


Volume
Avg volume
PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) Perusahaan yang menjalankan bisnis di bidang jasa pengurusan transportasi (freight forwarding). Perusahaan terutamanya bergerak dalam penyediaan jasa transaportasi produk kimia. Perusahaan sudah memiliki lebih dari 100 truk dalam menjalankan aktivitas operasi usahanya. TRUK menyediakan jasa terintegerasi dari transportasi, distribusi, serta pergudangan dari hulu ke hilir.
$APEX
š
Timestamp: 1 Feb 2026, 20:06 WIB | š° Last Price: Rp204
š¦ PHASE STATUS: PANIC MARKDOWN DENGAN EARLY REBOUND (BANDAR MULAI NAMPUNG LAGI)
APEX baru turun tajam dari kisaran 230āan ke low 180āan dalam dua hari, lalu hari ini mantul ke 204 dengan candle hijau panjang ber-ekor bawah di daily chart kamu. Ini ciri flush + relief rally: bandar buang di atas, paksa ritel cutloss di bawah 200, lalu mulai kolek lagi di demand biru 190āan. Tape broker StockBot mendukung: top 1 -5.029 lot (net sell kecil, neutral), top 3 +6.259 lot (neutral), top 5 +7.122 lot (small acc), average +5.938 lot (neutral), total net buy 111.762 lot senilai Rp2,2 miliar dengan status agregat āAccāāartinya smart money sudah mulai serap barang di bawah, bukan melanjutkan jual panik.
ā” STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
Secara fundamental, APEX ini rig contractor yang sedang dapat angin: Mei 2025 mereka mengamankan kontrak pengeboran lepas pantai dari Pertamina Hulu Mahakam senilai USD 25 juta (±Rp413 miliar) untuk durasi satu tahun di Delta Mahakam. Oktober 2025 mereka lapor kontrak offshore lain dari PHM senilai USD 13,6 juta untuk 7 bulan, juga meningkatkan utilisasi rig dan pendapatan operasional. Itu di tengah outlook minyak & gas Indonesia yang walau produksi turun di lapangan tua, tapi investasi upstream mulai naik terutama di offshore; market oil & gas nasional diproyeksi tumbuh dari USD 13,88 miliar (2025) ke USD 14,6 miliar (2026) dan terus naik dengan offshore mencetak CAGR 5,92% sampai 2031. Jadi kenaikan APEX dari 90āan ke 250 sepanjang 2025 bukan sekadar goreng kosong; memang ada katalis kontrak rig di belakang.
š”ļø PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp190 ā Rp198
The Logic:
Di daily chart, 190ā200 adalah demand box biru yang kamu tarik dari base breakout sebelumnya; candle panic merah terakhir tepat menembus area ini lalu ditarik balik dengan ekor bawah panjangātanda ada buyer besar yang bertahan di zona ini.
ā
Secara historis, rentang 180ā200 adalah range akumulasi sebelum kontrak PHM Mei/Okt 2025 diekspos dan harga dikerek ke 250; kembali entry di sini berarti kamu masuk mendekati average akumulasi bandar kontrak pertama, bukan ngejar di atas.
Konservatif: tunggu kalau esok ada retrace ke 190ā195 dengan volume lebih kecil dari hari rebound (70 juta lembar), RSI harian bertahan di atas 40, dan candle intraday 15āmenit mulai bentuk higher low di atas 190; kalau closing harian jebol 185, tunda dulu karena itu sinyal markdown lanjut.
āļø PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger): Rp210 ā Rp214 (konfirmasi break intraday)
The Logic:
Di timeframe 15āmenit, 208ā214 adalah area supply pendek (cluster breakdown dari 220); tembus dengan volume intraday ā„1,5x rataārata 5 candle terakhir menandakan pembalikan momentum dari markdown ke recovery trend.
ā
Syarat wajib: offer tebal di 208ā214 harus nampak dimakan habis, bid naik bertangga di 200ā206, dan data broker intraday tetap āAccā atau setidaknya neutral (bukan berubah jadi dist); kalau breakout tapi broker top langsung net sell, itu cuma markāup untuk buang barang.
Momentum plan cocok buat swing 3ā10 hari; kalau setelah tembus 214 harga malah ditutup di bawah 200 hari yang sama, treat as failed breakoutākeluar cepat.
šÆ EXIT STRATEGY (Risk/Reward Ratio: ±1:2)
š¢ TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp220 ā Rp225 (+sekitar 8ā10% dari 204)
Reason: 220āan adalah support lama yang ditembus saat jatuh dan otomatis berubah jadi resistance minor; juga berdekatan dengan MA10 harian yang sekarang menukik turunāzona ideal untuk profit taking pertama.
š¢ TP 2 (Swing/Jackpot): Rp245 ā Rp255 (+sekitar 20ā25% dari 204)
Reason: 245ā255 merupakan area konsolidasi atas (equilibrium box merah) sebelum breakdown terakhir, masih di bawah weak high sekitar 314; kalau harga mampu kembali dan bertahan di sini dengan volume sehat, bandar kemungkinan gunakan level ini untuk distribusi wave berikutnya.
ā
ā
š“ STOP LOSS (Hard Limit): Rp180 (āsekitar 12% dari 204)
Note: 180 adalah low panic terbaru dan mendekati ujung bawah demand besar; jebol dan closing harian di bawah level ini berarti support 190āan gagal dan risiko lanjut turun ke 165 (strong low yang kamu tandai) sangat besarātesis ārebound di demand 190ā200ā batal total, wajib cut.
š° NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
š Sektor & Komoditas (Offshore Drilling / Oil & Gas):
Sektor migas Indonesia masih berjuang melawan penurunan produksi 16ā20% per tahun dari lapangan tua; pemerintah dan industri menekankan perlunya eksplorasi baru serta aktivasi lapangan idle, termasuk penggunaan teknologi drilling baru seperti multiāstage fracturing (MSF) mulai 2026.
ā
Indonesia oil & gas market diperkirakan tumbuh dari USD 13,88 miliar (2025) ke USD 14,6 miliar (2026), dan mencapai angka yang lebih tinggi lagi hingga 2031; offshore diproyeksikan tumbuh tercepat dengan CAGR 5,92% berkat temuan gas besar (Geng Northā1, Abadi FLNG, Natuna) dan PSC grossāsplit yang lebih menarik.
š¢ Key Drivers (Pemicu Utama):
Kontrak Offshore PHM USD 25 juta (1 tahun):
Kontrak drilling Mahakam Delta senilai USD 25 juta untuk durasi 1 tahun secara langsung meningkatkan utilisasi rig dan pendapatan APEX, memberi visibilitas revenue yang lumayan solid untuk 2025.
ā
Bagi bandar, ini narasi kuat untuk goreng saham: tiap update progress kontrak bisa dipakai sebagai ābahan bakarā markup, terutama saat harga minyak/gas global sedang tidak terlalu buruk. (IMPACT: POS FUNDAMENTAL & SENTIMEN)
Kontrak Offshore PHM USD 13,6 juta (7 bulan):
Oktober 2025, APEX kembali mengumumkan kontrak offshore PHM senilai USD 13,6 juta, durasi 7 bulan, juga di Delta Mahakam; kembali menambah backlog dan utilisasi rig.
ā
Kombinasi kedua kontrak menjadikan 2025ā2026 sebagai periode utilisasi rig tinggi, memperkecil risiko idle asset; sangat positif untuk margin dan cashflow. (IMPACT: POS KUAT)
Tren Investasi Offshore ke Depan:
Laporan pasar menyebutkan bahwa onshore masih mendominasi share 58,1%, tapi pertumbuhan sebenarnya akan datang dari offshore yang tumbuh CAGR 5,92% sampai 2031, didorong temuan deepwater baru, adopsi FPSO, dan insentif fiskal untuk eksplorasi laut dalam.
ā
APEX sebagai pemain rig offshore jelas berada di jalur yang tepat untuk menangkap pipeline proyek baru ini, terutama dari Pertamina dan mitra internasional. (IMPACT: POS STRUKTURAL JANGKA MENENGAH)
Smart Money Behaviour Hari Ini:
Broker: top 1 -5.029 lot (neutral), top 3 +6.259 lot (neutral), top 5 +7.122 lot (small acc), average +5.938 lot (neutral), total net buy 111.762 lotāstatus agregat āAccā.
ā
Ini pattern khas bottom fishing by bandar: setelah jual keras di 220ā230, mereka mulai kumpulkan kembali di bawah 200āan, memanfaatkan panic cutloss ritel; selama net buy ini berlanjut beberapa hari, peluang reversal makin kuat. (IMPACT: POS JANGKA PENDEK)
āļø THE FINAL VERDICT
š SIGNAL: SPECULATIVE BUY ON DIP (BERTAHAP)
š”ļø Risk Profile: High Risk (volatilitas tinggi, sektor siklikal)
ā Confidence Score: 78%
š INTELLIGENCE SUMMARY:
[+] Bullish Factor: APEX mengantongi dua kontrak offshore besar dari Pertamina Hulu Mahakam (USD 25 juta dan USD 13,6 juta) yang mengangkat utilisasi rig dan memberi visibilitas pendapatan 2025ā2026, selaras dengan tren pertumbuhan offshore Indonesia (CAGR 5,92%).
[+] Bullish Factor: Setelah flush ke 180āan, candle harian membentuk ekor bawah panjang di demand 190ā200, RSI mulai memantul, dan data broker hari ini berbalik āAccā dengan net buy >100 ribu lotāindikasi awal bahwa smart money mulai serap lagi setelah markdown.
ā
[-] Bearish Risk: Saham sudah naik multiābagger dari base 90āan, sektor migas tetap rentan terhadap harga komoditas global dan delay proyek, dan jebolnya 180 akan membuka ruang markdown ke 165 atau lebih dalamātanpa disiplin stop loss, trader bisa nyangkut di tengah siklus sektor yang masih fluktuatif.
š
OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Jangan haka di atas 210; tunggu kalau pagi ada tarik turun ke 190ā200 dengan volume mulai mengecil, baru cicil masuk bertahap, dan cut tegas kalau APEX ditutup di bawah 180."
ā ļø Disclaimer: Ini adalah hasil bedah data, tape broker, dan konteks fundamentalāsektor; keputusan jualābeli sepenuhnya di tangan masingāmasing trader.
$TRUK $MLPT
"Logika Dibalik Saham yang 'Gagal Turun' Meski Indeks Memerah"
Pernahkah Anda memperhatikan sebuah saham yang tetap kokoh atau bahkan sedikit menghijau saat IHSG sedang terkoreksi tajam? Fenomena ini seringkali membingungkan bagi arus Bad Money yang sedang sibuk melakukan panic selling. Logika di baliknya sederhana: ada kekuatan Smart Money yang sedang menjaga harga tersebut karena mereka belum selesai melakukan akumulasi. Mereka sengaja menahan harga agar tidak jatuh lebih dalam supaya psikologi pasar tetap terjaga, sekaligus menampung barang dari ritel yang sedang ketakutan.
Trigger Smart Money membantu Anda mendeteksi "kekuatan gaib" ini melalui data aliran dana yang transparan. Jika di tengah penurunan indeks, saham tersebut menunjukkan lonjakan volume intraday 5x lipat dan nilai Clean Money tetap positif, itu adalah sinyal bahwa saham tersebut memiliki fundamental kekuatan yang sangat besar. Pemain besar tidak membiarkan harga saham mereka jatuh karena mereka tahu nilai intrinsiknya jauh di atas harga saat ini. Ini adalah peluang emas bagi Anda untuk masuk ke saham yang memiliki daya tahan (resilience) tinggi sebelum pasar kembali stabil.
Menemukan saham yang "melawan arus" adalah salah satu strategi terbaik untuk meraih profit di pasar yang sedang tidak menentu. Jangan hanya terpaku pada layar merah indeks, tapi carilah anomali pergerakan dana bersih di saham-saham individu. Dengan radar pemburu dana besar, Anda bisa dengan mudah menyaring mana saham yang sedang dilindungi oleh modal raksasa. Fokuslah pada kejujuran data volume; selama dana masuk bersih tetap mendominasi, maka penurunan indeks hanyalah kebisingan yang memberikan Anda kesempatan beli di harga yang lebih kompetitif.
$SEMA $TAPG $TRUK
1/2


šāāļø [Edukasi]
Rumus Spike: Kapan Beli, Kapan Lari?
Konteks Adalah Raja š
Bagaimana cara membaca lonjakan Frequency Analyzer agar tidak terjebak di pucuk? Gunakan matriks sederhana ini:
ā
SPIKE VALID (AKUMULASI)
Posisi Harga: Sideways (Datar) atau di Support/Bawah.
Logika: Ada transaksi besar (Volume Meledak) yang terjadi dalam sunyi (Frekuensi Rendah). Harga sengaja dijaga tidak naik dulu.
Artinya: Gajah sedang 'Isi Bensin' sebelum berangkat. š (BUY/WATCH).
ā SPIKE INVALID (DISTRIBUSI)
Posisi Harga: Sudah naik tinggi (Rally) atau di Resistance/Pucuk.
Logika: Volume meledak di atas biasanya adalah pertukaran barang dari Bandar ke Ritel yang FOMO.
Artinya: Gajah sedang 'Oper Barang' sebelum terjun payung. š (SELL/AVOID).
Jadi kalau lihat Spike, jangan langsung Haka. Cek dulu chart-nya: Lagi parkir atau lagi ngebut?
$TRUK $BUMI $RLCO

"Pentingnya Konfirmasi Volume Saat Harga Terkoreksi"
Banyak trader panik dan langsung menjual sahamnya saat harga mengalami koreksi atau penurunan kecil. Padahal, seringkali koreksi tersebut hanyalah "guncangan" sengaja yang dibuat oleh Smart Money untuk membuang ritel yang berpikiran pendek sebelum harga ditarik naik lebih tinggi lagi. Untuk mengetahui apakah koreksi tersebut berbahaya atau tidak, Anda harus melihat volumenya. Jika harga turun namun volumenya kecil dan dana keluar (Bad Money) tidak signifikan, maka besar kemungkinan itu hanyalah koreksi sehat yang bersifat sementara.
Melalui data Clean Money, Anda bisa melihat kejujuran di balik penurunan harga tersebut. Jika harga turun namun data menunjukkan pemain besar justru melakukan pembelian bersih secara diam-diam (buy on weakness), maka itu adalah peluang emas untuk menambah posisi. Namun, jika harga turun disertai volume besar dan dana keluar yang masif, barulah Anda harus benar-benar waspada. Trigger Smart Money memberikan Anda kejernihan data ini secara real-time, sehingga Anda tidak lagi mengambil keputusan berdasarkan rasa takut atau panik sesaat.
Memahami dinamika volume saat koreksi akan membuat Anda menjadi trader yang memiliki mentalitas juara. Anda tidak akan mudah "tergusur" dari saham-saham potensial hanya karena fluktuasi harga jangka pendek. Selalulah kembali pada data aliran dana sebagai rujukan utama. Selama Smart Money masih berada di dalam dan terus menambah posisi, maka tren naik jangka panjang sebenarnya masih terjaga. Gunakan teknologi radar dana besar untuk memberikan Anda keyakinan ekstra dalam memegang saham-saham pemenang hingga mencapai target profit maksimal.
$klbv $NAYZ $TRUK
1/2

