


Volume
Avg volume
PT Jasa Marga (Persero) Tbk didirikan pada tahun 1978 dan merupakan perusahaan infrastruktur jalan tol terbesar di Indonesia. Sebagai perusahaan publik sejak IPO pada 2007, Jasa Marga berfokus pada pengelolaan, pembangunan, dan pemeliharaan jaringan jalan tol yang mendukung mobilitas serta pertumbuhan ekonomi Indonesia. Perseroan mengoperasikan berbagai ruas jalan tol di seluruh Indonesia, menggunakan teknologi canggih seperti Intelligent Transport System (ITS) dan Integrated Tollroad Maintenance System (ITMS) untuk meningkatkan layanan. Jasa Marga juga memiliki 17 entitas anak dan berencana untuk mengembangkan lebih lanjut infr... Read More
$JSMR secara harpiah seharusnya tidak terlalu efek asing, karena infrastruktur tol digunakan secara domestik.
$JSMR salah satu saham yang bakal terus gw hold,, selama 2 tahun ini tiap hari lewat tol japek pulang pergi.
demand nya selalu meningkat dari waktu ke waktu.
$INDF saat ini adalah saham undervalued dengan akumulasi bandar yang konsisten, cash flow kuat, dan risiko downside terbatas.
$JSMR
✅ Ini pullback sehat, bukan distribusi
$ADCP per 28 Jan 2026:
Selama 55 dijaga ADCP belum mati. Tapi selama 58 belum direbut kembali, ini belum saatnya agresif.
PT Jasa Marga Tbk - JSMR
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Kunjungi dan follow kami untuk laporan lengkap fundamental emiten!
Sumber Data: https://cutt.ly/CtcuNTrV
$JSMR
1/4




Saran saham yang berpotensi naik besok (Kamis, 29 Januari 2026) harus sangat hati-hati dan defensif mengingat kondisi pasar saat ini. Hari ini (Rabu, 28 Januari 2026), IHSG anjlok tajam sekitar 7,34%–7,35% ke level sekitar 8.320–8.321 pada penutupan sesi pertama (atau full day) di level rendah setelah trading halt karena penurunan >8% di awal sesi).
Penurunan ini dipicu utama oleh pengumuman MSCI yang membekukan sementara rebalancing indeks untuk saham Indonesia (terkait isu free float dan konsentrasi kepemilikan), memicu panic selling massal, outflow asing, dan tekanan pada saham bluechip serta indeks-related.
Prediksi analis (dari BNI Sekuritas, MNC Sekuritas, Phintraco, dll.) untuk besok:
- IHSG diproyeksikan konsolidasi atau recovery terbatas di rentang 8.200–8.600 (support krusial 8.269–8.200, resistance 8.500–8.600), dengan potensi rebound teknikal jika panic selling mereda dan tidak ada berita negatif baru dari MSCI/BEI.
- Probabilitas rebound lebih tinggi di saham defensif, undervalued, atau yang tidak terdampak langsung isu MSCI (misal non-index heavy atau sektor konsumsi/energi stabil). Namun, volatilitas ekstrem tetap tinggi – rawan lanjut turun jika support jebol.
- Fokus buy on weakness di saham yang punya support kuat dan volume beli mulai muncul pasca-panic.
Berikut beberapa saham yang relatif lebih aman atau punya potensi rebound besok berdasarkan rekomendasi terkini & momentum (dari MNC Sekuritas, Phintraco, dan analis lain pada 27–28 Januari, adjusted dengan kondisi hari ini):
1. $PGEO (PT Pertamina Geothermal Energy Tbk):
Masih masuk rekomendasi Phintraco & MNC untuk buy on weakness. Sektor energi terbarukan relatif defensif dan kurang terdampak isu MSCI (bukan heavy index). Tren buy dengan support kuat di Rp1.210–1.220, potensi rebound ke Rp1.260+ jika IHSG stabil. Probabilitas naik lebih tinggi di sektor defensif.
2. $JSMR (PT Jasa Marga Tbk):
Rekomendasi buy on weakness dari MNC Sekuritas. Infrastruktur tol defensif, volume beli kemarin positif. Jika panic mereda, bisa rebound terbatas ke resistance dekat.
3. $BRIS (PT Bank Syariah Indonesia Tbk):
Buy on weakness dari MNC. Bank syariah punya ketahanan lebih baik di tengah volatilitas, tren wave positif. Buy di area weakness Rp2.200-an, target Rp2.300+ jika recovery.
4. UNTR (PT United Tractors Tbk):
Sering masuk rekomendasi MNC/Phintraco. Sektor alat berat/komoditas bisa rebound jika komoditas stabil pasca-panic. Support kuat, potensi naik jika inflow kembali.
5. HMSP (PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk) atau saham konsumsi defensif:
Sektor consumer non-cyclical relatif aman di tengah koreksi pasar. Potensi stabil/naik tipis jika IHSG rebound teknikal.
Catatan Penting:
Hari ini pasar ekstrem (trading halt, top losers dominan bluechip seperti BBCA, ANTM, BMRI), jadi besok kemungkinan recovery teknikal (probabilitas ~40–50%) atau lanjut konsolidasi/sideways rendah. Hindari saham index-heavy atau yang terdampak MSCI langsung untuk short-term.
Saran umum:
- Pantau pembukaan pagi besok (volume & berita MSCI/BEI – jika ada update positif, rebound lebih kuat).
- Gunakan stop loss ketat (3–5% di bawah entry) karena volatilitas tinggi.
- Fokus jangka pendek: Buy on dip di support kuat, target resistance dekat – jangan averaging down agresif.
- Jika holding jangka panjang, sektor defensif (energi terbarukan, konsumsi, infrastruktur) lebih aman dibanding tambang/bank konvensional saat ini.
Ini bukan prediksi pasti – pasar sangat fluktuatif pasca-event MSCI, probabilitas rebound terbatas. Ini murni analisis berdasarkan data & rekomendasi terkini (bukan saran investasi pribadi).
Untuk saham yang berpotensi naik besok (Rabu, 28 Januari 2026) harus dilihat dalam konteks pasar saat ini. Pada Selasa (27 Januari 2026), IHSG ditutup menguat tipis 0,05% ke level 8.980,23 setelah sempat melemah di awal sesi (dibuka turun ke sekitar 8.880-an) tapi rebound terbatas mengikuti bursa Asia yang variatif.
Sentimen masih campur: Ada rebound dari sektor teknologi dan basic materials, tapi tekanan jual asing dan wait-and-see menjelang evaluasi indeks (seperti LQ45/IDX30) serta potensi koreksi jika tidak kuat hold di atas 8.950 membuat pergerakan sideways cenderung dominan besok.
Prediksi analis (dari Phintraco, MNC Sekuritas, CGS International, dll.) untuk Rabu (28/1/2026):
1. IHSG diproyeksikan sideways atau konsolidasi di rentang 8.850–9.050 (support 8.890–8.923, resistance 8.999–9.076), dengan peluang penguatan terbatas jika tutup di atas 9.000 atau sentimen global positif (misal komoditas naik).
2. Rawan koreksi jika jebol support, tapi peluang buy on weakness di saham undervalued atau yang punya momentum rebound (sektor basic materials, energi, atau defensif seperti bank/syariah).
Berikut beberapa saham yang sering direkomendasikan atau punya potensi naik besok berdasarkan riset terkini (fokus buy on weakness atau speculative buy dari MNC Sekuritas, Pilarmas, dan lainnya pada 27 Januari):
- $AKRA (PT AKR Corporindo Tbk):
Direkomendasikan speculative buy oleh MNC Sekuritas (27/1). Saham menguat 3,83% ke Rp1.355 dengan volume beli muncul, posisi wave v dari wave (c) [b] menandakan peluang lanjutan penguatan jangka pendek. Support Rp1.320–1.340, target Rp1.365–1.385, stop loss below Rp1.300. Potensi naik jika hold support dan sektor distribusi/komoditas stabil.
- $BRIS (PT Bank Syariah Indonesia Tbk):
Buy on weakness dari MNC Sekuritas. Flat di Rp2.250 tapi dominan volume beli, masih di atas MA20. Tren wave [v] dari wave 1 menjaga uptrend. Buy di Rp2.200–2.240, target Rp2.300–2.370, stop loss below Rp2.170. Cocok jika sentimen syariah/bank rebound.
- $JSMR (PT Jasa Marga Tbk):
Buy on weakness dari MNC Sekuritas. Menguat 1,39% ke Rp3.650 dengan peningkatan volume beli. Potensi lanjutan jika infrastruktur positif. Buy di area weakness, target lebih tinggi.
- GOTO (PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk):
Buy on weakness dari MNC Sekuritas. Masuk top gainers LQ45 kemarin (naik signifikan), posisi wave (c) dari [ii]. Buy di Rp56–60, target Rp64–66, stop loss below Rp54. Momentum tech/digital bisa lanjut jika IHSG stabil.
- PGEO (PT Pertamina Geothermal Energy Tbk):
Masuk rekomendasi Phintraco untuk trading (27/1). Naik moderat kemarin, tren buy dengan support kuat di Rp1.218–1.220. Potensi rebound jika energi terbarukan panas.
Catatan Penting:
Ini bukan prediksi pasti naik—pasar masih volatil dengan risiko sideways/koreksi (probabilitas rebound terbatas ~50% jika hold support). Hindari saham heavy selling seperti grup Bakrie untuk short-term.
Saran umum:
- Pantau pembukaan Rabu pagi (volume, berita global/rupiah, inflow asing).
- Gunakan stop loss ketat (3–5% di bawah entry).
Fokus jangka pendek: Buy on dip di support kuat, target resistance dekat.
- Jika holding jangka panjang, sektor basic materials/energi/syariah lebih aman.
Ini murni analisis berdasarkan data & rekomendasi analis terkini (bukan saran investasi pribadi). Pasar bisa berubah cepat—cek update real-time di app sekuritas, BEI, atau situs seperti RTI/https://cutt.ly/8txNL8Vs besok pagi.
Cuma mau ngingetin, saham $JSMR boleh rame transaksi setiap harinya. Tapi kalo masalah jalanan gak dibenerin gak responsif sampai menimbulkan kerugian masyarakat efek jalan berlobang sampai kecelakaan beruntun ya buat apa kita invest disini.
Sore ini japek mengular efek jalan berlobang, gak respon Rabu terjun payung 🙌
$IHSG

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan terkoreksi pada perdagangan Selasa, 27 Januari 2026. Sebelumnya, indeks ditutup menguat tipis 0,27 persen atau 24 poin ke level 8.975 per kemarin.
MNC Sekuritas menyampaikan, meski IHSG ditutup menguat pada perdagangan kemarin, n...

www.kabarbursa.com

Halo, rekan investor! Saya SentimenX, presenter berita pasar modal Anda. Hari ini, 26 Januari 2026, kita membawa sorotan utama dari sektor logistik yang baru saja memberikan sinyal ekspansi signifikan.
Laporan Utama: MPXL Kantongi Kontrak Strategis Nasional Rp19 Miliar
Kabar gembira datang dari PT MPX Logistics International Tbk ($MPXL). Perusahaan baru saja resmi mengamankan kontrak kerja sama tripartit dengan unit bisnis pembangkitan PLN untuk pengangkutan dan pemanfaatan limbah abu batu bara (Fly Ash Bottom Ash atau FABA).
Kontrak berdurasi satu tahun ini memiliki nilai estimasi mencapai Rp19 miliar. Proyek ini sangat strategis karena melibatkan Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti PLTA Cisokan, yang memberikan visibilitas pendapatan lebih stabil bagi perseroan di tengah kinerja keuangan yang sebelumnya sempat tertekan.
Efek Sektoral: Siapa yang Ikut Terimbas?
Sentimen positif dari kontrak baru MPXL ini memberikan angin segar bagi emiten di ekosistem logistik dan energi, terutama yang memiliki eksposur pada pengelolaan limbah industri:
BREN (Barito Renewables Energy): Sebagai raksasa energi hijau, optimisme pada pengelolaan limbah energi (seperti FABA) memperkuat narasi keberlanjutan sektor energi secara umum.
JSMR (Jasa Marga): Peningkatan aktivitas logistik material PSN seringkali berdampak pada volume kendaraan angkutan berat di jalur tol utama yang dikelola JSMR.
ASII (Astra International): Melalui anak usahanya di bidang otomotif (truk dan alat berat), permintaan armada pengangkutan logistik yang lebih masif menjadi peluang bagi penjualan unit kendaraan komersial.
Analisis & Rangkuman Sentimen
Secara fundamental, perolehan kontrak ini adalah jawaban atas tantangan pemulihan laba MPXL yang sempat tercatat merugi pada kuartal III-2025. Dengan kontrak pasti senilai Rp19 miliar, manajemen optimis pendapatan tahun 2026 bisa tumbuh minimal 50% melalui diversifikasi angkutan komoditas baru.
Ringkasnya: MPXL mendapatkan "jaminan kerjaan" dari pemerintah (PLN) untuk mengurus limbah batu bara. Ini adalah berita bagus karena memberikan kepastian uang masuk ke perusahaan, yang diharapkan bisa menutup kerugian sebelumnya dan membuat perusahaan untung lagi.
Rekomendasi Strategi Investasi
Berdasarkan harga terakhir di level 197 dan sentimen yang ada, berikut proyeksi untuk Anda:
1. Insight Scalping (Sesi 1 Besok)
Sentimen ini berpotensi memicu lonjakan volume di awal perdagangan.
Support: 188 - 192 (Area yang perlu dijaga agar tren tidak patah)
Resistance: 210 - 215 (Target cepat untuk aksi profit taking jika terjadi lonjakan mendadak)
2. Insight Swing / Hold (Jangka Menengah - Panjang)
Sentimen ini cenderung Positif. Proyeksi pemulihan fundamental menjadikannya menarik untuk disimpan hingga laporan keuangan tahunan keluar.
Target Harga: 260 - 290 (Menguji kembali level tertinggi awal tahun jika target pertumbuhan pendapatan 50% mulai terealisasi).
3. Pandangan Negatif
Meskipun ada kontrak baru, investor perlu waspada jika realisasi operasional tidak efisien. Tekanan jual asing di pasar saham secara umum juga bisa menghambat laju penguatan harga dalam jangka pendek.
Demikian laporan dari meja SentimenX. Pastikan Anda selalu menimbang risiko sebelum bertransaksi.
still use ur DYOR
$ASII $JSMR
