


Volume
Avg volume
PT Mega Perintis Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang ritel pakaian fashion pria. Perusahaan ritel dengan merek Manzone dan MOC. Anak perusahaan Perseroan, PT Mega Putra Garment, bergerak dalam bisnis manufaktur pakaian sementara PT Mitrelindo Group bergerak dalam bisnis ritel merek internasional untuk merek Nike.
KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Selasa, 10 Maret 2026. Berdasarkan data perdagangan pagi, IHSG berada di level 7.466,29 atau naik 128,92 poin setara 1,76 persen dibandingkan posisi sebelumnya.
Pergerakan indeks sempat menunjukkan volatilitas pada a...

www.kabarbursa.com

[LIST SEMUA SAHAM : 956 EMITEN - MAKS 30 GAP UP & DOWN]
Selasa, 10 March 2026 08:56
Saham potensial gap-up/down di OPENING market, diurut berdasarkan nilai persentase:
(cukup pantau baris paling atas dan paling bawah untuk cek gap terbesar):
-------------------------------------
GAP UP:
🔼 $ZONE gap up ke 466 (+62 / +15.35%) dari 404
🔼 ESTI gap up ke 178 (+22 / +14.1%) dari 156
🔼 SHID gap up ke 1050 (+110 / +11.7%) dari 940
🔼 CYBR gap up ke 1500 (+145 / +10.7%) dari 1355
🔼 POLI gap up ke 1015 (+90 / +9.73%) dari 925
🔼 BUVA gap up ke 1150 (+100 / +9.52%) dari 1050
🔼 PSKT gap up ke 268 (+20 / +8.06%) dari 248
🔼 PADI gap up ke 112 (+8 / +7.69%) dari 104
🔼 ENZO gap up ke 73 (+5 / +7.35%) dari 68
🔼 DEWA gap up ke 440 (+30 / +7.32%) dari 410
🔼 MINA gap up ke 302 (+20 / +7.09%) dari 282
🔼 BABY gap up ke 214 (+14 / +7%) dari 200
🔼 BNBR gap up ke 153 (+10 / +6.99%) dari 143
🔼 ARKO gap up ke 6950 (+450 / +6.92%) dari 6500
🔼 BIPI gap up ke 260 (+16 / +6.56%) dari 244
🔼 TRUE gap up ke 165 (+10 / +6.45%) dari 155
🔼 JAWA gap up ke 150 (+9 / +6.38%) dari 141
🔼 DPUM gap up ke 169 (+10 / +6.29%) dari 159
🔼 PYFA gap up ke 340 (+20 / +6.25%) dari 320
🔼 KAQI gap up ke 120 (+7 / +6.19%) dari 113
🔼 BELL gap up ke 155 (+9 / +6.16%) dari 146
🔼 MBMA gap up ke 700 (+40 / +6.06%) dari 660
🔼 DGIK gap up ke 126 (+7 / +5.88%) dari 119
🔼 CBUT gap up ke 1085 (+60 / +5.85%) dari 1025
🔼 RATU gap up ke 5625 (+300 / +5.63%) dari 5325
🔼 TKIM gap up ke 9200 (+475 / +5.44%) dari 8725
🔼 BULL gap up ke 400 (+20 / +5.26%) dari 380
🔼 AMAN gap up ke 280 (+14 / +5.26%) dari 266
🔼 SCMA gap up ke 242 (+12 / +5.22%) dari 230
🔼 PTRO gap up ke 5250 (+260 / +5.21%) dari 4990
-------------------------------------
GAP DOWN:
🔽 WINS gap down ke 500 (-10 / -1.96%) dari 510
🔽 BLUE gap down ke 3480 (-70 / -1.97%) dari 3550
🔽 GWSA gap down ke 149 (-3 / -1.97%) dari 152
🔽 ESSA gap down ke 740 (-15 / -1.99%) dari 755
🔽 HYGN gap down ke 142 (-3 / -2.07%) dari 145
🔽 OBMD gap down ke 250 (-6 / -2.34%) dari 256
🔽 KSIX gap down ke 300 (-8 / -2.6%) dari 308
🔽 APEX gap down ke 220 (-6 / -2.65%) dari 226
🔽 MMIX gap down ke 202 (-6 / -2.88%) dari 208
🔽 SMLE gap down ke 135 (-4 / -2.88%) dari 139
🔽 MEDC gap down ke 1640 (-50 / -2.96%) dari 1690
🔽 FOLK gap down ke 404 (-14 / -3.35%) dari 418
🔽 VICI gap down ke 545 (-20 / -3.54%) dari 565
🔽 ADMG gap down ke 202 (-8 / -3.81%) dari 210
🔽 MUTU gap down ke 92 (-4 / -4.17%) dari 96
🔽 RUIS gap down ke 250 (-12 / -4.58%) dari 262
🔽 ELSA gap down ke 800 (-40 / -4.76%) dari 840
🔽 DWGL gap down ke 220 (-12 / -5.17%) dari 232
🔽 TRJA gap down ke 124 (-7 / -5.34%) dari 131
🔽 PTIS gap down ke 272 (-20 / -6.85%) dari 292
🔽 HGII gap down ke 131 (-10 / -7.09%) dari 141
🔽 PPRI gap down ke 173 (-14 / -7.49%) dari 187
🔽 FITT gap down ke 640 (-55 / -7.91%) dari 695
🔽 AGAR gap down ke 206 (-18 / -8.04%) dari 224
🔽 ASPI gap down ke 244 (-22 / -8.27%) dari 266
🔽 BBSS gap down ke 158 (-18 / -10.23%) dari 176
🔽 BESS gap down ke 1005 (-140 / -12.23%) dari 1145
🔽 ALKA gap down ke 494 (-71 / -12.57%) dari 565
🔽 $SKBM gap down ke 645 (-110 / -14.57%) dari 755
🔽 $NIRO gap down ke 163 (-28 / -14.66%) dari 191
Cek ulang semuanya dan IEP bisa berubah smp menit terakhir. Salam Cuan.
PT Mega Perintis Tbk. - ZONE
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Follow kami untuk laporan fundamental emiten!
$ZONE
1/4




$ZATA
Halo rekan-rekan investor! Mari kita bedah fenomena luar biasa yang sedang terjadi pada saham PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA). Sebagai investor, kita harus jeli melihat apakah pergerakan liar saham ini adalah peluang emas atau justru jebakan spekulatif yang berisiko tinggi.
**1. Realita Fundamental vs Euforia Pasar**
Saat ini ZATA sedang berada di fase euforia spekulatif tingkat tinggi. Harga sahamnya meledak lebih dari 170% dalam sebulan terakhir, melesat dari level gocap (Rp 50) hingga menyentuh Rp 163 pada penutupan perdagangan 20 Februari 2026. Lonjakan ini merupakan respons pasar terhadap persetujuan RUPSLB pada 18 Februari 2026 terkait divestasi (penjualan) aset tanah dan bangunan senilai Rp 75 miliar di Bandung.
Sebagai mentor, saya minta Anda tidak lengah. Manajemen terpaksa menjual aset ini dengan harga di bawah nilai pasar wajar (Rp 100,42 miliar) demi kecepatan realisasi kas (*speed to cash*) untuk melunasi utang bank, meskipun langkah ini menciptakan kerugian akuntansi yang material. Fundamental ZATA sepanjang tahun 2025 memang mengalami tekanan hebat. Pendapatan usaha mereka merosot dari Rp 67 miliar di Q1 2025 menjadi Rp 33 miliar di Q3 2025. Laba usaha yang positif di Q1 berbalik menjadi rugi di Q2 dan Q3. Hal yang paling genting adalah EBITDA perusahaan yang berbalik negatif serta *interest coverage ratio* yang anjlok ke minus 20,31 kali di Q2 2025, menandakan ketidakmampuan operasional dalam menutup beban bunganya sendiri tanpa adanya suntikan likuiditas.
**2. Analisis Teknikal: Pesta Volatilitas**
Bagi Anda yang fokus pada pergerakan teknikal, grafik ZATA saat ini masuk dalam fase *bullish* yang sangat kuat namun rawan koreksi. Indikator *Moving Average* (MA) dari rentang 5 hari hingga 200 hari seluruhnya memberikan sinyal "Sangat Beli". Namun, tolong perhatikan indikator RSI 14-hari yang sudah menembus level ekstrem di 83,438. Angka ini menunjukkan bahwa saham ZATA sudah sangat jenuh beli (*overbought*) dan secara historis menjadi area yang sangat rawan aksi ambil untung (koreksi teknikal).
**3. Risiko "Key Person" (Sang Pengendali)**
Jangan lupakan riwayat saham ini. Harga saham ZATA pernah hancur lebur salah satunya karena risiko reputasi pengendali utamanya, Asep Sulaeman Sabanda atau yang dikenal sebagai "Sultan Subang". Beliau sempat tersandung gugatan wanprestasi penjaminan utang atas perusahaan pribadinya di luar grup ZATA. Meski manajemen mengonfirmasi tidak ada kaitan hukum langsung dengan operasional ZATA, di pasar modal Indonesia, sentimen dan persepsi hukum dari figur pengendali bisa memicu penularan sentimen negatif yang mematikan.
**4. Prospek 2026: Apakah Ada Harapan *Turnaround*?**
Industri *modest fashion* global masih sangat menjanjikan, dan Indonesia tengah memacu ekspor melalui acara seperti Jakarta Muslim Fashion Week 2026. Jika ZATA (melalui merek Elzatta dan Dauky) mampu mengoptimalkan modal kerja dari hasil penjualan aset ini untuk menyambut siklus konsumsi Ramadan 2026, membenahi strategi pemasaran, serta melakukan efisiensi biaya yang masif, potensi *turnaround* bisnis itu tetap ada.
**Arahan Strategis untuk Anda:**
* **Bagi *Trader* Jangka Pendek (*Day Trader*/ *Scalper*)**: Volatilitas ZATA adalah arena bermain yang menarik. Anda bisa memanfaatkan fluktuasi ini, namun disiplin adalah harga mati! Perhatikan level *support* kritis (Pivot Point) di Rp 159 dan bersiaplah untuk merealisasikan keuntungan (*take profit*) pada area resistensi Rp 166 hingga Rp 176. Wajib pasang *stop-loss* ketat untuk melindungi modal Anda dari risiko *overbought*.
* **Bagi *Value Investor***: Tahan diri Anda, perbanyak *wait and see*. Jangan terburu-buru masuk akibat FOMO (*Fear of Missing Out*). Rasio valuasi seperti PBV dan ROE saat ini sedang terdistorsi parah oleh kerugian operasional dan fluktuasi saham. Tugas Anda adalah memantau laporan keuangan kuartal mendatang. Buktikan terlebih dahulu apakah restrukturisasi utang ini benar-benar mampu memperbaiki rumus fundamentalnya: menyehatkan *Interest Coverage Ratio* dan mencetak laba operasional yang riil. Jika pendapatan gagal pulih, lonjakan harga saat ini hanyalah gelembung spekulatif (*speculative bubble*) belaka.
Tetap rasional, lindungi portofolio Anda, dan jangan pernah bertransaksi tanpa perhitungan risiko yang matang! Semangat cuan!
https://cutt.ly/StQNQ9jO
RANDOM TAG $TRIS $ZONE
SCALPING $REAL (63)
RENCANA ENTRY & EXIT
Entry Buy (61 – 64)
Take Profit 1 (TP1) 66
Take Profit 2 (TP2) 69
Zona Stoploss (< SL) 58
RISK : REWARD (DETAIL)
Asumsi Entry Ideal (62)
Risiko (Risk)
Entry 62 → Stoploss 58
Risiko = 4 poin
Reward TP1
TP1 – Entry = 4 poin
Risk : Reward TP1 = 1 : 1
Reward TP2
TP2 – Entry = 7 poin
Risk : Reward TP2 = 1 : 1,75
Catatan Risk : Reward
- Minimal ambil TP1, jangan serakah
- TP2 hanya jika volume & momentum mendukung
- Jika TP1 tercapai, stoploss digeser ke BEP
Catatan Tambahan
- Scalping berhasil dari disiplin, bukan nekat
- Stoploss wajib dan tidak boleh digeser turun
- Tidak ada sinyal → tidak entry
- Fokus konsistensi, bukan sekali besar
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$TINS $ZONE
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
$VAST tp dulu ah, kasih nafas geser PTMP, assalamualaikum ndarr izinn masukk sebelum berangkat🙏🏻🚀🔥 $LION $ZONE

ZONE – Swing Harian
Entry : 540 – 580
Stop Loss : 513
Take Profit :
TP 1: 615
TP 2: 640
TP 3: 660
Catatan Teknis:
Price Action: Harga melonjak sangat signifikan sebesar +21,85 ke level 580 dengan candle hijau panjang yang menembus garis resisten.
Trend: Melalui lonjakan ini, harga berhasil menembus ke atas MA 20 (507) dan MA 50 (521), menandakan potensi pembalikan tren dari bearish menjadi bullish.
Indikator: Stoch RSI menunjukkan momentum naik yang kuat (34,7 - 59,3) dan RSI 14 melonjak ke area 72,1, mengonfirmasi adanya dorongan beli yang masif.
Momentum: MACD mulai mencatatkan histogram positif hijau pertama (5,53), yang merupakan sinyal awal transisi momentum ke arah positif.
DISCLAIMER ON:🫡
$ZONE

🚀 WATCHLIST - SELASA, 10 FEB 2026 🚀
Strategi: Swing Trading / Day Trading (Multi-Timeframe Analysis)
1. $ZONE (Prime Choice - High Momentum)
DNA Tren: Aroon Up 100 (Strong Bullish).
DNA Flow: CMF TF 15m 0.41 (Akumulasi Agresif).
Entry Plan: Tunggu harga bertahan di atas EMA 21 High TF 15m.
Konfirmasi: Cek apakah MFI 7 (TF 15m) langsung melesat ke area Overbought (>80) di awal sesi.
2. $GDYR (High Velocity Flow)
DNA Tren: Aroon Up 100 & Trend BULL.
DNA Flow: CMF TF 15m 0.55 (Lonjakan uang masuk masif di akhir sesi).
Entry Plan: HAKA jika harga breakout EMA 21 High 1D dengan volume tebal.
Konfirmasi: Pastikan CMF TF 15m tetap stabil di atas 0.
3. $WINS (Solid Accumulation)
DNA Tren: Aroon Up 64.3 & Trend BULL.
DNA Flow: CMF TF 15m 0.55 (Aliran uang sangat kuat).
Entry Plan: Pantau pantulan di area VAP (Volume at Price) terdekat.
Konfirmasi: Pantau RSI 7 (15m) menembus angka 50 ke atas.
🛠️ GOLDEN RULES (Akal Sehat Trader):
1. Timeframe Check: Gunakan TF 1D untuk melihat potensi, konfirmasi eksekusi WAJIB di TF 15m.
2. Money Flow: Jangan entry jika CMF TF 15m tiba-tiba drop ke bawah 0 (False Breakout).
3. Risk Management: Stop Loss disiplin di 2 \times ATR atau di bawah EMA 21 Low.
DYOR
$ZONE Berikut adalah analisis fundamental mendalam terhadap emiten ZONE. berdasarkan data laporan keuangan yang tersedia di keystat saat ini sampai Q3 2025.
1. Bedah Angka: Efisiensi dan Operasional
Menganalisis performa ZONE memerlukan ketajaman dalam melihat disparitas antara pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas bersih.
Revenue (TTM: 700 B): Terjadi stagnasi bahkan kontraksi ringan (YoY Growth -3.68%).
Angka 700 B ini menunjukkan top-line yang sulit menembus resistensi psikologisnya, mengindikasikan saturasi pasar atau daya beli segmen menengah yang tertahan.
Gross Profit Margin (58.29%): Ini adalah angka yang sangat impresif untuk sektor retail fashion. Margin setebal ini membuktikan ZONE memiliki brand equity yang kuat dan kontrol rantai pasok yang efisien.
Mereka mampu memproduksi dengan biaya rendah namun menjual dengan harga premium.
Net Profit Margin (-0.17%): Di sinilah letak masalahnya. Terjadi bleeding pada bottom-line akibat tingginya beban operasional (OPEX) atau beban bunga.
Selisih masif antara Gross Margin (58%) dan Net Margin (negatif) menunjukkan inefisiensi biaya operasional yang sangat ekstrem.
EPS (TTM: 9.30 vs Annualised: 17.52): Ada proyeksi pemulihan di kuartal mendatang, namun angka TTM 9.30 mencerminkan realitas yang jauh lebih rendah dibanding tahun-tahun kejayaannya.
2. Struktur Permodalan dan Solvabilitas
Debt to Equity Ratio (0.39): Secara struktur modal, ZONE cukup konservatif. Utang berbunga tidak mendominasi neraca, yang memberikan nafas dari sisi risiko kebangkrutan.
Current Ratio (1.89) vs Quick Ratio (0.15): Red Flag Utama. Disparitas ini menunjukkan bahwa sebagian besar aset lancar ZONE terjebak dalam Persediaan (Inventory).
Quick Ratio 0.15 sangat mengkhawatirkan karena ZONE hanya memiliki kas dan setara kas yang sangat kecil untuk menutupi kewajiban jangka pendek tanpa menjual barang dagangan terlebih dahulu.
Cash from Operations 77 B: Meski laba bersih tipis, arus kas operasi positif menunjukkan model bisnis ini sebenarnya menghasilkan uang tunai secara riil.
3. Valuasi Harga Wajar (4 Metode)
Berdasarkan data: EPS (TTM) = 9.30, EPS (Annualised) = 17.52, BVPS = 438.34, Growth (G) diasumsikan konservatif di 5%.
A. Metode Graham Number
Metode ini mencari titik keseimbangan antara aset dan laba (asumsi konservatif P/E x P/B tidak boleh lebih dari 22.5).
Menggunakan EPS TTM (9.30):
Harga wajar : √22.5 x EPS TTM 9.30 x BVPS 438.34 = Rp. 303
Menggunakan EPS Annualised (17.52):
√22.5 x 17.52 x 438.34 = Rp.415
B. Metode Graham Revised (Intrinsic Value)
Rumus: V = EPS x (8.5 + 2G)
V= 17.52 x (8.5 + 2 x 5) = 17.52 x 18.5= Rp.324
C. Metode Peter Lynch (Fair Value PE = Growth)
Lynch menilai harga wajar perusahaan tumbuh lambat/sedang berdasarkan tingkat pertumbuhan (G).
Harga Wajar= EPS x G
V = 17.52 x 5 = Rp.87
(Menunjukkan jika pertumbuhan hanya 5%, harga saat ini sudah sangat mahal secara relatif).
D. Metode Peter Lynch (Earnings Line)
Lynch sering menggunakan garis P/E = 15 sebagai standar perusahaan yang sehat.
Harga wajar = EPS 17.52 x 15 = Rp.262
4. Kesimpulan Tajam
Valuasi: Overvalued Harga saat ini (berkisar di atas angka wajar Graham) tidak didukung oleh pertumbuhan bottom-line.
Profitabilitas: Weak Margin kotor tinggi tergerus habis oleh beban operasional.
Likuiditas: Danger Risiko inventory pile-up (stok menumpuk) tercermin dari Quick Ratio yang rendah.
Final Verdict:
ZONE saat ini merupakan Value Trap kecuali manajemen mampu melakukan efisiensi besar-besaran pada beban usaha (S&A Expenses).
Pertumbuhan pendapatan yang melambat di tengah kenaikan biaya operasional membuat rasio P/E TTM 62.39x menjadi tidak masuk akal untuk perusahaan retail dengan pertumbuhan rendah.
Secara teknikal dan fundamental, harga wajar berada di rentang Rp260 - Rp320
(Menurut pendapat saya).
Disclaimer : Analisis ini merupakan opini/ pendapat pribadi berdasarkan data kesytat yang tersedia saat ini, Bukan Rekomendasi
Ajakan Jual/Beli.
1/2

