2,340

+20

(0.86%)

Today

121.91 M

Volume

160.72 M

Avg volume

Company Background

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) merupakan perusahaan energi yang terintegrasi secara vertikal di Indonesia dengan bisnis di sektor batubara, energi, utilitas dan infrastruktur pendukung. Disamping itu ADRO juga mempunyai lini bisnis seperti logistik dan ketenagalistrikan yang terintegrasi melalui anak-anak perusahaan dan ketenagalistrikan. Lokasi utama operasional Adaro berada di propinsi kalimantan selatan. Produk utama Adaro adalah Environcoal, batubara termal dengan kadar polutan yang rendah. Adaro Energy juga memiliki aset batubara metalurgi yang beragam mulai dari batubara kokas semi lunak sampai batubara kokas... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Yang punya harga bawah hold keras $INDY $PTBA $ADRO

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Hari Minggu, Harinya Buku: Zero to One by Peter Thiel #5

Selamat pagi teman-teman di $IHSG.

Di Hari Minggu ini, saya ingin membedah sebuah buku yang bukan sekadar buku bisnis, melainkan buku tentang CARA BERPIKIR membangun masa depan. Buku ini bukan berbicara tentang kompetisi biasa, tetapi tentang bagaimana menciptakan sesuatu yang benar-benar baru, dari NOL menjadi SATU.

Sebagai investor, buku ini penting karena ia mengajarkan kita MEMBEDAKAN antara perusahaan yang sekadar bertumbuh (1 ke n) dan perusahaan yang benar-benar menciptakan lompatan nilai (0 ke 1).

Berikut beberapa bab yang menurut saya paling PENTING:



Bab 1 – The Challenge of the Future

Thiel membuka dengan satu tesis sederhana: kemajuan sejati bukanlah KEBERLANJUTAN (dari 1 ke n), melainkan DISRUPSI (dari 0 ke 1). Dunia menghargai keberlanjutan, tetapi kekayaan luar biasa lahir dari INOVASI.

Perusahaan yang hanya mereplikasi model bisnis yang sudah ada mungkin bisa tumbuh, tetapi jarang menghasilkan return EKSPONENSIAL jangka panjang. Multibagger lahir dari perusahaan yang menciptakan kategori baru atau mendominasi KOLAM yang belum tersentuh.



Bab 3 – All Happy Companies Are Different

Thiel berargumen bahwa semua perusahaan sukses itu UNIK. Mereka membangun MONOPOLI. Sebaliknya, perusahaan yang gagal biasanya terjebak dalam KOMPETISI sempurna.

Dalam ekonomi kompetitif, MARGIN tergerus, PROFIT tipis, dan energi habis untuk bertahan hidup. Dalam monopoli kreatif, perusahaan memiliki PRICING power, skala, dan keunggulan struktural.

Return tinggi dalam jangka panjang hampir selalu datang dari bisnis yang memiliki moat kuat, NETWORK effects, BRAND dominance, proprietary technology, atau COST leadership.

Kompetisi itu mahal. Monopoli itu bernilai.



Bab 5 – Last Mover Advantage

Berbeda dari konsep first-mover advantage, Thiel menekankan pentingnya menjadi “last mover”—perusahaan yang tidak hanya masuk lebih dulu, tetapi bertahan PALING LAMA dan mendominasi pasar.

Nilai perusahaan tidak ditentukan oleh profit tahun ini, melainkan oleh total arus kas yang bisa dihasilkan sepanjang hidupnya. Perusahaan yang membangun posisi dominan JANGKA PANJANG akan menang secara eksponensial.

Valuasi tinggi bisa masuk akal jika perusahaan benar-benar memiliki DURABILITY of earnings. Namun tanpa keunggulan struktural, valuasi premium hanyalah ilusi.

Sebagai investor, kita harus berpikir dalam HORIZON 10–20 tahun, bukan kuartalan.



Bab 7 – Follow the Money

Thiel membahas hukum kekuatan (power law): dalam venture capital, sebagian besar return datang dari SEGELINTIR investasi. Mayoritas lainnya hampir tidak signifikan.

Distribusi return tidak normal = ASIMETRIS

Dalam portofolio, beberapa posisi besar yang benar-benar unggul akan menentukan hasil akhir. Diversifikasi memang penting untuk manajemen risiko, tetapi over-diversification dapat MENGENCERKAN dampak dari conviction ideas.

Di pasar saham pun demikian. Multibagger jarang, tetapi ketika ditemukan dan dikelola dengan benar, ia bisa mengompensasi banyak kesalahan kecil.



Refleksi untuk saya dan kita semua:

Zero to One mengajarkan kita untuk mencari perusahaan yang:
• Menciptakan atau mendominasi SAMUDERA baru
• Memiliki MOAT yang jelas dan sulit ditiru
• Beroperasi di INDUSTRI dengan struktur menguntungkan
• Mampu MEMPERTAHANKAN keunggulan dalam jangka panjang
• Berpotensi menghasilkan return ASIMETRIS

Sebagai investor, tugas kita bukan sekadar membeli PERUSAHAAN MURAH. Tugas kita adalah mengidentifikasi perusahaan MURAH dan MAMPU membangun masa depan.

Karena pada akhirnya, HAL BESAR jarang lahir dari mengikuti arus. Ia lahir dari memahami di mana nilai eksponensial sedang diciptakan, sebelum mayoritas MENYADARINYA.

Selamat Berakhir Pekan semuanya, semoga Buku ini membantu kalian semua.

$ADRO $BBCA

Read more...

1/7

testestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Selamat  pagi/sing/sore/malam Saudara/i,

Perkenalkan, saya Linda Istiningrum, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Jakarta.

Saat ini saya sedang melakukan pra-riset mengenai Insight dan Perilaku Investasi Generasi Z di Pasar Modal.

https://cutt.ly/8tEmz7r1

Berkenanan dengan hal tersebut, saya harap Saudara/i berkenan untuk meluangkan waktu keitar 3-5 menit guna mengisi koesioner ini berdasarkan pemahaman dan pengalaman pribadi. Semua jawaban yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan akademis. Atas perhatian dan kesediannya, saya ucapkan terima kasih.

Hormay saya,

Linda Istiningrum

random tag $PPRE $BNBR $ADRO

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

"Instagram"

Instagram: James.Jayadi
Link Insta: https://cutt.ly/ctEnL2kC

Random tags:
$ADRO $ANTM $MEDC

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Selat Hormuz: Tombol Panic Pasar Global yang Bisa Mengguncang IHSG

Di tengah konflik Iran, Israel, dan Amerika, ada satu lokasi yang menjadi perhatian utama pasar dunia: Selat Hormuz.
Banyak yang tidak sadar, perang bukan hanya soal militer. Tapi soal jalur logistik. Dan Selat Hormuz adalah jalur logistik energi paling penting di dunia.

Kenapa Selat Hormuz Sangat Kritis?
Sekitar 20% pasokan minyak dunia melewati Selat Hormuz setiap hari. Artinya, 1 dari 5 barel minyak global bergantung pada jalur sempit ini.
Lebih dari itu, sekitar seperempat perdagangan minyak laut dunia dan sekitar 20% LNG global juga melewati jalur ini.

Masalahnya, jalur ini sangat sempit. Pada titik tersempit, lebarnya hanya sekitar 33 km, dan jalur kapal efektif hanya sekitar 3 km per arah. Artinya, sangat mudah terganggu secara militer.
Jika jalur ini terganggu, dampaknya langsung ke seluruh dunia.

Apa yang Terjadi Sekarang?
Konflik Iran dengan Israel dan Amerika meningkatkan risiko penutupan Selat Hormuz. Bahkan laporan terbaru menunjukkan kapal tanker mulai menunda dan menghentikan pengiriman karena risiko keamanan meningkat.
Jika jalur ini terganggu, harga minyak bisa melonjak drastis dan memicu volatilitas besar di pasar saham global.
Ini bukan teori. Ini mekanisme pasar.

Dampak Langsung ke Pasar Saham dan IHSG
Ketika Selat Hormuz terganggu, efek domino terjadi:

Harga minyak naik → saham energi naik
Inflasi global naik → suku bunga berisiko tetap tinggi
Investor global risk off → dana keluar dari emerging market
IHSG menjadi volatil dan rotasi sektor terjadi

Sektor yang Berpotensi Diuntungkan:
Energi ($MEDC, Elsa,AKRA, PGAS)
Batubara ($ADRO, PTBA, ITMG)
Emas dan komoditas (MDKA, $ANTM)
Karena mereka diuntungkan dari kenaikan harga energi dan komoditas.

Sektor yang Berpotensi Tertekan:
Perbankan (BBCA, BBRI, BMRI, BBNI) → sensitif terhadap foreign outflow
Transportasi → biaya operasional naik
Consumer → daya beli bisa tertekan akibat inflasi

Kesimpulan
Selat Hormuz bukan sekadar jalur laut. Ini adalah tombol panic pasar global.
Jika tetap aman → pasar stabil
Jika terganggu → harga minyak naik, inflasi naik, rotasi sektor terjadi
Jika ditutup → pasar global bisa mengalami shock besar
Smart money selalu bergerak lebih dulu sebelum mayoritas investor sadar.
Dan saat ini, fokus utama dunia bukan hanya perang. Tapi Selat Hormuz.

✅Kalau insight seperti ini bermanfaat, FOLLOW untuk update analisa selanjutnya.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Satu Hal yg gw syukuri dengan kejadian perang seperti ini , yaitu gw bisa tidur nyenyak di negara tercinta indonesia.

Walau kondisi ekonomi ga baik baik saja, pemerintah ya begitulah, tapi setidaknya gw aman n bs mencari rejeki yg cukup serta investasi disini dengan tenang tanpa ada perang.

Bangga n tenang menjadi warga negara Indonesia 🔥🔥🔥

$ADRO
$PTRO
$EMAS

Siap-siap.

$IHSG $MEDC $ADRO

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Kita Tunggu Minggu Depan…
Mau Naik sampai Berapa ini Gold, Oil & Gas dan Batubara dan Tembaga Lainnya…

$IHSG $AADI $ADRO

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

IRAN vs ISRAEL & AMERIKA: Dampak Besar ke IHSG, Ini Sektor yang Berpotensi Naik dan Tertekan

Konflik Iran, Israel, dan Amerika bukan sekadar isu geopolitik regional. Ini adalah katalis global yang bisa mengubah arah arus dana, harga komoditas, inflasi, dan pergerakan pasar saham, termasuk IHSG. Dampaknya tidak merata—ada sektor yang diuntungkan, dan ada yang berisiko tertekan.

1. Sektor Energi – Potensi Beneficiary Utama
Timur Tengah adalah pusat produksi minyak dunia. Ketika konflik meningkat, risiko gangguan suplai membuat harga minyak cenderung naik. Ini menjadi katalis positif bagi saham energi seperti $MEDC, AKRA, dan PGAS. Kenaikan harga minyak secara langsung meningkatkan margin dan profitabilitas perusahaan energi. Secara historis, setiap eskalasi konflik Timur Tengah hampir selalu diikuti penguatan sektor energi.

2. Sektor Komoditas – Efek Domino Positif
Selain minyak, batubara dan emas juga berpotensi naik. Batubara diuntungkan karena menjadi alternatif energi ketika harga minyak mahal. Sementara emas menjadi safe haven utama saat ketidakpastian meningkat. Saham seperti $ADRO, PTBA, ITMG, dan $MDKA berpotensi mendapat sentimen positif dari pergeseran dana ke aset berbasis komoditas.

3. Sektor Transportasi & Maskapai – Tekanan dari Kenaikan Biaya
Harga minyak yang tinggi meningkatkan biaya bahan bakar, yang merupakan komponen biaya terbesar sektor transportasi dan maskapai. Ini bisa menekan margin dan profitabilitas. Saham di sektor transportasi dan logistik berpotensi mengalami tekanan jika harga energi bertahan tinggi.

4. Sektor Perbankan – Sensitif terhadap Risk Off Global
Saat konflik meningkat, investor global cenderung menarik dana dari emerging markets dan memindahkan ke aset safe haven. Ini bisa memicu net foreign sell di sektor perbankan seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Bukan karena fundamental memburuk, tapi karena rotasi dana global dan penghindaran risiko.

5. Sektor Konsumer – Tertekan Jika Inflasi Naik
Kenaikan harga energi bisa memicu inflasi, yang menekan daya beli masyarakat. Jika inflasi meningkat, sektor konsumsi seperti retail dan consumer goods berpotensi mengalami perlambatan pertumbuhan.

6. Dampak ke IHSG Secara Keseluruhan
Dalam jangka pendek, IHSG cenderung volatil karena ketidakpastian meningkat. Namun jika harga komoditas tetap tinggi, ini justru bisa menjadi penopang IHSG karena Indonesia adalah negara eksportir komoditas. Artinya, koreksi bisa bersifat terbatas dan sektoral, bukan crash menyeluruh.

Kesimpulan dan Strategi
Konflik ini menciptakan rotasi sektor, bukan kehancuran pasar secara keseluruhan. Dana cenderung mengalir ke sektor energi, komoditas, dan safe haven, sementara sektor sensitif biaya energi dan aliran dana asing berpotensi tertekan.

Pasar selalu bergerak mengikuti aliran uang, bukan sekadar berita. Dan saat ini, aliran uang cenderung menuju sektor berbasis komoditas dan energi.

✅Kalau insight seperti ini bermanfaat, FOLLOW untuk update analisa selanjutnya.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO Tren naik kali ini tidak bisa dibendung. Isu minyak global yang naik signifikan, tapi jalur pelayaran juga kacau. Maka tidak ada lagi halangan batubara ADRO bakal jadi nomor 1. Kalau pun turun, langsung serok.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@Susahdah Gw udah bersih2 porto. Semua yang ijo gw TP dari rabu siang. Selesainya kamis pagi. Itu pun sebenarnya nyaris telat.

Pemicu gw melalukan itu adalah momen perundingan di Jenewa yang most likely bakal gagal karena sebelum perundingan itu Trump udah pidato bikin fitnah soal nuklir Iran, sebuah prosedur standar Amerika sebelum menyerang negara lain.

Cash is King.

$ANTM $INCO $ADRO

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Daftar emiten yang rajin bagikan dividen 1 tahun 2x ☺️

$ITMG $MBAP $ADRO

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Apakah Uang Patungan Anggota BOP (Board Of Peace) digunakan untuk Membangun kembali pangkalan Militer USA di Bahrain, Kuwait, Qatar, UEA dan Jordan Yang porak poranda di Gempur Iran…??? 😂😂😂😂

Atau Minggu Depan Mereka Distribusi Gold simpanannya …


$IHSG $ADRO $AADI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

ingat momment dividen bank himbara dan saham sebentar lagi .. jangan panik berlebih, biasanya moment gini dimanfaatkan orang mau serok
$BBNI $ADRO $MEDC

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO
erkhmm ekhem, bismillah biar ga dibilang antam mulu,
welcome adaro

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

yah, gw blm selesai akum $ADRO $ESSA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO Meminimalkan resiko saya CP dulu untuk sementara area 50 : 50 ⚠️ ⚠️ ⚠️ ⚠️ merasa nge gambling jika tidak lht kondisi dulu

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Jika sudah keadaannya seperti ini, apakah tetap pada analisa tekhnikal ? Apakah akan berpengaruh gap gapan dll ? Yg saya tahu semua tentang keadaan global, semua tentang kepentingan di sebuah emiten.
$ADRO $ANTM $ENRG

@muhammadrifqidefansyah
Disclamer:Bukan Ajakan Membeli dan Menjual Emiten. Keuntungan dan kerugian teman teman bukan tanggung jawab saya.
ADRO udah dijual pak, itu juga masuk di harga 1600 an . Dan Masuk lagi Diharga 2000an Cutloss karena mengejar saham lain. Kalau Masuk Sekarang Saya Ga berani masih menunggu Momentum Exdate Pembagian Deviden kalau saya. (Ini Buat Investasi ya pak bukan trading)
Ini Analisa dari Sisi MSCI dan Buyback

Kalau dari Analisa MSCI. Berdasarkan data terbaru Februari 2026, status PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dalam indeks MSCI adalah sebagai berikut:
MSCI Global Standard Indexes: Tidak masuk.

ADRO resmi keluar (terdepak) dari indeks utama ini pada rebalancing Agustus 2025.

Posisinya di indeks ini digantikan oleh saham lain seperti DSSA dan CUAN.

MSCI Small Cap Indexes: Masuk.
Setelah keluar dari indeks standar, ADRO "turun kelas" dan dimasukkan ke dalam kategori Small Cap bersama dengan anak usahanya, AADI (Adaro Andalan Indonesia).

Update Februari 2026:
Pada Quarterly Index Review Februari 2026, tidak ada perubahan untuk status ADRO.

MSCI saat ini sedang menerapkan kebijakan "interim freeze" (pembekuan sementara) terhadap penambahan konstituen baru untuk pasar Indonesia karena kekhawatiran terkait transparansi free float.

Perubahan indeks periode ini hanya mencakup penghapusan atau perpindahan turun antar-segmen (seperti INDF yang turun ke Small Cap).

Kesimpulan: ADRO tetap menjadi bagian dari keluarga indeks MSCI, namun saat ini berada di kategori MSCI Indonesia Small Cap, bukan lagi di indeks Global Standard (indeks utama).

Analisa Buyback $ADRO
Program pembelian kembali saham (buyback) PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dijadwalkan berlangsung hingga 3 Juni 2026.

Berikut adalah detail penting terkait periode dan ketentuan buyback tersebut:
Masa Berlaku: Program ini dilaksanakan selama 12 bulan, terhitung sejak mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 2 Juni 2025.

Anggaran Dana: Perseroan menyiapkan dana maksimal sebesar Rp4 triliun untuk aksi korporasi ini.

Batasan Saham: Jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 10% dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh perusahaan.

Sumber Dana: Seluruh pendanaan buyback berasal dari kas internal perusahaan, sehingga diklaim tidak akan memengaruhi kondisi keuangan secara signifikan.

Tujuan Utama: Meningkatkan likuiditas perdagangan sehingga harga saham dapat lebih mencerminkan nilai fundamental perusahaan.

Sebagai informasi tambahan, ADRO juga baru saja melakukan pengurangan modal dengan membatalkan sekitar 1,36 miliar saham treasuri hasil buyback periode sebelumnya (tahun 2024) untuk mengoptimalkan struktur permodalannya.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

apakah $ADRO dan $TINS akan melambung ngab?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO siap serok aja lah Senen pasti arb...

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

SEKTOR ENERGY :

$ADMR $AADI $ADRO

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

bakal panjang ini urusannya

pegang komoditi di $IHSG udah paling bener dah

$ADRO ada 85% ADMR
$ESSA ada amoniak dan LPG
MEDC ngga usah dibahas, bisa ARA berhari hari dah

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Grup Triputra itu wonderful semua, cuma yang paling popular memang $TAPG karena interimnya dicicil di frekuensi yang banyak, yang memang keputusan yang wonderful juga untuk mengurangi dividend trap dan memberi fleksibilitas lebih kepada shareholders

Selain itu, Grup $SRTG, Grup $ADRO, Grup Triputra, dan Grup Merdeka itu masih afiliasi persepupuan, karena sama-sama keluarga dan keturunan alumni-alumni Grup Astra, jadi secara kualitas manajemen, GCG, dan capital allocation skills-nya sama-sama wonderful

Kalo di Jepun ekivalennya Sogo Shosha, kalau di Amerika (ketar-ketir) ekivalennya Berkshire

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Tulisan #7 — Dividend Trap Itu Nyata

Ada momen ketika sebuah imbal hasil terlihat terlalu menarik untuk diabaikan. Angkanya tinggi, jauh di atas rata-rata, dan terasa seperti peluang yang jarang datang dua kali. Kita mulai membayangkan cashflow yang besar, membandingkan dengan instrumen lain, lalu merasa telah menemukan sesuatu yang “lebih cerdas” dari kebanyakan orang. Di sinilah ilusi sering bekerja tanpa kita sadari. Kita terpikat pada persentase, bukan pada cerita di belakangnya. Kita melihat hasil yang besar, tetapi tidak selalu bertanya mengapa ia terlihat sebesar itu.

Dividend trap biasanya tidak datang dengan peringatan yang jelas. Ia justru hadir dalam bentuk yang paling meyakinkan: yield tinggi, histori pembagian yang terlihat stabil, dan harga yang tampak murah dibanding masa lalu. Secara psikologis, kombinasi ini menciptakan rasa urgensi. Kita takut kehilangan peluang. Kita merasa jika tidak segera masuk, orang lain akan lebih dulu menikmati hasilnya. Padahal dalam banyak kasus, yield tinggi bukanlah hadiah, melainkan refleksi dari risiko yang belum sepenuhnya kita pahami. Harga bisa turun karena pasar meragukan prospek bisnis, bukan karena pasar “lalai” melihat peluang.

Secara teknis, dividend trap sering berkaitan dengan penurunan laba, arus kas yang melemah, atau struktur utang yang semakin berat. Ketika harga saham turun signifikan, yield secara matematis memang naik. Namun kenaikan itu tidak selalu mencerminkan kekuatan bisnis. Jika laba terus tergerus atau arus kas operasional tidak lagi cukup menopang pembagian, maka dividen bisa dipangkas atau bahkan dihentikan. Kita yang masuk hanya karena terpikat yield tinggi akhirnya menghadapi dua tekanan sekaligus: penurunan harga dan pemotongan dividen.

Masalah terbesar dari dividend trap bukan hanya kerugian finansial, tetapi cara berpikir yang keliru di awal. Kita berasumsi bahwa angka tinggi identik dengan nilai tinggi. Kita merasa sudah cukup melakukan analisis karena melihat histori pembagian dan persentase imbal hasil. Padahal menjadi dividend investor realistis menuntut kita untuk melangkah lebih dalam. Kita perlu memahami model bisnis, siklus industrinya, kualitas arus kasnya, dan ruang manajemen untuk bertahan di masa sulit. Tanpa itu, kita hanya sedang membeli angka, bukan bisnis.

Dalam perjalanan membongkar ilusi, kita belajar bahwa tidak semua yang terlihat menguntungkan benar-benar aman. Dividend trap mengingatkan kita bahwa stabilitas tidak bisa dinilai dari satu indikator saja. Ia harus dibaca dalam konteks yang lebih luas dan lebih jangka panjang. Dengan menjaga cara berpikir ini, kita tidak mudah terpikat oleh angka yang mencolok, dan tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa yield tinggi adalah peluang emas. Kita bergerak lebih hati-hati, karena kita tahu bahwa tujuan kita bukan sekadar mendapatkan hasil besar hari ini, tetapi membangun sistem yang mampu bertahan besok.

$DMAS $ADRO $UNTR

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO wonderful company

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Trump Sengaja Serang Iran Untuk Menutupi Kasus Epstein?

Kita tahu bersama Trump adalah salah satu orang yang paling banyak disebut di file Epstein.
Mengalahkan jumlah Bill Gates dan Bill Clinton.
Buat yang belum tahu siapa Epstein, dia adalah PDF File yang doyan ajak kawan-kawannya untuk main sama anak. Kalau anak kalian diajak main sama mereka, jangan mau.

Bill Gates sudah mengaku selingkuh sama dua wanita dengan bantuan Epstein. Dia minta maaf karena ketahuan. Kalau tidak ketahuan, ya ndak minta maaf kali. Kesalahan adalah kesalahan jika ketahuan atau jika polisi bilang begitu. Kalau tidak ketahuan dan polisi tidak tangkap Bill Gates maka itu artinya bukan kesalahan. Mungkin itu yang ada di pikiran Bill Gates. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Mungkin saja Bill Gates merasa duitnya banyak jadi bisa bisa bebas selingkuh dan bikin pandemi di dunia demi depopulasi. Tapi sekali lagi ini hanya dugaan karena kita tidak tahu isi kepala Bill Gates.

Jadi banyak yang bilang kalau Trump sengaja bikin perang dengan Iran diduga untuk mengalihkan isu dari Epstein File. Playbook yang sama dengan di Indonesia. Ketika lagi ada kasus politik maka besoknya ada berita artis selingkuh atau artis kena grebek narkoboy.

Jika itu yang terjadi, maka itu artinya pengalihan isu di Indonesia kalah jauh dengan pengalihan isu di Amerika. Pengalihan isu di Amerika bisa memicu perang dunia ketiga.

Orang yang sudah borong emas jauh hari mungkin lagi tertawa sekarang karena Trump bikin kaya mereka. Sedangkan warga Iran yang kena serang mungkin lagi pusing sekarang, mikir nyawa mereka gimana nanti, hidup mereka besok seperti apa.

Saya berharap Indonesia tidak ikut-ikutan dalam perang ini. Capek-capek kita trading saham jangan sampai itu lenyap hanya karena Trump gila. Ingat Trump jadi presiden itu cuma 4 tahun. Kalau Trump tidak mati duluan, mungkin dia akan jadi presiden sampai Januari 2029. Semoga Trump tidak mengusulkan ubah konstitusi biar dia bisa jadi presiden 3 periode seperti salah satu presiden yang ada $BUMI beberapa tahun lalu. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Sekarang 2026. Itu artinya dalam 3 tahun ke depan Trump mungkin akan melakukan berbagai cara untuk menghapus jejak Epstein, sekalipun itu harus perang.

Saya terus terang tidak tahu apa yang akan terjadi di hari senin naanti. Sekarang hari sabtu, besok minggu. Harga emas sudah meroket. Dampak pada saham belum ketahuan karena semua bursa dunia lagi liburan. Kripto BTC nyungsep, tadi saya lihat harganya 63.000 dollar.

Banyak investor di stream Stockbit saya lihat sudah mikir mau koleksi saham komoditas. Saya melihat banyak yang masih optimis sama saham meskipun dunia berpotensi masuk ke perang dunia ketiga.Optimisme orang Indonesia memang tidak ada duanya. Semoga Indonesia aman. Amiiiin.

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$ADRO $BRMS

Read more...

1/9

testestestestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Waduh kalo beneran 5000 lot mending di invest ke yang fundamental bagus macam $BBRI $ADRO $BSSR dapet dividen 10% setahun udah hidup tenang. Sayang sekali kok malah dimasukin ke gorengan semua

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@skydrugz27 jossss gandossss ulasannya Bro👍.....EPS nya $LPPF diatas 300. Smg dividennya sama kayak tahun lalu🤲🤲🤲
$ITMG,$ADRO

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy