140

-1

(-0.71%)

Today

17.36 M

Volume

41.46 M

Avg volume

Company Background

PT Intiland development Tbk adalah perusahaan pengembang properti yang berfokus pada pengembangan, pengelolaan, dan investasi berbagai bisnis di sektor properti. Proyeknya meliputi pengembangan kawasan hunian segmen menengah atas, kawasan terpadu dan pengembangan bangunan vertikal, serta wakasan industri. Proyeknya terfokus di Jakarta dan Surabaya. Portofolio Perseroan meliputi pengembangan kawasan mixed-use dan high rise, kawasan hunian untuk segmen pasar menengah atas, kawasan industri, dan properti investasi di seputaran wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), serta di Surabaya dan sekitarnya. Lebih la... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DILD harga kemungkinan turun dulu sampai 135.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DILD siap siap pegangan🚀

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DILD naik nggak boleh turun juga nggak boleh

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DILD bandar ada yg akum gasih?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

3 SKENARIO ENTRY SAHAM $LPPF (Swing Trader Plan)
Harga sekarang: 1915

1) SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 1850 – 2000
- Stoploss: < 1750
- TP1: 2150
- TP2: 2350 – 2600
Alasan: Harga masih konsolidasi di atas area support kuat, struktur swing LPPF masih memungkinkan lanjutan naik Boss.

2) SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative – Paling Aman)
- Entry: 1650 – 1750
- Stoploss: < 1550
- TP1: 2000
- TP2: 2250 – 2600
Alasan: Area demand bawah cukup solid, ini zona paling aman buat entry sambil jaga risiko Boss.

3) SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy kalau breakout > 2050 dengan volume besar
- Stoploss: < 1850
- TP1: 2350
- TP2: 2700 – 3000
Alasan: Breakout resistance kunci bisa jadi trigger momentum lanjutan Boss.

Alasan Buy:
• Harga masih di area demand
• Struktur swing memungkinkan rebound / masih bullish
• Breakout 2050 bisa jadi trigger lanjutan

Risiko:
• Kalau 1650 jebol = potensi lanjut turun / koreksi lebih dalam
• Breakout tanpa volume rawan fake
• Stoploss wajib buat jaga modal Boss

Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.

Nyangkut disaham apa Boss? Sini aku bantu $UNVR $DILD

Read more...

🚨 PROPERTI SUDAH DI CALL
PILIH >>> $KIJA MASUK IDX30

RT $DMAS $DILD
DYOR INDUSTRIAL KAWASAN

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DILD engkong demen nih..
serok..serok..serok..😆😆

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BUMI $DILD $KIJA meninggoy

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Mau semurah apalagi $DILD ini

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

borong $DILD yg banyak dulu...baru naik..kwkwkk

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DILD

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DILD"bukan ajakan hanya sebatas informasi "

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DILD hadehh engkong long..engkong long..

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

STOCKBOT QUANTUM ANALYTICS

🔥 MARKET PULSE: $MTEL
📅 Data per: 25 Februari 2026 | 🚦 Status: FUNDAMENTAL KUAT, HARGA MASIH DALAM FASE BOTTOMING SIDEWAYS 📡

⚡ STRATEGI STOCKBOT
REKOMENDASI: INVEST / SWING BUY ON WEAKNESS (DEFENSIVE DIVIDEND PLAY)

⚔️ SKENARIO A: AGGRESSIVE MODE (Scalping/ODT)
Gunakan hanya jika intraday range >3% dan volume di atas rata‑rata, karena karakter MTEL cenderung defensif.

Entry Trigger: Breakout intraday di atas Rp555–Rp560 dengan volume minimal 2× rata‑rata 20 hari, menandai keluarnya harga dari konsolidasi pendek di sekitar 530–550 dan konfirmasi short‑term reversal dari bottom 500‑an.

Buy Zone: Rp555 – Rp565 setelah tembus dan terjadi retest tipis ke area 545–550.

Take Profit Target 1: Rp585–Rp600 (area MA50 dan gap kecil di atas harga sekarang).

Take Profit Target 2: Rp630–Rp650 bila sentimen sektor menara menguat sejalan dengan proyeksi pertumbuhan 2026 dan penurunan suku bunga, mendekati target analis OCBC Rp650.

Hard Stop (SL): Jebol dan close intraday di bawah Rp520 (turun dari support pendek 530 dan dekat lower band) = setup scalping batal, wajib keluar cepat.

🐢 SKENARIO B: STRATEGIC MODE (Swing/Trend Following)
Lebih cocok untuk yang mencari kombinasi dividend yield + potensi capital gain moderat.

Entry Logic: Buy on Weakness/Accumulation saat harga bertahan di zona 520–540 dengan candle kecil dan volume mengecil, karena secara fundamental MTEL tetap market leader menara + fiber dengan arus kas stabil dan dividen rutin.

Buy Zone: Cicil di Rp520 – Rp550; area ini memberikan dividend yield sekitar 3% dari DPS Rp18,1 (ex‑date 12 Juni 2026, payment 2 Juli 2026) sambil menunggu re‑rating sektor.

Resistance Target 1: Rp600–Rp620 untuk take profit sebagian saat harga kembali ke atas MA50/MA100 dan mendekati kisaran nilai wajar konservatif.

Moon Target 2: Rp700–Rp780 jika katalis sektor menara (pemulihan ARPU operator, penurunan suku bunga, keberhasilan ekspansi fiber) terealisasi, sejalan dengan target bullish analis MNC Sekuritas Rp780 dan rekomendasi overweight sektor tower.

Safety Exit: Close candle harian di bawah Rp500 (tembus low psikologis dan bawah lower band) = sinyal bahwa downtrend kembali dominan; lebih aman keluar dan tunggu base baru.

📰 INTELEJEN BERITA (Radar Lengkap 1 Bulan Terakhir - 2026)

🗞️ Headline Kunci:

IMPACT: Positif – Sektor Telekomunikasi & Perangkat
“Penghapusan Tarif Alat Telekomunikasi Beri Sentimen Positif” – 22 Februari 2026. Penghapusan tarif perangkat telekomunikasi AS berpotensi menurunkan biaya capex operator, memperkuat kemampuan mereka menyewa lebih banyak menara dan layanan fiber; ini menjadi angin segar bagi emiten tower seperti MTEL.

IMPACT: Positif – ESG & Sustainabilitas
“MTEL Ungkap Urgensi Penerapan ESG di Industri Telekomunikasi” – 2 Februari 2026. Manajemen menekankan strategi tiga pilar (profit, lingkungan, masyarakat) termasuk penggunaan energi hijau dan small cell efisien, memperkuat persepsi MTEL sebagai aset defensif jangka panjang bagi institusi.

IMPACT: Positif – Rekomendasi Analis & Outlook 2026
Beberapa riset terbaru menempatkan MTEL sebagai pilihan utama di sektor menara dengan rating “Buy/Add/Hold” dan target harga Rp650–Rp780 per saham, didukung ekspektasi pertumbuhan pendapatan & EBITDA tertinggi di industri 2025–2027, serta posisi sebagai pemilik menara terbanyak (market share ±44%).

💡 Dampak Fundamental:

Dividen 2026: MTEL konsisten membayar dividen kas sekitar Rp18,1 per saham; jadwal berikutnya ex‑date 12 Juni 2026 dengan payment 2 Juli 2026, sehingga pada harga sekitar 540 yield kas ±3% (belum termasuk potensi special dividend seperti 2025).

Skala & Profitabilitas: MTEL mengelola >39.000 menara dan hampir 60.000 penyewa dengan tenancy ratio naik dari 1,44× ke 1,52×, memberi leverage operasional kuat dan peluang ekspansi margin melalui co‑location tanpa capex besar.

Pertumbuhan 2026: Analis memproyeksikan emiten menara masih tumbuh, meski moderat, dengan katalis utama pemulihan ARPU operator, ekspansi 4G/5G ke luar Jawa, serta fokus akuisisi aset fiber karena peluang akuisisi menara baru mulai terbatas; MTEL sudah agresif memperbesar portofolio fiber melalui akuisisi UMT Rp650 miliar pada 2024.

🔗 Korelasi Makro:

Penurunan suku bunga global dan domestik diharapkan menurunkan cost of capital, sangat positif untuk bisnis infrastructure REIT‑like seperti menara yang sensitif terhadap yield dan valuasi berbasis EV/EBITDA.

Konsolidasi operator (merger XL–Smartfren, pasca merger Indosat–Hutch) menekan pertumbuhan penyewa baru, tetapi kebutuhan densifikasi jaringan dan ekspansi data di luar Jawa tetap menciptakan permintaan co‑location baru; keberhasilan akuisisi fiber menjadi katalis revaluasi tambahan bagi MTEL.

📈 BEDAH TEKNIKAL (Chart & Price Action)

📊 Tren Utama:

Daily chart menunjukkan MTEL sempat rally tajam ke sekitar 675–700, lalu terkoreksi membentuk serangkaian lower high hingga menyentuh area 520‑an; beberapa hari terakhir harga bergerak sideways di 530–550 dengan candle kecil, mengindikasikan fase bottoming setelah downtrend.

Harga saat ini berada sedikit di bawah MA50/MA100 namun masih di atas support psikologis 500; Bollinger band mulai menyempit, menandakan volatilitas mereda dan potensi gerakan besar berikutnya sedang dibangun.

🧱 Key Levels:

Support Kuat (Lantai):
Rp520–Rp530 sebagai support horizontal terbaru dan dekat lower band; di bawah itu, Rp500 menjadi lantai psikologis dan area yang kemungkinan besar akan dipertahankan oleh pelaku institusi dividend hunter.

Resistance (Atap):
Rp580–Rp600 sebagai resistance terdekat (MA50–MA100 dan area breakdown terakhir); di atas itu, Rp650–Rp675 adalah zona resistensi mayor yang menyatu dengan high Januari.

🕯️ Pola Candlestick:

Candle harian terakhir berupa doji/short body di Rp540 dengan range sempit dan volume moderat, menggambarkan keseimbangan sementara antara buyer dan seller setelah fase turun; RSI harian berada di sekitar area 30‑an akhir–40 awal, artinya tekanan jual mulai mereda tetapi belum ada momentum kuat naik.

Tidak terlihat pola pembalikan besar (seperti bullish engulfing) sejauh ini; namun deretan candle kecil berjejer di atas 520 mengindikasikan base mulai terbentuk—konfirmasi butuh satu atau dua candle hijau panjang yang menembus 560–570 dengan volume.

📝 INSTRUKSI (KESIMPULAN):
“Sentimen berita untuk MTEL di awal 2026 cenderung positif—dividen tetap, prospek sektor menara membaik seiring penurunan suku bunga dan ekspansi fiber, serta dukungan ESG—sementara harga masih berkonsolidasi di dekat area bawah; manfaatkan setiap koreksi ke 520–550 untuk akumulasi bertahap sebagai posisi defensif berdividen, dan bersiap mengurangi jika penutupan harian menembus 500 karena itu sinyal bahwa fase bottoming gagal dan downtrend berpotensi berlanjut.”

⚠️ Disclaimer: Riset ini disusun oleh Algoritma StockBot. Keputusan investasi tetap di tangan Anda. DYOR.

$PDES $DILD

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DILD

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DILD

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$FPNI serok tipis tipis dah klo ada dananya lagi 😂🥱

Random tag $CNMA $DILD

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DILD kita coba peruntukan di dild* ini

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DILD araa

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

SWING
$DILD
buy area 144-149
TP 156, 160, 164
SL 142
DISC ON
DYOR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DMAS kejarlah $DILD

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DILD gas gas

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DILD terbang nih

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SCMA $MIDI $DILD bisa banget tapi agak slow

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Versi swinger
"Margin kecil dengan kesabaran sedang yang penting porto bisa naik 10% dalam beberapa hari/ minggu. Nikmatilah setiap anugerah dari Tuhan dengan rasa syukur" - Bang Roma

Versi value investor:
Kalau kata om LKH, "Kalau buy & hold, dapatnya uang gede. Karena untuk mendapatkan uang besar itu, bukan dari jual beli saham (keluar masuk harian), tapi dari menunggu"

#CATATANKU random tag $GJTL $NISP $DILD

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

update $DILD dari analisa sebelumnya -> https://stockbit.com/post/28610476

I. Analisa Struktur Elliott Wave (Big Picture: DILD - Update 23 Feb 2026)
Summary: STRONG REVERSAL (Buy on Weakness) | Fase Akumulasi & Shakeout Selesai, Awal Major Wave [3]
Masa-masa suram Downtrend panjang pada saham DILD telah resmi dikubur di tahun 2025 lalu. Saat ini, "Smart Money" sedang berada di fase koreksi minor sehat (pullback) sebelum meledakkan harga menuju gelombang ekspansi terbesarnya (Major Wave 3).

1. Identifikasi Titik Nol (The Grand Bottom)
Untuk membaca arah DILD, kita harus tahu di mana letak "Lantai Beton" utamanya. Setelah melalui tren turun yang melelahkan dari tahun 2024, harga DILD akhirnya berhenti berdarah dan membentuk dasar absolut (Absolute Bottom) tepat di angka 110 pada tanggal 8 April 2025.
Level 110 ini adalah "Ground Zero", titik mula di mana institusi raksasa mulai masuk dan secara diam-diam menyapu bersih barang dari tangan ritel yang putus asa.

2. Primary Count (Hitungan Skenario Utama: Siklus Bullish Baru)
Dari titik nol (110) tersebut, struktur pendorong (Impulse) lima gelombang mulai terbentuk. Berikut adalah pembedahan presisi anatomi gelombang DILD:
Major Wave [1] [Fase Akumulasi Panjang]: 110 -> 173 (9 Januari 2026).
Deskripsi: Harga merangkak naik secara perlahan selama 9 bulan penuh, mencetak apresiasi sebesar +57%. Ini adalah fase markup awal untuk mengumpulkan barang tanpa memicu deteksi radar pasar luas.

Major Wave [2] [The Spring / Shakeout]: 173 -> 120 (29 Januari 2026).
Deskripsi: Ini adalah manuver klasik bandar. Harga secara brutal dibanting dari 173 kembali ke 120 hanya dalam waktu beberapa minggu. Penurunan ini me-retrace sedalam 84% dari total kenaikan Wave [1].

Tujuan: Bantingan dalam (Deep Retracement) ini dirancang khusus untuk memicu Stop Loss dan kepanikan, mengusir ritel ("tangan lemah") sebelum tren besar benar-benar diberangkatkan. Di level 120 inilah Major Wave [2] resmi berakhir.
Major Wave [3] [Motive - Sedang Berjalan]: Dimulai dari 120.
Saat ini kita sedang berada di tubuh Major Wave [3]. Mengingat Wave 3 biasanya sangat panjang, ia akan terpecah menjadi gelombang-gelombang kecil (Minor Waves).
Minor Wave (i): 120 -> 159 (12 Februari 2026). Lonjakan perlawanan pertama yang sangat kuat (+32% dalam 2 minggu).
Minor Wave (ii): 159 -> 144 (23 Februari 2026). Ini adalah posisi harga penutupan hari ini! Harga sedang mengalami koreksi/istirahat sehat turun ke 144 untuk menyejukkan indikator sebelum bersiap terbang ke Minor Wave (iii).

3. Validasi Aturan Mutlak (Rules Check)
Skenario DILD ini mematuhi "Hukum Emas" Elliott Wave Principle tanpa ada satupun yang dilanggar:
Aturan Wave 2 (Batas Invalidasi): Bantingan brutal Major Wave [2] berhenti secara presisi di 120, masih tertahan di atas titik awal Major Wave [1] di 110. (SANGAT VALID).
Aturan Sub-wave Minor: Koreksi Minor Wave (ii) saat ini yang mendarat di 144 masih berada jauh di atas titik mula peluncurannya di 120. (SANGAT VALID).

4. Kesimpulan Big Picture (Arah Selanjutnya)
Saham DILD saat ini memberikan salah satu setup teknikal dengan risiko paling asimetris di bursa. Level 120 telah terbukti menjadi lantai beton sekunder yang sangat sulit ditembus.
Koreksi harga yang terjadi dari 159 ke 144 hari ini BUKANLAH awal dari kejatuhan baru, melainkan sebuah "Healthy Pullback" (koreksi sehat) atau Diskon untuk memberikan Anda kesempatan terakhir membeli tiket (Buy on Weakness) sebelum lokomotif Major Wave [3] melesat menghancurkan angka 173.

Pada analisa di atas, kita mengidentifikasi bahwa saham DILD saat ini sedang berada dalam fase istirahat atau koreksi berlabel Minor Wave (ii). Pertanyaan terpenting bagi seorang trader adalah: "Di mana letak dasar dari pijakan Minor Wave (ii) ini untuk mulai melakukan Buy on Weakness?"

II. Fibonacci Retracement & Proyeksi Target (DILD - Major Wave 3)
1. Fibonacci Retracement (Mencari Dasar Minor Wave ii)
Kita tarik garis ukur dari peluncuran gelombang kecil pertama (Minor Wave i):
Dasar Minor Wave (i): 120 (Terbentuk 29 Januari 2026).
Puncak Minor Wave (i): 159 (Terbentuk 12 Februari 2026).
Jarak Kenaikan (Net Move): 159 - 120 = 39 Poin.

Berdasarkan kenaikan 39 poin ini, kita hitung target bantingan Minor Wave (ii):
Fibo 38.2% (Koreksi Dangkal Sehat): 159 - (39 X0.382) = 159 - 14.9 = 144.1.
FAKTA PASAR HARI INI: Harga saham DILD pada penutupan Senin, 23 Februari 2026, berada Tepat secara absolut di angka 144!

Analisis: Presisi yang luar biasa! Harga 144 ini bukanlah angka acak, melainkan titik pendaratan Fibonacci 38.2% yang telah dikalkulasi oleh algoritma institusi ("Smart Money"). Pantulan (bounce) di titik rasio 38.2% ini mengindikasikan bahwa minat beli sangat agresif dan pasar tidak mengizinkan harga untuk turun lebih dalam lagi.
(Note: Sebagai lapisan jaring pengaman tambahan jika bursa sedang bergejolak, titik Fibo 50% berada di 139 dan Fibo 61.8% berada di 135).

2. Fibonacci Extension (Proyeksi Target Major Wave 3)
Karena kita sudah menemukan titik dasar peluncuran (di area 120 dan pijakan minor di 144), sekarang mari kita proyeksikan seberapa tinggi harga DILD akan diangkat pada fase utama Major Wave [3].

Hitungan ekstensi ini diambil dari rentang jarak Major Wave [1] (110 ke 173 = 63 Poin) dan diproyeksikan ke atas dari titik 120:
Target 1: Konservatif / Kesetaraan (100% dari W1)
Kalkulasi: 120 + (63 X 1.0) = 183}

Analisis: Ini adalah halte pemberhentian pertama yang sangat realistis. Secara teknikal, level 183 akan secara resmi menghancurkan rekor puncak Major Wave [1] (di 173) dan mengkonfirmasi Uptrend jangka menengah yang sangat kokoh.
Target 2: Ideal / The Golden Ratio (161.8% dari W1)
Kalkulasi: 120 + (63 X 1.618) = 120 + 101.9 = 222

Analisis: Rasio Emas 161.8% adalah "Sweet Spot" dari sebuah gelombang tiga. Level psikologis 220 - 222 adalah target panen cuan (Take Profit) utama di mana institusi biasanya mulai mendistribusikan sebagian besar barangnya. (Ini berarti ada potensi upside cuan lebih dari +54% dari harga 144 saat ini).

Target 3: Ekstensi Ekstrem / Super Bull (261.8% dari W1)
Kalkulasi: 120 + (63 X 2.618) = 120 + 164.9 = 285
Analisis: Target bonus atau "Blue Sky". Jika sentimen sektor properti nasional meledak hebat, ini adalah level langit yang bisa dicapai oleh Wave 3 ekstensi ekstrem.

3. Support Mutlak (Garis Invalidation)
Skenario Bullish yang memukau ini wajib dilindungi dengan pagar risiko mutlak.
Invalidation Line: 120.

Selama harga bergerak mengayun-ayun mencari pijakan, batas toleransi maksimal adalah 120. Jika harga ditutup kembali di bawah 120 (menjebol dasar Wave 2), maka hitungan Major Wave 3 ini dianggap cacat/batal. Namun melihat kuatnya dukungan pembeli di harga 144, skenario pembatalan ini memiliki probabilitas yang sangat kecil.

Penjelasan Visual Grafik Fibonacci
Pada grafik di bawah, saya merangkum pergerakan siklus secara komprehensif:
Garis biru tebal menghubungkan titik makro utama (Puncak Wave 1 dan Dasar Wave 2).
Garis hijau putus-putus menggambarkan sub-gelombang mikro (Minor Wave i dan ii) di mana harga saat ini (144) sedang beristirahat tepat di atas titik Fibo 38.2% (Garis Abu-abu putus).
Garis-garis horizontal Magenta (183), Oranye (222), dan Ungu (285) di bagian atas adalah tangga Target Take Profit masa depan.

III. Analisa Price Action, Volume & NBSA (DILD - Update 23 Feb 2026)
1. Forensik The Shakeout Bottom (Lantai 120)
Untuk memahami arah DILD saat ini, kita wajib melakukan kilas balik ke tanggal krusial 29 Januari 2026.

Price Action Ekstrem: Pada hari itu, harga DILD dibuka di 138, lalu tiba-tiba dibanting sedalam -13% hingga menyentuh dasar 120. Namun, keajaiban terjadi! Sebelum penutupan bursa, harga ditarik kembali ke atas dengan kecepatan luar biasa dan ditutup persis di harga pembukaan (138). Formasi ini mencetak ekor bawah (tail/shadow) yang sangat panjang, menandakan penolakan keras (Strong Rejection) terhadap harga murah.

Volume Analysis (Absorption): Bantingan brutal ke 120 tersebut memancing kepanikan jual yang masif, terbukti dari volume yang meledak hingga 75,2 Juta lot.

NBSA (The Smoking Gun): Siapa yang menyerap 75 juta lot jualan ritel tersebut? Jawabannya ada di panel terbawah (NBSA). Pada hari terjadinya bantingan, "Smart Money" (Asing) justru mencatatkan rekor beli bersih sebesar +11,7 Juta lot! Ini adalah bukti A+ bahwa kejatuhan ke 120 adalah murni Shakeout rekayasa untuk mengakumulasi barang murah.

2. Puncak Minor (159) dan Anomali Distribusi Asing
Bergerak maju ke tanggal 12 Februari 2026, harga melesat membentuk puncak Minor Wave i di angka 159.

Fakta Data: Saat harga menyentuh puncaknya di 159, pergerakan ini disertai oleh ledakan volume paling ekstrem (150 Juta lot), namun anehnya, NBSA Asing justru menunjukkan Outflow (buangan) besar-besaran senilai -20 Juta lot.

Analisis VSA: Ini adalah manuver "Tukar Barang". Asing memanfaatkan euphoria ritel yang mengejar harga naik (FOMO) untuk melakukan Profit Taking jangka pendek (melepas barang yang mereka serok di harga 120-138 tempo hari). Ketiadaan dukungan asing ini menyebabkan harga tidak sanggup bertahan di 159 dan harus terkoreksi turun (Minor Wave ii).

3. Kondisi Terkini: "Low Volume Pullback" (Koreksi Sehat ke 144)
Apa yang terjadi setelah puncak 159?

Volume Mengering Tajam: Perhatikan panel tengah pada hari-hari terakhir. Saat harga terkoreksi turun dari 159 ke 144 (23 Februari 2026), volume transaksi harian mengering secara dramatis dari 150 Juta lot turun menjadi hanya 17 Juta lot (menyusut hampir 90%!).

NBSA Menipis: Aliran dana asing (outflow) yang tadinya buang barang puluhan juta lot, hari ini (23 Feb) menyusut dan hanya mencatat sisa buangan minor sebesar -414 Ribu lot.

Kesimpulan VSA: Penurunan harga yang diiringi oleh menghilangnya volume (No Supply) adalah pertanda bahwa ini bukan sebuah downtrend baru, melainkan sekadar "Healthy Pullback". Institusi besar sudah berhenti membuang barang. Penjual yang ada saat ini hanyalah ritel yang ketakutan. Jika tidak ada yang menjual dalam jumlah besar, maka harga sebentar lagi akan berbalik memantul ke atas.

Kesimpulan Bagian III:
Analisis Volume dan NBSA kita sangat selaras dengan hitungan Fibonacci (pantulan di area 144). Saham DILD telah sukses "membersihkan" penumpang lewat aksi ambil untung jangka pendek, dan saat ini stok barang (tekanan jual) di pasar sudah hampir habis (Supply Exhaustion).

Momen mengeringnya volume ini adalah sinyal peringatan bahwa "Badai Koreksi" akan segera usai, dan Minor Wave (iii) dari Major Wave [3] siap ditembakkan kapan saja.

IV. Skenario & Trading Plan (Simulasi Eksekusi DILD)
Status Tren Saat Ini: Healthy Pullback / Minor Wave (ii) (Buy on Weakness)
Harga penutupan pada tanggal 23 Februari 2026 berada tepat di titik Fibonacci 38.2% yakni 144. Tekanan jual sudah mengering (Supply Exhaustion), menandakan pantulan akan segera terjadi.

1. Skenario Entry (Area Tadah Bawah)
Jangan FOMO (mengejar harga saat sedang naik tajam). Inilah saat terbaik untuk memasang jaring beli saat ritel lain sedang ketakutan melihat harga turun.
Golden Entry Zone: 135 - 144.
Action: Anda bisa membeli sebagian porsi di harga penutupan saat ini (144) sebagai test water (tes ombak). Jika dalam beberapa hari ke depan indeks pasar sedang merah dan DILD ikut terseret turun menuju Fibo 61.8% (135), itu adalah anugerah untuk melakukan cicil beli penuh (Average Down).
Asumsi: Rata-rata harga masuk (Average Entry) Anda pada skenario ini diasumsikan berada di tengah, yaitu 138.

2. Invalidation Level & Stop Loss (Batas Risiko Disiplin)
Tidak ada satupun strategi di dunia yang memiliki tingkat keberhasilan 100%. Oleh karena itu, Stop Loss adalah sabuk pengaman wajib Anda.
Stop Loss Mutlak: Cut Loss tanpa ragu jika harga closing harian menjebol angka 118.
Alasan (VSA & Elliott Wave): Angka 118 berada tepat di bawah "Lantai Beton" Major Wave [2] (120). Mengapa kita menaruh di 118 dan bukan pas di 120? Untuk menghindari noise bandar (jarum ekor yang sengaja menyentuh 120 untuk mengaktifkan stop loss ritel sebelum ditarik naik). Jika harga benar-benar ditutup di 118, struktur Uptrend sudah hancur total.

3. Target Profit (Peta Panen Cuan)
Jika skenario Minor Wave (iii) meluncur, seberapa jauh ia akan mendaki?
TP 1 (Konservatif / Retest Kesetaraan Fibo 100%): 183.
Action: Di level ini, harga akan memecahkan puncak masa lalu (173). Saat 183 tercapai, amankan 50% atau lebih porsi lot Anda. Ini akan membuat sisa posisi trading Anda berjalan tanpa beban (Risk-Free).

TP 2 (Moderat / The Golden Ratio 161.8%): 222.
Action: Ini adalah target panen raya dari Major Wave [3]. Jika pasar mendukung dan harga menyentuh zona 222, jual sisa seluruh barang Anda untuk meraup profit masimal.

Penjelasan Visual Simulasi Risk/Reward (R:R)
Perhatikan kotak zona asimetris di bagian kanan pada grafik Python yang telah saya buat:
Kotak Merah (Area Risiko): * Asumsi rata-rata harga beli Anda (Average Entry) di 138. Batas pelindung (SL) di 118.

Risiko kerugian per lembar: 138 - 118 =20 poin(Sekitar ~14,5% minus).
Kotak Hijau Terang (Potensi Profit TP 1): * Target jual awal di 183.
Potensi Keuntungan: 183 - 138 = 45 poin (Cuan sekitar ~32,6%).
Kotak Hijau Gelap (Potensi Profit TP 2): * Target jual puncak di 222.
Potensi Keuntungan total: 222 - 138 = 84 poin (Meroket ~60,8% dari modal dasar).
Kalkulasi Risk/Reward (R:R Ratio):

Pola DILD saat ini menawarkan peluang "Setup A+" karena rasio risiko dan keuntungannya sangat berpihak pada probabilitas pemenang.

Jika Anda merealisasikan keuntungan di pemberhentian pertama (TP1), rasio R:R Anda adalah 1 : 2.25 (Profit yang didapat 2,25x lebih besar dari uang yang dipertaruhkan).
Jika Anda disiplin menahan hingga target puncak (TP2), R:R ratio Anda melonjak jadi 1 : 4.2! (Profit melesat lebih dari 4 kali lipat dari risiko kerugian).
Kesimpulan Akhir DILD: Tidak semua saham memberikan kesempatan "diskon sehat" di titik persimpangan Fibonacci yang sesempurna ini dengan kombinasi volume mengering. Siapkan rencana Anda, pasang batas perlindungan (SL 118), dan biarkan "Smart Money" yang menyapu bersih barang murahan di area ini mengawal harga DILD naik kembali!

Read more...

1/4

testestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$APLN
BUY 1 151 (30%)
BUY 2 149 (5%)
BUY 3 146 (65%)

Tp 171 di R 1 daily
tp jauh 214

Sl 139

Buy if break 154 with volume
sentimen properti masih seksi buat 2026 mungkin jalannya agak lama momentumnya belum pas buat lebaran dan idul Fitri
jadi cocok buat swing bulanan cicil beli

$DILD $BKSL

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DILD gas pak supir

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Bagus tp masih lama kayaknya… kalo gak dilirik institusi yg akum cuma ritel mah ya keong kayak $PWON $KIJA $DILD

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DILD definisi di iris pelan2..wkkwkwkw sehari 1%,😅😅😅 selaw ndar

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy