


Volume
Avg volume
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) merupakan perusahaan energi yang terintegrasi secara vertikal di Indonesia dengan bisnis di sektor batubara, energi, utilitas dan infrastruktur pendukung. Disamping itu ADRO juga mempunyai lini bisnis seperti logistik dan ketenagalistrikan yang terintegrasi melalui anak-anak perusahaan dan ketenagalistrikan. Lokasi utama operasional Adaro berada di propinsi kalimantan selatan. Produk utama Adaro adalah Environcoal, batubara termal dengan kadar polutan yang rendah. Adaro Energy juga memiliki aset batubara metalurgi yang beragam mulai dari batubara kokas semi lunak sampai batubara kokas... Read More
Pausnya $ADRO narikin harga secara tiba tiba butuh 500M - 300M sehari.
terus nampungin barang seller 50M - 20M sehari sekaligus ngebanting harga trigger cutloss para trader.
Terus ritel stockbit masih narik garis sana sini , atas bawah warna warni ? š
@osusanto ya sudah anda jual saja $ADRO pak, semakin banyak jual semakin bagus hehehe. Kelihatan anda ini gak tau komposisi pemegang saham $ADMR
$ADRO ā Daily
Harga saat ini: 1810
Struktur Harga:
šÆKoreksi, menunggu breakout
Support ā Resistance:
š¢S1: 1800
š¢S2: 1760
š“R1: 1850
š“R2:2020
Zona Penting:
š„Supply: 2250
š©Demand: 1600
Kesimpulan:
*ļøā£Bias: koreksi
š Breakout : 1830
ā”ļøTARGET :2020
šGagal breakout
ā”ļø POTENSI RETEST :1760
Trading Plan:
š Buy on Weakness: 1760
šBuy Breakout: 1840
š„SL:1200
š„TP:2020

@hery61 betul. harus kita barengi semua plan perusahaan dengan fakta konkrit yang di kerjakan.
semoga manajemen dari $ADRO dan $SRTG bisa membawa perusahaan ke transformasi.
@ajqyu secara historis, $ADRO rutin bagi dividen interim dan final. kita tunggu aja.
Cuma...
jangan bandingin dividen ADRO sebelum spin-off $AADI, karena pasti beda jauh.
Rekap belanjaan $ADRO di paruh kedua November.
Saya cicil selot selot aja kalau lagi ada duit.
Target harga jual berapa?
Nah, ini.
Apa keterlaluan kalau kusebut 3000, 6000 atau bahkan 9000 di 2030 nanti? š¤£
Daripada makin putus asa memikirkan target harga, gak usah dipikirkan š. Kalau masih kuat tambah pelan-pelan dan hold. Hari ini murah, besok bisa lebih murah. Hari ini mahal, besok bisa lebih mahal.
Kalau sudah mual dan muak, buang kiri aja š¤
The Sleeping š
selalu bijak dalam berinvestasi,
ini bukan ajakan jual beli saham.

$ADRO : Valuasi Sangat Murah dengan Masa Depan yang Besar?
Selamat Hari Sabtu teman-teman di $IHSG.
Saat banyak perusahaan energi menghadapi tekanan siklikal, valuasi ADRO justru berada di titik yang sangat menarik: PE 8x dan PBV 0.69x (angka keramat). Valuasi ini mencerminkan pasar yang hanya menilai bisnis hari ini, tetapi belum menghargai penuh TRANSFORMASI struktural ADRO menuju portofolio energi dan mineral yang jauh lebih beragam pada 2030.
Dalam 5 tahun ke depan, ADRO akan memiliki beberapa mesin pertumbuhan baru yang secara fundamental akan memperluas EARNING POWER perusahaan:
1. Harga Metcoal $ADMR akan kembali naik dengan peningkatan volume produksi dari ~6 juta ton menjadi 9 juta ton.
2. Smelter Aluminium ADMR mencapai kapasitas penuh 1.5 juta ton, menjadikannya salah satu produsen terbesar di Asia Tenggara.
3. PLTA Kayan mulai menghasilkan 1.375 GWh, menambah kontribusi earnings berbasis energi terbarukan.
4. Ekspor energi surya ke Singapura sebesar 0.4 GWh, membuka pasar premium regional dengan margin lebih tinggi.
Jika seluruh inisiatif ini berjalan sesuai rencana, pada 2030 pasar berpotensi melihat ADRO dari kacamata berbeda. Dengan lonjakan earnings yang signifikan, valuasi bisa menyusut menjadi setara PE ~3x berdasarkan harga hari ini.
Apabila pasar mulai menghargai ADRO seperti perusahaan energi bersih dan mineralābahkan dengan PE 10x, harga wajarnya bisa mendekati 6.000. Jika rerating bergerak ke PE 15x, valuasi teoretisnya bisa berada di sekitar 9.000.
4-6x lipat dalam 5 tahun? Akankah?
1/4




@teddytjan08 biar aja broo. jgn di counter, makin sedikit yg masok $ADRO makin bagus. yg penting lu percaya sama perusahaan ni, dibuktikan sama LKnya, oke gas simpen. nanti banyak yg masuk susah. zehahahah
Trading dan investasi adalah sama-sama langkah untuk mendapatkan cuan..
Menurut saya, pembedanya adalah
Trader adalah profesi atau pekerjaan, yang tiap harinya fokus untuk melakukan jual beli..
Investor adalah seseorang yang menanamkan uangnya untuk membeli aset yang bertumbuh untuk memperoleh keuntungan di masa depan..
Jadi tiap orang harus memilih, kalau memutuskan menjadi seorang trader ya harus fokus, tidak bisa disambi dengan bekerja atau berbisnis lainnya.. Kalau ingin tetap mempertahankan pekerjaan atau bisnisnya tapi pengen punya aset bertumbuh maka berinvestasilah..
Jangan mencampuradukkan dua hal mendasar tersebut, meskipun tujuannya sama, yaitu bertumbuh, bedanya hanya pada waktu saja.. Asalkan pilihannya tepat..
Salam semangat investasi, salam hormat trading š«”
Tujuannya sama-sama ššššššš
$PTBA $ADRO $INDF
@osusanto belajar dulu harga naik, turun, atau gak naik gak turun krn adanya kepentingan pak. Di Indonesia ini harga mayoritas dikendalikan market maker, tidak seperti saham Amerika yg lebih likuid apalagi Google. Market Indonesia ini tidak efisien beda sama Amerika. Baca lagi ada kepentingan $ADRO untuk buyback hingga pertengahan tahun 2026, smelter yg selesai akhir tahun ini, performance laba yg selalu naik setelah split off (jangan bandingkan sebelum split off). Mana ada pengusaha yang mau buyback sedangkan harga dibiarkan terbang, harga pasti ditahan dibawah spy ada kesempatan cicil ? Laba yg naik terus pasca split off, masih beranggapan $ADRO bermasalah tanpa usaha batubara ? Saya yakin tidak. Saham ini salah satu saham terbaik secara fundamental di bursa.
@Reyvaldo udh biasa terjdi bang ššš. skur cash msh ad 40% nan jdi bisa buat nmbh muatan $ADRO & $BBRI
Siapa yang Harus Bertanggung Jawab pada Kerusakan Alam dan Bencana Banjir yang Terjadi di Indonesia?
Mayoritas orang mungkin akan langsung mengatakan bahwa pejabat pemerintahan di Indonesia ikut andil dalam bencana banjir dan kerusakan alam. Bukan hanya karena mereka menandatangani izin di atas kertas, tetapi karena mereka membiarkan sistem yang mengubah hutan dan sungai menjadi kas tunai negara yang boleh dicairkan kapan saja. Setiap musim hujan ribuan warga mengungsi dan ratusan meninggal, sementara di ruang rapat Jakarta bencana itu hanya tampil sebagai angka di layar presentasi. Selama deforestasi dan tambang masih dianggap jalan pintas menutup defisit anggaran dan mengerek PDRB, izin pembukaan lahan di daerah tangkapan air akan terus mengalir. Ketika banjir menghantam Sumatera dan menewaskan lebih dari seratus tujuh puluh orang dalam satu musim, itu bukan semata murka alam, tetapi hasil kumulatif izin yang diteken satu per satu selama puluhan tahun. Yang tenggelam adalah warga di bantaran sungai dan kaki gunung yang tidak pernah duduk di meja yang memutuskan nasib hutan di atas rumah mereka. Di panggung politik nasional, pejabat yang berani menahan izin merusak sering tersisih, sementara pejabat yang patuh pada kepentingan cuan jangka pendek justru lebih aman kariernya. Selama pola hadiah dan hukuman di birokrasi masih seperti itu, pejabat yang diam melihat hutan habis sebenarnya sedang ikut menumpuk batu di atas kuburan korban banjir berikutnya.
Kalau lihat banjir Sumatera pekan ini, skala tragedinya tidak main-main. Laporan internasional dan data BNPB menunjukkan sedikitnya 174 orang meninggal di Sumatera akibat banjir bandang dan longsor yang dipicu hujan ekstrem, dengan 116 korban di Sumatera Utara, 35 di Aceh, dan 23 di Sumatera Barat, serta puluhan orang masih hilang. Lebih dari 3.200 rumah terendam, ribuan orang mengungsi ke shelter sementara, dan infrastruktur dasar seperti jembatan dan jalan banyak yang putus sehingga bantuan terlambat datang. Ini bukan peristiwa tunggal, melainkan bagian dari tren bencana yang makin sering. BNPB mencatat sekitar 4.938 bencana sepanjang 2023, didominasi banjir, cuaca ekstrem, longsor, dan kebakaran hutan. Jadi ketika pejabat bilang bencana ini sekadar ujian alam, data justru menunjukkan negara ini sedang memanen hasil keputusan tata ruang dan izin yang sangat longgar terhadap perusakan lingkungan.
Peran pejabat terlihat jelas ketika kita mengikuti alur uang dan izin. Hutan tidak akan tiba-tiba hilang sendiri, selalu ada tanda tangan di baliknya. Laporan Auriga dan organisasi lain mencatat bahwa kehilangan hutan primer dan sekunder sekitar 260 ribu hektare pada 2024 terutama terjadi di kawasan yang memang dibuka untuk pembangunan oleh keputusan pemerintah, bukan murni akibat perambahan liar tanpa sepengetahuan negara. Analisis Nusantara Atlas juga menunjukkan Indonesia kehilangan sekitar 242 ribu hektare hutan primer pada 2024, hanya sedikit turun dari tahun sebelumnya, dan hilangnya hutan itu sangat terkonsentrasi di Kalimantan, Sumatera, dan Papua yang dijejali izin sawit, kayu, dan tambang. Dengan kata lain, perusakan yang memperparah banjir bukan hanya akibat masyarakat kecil menebang pohon, tetapi terutama akibat kebijakan membuka jutaan hektare hutan untuk komoditas yang menguntungkan elite politik dan korporasi.
Di sisi tambang, gambarnya sama suram. Kementerian ESDM sendiri mengakui ada sekitar 2.741 titik tambang ilegal yang tersebar di seluruh Indonesia, banyak di antaranya di Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi. Kajian akademik memperkirakan lebih dari 2.700 lokasi tambang tanpa izin beroperasi, dengan setidaknya 104 kecelakaan tambang ilegal tercatat antara 2013 sampai 2021. Tambang ilegal sebesar itu tidak mungkin hidup tanpa pembiaran aparat dan pemerintah daerah, entah karena lemah, karena takut, atau karena ikut menikmati aliran uang. Presiden sendiri dalam pidato kenegaraan terbaru menyebut lebih dari seribu operasi tambang ilegal masih berjalan dan potensi kerugian negara dari sektor ini mencapai belasan miliar dolar. Setiap lubang tambang yang dibiarkan terbuka di lereng dan di tepi sungai adalah bom waktu banjir dan longsor, dan keputusan untuk menutup mata terhadapnya adalah keputusan politik, bukan takdir.
Korupsi perizinan sumber daya alam membuat semuanya semakin jelas. Komisi Pemberantasan Korupsi pernah menyeret pejabat Badan Pertanahan Nasional dan pejabat provinsi karena menerima sekitar 1,6 juta dolar Amerika suap untuk izin kebun sawit di Kalimantan. Studi tentang jejaring korupsi di sektor kehutanan mencatat ratusan terdakwa kasus korupsi kehutanan dan perizinan yang sudah diproses KPK, tetapi izin yang lahir dari praktik suap sering tetap dianggap sah di atas kertas. Terbaru, Kejaksaan Agung menyita sekitar 11,8 triliun Rupiah dari grup Wilmar dalam kasus korupsi izin ekspor minyak sawit, dan bahkan sampai menangkap hakim yang diduga menerima puluhan miliar Rupiah suap untuk membebaskan perusahaan. Ini bukan sekadar cerita nakal satu dua orang, ini menandakan izin yang menentukan nasib hutan dan lahan pangan bisa dibeli, sementara masyarakat di hilir menanggung banjir dan gagal panen.
Semua angka itu bersatu di lapangan menjadi pola yang investor dan warga rasakan sebagai bencana yang berulang. Ketika hutan primer yang fungsinya menahan air hilang ratusan ribu hektare per tahun, ketika ribuan tambang ilegal merusak lereng tanpa reklamasi, ketika izin sawit dan HTI dikeluarkan di daerah tangkapan air sungai, maka hujan ekstrem akan selalu menemukan jalur tercepat ke rumah warga. Tidak heran bencana hidrometeorologi banjir, longsor, puting beliung mendominasi lebih dari 95 persen bencana di Indonesia selama beberapa tahun terakhir. Jadi saat pejabat berdiri di depan kamera menyebut bencana sebagai ujian atau musibah, data yang sama-sama diterbitkan lembaga negara justru memberikan dakwaan balik bahwa kebijakan pembangunan telah mengikis daya tahan alam secara sistematis.
Tentu tidak semua pejabat sama. Ada kepala daerah yang turun tangan bersihkan pasar dan sungai, ada menteri yang mendorong moratorium izin baru, ada jaksa dan penyidik yang sungguh-sungguh mengejar mafia sumber daya alam. Namun tanpa perubahan struktural, upaya mereka sering hanya jadi fase panas sebulan yang kemudian menguap. Masyarakat yang tadinya ikut kerja-bakti kembali buang sampah ke sungai begitu razia longgar, sementara di atas kertas izin baru tetap keluar. Di titik ini, pejabat yang benar-benar peduli lingkungan sering berfungsi seperti rem tangan pada truk yang rem utamanya sudah blong, membantu memperlambat tetapi tidak mampu menghentikan laju kerusakan sendirian.
Intinya, pejabat pemerintahan ikut andil dalam bencana banjir dan kerusakan alam bukan hanya karena ada yang langsung korup, tetapi karena banyak yang rela kompromi dengan model pembangunan yang menjadikan hutan, sungai, dan pesisir sebagai collateral untuk pertumbuhan jangka pendek. Angka deforestasi yang ratusan ribu hektare per tahun, ribuan tambang ilegal yang dibiarkan, miliaran hingga triliunan Rupiah suap izin sumber daya alam, dan ribuan bencana hidrometeorologi per tahun adalah bukti keras bahwa masalah ini bukan sekadar perilaku individu, melainkan hasil pilihan politik kolektif. Selama izin merusak alam tetap lebih mudah didapat daripada keadilan bagi korban banjir, setiap tanda tangan di balik proyek tambang, sawit, dan PLTA yang menggerus hutan adalah bagian dari kronologi bagaimana satu musim hujan biasa bisa berubah menjadi bencana nasional.
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$ADRO $ITMG $PTRO
1/10










Baru buka data $AADI dari Simply Wall Street
https://cutt.ly/FtygUXOa
- Gambar 1 data Fair Value
- Gambar 2 Perbandingan PE Ratio dengan Usaha Sejenis di IHSG
- Gambar 3 Top Shareholder AADI saat ini
- Gambar 4 Perbandingan Dividen Market IHSG
Silahkan dibuka, Pelajari dan Riset sendiriā¦
Disclaimer: Ini sekedar sajian Informasi dan Bukan ajakan jual beli Saham..
Sekedar Tag:
$ADRO $ITMG
1/4



