


Volume
Avg volume
Hexindo berfokus pada penjualan alat berat &after sales services dari produk-produk terkenal seperti Hitachi dan Bell. Sebagai pendekatan layanan terpadu untuk menawarkan berbagai jenis solusi alat berat yang memenuhi kebutuhan pelanggan, Hexindo memiliki banyak fasilitas yang dilengkapi dengan layanan lengkap seperti remanufacturing, welding centre, e-service &training centre juga. Berdasarkan Akta Notaris Mohamad Ali S.H no 37 tertanggal 28 November 1988, Hexindo didirikan dan terus bekembang secara agresif dengan melakukan berbagai macam inovasi produk dan layanan, untuk menjadi perusahaan distribusi alat berat nomor satu ... Read More
"Pola Jejak Kaki di Pasir: Membaca Arah Bandar"
Seorang pemburu yang ahli bisa mengetahui jenis hewan, beratnya, dan ke mana arah perginya hanya dengan melihat jejak kaki di tanah. Di pasar saham, bandar atau pemain besar adalah hewan buruan kita, dan volume adalah jejak kakinya. Mereka mungkin bisa menyembunyikan wajah mereka, tapi mereka tidak bisa menyembunyikan jejak kaki mereka saat melakukan transaksi besar. Lonjakan volume yang tidak wajar adalah jejak kaki raksasa yang menandakan bahwa Smart Money baru saja lewat dan sedang menuju ke suatu arah.
Masalahnya, banyak trader hanya melihat jejak tersebut tanpa tahu cara membacanya. Mereka melihat jejak besar dan langsung lari mengejar, tanpa tahu bahwa jejak itu mungkin mengarah ke jurang (Bad Money). Dengan analisis Clean Money, kita bisa menentukan arah jejak tersebut dengan sangat presisi. Apakah jejak itu menuju ke arah pembelian (akumulasi) atau menuju ke arah pintu keluar (distribusi)? Melacak jejak ini secara real-time memberikan Anda keunggulan untuk memposisikan diri sebelum "hewan buruan" tersebut bergerak lebih jauh.
Gunakanlah teknologi sebagai alat pelacak digital Anda. Trigger Smart Money akan memberi tahu Anda tepat saat jejak kaki baru muncul, bahkan sebelum debunya mengendap. Anda tidak perlu lagi menebak-nebak ke mana arah pasar. Cukup ikuti jejak dana bersih yang paling konsisten. Dalam dunia persahaman yang penuh ketidakpastian, mengikuti jejak kaki pemain besar adalah strategi yang paling masuk akal untuk bertahan dan meraih keuntungan secara berkelanjutan.
$HEXA $MBMA $RELF
1/2


KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan pada sesi pertama perdagangan Selasa, 20 Januari, ditutup perkasa. IHSG menguat 21 poin atau 0,24 persen ke level 9.155, dengan likuiditas yang tetap tebal. Volume transaksi mencapai 466,1 juta lot, menghasilkan nilai perdagangan Rp16,07 triliun.
Kenaikan...

www.kabarbursa.com

"Rahasia di Balik Layar Running Trade"
Banyak trader pemula merasa pusing melihat running trade yang bergerak sangat cepat seolah tanpa pola. Mereka seringkali terjebak membeli saham yang sedang ramai, namun tak lama kemudian harganya justru merosot tajam. Mengapa? Karena mereka tidak bisa membedakan mana keramaian yang diciptakan oleh Smart Money dan mana yang hanya sekadar noise atau Bad Money. Tanpa alat filter yang tepat, Anda hanya melihat angka yang lewat, padahal di balik angka-angka itu ada strategi besar yang sedang dijalankan oleh bandar atau institusi untuk mengumpulkan barang secara diam-diam.
Konsep utama yang harus dipahami adalah bahwa uang besar tidak pernah masuk sekaligus dalam satu detik. Mereka memecah order besar menjadi bagian-bagian kecil agar tidak merusak harga pasar secara drastis. Inilah yang kita sebut sebagai akumulasi senyap. Trigger Smart Money bekerja dengan cara memindai setiap detik transaksi untuk menemukan anomali volume yang 5x lebih besar dari biasanya. Ini adalah sinyal bahwa "tangan kuat" sedang bekerja. Dengan melihat nilai Clean Money, kita bisa memastikan bahwa lonjakan tersebut adalah murni pembelian bersih, bukan sekadar tukar barang (crossing) atau distribusi terselubung.
Memiliki akses ke data aliran dana ini ibarat memiliki radar di tengah kabut tebal. Anda tidak lagi meraba-raba di kegelapan atau sekadar mengikuti rekomendasi grup Telegram yang belum tentu akurat. Anda menjadi trader yang mandiri karena mampu melihat fakta di lapangan. Ingat, dalam dunia saham, volume adalah bahan bakar dan harga adalah mobilnya. Mobil tidak akan lari jauh tanpa bahan bakar yang cukup. Dengan mendeteksi dana masuk lebih awal, Anda memiliki peluang untuk "menumpang" di kendaraan besar tersebut sebelum ia melaju kencang meninggalkan terminal.
$HEXA $TRIN $BRIS
1/2


$DMAS begitu bid dicabut. Selesai sudah. Dividen hunter, jgn segitu terbutakan ama dividen. Kalo net profit taon berjalan turun. Apa bisa bagi dividen sebesar taon yg sudah2? Kasus yg sama dengan $HEXA $BSSR dkk yg profit nya turun di taon ini.
$100.000 Pertama
Dipopulerkan oleh Charlie Munger sebagai titik kritis di mana pertumbuhan aset dari bunga majemuk (compounding) mulai bekerja lebih keras daripada kontribusi uang segar dari gaji Anda.
Di Indonesia, jika kita mengonversi angka tersebut secara langsung, nilainya saat ini (Januari 2026) sekitar Rp1,69 miliar. Namun, karena perbedaan biaya hidup dan daya beli (Purchasing Power Parity), angka psikologis dan teknis untuk "titik balik" di Indonesia sedikit berbeda.
Berikut adalah analisis nilai yang setara untuk konteks Indonesia:
1. Nilai Konversi Langsung (Januari 2026)
Secara nominal, $100.000 setara dengan:
* Rp1.690.900.000 (Kurs ~1 USD = Rp16.909).
* Mengapa ini titik balik? Jika aset ini ditempatkan di instrumen dengan imbal hasil (return) 10% per tahun, portofolio Anda menghasilkan Rp169 juta/tahun atau sekitar Rp14 juta/bulan. Angka ini sudah melampaui biaya hidup layak (KHL) di kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta yang berada di kisaran Rp5,8 juta/bulan.
2. Nilai Setara Berdasarkan "Daya Beli" (PPP)
Jika kita menggunakan pendekatan daya beli, angka $100.000 di AS sering kali digunakan untuk membiayai kebutuhan dasar kelas menengah selama 1,5–2 tahun tanpa bekerja. Di Indonesia, angka yang memberikan "rasa aman" dan momentum compounding yang sama biasanya berada di angka:
* Rp500 Juta – Rp1 Miliar.
* Logikanya: Pada angka Rp1 Miliar, hasil investasi 8% per tahun (misal: SBN atau Reksa Dana Obligasi) menghasilkan Rp80 juta/tahun. Untuk banyak orang di Indonesia, ini adalah safety net yang cukup untuk menutupi biaya hidup dasar setahun penuh, sehingga tekanan untuk "mencari uang demi makan" berkurang drastis dan fokus bisa beralih sepenuhnya ke akumulasi kekayaan.
Kesimpulan: Kapan Titik Balik Anda?
Bagi investor di Indonesia, titik balik sesungguhnya terjadi saat imbal hasil portofolio tahunan Anda sama dengan biaya hidup minimal Anda dalam setahun.
Di Indonesia, biaya hidup di Jawa Tengah (KHL ~Rp.3,5 juta) jauh berbeda dengan Jakarta (~Rp.5,8 juta). Jika Anda tinggal di daerah dengan biaya hidup rendah, angka Rp. 500 juta sudah bisa menjadi "titik balik" yang sangat kuat.
Namun bila anda tinggal di Kota Besar seperti Jakarta, mungkin angka Rp. 1 Milyar lebih sesuai dan equivalen dengan $100.000 yg dimaksudkan oleh Charlie Munger.
Alhamdulillah dan bukan untuk bermaksud sombong. Sayapun merasakan seolah-olah semua terasa lebih mudah saat aset portofolio saya telah mencapai 1M pertama. Rasanya lebih fleksibel dan santai dalam mengelola dan mengambil keputusan. Mungkin karena secara psikologis dengan persentase profit yg kecil pun 5-10%, keuntungan tersebut sudah melebihi biaya hidup bulanan saya dan keluarga, sehingga masih ada space untuk melakukan skema compounding sehingga aset menjadi lebih besar dan lebih cepat dari sebelumnya..
$ADRO, $DMAS, $HEXA
3 SKENARIO ENTRY SAHAM $HEXA (Swing Trader Plan)
Harga sekarang: 4360
1) SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 4280 – 4400
- Stoploss: < 4150
- TP1: 4600
- TP2: 4850 – 5000
Alasan: Harga masih bergerak di atas support swing dan struktur higher low masih terjaga, peluang rebound lanjutan masih ada Boss.
2) SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative – Paling Aman)
- Entry: 4050 – 4150
- Stoploss: < 3900
- TP1: 4600
- TP2: 4850 – 5000
Alasan: Area ini demand kuat sekaligus support utama, lebih aman buat akumulasi dengan risk lebih kecil Boss.
3) SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy kalau breakout > 4450 dengan volume besar
- Stoploss: < 4280
- TP1: 4850
- TP2: 5100 – 5300
Alasan: Breakout resistance kunci berpotensi memicu momentum lanjutan kalau volume ikut konfirmasi Boss.
Alasan Buy:
• Harga masih di area demand
• Struktur swing memungkinkan rebound / masih bullish
• Breakout 4450 bisa jadi trigger lanjutan
Risiko:
• Kalau 4050 jebol = potensi lanjut turun / koreksi lebih dalam
• Breakout tanpa volume rawan fake
• Stoploss wajib buat jaga modal Boss
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$BMRI $HKMU
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
#150126 #justnote
- https://cutt.ly/otkNZd3P, jika rumor ini benar yang menjadi akibat $DMAS naik signifikan gw merasa sedikit sedih, karena gw tergocek, gw kira kenaikan ini pure karena alasan kinerja membaik or faktor eksternal yang mendukung sektor ini or yang ditunggu-tunggu yaitu yield dividen jumbo. Semoga bukan karna rumor ini
- $SKRN out sebab setelah pertimbangan keknya lebih baik $HEXA aja, walaupun yield besar tapi HEXA lebih baik dari revenue, PE, PVB. Lagi-lagi penilaian saham yang cetek
@didinwijaya iya betul, lihat aja dari beberapa list saham diatas, kalau lagi ada duit lihat aja mana yang lagi turun ya beli, sekarang $ADRO $PTBA $HEXA & ITMG lagi sideways keatas, cari yang lain dulu
@Alfimaulana2202 tergantung invest plan masing2 mas, kalau nabung bulanan better saham yang punya history sehat dan dividen rutin cenderung sideways dan stabil seperti contoh: PANS $HEXA ASDM YUPI BYAN CLPI $PTBA $ADRO PGAS DMAS PRDA BJBR BNGA ITMG ROTI BBNI.. jangan seperti saya 3bln awal belajar saham terjebak saham gorengan yang menggiurkan malah loss hampir 70jt, sekarang sudah insyaf main aman di saham2 diatas itu aja..
$HEXA
Target Laba Bersih 2025: US$ 34,97 juta.
Jumlah Saham Beredar: 840.000.000 lembar saham.
EPS (dalam USD): US$ 34,97 juta ÷ 840 juta saham = US$ 0,0416 per saham.
Konversi ke Rupiah: Dengan menggunakan asumsi kurs tukar Rp 16.200 - Rp 16.500 per USD, maka estimasi EPS HEXA adalah:
Rp 674 – Rp 686 per saham.
Estimasi dividen (September 2026) ~Rp550-600 lembar (DPR 80%-90%).
Target harga saat cumdate dividen Rp. 5500-6000
Note: LK Full year 2025 HEXA biasanya release di Bulan Juli/Agustus).
Disc. On DYOR.
LK $HEXA akan selalu ada delay 1 kuartal dibandingkan dengan emiten2 di Indo pada umumnya.. LK Q3 25 HEXA layaknya LK Q4 (FY) 25 yg release antara februari/Maret 2026 ini.
"Memanfaatkan Gap Informasi dengan Radar Smart Money"
Pasar saham tidak pernah sepenuhnya efisien; selalu ada kesenjangan informasi antara pemain besar dan investor ritel. Saat sebuah perusahaan akan mendapatkan kontrak raksasa atau akan melakukan aksi korporasi penting, Smart Money biasanya akan mengetahuinya terlebih dahulu dan mulai bergerak sebelum berita tersebut sampai ke publik. Kesenjangan waktu ini adalah momen di mana harga mulai merangkak naik dengan volume yang tidak biasa. Jika Anda hanya mengandalkan berita, Anda akan selalu terlambat dan membeli di harga yang sudah mahal.
Trigger Smart Money dirancang untuk menutup kesenjangan informasi tersebut. Anda tidak perlu tahu beritanya sekarang, Anda cukup tahu bahwa ada "uang besar" yang sedang masuk. Lonjakan volume intraday yang 5x lipat dari biasanya adalah bahasa pasar yang mengatakan bahwa ada sesuatu yang besar sedang terjadi. Dengan memvalidasi arus Clean Money, Anda bisa ikut masuk di harga yang relatif sama dengan para institusi. Saat berita akhirnya muncul di media esok harinya dan semua orang mulai berebut beli (Bad Money), Anda sudah berada di posisi yang sangat menguntungkan.
Berhentilah menjadi pembaca berita dan mulailah menjadi pembaca aliran dana. Uang adalah indikator yang paling jujur; ia akan selalu bergerak lebih cepat daripada kata-kata. Dengan memantau pergerakan dana masuk secara real-time, Anda mendapatkan keunggulan strategis untuk mendahului pergerakan pasar secara luas. Jadikan radar deteksi dana besar sebagai sumber informasi utama Anda. Di bursa saham, siapa yang mendeteksi pergerakan uang pertama kali, dialah yang akan membawa pulang keuntungan terbesar.
$AWAN $EXCL $HEXA
1/2


Di pinggir kawah raksasa sebuah tambang di pedalaman Kalimantan, di bawah sana, monster-monster besi berwarna kuning dengan logo MegaMachinery Corp (MMC) sedang meraung, memindahkan jutaan ton tanah setiap harinya. Saat ini, MMC sedang merayakan pesta pora; harga sahamnya menembus langit, mencerminkan betapa larisnya "sekop" raksasa yang mereka jual ke seluruh penjuru negeri.
Namun, Anda adalah investor yang bijak. Anda tahu bahwa mengejar raksasa yang sedang berlari kencang itu berisiko tinggi—seringkali harganya sudah terlalu mahal untuk dikejar. Anda memilih mundur selangkah, mengamati rantai kehidupan di sana, dan bertanya: "Siapa yang tetap untung tanpa harus ikut lelah menggali?"
Mencari Sang Tukang Gali
Pencarian Anda dimulai dengan melihat para pemain di lapangan. Ada Darma Geo-Services dan Delta Earthmovers. Mereka adalah para "sopir" dan operator dari sekop-sekop raksasa milik MMC. Namun, posisi mereka tidaklah mudah. Mereka harus bermanuver, merayu para pemilik tambang, dan bersaing sengit dalam tender untuk mendapatkan kontrak kerja.
Jika mereka memenangkan proyek, barulah mereka sanggup membeli alat dari MMC. Di sini, MMC adalah sang raja yang memegang kendali teknologi, dan para kontraktor ini adalah pengikutnya yang harus bekerja keras di bawah terik matahari demi margin yang seringkali tipis. Saat Anda melihat volume perdagangan saham para operator ini mulai meledak melampaui sang raja, itu adalah tanda bahwa pesta mulai terlalu riuh. Mungkin sudah terlalu panas bagi Anda yang mencari ketenangan investasi.
Menemukan Sang Penyambung Nyawa
Pandangan Anda kemudian tertuju pada satu hal yang sering terlupakan namun bersifat fatal: Napas. Sehebat apa pun teknologi alat berat MMC, dan semajur apa pun kontrak yang didapat para operator, semuanya akan menjadi besi tua tak berguna jika tangki bahan bakar mereka kosong.
Di tengah hutan rimba, bermil-mil jauhnya dari peradaban, hanya ada satu nama yang memastikan "napas" itu tetap mengalir tanpa putus: IndoSupply Pratama (ISP).
ISP tidak perlu merayu MMC untuk membeli produk mereka. Sebaliknya, ekosistem MMC dan para kontraktornya yang harus memastikan ISP tetap mau menyuplai mereka. ISP telah membangun "benteng" selama puluhan tahun berupa terminal tangki raksasa di pelabuhan-pelabuhan paling terpencil. Mereka adalah SPBU di tengah hutan yang tak tergantikan. Tanpa izin dan infrastruktur logistik ISP, aktivitas tambang akan mati dalam hitungan jam.
Pertempuran di Jantung Rimba
Di balik ketenangan operasional ISP, sebenarnya sedang terjadi perang dingin yang menentukan siapa yang akan bertahan di lokasi-lokasi strategis tersebut dalam satu dekade ke depan. Musuh utamanya bukan perusahaan kecil, melainkan sang raksasa nasional: Nusantara Petro-Distribusi (NPD).
NPD adalah pemilik infrastruktur energi terbesar di negeri ini, sebuah entitas yang memiliki mandat untuk melayani hingga ke ujung kepulauan. Namun, di medan tambang yang ganas, persaingan antara ISP dan NPD bukanlah soal siapa yang paling besar, melainkan siapa yang paling presisi.
Logistik Mikro vs Makro: NPD memiliki keunggulan dalam skala makro dan kilang pengolahan. Namun, ISP menang dalam kecepatan distribusi akhir. Di lokasi terpencil, pemilik truk tambang tidak hanya membeli bahan bakar; mereka membeli kepastian waktu. ISP menanamkan sensor digital di tangki-tangki nasabah yang langsung terhubung ke pusat distribusi mereka. Jika stok tinggal 15%, truk tangki ISP sudah dalam perjalanan tanpa perlu ditelepon.
Efisiensi Swasta: Sebagai entitas swasta, ISP bisa lebih "kejam" dalam memilih nasabah yang menguntungkan dan memberikan layanan VIP. Sementara NPD, sebagai perpanjangan tangan negara, seringkali harus membagi fokus untuk tugas penugasan nasional, yang terkadang membuat kelincahan layanan mereka di site tambang kalah gesit dibanding ISP yang murni mengejar efisiensi operasional.
Menghadapi Badai Perubahan
Tiba-tiba, muncul kekhawatiran besar: "Bagaimana jika dunia berubah? Bagaimana jika mesin-mesin solar itu digantikan oleh listrik atau energi hijau?"
Di sinilah kecerdikan ISP terlihat. Di saat NPD harus memikul beban berat sebagai tulang punggung energi nasional, ISP bergerak lincah seperti kancil. Mereka sadar bahwa solar mungkin bukan masa depan selamanya. Maka, mereka menginvestasikan keuntungan mereka untuk membangun Global Industrial Estate (GIE)—sebuah kota industri raksasa terpadu.
Jika kelak alat berat MMC beralih ke listrik atau hidrogen, ISP sudah siap di sana. Mereka bukan lagi sekadar menjual literan solar, melainkan menjual aliran listrik dan distribusi gas melalui infrastruktur permanen yang sudah mereka tanam. Mereka telah berevolusi dari sekadar penjual bensin menjadi penguasa jalur logistik dan energi.
Tren Penguasaan Pasar
Data operasional terbaru menunjukkan bahwa ISP tidak mencoba menguasai seluruh Indonesia. Strategi mereka sangat spesifik: "Intimacy with Customer". Mereka membangun hubungan yang begitu erat dengan manajemen operasional MMC dan para kontraktornya, sehingga biaya bagi nasabah untuk pindah ke pesaing menjadi sangat tinggi. Sistem IT mereka sudah saling mengunci, logistik mereka sudah terintegrasi, dan kepercayaan sudah terbangun di atas tumpahan keringat di lokasi tambang.
Apakah solar akan punah? Mungkin. Namun, selama mesin-mesin di tengah hutan itu membutuhkan energi untuk bergerak, ISP akan tetap menjadi pihak yang memegang keran napasnya.
$HEXA $ELSA $HAIS

SAHAM : $HEXA
HARGA SAAT INI : 4390
1️⃣ TREN & STRUKTUR HARGA (Swing View)
- Tren Utama : Uptrend (konsolidasi)
- Timeframe Acuan : Daily (Swing Trader)
- Catatan : Harga masih berada dalam struktur uptrend dengan fase konsolidasi setelah kenaikan. Selama support kunci terjaga, peluang kelanjutan swing tetap terbuka.
2️⃣ SUPPORT & RESISTANCE
- Support Minor : 4300
- Support Kunci : 4150
- Resistance 1 : 4550
- Resistance 2 : 4800
3️⃣ KONDISI VOLUME & BANDAR
- Analisa volume : Stabil, cenderung menyusut saat konsolidasi
- Indikasi : Akumulasi terkontrol
- Selama harga di atas 4150 → masih dijaga
4️⃣ RISK / REWARD (WAJIB)
- Entry Acuan : 4390
- Stop Loss : 4050
- Target Swing : 4550 – 4800
- Risk : Reward : ±1 : 2 (LAYAK)
5️⃣ FUNDAMENTAL SINGKAT
- Emiten industri bahan bangunan dengan kinerja relatif stabil.
- Cocok untuk swing trader dan mid-term, dengan volatilitas moderat.
📌 KESIMPULAN SWING TRADER
- HEXA masih menarik untuk swing mengikuti tren selama 4150 bertahan.
- Target area 4550–4800, risiko utama jika breakdown support kunci.
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti $FUTR $SGER ,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
3 SKENARIO ENTRY SAHAM $HEXA (Swing Trader Plan)
Harga sekarang: 4.400
1) SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 4.250 – 4.500
- Stoploss: < 4.100
- TP1: 4.600
- TP2: 4.800 – 5.050
Alasan: Harga lagi bertahan di area demand kuat, Boss. Selama 4.100 aman, peluang rebound masih terbuka.
2) SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative – Paling Aman)
- Entry: 4.100 – 4.200
- Stoploss: < 3.950
- TP1: 4.400
- TP2: 4.600 – 4.800
Alasan: Area demand psikologis kuat, Boss. Entry paling aman buat swing trader yang nunggu retrace sehat.
3) SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy kalau breakout > 4.600 dengan volume besar
- Stoploss: < 4.400
- TP1: 4.800
- TP2: 5.050 – 5.300
Alasan: Breakout 4.600 bisa aktifkan momentum bullish baru, Boss.
AYO REQUEST SAHAM https://bit.ly/m/gabunggrup
Alasan Buy:
• Harga masih di area demand
• Struktur swing memungkinkan reversal
• Breakout 4.600 bisa jadi trigger lanjutan
Risiko:
• Kalau 4.100 / 3.950 jebol = potensi lanjut turun
• Breakout tanpa volume rawan fake
• Stoploss wajib buat jaga modal Boss
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Ketik nama sahamnya Boss, contohnya $SAGE $JIHD. DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya