2,400

-70

(-2.83%)

Today

180.61 M

Volume

166.83 M

Avg volume

Company Background

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) merupakan perusahaan energi yang terintegrasi secara vertikal di Indonesia dengan bisnis di sektor batubara, energi, utilitas dan infrastruktur pendukung. Disamping itu ADRO juga mempunyai lini bisnis seperti logistik dan ketenagalistrikan yang terintegrasi melalui anak-anak perusahaan dan ketenagalistrikan. Lokasi utama operasional Adaro berada di propinsi kalimantan selatan. Produk utama Adaro adalah Environcoal, batubara termal dengan kadar polutan yang rendah. Adaro Energy juga memiliki aset batubara metalurgi yang beragam mulai dari batubara kokas semi lunak sampai batubara kokas... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@Ignasiusyudi $ADRO blum muncul om

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO

sejak kebangkitan China (yang artinya American tantrum), keamanan negara mestinya diprioritaskan daripada hitung2an ekonomis.

Perang Iran kali ini menghentikan supply gas kemana-mana. Indonesia mestinya santai saja melihat masalah ini kalau proyek Dimethyl Ether dari batubara sudah siap dari sejak lama.

Indonesia yang adalah net importir minyak mestinya sudah masuk ke EV sejak lama dan kesepakatan supply listrik $ADRO mestinya dipercepat, MIHEPnya diakselerasi supaya jadi 2028, bukan 2030. ladang listrik solar Cell nya mestinya sudah jadi sejak kapan tau.

dll
dst
dsb

negeri ini kagak ngarti skala prioritas 😮‍💨

duit MBG itu mendingan dipake subsidi produksi DME, supply listrik, dan produksi EV. Oya, sekalian subsidi $TPIA bikin fasilitas DME to Olefins biar ngga tergantung sama Timur Tengah.

nah itu baru "supply side policy" yang sesuai jaman.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO Sudah saatnya balik ke 1650

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Kedengarannya seperti... hari ini berbeda. Beberapa nama yang kemarin ramai diperbincangkan, yang menjadi bahan tawa "cuan ya cuan", kini diam tak bergerak di batas bawah. Layar menampilkan angka-angka yang tidak bisa dijual, sementara di kolom komentar, nasihat-nasihat bijak tetap mengalir: "belajarlah dari yang berhasil kaya dari market", "story growth masih panjang"

Kedengarannya seperti ada keanehan yang terasa, meski belum bisa disebut. Seperti menonton pertunjukan yang sama, dengan pemain yang sama, tetapi panggungnya mulai goyah.

Tampaknya ada kelelahan yang mendalam ketika kita terus-menerus mencoba memecahkan teka-teki ekonomi global, arah kebijakan negara, hingga prediksi gempa pasar yang seolah tak kunjung usai. Sepertinya ada beban yang sangat berat saat kita merasa harus menjadi ahli geopolitik hanya untuk menentukan nasib tabungan kita sendiri.

...Menjadi ahli geopolitik?

Sepertinya kita sudah terlalu lama terjebak dalam percakapan tentang "masalah" dan "solusi" makro yang sebenarnya berada jauh di luar kendali kita. Ada kesan bahwa jika kita tidak memahami setiap pergerakan dana besar atau skenario global, kita tidak akan pernah aman.

Itu benar. Wajar jika ada yang bertanya-tanya. Wajar jika ada yang merasa bahwa sesuatu tidak beres ketika nasihat tentang momentum dan solusi terus bergema, sementara di belakang layar, aset yang menjadi bahan pembicaraan itu justru tak bisa disentuh.

Namun, saya penasaran. Bagaimana perasaan Anda jika ternyata menghabiskan waktu berjam-jam untuk menganalisis ekonomi dunia justru membuat Anda kehilangan pandangan terhadap hal yang paling nyata: nilai dari bisnis yang Anda miliki?

...Nilai bisnis yang Anda miliki?

Tuan Pasar

Tampaknya kita sering lupa bahwa kita memiliki mitra bisnis bernama 'Pasar' yang sangat emosional. Setiap hari, ada seorang tamu yang datang ke pintu Anda. Namanya Tuan Pasar. Ia ramah, selalu membawa tawaran. Kadang ia datang dengan wajah berseri-seri, menawarkan harga yang membuat Anda tergoda untuk menjual semuanya padanya. Kadang ia datang dengan ketakutan yang luar biasa, memohon agar kita membeli darinya dengan harga yang tidak masuk akal murahnya.

Yang menarik dari Tuan Pasar adalah: ia tidak pernah memaksa. Ia hanya menawarkan. Terserah Anda apakah hari ini Anda ingin bertransaksi dengannya, atau cukup mengucapkan terima kasih dan menutup pintu.

Sepertinya ada pengakuan yang jujur bahwa kita tidak perlu setuju dengan suasana hatinya. Kita hanya perlu mengenalinya sebagai peluang, bukan sebagai instruksi.

...Peluang, bukan instruksi?

Masalahnya, banyak dari kita mulai percaya bahwa Tuan Pasar adalah nilai sebenarnya. Kita ikut bersorak saat ia bersorak, panik saat ia panik. Kita lupa bahwa di balik pintu, ada laporan-laporan yang bisa kita baca, ada bisnis-bisnis yang bisa kita pahami, ada nilai yang tidak berubah hanya karena Tuan Pasar sedang bad mood.

Tampaknya kita mulai menyadari bahwa di dunia nyata, segala sesuatu biasanya bergerak di antara 'cukup baik' atau 'tidak terlalu bagus'. Namun di layar monitor, persepsi sering kali berayun secara ekstrem dari 'tanpa cela' menjadi 'tanpa harapan'. Ada ketenangan yang muncul saat kita berhenti mencoba meramal kapan 'gempa' akan berakhir dan mulai fokus pada laporan keuangan serta kesehatan operasi perusahaan yang kita percayai.

Sepertinya kearifan sejati bukan datang dari kemampuan kita mengikuti narasi yang berubah setiap kali pasar memerah, melainkan dari keberanian untuk membentuk gagasan sendiri tentang nilai sebuah aset—berdasarkan fakta, bukan berdasarkan kegelisahan orang lain.

Jadi, ketika hari ini Tuan Pasar datang dengan wajah yang berbeda untuk saham-saham tertentu, dan ketika di luar sana suara-suara tetap ramai memberi petunjuk kapan harus mengejar momentum dan kapan harus trading teknikal, ada satu pertanyaan yang mungkin perlu kita tanyakan hanya pada diri sendiri:

"Besok, ketika Tuan Pasar datang lagi dengan tawaran barunya, apakah saya akan bertanya pada laporan di tangan saya, atau pada keramaian di luar sana?"

Jika setiap hari 'Pasar' akan terus menawarkan harga yang berubah-ubah sesuai suasana hatinya, bagaimana cara Anda memastikan bahwa keputusan Anda hari ini didasarkan pada perhitungan nilai yang kokoh, dan bukan sekadar reaksi terhadap kecemasan pihak lain yang sedang kehilangan arah?

$BBCA $ADRO $MEDC

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DEWA – Story yang lagi dibangun

Beberapa hari ini muncul report baru yang cukup menarik tentang Darma Henwa.

Analis bahkan kasih target price 800.

Kenapa bisa se-bullish itu? Ini poin pentingnya.



1️⃣ DEWA lagi transformasi bisnis

Perusahaan mulai mengurangi outsourcing dan meningkatkan in-house contractor sampai ~96% kapasitas.

Efeknya?

Margin bisa naik karena biaya kontraktor eksternal berkurang. 



2️⃣ Volume kerja tambang diproyeksi naik

Proyeksi overburden removal:

2025 → ±109 mbcm
2026 → ±163 mbcm
2027 → ±194 mbcm

Artinya ada ekspansi pekerjaan cukup besar dalam 2–3 tahun. 



3️⃣ Laba berpotensi melonjak

Forecast analis:

2024 → Rp16 miliar
2025F → Rp313 miliar
2026F → Rp870 miliar
2027F → Rp1.17T

Growthnya sangat agresif kalau eksekusi berjalan lancar. 



4️⃣ Dapat pendanaan Rp5T

DEWA baru mendapatkan pinjaman sindikasi dari BCA & Mandiri sekitar Rp5 triliun.

Mayoritas untuk:

• beli alat berat
• modal kerja
• ekspansi proyek tambang 



5️⃣ Ada opsi story baru

Selain coal contracting, perusahaan juga eksplor potensi tambang emas di Aceh.

Masih early stage, tapi bisa jadi narrative tambahan.




📌 Kesimpulan

Story DEWA sekarang:

• ekspansi volume
• transformasi bisnis
• potensi lonjakan laba

Tapi tetap tergantung eksekusi di lapangan.

Kalau ramp-up berhasil → earnings bisa berubah drastis.


DYOR. NFA

Random Tag $BUMI $ADRO

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO ternyata bisa juga tangal 8

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Kedengarannya seperti... hari ini berbeda. Layar yang biasanya ramai dengan tawa "cuan ya cuan" tiba-tiba menunjukkan warna yang tak terbantahkan. Merah membeku. Dan di tengah beku itu, suara-suara yang biasa lantang kini berganti nada.

Tampaknya ada suasana yang sangat berat yang harus kita lalui ketika melihat angka-angka di layar tidak lagi bergerak dan terkunci di titik terendahnya. Sepertinya ada perasaan lelah karena harus terus-menerus mencari jawaban atas pertanyaan "apa yang sebenarnya terjadi," sementara kita dipaksa untuk terus menunggu sebuah solusi atau keajaiban yang entah kapan akan datang.

...Entah kapan akan datang?

Sepertinya ada kenyamanan sesaat ketika kita mendengar bahwa gejolak ini hanyalah masalah teknis atau sekadar pemicu dari luar yang akan segera berakhir. Rasanya sangat membantu jika kita percaya bahwa ada seseorang yang tahu kapan waktu terbaik untuk kembali.

Kedengarannya seperti ada keheningan yang canggung di antara semua kata-kata bijak itu. Seperti pesta yang tiba-tiba kekurangan bahan bakar, dan para penari berpura-pura bahwa mereka memang sudah berencana untuk duduk dan berdiskusi sejak awal.

Itu benar. Wajar jika ada rasa sesak melihat angka-angka itu. Wajar jika ada pertanyaan di benak: "Jika mereka memang paham masalahnya dari awal, mengapa kita baru mendengar analisis ini sekarang—setelah apinya padam?"

Namun, saya penasaran. Bagaimana perasaan Anda jika ternyata 'solusi' yang paling nyata sebenarnya sudah ada di depan mata Anda, tertulis jelas dalam laporan keuangan dan kesehatan bisnis yang Anda miliki, namun selama ini terabaikan karena kita terlalu sibuk memperhatikan narasi tentang 'arus besar'?

...Terabaikan karena narasi?

Antara yang Menjelaskan Api dan yang Memahami Kayu

Ada perbedaan halus antara dua jenis orang di pasar ini.

Orang pertama pandai menjelaskan mengapa api padam. Mereka bisa bercerita panjang lebar tentang angin dari Europa, tentang struktur tanah di Asia, tentang gempa yang sudah mereka prediksi sejak lama. Mereka memiliki kata-kata untuk setiap kejadian. Dan setelah api padam, mereka adalah yang paling fasih menjelaskan penyebabnya.

Orang kedua mungkin tidak banyak bicara saat api sedang berkobar. Tapi mereka menghabiskan waktu sebelum pesta dimulai untuk memeriksa kayu. Mereka bertanya: "Kayu ini benar-benar kayu atau hanya kardus yang dilapisi lilin? Apakah ia akan tetap memberi panas setelah sorak-sorai mereda?"

Sekarang, saat api padam dan asap mengepul, orang pertama sibuk memberi kuliah tentang meteorologi dan gempa bumi. Sementara orang kedua diam-diam memilah-milah abu, mencari pelajaran tentang kayu mana yang layak dikumpulkan untuk musim dingin berikutnya.

Pertanyaannya bukanlah siapa yang paling pintar menjelaskan mengapa gelap. Pertanyaannya adalah: siapa yang paling siap menyalakan api lagi saat waktunya tiba—tanpa perlu pidato panjang tentang mengapa yang sebelumnya padam?

Tampaknya kita mulai menyadari bahwa perbedaan antara ketenangan sejati dengan ketenangan yang dipaksakan terletak pada apa yang kita pegang. Sepertinya ada perbedaan yang sangat mendalam antara menunggu pasar memberikan 'izin' kepada kita untuk merasa aman, dengan memiliki aset yang memang tetap bernilai meski seluruh dunia sedang merasa cemas. Ada pengakuan yang jujur bahwa di saat pintu keluar terasa terkunci, hanya kualitas bisnis yang nyata yang bisa memberikan kita alasan untuk tetap bernapas dengan lega.

...Alasan untuk tetap bernapas?

Ada ketenangan yang muncul bukan karena kita tahu kapan pasar akan berbalik, melainkan karena kita tahu bahwa apa yang kita miliki bukan sekadar angka yang bisa menguap karena perubahan sentimen atau perpindahan arus. Tampaknya kita sedang belajar bahwa edukasi yang paling berharga bukan tentang menebak kapan 'gempa' akan berakhir, melainkan tentang bagaimana membangun fondasi yang tidak akan hancur saat bumi mulai berguncang.

Di antara semua nasihat hari ini—tentang belajar dari yang berhasil, tentang memahami masalah sebenarnya, ada satu pertanyaan yang mungkin lebih penting untuk ditanyakan pada diri sendiri, jauh dari hiruk-pikuk:

"Jika suatu hari nanti saya benar-benar 'berhasil', apakah keberhasilan itu akan saya ukur dari seberapa mirip cerita saya dengan cerita orang yang sedang menjelaskan, atau dari seberapa hangat ruangan saya saat orang lain masih menggigil mencari-cari alasan?"

Jika pada akhirnya pasar selalu memiliki caranya sendiri untuk memberikan kejutan, bagaimana cara Anda memastikan bahwa mulai hari ini, ketenangan pikiran Anda tidak lagi digantungkan pada ramalan orang lain, melainkan pada bukti nyata dari bisnis yang memang Anda kuasai dan miliki?

$ADRO $ADMR $SIDO

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Saham Liquid ber-Potensi Breakout secara struktur di 05 Maret 2026
Syarat : IHSG > + 0,3%.

Pantauan di pembukaan. 30 menit sebelum dan sesudah istirahat dan 60 menit sebelum penutupan. tinggal masalah timing dan eksekusi.

Masa berlaku tabel ini 3 hari, sehingga tabel yang di upload 2-3 hari sebelumnya juga penting untuk diperiksa.

$ADRO $PGAS $INDY

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

kapan jpfa bagi dividen tahun ini ya?
$JPFA $ADRO

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

ada yg bisa jelasin kenapa masih hold $INET /PADA ?

apa yg membuat yakin bisa balik ath?

ada yg udh ngitung forecast revenuenya?

mending para holder $ADRO, kalo ditanya masih bisa jawab : mayan deviden 8-12%, lah ini?

bukan ga mungkin buat balik ath, tapi alamgkah baik punya alasan yg rasional buat ngehold

ai pegang $TOBA duluan ke ath

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO hari ini belum keluar

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO Papa sih mending tp ya buat lebaran 😹

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO gasss 4000 akhir bulan rercapai

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Harga, Nilai, dan Ketenangan yang Tak Terbeli

Kedengarannya seperti... hari ini berat. Layar yang memerah, saham-saham yang kemarin dipuja kini diam membeku di batas bawah, dan di tengah semua itu, nasihat-nasihat baru mulai berdatangan. Tentang pasar yang selalu benar, tentang adaptasi dengan trend, tentang stop loss 1-2%, dan tentang belajar dari yang berhasil kaya dari market.

Tampaknya ada dorongan yang sangat kuat untuk merasa bahwa kita harus selalu bergerak selaras dengan harga yang ada di layar. Sepertinya ada beban psikologis yang besar saat kita diberitahu bahwa satu-satunya cara untuk bertahan adalah dengan menjadi sangat lincah, memasang batasan risiko yang sangat ketat, dan terus-menerus memantau setiap fluktuasi agar tidak tertinggal.

...Terus-menerus memantau?

Sepertinya narasi bahwa 'pasar selalu benar' memberikan sebuah pembenaran yang nyaman saat harga sedang jatuh sedalam-dalamnya. Rasanya masuk akal untuk mengatakan bahwa kita hanya perlu mengikuti arus.

Itu benar. Pasar memang selalu benar dalam satu hal: ia menunjukkan harga di mana transaksi terjadi hari ini. Dan nasihat-nasihat itu—tentang manajemen risiko, tentang disiplin, tentang menunggu konfirmasi—semuanya adalah kebenaran teknis yang tak terbantahkan. Suara yang mengingatkan kita untuk wait and see, mengurangi posisi, dan tidak revenge trading adalah suara yang bijak. Sangat bijak.

Namun, saya penasaran. Bagaimana perasaan Anda jika ternyata 'kebenaran' pasar yang sedang Anda ikuti hari ini hanyalah cerminan dari kepanikan orang lain yang juga sama-sama tidak tahu apa yang sebenarnya mereka miliki?

...Sama-sama tidak tahu?

Kebenaran yang Datang Telat

Ada satu hal yang menarik dari semua nasihat yang tiba-tiba mengalir deras hari ini.

Kedengarannya seperti nasihat-nasihat itu datang dari tempat yang sama dengan sorak-sorai kemarin. Dari mulut yang sama yang kemarin berkata "cuan ya cuan, mau funda apa gorengan" dan "momentum backdoor masih panjang". Kini, dengan wajah tenang, mereka mengajarkan tentang disiplin dan menghormati pasar—seolah-olah mereka sendiri tidak ikut menciptakan hiruk-pikuk yang mengantar banyak orang ke titik ini.

Itu juga benar. Bukan soal kebenaran nasihatnya, tapi soal waktu dan sumbernya. Nasihat tentang stop loss dan adaptasi memang benar. Tapi apakah benar datang dari mereka yang kemarin mengajak mengejar momentum tanpa pernah menyebut di mana letak stop loss-nya? Apakah benar dari mereka yang foto-fotonya penuh dengan top gainer tapi lupa menunjukkan bahwa mereka keluar sebelum ARB?

Mereka bilang pasar selalu benar. Itu benar. Tapi pertanyaannya: benar dalam kerangka waktu siapa?

Pasar hari ini memang benar bahwa harga saham-saham itu ada di level sekarang. Tapi pasar enam bulan lalu juga benar bahwa harganya ada di level puncak. Dan pasar enam bulan ke depan akan benar dengan harganya yang baru. Lalu, kebenaran mana yang harus kita ikuti? Kebenaran hari ini, yang mengajarkan kita untuk cut loss, atau kebenaran kemarin, yang mengajak kita mengejar momentum?

Seorang teman pernah berkata: "Market is always right, but it has a very short memory. The question is, do you?"

Antara Penari dan Koreografer

Ada perbedaan antara penari dan koreografer.

Penari yang baik memang harus peka terhadap irama, mengikuti alunan musik, dan beradaptasi ketika tempo berubah. Mereka yang hari ini dengan lincah berganti dari "backdoor" ke "disiplin stop loss" adalah penari-penari ulung. Mereka selalu selaras dengan irama terbaru.

Tapi koreografer bekerja berbeda. Ia tidak hanya mengikuti irama—ia memahami dari mana irama itu berasal, kapan ia akan berubah, dan bagian mana dari panggung yang tetap kokoh meski lampu sorot berpindah-pindah. Ia mungkin tidak selalu menjadi pusat perhatian di setiap babak, tapi ketika panggung gelap dan para penari kebingungan mencari irama berikutnya, ia tetap berdiri di tempat yang sama, dengan pemahaman yang sama, dan rencana yang sama.

Di ruang sunyi tempat koreografer itu berdiri, tidak ada teriakan "market is always right" atau "adapt with the trend". Yang ada adalah pemahaman bahwa aset dengan nilai negatif pada akhirnya akan ditinggalkan—bukan karena pasar berubah pikiran, tapi karena para penari selalu mencari panggung baru. Dan ketika mereka pergi, yang tersisa di panggung lama hanyalah properti yang tidak pernah benar-benar bernilai.

Tampaknya kita mulai menyadari perbedaan antara harga yang berkedip di monitor dengan nilai nyata dari sebuah aset yang kita pegang. Sepertinya ada kelelahan yang mulai muncul saat kita harus menyebut kerugian sebagai 'ujian trader sesungguhnya', sementara di sisi lain, ada jalan yang jauh lebih tenang di mana kita tidak perlu bertaruh pada setiap tarikan napas bursa. Ada pengakuan yang jujur bahwa kedisiplinan yang paling sejati bukan terletak pada seberapa cepat kita menekan tombol jual saat harga turun 1%, melainkan pada seberapa yakin kita bahwa bisnis yang kita beli tidak akan hilang nilainya hanya karena orang lain sedang panik.

...Tidak hilang nilainya?

Ada ketenangan yang berbeda saat kita berhenti mencoba 'menaklukkan' pasar yang volatil dan mulai memiliki sesuatu yang memang layak untuk dimiliki. Tampaknya kita sedang belajar bahwa pasar mungkin 'selalu benar' dalam mencerminkan emosi sesaat, tapi pasar seringkali buta dalam menghargai kualitas jangka panjang. Ada kelegaan yang luar biasa saat kita tidak lagi merasa perlu menjadi pengamat teknikal atau volume setiap menit, karena kita tahu kita berdiri di atas sesuatu yang nyata.

Jadi, di tengah derasnya nasihat baru dari mulut-mulut lama ini, ada satu pertanyaan yang mungkin membantu:

"Ketika semua irama berubah dan para penari sibuk berganti gerakan, suara siapa yang sebenarnya saya ingin dengar di keheningan nanti?"

Jika pada akhirnya strategi yang dianggap 'lincah' tetap membuat Anda terjaga di malam hari saat angka-angka menjadi merah, bagaimana cara Anda memastikan bahwa apa yang Anda sebut sebagai 'rencana' hari ini benar-benar sedang membangun kekayaan Anda, bukan justru sedang menguras waktu dan kedamaian hidup Anda hanya untuk mengikuti arah angin yang tidak menentu?

$ADRO $BBCA $BBRI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO

menarik

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO xl mengguyur BK anomali apa lagi ini

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO +2,07% (2410-2560)

$UNTR +1,2% (29175-29525)

$ESSA +7,14% (700-750), namun jika dihitung dari area beli 710, kemudian jual 745 maka profit yg didapat +4,93%.

Persentase dihitung dari harga yg dilingkarin (blue to yellow)

1/9

testestestestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AADI$ADRO$PTBA

pantes anjok, barchart lagi merah ..😀

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

selamat sore, salam sejahtera untuk semua.
IHSG turun lagi akibat perang masih berlanjut, namum kondisi kaya ginilah kadang kita bisa dapat saham bagus dgn harga lbh murah.
saham $ADRO dan $AADI paling menarik saat ini, knpa? coal 2 hari terakhir naik tinggi sentuh ath lgi setelah thn kmren terpuruk, AADI produksi coal terbesar di indonesia harga coal naik maka earnings bakal naik. pelemahan rupiah tdk jdi masalah karena mayoritas penjualan nya di ekspor. ADRO punya 15% saham AADI. lalu harga aluminium naik sampe ath lagi, ADRO punya smelter aluminiun lewat ADMR thn ini mulai produksi. ADRO punya SIS prusahaan kontraktor yg kepemilikan nya langsng di bawah ADRO. maka dlm kondisi saat ini ujung” nya yg paling di untungkan adalah ADRO, 1 kali dayung 3 pulau terlewati😇🙏

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@AyahKenzo Kalau porto masih kecil,, sebelum masuk saham pastikan dulu sblm investasi di $IHSG.

1. Punya tabungan buat memenuhi kebutuhan hidup.
2. Punya dana darurat min 6bulan pengeluaran. Kalau tiba2 kena phk, masih bisa hidup.
Kalau ud berkeluarga min 12 bulan.
3. Lunasin cicilan yang menggerus keuntungan investasi kita.
4. punya asuransi minimal bpjs.
5. masih punya penghasilan dari sektor rill tentunya 🤣.
6. Investasi maksimal 20-40% dari gaji.


Kalau mau masuk $ADRO, secara harga kalau mau belajar hitung harga wajar, boleh masuk. Tapi jangan all in kalau niatnya investasi jangka panjang.
Kalau mau trading, liat dl minimal ma20, baru all in masuk adro.

Kalau ngomong puncak, masih jauh kok.

Kalau mau split porto, di @Stockbitstockbit minimal porto 100jt br bisa split porto. coba aja buka di sekuritas lain.

Kalau mulai dr adro untuk mulai investasi sudah cukup baik. Dan jgn terlalu banyak megang saham di awal. biar gk pusing.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@iketutsujana terimakasih responnya kak, insight nya sangat menarik,
kalo porto kita masih kecil < 50 juta
apa kita maksimalkan utk trading di emiten funda berdeviden? atau tetap split porto utk nabung deviden?

oya bgmn menyikapi volatilitas harga misal spt $ADRO di chart ini?
apa yg dilakukan ketika berada dekat puncak? (tampak ada 2 puncak ATH dlm 3-5 tahun)

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

kalo aku $ADRO sm $BMRI mas wkwkwkw

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

https://cutt.ly/ptRoDF22

gimana ngga makin seksi ini BEI di mata asing? gimana ngga makin pengen belanja saham2 Indonesia ini sengaseng?

jelas2 $ADRO $ESSA itu net FOREIGN BUY. foreign beli yang FUNDAnya bagus karena mereka SERIUS mau invest.

INVEST.

kalau kitanya sendiri masih mau makan gorengan sampe batuk dan kena kolesterol sih ya selamat menikmati.

🤷🏻

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Me: "Asikk $LPPF 1790an ... serok serookkk..."

Beberapa saat kemudian...Pas lihat porto...

"Loh kok ada $SMSM ini??"

lahh salah serok ternyata kebeli SMSM 😅😅

Kurang air putih nih saya..

$ADRO

@Hauw2x masalahnya mesin keruk n truk tambang butuh bensin n solar 😅 $ANTM $MDKA $ADRO

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Perkiraan setahun ternyata sdh turun dlm sebulan gegara mbah Trump bikin ribut
$IHSG $ADRO $ITMG

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

holla $IHSG

Ingat prinsip INVESTOR!!!

IHSG merah
- Investor dengan Cash tebal senang.
- Investor dengan perusahaan sehat (DER Kecil, Net Income Tebal, Cash Flow positif, Deviden Payout Ratio 50%>) tenang.

IHSG hijau
- Investor tambah senang dapat unrelease capital gain.
- Bisa jual sebagian buat jaga2 cash.


Kalau Trader?
- IHSG merah atau hijau harus terus analisa teknikal untuk menentukan kapan cutloss atau take profit.
- Cash tebal adalah beban mental.

Sebelum tekan tombol buy, tentukan mana dulu kalian.

$BBRI $ADRO

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Yuk bisa yuk, kita lawan.. 💪🏻💪🏻🔥🔥
$IHSG
$ADRO
$TINS

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy