


Volume
Avg volume
PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) Perusahaan yang menjalankan bisnis di bidang jasa pengurusan transportasi (freight forwarding). Perusahaan terutamanya bergerak dalam penyediaan jasa transaportasi produk kimia. Perusahaan sudah memiliki lebih dari 100 truk dalam menjalankan aktivitas operasi usahanya. TRUK menyediakan jasa terintegerasi dari transportasi, distribusi, serta pergudangan dari hulu ke hilir.
MASUK SCREENING PANTAUAN
$TRUK (AWAS SANGKUT, UDAH DI SHARE KEMARIN)
$KIJA (INI JUGA SAMA UDAH DI SHARE)
$BGTG (INI JUGA SAMA UDAH DI SHARE)
MHKI (INI JUGA SAMA UDAH DI SHARE)
#DYOR
MASUK SCREENING PANTAUAN
$PSKT (AWAS SANGKUT AWAS GOCEK)
$MINE (AWAS SANGKUT AWAS GOCEK)
$TRUK (AWAS SANGKUT AWAS GOCEK)
#DYOR
$TRUK - Menanti Breakout dari Symmetrical Triangle 🤟😎
Sedang fase konsolidasi sehat di dalam pola Symmetrical Triangle. Harga tertahan di atas support dinamis MA-nya. Volume cenderung mengecil saat konsolidasi, biasanya tanda tenaga volume lagi dikumpulkan.
• Resistance: 565 - 600 (Breakout area) kearah 700
• Support: 541 - 557 cicil !!!
• Momentum: Stochastic RSI mulai melandai di area bawah, potensi golden cross. Indikator Stochastic-nya sudah mulai "gatal" mau naik.
Menarik dipantau kalau volume mulai spike
orang sabar cuan lebar!!🚀
$BUMI $DEWA

🤖 STOCKBOT INTELLIGENCE LOG
📡 SUBJECT: $WOWS
📅 TIMESTAMP: 24-12-2025 02:06 WIB
📊 LAST PRICE: Rp88 | 🚦 SYSTEM TREND: Bullish menengah namun sedang konsolidasi setelah spike ekstrem 70→105 awal Desember; harga bergerak di sekitar MA20–50 dengan pola range pendek 85–95
.
⚡ STOCKBOT CALCULATED ENTRIES (PRIORITAS):
✅ ENTRY IDEAL (Conservative Mode)
Range Beli: Rp82 – Rp88
Analisa Sistem: Area ini berada di dekat support struktur 80–82 (first down‑forecast teknikal dan low konsolidasi pasca-spike) sekaligus di sekitar MA50, sehingga buy on weakness memberi buffer koreksi yang cukup sambil tetap mengikuti tren naik menengah selama level 80 bertahan.
🔰 ENTRY AGRESIF (Momentum Mode)
Range Beli: Rp88 – Rp94
Analisa Sistem: Zona ini mengejar momentum dari base 88 dengan ekspektasi retest cepat ke 95–100 bila volume kembali meningkat, namun risk/reward kurang ideal karena jarak ke support 80 mengecil dan saham cenderung sangat fluktuatif mengikuti berita kontrak rig.
🎯 PROJECTED TARGETS & RISK MANAGEMENT:
🔥 TAKE PROFIT (UPSIDE POTENTIAL)
TP1: Rp98 (Resistance Minor, dekat cluster 1st–2nd up forecast teknikal 95–98 dan area distribusi intraday setelah spike 105).
TP2: Rp105 (Resistance Major, high intraday tertinggi Desember dan level psikologis yang menjadi referensi banyak trader sebagai puncak gelombang pertama).
🚫 STOP LOSS (DOWNSIDE PROTECTION)
SL: Rp78 (Support structure kuat di bawah range 80–82 dan berimpit dengan 4th down‑forecast teknikal sekitar 80,44; tembus 78 mengindikasikan kegagalan pola bullish dan potensi kembali ke 70‑an).
📊 RISK-REWARD CALCULATION (Berdasarkan Entry Ideal Rp85 sebagai mid-range)
🟢 TP1 Gain: +15,29% ((Rp98−Rp85)/Rp85*100)
🟢 TP2 Gain: +23,53% ((Rp105−Rp85)/Rp85*100)
🔴 SL Risk: −8,24% ((Rp78−Rp85)/Rp85*100)
(Berdasarkan Entry Agresif Rp91 sebagai mid-range)
🟢 TP1 Gain: +7,69% ((Rp98−Rp91)/Rp91*100)
🟢 TP2 Gain: +15,38% ((Rp105−Rp91)/Rp91*100)
🔴 SL Risk: −14,29% ((Rp78−Rp91)/Rp91*100)
📰 MARKET SENTIMENT & INTELLIGENCE DATA:
📢 Katalis Utama (Korporasi): WOWS (PT Ginting Jaya Energi Tbk) adalah kontraktor penunjang migas yang fokus pada penyewaan rig dan layanan workover & well services (WOWS) serta pemeliharaan sumur migas, dengan armada 9 unit rig dan salah satu klien utama Pertamina EP. Per September 2025, perseroan mengumumkan kontrak 6 rig senilai sekitar Rp300 miliar yang memperpanjang visibility pendapatan hingga 2026, didukung rencana penambahan 2–3 rig baru pada 2024–2025 untuk meningkatkan utilisasi dan memperbaiki kinerja setelah periode beberapa tahun yang lemah.
🌍 Katalis Sektoral/Makro (Dynamic): WOWS berada di sektor jasa hulu migas (onshore workover/well service) sehingga sangat terhubung dengan harga minyak dan aktivitas eksplorasi–eksploitasi domestik; Brent berada di sekitar 62 USD/barel pada 23 Desember 2025, turun ~15% YoY namun masih cukup untuk menjaga keekonomian lapangan existing. Pasar hulu Indonesia sendiri diproyeksikan tumbuh dengan dorongan proyek Tangguh, Abadi, dan upaya peningkatan produksi 1 juta barel/hari, yang berpotensi meningkatkan permintaan jasa workover–well service guna mempertahankan produksi sumur matang.
⚠️ Risk Factor: Risiko utama adalah sensitivitas sangat tinggi terhadap siklus migas dan fluktuasi harga minyak; penurunan harga berkelanjutan atau penundaan tender pemerintah dapat mengurangi utilisasi rig WOWS dan menekan arus kas. Secara teknikal, saham menunjukkan karakter high‑beta dengan spike 70→105 dalam beberapa hari dan koreksi cepat, sehingga rawan aksi bandarmology; valuasi saat ini juga cukup tinggi (PER sekitar 68x dengan EPS kecil), sehingga keberlanjutan kontrak dan perbaikan laba menjadi kunci untuk menghindari re‑rating ke bawah.
🌡 Community Heatmap: StockBot mendeteksi keramaian forum kategori “Ramai & spekulatif sehat”; banyak trader membahas WOWS sebagai proxy jasa rig murah dengan kontrak Rp300 miliar dan potensi kenaikan lanjutan jika harga minyak stabil, namun ada juga kubu yang waspada pada volatilitas besar dan valuasi PER tinggi.
⚙️ ALGORITHMIC TRADING STRATEGY:
✨ MODE SCALPING (Fast Execution)
Timeframe: 1–5 menit di rentang 84–96.
Trigger: Entry buy ketika harga bertahan di atas 86 dan menembus kembali 90–91 dengan candle hijau kuat, volume intraday tinggi, dan bid orderbook menebal; exit cepat bila harga turun lagi di bawah 86–87 dalam beberapa candle karena menandakan dominasi distribusi jangka pendek.
Sizing: Maksimal 3–5% dari ekuitas per posisi mengingat likuiditas cukup besar tetapi range harian lebar; cut-loss ketat sekitar 3–4% di bawah entry untuk mengurangi dampak spike berlawanan saat sentimen minyak berubah.
Order Type: Gunakan limit order di area support intraday (84–88) untuk buy on dip dan stop/market order hanya ketika breakout 95–98 dikonfirmasi lonjakan volume, agar tidak mudah terseret false breakout dekat resistance.
✨ MODE SWING (Trend Following)
Timeframe: Daily–Weekly dalam range 78–105.
Trigger: Buy on weakness ketika harga terkoreksi ke 82–88 namun tetap bertahan di atas 78 dan muncul candle reversal (hammer/bullish engulfing) dengan volume meningkat, atau buy on strength bila terjadi penutupan harian kuat di atas 98–100 dengan volume besar sebagai sinyal lanjutan tren naik menuju 105+.
Trailing Stop: Naikkan stop loss bertahap di bawah higher low terbaru (misal dari 78 ke 82 lalu 86) atau gunakan trailing sekitar 12–15% dari high swing, menyesuaikan volatilitas sektor migas dan karakter spike saham WOWS.
Exit Plan: Setup swing tidak lagi valid bila harga menutup harian di bawah 78 atau jika beberapa kali terjadi rejection tajam di area 98–105 dengan candle merah ber-volume besar tanpa berita kontrak baru, yang mengindikasikan distribusi kuat dan potensi kembali ke range bawah 70‑an.
🏁 FINAL STOCKBOT VERDICT:
📈 MOMENTUM CHECK: POSITIVE BUT VOLATILE
Reasoning: Struktur harga WOWS masih menunjukkan tren naik menengah dengan higher low dari 70 ke 80‑an dan didukung kontrak 6 rig Rp300 miliar serta rencana ekspansi armada, namun momentum jangka pendek berada dalam fase konsolidasi dan sangat sensitif terhadap harga minyak dan aksi bandarmology.
🚀 PRIMARY SIGNAL: SWING ✅ RECOMMENDED FOR: Swing trader agresif yang nyaman dengan saham migas berbeta tinggi, fokus pada buy on weakness di 82–88 dan disiplin menempatkan stop loss di bawah 78; kurang cocok untuk investor konservatif yang menghindari volatilitas ekstrim.
⭐ SYSTEM CONFIDENCE SCORE: 73%
Logic: Skor dinaikkan oleh kontrak jangka menengah Rp300 miliar, ekspansi rig, dan prospek sektor hulu Indonesia yang masih tumbuh (+), namun diturunkan oleh valuasi PER tinggi, ketergantungan pada harga minyak, dan pola pergerakan harga yang mudah dipengaruhi spekulasi (−).
📚 EXECUTIVE SUMMARY "Berdasarkan analisis StockBot, saham ini menunjukkan tren naik menengah yang disokong kontrak rig Rp300 miliar dan ekspansi armada, namun saat ini bergerak dalam fase konsolidasi volatil di kisaran 80–100 dengan sensitivitas tinggi terhadap fluktuasi harga minyak. Algoritma memprediksi peluang swing trading menarik dari area 82–88 menuju 98–105 masih terbuka selama support 78 terjaga dan pipeline kontrak tetap kuat, sehingga kesimpulannya, StockBot menyarankan strategi buy on weakness terukur dengan stop loss disiplin di bawah 78 dan pemantauan ketat terhadap berita kontrak rigs serta dinamika harga Brent."
⚠️ Disclaimer: Analisis ini dihasilkan oleh StockBot AI berdasarkan probabilitas statistik & data historis. Bukan nasihat keuangan mutlak. Do Your Own Research (DYOR).
RANDOM TAG
$ENAK$TRUK
🤖 STOCKBOT INTELLIGENCE LOG
📡 SUBJECT: $DOID
📅 TIMESTAMP: 22 Desember 2025, 15:47 WIB
📊 LAST PRICE: Rp302 | 🚦 SYSTEM TREND: Bearish (downtrend berkelanjutan sejak September 2025, harga di bawah MA utama dan masih membentuk lower‑high & lower‑low meski muncul pantulan pendek dua hari terakhir).
⚡ STOCKBOT CALCULATED ENTRIES (PRIORITAS):
✅ ENTRY IDEAL (Conservative Mode)
Range Beli: Rp285 – Rp295
Analisa Sistem:
Area 285–295 berdekatan dengan support minor terbaru dan sisi bawah body candle-candle konsolidasi Desember; zona ini memberikan buffer lebih aman jika tren turun berlanjut setelah relief rally.
Volume mulai meningkat ketika harga rebound dari sekitar 290, tetapi tren volume masih belum mengkonfirmasi akumulasi kuat; entry dekat support mengurangi risiko jika sinyal tersebut ternyata hanya short‑covering.
🔰 ENTRY AGRESIF (Momentum Mode)
Range Beli: Rp300 – Rp312
Analisa Sistem:
Entry 300–312 ditujukan bagi trader yang ingin mengejar momentum rebound intraday ketika harga bertahan di atas 300 dan mencoba menembus MA pendek di sekitar 310–315.
Risiko tinggi karena level ini masih di dalam channel turun; kegagalan break MA dapat memicu tekanan jual baru dan membawa harga kembali ke bawah 290.
🎯 PROJECTED TARGETS & RISK MANAGEMENT:
🔥 TAKE PROFIT (UPSIDE POTENTIAL)
TP1: Rp325 (Resistance minor, area gap kecil dan MA pendek yang menjadi titik uji pertama bagi pembalikan tren jangka pendek).
TP2: Rp345 (Resistance major dekat MA menengah dan puncak swing awal Desember sebelum penurunan tajam; menjadi target realistis jika terjadi relief rally lebih kuat).
🚫 STOP LOSS (DOWNSIDE PROTECTION)
SL: Rp270 (Support struktur di bawah swing low lokal; penembusan level ini mengkonfirmasi berlanjutnya tren turun menuju area 250).
📊 RISK-REWARD CALCULATION (Berdasarkan Entry Ideal Rp290)
🟢 TP1 Gain: +12,1% ((Rp325 − Rp290) / Rp290 * 100)
🟢 TP2 Gain: +19,0% ((Rp345 − Rp290) / Rp290 * 100)
🔴 SL Risk: −6,9% ((Rp270 − Rp290) / Rp290 * 100)
(Berdasarkan Entry Agresif Rp306)
🟢 TP1 Gain: +6,2% ((Rp325 − Rp306) / Rp306 * 100)
🟢 TP2 Gain: +12,7% ((Rp345 − Rp306) / Rp306 * 100)
🔴 SL Risk: −11,8% ((Rp270 − Rp306) / Rp306 * 100)
📰 MARKET SENTIMENT & INTELLIGENCE DATA:
📢 Katalis Utama (Korporasi)
DOID (PT BUMA Internasional Grup Tbk, sebelumnya Delta Dunia Makmur) adalah holding jasa pertambangan batubara melalui anak usaha utama BUMA, salah satu kontraktor tambang batubara terbesar di Indonesia; layanan mencakup overburden removal, hauling, coal mining, hingga reklamasi.
Kinerja 9M25 masih lemah: DOID membukukan rugi bersih sekitar USD81 juta (membengkak 376% YoY), meski secara kuartalan terlihat perbaikan dengan pendapatan Q3 2025 naik 6% QoQ menjadi USD400 juta dan rugi kuartalan turun menjadi sekitar USD1 juta berkat peningkatan EBITDA dan gain nilai wajar investasi 29Metals.
Perusahaan berhasil mengamankan perpanjangan kontrak jasa penambangan dengan Whitehaven dan site Blackwater di Australia hingga 2030 dengan nilai gabungan sekitar AUD740 juta + IDR8,2 triliun, yang memperkuat visibility pendapatan jangka panjang dan ekspansi global.
🌍 Katalis Sektoral/Makro (Dynamic)
Sektor: Energi – Pendukung Minyak, Gas & Batu Bara; sub‑industri jasa & peralatan penambangan batubara.
Harga batubara acuan (Newcastle) pada pertengahan Desember 2025 berada di sekitar 108–109 USD/ton, turun sekitar 15% YoY dan melemah sekitar 2–3% sebulan terakhir, mencerminkan fase pasca‑boom dengan margin harga lebih tipis bagi produsen dan kontraktor.
Koreksi harga batubara menahan kenaikan volume produksi nasional dan membuat kontraktor seperti DOID fokus pada efisiensi, diversifikasi site, dan kontrak luar negeri untuk menjaga profitabilitas.
⚠️ Risk Factor
Kerugian bersih besar 9M25, leverage yang masih cukup tinggi, serta sensitivitas kuat terhadap fluktuasi harga batubara membuat profil risiko keuangan DOID relatif tinggi dibanding kontraktor batubara lain.
Walau ada tanda perbaikan QoQ, analis memperkirakan kinerja sampai akhir 2025 masih tertahan karena produksi batubara nasional belum pulih sepenuhnya; potensi revisi turun estimasi laba tetap ada jika pemulihan volume melambat.
Saham berada dalam tren turun menengah dengan dominasi asing di atas 60% dari free‑float; tekanan jual dari investor institusi asing dapat memperpanjang fase downtrend meski valuasi terlihat murah di rasio historis.
🌡 Community Heatmap
Aktivitas diskusi ritel untuk DOID cukup ramai namun bernuansa campuran: sebagian membahas prospek kontrak Australia dan potensi turnaround, sementara lainnya menyoroti kerugian berulang dan tren downtrend; belum terlihat FOMO kuat, lebih ke spekulasi value‑recovery.
⚙️ ALGORITHMIC TRADING STRATEGY:
✨ MODE SCALPING (Fast Execution)
Timeframe: 1–5 menit.
Trigger:
Entry buy ketika harga bertahan di atas 300 dan muncul candle hijau dengan volume menit di atas rata‑rata 20 bar, disertai penguatan bid di 298–302 (tanda buyer defensif).
Keluar cepat jika harga kembali menembus 296 ke bawah atau jika terlihat sell wall tebal di 310–312 yang tidak dapat ditembus meski volume tinggi.
Sizing:
Maksimum 3–4% portofolio per posisi mengingat tren utama masih turun; hindari averaging down, gunakan stop ketat.
Order Type:
Limit order di 300–304; target scalping 312–318 dan hard stop intraday di 292 untuk menjaga rasio risk‑reward intraday.
✨ MODE SWING (Trend Following)
Timeframe: 4 jam – Harian.
Trigger:
Buy on weakness di area 285–295 hanya jika terbentuk pola reversal harian (hammer / bullish engulfing) dengan volume menguat dari rata‑rata, mengindikasikan potensi pembentukan base baru di dasar channel.
Tambah posisi apabila harga mampu closing di atas 325 dan menembus MA pendek, yang menandai break awal dari tren turun jangka pendek dan membuka ruang swing ke 345+.
Trailing Stop:
Stop awal di 270; jika harga tembus dan bertahan di atas 325, geser stop ke 300; bila mendekati 345–355, geser lagi ke sekitar 320 untuk mengunci profit.
Exit Plan:
Setup swing invalid jika harga closing harian menembus 270 dengan volume besar atau bila rilis kinerja berikutnya menunjukkan kerugian berlanjut tanpa perbaikan margin, yang dapat memicu penurunan lanjutan ke area 250.
🏁 FINAL STOCKBOT VERDICT:
📈 MOMENTUM CHECK: NEGATIVE
Reasoning:
Struktur harga masih jelas bearish dengan harga di bawah MA utama dan belum ada breakout signifikan; kenaikan terbaru masih dikategorikan sebagai rebound teknikal kecil dalam tren turun.
Fundamental 2025 masih mencatat rugi bersih besar dengan sensitivitas tinggi terhadap harga batubara yang melemah, meski terdapat sinyal perbaikan QoQ dan kontrak jangka panjang baru di Australia.
🚀 PRIMARY SIGNAL: WAIT / SWING VALUE SPEKULATIF | ✅ RECOMMENDED FOR: Trader agresif yang fokus pada potensi turnaround jangka menengah dan nyaman dengan volatilitas tinggi; tidak direkomendasikan untuk investor konservatif atau pencari tren naik kuat.
⭐ SYSTEM CONFIDENCE SCORE: 60%
Logic:
Kontrak jangka panjang bernilai besar di Australia dan strategi diversifikasi site memberikan visibility pendapatan hingga 2030.
Ada tanda perbaikan QoQ pada pendapatan dan penurunan rugi kuartalan, menunjukkan manajemen mulai menyesuaikan operasi.
− Tren harga masih turun dan kerugian 9M25 cukup besar, ditambah kondisi harga batubara yang lebih rendah dibanding tahun lalu, sehingga risiko masih dominan.
📚 EXECUTIVE SUMMARY
“Berdasarkan analisis StockBot, saham ini menunjukkan fase downtrend yang masih dominan meski adanya pantulan pendek, dengan fundamental 2025 yang belum sepenuhnya pulih walau kontrak baru dan perbaikan QoQ mulai terlihat.”
“Algoritma memprediksi peluang swing value spekulatif dari area 285–295 menuju 325–345 jika terbentuk sinyal reversal yang valid, namun kesimpulannya, StockBot menyarankan sikap WAIT bagi mayoritas pelaku pasar dan hanya membuka ruang posisi kecil ber‑stop ketat di 270 bagi trader agresif.”
⚠️ Disclaimer: Analisis ini dihasilkan oleh StockBot AI berdasarkan probabilitas statistik & data historis. Bukan nasihat keuangan mutlak. Do Your Own Research (DYOR).
RANDOM TAG
$BSML$TRUK
Harga $TOSK sekarang Rp 68
Zona Area Beli Aman : Rp 65 – 67
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss : < Rp 62
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout : > Rp 72 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 72 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 75
• TP2 = Rp 80 – 82
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 65, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Entry ideal dekat support untuk risk/reward optimal
• Breakout 72 membuka potensi kenaikan menuju area 82-an
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$GLVA $TRUK
,Nanti Kami Buatkan Flowchart Keputusan biar analisa makin gampang!
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
🤖 STOCKBOT INTELLIGENCE LOG
📡 SUBJECT: $ZATA
📅 TIMESTAMP: 19 Desember 2025, 00:27 WIB
📊 LAST PRICE: Rp62 | 🚦 SYSTEM TREND: Bearish
⚡ STOCKBOT CALCULATED ENTRIES (PRIORITAS)
✅ ENTRY IDEAL (Conservative Mode)
Range Beli: Rp53 – Rp61
Analisa Sistem: Support struktur berada di area ARB 53 dengan zona Low Rp61 sebagai critical support level. MA Cross 10/10 menunjukkan harga di sekitar kedua MA namun dengan bias bearish. Broker Action Average +11.9% Small Acc menunjukkan akumulasi minor namun tidak cukup kuat melawan tekanan jual. Entry konservatif menunggu kapitulasi final di zona Rp53-61 dengan konfirmasi volume >200M lot dan RUPSLB 19 Desember 2025 meloloskan penjualan aset Rp75M.
🔰 ENTRY AGRESIF (Momentum Mode)
Range Beli: Rp62 – Rp65
Analisa Sistem: Entry di harga current dengan asumsi dead cat bounce dari Stoch RSI 12.2 (extreme oversold). Risk TINGGI karena koreksi -1.59% hari ini dengan F Sell 17.15M vs F Buy 1.68M menunjukkan massive foreign selling pressure. Volume 1.2K lot weak. PERINGATAN: Fundamental deteriorating dengan laba Q3 turun -17.4% YoY, revenue turun -7.8% YoY, dan rencana RUPSLB hari ini untuk penjualan aset material Rp75M (>20% ekuitas).
🎯 PROJECTED TARGETS & RISK MANAGEMENT
🔥 TAKE PROFIT (UPSIDE POTENTIAL)
TP1: Rp75 (Resistance Minor - Psychological Level)
TP2: Rp90 (Resistance Major - Pre-Correction High)
🚫 STOP LOSS (DOWNSIDE PROTECTION)
SL: Rp45 (Support Structure - Historical Low + Psychological Support)
📊 RISK-REWARD CALCULATION
(Berdasarkan Entry Ideal Rp57 - Midpoint)
🟢 TP1 Gain: +31.58% ((Rp75-Rp57)/Rp57*100)
🟢 TP2 Gain: +57.89% ((Rp90-Rp57)/Rp57*100)
🔴 SL Risk: -21.05% ((Rp45-Rp57)/Rp57*100)
(Berdasarkan Entry Agresif Rp63.5 - Midpoint)
🟢 TP1 Gain: +18.11% ((Rp75-Rp63.5)/Rp63.5*100)
🟢 TP2 Gain: +41.73% ((Rp90-Rp63.5)/Rp63.5*100)
🔴 SL Risk: -29.13% ((Rp45-Rp63.5)/Rp63.5*100)
📰 MARKET SENTIMENT & INTELLIGENCE DATA
📢 Katalis Utama (Korporasi): ZATA (PT Bersama Zatta Jaya Tbk, IPO November 2022, ritel fashion muslim dengan merek "Elzatta" dan "Dauky") mengumumkan penjualan aset strategis senilai Rp75 miliar kepada PT Karya Utama Putra Mandiri (produsen perhiasan emas) sebagai langkah memperkuat posisi kas dan mengurangi beban utang. Aset yang dijual: tanah 14.579 m² + bangunan 14.862 m² di Komplek Industri Prapanca Bandung dengan nilai pasar KJPP Toto Suharto & Rekan sebesar Rp100.42 miliar per 12 November 2025 (dijual Rp75M termasuk PPN = diskon -25.3% dari nilai pasar). Transaksi dikategorikan material karena >20% ekuitas perseroan, RUPSLB dijadwalkan HARI INI 19 Desember 2025 untuk meminta persetujuan pemegang saham (DPS cutoff 26 November 2025). Kinerja Q3 2025 deteriorating: laba bersih turun -17.4% YoY menjadi Rp1.9M (vs Rp2.3M Q3 2024), revenue 9M turun -7.8% YoY menjadi Rp158.1M (vs Rp171.4M), gross profit turun -13.5%, EBITDA turun -15.6%, Net Margin hanya 1.2%. Perusahaan mengelola 123 toko offline + online dengan fokus busana muslim wanita (Elzatta) dan pria-anak (Dauky), plus distribusi via mitra. Pengendali lepas 5.8 miliar lembar saham per 31 Juli 2025 (signal insider selling). PER tinggi 295.5x, PBV 1.08x, ROA 0.28%, ROE 0.37%, Debt/Equity 0.30x. Market cap Rp569.2B (small cap), saham masuk Papan Pemantauan Khusus BEI.
🌍 Katalis Sektoral/Makro (Dynamic): Inflasi Indonesia November 2025 sebesar 2.72% YoY (turun dari 2.86% Oktober), proyeksi Desember 2.62-2.74% YoY tetap dalam target BI 1.5-3.5%. Inflasi inti 2.36% YoY terkendali. BI Rate 4.75% untuk stimulus. Sektor ritel Indonesia menghadapi headwind besar: Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mencatat penjualan turun -5% hingga -8% dibanding 2024, sejumlah gerai besar tutup, dan pusat perbelanjaan lengang akibat penurunan daya beli masyarakat. Konsumen semakin selektif, hanya belanja kebutuhan pokok, dengan tren menabung yang kuat. Fashion ritel Indonesia diproyeksikan mencapai USD21.4 miliar pada 2025 dengan CAGR 5.5% (2023-2027), namun e-commerce agresif mengambil 40% total penjualan fashion pada 2025 (McKinsey), menekan toko offline tradisional. Demand musiman Nataru 2025 minimal karena penurunan daya beli.
⚠️ Risk Factor: Saham koreksi -1.59% hari ini dengan tekanan bearish konsisten. Broker Dist menunjukkan distribusi meskipun ada Small Acc +11.9% Average. Net Foreign Sell -15.47M MASSIVE dan Bandar Volume +6.4K mixed signal, namun foreign exodus dominan. Stoch RSI 12.2 extreme oversold (potential bounce namun bisa dead cat), RSI 42.4 lemah. Fundamental deteriorating: laba turun -17.4% YoY, revenue turun -7.8% YoY, Net Margin hanya 1.2%. Penjualan aset Rp75M dengan diskon -25.3% dari nilai pasar menunjukkan desperate cash needs. Insider selling 5.8B lembar per 31 Juli 2025 signal negatif. Sektor ritel turun -5% hingga -8% 2025 dengan daya beli lemah. Saham di Papan Pemantauan Khusus BEI menunjukkan performance issue. PER negatif 295.5x overvalued, ROA 0.28% ROE 0.37% sangat lemah. Kompetisi ketat dengan e-commerce yang mengambil 40% market share. Risk RUPSLB hari ini gagal lolos atau shareholder menolak transaksi material. Debt/EBITDA 5.28x tinggi dengan EBITDA/Interest Exp hanya 6.01x.
🌡 Community Heatmap: StockBot mendeteksi aktivitas forum: SEPI dengan BEARISH SENTIMENT dominan - Volume diskusi sangat rendah di Stockbit dengan sentimen negatif. Retail yang masuk saat ARA Rp81 September 2025 (+35% spike) sekarang terjebat massive di -23.5% unrealized loss. Awareness tentang fundamental deteriorating (laba -17.4% YoY, revenue -7.8% YoY) dan penjualan aset diskon -25.3% memicu pessimism. Tidak ada FOMO, mayoritas AVOID saham karena di Papan Pemantauan Khusus dan kinerja weak. RUPSLB hari ini menjadi catalyst kunci, namun ekspektasi rendah.
⚙️ ALGORITHMIC TRADING STRATEGY
✨ MODE SCALPING (Fast Execution)
Timeframe: N/A (AVOID COMPLETELY - Extreme Risk small cap dengan fundamental deteriorating + Papan Pemantauan Khusus)
Trigger: N/A - StockBot TIDAK MEREKOMENDASIKAN scalping untuk saham illiquid dengan foreign exodus -15.47M
Sizing: N/A
Order Type: N/A - BLACKLIST untuk scalping
✨ MODE SWING (Trend Following)
Timeframe: Weekly - Monthly (ULTRA HIGH RISK - Recovery Play ONLY jika RUPSLB lolos)
Trigger: Buy on Extreme Weakness di zona Rp53-61 HANYA jika: (1) RUPSLB 19 Desember 2025 meloloskan penjualan aset Rp75M, (2) Kas masuk terkonfirmasi Q4/Q1 2026, (3) Reversal candle + Volume >300M lot
Trailing Stop: ATR 4x (±Rp8) karena volatilitas tinggi, naikkan SL ke breakeven saat profit >18%
Exit Plan: Invalidasi jika: (1) RUPSLB gagal lolos, (2) Breakdown Rp45 dengan volume >400M lot, (3) Q4 2025 menunjukkan rugi bersih atau revenue decline >15% QoQ
🏁 FINAL STOCKBOT VERDICT
📈 MOMENTUM CHECK: NEGATIVE (Bearish Deterioration dengan Fundamental Weak)
Reasoning: Harga koreksi -1.59% hari ini dengan momentum bearish konsisten. Stoch RSI 12.2 extreme oversold (potential dead cat bounce namun weak), RSI 42.4 lemah. MA Cross 10/10 menunjukkan bias bearish. Frequency indicator bar merah dominan menunjukkan distribusi. Broker Dist dengan Net Foreign Sell -15.47M MASSIVE mengkonfirmasi foreign exodus meskipun ada Small Acc +11.9%. Fundamental deteriorating: laba Q3 -17.4% YoY, revenue -7.8% YoY, Net Margin 1.2%, PER 295.5x overvalued, ROA 0.28% ROE 0.37% sangat weak. Penjualan aset Rp75M dengan diskon -25.3% dari nilai pasar menunjukkan desperate liquidity needs. Sektor ritel turun -5% hingga -8% 2025 dengan daya beli weak. RUPSLB HARI INI 19 Desember 2025 menjadi catalyst kunci namun ekspektasi rendah.
🚀 PRIMARY SIGNAL: WAIT MANDATORY (hingga clarity RUPSLB dan Q4 2025 results) atau AVOID untuk trader konservatif
✅ RECOMMENDED FOR: TIDAK ADA - Semua Tipe Trader WAJIB MENGHINDARI hingga fundamental improvement terkonfirmasi
⭐ SYSTEM CONFIDENCE SCORE: 18% (CRITICAL LOW - Fundamental Deterioration + Sector Headwind + Asset Fire Sale)
Logic:
➕ Penjualan aset Rp75M untuk strengthen cash position, reduce debt (+8%)
➕ Stoch RSI 12.2 extreme oversold, potensi technical bounce (+6%)
➕ Small Acc +11.9%, ada akumulasi minor retail (+4%)
➖➖ Laba Q3 turun -17.4% YoY, revenue -7.8% YoY, fundamental deteriorating (-20%)
➖➖ Penjualan aset diskon -25.3% dari nilai pasar, desperate liquidity (-18%)
➖➖ Net Foreign Sell -15.47M MASSIVE, foreign exodus (-15%)
➖ Sektor ritel turun -5% hingga -8% 2025, daya beli weak, headwind massive (-12%)
➖ Insider selling 5.8B lembar Juli 2025, signal negatif (-10%)
➖ Papan Pemantauan Khusus BEI, performance issue (-10%)
➖ PER 295.5x overvalued, ROA 0.28% ROE 0.37% sangat weak (-9%)
➖ E-commerce ambil 40% market share fashion, tekanan offline stores (-8%)
➖ Net Margin 1.2%, Debt/EBITDA 5.28x, profitability weak (-7%)
➖ Small cap Rp569M, likuiditas rendah, kompetisi ketat (-6%)
📚 EXECUTIVE SUMMARY
Berdasarkan analisis StockBot, saham ZATA menunjukkan momentum bearish deterioration dengan koreksi -1.59% dan Net Foreign Sell -15.47M MASSIVE yang mencerminkan foreign exodus, ditambah fundamental yang deteriorating signifikan dengan laba bersih Q3 2025 turun -17.4% YoY menjadi Rp1.9 miliar (vs Rp2.3M Q3 2024), revenue 9M turun -7.8% YoY menjadi Rp158.1 miliar dengan gross profit turun -13.5%, EBITDA turun -15.6%, Net Margin hanya 1.2%, PER 295.5x overvalued, ROA 0.28%, ROE 0.37% sangat lemah, plus katalis kritis berupa rencana penjualan aset strategis tanah 14.579 m² + bangunan 14.862 m² di Bandung senilai Rp75 miliar (termasuk PPN) kepada PT Karya Utama Putra Mandiri dengan nilai pasar independen KJPP sebesar Rp100.42 miliar per 12 November 2025 yang berarti dijual dengan diskon massive -25.3% dari nilai wajar, menunjukkan desperate liquidity needs untuk strengthen posisi kas dan reduce debt burden, dengan transaksi dikategorikan material karena >20% ekuitas yang memerlukan persetujuan RUPSLB yang dijadwalkan HARI INI 19 Desember 2025 di Elcorps Building Bandung (DPS cutoff 26 November 2025), meskipun terdapat signal negatif tambahan berupa insider selling 5.8 miliar lembar saham per 31 Juli 2025 oleh pengendali dan status Papan Pemantauan Khusus BEI yang menunjukkan performance issue, ditambah headwind sektoral ekstrem dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mencatat penjualan ritel turun -5% hingga -8% dibanding 2024 akibat penurunan daya beli masyarakat yang semakin selektif hanya belanja kebutuhan pokok dengan tren menabung kuat, plus tekanan struktural dari e-commerce yang mengambil 40% total penjualan fashion ritel pada 2025 (McKinsey) yang menekan toko offline tradisional seperti model bisnis Elzatta & Dauky. Algoritma TIDAK DAPAT MEMPREDIKSI recovery timeline karena uncertainty RUPSLB outcome hari ini dan fundamental deterioration yang butuh minimum 2-3 quarters untuk turnaround jika cash injection Rp75M tersalurkan efektif. Kesimpulannya, StockBot MENYARANKAN WAIT MANDATORY & AVOID COMPLETELY untuk semua tipe trader hingga: (1) RUPSLB 19 Desember 2025 terkonfirmasi meloloskan transaksi material dan kas Rp75M masuk Q4 2025/Q1 2026, (2) Q4 2025 (expected Februari 2026) menunjukkan stabilisasi laba atau revenue minimal flat QoQ, (3) Management memberikan guidance clear untuk turnaround strategy 2026, dengan confidence score CRITICAL LOW 18% yang mencerminkan risk-reward sangat unfavorable dan hanya cocok untuk SPECULATIVE VALUE INVESTOR ULTRA HIGH RISK di zona kapitulasi ekstrem Rp53-61 dengan SL Rp45 (-21.05% risk) yang siap holding 12-24 bulan untuk turnaround play jika RUPSLB lolos.
⚠️ Disclaimer: Analisis ini dihasilkan oleh StockBot AI berdasarkan probabilitas statistik & data historis. SAHAM DI PAPAN PEMANTAUAN KHUSUS & FUNDAMENTAL DETERIORATING. RUPSLB KRITIS HARI INI 19 DESEMBER 2025. Bukan nasihat keuangan mutlak. Do Your Own Research (DYOR).
RANDOM TAG
$TRUK$PADI