


Volume
Avg volume
PT Astra International Tbk didirikan di Jakarta pada tahun 1957 sebagai sebuah perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Inc. Pada tahun 1990, telah dilakukan perubahan nama menjadi PT Astra International Tbk, dalam rangka penawaran umum perdana saham Perseroan kepada masyarakat, yang dilanjutkan dengan pencatatan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan ticker ASII. Nilai kapitalisasi pasar Astra pada akhir tahun 2020 adalah sebesar Rp244 triliun. Sesuai anggaran dasar Perseroan, kegiatan usaha yang dapat dijalankan oleh Perusahaan mencakup perdagangan umum, perindustrian, pertambangan, penga... Read More
ANALISA SAHAM $ASII
Harga Sekarang: Rp 6.275
Zona Area Beli Aman:
Rp 6.000 – 6.150
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 5.850
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 6.400 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 6.400 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 6.700
• TP2 = Rp 7.000 – 7.300
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 6.000, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• ASII saham konglomerasi otomotif big cap, pergerakan relatif stabil dan mengikuti siklus ekonomi
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – FXL Kesuma, Direktur PT Astra International Tbk (ASII) menambah investasi dengan memborong sebanyak 1.600.000 lembar saham emiten otomotif terbesar Indonesia itu melalui Bursa Efek Indonesia.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke Bursa Ef...

stockwatch.id

📰 Direktur ASII Tambah Kepemilikan Senilai Rp4,6 M
Direktur Astra International ($ASII), Gidion Hasan, membeli 700.000 saham ASII dengan harga rata–rata Rp6.631/lembar atau senilai total ~Rp4,6 M pada 27 Februari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung Gidion Hasan di ASII naik dari 0,015% menjadi 0,0167%.
[Sumber: Keterbukaan Informasi]
_____
Stockbit Sekuritas
📰 Direktur ASII Tambah Kepemilikan Senilai Rp10,5 M
Direktur Astra International ($ASII), FXL Kesuma., membeli ~1,6 juta saham ASII dengan harga rata–rata ~Rp6.563/lembar atau senilai total Rp10,5 M pada periode 27 Februari–Maret 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan FXL Kesuma di ASII naik dari 0,0054% menjadi 0,0094%.
[Sumber: Keterbukaan Informasi]
_____
Stockbit Sekuritas
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham sesi I, Selasa (03/3/2026) ditutup di posisi 8.019,548, menguat 2,715 poin atau naik tipis 0,03%. Ini berkat harga saham 374 emiten yang berakhir menguat, sementara sebanyak 307 saham ditutup turun dan 132 saham ...

stockwatch.id

"PENJELASAN BASIC CANDLESTICK PATTERNS"
- Hammer / Pin Bar — body kecil di atas, wick bawah panjang → menunjukkan rejection harga turun (bullish reversal).
- Shooting Star — body kecil di bawah, wick atas panjang → rejection harga naik (bearish reversal).
- Bearish Engulfing — candle merah besar “menelan” candle hijau sebelumnya → tekanan jual kuat.
- Diagram pola bearish dan bullish lain yang umum dipakai untuk konfirmasi reversal.
"TIPS MEMBACA REJECGION DI CHART"
- Perhatikan panjang wick
Ekor panjang menunjukkan harga ditolak di level tersebut.
- Lihat lokasi pola
Pola valid biasanya muncul di resistance atau support, bukan di tengah tren tanpa level kuat.
- Cari konfirmasi dari candle berikutnya
Misalnya jika muncul shooting star, diikuti oleh candle bearish yang menutup lebih rendah → ini konfirmasi signal turun.
Analisis ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi jual atau beli saham. Keputusan sepenuhnya berada pada masing-masing investor.
▶️ Follow & Kunjungi profil saya untuk insight dan postingan bermanfaat lainnya.
Random tag : $SMMT $BSSR $ASII

$ASII $UNTR $AALI
baca berita : https://cutt.ly/7tE0LS0v

KABARBURSA.COM – PT Astra International Tbk (ASII), memasuki proyeksi tahun buku 2026 dengan dinamika yang berlapis. Di satu sisi kinerjanya ditopang perbaikan segmen otomotif, namun di sisi lain justru menghadapi tekanan dari lini alat berat dan pertambangan melalui United Tractors (UNTR).
Dalam ...

www.kabarbursa.com

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham Selasa (03/3/2026) dibuka menguat di level 8.059,868. Hingga pukul 09.02 WIB, IHSG terpantau di level 8.057,237 menguat 40,404 poin atau naik 0,50% dari penutupan Senin (02/3/2026) di level 8.016,833.
Saham-saham...

stockwatch.id

@RichardJ wah suhu ini... saya pemula lihat -3% diemiten $ASII dan $INDF aja udah ngeri kak... tp tetep saya hold. blajar sabar nunggu tp aja...
Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,66% ke level 8.016,83 pada perdagangan Senin (2/3/2026). Tekanan indeks terjadi di tengah dominasi aksi jual investor asing yang mencatatkan jual bersih Rp490,53 miliar di pasar reguler dan Rp631,02 miliar di seluruh p...

www.cnbcindonesia.com

Arus modal asing ke pasar saham domestik kembali menunjukkan tanda-tanda pemulihan menjelang akhir Februari 2026. Setelah sempat tertekan pada awal tahun, investor global mulai membukukan pembelian bersih dalam dua pekan berturut-turut, memberi sentimen positif bagi pergerakan indeks dan saham-saham...

katadata.co.id
NERACA
Jakarta -Sepanjang tahun 2025, PT Astra International Tbk (ASII) membukukan pendapatan bersih Rp323,4 triliun atau menurun tipis 2% year-on-year (yoy) dibandingkan pendapatan bersih tahun 2024 sebesar Rp328,5 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakart...

www.neraca.co.id

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah sentimen perang AS-Israel dengan Iran, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi signifikan. Indeks turun 218,66 atau -2,66% ke 8.016,83 pada perdagangan Senin (2/3/2026).
Nilai transaksi kemarin tinggi, tembus Rp29,83 triliun, melibatkan 56,60 miliar s...

www.cnbcindonesia.com

Ini dia salah satu cara saya filter saham agar tetap pede dan nggak gampang panik saat saham turun/market crash. Kuncinya simpel: Ikuti jejak ”Big Money”, tapi tetap berpijak pada Valuasi Rasional.
▶️ Tiga Screener Andalan Saya:
1. Frequency Spike: Deteksi dini saham yang tiba-tiba ramai (lonjakan aktivitas). Cocok untuk pantau momentum.
2. Bandar Accumulation Uptrend: Filter saham yang sedang dikumpul "Big Money" saat tren naik. Kita ikut arus besar.
3. Big Accumulation: Mencari akumulasi masif pada saham dengan fundamental sehat.
▶️ Dua Ratio "Safety Net" Wajib:
Di setiap screener, saya wajib pasang parameter ini untuk meminimalisir risiko:
1. PE Ratio < 20: Harga tidak kemahalan dibanding laba perusahaan.
2. Book Value > Price: Harga masih di bawah atau mendekati nilai aset bersihnya (PBV rendah).
▶️ Money Management & Strategi RDN:
Punya screener bagus tapi berantakan di modal itu bahaya. Strategi saya:
1. Multi-RDN: Pisahkan RDN untuk Trading (jangka pendek) dan RDN Investasi (jangka panjang) agar psikologi tidak terganggu fluktuasi harian.
2. Porsi Cash: Selalu siapkan "peluru cadangan". Jangan pernah All-In di satu harga.
3. Average Down Logis: Jika harga turun tapi akumulasi jalan terus & fundamental oke, saya pilih Average Down. Penurunan harga justru jadi "diskon" untuk nambah muatan.
Jadi Kesimpulannya,
Trading jadi nyaman kalau kita tahu "apa" yang kita beli dan "gimana" cara kelola uangnya. Strategi ini bikin saya tetap tenang meski market lagi merah membara. Tentunya masih banyak cara-cara lain yang lebih variatif dan mungkin jauh lebih baik, jadi tetap belajar untuk bertumbuh.
⚠️ DYOR (Do Your Own Research): Screener hanyalah alat bantu. Selalu gunakan uang dingin dan sesuaikan dengan profil risiko masing-masing!
$BBRI $BMRI $ASII

3 SKENARIO ENTRY SAHAM $BIRD (Swing Trader Plan)
Harga sekarang: 1710
1) SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 1680 – 1730
- Stoploss: < 1620
- TP1: 1820
- TP2: 1920 – 1980
Alasan: Harga masih bertahan di atas support terdekat dan struktur swing masih rapi, peluang rebound lanjutan masih terbuka Boss.
2) SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative – Paling Aman)
- Entry: 1580 – 1630
- Stoploss: < 1520
- TP1: 1750
- TP2: 1850 – 1950
Alasan: Area ini zona demand kuat dan bekas support valid, cocok buat entry sabar dengan risk lebih aman Boss.
3) SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy kalau breakout > 1780 dengan volume besar
- Stoploss: < 1680
- TP1: 1900
- TP2: 2050 – 2150
Alasan: Breakout resistance kunci dengan volume bisa jadi trigger momentum lanjutan Boss.
Alasan Buy:
• Harga masih di area demand
• Struktur swing memungkinkan rebound / masih bullish
• Breakout 1780 bisa jadi trigger lanjutan
Risiko:
• Kalau 1580 jebol = potensi lanjut turun / koreksi lebih dalam
• Breakout tanpa volume rawan fake
• Stoploss wajib buat jaga modal Boss
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Nyangkut disaham apa Boss? Sini aku bantu $ASII $KIJA
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan saham Senin (02/3/2026). Berdasarkan data RTI Business, IHSG anjlok 218,652 poin atau terpangkas 2,65% ke level 8.016,833.
IHSG pada awal Maret 2026 ini dibuka di level 8.092,905, lebih rendah dibandingka...

stockwatch.id

#AI #ForeignInflow #Akumulasi
===========================================================
LAPORAN ANALISA PASAR & NET FOREIGN BUY (PER 2 MARET 2026)
===========================================================
KONDISI PASAR UMUM:
IHSG tertekan ke level 8.016 (-2,66%) akibat tensi geopolitik
AS-Iran. Terjadi anomali di mana investor asing justru melakukan
akumulasi masif pada sektor Komoditas dan Energi.
-----------------------------------------------------------
1. SEKTOR EMAS & LOGAM (ANTM)
-----------------------------------------------------------
* Status: Top Net Foreign Buy (156,60B)
* Harga: 4.610 (+5,98%)
* Analisa: Emas menjadi "Safe Haven" utama. Didorong kenaikan
harga emas fisik ke Rp 3,15 jt/gram dan isu kuota RKAB Nikel.
* Proyeksi: Target terdekat 4.850. Potensi uji level 5.000
jika tensi global memanas.
-----------------------------------------------------------
2. SEKTOR ENERGI & JASA TAMBANG (PTRO, AADI, ADRO, INDY, ESSA)
-----------------------------------------------------------
* Status: Akumulasi Agresif (Buy on Weakness & Momentum)
* Pergerakan:
- AADI: +7,03% (Target 10.500) - Valuasi masih murah.
- PTRO: -2,04% (Target Rebound 6.500) - Asing serok di bawah.
- INDY: +15,53% (Target 4.500) - Waspada Profit Taking.
- ESSA: +12,40% (Target 800) - Imbas lonjakan gas global.
* Analisa: Antisipasi gangguan logistik Selat Hormuz yang
memicu lonjakan harga energi fosil.
-----------------------------------------------------------
3. SEKTOR PERBANKAN & KONSUMER (BBRI, ASII, $INDF)
-----------------------------------------------------------
* Status: Tekanan Kurs Rupiah (Rp 16.868/USD)
* Pergerakan:
- $BBRI: -2,30% (Support kuat di 3.700)
- $ASII: -5,62% (Target pemulihan 6.500)
* Analisa: Asing tetap masuk (Net Buy) namun harga turun.
Ini indikasi strategi rebalancing jangka panjang di harga diskon.
-----------------------------------------------------------
KESIMPULAN STRATEGI:
-----------------------------------------------------------
Pasar saat ini digerakkan oleh "War & Energy Shock".
Fokus pada saham komoditas sebagai pelindung nilai portofolio
(Hedging). Sektor perbankan cenderung 'Wait and See' hingga
kurs Rupiah stabil.
===========================================================
Disclaimer: Analisa ini bersifat informatif, keputusan
investasi sepenuhnya ada di tangan investor.
===========================================================
#DYOR
