


Volume
Avg volume
PT Jasa Marga (Persero) Tbk didirikan pada tahun 1978 dan merupakan perusahaan infrastruktur jalan tol terbesar di Indonesia. Sebagai perusahaan publik sejak IPO pada 2007, Jasa Marga berfokus pada pengelolaan, pembangunan, dan pemeliharaan jaringan jalan tol yang mendukung mobilitas serta pertumbuhan ekonomi Indonesia. Perseroan mengoperasikan berbagai ruas jalan tol di seluruh Indonesia, menggunakan teknologi canggih seperti Intelligent Transport System (ITS) dan Integrated Tollroad Maintenance System (ITMS) untuk meningkatkan layanan. Jasa Marga juga memiliki 17 entitas anak dan berencana untuk mengembangkan lebih lanjut infr... Read More
$WIFI $LPPF $JSMR
*Daily News 4/3/2026*
*Rangkuman berita hari ini:*
- Fitch Ratings ubah outlook Indonesia ke negatif
- KSEI buka data kepemilikan >1%
- TPIA force majeure akibat pasokan Selat Hormuz
- BBNI umumkan revisi buyback dari Rp1,5 T jadi Rp905 M
- JSMR 12M25: laba bersih -19,3% YoY
- Pengendali beli 0,51% IRSX Rp17 M
- Pemegang saham jual 1,7% BNBR Rp434 M
- Komisaris beli 0,33% SCMA Rp67 M
- WIFI ubah penggunaan dana rights issue Rp6 T
- WIFI tandatangani kerja sama dengan FiberHome
- 3 direktur beli MPMX Rp4 M
- Trump ancam hentikan perdagangan dengan Spanyol
- AS siapkan asuransi dan pengawalan tanker di Selat Hormuz
- PMI Manufaktur China Februari 2026 ekspansi
- LPPF dividend indikatif yield 13,2%
- Pemerintah pastikan stok energi jelang Idul Fitri aman di atas 21 hari
- Pemerintah siapkan diversifikasi impor minyak ke AS
- OJK perkirakan 70–75% emiten siap penuhi free float 15% di tahun pertama
===
- Fitch Ratings dikabarkan merevisi outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat BBB. Revisi ini disebut dilakukan karena karena meningkatnya ketidakpastian kebijakan dan risiko terhadap prospek fiskal. Di sisi lain, peringkat tetap ditopang oleh rekam jejak dalam menjaga stabilitas makroekonomi, rasio utang yang moderat, serta cadangan eksternal yang memadai, meski masih dibatasi penerimaan negara yang lemah dan biaya utang yang tinggi. (Detik)
- KSEI menyampaikan laporan kepemilikan saham di atas 1% per 27 Februari 2026. Hal ini dilakukan menindaklanjuti keputusan OJK dalam rangka pemenuhan penyediaan data kepemilikan saham perusahaan terbuka kepada publik. (Keterbukaan informasi)
- *TPIA:* Bloomberg melaporkan bahwa *PT Chandra Asri Pacific (TPIA)* mengumumkan force majeure terkait disrupsi pasokan feedstock melalui Selat Hormuz. Durasi force majeure tersebut masih belum pasti serta Perseroan belum memberikan komentar lebih lanjut atas kabar ini. (Bloomberg)
- *BBNI: PT Bank Negara Indonesia (BBNI)* merevisi rencana buyback saham dari Rp1,5 triliun jadi ~Rp905 miliar. Periode buyback berlangsung dari 9 Maret 2026 – 8 Maret 2027. Rencana ini menunggu persetujuan RUPS yang direncanakan pada 9 Maret 2026. (Publikasi emiten)
- *JSMR: PT Jasa Marga (JSMR)* mencatatkan laba bersih sebesar Rp931 miliar pada 4Q25 (+8,6% QoQ; -24,5% YoY), sehingga laba bersih selama 12M25 menjadi Rp3,7 triliun (-19,3% YoY). Hasil ini di bawah estimasi Mansek dan konsensus, mencapai 94–96% dari estimasi FY25F. Penurunan laba bersih secara YoY terutama berasal dari adanya one-off pembalikan deferred income tax akibat perubahan metode amortisasi jalan tol pada tahun lalu. Pendapatan pada 4Q25 tercatat Rp5,3 triliun (+4,9% QoQ; +8,1% YoY), sehingga pendapatan selama 12M25 menjadi Rp19,9 triliun (+5,7% YoY). Mansek memiliki rating BUY untuk JSMR. (Mansek Research)
- *IRSX:* Pengendali *PT Folago Global Nusantara (IRSX),* Matra Tri Abadi, membeli ~31 juta (0,51%) saham IRSX dengan harga Rp540/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp17 miliar. Transaksi dilakukan pada 3 Maret 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di IRSX menjadi 63,95%. (Publikasi emiten)
- *BNBR:* Pemegang saham *PT Bakrie & Brothers (BNBR),* Port Fraser International Ltd, menjual ~3 miliar (1,7%) saham BNBR dengan harga Rp147/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp434 miliar. Transaksi dilakukan pada 26 Februari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di BNBR menjadi 24,31%. (Publikasi emiten)
- *SCMA:* Komisaris *PT Surya Citra Media (SCMA),* RD Adi Wardhana Sariaatmadja, membeli ~242 juta (0,33%) saham SCMA dengan harga Rp276/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp67 miliar. Transaksi dilakukan pada 26 Februari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di SCMA menjadi 0,33%. (Publikasi emiten)
- *WIFI: PT Solusi Sinergi Digital (WIFI)* mengumumkan rencana perubahan penggunaan dana hasil right issue tahun 2025 sebesar ~Rp6 triliun, menjadi penyetoran modal ke anak usaha PT Jaringan Infra Andalan (JIA), yang selanjutnya akan digunakan untuk setoran modal ke PT Telemedia Komunikasi Pratama untuk pengembangan proyek Fixed Wireless Access (FWA). Sebelumnya, rencana penggunaan dana hasil rights issue akan untuk setoran modal kepada JIA, yang selanjutnya akan digunakan untuk setoran modal kepada PT Integrasi Jaringan Ekosistem untuk pembangunan jaringan Fiber To The Home (FTTH). Rencana ini menunggu persetujuan RUPSLB yang direncanakan pada 8 April 2026. (Publikasi emiten)
- *WIFI: PT Solusi Sinergi Digital (WIFI)* menandatangani kerja sama strategis dengan Wuhan FiberHome International Technologies Co. Ltd. pada untuk mempercepat implementasi solusi 5G FWA 1.4GHz dan perluasan infrastruktur fixed broadband di Indonesia. Selain itu, Perseroan mengadakan pertemuan tertutup dengan Baicells untuk membahas pengembangan dan integrasi teknologi 5G FWA 1.4GHz melalui Internet Rakyat (IRA). (Publikasi emiten)
- *MPMX:* 3 direktur *PT Mitra Pinasthika Mustika (MPMX),* Suwito Mawarwati, Beatrice Kartika dan Kemal Mawira, membeli ~4 juta saham MPMX dengan harga rata-rata Rp1.030/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp4 miliar, bertujuan untuk pelaksanaan program insentif jangka panjang. Transaksi dilakukan pada 2 Maret 2026. (Publikasi emiten)
- Bloomberg melaporkan bahwa Presiden Donald Trump mengancam menghentikan seluruh perdagangan dengan Spanyol setelah negara tersebut menolak penggunaan pangkalan militernya untuk operasi AS terhadap Iran. Pemerintah Spanyol menegaskan bahwa hubungan dagang harus mengikuti hukum internasional dan perjanjian Uni Eropa–AS. Ketegangan meningkat karena Trump juga menyoroti kembali rendahnya belanja pertahanan Spanyol di NATO. (Bloomberg)
- Bloomberg melaporkan bahwa Presiden Donald Trump menyatakan AS akan menyediakan jaminan asuransi dan pengawalan angkatan laut untuk memastikan kelancaran pergerakan tanker minyak melalui Selat Hormuz di tengah perang dengan Iran. AS berencana menawarkan skema asuransi melalui Development Finance Corporation (DFC) untuk membantu menjaga arus energi, meski implementasinya diperkirakan membutuhkan waktu dan ketidakpastian risiko masih tinggi. (Bloomberg)
- Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur China pada Februari 2026 berada di level 52,1 (vs. Jan-26: 50,3), menandakan fase ekspansi (di atas 50). Level ini merupakan raihan tertinggi sejak Desember 2020 serta di atas estimasi konsensus sebesar 50,2. (S&P Global)
- *LPPF: PT Matahari Department Store (LPPF)* mengajukan rencana pembagian dividen tahun buku 2025 sebesar Rp250/saham berdasarkan materi paparan publik perseroan. Nilai tersebut mencerminkan dividend yield sekitar 13,2% dengan menggunakan harga saham LPPF pada Selasa, 3 Maret, sebesar Rp1.900/lembar. (Publikasi emiten)
- Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memastikan pasokan energi nasional berada di level aman menjelang Idul Fitri, dengan stok BBM, minyak mentah, dan LPG berada di atas standar minimum 21 hari. Bahlil menyebut kapasitas penyimpanan energi saat ini berkisar 25–26 hari, dan pemerintah tengah menyiapkan pembangunan fasilitas baru agar dapat mencapai standar internasional hingga tiga bulan. (Kontan)
- Pemerintah menyiapkan pengalihan sebagian impor minyak mentah dari Timur Tengah ke Amerika Serikat untuk mengantisipasi risiko pasokan akibat ketegangan di Selat Hormuz. Indonesia saat ini mengimpor sekitar 20%–25% minyak mentah dari Timur Tengah, sementara sisanya berasal dari Afrika, Amerika, dan beberapa negara lain. Meski ketergantungan langsung pada jalur Hormuz hanya sekitar seperempat impor, pemerintah tetap mencari opsi diversifikasi guna menghindari ketidakpastian geopolitik. (Kontan)
- OJK memperkirakan sekitar 70%–75% emiten di BEI mampu memenuhi ketentuan free float minimum 15% pada tahun pertama implementasi aturan baru. OJK menetapkan batas pemenuhan maksimal tiga tahun, namun tetap membuka ruang penyesuaian bagi emiten yang menghadapi kendala. (Kontan)
=========
*Disclaimer ON*
*Retail – PT Mandiri Sekuritas*
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kinerja keuangan emiten operator jalan tol yakni, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) cenderung menurun sepanjang tahun 2025. Pendapatan maupun laba JSMR kompak turun. Penurunan laba tersebut disebabkan antara lain oleh meningkatnya beban operasi dan beban pajak penghasilan Pers...

stockwatch.id

$JSMR gengs gue mau nanya nih
kan setiap hari pada bayar tol kan ya tapi Napa di jasamarga itu kga naik naik ?
dan sekarang anak anak mulai libur sampe idul Fitri kan ya.
tapi Napa kga naik naik ya ?
boleh infonya
News Update
👉 Sesi I IHSG ditutup amblas 🔻4,32% ke level 7,596.
👉 Bahlil sebut, Cadangan BBM nasional aman hingga 20 hari kedepan.
👉 OJK kebut demutualisasi BEI, regulasi sedang dibahas di Kemenkeu.
👉 Ekspansi kredit $BANK jajakan Sukuk wakalah senilai Rp500M.
👉 $UCID catatkan rugi bersih Rp1,19T di 2026, anjlok 441% secara YoY.
👉 EURO tercatat auto reject atas setelah lepas dari pengawasan BEI.
👉 TRIM akan terbitkan obligasi senilai Rp250M dengan bunga 7,75%/tahun dan 8,50%/tahun.
👉 $JSMR mencatat core profit stabil Rp3,7T 2025 meski pendapatan turun 5,88% YoY.

13. *SENTIMEN MEDIA: $JSMR Laba Turun (3.460 | -3,89%)*
*Sentimen media 03 Mar 2026 : Aset Tembus Rp160 Triliun, Saham JSMR Anjlok.* Selengkapnya https://cutt.ly/stRr1s9E
*Kondisi transaksi perdagangan saham sebelumnya:*
➡️Perubahan harga seminggu terakhir : 0,02%
✅Peningkatan pembelian asing: 64,02%
✅Peningkatan Volume: 78,88%
✅Peningkatan Frekuensi: 150,38%
✅Pembelian Non Regular: 687.800 dengan rata-rata harga 3.511
✅Pertumbuhan dari 52 week terendah: 8,13%
Lihat Chart: https://cutt.ly/EtRr1svO
Analisis Transaksi https://cutt.ly/MtRr1sXE
#SENTIMENMEDIA @PrimbonSaham
14. *SENTIMEN MEDIA: $PJHB Lainnya (254 | 4,10%)*
*Sentimen media 02 Mar 2026 : PJHB Ganti Supplier Galangan Kapal, Alasannya Soal Harga.* Selengkapnya https://cutt.ly/BtRr1sBZ
*Kondisi transaksi perdagangan saham sebelumnya:*
➡️Perubahan harga seminggu terakhir : 0,34%
✅Peningkatan pembelian asing: 450,25%
✅Peningkatan Volume: 22,29%
✅Peningkatan Frekuensi: 5,03%
Lihat Chart: https://cutt.ly/ytRr1szp
Analisis Transaksi https://cutt.ly/btRr1s1z
#SENTIMENMEDIA @PrimbonSaham
15. *SENTIMEN MEDIA: $MTDL Laba Naik (560 | 0,90%)*
*Sentimen media 03 Mar 2026 : Dorong Pertumbuhan Bisnis, Metrodata (MTDL) Optimalkan AI.* Selengkapnya https://cutt.ly/XtRr1d3y
*Kondisi transaksi perdagangan saham sebelumnya:*
➡️Perubahan harga seminggu terakhir : 0,17%
✅Peningkatan pembelian asing: 233,44%
✅Peningkatan Volume: 86,87%
✅Peningkatan Frekuensi: 155,47%
✅Pembelian Non Regular: 72 dengan rata-rata harga 555
Lihat Chart: https://cutt.ly/OtRr1smv
Analisis Transaksi https://cutt.ly/7tRr1sKb
#SENTIMENMEDIA @PrimbonSaham
JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatatkan laba bersih Rp3,65 triliun sepanjang 2025, turun 19,26% secara tahunan atau dari tahun sebelumnya.
Penurunan itu membuat Laba Per Saham (EPS) JSMR bertahan di level Rp504 per lembar.
Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan, penurunan l...

www.idnfinancials.com

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Selasa, 3 Maret 2026, di zona merah setelah sempat bergerak fluktuatif sepanjang sesi. Indeks ditutup turun 77,065 poin atau 0,96 persen ke level 7.939,767.
Pada awal sesi perdagangan, indeks dibuka di posisi 8.059,868 dan ...

www.kabarbursa.com

ANALISA SAHAM $BRPT
Harga Sekarang: Rp 1.780
Zona Area Beli Aman:
Rp 1.700 – 1.730
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 1.650
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 1.850 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 1.850 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 1.950
• TP2 = Rp 2.050 – 2.150
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 1.700, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• BRPT saham petrokimia & energi, pergerakan cenderung teknikal dan sensitif terhadap sentimen komoditas
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Nyangkut disaham apa Boss? Sini aku bantu $JSMR $ENRG
$JSMR pada Q4 2025 membukukan Laba Bersih Rp 931 B atau turun -24.47% dibanding Q4 2024 sebesar Rp 1,233 B. Pada perdagangan saat ini, PE Ratio (TTM) perseroan berada di level 6.86x.
Pendapatan menurun -5.32% menjadi Rp 8,807 B. Gross Profit Margin di kuartal ini adalah 36.49% dibandingkan dengan 34.22% di periode yang sama tahun lalu. Laba Kotor tercatat naik 0.95% menjadi Rp 3,213.36 B.
Sementara itu Beban Keuangan $JSMR tercatat sebesar Rp (928 B). Total Debt pada Q4 2025 sebesar Rp 76,985 B dibanding Rp 66,102 B di Q4 2024. Dengan demikian, Debt to Equity Ratio $JSMR menjadi 2.12 dibanding 1.94 pada kuartal lalu.
Dari sisi Arus Kas, $JSMR melaporkan positive Operating Cashflow sebesar Rp 2,579 B. Selain itu, emiten telah menyerap Capex pada periode ini senilai Rp (4,103 B) sehingga Free Cash Flow tercatat Rp (1,524 B).
Data tersaji dalam kuartalan, bukan year to date.
Selengkapnya Data Finansial bisa diakses http://stockbit.com/symbol/JSMR/financials
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten BUMN di bidang infrastruktur jalan tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mampu membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 19,8 triliun atau tumbuh 5,8% year on year (yoy) pada akhir 2025. Capaian ini ditopang oleh kontribusi utama dari pendapatan tol sebesar Rp 18,2 tr...

www.cnbcindonesia.com

KABARBURSA.COM - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatatkan penurunan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025 menjadi Rp3,65 triliun, turun dari Rp4,53 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara, laba bersih kepentingan non pengend...

www.kabarbursa.com

IDXChannel - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat pelemahan kinerja keuangan sepanjang tahun lalu. Pendapatan dan laba bersih BUMN jalan tol tersebut kompak turun.
Dalam laporan keuangan yang diterbitkan Selasa (3/3/2026), Jasa Marga membukukan pendapatan sebesar Rp29,9 triliun pada 2025, turun 6 pe...

www.idxchannel.com

$JSMR moga pas berapa hari lebaran ini naik
biasanya pertahun itu naik drastis kalo nggak anak libur hari raya juga libur.
tapi mentok mentok banget ya puasa ?
@nadyarahmawatiputri $JSMR lihat tuh laba kotor naik, laba bersih operasional +50persen... laba/beban lain lain wekss

KABARBURSA.COM - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menutup tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 dengan torehan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp3,65 triliun. Angka itu terkoreksi dari capaian tahun sebelumnya yang mencapai Rp4,53 triliun. Sebuah kontra...

www.kabarbursa.com

$JSMR
Halo Rekan Investor! Mari kita bedah bersama laporan keuangan tahunan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) untuk tahun buku 2025. Sebagai mentor Anda, saya akan membedah angka-angka ini agar Anda bisa melihat gambaran besar fundamental sang raja jalan tol Indonesia ini.
Berikut adalah analisis inti dari kinerja JSMR:
**1. Pendapatan Turun, Tapi Jangan Panik!**
Sekilas, total pendapatan JSMR di tahun 2025 terlihat turun menjadi Rp29,89 triliun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp31,75 triliun. Namun, sebagai investor yang cerdas, kita harus melihat rinciannya. Penurunan ini murni disebabkan oleh anjloknya "Pendapatan Konstruksi" menjadi Rp10,07 triliun dari sebelumnya Rp13,02 triliun di 2024.
Kabar baiknya: Bisnis inti perusahaan, yakni "Pendapatan Tol", justru tumbuh solid menjadi Rp18,15 triliun dari Rp17,22 triliun di tahun lalu. Ini adalah sinyal bagus bahwa volume kendaraan dan tarif tol di ruas-ruas JSMR terus mencetak uang.
**2. Margin Laba Kotor Makin Kuat**
Karena porsi pendapatan tol (yang memiliki margin tinggi) lebih besar dibandingkan pendapatan konstruksi, Laba Bruto JSMR justru meningkat menjadi Rp11,78 triliun dari Rp11,31 triliun di 2024. Ini menunjukkan tingkat efisiensi operasional yang membaik di level atas.
**3. Tantangan di *Bottom Line* (Laba Bersih & EPS)**
Meski laba kotor naik, Laba Bersih yang dapat diatribusikan ke entitas induk turun menjadi Rp3,65 triliun dari Rp4,53 triliun di 2024. Penurunan laba ini menekan Laba Per Saham Dasar (EPS) menjadi Rp504 per lembar dari sebelumnya Rp625 per lembar. Penurunan *bottom line* ini sangat dipengaruhi oleh tingginya Beban Bunga dan Keuangan yang mencapai Rp3,60 triliun, serta adanya beban pajak sebesar Rp1,54 triliun.
**4. Postur Neraca: Ekspansi dan Peningkatan Utang**
JSMR terus melanjutkan ekspansinya. Total aset tumbuh menjadi Rp159,99 triliun dari Rp148,71 triliun. Ekuitas (modal) juga menebal menjadi Rp62,36 triliun dari Rp58,83 triliun.
Namun, khas perusahaan infrastruktur yang padat modal, total liabilitas (utang) JSMR juga membengkak menjadi Rp97,63 triliun dari Rp89,88 triliun. Peningkatan utang ini utamanya didorong oleh lonjakan utang bank jangka panjang yang kini mencapai Rp68,80 triliun.
**5. Arus Kas Operasi Tetap Sehat**
Bisnis jalan tol adalah bisnis *cash cow* (penghasil uang tunai harian). Hal ini terbukti dari Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi yang masih sangat kuat di angka Rp5,66 triliun, meski sedikit melandai dari tahun lalu yang sebesar Rp5,90 triliun.
💡 **Arahan Mentor untuk Keputusan Investasi Anda:**
* **Fokus pada Ketahanan Bisnis Inti:** Fundamental operasional JSMR sangat sehat. Pendapatan layanan tol yang terus naik menunjukkan bahwa perusahaan ini memiliki *moat* (keunggulan kompetitif) yang sulit disaingi. Penurunan pendapatan total hanyalah efek pencatatan akuntansi dari siklus proyek konstruksi.
* **Perhatikan Sensitivitas Suku Bunga:** Dengan beban bunga Rp3,6 triliun dan utang bank puluhan triliun, kinerja laba bersih JSMR sangat sensitif terhadap suku bunga. Jika ke depan ada tren pemangkasan suku bunga acuan (BI Rate), JSMR akan menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan karena beban bunganya akan turun drastis.
* **Aksi Valuasi:** Gunakan EPS terbaru sebesar Rp504 ini untuk menghitung *Price to Earnings Ratio* (PER) menggunakan harga saham JSMR saat ini di bursa. Jika valuasinya historisnya tergolong murah, JSMR sangat cocok dijadikan instrumen investasi jangka menengah hingga panjang (*defensive stock*).
Kelola terus manajemen risiko Anda dan pastikan diversifikasi portofolio tetap terjaga. Apakah ada aspek lain seperti detail utang atau arus kas investasi yang ingin kita bedah lebih dalam?
https://cutt.ly/ItE1f2th
EmitenNews.com - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) membukukan pendapatan sebesar Rp29,89 triliun hingga 31 Desember 2025. Turun dari Rp31,75 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, beban pokok pendapatan turun menjadi Rp18,10 triliun dari Rp20,44 triliun...

www.emitennews.com
