π Strategi Dividend Compounding Lintas Sahamπ₯π₯π₯
Sahabat trader, ada yang tertarik dengan strategi ini? Kalau ada yang belum tahu, aku jelasin di bawah ini ya.
Dividend compounding lintas saham adalah strategi memutar dividen dari satu saham ke saham lain yang akan segera cum date, sehingga uang bekerja berkali-kali dalam satu tahun, bukan menunggu setahun di saham yang sama.
Jadi kita bukan βterima dividen β diam aja, tapi setelah terima dividen β hasil devidennya langsung di-invest lagi di saham deviden besar yang lain, bukan yang sama.
π§ Cara Kerjanya:
Beli saham A menjelang cum date (sekitar 1-3 bulan sebelum, DYOR)
β dapat dividen
Dividen cair
β dipakai beli saham B yang akan cum date berikutnya
Ulangi terus ke saham C, D, dst
π Dalam 1 tahun, modal bisa panen dividen 3β5 kali
π
Contoh Alur / Pola Deviden Tahunan (Indonesia)
MarβApr β Bank besar (BMRI, BBRI, BBNI)
MeiβJun β Energi / blue chip yield tinggi (PTBA, ADRO, ITMG)
Sep β Midβbig cap khusus (HEXA)
Des β Interim dividend (BBRI, ADRO, $BBCA, dll)
β‘οΈ Dividen bank β masuk energi β masuk $HEXA β masuk interim bank/lainnya.
β οΈ Prinsip Wajib (Biar Tidak Nyemplung)
Fokus big & mid cap sehat
Jangan kejar yield tinggi tapi harga jeblok
Entry sebelum cum date, bukan mepet. Biasanya sekitar 1-3 bulan sebelum.
Dividen itu bonus, bukan alasan beli saham jelek
π― Tujuan Utama Strategi Ini
Meningkatkan total yield tahunan
Memaksimalkan waktu & frekuensi dividen
Cocok buat investor: Sabar - Disiplin - Anti gorengan
-----------------------------------------------------------------------------------
π’ SIMULASI DIVIDEND COMPOUNDING LINTAS SAHAM
- Modal awal: Rp100.000.000
- Fokus big & mid cap sehat
π
Putaran Dividen 1 Tahun
π΅ PUTARAN 1 β BANK BESAR (MarβApr)
Saham: BMRI / BBRI
Gross yield: 9%
Net yield (setelah pajak): ~8%
π Hasil:
Dividen bersih: Rp8.000.000
Modal jadi: Rp108.000.000
βοΈ PUTARAN 2 β ENERGI / BLUE CHIP (MeiβJun)
Saham: PTBA / ADRO / ITMG
Gross yield: 13%
Net yield: ~11.7%
π Hasil:
Dividen: 11.7% Γ 108 jt = Rp12.636.000
Modal jadi: Rp120.636.000
π οΈ PUTARAN 3 β MIDβBIG CAP KHUSUS (Sep)
Saham: HEXA
Gross yield: 8%
Net yield: ~7.2%
π Hasil:
Dividen: Rp8.684.000
Modal jadi: Rp129.320.000
π¦ PUTARAN 4 β INTERIM DIVIDEND (Des)
Saham: BBCA / $EXCL / ADRO / BBRI
Gross yield: 2%
Net yield: ~1.8%
π Hasil:
Dividen: Rp2.328.000
Modal akhir tahun: Rp131.648.000
π― HASIL AKHIR 1 TAHUN
Modal awal: Rp100.000.000
Modal akhir: Rp131.648.000
π Yield efektif setahun: β 31.6% (CASH YIELD)
π Ini BELUM termasuk capital gain.
------------------------------------------------------------------------------------------
Simulasi ini ada kelemahannya ya, gais. Dimanakah itu? hehe...
Jawabannya: pada saat Ex-Date harga gap down sedikit lebih besar dari persentase deviden yang kita terima. Jadi ada gak solusinya? Ternyata ADA ---> ini ada 2 skenario exitnya.
πΉ SKENARIO 1 β WAIT FOR PRICE RECOVERY (PALING SEHAT)
Ini yang profesional lakukan.
Alurnya:
Beli sebelum cum date
Lewati ex-date (gap down)
TIDAK langsung jual
Tunggu harga:
kembali ke area cum-date
atau minimal recover 70β90%
πΉ SKENARIO 2 β DIVIDEND + PARTIAL SWITCH (REALISTIS & TAKTIS)
Ini versi lintas saham paling masuk akal.
Alurnya:
Setelah ex-date: Jual sebagian
Sisanya ditahan sampai recover
Dividen + dana sisa β masuk saham lain
π Modal memang tidak utuh
π Tapi arus dividen tetap jalan
π‘ Cocok untuk:
Saham cyclical (PTBA, ADRO, ITMG)
π Strategi ini gak cocok untuk trader harian yang mau cepat profit, tapi:
investor sabar - disiplin - paham siklus
π Perspektif Nilai:
Pasar mengajarkan hal yang sama seperti iman:
"Berkat yang dipaksakan cepat sering bocor.
Yang ditunggu dengan sabar, utuh & bertumbuh."
Selamat mencoba ππ