


Volume
Avg volume
PT Kapuas Prima Coal Tbk, ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah di bidang pertambangan dan perdagangan. Saat ini Perseroan melakukan kegiatan usaha di bidang pertambangan bijih besi (Fe) dan galena (Pbs) serta memproduksi konsentrat timbal (Pb) dan konsentrat seng (Zn). Daerah konsesi pertambangan Perseroan terletak di Desa Bintang Mengalih, Kecamatan Belantikan Raya, Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah.
SAHAM : $KRYA
HARGA SAAT INI : 90
1οΈβ£ TREN & STRUKTUR HARGA (Swing View)
- Tren Utama : Sideways β Rebound (SPEKULATIF)
- Timeframe Acuan : Daily (Swing Trader)
- Catatan : Saham gocap dengan volatilitas tinggi. Harga bergerak di area konsolidasi bawah setelah tekanan turun. Struktur belum membentuk uptrend sehat dan rawan false rebound, sehingga swing bersifat spekulatif dan wajib disiplin risk.
2οΈβ£ SUPPORT & RESISTANCE
- Support Minor : 88
- Support Kunci : 82
- Resistance 1 : 98
- Resistance 2 : 110
3οΈβ£ KONDISI VOLUME & BANDAR
- Analisa volume : Tipis dan fluktuatif
- Indikasi : Pergerakan spekulatif jangka pendek
- Selama harga di atas 82 β masih dijaga (sangat spekulatif)
4οΈβ£ RISK / REWARD (WAJIB)
- Entry Acuan : 90
- Stop Loss : 78
- Target Swing : 105
- Risk : Reward : Β±1 : 1,2 (SPEKULATIF)
5οΈβ£ FUNDAMENTAL SINGKAT
- Emiten small cap sektor industri/konstruksi, likuiditas rendah dan sensitif sentimen
- Cocok hanya untuk swing spekulatif jangka pendek, bukan mid-term
π KESIMPULAN SWING TRADER
- KRYA hanya layak dimainkan spekulatif selama bertahan di atas support kunci 82
- Target area 98β110, risiko sangat tinggi jika breakdown 82
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$BUMI $ZINC
,DM βmauβ jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar π² di bawah ya. Terima kasih banyak π
ANALISA SAHAM $BRMS
Harga Sekarang: Rp 1.080
Zona Area Beli Aman:
Rp 1.020 β 1.050
β’ Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 980
β’ Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 1.120 β ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
β’ Breakout 1.120 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
β’ TP1 = Rp 1.200
β’ TP2 = Rp 1.300 β 1.400
Keterangan Tambahan:
β’ Selama harga bertahan di atas 1.020, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
β’ Saham sektor tambang emas, pergerakan agresif dan sensitif terhadap harga emas serta volume
β’ Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$BUMI $ZINC
,DM βmauβ jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar π² di bawah ya. Terima kasih banyak π
3 SKENARIO ENTRY SAHAM $HRTA (Swing Trader Plan)
Harga sekarang: 2570
1) SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 2520 β 2620
- Stoploss: < 2420
- TP1: 2750
- TP2: 2950 β 3100
Alasan: Harga masih konsolidasi di atas area support kuat, struktur swing HRTA masih memungkinkan lanjutan naik Boss.
2) SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative β Paling Aman)
- Entry: 2350 β 2420
- Stoploss: < 2250
- TP1: 2620
- TP2: 2850 β 3100
Alasan: Area demand bawah cukup solid, ini zona paling aman buat entry sambil jaga risiko Boss.
3) SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy kalau breakout > 2700 dengan volume besar
- Stoploss: < 2520
- TP1: 2950
- TP2: 3200 β 3400
Alasan: Breakout resistance kunci bisa jadi trigger momentum lanjutan Boss.
Alasan Buy:
β’ Harga masih di area demand
β’ Struktur swing memungkinkan rebound / masih bullish
β’ Breakout 2700 bisa jadi trigger lanjutan
Risiko:
β’ Kalau 2350 jebol = potensi lanjut turun / koreksi lebih dalam
β’ Breakout tanpa volume rawan fake
β’ Stoploss wajib buat jaga modal Boss
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$BUMI $ZINC
,DM βmauβ jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar π² di bawah ya. Terima kasih banyak π
alasan saya kenapa hold saham $ZINC , di laporan kemarin emiten ini menemukan adanya indikasi mineral AU atau Emas di wilayah tambangnya. Jika iya, maka emiten ini adalah perusahaan tambang emas yang paling murah dibandingkan $ANTM ataupun $PSAB
Ada yang mau koreksi??

Obligasi Emiten Apa Saja Yang Pernah Gagal Bayar ? Urutkan dari Tahun 1997 - 2026?
(Maaf ya ini bukan menghina perusahaan orang lain, saya hanya ingin mengecek seberapa tangguh mereka bertahan ketika jatuh mereka sanggup bertahan & bangun lagi) Ini Hanya Cocok Untuk Investor jangka panjang selain mempertimbangkan Faktor2 lain.
Beberapa obligasi perusahaan tercatat di IHSG (Bursa Efek Indonesia) yang pernah mengalami gagal bayar (default) atau penundaan pembayaran bunga/pokok (restrukturisasi) historis meliputi emiten properti dan investasi.
Contoh utama yang pernah tercatat antara lain obligasi PT Duta Anggada Realty Tbk (sekarang PT Duta Putra Land), PT Bakrie & Brothers Tbk, PT Berlian Laju Tanker Tbk (BSML), dan PT Cipaganti Citra Graha Tbk. (Ralat ada di halaman komentar PT Duta Anggada Realty Tbk Emiten yang berbeda dengan PT Duta Putra Land)
PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA): Mengalami gagal bayar obligasi dalam jumlah besar akibat krisis industri pelayaran, memaksa restrukturisasi utang yang sangat panjang.
Kelompok Bakrie (misal: BTEL, BNBR): Beberapa anak usaha kelompok ini pernah tercatat kesulitan memenuhi kewajiban obligasi.
Emiten Properti/Investasi: Sektor ini kerap berisiko tinggi saat ekonomi melemah, seperti kasus historis gagal bayar sukuk/obligasi yang dialami emiten-emiten sektor tersebut.
Gagal bayar obligasi korporasi umumnya disebabkan oleh penurunan kinerja bisnis yang drastis, masalah likuiditas (ketidakmampuan arus kas), atau leverage yang terlalu tinggi. Investor disarankan memantau peringkat kredit (rating) dari lembaga pemeringkat seperti Pefindo untuk meminimalisir risiko ini.
Sejarah gagal bayar (default) obligasi korporasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) biasanya memuncak saat terjadi guncangan ekonomi besar. Berikut adalah rincian historis dari 1997 hingga proyeksi 2026:
1. Era Krisis Moneter (1997 β 2004)
Krisis ini merupakan periode terburuk dengan lonjakan utang luar negeri yang tidak terukur dan depresiasi Rupiah yang ekstrem.
Penyebab Utama: Utang dalam mata uang asing tanpa lindung nilai (hedging) membuat beban emiten membengkak drastis saat Rupiah anjlok.
Emiten Terdampak: Hampir seluruh sektor mengalami kesulitan.
Perusahaan besar seperti PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), PT Polysindo Eka Perkasa, dan PT Asia Pulp & Paper (APP) melalui anak usahanya (seperti Indah Kiat dan Tjiwi Kimia) masuk dalam sejarah restrukturisasi utang terbesar di Asia.
2. Pasca Krisis Keuangan Global (2008 β 2015)
Meski Indonesia relatif bertahan dari krisis 2008, beberapa emiten dengan leverage tinggi mulai bertumbangan di tahun-tahun berikutnya.
PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL): Gagal membayar bunga dan pokok obligasi senilai US$ 380 juta pada tahun 2014, yang berdampak luas bagi kepercayaan investor pada sektor telekomunikasi.
PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA): Mengalami gagal bayar masif di tahun 2012 akibat penurunan harga komoditas global dan over-ekspansi armada, yang memicu restrukturisasi utang menahun.
PT Cipaganti Citra Graha Tbk: Kasus gagal bayar yang bermula dari koperasi namun menjalar ke entitas terkait, menandai krisis kepercayaan pada sektor jasa transportasi.
3. Era Pandemi & Sektor Komoditas (2020 β 2024)
Pandemi COVID-19 menekan arus kas perusahaan, terutama di sektor pariwisata, retail, dan properti.
PT Modernland Realty Tbk (MDLN): Sempat mengalami gagal bayar pada obligasi dolar di tahun 2020 sebelum akhirnya berhasil melakukan restrukturisasi.
PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC): Pefindo menurunkan peringkat menjadi default pada awal 2024 setelah perusahaan gagal memenuhi kewajiban pokok obligasi tepat waktu.
PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT): Mengalami penundaan pembayaran bunga obligasi berkali-kali sejak 2023 hingga 2024 akibat beban utang infrastruktur yang sangat besar, memicu suspensi perdagangan saham.
4. Outlook 2025 β 2026
Memasuki tahun 2026, pasar obligasi masih dipantau ketat terkait risiko suku bunga tinggi.
Tren Gagal Bayar: Tingkat gagal bayar institusi non-keuangan cenderung fluktuatif di kisaran 2,5% tergantung pada stabilitas ekonomi makro.
Proyeksi: Emiten di sektor properti dan konstruksi yang masih dalam proses penyehatan neraca tetap menjadi perhatian utama. Sebaliknya, penerbitan obligasi baru tetap padat seiring IHSG yang terus mencetak rekor baru di awal 2026.
Saran Strategis: Anda dapat memeriksa peringkat terbaru dari Pefindo (Pemeringkat Efek Indonesia) untuk memastikan emiten yang Anda pegang tidak masuk dalam kategori pengawasan khusus atau memiliki prospek negatif.
Apakah Anda sedang memantau emiten spesifik di sektor konstruksi atau properti yang ingin dicek status gagal bayarnya?
Berdasarkan data terkini hingga Februari 2026, sektor konstruksi (BUMN Karya) masih menjadi fokus utama terkait kasus gagal bayar atau penundaan kewajiban obligasi.
Berikut adalah rincian emiten spesifik yang mengalami masalah tersebut:
1. Sektor Konstruksi (BUMN Karya)
Ini adalah sektor dengan kasus gagal bayar paling signifikan yang berlanjut hingga tahun 2025 dan 2026.
PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT)
Status: Sejak Mei 2023, perdagangan saham WSKT telah disuspensi oleh BEI akibat gagal membayar bunga dan pokok obligasi yang jatuh tempo.
Kondisi 2025-2026: Pefindo memberikan peringkat idSD (Selective Default) karena perusahaan belum menyelesaikan pembayaran utang obligasi tertentu. Per September 2025, Waskita mencatatkan rugi bersih sebesar Rp3,17 triliun, dan restrukturisasi masih terus diupayakan untuk menghindari delisting.
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)
Status: Mengalami gagal bayar surat utang pada awal 2025.
Kondisi 2025-2026: Peringkat obligasi dan sukuk WIKA diturunkan menjadi Default oleh Pefindo pada Desember 2025 setelah menunda pembayaran bunga dan bagi hasil pada 6 seri surat utang.
Hingga Februari 2026, WIKA masih dalam proses restrukturisasi utang yang mencapai sekitar Rp29 triliun.
2. Sektor Properti & Lainnya
PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC)
Status: Pefindo menurunkan peringkat menjadi default setelah perusahaan gagal memenuhi kewajiban pokok obligasi tepat waktu pada awal 2024.
Perum Perumnas
Status: Teridentifikasi menghadapi ancaman gagal bayar dan masalah keuangan yang cukup serius pada akhir 2025.
PT Modernland Realty Tbk (MDLN)
History: Pernah mengalami gagal bayar pada obligasi dolar di tahun 2020 sebelum akhirnya berhasil melakukan restrukturisasi.
Rangkuman Risiko Berdasarkan Peringkat (Outlook 2026)
Hingga Februari 2026, investor disarankan memperhatikan label khusus pada bursa atau peringkat dari Pefindo untuk emiten berikut:
Nama Emiten Kode Saham Status Terkini (Februari 2026)
Waskita Karya WSKT Suspensi Saham, Peringkat Selective Default
Wijaya Karya WIKA Proses Restrukturisasi Utang Rp29 Triliun
Kapuas Prima Coal ZINC Pernah Default, Penurunan Peringkat
Catatan Tambahan: Meskipun ada kasus gagal bayar di sektor korporasi, Obligasi Pemerintah (SBN) tetap dianggap sebagai instrumen dengan risiko gagal bayar yang nyaris nol karena dijamin 100% oleh negara.
*Lampiran ScreenCapture di halaman Komentar
$IHSG $WSKT $ZINC
3 SKENARIO ENTRY SAHAM $SWID (Swing Trader Plan)
Harga sekarang: 118
1) SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 116 β 120
- Stoploss: < 112
- TP1: 128
- TP2: 135 β 140
Alasan: Harga masih konsolidasi di area demand pendek, peluang swing rebound masih terbuka Boss.
2) SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative β Paling Aman)
- Entry: 108 β 112
- Stoploss: < 104
- TP1: 120
- TP2: 132 β 140
Alasan: Area demand bawah cukup kuat, ini zona paling aman buat entry sambil jaga risiko Boss.
3) SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy kalau breakout > 124 dengan volume besar
- Stoploss: < 116
- TP1: 135
- TP2: 145 β 150
Alasan: Breakout resistance minor bisa jadi pemicu momentum lanjutan Boss.
Alasan Buy:
β’ Harga masih di area demand
β’ Struktur swing memungkinkan rebound / masih bullish
β’ Breakout 124 bisa jadi trigger lanjutan
Risiko:
β’ Kalau 108 jebol = potensi lanjut turun / koreksi lebih dalam
β’ Breakout tanpa volume rawan fake
β’ Stoploss wajib buat jaga modal Boss
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$BUMI $ZINC
,DM βmauβ jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar π² di bawah ya. Terima kasih banyak π
SCALPING $BRPT (1945)
RENCANA ENTRY & EXIT
Entry Buy (1900 β 1980)
Take Profit 1 (TP1) 1980
Take Profit 2 (TP2) 2020
Zona Stoploss (< SL) 1870
RISK : REWARD (DETAIL)
Asumsi Entry Ideal (1930)
Risiko (Risk)
Entry 1930 β Stoploss 1870
Risiko = 60 poin
Reward TP1
TP1 β Entry = 50 poin
Risk : Reward TP1 = 1 : 0,8
Reward TP2
TP2 β Entry = 90 poin
Risk : Reward TP2 = 1 : 1,5
Catatan Risk : Reward
- Minimal ambil TP1, jangan serakah
- TP2 hanya jika volume & momentum mendukung
- Jika TP1 tercapai, stoploss digeser ke BEP
Catatan Tambahan
- Scalping berhasil dari disiplin, bukan nekat
- Stoploss wajib dan tidak boleh digeser turun
- Tidak ada sinyal β tidak entry
- Fokus konsistensi, bukan sekali besar
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$BUMI $ZINC
,DM βmauβ jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar π² di bawah ya. Terima kasih banyak π