


Volume
Avg volume
PT Astra International Tbk didirikan di Jakarta pada tahun 1957 sebagai sebuah perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Inc. Pada tahun 1990, telah dilakukan perubahan nama menjadi PT Astra International Tbk, dalam rangka penawaran umum perdana saham Perseroan kepada masyarakat, yang dilanjutkan dengan pencatatan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan ticker ASII. Nilai kapitalisasi pasar Astra pada akhir tahun 2020 adalah sebesar Rp244 triliun. Sesuai anggaran dasar Perseroan, kegiatan usaha yang dapat dijalankan oleh Perusahaan mencakup perdagangan umum, perindustrian, pertambangan, penga... Read More
Kolaborasi $BSDE
BSDE ini adalah saham yang nampaknya suka berkolaborasi dengan perusahaan lain. Kalau investor lihat dari struktur grupnya, kolaborasi ini bukan sekadar kerja-sama tempelan, tapi ada yang sampai level kendali penuh, ada yang berbagi kendali, ada juga yang cuma pegang porsi strategis. Bedanya terasa dari angka kepemilikan, yang di beberapa titik sudah masuk zona 90% sampai 99%, artinya keputusan proyek bisa ditarik lurus ke induk. Di sisi lain, ada porsi 25% sampai 51% yang menunjukkan model berbagi risiko dan berbagi eksekusi dengan partner yang biasanya lebih jago di sisi tertentu. Jadi pola BSDE itu bukan satu gaya, melainkan beberapa gaya sekaligus, tergantung proyek dan partnernya. External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345
BSDE punya 2 anak usaha langsung yang juga listing di bursa IHSG. BSDE pegang PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) sebesar 92,38%, lalu pegang PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) sampai 98,97% setelah proses yang dimulai Oktober 2024 saat akuisisi 91,99% dan naik lagi Januari 2025 lewat tender wajib. Secara angka, ini menggambarkan dua hal, pertama BSDE suka memastikan kontrol mayoritas absolut, kedua ada fase bertahap sampai porsi makin rapat. Secara bisnis, DUTI membawa mesin aset dan proyek yang sudah mapan, sementara SMDM memberi eksposur proyek seperti Rancamaya dan Harvest City yang karakternya berbeda dari BSD City. Ini yang membuat jaringan BSDE terlihat lebar tanpa harus keluar dari ranah properti inti. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
BSDE juga terlihat nyaman berbagi panggung lewat ventura bersama, biasanya untuk mengunci lahan, akses pasar, atau keahlian partner. Dengan Astra Land Indonesia $ASII, BSDE membentuk PT Saka Surya Wisesa (SSW) dengan kepemilikan 51%, ini model mayoritas tipis yang tetap memberi kendali operasional tapi tetap mengikat partner agar serius ikut mengeksekusi. Ada juga PT Ruby Karya Sejahtera (RKS) dengan porsi 25%, ini gaya minoritas strategis, umumnya dipakai saat BSDE ingin eksposur proyek tapi tidak mau menanggung semua beban neraca.
Di sisi lain, BSDE juga punya investasi metode ekuitas di PT Plaza Indonesia Mandiri 48,48% dan DIRE Simas Plaza Indonesia 38,83%, yang membuat profil pendapatannya bisa lebih berwarna karena tidak hanya mengandalkan jual putus lahan dan rumah. Lalu ada kolaborasi internasional, seperti PT BSD Diamond Development 40% dengan Mitsubishi Corporation, serta PT Sinar Mitbana Mas 40% dengan Mitbana, yang biasanya membawa standar produk, disiplin eksekusi, dan daya tarik pembeli yang berbeda.
Ini BSDE kolaborasi asli dengan Mitsubishi, ndak kayak influencer $DADA yang ngaku - ngaku Mitsubishi.
BSDE juga masuk bisnis infrastruktur lewat PT Trans Bumi Serbaraja (TBS) yang 95% dimiliki BSDE untuk konsesi tol Serpong Balaraja, di sini kolaborasinya berubah wujud menjadi konsorsium. Dalam pembentukan konsorsium TBS, BSDE bekerja-sama dengan PT Astra Tol Nusantara dan PT Transindo Karya Investama, sehingga proyeknya tidak hanya soal properti, tapi soal akses yang mengangkat nilai kawasan.
Menariknya, dalam proyek ini ada benang silang dengan emiten lain, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) mencatatkan piutang ke TBS sebesar Rp35,14 miliar per akhir 2024, dan per September 2025 BSDE juga tercatat sebagai salah satu pihak ketiga utama bagi SSIA sebesar Rp25,97 miliar. Ini menunjukkan bahwa BSD dan proyek turunannya bukan cuma panggung BSDE sendiri, tapi jadi ekosistem yang dipakai dan disentuh emiten lain. Kalau akses jalan, konstruksi, dan transaksi antar perusahaan makin ramai, kawasan biasanya makin hidup, tapi risiko administrasi dan kontrol proyek juga ikut naik.
BSDE juga punya jejaring afiliasi di bawah payung pemegang saham akhir yang sama, yaitu Sinarmas Land Limited. Di sini BSDE dan PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) tidak harus saling memiliki langsung, tapi bisa saling terhubung lewat entitas holding seperti PT Paraga Artamida dan PT Ekacentra Usahamaju, plus transaksi pihak berelasi yang muncul di masing-masing laporan. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Dampaknya buat investor itu dua sisi, sisi positifnya koordinasi aset dan proyek bisa lebih rapi karena masih satu keluarga besar, sisi negatifnya investor harus lebih rajin memeriksa transaksi berelasi supaya tidak ada nilai yang bocor lewat mekanisme harga, jasa manajemen, atau skema jual beli aset antar entitas. Dan ada benang lain di pinggir kawasan, seperti JRPT punya 0,83% di PT Bintaro Serpong Damai dan RDTX punya lahan strategis di BSD senilai Rp426,3 miliar, yang memperkuat pesan bahwa BSD City itu magnet lokasi, bukan cuma proyek satu emiten.
🧩 Domain BSDE yang paling dominan
🟩 Kendali super besar
🏢 SMDM 98,97% setelah akuisisi 91,99% Oktober 2024 lalu tender wajib Januari 2025
🏬 DUTI 92,38% sebagai mesin aset dan proyek ritel plus residensial
🛣️ TBS 95% sebagai kendaraan konsesi tol Serpong Balaraja
🟨 Kendali berbagi tapi masih mengunci arah
🤝 SSW 51% dengan Astra Land Indonesia, mayoritas tipis tapi tetap pegang setir
🏙️ Plaza Indonesia Mandiri 48,48% metode ekuitas, porsi besar tanpa konsolidasi penuh
Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
🟧 Minoritas strategis untuk ekspansi tanpa beban penuh
🏗️ RKS 25% untuk proyek di Bekasi
🏢 DIRE Simas Plaza Indonesia 38,83% untuk eksposur properti berbasis sewa
🌏 Kolaborasi global
🇯🇵 BSD Diamond Development 40% dengan Mitsubishi Corporation
🌐 Sinar Mitbana Mas 40% dengan Mitbana untuk proyek TOD di Serpong
🛣️ Jejaring konsorsium dan transaksi silang
🚦 Konsorsium TBS melibatkan Astra Tol Nusantara dan Transindo Karya Investama
🏗️ SSIA punya piutang ke TBS Rp35,14 miliar per 2024
🧾 BSDE tercatat sebagai pihak ketiga utama bagi SSIA Rp25,97 miliar per September 2025
🏛️ Jejak pendiri dan pemegang saham historis
🏙️ PT Pembangunan Jaya sebagai salah satu pendiri, masih pegang 0,40%
Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
🧠 Afiliasi satu payung akhir
🌳 Sinarmas Land Limited sebagai pemegang saham akhir
🧷 BSDE dan DMAS terhubung lewat entitas holding dan relasi grup
📍 Magnet kawasan BSD
🧭 RDTX punya lahan di BSD Rp426,3 miliar
🧩 JRPT punya 0,83% di PT Bintaro Serpong Damai
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
SCALPING $ANTM (4050)
RENCANA ENTRY & EXIT
Entry Buy (3950 – 4120)
Take Profit 1 (TP1) 4200
Take Profit 2 (TP2) 4400
Zona Stoploss (< SL) 3800
RISK : REWARD (DETAIL)
Asumsi Entry Ideal (4020)
Risiko (Risk)
Entry 4020 → Stoploss 3800
Risiko = 220 poin
Reward TP1
TP1 – Entry = 180 poin
Risk : Reward TP1 = 1 : 0,8
Reward TP2
TP2 – Entry = 380 poin
Risk : Reward TP2 = 1 : 1,7
Catatan Risk : Reward
- Minimal ambil TP1, jangan serakah
- TP2 hanya jika volume & momentum mendukung
- Jika TP1 tercapai, stoploss digeser ke BEP
Catatan Tambahan
- Scalping berhasil dari disiplin, bukan nekat
- Stoploss wajib dan tidak boleh digeser turun
- Tidak ada sinyal → tidak entry
- Fokus konsistensi, bukan sekali besar
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$ASII $PGAS
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
SCALPING $CHEM (110)
RENCANA ENTRY & EXIT
Entry Buy (107 – 113)
Take Profit 1 (TP1) 115
Take Profit 2 (TP2) 120
Zona Stoploss (< SL) 102
RISK : REWARD (DETAIL)
Asumsi Entry Ideal (109)
Risiko (Risk)
Entry 109 → Stoploss 102
Risiko = 7 poin
Reward TP1
TP1 – Entry = 6 poin
Risk : Reward TP1 = 1 : 0,85
Reward TP2
TP2 – Entry = 11 poin
Risk : Reward TP2 = 1 : 1,6
Catatan Risk : Reward
- Minimal ambil TP1, jangan serakah
- TP2 hanya jika volume & momentum mendukung
- Jika TP1 tercapai, stoploss digeser ke BEP
Catatan Tambahan
- Scalping berhasil dari disiplin, bukan nekat
- Stoploss wajib dan tidak boleh digeser turun
- Tidak ada sinyal → tidak entry
- Fokus konsistensi, bukan sekali besar
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$BMRI $ASII
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
ANALISA SAHAM $PNBN
Harga Sekarang: Rp 1.100
Zona Area Beli Aman:
Rp 1.050 – 1.070
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 1.020
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 1.130 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 1.130 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 1.200
• TP2 = Rp 1.280 – 1.350
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 1.050, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Saham sektor perbankan, pergerakan mengikuti sentimen sektor keuangan dan arus dana
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$ASII $CRAB
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
kalo misalnya $ASII masih mau turun kita serok di zona biru, tapi kemungkinan kecil itu bakalan turunnya, soalnya dah nyentuh 0.5 dia, yaa semoga aja turun biar bisa serok, ini juga cipi cipi ATH, zona supply / Resistance udah ngga fresh lagi, sering di tabrak

Resiko geopolitik di balik MSCI?
Dalam dunia keuangan global, ada perdebatan panjang mengenai apakah lembaga indeks seperti MSCI murni menggunakan angka atau sebenarnya menjadi alat kepentingan geopolitik "Barat".
Secara resmi, MSCI membantah adanya motif politik. Namun, jika kita membedah kasus Yunani dan Argentina, ada "benang merah" yang menunjukkan bahwa standar teknis mereka sering kali berbenturan dengan kedaulatan politik suatu negara.
Berikut analisis mengenai keterkaitan "serangan" tersebut dengan geopolitik:
1. Kasus Yunani: "Hukuman" untuk Ketidakstabilan Uni Eropa
Pada 2013, Yunani merasa telah melakukan reformasi besar-besaran (atas perintah IMF dan Bank Sentral Eropa). Namun, MSCI tetap mendegradasi mereka.
* Sisi Teknis: MSCI beralasan Yunani gagal memenuhi syarat likuiditas dan ukuran pasar.
* Sisi Geopolitik: Banyak analis menilai ini adalah pesan kepada Uni Eropa bahwa "keanggotaan di zona Euro tidak menjamin keamanan pasar modal jika ekonomi domestik hancur." Penurunan status ini menekan para pemimpin Eropa untuk segera menyelesaikan bailout Yunani agar krisis tidak merembet ke negara lain (contagion). MSCI bertindak sebagai "hakim" yang menyatakan bahwa sistem keuangan Yunani saat itu sudah tidak dianggap setara dengan negara Barat lainnya.
2. Kasus Argentina: Benturan Ideologi Ekonomi
Argentina sering merasa "dizalimi" karena meskipun mereka memiliki perusahaan besar (seperti Globant atau Mercado Libre), mereka tetap didepak ke Standalone Market pada 2021.
* Sisi Teknis: Argentina menerapkan Capital Controls (pembatasan penukaran Dolar) untuk menyelamatkan cadangan devisanya. Bagi MSCI, ini adalah "dosa besar" karena menghambat aliran keluar-masuk uang investor asing.
* Sisi Geopolitik: Ada persepsi bahwa "hukuman" MSCI adalah alat untuk memaksa pemerintah yang cenderung kiri/populis (saat itu) agar tunduk pada aturan pasar bebas neoliberal. Ketika Argentina mencoba melindungi mata uangnya secara berdaulat, MSCI merespons dengan mengisolasi mereka dari peta investasi global, yang secara tidak langsung memperburuk krisis ekonomi mereka.
3. Mengapa Indonesia (2026) Harus Waspada?
Situasi saat ini sangat relevan dengan kondisi Indonesia (awal 2026). MSCI sedang memberikan tekanan besar terkait transparansi free float dan kepemilikan saham oleh konglomerat/negara.
* Geopolitik Modal: Indonesia sedang berusaha menarik investasi besar untuk program-program strategis (seperti hilirisasi dan proyek infrastruktur besar).
* Tekanan MSCI: Dengan mengancam menurunkan status Indonesia ke Frontier Market, MSCI sebenarnya sedang "memaksa" regulator Indonesia (OJK dan BEI) untuk mengikuti standar transparansi Barat yang sangat ketat.
* Risiko "Disiplin" Pasar: Jika Indonesia dianggap terlalu proteksionis atau membiarkan konsentrasi ekonomi pada segelintir konglomerat tanpa transparansi, MSCI bisa menggunakan kekuatan indeksnya untuk memicu capital outflow besar-besaran sebagai bentuk "disiplin" pasar.
Kesimpulan
Apakah ini serangan geopolitik?
Secara formal tidak, karena mereka punya buku panduan (methodology) yang jelas. Namun secara fungsional ya, karena standar yang mereka tetapkan sering kali tidak selaras dengan kebijakan darurat atau kedaulatan ekonomi suatu negara berkembang. MSCI bertindak sebagai "polisi lalu lintas" modal global; jika Indonesia tidak mengikuti rambu-rambu mereka, Ada kemungkinan akan dikeluarkan dari jalan tol investasi dunia.
Disc.on DYOR
Random Tag
$BREN, $BBCA, $ASII
$ASII
$ASII: Astra International mencatat wholesales mobil sebesar 34.867 unit pada Januari 2026 (+1% YoY, -15% MoM). Kenaikan secara tahunan pada Januari 2026 ditopang oleh Daihatsu yang membukukan wholesales sebanyak 12.513 unit (+25% YoY, +5% MoM), sementara wholesales Toyota+Lexus turun -9% YoY dan -24% MoM menjadi 20.127 unit. Market share ASII pada Januari 2026 berada di level 52,5% (vs. Januari 2025: 55,6%, Desember 2025: 43,5%).
https://snips.stockbit.com/snips-terbaru/highlight-indonesia-economic-outlook-2026?source=research

$ASII $AALI $AUTO https://cutt.ly/0tmroE5p
Saya gak heran sih ngeliat trend penurunan market share-nya $ASII. Kalo di Batam, saya liat makin banyak berseliweran mobil China dibanding awal tahun lalu, seperti BYD, Geely, Jaeeco, Wuling, Baic, dan Jetour. Kalo gak ada gebrakan Astra, pasti makin tergerus pangsa pasarnya.
$PACK $AUTO

$ARKO bingung gw sama nih saham astra kok bisa digoreng ya?
saham konglo $ASII kan biasanya saham fundamental. kenapa bisa naik tinggi gini ya? ada yg bsa jelasin?
soalnya ku kira bakal di dump taunya bsa kuat seharga $BREN?
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini, Jumat (13/. Pada penutupan perdagangan, indeks turun 0,64% menyentuh level 8.212,27. Meski demikian, IHSG mampu memangkas pelemahan setelah sempat merosot sebesar 1,02% pada sesi pertama.
Seb...

www.cnbcindonesia.com

$ASII parah nih moga2 ngak jebol 6500klau bisa up 6700 lah agar rabu tinggal up lagi masa balik lagi 🤣🤣🤣 $UNTR aja dah fly km induk malah down $ADRO lanjutkan perjuanganmu ke 3000
27.700an-28.500an menarik $UNTR klo mau entry
Targetnya bisa nutup Gap hingga angka 31.000an.
$ASII $TLKM
masih menguasai 52% dr bayak'nya gempuran penjualan mocin dan EV... mantap $ASII . tinggal $UNTR tambang nya di balik'in
@WendySaattia , mending analisa lagi. Saya ga mau rekomen apapun soalnya Hanya Tuhan yang tahu masa depan.
Jangan lupa, analisa profil risiko sendiri.
$ASII , $GIAA , $KIJA
Yah ini point penting juga, Stockbit mungkin kesulitan take down spammer karena jumlah mereka massive dan selalu ada yang baru. Tapi beberapa tahun ini para Stockbitor udah ngerti kok, kecuali yah user baru mungkin aja penasaran!
Namun di bagian stream selalu ada tukang pompom yang andalin banyak follower, likes dan comments yang bejibun supaya bisa ngajak asut orang untuk ikut beli saham dia ! INI JAUH LEBIH PENTING* karena user yang melihat ribuan orang dan tinggal klik ngikut beli! 🫠 Mana ada disclamer / S & K / Do Your Own Research $IHSG tag fundamental $ASII $BMRI
Menghadapi Berita Buruk Secara Rasional
Dalam perjalanan investasi, berita buruk adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari. Laporan kinerja yang mengecewakan, perubahan regulasi, isu manajemen, hingga sentimen pasar yang tiba-tiba memburuk sering kali muncul tanpa peringatan. Masalahnya bukan pada keberadaan berita negatif itu sendiri, melainkan pada cara kita meresponsnya. Banyak keputusan investasi yang buruk lahir bukan karena kurangnya informasi, tetapi karena reaksi emosional yang berlebihan.
Langkah pertama adalah membedakan antara berita dan kebisingan. Tidak semua informasi yang terdengar buruk benar-benar relevan terhadap nilai jangka panjang sebuah bisnis. Gosip di media sosial, judul berita yang provokatif, atau opini singkat tanpa konteks sering kali lebih bertujuan menarik perhatian daripada memberi pemahaman. Kita perlu bertanya: apakah informasi ini mengubah fundamental bisnis, atau hanya mencerminkan sentimen jangka pendek pasar?
Langkah kedua adalah memahami sifat dari masalah yang diberitakan. Ada perbedaan besar antara masalah struktural dan masalah sementara. Penurunan laba karena pelemahan ekonomi global tentu berbeda dampaknya dengan kehilangan keunggulan kompetitif atau praktik manajemen yang buruk. Dalam banyak kasus, pasar bereaksi sama kerasnya terhadap dua jenis masalah ini, padahal implikasi jangka panjangnya sangat berbeda. Dengan memahami sumber masalahnya, kita bisa menilai apakah risiko yang muncul bersifat permanen atau hanya sementara.
Langkah ketiga adalah kembali ke tesis investasi awal. Setiap saham idealnya dibeli dengan alasan yang jelas sejak awal, entah karena kualitas bisnis, valuasi yang menarik, atau kemampuan menghasilkan arus kas. Ketika berita buruk muncul, kita perlu menguji apakah alasan-alasan tersebut masih utuh. Jika bisnisnya tetap solid dan masalah yang muncul tidak merusak fondasinya, maka kepanikan pasar justru bisa menjadi pengingat untuk tetap rasional, bukan alasan untuk ikut panik.
Langkah keempat adalah menyadari peran emosi dan sentimen pasar. Harga saham sering bergerak lebih cepat daripada perubahan nilai bisnisnya. Ketakutan bersifat menular, dan pasar bisa menjadi sangat pesimis dalam waktu singkat. Di sinilah disiplin berpikir diuji. Kita tidak perlu selalu bertindak; sering kali keputusan terbaik adalah memberi waktu, membaca ulang laporan perusahaan, dan menunggu informasi yang lebih lengkap.
Bersikap rasional terhadap berita buruk bukan berarti mengabaikannya, tetapi menempatkannya dalam konteks yang tepat. Kita belajar untuk menyaring, menganalisis, dan merespons dengan kepala dingin, bukan dengan refleks emosional. Ketika berita negatif berikutnya muncul, apakah Anda akan langsung bereaksi mengikuti arah pasar, atau meluangkan waktu untuk menilai apakah berita itu benar-benar mengubah nilai bisnis yang Anda miliki?
@Blinvestor
Random tags: $ASII $UNTR $INCO