


Volume
Avg volume
PT IMC Pelita Logistik Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran dan jasa angkutan laut. Kegiatan usaha yang terdiri dari: 1) Menjalankan kegiatan usaha pengangkutan laut untuk barang-barang mineral dan batubara serta usaha pelayaran/pengangkutan barang antar pelabuhan laut. 2) Menjalankan usaha penyewaan kapal laut (chartering) dengan menggunakan berbagai jenis kapal. 3) Menjalankan usaha pelayaran penundaan laut.
$PSSI
Halo rekan investor, mari kita duduk sejenak dan bedah ulang kondisi PT IMC Pelita Logistik Tbk (PSSI). Sebagai mentor Anda, saya ingin Anda melihat emiten ini tidak hanya dari satu sisi, tetapi secara menyeluruh: dari kinerja yang sedang "berdarah" hingga potensi *turnaround* di masa depan.
Berikut adalah analisis ulang komprehensif berdasarkan data terbaru untuk strategi investasi Anda:
### 1. Realitas Kinerja: Sedang Masa Transisi Berat
Anda harus sadar bahwa kinerja keuangan jangka pendek PSSI sedang tertekan hebat. Data Kuartal III 2025 (9M25) menunjukkan rapor merah yang signifikan dibandingkan tahun lalu:
* **Laba Bersih Anjlok:** Laba bersih turun drastis sebesar 88% menjadi Rp 25,5 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,.
* **Pendapatan Tergerus:** Pendapatan usaha turun 21,4% menjadi Rp 742,3 miliar.
* **Penyebab Utama:** Penurunan ini bukan tanpa alasan. Perusahaan sedang melakukan strategi divestasi aset (menjual kapal tua) yang menyebabkan volume pengangkutan menurun sementara. Selain itu, terjadi penurunan margin laba kotor yang signifikan.
**Insight Mentor:** Jangan panik dulu melihat penurunan laba. Kuartal 3 2025 (QoQ) sudah menunjukkan tanda pemulihan dengan kenaikan pendapatan 23,4% dibanding kuartal sebelumnya. Ini sinyal bahwa fase terburuk transisi armada mungkin sudah lewat.
### 2. Valuasi: Aset Murah (Undervalued)
Di sinilah peluang bagi *value investor*. Meskipun laba turun (membuat PER terlihat mahal di 76x), kita harus melihat nilai asetnya (PBV) untuk perusahaan aset berat seperti pelayaran:
* **Diskon Aset:** PSSI diperdagangkan di bawah nilai bukunya dengan PBV sekitar 0,76x hingga 0,82x,. Ini memberikan *margin of safety* yang cukup tebal.
* **Kesehatan Neraca:** Posisi kas sangat kuat (Rp 793,3 miliar) dengan rasio utang (DER) yang sangat rendah di 0,16x,. Ini berarti PSSI sangat aman dari risiko kebangkrutan meski laba sedang turun.
### 3. Dividen: Incaran *Income Investor*
Jika Anda mencari arus kas pasif, PSSI adalah salah satu "sapi perah" yang menarik:
* **Yield Tinggi:** Secara historis, *dividend yield* PSSI mencapai 9,8%,.
* **Komitmen Tinggi:** Rasio pembayaran dividen (Payout Ratio) bahkan tercatat di atas 100% (menggunakan saldo laba ditahan dan kas yang melimpah). Total dividen tahun buku 2024 mencapai Rp 188,6 miliar.
### 4. Prospek Masa Depan: Transformasi "Bulk to Blue"
Jangan beli PSSI karena masa lalunya sebagai pengangkut batu bara saja, tapi belilah karena masa depannya di logistik terintegrasi:
* **Diversifikasi ke Nikel:** PSSI sedang gencar beralih dari sekadar batu bara ke komoditas non-batu bara seperti nikel dan bauksit (untuk ekosistem EV). Targetnya, pada 2026 pendapatan non-batu bara mencapai 50%,.
* **Kondisi Pasar 2026:** Sektor transportasi dan logistik diprediksi menjadi "kuda hitam" di 2026 karena terbatasnya suplai kapal baru secara global (*supply tightness*) yang menjaga tarif sewa tetap menguntungkan,.
* **Harga Komoditas:** Meskipun target produksi batu bara nasional mungkin turun di 2026, harga acuan (HBA) di awal 2026 masih stabil di level US$ 104 per ton, yang menjaga permintaan jasa angkut tetap ada,.
### Arahan Strategis untuk Anda:
1. **Untuk *Dividend Hunter*:** Saham ini **BUY/HOLD**. Dengan posisi kas bersih yang kuat, PSSI kemungkinan besar tetap membagikan dividen. Beli saat harga terkoreksi untuk mengunci *yield* tinggi di atas bunga deposito,.
2. **Untuk *Swing Trader*:** Perhatikan area teknikal. Saham ini berada di level *support* 362-366. Jika laporan keuangan Q4 2025 menunjukkan perbaikan lanjutan (seperti pola di Q3), ada potensi *rebound* ke area 380-400.
3. **Untuk Investor Jangka Panjang:** Fokus pada cerita "peremajaan aset". Kapal-kapal baru yang lebih efisien akan meningkatkan margin di masa depan. Valuasi PBV < 0.8x adalah titik masuk yang masuk akal untuk menyimpan aset yang sedang "diskon".
**Kesimpulan Mentor:**
PSSI saat ini ibarat kapal yang sedang renovasi di tengah laut. Kinerjanya terlihat lambat karena sedang ganti mesin (peremajaan armada & diversifikasi), tapi fundamentalnya (kas & neraca) sangat kokoh. Jika Anda sabar menunggu proses transformasi ini selesai hingga 2026, potensi keuntungan dari kenaikan harga (*capital gain*) dan dividen jumbo cukup terbuka lebar.
*Disclaimer: Keputusan investasi tetap ada di tangan Anda. Pelajari risiko volatilitas harga komoditas yang masih membayangi.*
https://cutt.ly/dtxv0uLz
RANDOM TAG $BDKR $AKRA
$MYOR
PT Mayora Indah Tbk merupakan perusahaan produsen makanan dan minuman terkemuka yang berbasis di Indonesia dengan jangkauan operasional di lima benua. Sumber-sumber ini merinci struktur permodalan, susunan pengurus, serta portofolio produk perusahaan yang mencakup biskuit, kopi, hingga permen. Selain profil korporasi, dokumen tersebut menyoroti rencana penerbitan obligasi berkelanjutan yang ditujukan untuk memperkuat modal kerja dan membiayai operasional. Analisis keuangan menunjukkan optimisme terhadap pemulihan laba pada tahun 2025 dan 2026, yang didukung oleh efisiensi biaya dan kuatnya konsumsi rumah tangga. Secara hukum, perusahaan mengonfirmasi kepatuhan terhadap regulasi pasar modal serta status bebas sengketa hukum yang material saat ini. Penjelasan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai aspek strategis, finansial, dan legalitas dari entitas bisnis tersebut.
https://cutt.ly/7txct57d
RANDOM TAG $CASS $PSSI
not financial advice,do your own research,tidak ada jaminan untung,resiko di tanggung masing-masing,hanya pendapat pribadi dan bisa salah,saham yang ingin saya cicil beli:
$PSSI (IMC Pelita Logistik Tbk)
Data: PER 6.4x, PBV 0.82x, DER 0.18x, ROE 15.5%, EPS Rp98, FCF sangat sehat.
Valuasi: fairvalue. Ini adalah tipe saham yang bisa naik signifikan jika volume logistik batubara/nikel meningkat.resiko market cap kecil dan kalah dengan saham yang sedang trending
⚓ Deep Dive: Bedah Strategi & Fundamental 3 Naga Laut Indonesia
Di tengah optimisme industri pelabuhan 2026 yang diprediksi tumbuh positif oleh para ahli, mari kita lihat bagaimana kondisi "mesin" dari $SMDR, $PSSI, dan $TPMA.
1. SMDR (Samudera Indonesia) – Si Ekspansionis Agresif
Samudera Indonesia memasuki 2026 dengan mode "Gas Pol". Saat banyak perusahaan mengerem, Direktur Utama Bani Maulana Mulia justru mengonfirmasi bahwa 2025 dilewati dengan hasil di atas ekspektasi meski ada tantangan perang dagang global.
• Data Q3 2025: Berhasil mencetak laba bersih Rp718,7 Miliar, melompat dari Rp625,9 Miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
• Strategi 2026: SMDR menyiapkan Capex hingga USD 250 Juta untuk menambah armada dan rute baru. Fokus mereka tahun ini adalah penguatan di Pelabuhan Patimban dan ekspansi galangan kapal.
• Unique Fact: SMDR baru saja membagikan dividen interim Rp40,92 Miliar. Di harga saham sekarang (sekitar Rp430-an), valuasinya masih tergolong wajar dengan PBV di bawah 1x (sekitar 0,84x).
2. PSSI (IMC Pelita Logistik) – Transformasi Kargo & Efisiensi
PSSI sedang membuktikan bahwa mereka bukan sekadar "tukang angkut batu bara". Mereka sedang bertransformasi menjadi pemain logistik multi-komoditas.
• The Pivot: Di tahun 2026, PSSI mulai serius menggarap kargo nikel dan bauksit seiring pembatasan kuota nikel nasional di angka 260 juta ton. Strategi diversifikasi ini membuat mereka tidak terlalu rentan terhadap fluktuasi harga batu bara.
• Kekuatan Armada: PSSI dikenal memiliki Floating Crane yang sangat lincah. Ini membuat efisiensi bongkar muat mereka salah satu yang terbaik di kelasnya.
• Data Poin: Meskipun laba sektor batu bara terkontraksi, PSSI tetap menjaga kualitas kas (CFO) yang kuat. Investor menyukai PSSI karena struktur neracanya yang relatif bersih dari utang berbunga tinggi.
3. TPMA (Trans Power Marine) – Bertahan di Tengah Kontraksi
TPMA menghadapi tantangan berat di akhir 2025 karena penurunan volume produksi batu bara nasional, namun mereka punya "senjata rahasia".
• Data Q3 2025: Laba bersih tercatat Rp231,2 Miliar. Meskipun turun tipis dibanding 2024, namun secara kuartalan (QoQ), laba Q3 mereka masih tumbuh sekitar 6,4%.
• Ekspansi 2026: TPMA telah merealisasikan penambahan 16 unit tug boat dan 14 unit tongkang selama 2025. Sebagian rencana pengadaan kapal yang belum selesai di 2025 digeser ke tahun 2026 ini melalui skema Rights Issue.
• Unique Fact: Margin laba bersih (Net Margin) TPMA masih sangat tebal di angka 16,5%. Ini artinya, setiap Rp100 pendapatan yang masuk, Rp16,5 jadi laba bersih. Sangat efisien!
Dari 2 artikel sebelumnya jadi kalian pilih perkapalan mana guys?
Ini dia tambahan narasi tentang korelasi panas antara Minyak AS (WTI) dan sektor perkapalan untuk melengkapi postingan sebelumnya
🛢️ Plot Twist: Minyak AS & "Lautan Emas" Bagi Perkapalan
Bicara perkapalan tak lengkap tanpa melirik WTI (West Texas Intermediate). Di awal 2026, pasar minyak AS sedang dalam kondisi tight supply karena kebijakan pemangkasan produksi yang berlanjut. Apa hubungannya dengan saham-saham kita di IHSG?
1. Lonjakan Tarif Sewa Kapal (Tanker & Barge)
Ketika harga minyak AS stabil di level tinggi, aktivitas pengiriman energi global meningkat. Negara-negara mencari alternatif suplai, yang berarti rute pelayaran menjadi lebih jauh (ton-mile demand meningkat). Ini adalah katalis positif bagi $PSSI dan $TPMA yang melayani logistik komoditas energi. Semakin jauh kapal berlayar, semakin sedikit suplai kapal yang tersedia di pasar, dan tarif sewa pun meroket!
2. Dilema Bahan Bakar (Bunker Cost)
Ada fakta unik: Kenaikan harga minyak AS adalah pisau bermata dua. Di satu sisi, ia meningkatkan nilai kontrak angkut. Di sisi lain, biaya bahan bakar kapal (bunker) membengkak. Di sinilah $SMDR menunjukkan tajinya. Perusahaan yang punya manajemen fuel hedging (lindung nilai bahan bakar) yang baik akan tetap mencetak margin tebal saat yang lain boncos karena harga BBM laut yang mahal.
3. Geo-Politik & Re-Routing
Ketegangan di jalur perdagangan global seringkali membuat kapal harus memutar arah. Ini menguntungkan emiten perkapalan karena kapal berada di laut lebih lama, yang secara otomatis mengurangi jumlah kapal yang "nganggur" di pelabuhan.
Fakta Menarik 2026: AS kini menjadi salah satu eksportir energi terbesar ke Asia. Setiap barel minyak yang keluar dari Teluk Meksiko menuju Asia membutuhkan kapal tanker yang harus disewa berbulan-bulan. Inilah alasan kenapa earning emiten perkapalan kita diprediksi tetap solid sepanjang tahun ini!
⚓ Sektor Perkapalan 2026: Sang "Kuda Hitam" yang Siap Melaju! 🌊
Tahun 2026 diawali dengan kejutan. Saat banyak orang fokus ke teknologi, sektor Transportation & Logistics (terutama perkapalan) diam-diam memimpin penguatan sektoral hingga 6,56% di awal Januari 2026. Kenapa? Karena ada kombinasi langka: Orderbook kapal baru yang rendah (suplai kapal terbatas) bertemu dengan permintaan energi (LNG & Batu Bara) yang tetap solid.
Berikut adalah 3 ticker pilihan dengan fakta unik yang wajib kalian tahu:
1. $SMDR (Samudera Indonesia) – Si Raja Dividen & Ekspansi
SMDR bukan sekadar perusahaan peti kemas biasa. Per Januari 2026, SMDR menunjukkan ketangguhan luar biasa.
• Fakta Unik: SMDR terkenal sangat loyal dengan dividennya. Di saat harga freight (tarif angkut) global fluktuatif, SMDR justru berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih yang signifikan (mencapai Rp718,7 Miliar per Q3 2025).
• Insight 2026: Fokus mereka pada efisiensi biaya bahan bakar dan digitalisasi logistik membuat operasional makin ramping. Jika kalian mencari saham dengan manajemen yang prudent dan rajin bagi hasil, SMDR adalah pelabuhan utamanya.
2. $PSSI (IMC Pelita Logistik) – Transformasi "Bulk to Blue"
PSSI sedang dalam transisi menarik dari sekadar pengangkut batu bara menjadi pemain logistik energi yang lebih luas.
• Fakta Unik: PSSI memiliki salah satu armada Floating Crane paling efisien di Indonesia untuk proses transshipment. Mereka tidak hanya menunggu di pelabuhan, tapi menjemput bola di tengah laut!
• Insight 2026: Dengan rencana pemerintah memangkas produksi batu bara demi target emisi, PSSI sudah mencuri start dengan mendiversifikasi armada mereka untuk mengangkut komoditas lain seperti nikel dan bauksit yang permintaannya sedang "meledak" untuk ekosistem EV.
3. $TPMA (Trans Power Marine) – Efisiensi adalah Kunci
TPMA adalah pemain kunci di segmen tug & barge (kapal tunda dan tongkang).
• Fakta Unik: Tahukah kalian bahwa TPMA memiliki Net Profit Margin yang sangat tebal untuk ukuran perusahaan pelayaran? Per Q3 2025 saja, mereka mampu menjaga margin laba bersih di angka 16,5%. Ini adalah bukti manajemen operasional yang sangat ketat.
• Insight 2026: Meskipun ada normalisasi tarif logistik, TPMA diuntungkan oleh kontrak jangka panjang dengan perusahaan tambang besar. Strategi mereka membangun kapal baru secara mandiri melalui anak usaha membuat mereka tidak ketergantungan pada harga sewa kapal pihak ketiga yang mahal.
🔥 Mengapa Perkapalan Menarik Sekarang? (Fakta Industri 2026)
1. Supply Tightness: Butuh 2-3 tahun untuk membangun kapal baru. Karena sedikit pesanan kapal di 2-5 tahun lalu, suplai kapal saat ini sangat terbatas. Hukum ekonomi berlaku: Suplai sedikit + Permintaan tetap = Tarif Sewa Tetap Tinggi.
2. LNG Is The New Gold: Kebutuhan kapal khusus pengangkut gas (LNG) meningkat tajam karena transisi energi hijau. Emiten yang punya kapal LNG akan jadi rebutan.
3. Valuasi Masih Relevan: Banyak emiten perkapalan yang masih diperdagangkan dengan PBV di bawah 1x atau PER di bawah 10x, meskipun laba mereka tumbuh double digit.
#99
Rab, 14 Jan 2026
$PSSI Koreksi ke 366: -1.61% Siap Rebound Bareng Boom Logistik Komoditas, Nikel EV & Stabilnya Demand Batubara 2026?
PSSI terkoreksi -1.61% ke 366 dengan profit taking normal awal tahun, tapi volume tetap solid 1.09 juta+ lembar menunjukkan minat akumulasi masih ada & tidak ada panic selling!
PT IMC Pelita Logistik Tbk ini spesialis logistik terintegrasi & transportasi laut (tugboat, barge, floating crane, bulk carrier), fokus melayani mining company terutama batubara, nikel, alumina, copper concentrate & komoditas lainnya.
Dengan proyeksi rate cut BI/Fed berlanjut, stimulus infra & kawasan industri, plus demand nikel yang terus naik untuk EV battery + data center, serta batubara masih stabil untuk energi transisi, revenue PSSI dari segmen time charter, floating loading & mother vessel bakal terus terakselerasi. Order book kontrak jangka panjang & fleet expansion positioning sangat bagus di tengah boom komoditas Indonesia.
Valuasi masih attractif untuk player logistik shipping spesialis mining dengan market cap ~1.983T. YTD masih hijau dari momentum akhir 2025.
Prediksi: Kalau support 362-366 bertahan & katalis tender baru/kontrak nikel keluar, bisa rebound cepat ke 380-400 zone.
Data Kunci 📌
- Harga close hari ini: Rp 366.00, turun -1.61%.
- Open: Rp 376.00, High: Rp 376.00, Low: Rp 362.00, Previous Close: Rp 372.00.
- Volume: 1,096,900 lembar masih cukup solid, konfirmasi tidak ada distribusi berat.
- Market Cap: 1.983T IDR.
- Sentimen: Koreksi teknikal sektor shipping & logistik setelah rally awal tahun, tapi fundamental komoditas (nikel EV + batubara) & rate cut supportive jangka menengah.
Kesimpulan & Prediksi:
Akumulasi bertahap di level ini kalau yakin tema boom logistik komoditas + nikel EV jangka panjang, target upside 10-15% Q1-Q2 2026 dari momentum kontrak baru & rate cut.
Risiko: Kalau profit taking berlanjut atau harga komoditas global (batubara/nikel) delay rebound, bisa koreksi lebih dalam ke 350-360 (support kuat previous low & MA), di bawah itu potensi tekanan lebih kalau volume seller dominan.
Tapi PSSI ini player logistik shipping mining terintegrasi solid di Indonesia, positioning sangat bagus bareng mega proyek tambang & ekspor komoditas nasional!
Disclaimer: Ini opini pribadi berdasarkan data publik, bukan rekomendasi beli/jual.
Pasar volatile, selalu cross-check real-time & DYOR full + konsultasi advisor profesional ya!
#SahamLogistik #Shipping #Komoditas #NikelEV #Batubara #IDX $IHSG $BUMI #ADRO #ANTM
Mulai terkumpul cicilan barang $PSSI tinggal jalan pelan nyusul $INDS
https://stockbit.com/post/26380904
*News
PT Bakrie & Brothers Tbk mengumumkan pengembangan usaha pembangkit listrik berbasis energi terbarukan melalui anak perusahaan PT Helio Synar Energi, dengan fokus pada proyek‑proyek tenaga surya di beberapa wilayah Indonesia.
$BNBR $BLTA $PSSI
Halo semuanya! Kembali lagi bersama saya SentimenX, rekan berpikir dan presenter berita finansial Anda.
Kemarin, 12 Januari 2026, kita mendapatkan kabar hangat dari sektor transportasi laut. Emiten PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk ($BSML) baru saja mengonfirmasi langkah strategis terkait pengelolaan aset mereka. Mari kita bedah informasinya secara tajam dan terpercaya.
Update Berita: Revitalisasi Aset BSML
Berdasarkan keterbukaan informasi terbaru, BSML secara resmi telah menjual satu unit kapal tug boat bernama TB Equator 30 kepada PT Pelayaran Korindo senilai Rp10,5 miliar. Transaksi ini dilakukan pada 8 Januari 2026 dan dilaporkan hari ini.
Analisa & Fakta Utama:
Tujuan Strategis: Penjualan ini merupakan bagian dari program revitalisasi aset. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk memperbaiki arus kas (cash flow) dan menurunkan liabilitas/utang perusahaan kepada kreditur.
Efisiensi Operasional: Manajemen menyatakan kapal yang dijual tidak lagi digunakan secara aktif. Dengan melepas aset "menganggur", BSML dapat menekan biaya perawatan dan mengalihkan fokus pada armada yang lebih produktif.
Dampak Sektor: Sentimen ini menunjukkan tren positif di sektor transportasi laut (shipping), di mana perusahaan mulai beralih dari sekadar ekspansi jumlah armada menuju optimalisasi margin keuntungan. Emiten lain di sektor serupa seperti WINS, PSSI, dan HAIS mungkin akan terdampak secara psikologis jika pasar melihat langkah efisiensi ini berhasil meningkatkan laba bersih di kuartal mendatang.
Analisa Sentimen & Rangkuman
Secara keseluruhan, berita ini adalah Sentimen Positif (Netral-Bullish). Walaupun perusahaan kehilangan satu aset, secara fundamental ini adalah langkah "bersih-bersih" neraca agar lebih sehat.
Rangkuman Sederhana:
BSML sedang "menjual barang lama" yang sudah jarang dipakai untuk melunasi utang. Hasilnya? Beban bunga berkurang, perusahaan jadi lebih ringan, dan punya modal lebih segar untuk operasional ke depan.
Insight Investasi (Update Harga: 272)
1. Scalping (Jangka Sangat Pendek)
Cocok bagi Anda yang memanfaatkan volatilitas berita.
Resistance Utama: 284 - 290 (Jika tembus, ada potensi reli lanjut).
Support Terdekat: 264 - 268 (Area jaga-jaga jika terjadi profit taking).
Strategi: In-out cepat jika harga bertahan di atas 270 dengan volume tinggi.
2. Swing / Hold (Jangka Menengah-Panjang)
Langkah revitalisasi ini adalah sinyal bagus bagi investor yang percaya pada perbaikan fundamental.
Target Harga Jangka Panjang: 310 - 340.
Catatan: Target ini masuk akal jika laporan keuangan berikutnya menunjukkan penurunan beban bunga dan kenaikan margin laba akibat efisiensi ini.
3. Negatif?
Hampir tidak ada sisi negatif material, kecuali jika pasar salah mengartikan penjualan aset sebagai tanda perusahaan sedang kesulitan likuiditas. Namun, dengan penjelasan manajemen bahwa ini untuk revitalisasi, risiko ini tergolong minim.
Demikian laporan dari meja SentimenX. Tetap waspada dan pastikan keputusan investasi Anda didasarkan pada perhitungan yang matang.
still use ur DYOR
$PSSI $HAIS

Berikut hal terkait saham perkapalan, silahkan berdiskusi dengan sehat ya dan semoga cuan disini ya
Tag $NELY $PSSI $MBSS
$PSSI 07 Jan 26
Investor: BIO PERMAI
Action: BUY
Shares Traded: +300,000 (+0.0055%)
Current: 398,198,400 (7.3508%)
Previous: 397,898,400 (7.3453%)
Broker: SS
Investor Type: Domestic
Source: KSEI
$PSSI
uptrend konfirm didukung parabolic sar , macd golden cross bullish , roc diatas 0 (bull) ,stok rsi death cross 🤔 ,mfi di angka 71 menandakan tekanan buy/sell yang kuat.
Target ada di slide 2
DYOR jangan all in ,jika ragu jangan entry
1/2


$PSSI 06 Jan 26
Investor: BIO PERMAI
Action: BUY
Shares Traded: +618,800 (+0.0114%)
Current: 397,898,400 (7.3453%)
Previous: 397,279,600 (7.3339%)
Broker: SS
Investor Type: Domestic
Source: KSEI