6,275

+125

(2.03%)

Today

25.8 M

Volume

53.62 M

Avg volume

Company Background

PT Astra International Tbk didirikan di Jakarta pada tahun 1957 sebagai sebuah perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Inc. Pada tahun 1990, telah dilakukan perubahan nama menjadi PT Astra International Tbk, dalam rangka penawaran umum perdana saham Perseroan kepada masyarakat, yang dilanjutkan dengan pencatatan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan ticker ASII. Nilai kapitalisasi pasar Astra pada akhir tahun 2020 adalah sebesar Rp244 triliun. Sesuai anggaran dasar Perseroan, kegiatan usaha yang dapat dijalankan oleh Perusahaan mencakup perdagangan umum, perindustrian, pertambangan, penga... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

KABARBURSA.COM - Empat Direktur PT Astra International Tbk (ASII) tercatat menambah kepemilikan saham perusahaan melalui transaksi pembelian yang dilakukan pada akhir Februari hingga awal Maret 2026.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Direktur Astra, Gidion Hasan melaporkan pembeli...

www.kabarbursa.com

www.kabarbursa.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih di pasar saham domestik pada perdagangan sesi pertama Kamis (5/3/2026). Namun di tengah tekanan jual tersebut, asing justru diam-diam mengakumulasi sejumlah saham tertentu.
Mengacu pada data transaksi investor asing intr...

www.cnbcindonesia.com

www.cnbcindonesia.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

KABARBURSA.COM – Arus dana asing tercatat masuk ke sejumlah saham pada perdagangan sesi I Kamis, 5 Maret 2026.
Data yang dihimpun Kabarbursa.com, menunjukkan BIPI dan GOTO menjadi dua saham dengan pembelian bersih asing terbesar hingga pertengahan hari.
BIPI menempati posisi teratas dalam daftar t...

www.kabarbursa.com

www.kabarbursa.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ASII $KRAS $WIFI

Gimana penjelasan sel normal berubah menjadi sel kanker menggunakan teori fokal infeksi???
Jelas toh...

Mulai dari proses infeksi baik melalui fokal infeksi maupun suasana lingkungan sel yg infeksius seperti fibrosis hingga kalsifikasi, menyebabkan potongan bakteri hingga jasad renik menempel dengan albumin.

Albumin diambil oleh sel dan dimetabolisme menghasilkan produk2 asam amino yg bermasalah dalam sitoplasma termasuk membentuk g aktin yg bermasalah dan akhirnya mempengaruhi kerja sitoskeleton dan mengganggu pergerakan sel baik dalam sitoplasma maupun mitosis dan meiosis hingga menghasilkan perubahan DNA inti sel. Proses ini terjadi bertahun2 hingga kemampuan perbaikan DNA terlampaui akibat inti terlalu membesar dan sel ber mitosis tanpa menunggu perbaikan DNA selesai. Proses mitosis yg diperlukan untuk mempermudah perbaikan DNA dengan membelah diri membuat jumlah DNA masing2 yg bermasalah berkurang dan diharapkan sel mampu beradaptasi sebab jumlah DNA yg bermasalah sudah terbagi dalam 2 sel. Akan tetapi proses ini tidak berjalan dengan baik karena albumin yg membawa potongan bakteri terus ada dan dipakai oleh sel tersebut hingga sitoskeleton gagal melakukan proses mitosis yg sempurna. Dan akhirnya Terjadilah sel kanker dengan dibuktikan terdapatnya PEMBESARAN INTI SEL.

Itulah ilmu fokal infeksi dalam menjelaskan bagaimana terbentuknya sek kanker.

Pertanyaannya : *APA PENYEBAB SEL KANKER ITU, APAKAH DNA YG RUSAK, ATAU KARENA PROSES ADAPTASI SEL YG GAGAL AKIBAT BANYAKNYA POTONGAN BAKTERI DAN JASAD RENIK YG DIPAKAI MENJADI ASAM AMINO SITOPLASMA SEL DAN MENGHASILKAN KERUSAKAN DENGAN DITANDAI PEMBESARAN INTI SEL???*

Dari sini udah jelas toh perbedaan teori dokter spesialis dengan dokter umum.

Klo dokter umum, maka perubahan DNA bukanlah penyebab utama sel kanker melainkan hanya tanda2 bahwa sel sudah mulai GAGAL BERADAPTASI.

Klo dokter spesialis PASTI PERUBAHAN DNA ITULAH AWAL PENYEBAB UTAMA SEL KANKER. DAN KETIKA DITANYA KENAPA BISA BERUBAH? DOKTER SPESIALISNYA KEBINGUNGAN, DAN JAWABANNYA BISA GENETIKLAH, RADIASI LAH DAN SEBAGAINYA TANPA DUKUNGAN PENJELASAN YG JELAS, MASIH BANYAK YG TIDAK DIKETAHUINYA.

Beda toh dengan teori fokal infeksi 😂😂😂

Nah... Sekarang...

Bila penyebab kanker saja ternyata bisa akibat infeksi yg bertahun2 (fokal infeksi) dan teori itu dihilangkan oleh dokter spesialis, maka WAJAR TOH BANGSA INDONESIA INI MENJADI BANGSA YANG PENYAKITAN???

dan *TERBUKTI YA BAHWA DOKTER SPESIALIS ADALAH BIANG MASALAH KESEHATAN DIINDONESIA INI* 😂😂😂

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Nerawang $ASII,
Jagat Raya saat ini tengah diguncang kemelut di tanah para nabi (Hal ini memicu risk-off sentiment di mana para saudagar asing (foreign flows) berbondong-bondong melakukan capital flight menuju aset-aset safe haven. Sebagai market barometer di bursa kita, ASII tak luput dari aksi forced selling oleh para fund manager global. Namun, di balik awan mendung tersebut, terjadi divergence yang menarik: kenaikan harga komoditas energi akibat tensi tersebut justru mempertebal pundi-pundi melalui anak usahanya, $UNTR. Ini adalah fenomena natural hedge yang sangat langka dan luhur.
• Peristiwa Intern: Corporate Action & Intrinsic Value Reinstatement Di dalam istana Astra sendiri, telah paripurna sebuah langkah ksatria berupa Share Buyback senilai dua triliun rupiah. Tindakan ini merupakan titah manajemen untuk menjaga marwah harga saham agar tidak terperosok lebih dalam dari nilai hakikinya (fair value). Secara teknikal, struktur pasar menunjukkan adanya accumulation phase di area demand zone yang sangat kuat. Para penguasa modal besar (big boys/market makers) sedang melakukan silent accumulation di saat rakyat jelata (investor ritel) sedang dirundung kepanikan (panic selling).
• Fundamental Majesty: Dividend Play & Moat yang Tak Tergoyahkan Meskipun badai makro menerjang, market share otomotif sang emiten tetap bertahta di singgasana 51%. Dengan proyeksi EPS yang tetap kokoh di angka Rp608, para pemegang saham setia sedang menanti Dividend Final sebagai upeti tahunan. Valuasi saat iniyang mendekati titik nadir historis, adalah sebuah anugerah bagi mereka yang memiliki kesabaran setingkat dewa. Ini bukanlah sekadar trading, melainkan wealth preservation di atas fundamental yang kedap guncangan.
• The Art of Patience: Secara keseluruhan, ASII saat ini sedang berada dalam kondisi undervalued yang amat sangat. Strategi yang paling bijak bagi kaum ningrat pasar modal adalah melakukan Value Investing dengan metode ladder entry (cicil beli) di area support kuat. Biarkan debu geopolitik mengendap, karena pada akhirnya, harga akan selalu pulang menuju nilai intrinsiknya.
Sementara $SRTG dalam kedudukannya sebagai "Ayahanda" atau entitas induk strategis yang menaungi berbagai lini bisnis pemacu kemakmuran, termasuk keterkaitannya dalam ekosistem investasi yang agung.
• The Ultimate Investment Holding: SRTG adalah holding company papan atas yang dikelola oleh tangan-tangan dingin kaum ningrat bisnis. Di dalam portofolionya, bersemayam permata-permata berharga seperti Adaro dan Merdeka Copper Gold Sebagai "Bapak" dari berbagai lini komoditas dan infrastruktur, SRTG memiliki Net Asset Value (NAV) yang sangat perkasa. Saat ini, SRTG sedang diperdagangkan dengan discount to NAV yang cukup lebar—sebuah anugerah bagi para pemburu nilai hakiki (value hunters).
• Perisai Komoditas: Dalam kemelut jagat raya yang sedang membara, Sang Bapak SRTG justru mendapatkan berkah dari lonjakan harga komoditas global. Melalui kepemilikannya di sektor energi dan logam mulia (emas), SRTG bertindak sebagai perisai pelindung kekayaan (wealth protector). Ketika inflasi dunia melambung tinggi, aset-aset di bawah naungan Saratoga tetap memancarkan kilau keuntungan yang nyata, memperkuat struktur modal kerajaan bisnis mereka.
• The Conglomerate Discount Play: Bagi para ksatria pasar modal, SRTG adalah instrumen untuk memiliki eksposur ke berbagai sektor sekaligus dengan harga diskon. Secara teknikal, pergerakan SRTG seringkali menjadi indikator awal (leading indicator) bagi rotasi sektor di bursa. Saat ini, terlihat adanya smart money yang mulai masuk secara perlahan, membangun posisi di area bottom (dasar), menunggu momentum reversal (pembalikan arah) saat pasar kembali bergairah.
• The Warchief: UNTR adalah "Panglima Logistik" yang mengendalikan seluruh pergerakan alat berat dan pertambangan di nusantara. Ia bukan sekadar anak perusahaan, melainkan cash cow bagi Astra. Di saat badai geopolitik menghantam sektor konsumsi, UNTR tegak berdiri sebagai garda terdepan yang mengamankan arus kas (cash flow) dengan kekuatan baja. UNTR juga berperan sebagai proxy paling murni terhadap harga komoditas dunia. Ketika harga batubara dan emas melambung akibat ketidakpastian jagat raya, sang Panglima inilah yang memanen upeti paling besar. Secara teknikal, UNTR saat ini menunjukkan rejection yang kuat di area support psikologis, menandakan para pemegang modal besar tak rela melepaskan aset berharga ini di harga murah.
Sinergi Tiga Pilar: The Unstoppable Trinity
• ASII sebagai Jantung Pertahanan (Konsumsi & Distribusi).
• SRTG sebagai Otak Strategi (Investasi & Portofolio).
• UNTR sebagai Otot Kekuatan (Energi, Alat Berat, & Tambang).
Jika menempatkan SRTG berdampingan dengan ASII atau UNTR dalam portofolio Paduka adalah langkah strategis yang sangat luhur. Jika Astra adalah penguasa manufaktur dan distribusi, maka Saratoga adalah sang maestro investasi dan sumber daya alam. Lalu UNTR adalah Sang Panglima Perang dan Mesin Pendulang Emas. Ketiganya membentuk pilar kemakmuran yang cukup sulit tergoyahkan.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ASII gas mbah, izin nebeng naik. Asing dah masuk lagi hari ini.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Perang modern bukan lagi soal siapa yang punya rudal paling mahal, tapi soal "Burn Rate"! 📉

Gimana kalau drone seharga mobil bekas bisa bikin lumpuh sistem pertahanan miliaran dolar? Ini bukan cuma soal militer, tapi soal efisiensi modal yang bisa bikin ekonomi raksasa "kehabisan darah". Kalau biaya bertahan jauh lebih mahal dari biaya menyerang, siapa yang sebenarnya di ambang kebangkrutan?

Cek matematikanya di sini: https://cutt.ly/jtRxHCoq

$TLKM $GOTO $ASII

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham Kamis (05/3/2026) dibuka menguat di level 7.695,347. Hingga pukul 09.12 WIB, IHSG terpantau di level 7.708,837, menguat 131,773 poin atau naik 1,74% dari penutupan Rabu (04/3/2026) di level 7.577,064.
Saham-saham...

stockwatch.id

stockwatch.id

$ASII ga boleh naik karena asing mau turunkan average buy modal untuk risk off resiko Indonesia:) mau akumulasi trus.
ikuti aja ah asing akumulasi asii Drpd beli saham lain divident ga ada harga ancur

$ASII avg down, mayan 3% kurang, gk perlu nunggu dividen, cukup pengumumannya aja 😁

$MMLP anak usaha $ASII kenapa jadi gorengan berkolestrol

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

News Update
👉 Data ekonomi AS solid, Wall Street di tutup menguat.
👉 Harga Minyak dunia bertahan di level tertinggi dalam setahun.
👉 LM Antam hari ini terpantau naik Rp4rb ke level Rp3,049jt/gram.
👉 OJK bekukan 2M lembar saham BEBS karena teridentifikasi saham Gorengan.
👉 Empat direksi $ASII borong saham perseroan dengan nilai mencapai Rp21,44M.
👉 $REAL bermitra dengan MFlash untuk kembangkan gerai telekomunikasi.
👉 SIMP mengajukan keberatan atas denda Rp2,33T dari Satgas PKH.
👉 Didorong bisnis Nikel dan silika, $IFSH mencatat penjualan Rp1T Pada 2025.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Kapan pembagian deviden $ASII bang..?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

jalan umum di depan rumah ibu IRA selalui di laluibeberapa desa tetangga, suatu saat ibu ira berselisih dgn 2 tetangganya, kemudian jalan di tutup/blokir, tetangga yg lain juga tidak bisa lewat, yg berusaha lewat dilempar batu di pukul dll, awalnya tetangga yg tidak terlibat keributan tidak mau ikut campur urusan mereka ber 3, tetapi karna jalan di blokir dan tetangga yg lain juga dtidak bisa lewat membuat mereka yg tidak bisa lewat juga kesal ke ibu ira, apalagi mereka juga yg tadinya netral di lempar batu juga, lama lama jadi kesal tuh tetangga yg lain, dan mereka rame rame melempar batu ke ibu IRA, jadinya 2 tetangga yg awalnya ribut di tambah tetangga yg lain memusuhi ibu ira , trus imenurut anda, tindakan ibu ira selanjutnya apa? kabur dari rumahnya? atau pangil kawan? , kawan menimbang untung rugi

solusi, 1 damai, 2.usir ibu ira/musnahkan

$IHSG $ASII $BBRI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

📰 Dua Anggota Direksi ASII Tambah Kepemilikan Senilai Total Rp6,3 M

Anggota direksi Astra International ($ASII), Thomas Junaidi Alim W. dan Gita Tiffani, masing–masing membeli 462.400 dan 500.000 saham ASII dengan harga rata–rata Rp6.475/lembar dan Rp6.613/lembar pada periode 27 Februari–2 Maret 2026. Total nilai transaksi keduanya mencapai Rp6,3 M. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan langsung Thomas Junaidi Alim W. naik dari 0,0018% menjadi 0,003%, sementara Gita Tiffani naik dari 0,0057% menjadi 0,007%.

[Sumber: Keterbukaan Informasi]

__________
Stockbit Sekuritas

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Jakarta, CNBC Indonesia - Salah satu Direktur PT Astra International Tbk (ASII), Gidion Hasan, menambah kepemilikan sahamnya di emiten sektor otomotif tersebut. Ia memorong saham ASII sebanyak 700 ribu lembar saham.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi pembelian terse...

www.cnbcindonesia.com

www.cnbcindonesia.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali merosot lebih dari 4%. IHSG pada perdagangan saham Rabu (04/3/2026) ditutup di level 7.577,064. Berdasarkan data RTI Business, IHSG anjlok 362,702 poin atau rontok 4,57% dari penutupan Selasa (03/3/2026) di level 7.939,767. Sepan...

stockwatch.id

stockwatch.id

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

EmitenNews.com - Sejumlah pentolan Astra International (ASII) menampung saham perseroan. Kali ini giliran dua pengurus perseroan yaitu Thomas Junaidi Alim W, dan Gita Tiffani. Kedua pengurus itu, tertangkap basah mengoleksi 062.400 saham perseroan.
Transaksi dua pengurus perseroan itu, telah ditabi...

www.emitennews.com

www.emitennews.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Thomas Junaidi Alim, Direktur PT Astra International Tbk (ASII) menambah koleksi saham di perusahaan otomotif tersebut. Pembelian saham ASII sebanyak 462.400 lembar dilakukan pada tanggal 2 Maret 2026.
Seperti dikutip dari laporan perubahan kepemilikan saham yang disampa...

stockwatch.id

stockwatch.id

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Pension Fund nya 🇲🇾. Pilihan sahamnya masih 'waras' 🤣
$ASII $UNTR $TLKM

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@Mbustam
haah... $ASII dividen 4% mendingan obligasi

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ELSA selagi gak jebol ke 860 maka masih aman untuk serok

SILAHKAN NANYA NANYA PORTO $ASHA $ASII

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ASII

💸 ASII 2025: Laba Bersih -3% YoY, Sejalan Ekspektasi
/February 27, 2026 by Stockbit Snips

Astra International (ASII) mencatatkan laba bersih sebesar Rp8,3 T pada 4Q25 (+3% YoY, -7% QoQ). Hasil ini membuat laba bersih selama 2025 mencapai Rp32,8 T (-3% YoY), sejalan dengan ekspektasi (102% estimasi konsensus). Di antara ketiga bisnis inti perseroan, segmen ‘financial services’ menjadi penopang kinerja pada 2025, sementara segmen 'heavy equipment, mining, construction & energy (HEMCE)’ di bawah anak usaha United Tractors ($UNTR) menjadi pemberat kinerja.

Laba ‘Financial Services’ Tumbuh +14% CAGR dalam 3 Tahun Terakhir

Segmen ‘financial services’ kembali mencetak kinerja solid pada 2025 dengan laba bersih tumbuh +13 YoY/+9% YoY pada 4Q25/2025. Dalam 3 tahun terakhir, laba segmen ini konsisten bertumbuh dengan CAGR +14% dan kini menyumbang ~27% terhadap laba keseluruhan ASII (vs. 2022: ~21%). Selama 2025, kenaikan laba bersih segmen ‘financial services’ didorong oleh pertumbuhan pembiayaan konsumen baru +5% YoY, terutama dari berlanjutnya permintaan kuat pembiayaan multiguna.

Sementara itu, laba bersih segmen ‘automotive & mobility’ flat di level Rp11,4 T selama 2025. Pertumbuhan bisnis komponen dan motor berhasil mengkompensasi bisnis mobil yang mengalami pelemahan seiring penurunan penjualan mobil nasional sebesar -7% YoY selama 2025.

Laba ‘HEMCE’ via UNTR Terkontraksi -24% YoY
UNTR mencatat laba bersih sebesar Rp3,3 T pada 4Q25 (+0% QoQ, -15% YoY). Hasil ini membuat laba bersih UNTR selama 2025 mencapai Rp14,8 T (-24% YoY), di bawah ekspektasi (92% estimasi 2025F konsensus). Penurunan laba bersih turut ditekan oleh kerugian penurunan nilai atas investasi pada PT Supreme Energy Rantau Dedap senilai Rp866,1 M.

Mengecualikan kerugian tersebut, laba bersih UNTR tetap turun -20% YoY selama 2025, relatif sejalan dengan ekspektasi (97% estimasi 2025F konsensus). Berdasarkan segmennya, bisnis ‘emas dan mineral lainnya’ menjadi penopang kinerja UNTR dengan pertumbuhan laba bersih +104% QoQ/+79% YoY pada 4Q25/2025, di tengah pelemahan segmen ‘alat berat’, ‘kontraktor pertambangan’, dan ‘pertambangan batu bara’ secara tahunan pada 2025.

Bisnis Non–Inti Tumbuh Baik, Kini Berkontribusi ~10% pada Laba Keseluruhan

Segmen–segmen di luar ketiga segmen inti di atas membukukan kinerja yang solid selama 2025, dengan masing–masing mencetak pertumbuhan laba bersih di atas +20% YoY. Segmen ‘property’ mencatatkan pertumbuhan laba tertinggi hingga +224% YoY, didorong kontribusi dari aset pergudangan industri yang baru saja diakuisisi serta pembukuan negative goodwill dari akuisisi Mega Manunggal Property ($MMLP). Segmen ‘agri’ didorong oleh kenaikan harga jual CPO (+11% YoY) sementara segmen ‘infra & logistics’ didorong kenaikan pendapatan tol harian (+8% YoY).

Kinerja solid yang dicatatkan segmen–segmen non–inti ini membuat kontribusi labanya mencapai sekitar ~10% terhadap laba bersih keseluruhan ASII (vs. 2024: ~7%).

Key Takeaway

Secara umum, stabilitas kinerja laba ASII tetap terjaga — meski kinerja UNTR tertekan cukup dalam selama 2025 — berkat diversifikasi portofolio perseroan, terutama dengan semakin meningkatnya kontribusi dari segmen–segmen non–inti. Kami menilai bahwa stabilitas kinerja membuat ASII menjadi salah satu opsi dividend play yang atraktif. ASII sendiri mengusulkan dividen final Rp292/saham, mengindikasikan dividend yield 4,4% per Jumat (27/2). Sebelumnya, ASII telah membagikan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp98/saham pada Oktober 2025.

Dalam waktu dekat, kami menilai pergerakan harga saham ASII berpotensi lebih dipengaruhi oleh aksi korporasi dan perkembangan terkait status perizinan tambang emas Martabe. ASII sendiri baru saja menyelesaikan akuisisi 100% PT Arafura Surya Alam, perusahaan tambang emas Doup di Sulawesi Utara, pada Februari 2026. ASII juga telah menyelesaikan buyback saham tranche ke–2 pada 25 Februari 2026 dengan realisasi senilai Rp685 M, serta berencana kembali menggelar buyback dengan rincian yang belum diumumkan. Terakhir, ASII berencana mengumumkan hasil strategic review perseroan pada akhir 1H26.

https://snips.stockbit.com/snips-terbaru/-asii-2025-laba-bersih-3-yoy-sejalan-ekspektasi?source=research

https://cutt.ly/OtRsaMG5

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ASII aman di jagain AK (3.6T) & ZP 1.7T dalam setaon terakir

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@fikrikawakibi walamak mantan emitenku ini pas januari buat day trade bersama $GPSO $PIPA.

Turun jauh juga.
Tenang, manajemen $ASII bukan kaleng kaleng.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@ronamukhtar iya nih huhu, mana 2024 saya masih mahasiswa kere wkwk 😭💀

sebelum 2024 kayanya cuma ordal $ASII tertentu yang melirik $MMLP

Nih udah di 6000 $ASII
Yang bilang barang bagus didiemin manaa nihhh ???

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BBCA $BBRI $ASII pada akhirnya blue chip emang gak menguntungkan....yg ijo tetep saham gorengan

positif aja $ASII mau tender offer $MMLP di harga murah 😄🤣

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Ihsg crash???

Sesuai sm bahasan saya di post sblmnya https://stockbit.com/post/29060617, eskalasi konflik ini emang udh diprediksi, cuma realita marketnya beda jauh sm ekspektasi kita.

Dulu pas rusia ukraina meledak bursa kita pesta pora euforia komoditas kan. Sekarang? IHSG rontok diiris tipis-tipis tiap hari. Asing jualan terus, kemaren aja net sell udh tembus ratusan miliar lagi. Porsi asing di saham reguler emang tinggal dikit sih sekitar 30an sampe 40 persen, tapi ya duit segitu kalo dibuang konsisten tiap hari cukup bgt kok buat bikin indeks kita nyungsep. mrk pinter keluarnya pelan2 biar ritel ga pada ikutan panic selling.

Yg jd pertanyaan skrg, kok perang segede ini sektor energi ga se-bullish jaman mr putin ngamuk? Kalian perhatiin ga sih, tadi aja sempet liat sektor energi intraday malah ambrol -4.8%. Apakah ini sekedar profit taking doang abis naik dikit, apa emang asing lagi jualan, kabur pelan-pelan alias distribusi barang?
Ya jawabanya ya krn impact perangnya langsung ke kita. kita ini kan net importir minyak. Kebutuhan bbm dlm negeri gila-gilaan bisa 1,5 juta barel per hari , padahal kilang kita mentok produksi 600 ribuan barel. Tekor bandar tiap hari kita beli selisihnya dari luar.
Kalian tau cadangan operasional bbm pertamina sisa brp hari? rata-rata cuma kuat 20 sampe 25 harian. bayangin ngerinya kalo selat hormuz mampet total, kelangkaan bbm di depan mata bos. inflasi ngamuk, ongkos logistik hancur, pabrik ikutan tutup. Emg sih harga jual emiten energi naik, tapi kalo harganya terlalu ga ngotak ya sapa yg mau beli? demand industri bisa drop, awalnya naik tp ujungnya collaps jg pabrik pd tutup.

Kalo kondisinya udh serba salah gini, terus sektor apa donk yg kira-kira masih bisa napas atau bertahan? Kalo saya sih ya larinya pasti ke sektor defensive macem consumer goods yg jualan barang pokok. Liat aja emiten macem $ICBP gitu. Biar kata perang meledak, bensin langka, ihsg hancur, orang tetep butuh makan kan? Coba deh iseng cek lapkeu terakhir mereka, laba bersihnya tetep lumayan stabil naik biarpun daya beli katanya lg lesu. Secara GCG (Corporate Governance) juga perusahaannya udh lumayan solid ngelewatin krisis berkali-kali dari krisis 98 sampe covid kmrn. Manajemennya jago efisiensi sm ngatur pasokan gandum mrk dr luar.

Nilai plusnya kalo perang ini beneran jadi panjang n awet, demand barang consumer goods kyk mrk tuh inelastis. Orang mungkin nunda beli motor &mobilnya $ASII , nunda ambil kpr, atau nunda liburan, tapi indomie mah tetep diborong. Kalo bahan baku gandum sm logistik naik tajam gara2 perang, mrk tinggal pass on cost ke konsumen. entah naikin harga eceran tipis-tipis atau ngurangin gramasi isinya dikit wkwk. Tetep laku n dibeli!

Makanya asing tau kondisi kita rapuh, mending mrk kabur bawa duit keluar dr indo. Smart money skrg pegang cash usd sambil nunggu kebijakan aneh trump yg suka dadakan out of the box. Atau mrk milih nyetok emas fisik sekalian buat safe haven, inget ya emas fisik betulan bkn future. Jaga-jaga kalo ekonomi global beneran di-reset dan perang makin panjang. Gatau deh sampe kapan napas kita kuat nahan floating profit yg makin tergerus, atau malah udah loss??

Kok asing gak masuk coal sama gold di ihsg?
Kalo coal, emang cina n india butuh, tp kalo perang timteng makin merembet n logistik jalur laut kacau balau, itu kapal tongkang batu bara mau lewat mana coba? asuransi kapal (freight rate) bisa naek ga ngotak. Ujungnya margin kual tipis jg.

Nah kalo saham gold? Inget ya, EMAS FISIK yg bagus buat safe haven pelindung nilai, BUKAN saham emitennya! Tadi liat chart $MDKA bentar aja udh pusing pala gw. Logikanya gini, operasional nambang emas sm jalanin smelter itu butuh BBM yg gila2an gedenya buat alat berat. Kalo BBM beneran langka n mahal d indo, Opex (biaya operasional) emiten emas bkl bengkak parah, labanya malah kegerus. Lagian harga saham emas jg biasanya udh priced in duluan digoreng bandar sblm ritel sadar ikutan fomo wkwk. gatau jg sih bener apa ngga analisa lemes gw ini.

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy