


Volume
Avg volume
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) merupakan perusahaan energi yang terintegrasi secara vertikal di Indonesia dengan bisnis di sektor batubara, energi, utilitas dan infrastruktur pendukung. Disamping itu ADRO juga mempunyai lini bisnis seperti logistik dan ketenagalistrikan yang terintegrasi melalui anak-anak perusahaan dan ketenagalistrikan. Lokasi utama operasional Adaro berada di propinsi kalimantan selatan. Produk utama Adaro adalah Environcoal, batubara termal dengan kadar polutan yang rendah. Adaro Energy juga memiliki aset batubara metalurgi yang beragam mulai dari batubara kokas semi lunak sampai batubara kokas... Read More
INTIP PROFILE BUAT SIGNAL SINI🫸🏽
PT Bukit Makmur Mandiri Utama, anak usaha PT BUMA Internasional Grup Tbk ($DOID) meraih kontrak jangka panjang dari PT Adaro Indonesia, anak usaha PT Alamtri Resources Indonesia Tbk ($ADRO).
Kontrak ini berlaku hingga 2030 untuk proyek tambang Tutupan Selatan di Tanjung Tabalong, Kalimantan Selatan.
Berdasarkan kontrak tersebut, BUMA diperkirakan menghasilkan overburden removal sekitar 239 juta bank cubic meter (bcm) dan memproduksi 44 juta ton batu bara, setara dengan rata-rata volume tahunan masing-masing sebesar 50,5 juta bcm dan 9,3 juta ton.
$AADI
$SMGR $BMRI $ADRO hai tmn2. Misal ini misal, tahun2 lalu belum lapor spt bwt saham, reksadana, obligasi dll, lalu tahun ini dilaporkan satu per satu gitu bisa nggak? Misal tahun ini lapor spt utk 2023, 2024 dan 2025. Caranya gmn? Kena dendakah untuk yg 2023 dan 2024? Mohon bantu jawab 🙏
$ADRO broksum cakep.
kalau BK gak distribusi harusnya bisa tembus 2350-2400
dikit2 aja naiknya asal konsisten
#belajar invest
Fundamental sudah oke, tapi kok harganya turun terus? Mungkin timing masuknya yang salah.
Ingat: Fundamental menjawab "Beli Apa", Teknikal menjawab "Kapan Beli". Di video ini, kita belajar cara baca psikologi pasar lewat RSI dan Stochastic, plus rahasia mendeteksi Divergence—si sinyal balik arah yang sering bikin cuan maksimal.
Simak materinya: https://cutt.ly/GtWweSsL
$GOTO $BREN $ADRO
nonton dulu hasil karya @Stockbit
https://cutt.ly/9tWqJm2Y
$IHSG
$ADRO
$ESSA
$ADMR $ADRO $DOID
baca artikel : https://cutt.ly/FtWqjQd7

$ADRO lagi pindha barang AK ke BK.
pelan2 aja, 0,5% sehari lama2 juga naik sebulan 10-15%. dari pada 1 hari ARA 24-34% besoknya ARB kalau gak suspend.
invest aman, hati tenang
IHSG koreksi?
besok?
emang iya?
kalau saya bilang besok IHSG to the moon guys wkwkwk
balik itu ke 9000, tapi ya manage risiko ya ga salah 😁
koreksi sehat itu wajar,tapi kelihatannya sudah mulai stabil
enjoy 😊
random aja ✌️
$ESSA $ADMR $ADRO
Arus Global dan Ketahanan yang Kita Miliki
Kedengarannya seperti... sekarang ada narasi baru yang mulai menggeliat. Tentang blue chip yang tidak selalu menarik. Tentang dividen yang kalah oleh kurs. Tentang pentingnya membaca sentimen dan apa yang akan terjadi ke depan agar tidak salah langkah.
Kedengarannya seperti ada kekhawatiran yang disusupkan: bahwa tidak ada tempat yang aman. Bahkan perusahaan besar pun bisa ditinggal jika sentimen berubah. Bahwa kitalah yang harus terus waspada, terus membaca arah angin, terus mencari sentimen bagus berikutnya sebelum terlambat.
Tampaknya ada perspektif yang sangat luas saat kita mulai melihat pergerakan angka di layar dalam skala global. Sepertinya ada kekhawatiran yang wajar tentang bagaimana nilai mata uang atau kebijakan dana besar di luar sana bisa memengaruhi hasil jerih payah kita di pasar lokal.
...Memengaruhi hasil jerih payah?
Sepertinya ada logika yang menarik saat kita mencoba memposisikan diri sebagai pengelola dana raksasa yang harus selalu mengejar pertumbuhan instan demi menutupi selisih kurs. Rasanya seolah-olah jika kita tidak bergerak secepat mereka, kita akan tertinggal.
Itu benar. Kekhawatiran itu masuk akal. Rupiah melemah, asing bisa kabur, sentimen bisa berbalik dalam sekejap. Di permukaan, narasi ini terdengar seperti peringatan dari seorang navigator berpengalaman yang tahu betapa cepatnya badai bisa datang.
Namun, saya penasaran. Bagaimana perasaan Anda jika ternyata mencoba meniru kegesitan dana global tanpa memiliki daya tahan yang sama justru membuat kita kehilangan satu-satunya keunggulan yang kita miliki sebagai individu: Waktu?
...Kehilangan keunggulan waktu?
Dua Cara Melihat Arah Angin: Navigasi vs. Kepemilikan
Mari kita lihat dari sudut yang berbeda.
Ada dua cara melihat arah angin di lautan.
Yang pertama adalah sebagai nakhoda yang harus terus-menerus membaca perubahan, menyesuaikan layar, dan waspada terhadap setiap hembusan yang bisa membuat kapalnya karam. Melelahkan, tapi terasa perlu. Karena di laut yang ganas, istirahat berarti mati.
Yang kedua adalah sebagai pemilik kapal yang tidak harus terus berada di kemudi. Ia memilih kapal yang cukup kokoh untuk melewati badai, memilih kapten yang kompeten, dan memastikan muatannya adalah barang yang selalu dibutuhkan orang—bahkan saat cuaca buruk. Lalu ia turun, dan membiarkan kapalnya bekerja.
Pertanyaannya bukan tentang apakah angin akan berubah—ia pasti akan berubah. Pertanyaannya adalah: apakah kita ingin hidup sebagai nakhoda yang lelah, atau sebagai pemilik yang tenang?
Narasi "jangan pernah mencintai saham" dan "pahami apa yang terjadi ke depan" mengundang kita untuk menjadi nakhoda. Untuk terus melek, terus memantau, terus mencari sentimen berikutnya. Ini adalah panggilan untuk hidup dalam mode siaga terus-menerus, di mana ketenangan adalah musuh dan kewaspadaan adalah segalanya.
Tapi mungkin... ada cara lain. Cara di mana kita memilih kapal-kapal dengan lambung yang tebal, mesin yang terawat, dan muatan yang selalu dicari—lalu kita tidur nyenyak di kabin, sementara badai berlalu di luar.
Tampaknya narasi tentang 'jangan mencintai saham' sering kali digunakan untuk membenarkan kegelisahan kita dalam berpindah-pindah tempat. Sepertinya kita mulai menyadari bahwa ada perbedaan yang sangat mendalam antara 'tidak mencintai saham' dengan 'tidak memahami apa yang kita miliki'. Ada pengakuan yang jujur bahwa di saat ekonomi sedang penuh tantangan, aset yang tetap memberikan hasil nyata lewat laba dan pembagian keuntungan sering kali menjadi satu-satunya tempat yang benar-benar kokoh saat badai mata uang menerjang.
...Satu-satunya tempat yang kokoh?
Ada ketenangan yang muncul bukan karena kita merasa lebih tahu dari arus global, melainkan karena kita sadar bahwa kebutuhan finansial kita tidak harus selalu mengikuti kecemasan para spekulan besar. Tampaknya kita sedang belajar bahwa memahami apa yang terjadi bukan berarti kita harus ikut panik setiap kali sentimen berubah, melainkan tahu aset mana yang tetap memiliki nilai meskipun narasi di luar sana sedang berganti warna.
Jadi, ketika Anda mendengar bahwa blue chip pun tidak aman dan sentimen adalah segalanya, mungkin ada satu pertanyaan yang bisa menenangkan hiruk-pikuk itu:
"Dari semua perusahaan yang ada, mana yang akan tetap saya inginkan sebagai bagian dari hidup saya—bukan untuk setahun atau dua tahun, tetapi untuk satu dekade—terlepas dari siapa yang masuk atau keluar karena sentimen?"
Jika pada akhirnya kita tidak bisa mengontrol nilai tukar atau keputusan dana besar di luar sana, bagaimana cara Anda memastikan bahwa strategi yang Anda jalankan hari ini tidak justru membuat Anda menjadi pihak yang paling lelah saat mencoba mengejar sesuatu yang bahkan para ahlinya pun sering kali gagal menebaknya?
$ADRO $INDS $PIPA

Masalah untuk pemula di market itu bukan salah pilih saham.
Tapi:
tidak tahu kenapa beli dari awal.
Makanya begitu turun,
langsung ragu.
Begitu naik,
langsung takut jual.
belajar valuasi terkadang bingung, atau gak sesuai ekspektasi
belajar teknikal kadang gak sesuai ekspektasi
nerapin trading plan malah terbawa market yang volatil
bener gak sih?
random tag $ADRO $BBRI $MBMA

$ESSA jalan ya guys❤️🙏🏻
Walapun pergerakan nya lampat seperti siput, tapi ini saham ga bikin jantungan seperti cara main saham konglo lain nya🙏🏻🫶🏻
Happy cuan❤️
Kalo gua sih hold sampe target 🥳
https://stockbit.com/post/28155641
$ADRO $ADMR
