


Volume
Avg volume
PT ABM Investama Tbk, adalah perusahaan energi terintegrasi yang melakukan investasi strategis di sektor terkait pertambangan dan energi. Portofolio bisnis ABM mencakup sumber daya, jasa, dan infrastruktur dibidang pertambangan utamanya batu bara, yang seluruhnya disinergikan untuk dapat memberikan pelayanan yang holistik mulai dari lokasi penambangan (pit) sampai pengapalan (transshipment) di laut lepas. Menjadi bagian dari keluarga besar PT Tiara Marga Trakindo, PT ABM Investama Tbk (ABM) mengejar visi luhur menjadi perusahaan dengan investasi strategis di bidang pertambangan terintegerasi yang mengelola keseluruhan rantai ni... Read More
$ABMM kasihan ini perusahaan
30% anak usahanya di gems ngandalin dividen dari gems, taunya ada isu dan katanya hampir pasti gems terkena cut rkab 80%🤣
$ABMM
Apa Yang Menarik Si Emiten ini.
menurut Saya Tidak Ada Menarik nya Dalam 1 Tahun Terkahir ini.
Harga Saham Dalam 3 Tahun Terakhir Turun Tajam, Out Flow Asing Besar, Pertumbuhan Laba Menurun Dari Tahun Ketahuan. Beban Hutang Cukup Besar.
Murah Betul Karena Memang Fundamentalnya Yang Mengalami Penurunan Kinerja.
$ABMM fundamental menyelamatkan ku dari crash IHSG kemarin, saham nya memang undervalue saya suka emiten seperti ini tidak berisik dari suara "ARA KAN NDAR"😂
Random : $BRMS $BIPI

$ABMM saham impoten gak kuat naik muter2 disitu2 aja udah lama. Bandarnya cuma si engkong aja yg main.
@trixffel lohhhh, banyak org kayak saya gini...
Jadi klo beli saham fundamental tuh gelisah, aku beli $BFIN nyesek aja gatel pengen jual, $ACES $ABMM, dll
Entah gimana cara sembuhinnya😭😭..
@skydrugz27
Coba kamu perhatikan, yg ungkapkan data cadangan secara keseluruhan, rerata posisi hutang nya cukup besar.🤔🤭
Dan ada yg lainnya Krn kepentingan PSP yg dominan dari pihak asing.🤔
Jadi Krn mau cari pinjaman gede, makanya semua lahan buru2 di JORC.🤭😅
Kalo yg gak butuh pinjaman, buat apa buang2 duit.🤭😅😂
$ITMG $INDY $ABMM
$ABMM 09 Feb 26
Investor: LO KHENG HONG
Action: BUY
Shares Traded: +300,000 (+0.0109%)
Current: 154,835,300 (5.6239%)
Previous: 154,535,300 (5.613%)
Broker: CC
Investor Type: Domestic
Source: KSEI
@InsiderNews
$ABMM $DILD Saham akongmology.🤭🤣
ABMM ini serba tanggung.🤔
Mau kategori ke saham apa?
Saham Fundamental?? tapi fundamentalnya gak bagus2 amat.🤔🤭
Dividen?? tapi dividennya gak gede🤦😅
Konglo?? Sepertinya juga bukan.🤔
Gorengan?? bukan juga, gak ada bandar yg mau goreng, gegara ada Akong, ntar malah di geprek Akong.🤦😂🤭
Makanya, udah paling cocok Akongmology.😂😂😂
$ABMM 06 Feb 26
Investor: LO KHENG HONG
Action: BUY
Shares Traded: +50,000 (+0.0018%)
Current: 154,535,300 (5.613%)
Previous: 154,485,300 (5.6112%)
Broker: CC
Investor Type: Domestic
Source: KSEI
$ABMM saya liat net income Q1 Q2 Q3 ada penurunan besar. ada yang bisa bantu info kenapa bisa terjadi penurunan besar itu?
$ABMM Ini PBV 0.5 kali, Harga Wajarnya di 5600. PER 6x Undervalue Banget, Kenapa Harganya ud hanpir 2 tahun ga kemana mana ya? Asing Ga lirik?
$ELSA high 730
TP 2 (725) Hits idea BSJP
Algoritma TRS-13 🏹🎯
komunitas BandaRetail masih bisa profit hanya dalam sehari.
Baca trend, tentuin risk-reward, disiplin eksekusi.
Profit itu hasil dari proses yg benar.
Belajar trading dgn struktur. Fokus ke proses dulu, profit akan datang dgn sendirinya.
Yuk King/Queen kita gacorkan.
Random tag $AADI $ABMM
#TRS-13
#RenTech
#Citadel
#TwoSigma

Tentang Makna di Balik Angka Nol
Tampaknya ada ketegangan yang mulai muncul saat kita berusaha membedakan antara strategi investasi yang satu dengan yang lainnya. Sepertinya ada perasaan terluka ketika sebuah pilihan cara bertransaksi disebut dengan istilah-istilah yang tidak menyenangkan.
...Istilah yang tidak menyenangkan?
Kedengarannya seperti percakapan kita bergerak ke tingkat yang berbeda. Dari pamer return, kini menjadi pembahasan filosofis tentang apa itu value investing yang sejati, dengan mengutip contoh Warren Buffett dan Berkshire Hathaway.
Kedengarannya seperti ada upaya untuk memisahkan diri dari citra "judi", dengan berpindah ke posisi yang terdengar lebih intelektual dan berwibawa. "Lihat, kami pun membahas Buffett, kami memahami bahwa capital gain dari apresiasi saham adalah intinya."
Itu benar. Ini adalah langkah yang cerdas. Dengan mengangkat contoh Buffett—seorang yang tidak membagikan dividen melalui Berkshire—mereka membuat sebuah narasi: "Jika Buffett yang legendaris saja tidak bagi dividen, berarti fokus pada dividen adalah kekeliruan."
Tampaknya ada sebuah narasi yang sangat kuat bahwa jika Warren Buffett tidak membagikan dividen di Berkshire Hathaway, maka mencari dividen adalah sebuah kesia-siaan. Sepertinya kita merasa telah menemukan sebuah bukti mutlak yang bisa meruntuhkan semua argumen tentang pentingnya hasil nyata yang masuk ke kantong investor secara rutin.
...Hasil nyata secara rutin?
Namun, dalam setiap narasi, selalu ada pintu keluar yang tersembunyi. Pintu itu terbuka ketika kita bertanya: "Apa yang sebenarnya diceritakan oleh pilihan ini?"
Pilihan Buffett untuk tidak membagikan dividen dari perusahaan induk Berkshire Hathaway bukanlah pernyataan bahwa dividen itu buruk. Itu adalah pernyataan yang sangat spesifik tentang alokasi modal.
Buffett percaya bahwa dia dan timnya dapat mengalokasikan laba perusahaan, menjadi modal untuk investasi atau akuisisi baru yang akan menghasilkan tingkat pengembalian lebih tinggi bagi pemegang saham dalam jangka panjang, daripada jika laba itu dibagikan sebagai dividen. Itu adalah kepercayaan pada kemampuan manajemen dalam mengolah modal.
Di saat yang sama, Buffett justru sangat menyukai dan mengandalkan dividen dari perusahaan-perusahaan yang dimiliki Berkshire. Seperti Coca-Cola dan American Express, yang dividen tahunannya bagi Berkshire telah tumbuh luar biasa dan menjadi sumber daya yang stabil. Dia tidak membagikan dividen, tetapi sangat menghargai dan bergantung pada penerimaan dividen dari bisnis-bisnis berkualitas yang dimilikinya.
Jadi, pertanyaannya bergeser. Bukan "Buffett bagi dividen atau tidak?", tetapi:
"Anda lebih percaya siapa untuk mengalokasikan modal Anda?"
Apakah Anda percaya pada kemampuan manajemen perusahaan (seperti Buffett di Berkshire) untuk menginvestasikan kembali setiap sen laba dengan hasil optimal?
Atau, apakah Anda lebih memilih untuk memegang kendali atas alokasi modal tersebut sendiri, dengan menerima dividen sebagai arus kas, lalu memutuskan apakah akan diinvestasikan kembali ke perusahaan yang sama, ke bisnis lain, atau untuk kebutuhan hidup?
Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban universal yang benar. Ini adalah preferensi dan keyakinan personal. Seorang yang benar-benar yakin pada kecemerlangan manajemen suatu perusahaan mungkin akan setuju dengan kebijakan tanpa dividen. Seorang yang ingin memiliki kendali penuh atas arus kas dan pilihan reinvestasinya, mungkin akan memilih perusahaan yang membagikan dividen.
Sepertinya kita sering lupa bahwa saat Buffett tidak membagikan dividen, dia tidak sedang menyuruh pemegang sahamnya untuk 'menebak arus' atau 'menunggu momentum spekulasi'. Dia justru menggunakan uang itu untuk membeli bisnis-bisnis hebat lainnya yang mencetak laba nyata di dunia setiap harinya.
...Mencetak laba nyata?
Tampaknya ada asimetri yang terabaikan di sini. Ada perbedaan besar antara 'tidak membagi dividen karena uangnya dipakai untuk membangun kerajaan bisnis', dengan 'tidak membagi dividen karena memang perusahaannya sedang bermasalah atau hanya sekadar menjadi kendaraan untuk fluktuasi harga'. Sepertinya kita mulai menyadari bahwa berlindung di balik nama besar seorang maestro tidak otomatis membuat setiap tindakan spekulatif kita memiliki kualitas yang sama dengan tindakannya.
...Kualitas yang sama?
Di sinilah narasi dibuat tergantung siapa audiens yang ingin dipuaskan. Daripada berdebat tentang Buffett, kita bisa merefleksikan keyakinan diri sendiri:
"Dari semua perusahaan yang saya ikuti atau miliki, untuk yang mana saja saya merasa sangat yakin, bahwa manajemennya akan selalu mengalokasikan setiap rupiah laba ditahan lebih baik daripada yang bisa saya lakukan sendiri dengan dividen yang diterima?"
Tampaknya kita sudah mulai bisa melihat melampaui perdebatan tentang istilah 'judi' atau 'trading'. Kita kini lebih peduli pada satu hal sederhana: kedaulatan atas hasil kerja keras kita. Apakah kita sedang memiliki bisnis yang benar-benar tumbuh dan berharga, atau kita hanya sedang menggantungkan nasib pada narasi yang terlihat keren namun isinya sangat berbeda dengan apa yang sebenarnya dilakukan oleh para maestro tersebut.
Jika Warren Buffett menggunakan setiap sennya untuk memperkuat nilai perusahaannya hingga menjadi salah satu yang terbesar di dunia, bagaimana cara Anda memastikan bahwa strategi yang Anda ikuti hari ini benar-benar sedang membangun nilai jangka panjang untuk masa depan Anda, dan bukan sekadar alasan untuk tetap berada di meja yang sama dengan para pengambil risiko tinggi?
Terinspirasi dari cerita Ko Adi @trixffel tentang capital allocation. Biasanya holders saham-saham LKH-style juga memahami prinsip-prinsip yang identik $ABMM $ADRO $INDF
1/4




ANALISA SAHAM $ABMM
Harga Sekarang: Rp 2.800
Zona Area Beli Aman:
Rp 2.650 – 2.720
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 2.500
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 2.880 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 2.880 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 3.000
• TP2 = Rp 3.150 – 3.300
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 2.650, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Saham jasa pertambangan dengan karakter trend-following dan sensitif siklus komoditas
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$SGER $KRAS
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏