Volume
Avg volume
PT Temas Tbk. merupakan perusahaan pengiriman yang berbasis di Indonesia. Usaha Perusahaan diklasifikasikan ke dalam layanan pengiriman dan layanan bongkar muat. Perusahaan ini bergerak dalam kegiatan pengiriman yang menawarkan jasa pengiriman peti kemas penuh baik di pasar domestik dan internasional, memberikan dukungan dalam kegiatan pemuatan dan bongkar kargo, serta mengangkut penumpang, kargo, dan hewan. Kantor pusatnya terletak di Jakarta Utara dengan cabang di Medan, Surabaya, Makassar, Bitung, Pontianak, Banjarmasin, Pekanbaru, Ambon, Jayapura, dan Sorong. Kapal Perusahaan hanya beroperasi di laut domestik. Anak perusahaa... Read More
$TMAS kalo hari ini bisa menembus 152 berarti konfirmasi trend bearish sudah selesai, melanjutkan kenaikan menuju harga fair nya di 200an

PT Temas Tbk. - TMAS
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Kunjungi dan follow kami untuk laporan lengkap fundamental emiten!
Sumber Data: https://cutt.ly/ttvJz5n4
$TMAS
1/4




$TPMA $HAIS $TMAS emiten perkapalan yg bagi deviden besar naiknya malah sedikit sedangkan tetangga yg g bagi deviden malah ARA wkwkwk.. lawak
kembali lagi kita cicil-cicil saham tiap bulan kali ini kita beli agak banyak kemarin, baru update.
jauhi gorengan, beli yang berfundamental agar tidak pensiun dini dari market😉
Random Tag
$SMDR $TMAS $IHSG
jangan lupa follow biar gak ketinggal update cicil-cicil saham

yo yang belum take profit ,,, kemungkinan besok IHSG anjlok lagi usahain pegang cash, biar kalau turun bisa serok $HUMI $BBRM $TMAS
$TMAS# $BIPI Sudah Berhasil dijual semua nya. Dijual dengan Cicil 2kali. Hasil akhir, Modal masih aman. Keuntungan 320%, berkurang jadi 90%.
$TMAS B aja 🫰🤣 mau market naik turun jungkir balik itu bukan kontrol kita.. yang bisa kita kontrol cuman literasi keuangan masing" game masik panjang 🫰🤣

$TMAS
Selamat siang, Sobat Investor. Mari kita bedah PT Temas Tbk (TMAS) per hari ini, 2 Februari 2026.
Sebagai mentor Anda, saya melihat TMAS saat ini berada dalam situasi yang saya sebut sebagai **"Fase Akumulasi Aset di Tengah Tekanan Margin."** Secara fundamental perusahaan ini sedang "membakar uang" untuk ekspansi masa depan, namun secara teknikal, grafik harganya sedang "berdarah".
Berikut adalah analisis mendalam dan arahan strategi investasi untuk Anda:
### 1. Bedah Fundamental: Ekspansi Agresif vs. Tekanan Laba
Secara kinerja keuangan, TMAS sedang menghadapi tantangan efisiensi meskipun pendapatan relatif stabil.
* **Laba Tertekan:** Laba bersih TMAS mengalami tren penurunan. Pada kinerja 9 bulan pertama tahun 2025 (9M 2025), laba bersih turun 9,7% menjadi Rp365,5 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tekanan ini sudah terlihat sejak tahun buku 2024, di mana laba bersih turun 11% menjadi Rp721 miliar akibat kenaikan biaya operasional dan bahan bakar.
* **Pendapatan Stagnan:** Pendapatan relatif *flat*. Pada 9M 2025, pendapatan turun tipis 1% menjadi Rp3,19 triliun. Ini menunjukkan bahwa volume muatan relatif stabil, namun belum ada lonjakan permintaan yang signifikan.
* **Betting Besar di Masa Depan (Capex Jumbo):** Ini poin kuncinya. Manajemen sangat optimistis dengan mengalokasikan belanja modal (Capex) sebesar **Rp3 triliun pada tahun 2025**. Dana ini digunakan untuk membeli 16 unit armada baru dan modernisasi peralatan. Ini adalah sinyal bahwa perusahaan sedang bersiap untuk pertumbuhan jangka panjang, meskipun mengorbankan arus kas jangka pendek.
* **Dividen:** TMAS tetap loyal membagikan dividen. Untuk tahun buku 2024, mereka membagikan Rp4 per saham dengan *yield* sekitar 2,96%.
### 2. Valuasi: Murah atau Murahan?
Jika kita melihat rasio keuangannya, TMAS terlihat sangat menarik bagi *value investor*, namun kita harus hati-hati terhadap "Value Trap".
* **PER (Price to Earnings):** Berada di kisaran 11,6x - 12x. Ini jauh di bawah rata-rata industri yang bisa mencapai ratusan kali lipat untuk emiten sejenis yang sedang *growth*.
* **Profitabilitas Tinggi:** Meskipun laba turun, ROE (Return on Equity) TMAS masih sangat kuat di angka **23% - 24%**. Ini menunjukkan manajemen sangat efisien dalam memutar modal pemegang saham dibandingkan kompetitornya.
* **PBV (Price to Book Value):** Sekitar 2,5x - 2,7x. Tidak terlalu murah, tapi wajar untuk perusahaan dengan ROE setinggi itu.
### 3. Analisis Teknikal: Pisau Jatuh (Falling Knife)
Sobat Investor, sebagai mentor saya ingatkan: **Jangan melawan tren.** Kondisi teknikal per 2 Februari 2026 sangat *bearish*.
* **Tren Harga:** Harga saham saat ini di level **Rp129**, turun signifikan dari rekomendasi beli bulan lalu di level Rp163. Penurunan ini menembus level *stop loss* sebelumnya.
* **Indikator:** Indikator teknikal (Moving Averages, MACD, RSI) mayoritas menunjukkan sinyal **"Strong Sell"** (Sangat Jual). RSI berada di level 32, mendekati area jenuh jual (*oversold*), namun momentum penurunan masih kuat.
* **Support Krusial:** Perhatikan level **Rp115** (harga terendah 52 minggu). Jika level ini ditembus, harga bisa mencari dasar baru.
### 4. Arahan Strategi Investasi (Action Plan)
Berdasarkan data di atas, berikut adalah instruksi saya untuk portofolio Anda:
**A. Untuk Trader (Jangka Pendek): WAIT AND SEE (Menepi Dulu)**
Jangan masuk sekarang. Tren sedang sangat kuat turun (*downtrend*).
* **Sikap:** Jangan mencoba menangkap "pisau jatuh". Biarkan harga menemukan *support* kuat dulu.
* **Sinyal Masuk:** Tunggu hingga ada pembalikan arah (*reversal*) yang dikonfirmasi oleh volume tinggi atau jika harga mampu bertahan dan memantul di area *support* Rp115 - Rp120.
**B. Untuk Investor (Jangka Panjang / Dividend Hunter): CICIL BERTAHAP (Accumulate on Weakness)**
Jika visi Anda adalah 1-3 tahun ke depan, penurunan ini adalah diskon.
* **Logika:** Fundamental perusahaan solid (ROE 24%), dan Capex Rp3 Triliun akan mulai menghasilkan pendapatan di tahun 2026-2027 saat armada baru beroperasi penuh. Proyeksi volume peti kemas Indonesia juga tumbuh 2,2% di 2026.
* **Strategi:** Mulai cicil beli (pyramiding) jika harga mendekati **Rp115 - Rp120**. Jangan *All-in* sekaligus.
* **Risiko:** Waspadai jika laba bersih terus tergerus di laporan keuangan Full Year 2025 nanti.
**Kesimpulan Mentor:**
TMAS adalah perusahaan bagus (*good company*) dengan manajemen yang berani ekspansi, namun saat ini sedang menghadapi sentimen pasar yang buruk dan tekanan biaya (*bad stock timing*).
Untuk saat ini, **bersabarlah**. Pasar sedang menghukum saham ini. Kita tunggu di harga bawah (area Rp115) untuk mendapatkan *margin of safety* terbaik.
*Disclaimer: Keputusan investasi tetap ada di tangan Anda. Pelajari risiko sebelum bertransaksi.*
https://cutt.ly/ytvvJKqI
RANDOM TAG $SMDR $TPMA