


Volume
Avg volume
Perseroan didirikan di Jakarta dengan tujuan berusaha dalam bidang pengembangan properti di bidang akomodasi (perhotelan). Seiring berjalannya waktu Perseroan memiliki komitmen untuk dapat mengembangkan usaha dalam bidang usaha makanan dan minuman, rumah sakit, dan property, sesuai dengan maksud dan tujuan yang tertuang dalam Anggaran Dasar Perseroan. Hingga saat ini, kegiatan usaha yang saat ini telah berjalan dan memiliki kontribusi pendapatan utama adalah jasa akomodasi (perhotelan), yaitu dengan didirikannya the Stones Hotel Bali yang dikelola oleh Marriot International Inc. dan Clay Hotel Jakarta, yang dikelola oleh entitas... Read More
$TFCO
📅 Timestamp: 28 Januari 2026, 00:06 WIB | 💰 Last Price: Rp1.165 (+9,91%)
🚦 PHASE STATUS: MARKUP AGRESIF FASE AKHIR (PARABOLIC BLOW-OFF)
(Breakout eksplosif dari base multi-tahun, tapi sudah masuk zona berbahaya—euphoria ritel tinggi.)
⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp750 – Rp850
The Logic:
Chart jangka panjang menunjukkan TFCO baru breakout brutal dari base 400–650 yang terbentuk sejak 2024, dengan volume meledak puluhan juta saham—jelas fase markup institusional dimulai. Harga hari ini sudah berlari ke 1.165, naik hampir 100% dalam hitungan minggu dari area 600-an, dan sekarang candle daily mulai panjang tipis dengan ekor atas—tanda bandar mulai lepas barang ke ritel yang FOMO.
Area 750–850 adalah:
Pullback sehat ke bekas resistance 600–650 yang sekarang jadi support baru; di chart jelas ini zona breakout awal dengan volume hijau tebal sebelum parabolic run.
Sekitar MA20 harian (kalau ditarik akan berada di kisaran ini setelah rally ekstrem).
Area retracement 38,2%–50% Fibonacci dari rally 500 → 1.165.
Broker summary hari ini terlihat mulai netral-dist: Top 1 Normal Dist, average Neutral, dengan net volume hanya +491 lot saat harga naik hampir 10%—ini pola klasik churning: volume besar tapi akumulasi bersih kecil, artinya lebih banyak tukar barang antar pemain daripada akumulasi fresh. Jadi alih-alih kejar di pucuk 1.100–1.200, jauh lebih masuk akal tunggu koreksi sehat 30–40% ke 750–850 sebelum entry.
⚔️ PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger): SKIP – JANGAN MASUK DI ZONA INI
The Logic:
Ini adalah zona paling berbahaya untuk entry baru. Alasan:
Harga sudah naik 100%+ dalam waktu singkat—statistically, saham yang naik parabolic begini 80% akan koreksi 30–50% sebelum lanjut lagi (jika memang lanjut).
Tidak ada resistance historical di atas 1.000 karena harga belum pernah main di sini sejak 2016; jadi tidak ada price memory yang bisa dijadikan patokan—pure speculation zone.
Volume besar tapi broker action sudah mulai distribusi; ini pola late-stage markup di mana bandar "kasih makan" ritel euforia sambil pelan-pelan buang barang.
Kalau mau spekulasi ekstrem, syarat wajib (VERY HIGH RISK):
Harga konsolidasi 3–5 hari di 1.100–1.165 dengan volume mengecil (tanda bandar masih mau jaga harga),
Breakout dari konsolidasi itu dengan volume >10 juta saham per hari,
News katalis fundamental baru (misal: dividen jumbo, laporan laba Q4 2025 meledak, kontrak ekspor besar).
Tanpa itu semua, NO ENTRY di atas 1.000. Ini zona jual, bukan beli.
🎯 EXIT STRATEGY (Risk/Reward Ratio: 1:3 untuk spekulan yang sudah pegang dari bawah)
Asumsi ada yang sudah entry di 600–700; untuk trader baru, fokus kita adalah memetakan zona bahaya.
🟢 TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp1.200 – Rp1.280
Reason:
Zona 1.200–1.280 adalah round number psychological resistance; banyak ritel akan pasang limit sell di angka cantik 1.200 dan 1.250. Untuk yang sudah untung besar dari 600-an, ini area ideal untuk lepas minimal 50% posisi—jangan serakah. Di sinilah smart money biasanya mulai keluar, bukan masuk.
🟢 TP 2 (Swing/Jackpot): Rp1.400 – Rp1.500
Reason:
Jika katalis fundamental benar-benar kuat (misal: Q4 2025 profit naik lagi 100%+ atau dividen yield tinggi diumumkan), parabolic rally bisa extend ke 1.400–1.500 sebelum distribusi besar. Tapi ini jackpot territory, bukan baseline expectation—probabilitasnya <30%. Treat as bonus, jangan jadikan target utama.
🔴 STOP LOSS (Hard Limit): Rp900
Loss:
Dari 1.165: sekitar -23%
Dari 750 (entry konservatif): +20%
Note:
900 adalah support minor di area pertengahan rally; jebol 900 dengan candle merah volume besar berarti:
Parabolic structure patah,
Bandar mulai fase markdown serius,
Risiko harga balik ke 600–700 (retest base lama) sangat tinggi.
Untuk yang sudah untung dari bawah, jebol 900 adalah sinyal jelas keluar total—jangan berharap keajaiban. Untuk yang entry baru di 750–850, 900 adalah zona stop yang masih beri ruang profit.
📰 NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
🌍 Sektor & Komoditas
TFCO adalah produsen polyester fiber (serat poliester): staple fiber, filament yarn, PET chips, dan RCL (recycled chip). Produknya dipakai untuk bahan baku tekstil (pakaian olahraga, kain industri), furnitur (isi bantal, kasur, jok mobil, karpet), hingga kemasan (botol plastik, packaging makanan). Bahan baku utama adalah PTA dan MEG, dua turunan minyak bumi yang harganya fluktuatif mengikuti crude oil.
Sektor tekstil-fiber Indonesia sedang dalam fase recovery pasca pandemi: demand dari garmen ekspor (ke AS, Eropa, Jepang) naik, tapi margin masih tertekan karena harga bahan baku tinggi dan persaingan dengan China/Vietnam.
📢 Key Drivers (Pemicu Utama)
1. Kinerja 6M25: Laba Bersih Melonjak 2.000%+ YoY
Q2 2025, TFCO cetak laba bersih Rp55,9 miliar (6M25), naik drastis dari rugi -Rp2,7 miliar di 6M24; revenue Rp1,5 triliun (flat YoY), tapi gross profit naik 234% menjadi Rp72,9 miliar dan EBITDA naik 700% menjadi Rp74,4 miliar. Q1 sendiri sudah profit Rp33,2 miliar, naik 937% YoY. Ini menandakan:
Efisiensi operasional membaik drastis,
Margin kotor naik karena product mix bergeser ke produk margin tinggi (RCL gross margin 57%, filament 30%+, staple fiber 20%+),
Harga jual produk naik sementara biaya input mulai stabil.
IMPACT: SANGAT POSITIF FUNDAMENTAL – ini yang memicu rally dari 400–600 ke 1.000+. Market mulai re-rate valuasi TFCO dari "dying textile company" jadi "turnaround story".
2. Balance Sheet Sehat: Kas Melimpah, Utang Ringan
6M25, TFCO punya short-term debt Rp296,7 miliar dan long-term debt Rp96 miliar dengan total equity Rp5,14 triliun; DER hanya sekitar 0,08x—sangat rendah. Lebih menarik, perusahaan punya kas USD47,8 juta dan investasi obligasi USD39 juta (total ~USD87 juta atau Rp1,4 triliun), hampir 60% dari market cap sebelum rally ini. Artinya, di harga 600-an, investor hampir "beli kas" saja sudah dapat valuasi menarik—belum hitung aset pabrik dan earnings power.
IMPACT: POSITIF STRUKTURAL – neraca kuat memberi ruang untuk dividen atau buyback kalau manajemen mau reward shareholder.
3. Unusual Market Activity (UMA) Januari 2026
Ada news "UMA atas saham TFCO Januari 2026" yang muncul 26–27 Januari, artinya Bursa Efek Indonesia mendeteksi aktivitas perdagangan tidak wajar: lonjakan volume dan harga signifikan dalam waktu singkat. UMA biasanya muncul karena:
News material yang belum diumumkan (misal: tender offer, akuisisi, dividen besar),
Gorengan bandar,
Atau kombinasi keduanya.
Dengan chart yang parabolic seperti ini, kemungkinan besar kombinasi: fundamental membaik (laba naik besar) + akumulasi bandar besar yang sudah mulai fase late markup. IMPACT: POSITIF JANGKA PENDEK tapi RISIKO TINGGI – UMA artinya harga sudah "overheated", koreksi 30–40% bisa datang tiba-tiba.
4. Valuasi: Dari Murah ke Fair, Risiko Overvalued Jika Terus Rally
Dengan laba annualized sekitar Rp100–120 miliar (kalau run-rate 6M25 berlanjut) dan market cap sekarang Rp2,64 triliun (1.165 × 2,27 miliar saham), PER sekitar 22–26x; PBV sekitar 0,5x (equity Rp5,14T). Di harga 600-an, valuasi sangat murah (PER ~11x, PBV 0,23x), tapi di 1.165 sudah mendekati fair value untuk textile manufacturing. Kalau harga terus ke 1.400–1.500, valuasinya jadi mahal kecuali laba Q3–Q4 2025 naik lagi signifikan.
5. Risiko Bahan Baku: Eksposur ke Harga Minyak & PTA/MEG
TFCO sangat bergantung pada dua supplier besar (PT Ineos Aromatics, PT Merak Chemicals) untuk PTA dan MEG, yang menyumbang 73% utang usaha. Jika harga crude oil atau petrokimia naik tajam, margin TFCO bisa tertekan lagi seperti 2023–2024. IMPACT: RISIKO MAKRO – pergerakan harga minyak dunia harus dipantau.
⚖️ THE FINAL VERDICT
🚀 SIGNAL: SELL ON STRENGTH untuk yang sudah pegang dari <800; WAIT & SEE untuk yang belum masuk (entry hanya di 750–850 setelah koreksi)
🌡️ Risk Profile: VERY HIGH RISK (parabolic rally, UMA alert, overbought ekstrem)
⭐ Confidence Score: 65%
📝 INTELLIGENCE SUMMARY
[+] Bullish Factor:
Turnaround fundamental nyata: laba 6M25 naik >2.000% YoY, margin membaik drastis, balance sheet sehat dengan kas besar—ini bukan saham gorengan tanpa fundamental, tapi genuine recovery story yang sedang di-re-rate pasar.
[+] Bullish Factor:
Breakout dari base multi-tahun dengan volume institusional besar; jika koreksi sehat ke 750–850 terjadi dan struktur uptrend tetap utuh, leg kedua menuju 1.400–1.500 masih possible dalam beberapa bulan.
[-] Bearish Risk:
Rally sudah parabolic +100% dalam hitungan minggu, UMA alert aktif, broker action mulai netral-dist, dan tidak ada resistance historis di atas 1.000—ini zona price discovery tanpa peta, sangat rentan koreksi tajam 30–50% kapan saja.
🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB)
"Untuk TFCO besok: kalau dibuka gap up lagi di atas 1.200, JANGAN HAKA—itu zona bandar buang barang terakhir ke ritel yang baru bangun dari mimpi. Kalau sudah pegang dari bawah, manfaatkan spike pagi untuk JUAL BERTAHAP minimal 50–70% posisi. Kalau belum punya, pasang alert di 850—baru boleh cicil masuk kalau koreksi sehat ke sana dengan volume mengecil. Di atas 1.000 sekarang ini adalah zona judi, bukan investasi."
⚠️ Disclaimer: Analisa ini berbasis data publik dan pola pergerakan harga. Bukan ajakan beli/jual. TFCO sedang dalam fase volatilitas ekstrem—gunakan disiplin ketat dan jangan masuk dengan porsi besar di harga sekarang.
$GOLF $CLAY
Ide trading saham 28 Jan 2026
1. $TAPG. Oscillator mulai muncul sinyal awal bullish. Volume naik >2x lipat. StochRSI weekly masih di area oversold. Foreign big accumulation. Buy area 1535-1570.
2. $ISAT. Oscillator mulai muncul sinyal awal bullish. Potensi membentuk pola cup n handle. Foreign big accumulation. Buy area 2360-2430.
3. $CLAY. Oscillator mulai muncul sinyal awal bullish. MACD masuk area diatas 0. StochRSI weekly sinyal buy. Volume naik >2x lipat. Buy area 2750-2810.
4. Saham lain yang diakumulasi asing dan potensi lanjut upside: ADMR, BRPT, HMSP
5. Saham lain yang masih bisa akumulasi buy. Oscillator masih bullish dengan kecenderungan menguat: ANTM, MAPI, PTBA, SGER, ADRO, AADI
Disclaimer On.

📊 Hasil Screener – BSA Community
1. Leading → Tren kuat, masih lanjut
2. Improving → Mulai naik, sinyal awal
3. Lagging → Tertinggal, lemah
4. Panik → Tekanan jual tinggi
Note: Tidak semua BSJP prioritas diambil, cek lagi karakter & chart dari saham.
💡 Berikut saham-saham yang menarik menurut Admin BSA:
$AGII
BOGA
$CLAY
DSSA
$SMAR
EXCL

kita punya dua screener ya..yg satunya trend following..untuk diikuti
Harus rajin mencatat.
Tadi ada yg tanya $CLAY dan $MAPI yg saya post tadi dapat dari screener mana? saya dapat dari sini..tp itu hasil screener bbrp minggu lalu..saya ikuti dan rajin saya catat
1/2


$CLAY secara historis kebalakang sdh mengalami downtren,.. akan tetapi ada peluang mw breakout stlh lama tidur panjang, CMF masih sideway, volume bandar masih bermain di ratusan k,.. mungkin masuk jangka panjang smbl menunggu kpn utk loncat high. ini masih analisaku sj sich,.. mungkin ada TS yg mw koreksi atw bantu kasih masukkannya?
"Mendeteksi Penyerapan (Absorption) di Area Resistance"
Dalam perjalanan harga menuju ke atas, seringkali sebuah saham tertahan di area resistance yang kuat. Bagi trader awam, volume tinggi di area ini sering dianggap menakutkan karena seolah-olah menunjukkan banyak orang yang berjualan. Namun, ada fenomena yang disebut Absorption atau penyerapan. Di sini, Smart Money justru sedang memakan semua penawaran (offer) yang ada. Meskipun tekanan jual dari ritel atau arus Bad Money sangat besar, harga tidak jatuh karena ada "tembok beli" yang terus menyerap setiap lembar saham yang keluar.
Trigger Smart Money membantu Anda melihat apakah volume besar di area resistance tersebut merupakan tanda bahaya atau justru tanda kekuatan. Dengan memantau indikator Clean Money, Anda bisa melihat apakah dana masuk bersih tetap positif secara signifikan meskipun harga terlihat sulit menembus ke atas. Jika volume intraday melonjak 5x lipat namun aliran dana masuk terus mendominasi, itu artinya penyerapan sedang terjadi. Begitu barang jualan habis terserap, harga biasanya akan meledak (breakout) dengan sangat kencang karena sudah tidak ada lagi penghalang di atas.
Memahami fenomena penyerapan akan membuat Anda lebih tenang saat memegang saham di area krusial. Anda tidak akan terburu-buru menjual saham Anda hanya karena melihat harga yang tampak berat. Selalulah kembali pada data transaksi yang jujur; jika Smart Money masih terus belanja dan menyerap barang di harga atas, itu adalah sinyal bahwa mereka menargetkan level harga yang jauh lebih tinggi. Gunakan radar deteksi dana besar untuk memastikan Anda tetap berada di dalam kereta pemenang hingga mencapai target profit maksimal.
$CLAY $MTEL $MEDC
1/2


"Berhenti Menebak, Mulailah Melacak Aliran Dana"
Di pasar saham, informasi adalah mata uang yang paling berharga. Sayangnya, investor ritel seringkali mendapatkan informasi paling terakhir setelah para pemain besar selesai berpesta. Inilah alasan mengapa strategi "ikut-ikutan" seringkali berujung pada kerugian. Untuk bisa bertahan dan profit secara konsisten di BEI, Anda perlu mengubah pola pikir: jangan fokus pada harganya saja, tapi fokuslah pada siapa yang menggerakkan harganya. Jika Smart Money sedang memborong saham tersebut, maka kenaikan harga hanyalah masalah waktu.
Seringkali kita melihat sebuah saham dengan volume harian yang terlihat biasa-biasa saja jika menggunakan indikator rata-rata konvensional. Namun, jika dibedah secara intraday, ternyata ada lonjakan dana masuk (Smart Money) yang sangat agresif di jam-jam tertentu. Indikator lama seringkali terlambat memberikan sinyal karena mereka menunggu penutupan pasar. Padahal, peluang terbaik ada pada deteksi dini saat transaksi sedang berlangsung. Dengan memfilter aliran dana keluar (Bad Money), Anda bisa menghindari saham-saham yang volumenya tinggi tapi sebenarnya sedang dalam fase distribusi atau buang barang oleh pemegang saham besar.
Gunakanlah teknologi sebagai asisten pribadi Anda dalam memburu saham potensial. Bayangkan memiliki sebuah sistem yang bekerja 24 jam memantau seluruh emiten di bursa dan hanya memberikan alarm ketika ada pergerakan dana yang benar-benar valid. Anda akan lebih tenang dalam mengambil keputusan karena didasari oleh angka Clean Money yang positif. Trading bukan lagi soal keberuntungan, melainkan soal probabilitas dan keberpihakan Anda pada arus dana yang benar. Jadilah trader cerdas yang masuk saat akumulasi dimulai, bukan saat distribusi sedang berakhir.
$IATA $SLIS $CLAY
1/2


"Membedah Volume Transaksi: Real Demand vs High Frequency Trading"
Di era modern, banyak volume transaksi diciptakan oleh mesin atau High Frequency Trading (HFT) yang hanya melakukan jual-beli dalam hitungan milidetik untuk menciptakan likuiditas semu. Arus Bad Money sering tertipu oleh volume yang terlihat sangat ramai, mengira ada akumulasi besar, padahal itu hanyalah "putar barang" antar algoritma. Volume tanpa akumulasi dana bersih adalah volume yang kosong dan tidak memiliki kekuatan untuk menaikkan harga secara permanen. Anda harus mampu membedah mana permintaan nyata dan mana yang hanya gangguan teknis.
Trigger Smart Money memiliki algoritma filter yang mampu memisahkan antara transaksi "sampah" dan permintaan nyata dari Smart Money. Dengan melihat nilai Clean Money, Anda bisa melihat apakah lonjakan volume 5x lipat tersebut benar-benar menyisakan dana masuk bersih di akhir sesi. Jika volume tinggi namun saldo bersihnya mendekati nol, maka itu hanyalah aktivitas HFT yang tidak perlu Anda ikuti. Namun, jika volume tinggi diikuti oleh dana masuk bersih yang masif, itulah bukti adanya permintaan nyata dari institusi yang ingin mengoleksi saham tersebut.
Kejujuran dalam melihat data volume adalah kunci untuk menghindari jebakan likuiditas palsu. Jangan bangga melihat saham yang Anda pegang memiliki volume tinggi jika tidak ada dana bersih yang masuk ke dalamnya. Selalulah gunakan radar deteksi dana besar untuk memverifikasi setiap transaksi. Dengan berfokus pada kualitas aliran dana, Anda bisa memastikan bahwa posisi Anda didukung oleh uang nyata, bukan sekadar angka digital hasil perputaran algoritma mesin yang siap menarik likuiditasnya kapan saja.
$KEEN $CLAY $PNLF
1/2


"Efek Bola Salju: Bagaimana Uang Besar Menciptakan Tren"
Sebuah tren kenaikan harga di bursa saham tidak terjadi secara kebetulan. Ia bermula dari satu gerakan kecil yang dilakukan oleh Smart Money, yang kemudian memicu volume yang semakin besar. Saat institusi mulai masuk, mereka menciptakan lonjakan volume abnormal yang tertangkap oleh sistem radar. Aliran dana masuk yang konsisten ini kemudian menciptakan efek bola salju; harga mulai naik, menarik minat investor lain, dan akhirnya menciptakan tren bullish yang kuat. Rahasia suksesnya adalah menemukan awal dari efek bola salju ini sebelum ia menjadi terlalu besar dan mahal.
Trigger Smart Money dirancang untuk menemukan "butiran salju" pertama sebelum ia menjadi bola raksasa. Dengan mendeteksi volume yang 5x lebih besar dari rata-rata intraday, Anda mendapatkan peringatan dini bahwa sesuatu yang besar sedang dimulai. Analisis Clean Money akan memastikan bahwa bola salju tersebut terbuat dari akumulasi yang solid, bukan sekadar manipulasi harga sesaat atau arus Bad Money. Masuk di awal tren memberikan Anda keunggulan harga yang signifikan dan ketenangan batin karena Anda tahu bahwa kekuatan pasar sedang berada di pihak Anda.
Jangan menunggu sampai semua orang membicarakan sebuah saham di forum atau berita. Saat itu terjadi, bola salju biasanya sudah berada di puncak kecepatannya dan risiko pembalikan arah menjadi semakin besar. Belajarlah untuk melihat pergerakan dana sebelum ia menjadi tren yang nyata di grafik. Dengan menggunakan data aliran dana bersih, Anda bisa memposisikan diri lebih awal dan membiarkan pasar bekerja untuk Anda. Itulah cara trading yang paling cerdas: menangkap momentum di titik lahirnya, bukan saat momentum tersebut sudah jenuh.
$CLAY $NAIK $CYBR
1/2


"Filter Anti-FOMO: Mengapa Anda Butuh Kejelasan Data?"
Fear of Missing Out (FOMO) adalah penyakit mental paling umum di kalangan trader. Melihat sebuah saham naik 15% dalam waktu singkat di Running Trade seringkali memicu keinginan impulsif untuk langsung "Hajar Kanan" (Haka). Padahal, seringkali kenaikan cepat itu hanyalah pancingan agar ritel masuk, sementara pemain besar sudah siap mengguyur barang (Bad Money). Tanpa alat filter, FOMO akan menjadi jalan pintas menuju kerugian yang menyakitkan.
Trigger Smart Money bertindak sebagai rem darurat sekaligus penunjuk jalan yang jujur. Saat emosi Anda menyuruh untuk membeli karena harga sedang ramai, sistem ini akan memberikan fakta dingin: "Apakah keramaian ini didukung oleh dana masuk yang bersih?" Jika volume tinggi tapi Clean Money menunjukkan angka negatif, itu artinya kenaikan tersebut hanyalah jebakan distribusi. Dengan informasi ini, rasa takut kehilangan momen Anda akan berubah menjadi rasa syukur karena terhindar dari kerugian besar.
Memiliki data aliran dana secara real-time adalah cara terbaik untuk melatih disiplin trading. Anda hanya akan masuk ke pasar jika ada "konfirmasi uang". Jika tidak ada dana masuk yang solid, meskipun harganya naik, Anda akan lebih memilih untuk tetap tenang dan menunggu. Trading bukan tentang seberapa sering Anda bertransaksi, tapi tentang seberapa berkualitas transaksi Anda. Gunakanlah filter Smart Money ini untuk membersihkan portofolio Anda dari saham-saham hasil FOMO yang tidak memiliki pondasi aliran dana yang kuat.
$CLAY $BUMI $BBRI
1/3



$CLAY $IHSG
========================================
✅ CHECKLIST TRADING (KONFIRMASI BUY)
========================================
1️⃣ Trend Bullish
☐ HH–HL ✅
☐ Trendline Naik ✅
2️⃣ Harga di Support
☐ Re-test Support / Trendline ✅
3️⃣ Fibonacci 61.8% & 78.6%
☐ Harga Masuk Area 61.8%–78.6% ✅
4️⃣ Candle Rejection
☐ Harga Penutupan Candle Lebih Tinggi Dari Beberapa Candle Sebelumnya ✅
____________________________________
✅ Entry: Close Candle Rejection (2.380)
🛑 SL:
☐ Di Bawah 78.6% ❌
☐ Low Candle ✅ (1.915)
🎯 TP:
☐ High Sebelumnya (4.380)
☐ Risk & Reward 1 : 2 ✅ (3.330)
☐ Fibonacci -27% (5.200)
NOT FINANCIAL ADVICE ‼️

🤖 STOCKBOT INTELLIGENCE LOG
📡 SUBJECT: $MSKY
📅 TIMESTAMP: 10 Jan 2026 21:46 WIB
📊 LAST PRICE: Rp86
| 🚦 SYSTEM TREND: Sideways–bullish ringan di dekat dasar tren jangka panjang turun
⚡ STOCKBOT CALCULATED ENTRIES (PRIORITAS):
✅ ENTRY IDEAL (Conservative Mode)
Range Beli: Rp82 – Rp84
Analisa Sistem: Area 82–84 berimpit dengan MA pendek (9/20) harian dan lower‑mid Bollinger band, yang selama beberapa minggu terakhir berulang kali menjadi support dinamis setelah tiap spike singkat; volume akumulasi kecil namun konsisten menunjukkan buyer institusional mulai membangun posisi tanpa mengerek harga terlalu agresif.
🔰 ENTRY AGRESIF (Momentum Mode)
Range Beli: Rp85 – Rp90
Analisa Sistem: Digunakan bila harga menembus 88–90 dengan candle hijau dan volume di atas rata‑rata, mengonfirmasi breakout minor dari range 80–90 yang terbentuk pasca suspensi September 2025 dicabut dan membuka peluang re‑test high 100–110 sebagai target scalping.
🎯 PROJECTED TARGETS & RISK MANAGEMENT:
🔥 TAKE PROFIT (UPSIDE POTENTIAL)
TP1: Rp96 (Resistance Minor dekat high cluster November–Desember dan batas atas band konsolidasi saat ini).
TP2: Rp108 (Resistance Major sebagai level yang menandai puncak sebelum suspensi 2025 dan high penting pasca‑relisting).
🚫 STOP LOSS (DOWNSIDE PROTECTION)
SL: Rp76 (Support structure kuat di atas low 52‑week 50 dan dasar channel naik pendek; penembusan ke bawah mengindikasikan gagal breakout dan potensi kembali ke area 60‑an).
📊 RISK-REWARD CALCULATION
(Berdasarkan Entry Ideal Rp83 sebagai midpoint range 82–84)
🟢 TP1 Gain: +15.66% ((Rp96-Rp83)/Rp83*100)
🟢 TP2 Gain: +30.12% ((Rp108-Rp83)/Rp83*100)
🔴 SL Risk: -8.43% ((Rp76-Rp83)/Rp83*100)
(Berdasarkan Entry Agresif Rp87,5 sebagai midpoint range 85–90)
🟢 TP1 Gain: +9.71% ((Rp96-Rp87,5)/Rp87,5*100)
🟢 TP2 Gain: +23.43% ((Rp108-Rp87,5)/Rp87,5*100)
🔴 SL Risk: -13.71% ((Rp76-Rp87,5)/Rp87,5*100)
📰 MARKET SENTIMENT & INTELLIGENCE DATA:
📢 KEY CATALYST (IMPACT ONLY)
[Inti Berita]: MSKY (PT MNC Sky Vision Tbk / MNC Vision Network) adalah penyedia TV berlangganan terbesar di Indonesia (Indovision, OkeVision, Top TV) dengan jaringan ~100 kantor cabang; bisnis inti sangat sensitif terhadap tren pay‑TV vs streaming. Secara struktural, marjin tertekan oleh peralihan konsumen ke OTT (Netflix, Vision+, dsb.) sehingga saham berada dalam tren turun bertahun‑tahun dan kapitalisasi pasar menyusut ke ~Rp165 miliar dengan EPS negatif dan PER sekitar −7x.
[Inti Berita]: BEI pernah mensuspensi perdagangan MSKY pada September 2025 karena kenaikan harga kumulatif signifikan (>40% sebulan) dan mencabut suspensi pada 9 September 2025 setelah penilaian ulang volatilitas. Sejak suspensi dibuka, harga bergerak dalam range lebar 50–113 dengan volatilitas tinggi namun tanpa perubahan fundamental signifikan, sehingga setiap spike cenderung bersifat teknikal/bandarmology alih‑alih berbasis kinerja operasional.
[Inti Berita]: Kinerja keuangan terakhir menampilkan pendapatan ~Rp704 miliar dengan rugi bersih sekitar Rp117 miliar (EPS −13), mencerminkan bisnis yang masih merugi dan belum menunjukkan titik balik yang jelas, sementara belum ada pengumuman rights issue besar, merger dengan entitas konten, ataupun aksi restrukturisasi utang yang mengubah struktur neraca. Hal ini membuat narasi jangka pendek lebih bertumpu pada spekulasi sinergi grup MNC (konten + distribution) dan rotasi ke saham media kecil, bukan fundamental solid seperti big caps sektor telko/media lainnya.
(Catatan: Di luar isu suspensi dan spekulasi grup MNC, tidak ada katalis korporasi baru yang kuat; pergerakan saat ini dominan teknikal/bandarmology dengan volume yang sewaktu‑waktu dapat mengering cepat.)
⚠️ Risk Factor: Risiko utama: tren struktural pergeseran ke streaming yang menggerus basis pelanggan pay‑TV, rugi bersih berkelanjutan, rekam jejak suspensi BEI akibat kenaikan tidak wajar, likuiditas yang tidak stabil, serta potensi aksi korporasi (misalnya rights issue) jika tekanan neraca membesar.
🌡 Community Heatmap: StockBot mendeteksi keramaian forum moderat; MSKY dibahas sebagai “saham murah grup MNC” dan sering jadi objek scalping harian, tetapi belum masuk kategori FOMO ekstrem seperti saham UMA, sehingga sentimen cenderung campuran antara hunter volatilitas dan kontra‑trend trader.
⚙️ ALGORITHMIC TRADING STRATEGY:
🏁 FINAL STOCKBOT VERDICT:
📈 MOMENTUM CHECK: SLIGHT POSITIVE (MICRO‑UPTREND)
Reasoning: Harga berhasil bangkit dari low 50 ke 80‑an dan kini konsolidasi di atas MA pendek dengan serangkaian higher low tipis, namun MA jangka menengah masih datar dan struktur besar tetap downtrend; momentum cocok untuk swing pendek, bukan trend‑following jangka panjang.
🚀 PRIMARY SIGNAL: SCALPING / SHORT‑TERM SWING
✅ RECOMMENDED FOR: Day Trader dan Swing Trader yang mencari volatilitas menengah pada harga murah, dengan disiplin ketat pada level SL; tidak disarankan untuk Investor jangka panjang yang mengutamakan fundamental dan stabilitas cash flow.
⭐ SYSTEM CONFIDENCE SCORE: 60%
Logic: +Ada teknikal rebound dari bottom historis, +Spekulasi sinergi konten‑distribution grup MNC, -Fundamental rugi dan tren industri negatif, -Riwayat suspensi dan volatilitas tajam, -Tidak ada katalis restrukturisasi kuat yang sudah terealisasi.
📚 EXECUTIVE SUMMARY
"Berdasarkan analisis StockBot, saham ini menunjukkan rebound teknikal dari level 50 ke zona 80‑an dengan pola higher low dan dukungan volume moderat, tetapi fundamental masih negatif di tengah tekanan struktural bisnis pay‑TV dan rekam jejak suspensi BEI. Algoritma memprediksi MSKY lebih tepat diperlakukan sebagai objek scalping atau swing pendek antara support Rp82–76 dan resistance Rp96–108, sambil menghindari posisi menengah‑panjang kecuali muncul sinyal restrukturisasi bisnis atau aksi korporasi besar yang jelas mengubah profil laba."
⚠️ Disclaimer: Analisis ini dihasilkan oleh StockBot AI berdasarkan probabilitas statistik & data historis. Bukan nasihat keuangan mutlak. Do Your Own Research (DYOR).
$CLAY $POLU
$CSMI
punten..
CSMI sekarang ada di harga sekitar 206, posisi udah dekat weak low dan nempel area demand + discount. Secara struktur besar, ini masih downtrend kuat karena lower high dan lower low masih rapi.
Di daily dan 4H keliatan harga mulai ngerem dan nge-base, tapi belum ada sinyal reversal yang beneran valid. Polanya lebih ke basing attempt di bawah, belum trend naik
Multi timeframe-nya nyambung:
* Weekly = udah diskon ekstrem, tapi trend masih bearish
* Daily = konsolidasi tipis di atas demand, volume kecil, seller mulai capek
* 4H = ada pantulan kecil, tapi selalu kehalang internal supply
Intinya, semua TF sepakat ini zona bawah, tapi belum konfirmasi balik arah
areanya menurutku:
* 200-206
* 190-195 kalau ada shakeout dikit
* 180-185 kalau false break terus cepat balik
Ini tipe bottom fishing, jadi jangan langsung full size 😅
resist:
*230-240 (pantulan cepat)
*260-280 (supply)
*sekitar 300 kalau ada breakout + volume
Worst-case:
* Kalau daily close valid di bawah 180, demand jebol
* Struktur lanjut turun, potensi capitulation, jangan doongg
Dead cat bounce?
* Alasannya karena downtrend panjang, harga udah diskon parah, seller mulai lemah, pantulannya kemungkinan cuma relief rally, bukan awal bull market
Status market:
* Masih fase base di bawah (early base)
* Belum reversal, belum uptrend
* Lebih ke fase seller exhaustion
💥 💥 Disclaimer 💥 💥
Ini pure teknikal analisa dengan gaya pribadi ya, sekedar share aja. Hasil analisa tiap orang pasti akan beda2, jadi belum tentu100% valid, silakan cocokan & masukin gaya masing2 juga ya. Goodluck!
izin tag $MINA $CLAY