seberapa tinggi imbal hasil satu tahun, melainkan seberapa lama mesin itu bisa terus berputar tanpa retak.
Pada akhirnya, keamanan tidak datang dari yield tinggi, melainkan dari kualitas bisnis dan ekspektasi yang rasional. Yield dua digit mungkin terlihat seperti jalan pintas menuju cashflow besar, tetapi jalan pintas dalam investasi jarang berakhir tenang. Dividend investor realistis memahami bahwa stabilitas lebih penting daripada sensasi. Dan dalam banyak kasus, yield yang wajar namun berkelanjutan jauh lebih berharga daripada angka tinggi yang rapuh.
$BUMI $AADI $ITMG

$ITMG waktu 28 Januari saham ini tdk mengalami penurunan signifikan. deviden kabarnya 15 persen. batubara naik. ADRO BUMI udh naik. senin diborong
@Srikh09 $ITMG itu termasuk old company bang kagak ada perkembangan yg berarti masih berkutat di itu2 saja, jadi wajar kalo hrg stagnan.
Sedangkan $UNTR bertanformasi ke perusahaan ijo, dgn expansi yg agresif pulah lagian banyak proyek besarnya yg kelar dalam waktu dekat ini, jelas aja market apresiasi langkah2nya.
Jangan lupa perhatikan $ADRO dia juga agresif tranformasi ke perusahaan ijo dan proyeknya pun juga kelar dalam waktu dekat ini, juga ada proyek2 susulan ke depannya.
Note : intinya drpd perusahaan yg stagnan kyk kakek yg sdh tua, lbh baik invest ke perusahaan yg prudent dan berani expansi, plus bonus transformasi ke perusahaan ijo (hal ini penting banget u dptkan bonus keuntungan premium ke depannya)
ANALISA SAHAM $ADRO
Harga Sekarang: Rp 2.220
Zona Area Beli Aman:
Rp 2.120 – 2.170
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 2.050
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 2.280 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 2.280 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 2.380
• TP2 = Rp 2.500 – 2.600
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 2.120, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Saham sektor batubara, pergerakan sensitif terhadap harga coal dan sentimen energi global
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$ITMG $RSCH
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
$ITMG bagaimana terhadap pemangkasan kuota emiten ini yang sampai 50%? Apakah menurunkan harga karna penuruna pendapatan?
@adesuhada betul u batubara sptnya yg punya cash cost terendah adalah $AADI kalo dibanding $PTBA atau $ITMG
nih update harga batubara tiap kalori
untuk $ITMG biasanya asp di kisaran ici 2
$PTBA si ici 3-4
$AADI di ici 2-3

@HerruKurniawan
yg saya Hold $BSSR ama $ITMG. soalnya dividennya lebih dr 1x setahun.
Klo. $PTBA, beli di awal tahun, jual saat CUM DATE. Itu pun klo labanya bagus.