


Volume
Avg volume
PT Unilever Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam pembuatan, pemasaran dan distribusi barang konsumen yang laku keras (FMCG). Kegiatan bisnis utama Perusahaan terbagi ke dalam dua segmen operasi: Kebutuhan Rumah Tangga dan Perawatan Tubuh yang meliputi produk kosmetik, dan juga produk-produk pembersih rumah tangga dan tubuh seperti deterjen, sabun, sampo, obat gigi, deodoran, dan Makanan dan Minuman, yang meliputi produk-produk makanan dan minuman, seperti es krim, kantong teh, kecap, minuman sari buah, bumbu-bumbu masak dan margarin. Sebagian dari merek utama untuk produk kebutuhan rumah tangga dan perawatan tu... Read More
Oke. Ini versi full power, sudah digabung semua angle: data marketplace, sentimen blokir mereda, brand viral sesaat, dan framing recovery story — dibuat bukan untuk “pompom” tapi lebih masuk akal.
Di tengah persaingan ketat personal care & home care di marketplace Indonesia, posisi Unilever Indonesia tidak runtuh — justru sedang memasuki fase konsolidasi menuju stabilisasi.
Arena pertarungan utama sekarang ada di Shopee dan TikTok Shop. Di dua platform ini, kategori beauty & personal care bernilai triliunan rupiah per kuartal dan tumbuh pesat.
Dan di sini fakta yang sering terlewat:
✔ Official Store Unilever tetap aktif & terverifikasi
✔ Produk seperti Lifebuoy, Dove, Sunsilk, Pepsodent, Rexona punya ribuan review
✔ Rating stabil & repeat order tinggi
✔ Konsisten ikut campaign besar (9.9, 11.11, flash sale)
✔ Supply chain kuat — jarang kosong stok
Memang ada tekanan.
⚡ Wings Group agresif di harga.
⚡ Brand lokal dan brand baru viral bermunculan lewat live TikTok.
⚡ Sentimen blokir sempat ramai dan memengaruhi persepsi.
Tapi mari lihat polanya secara rasional.
🔥 Fenomena Brand Viral: Cepat Naik, Cepat Redup
Di TikTok Shop, pola yang sering terjadi:
1️⃣ Viral karena influencer
2️⃣ Diskon besar + subsidi platform
3️⃣ Lonjakan penjualan cepat
4️⃣ Retention rendah
5️⃣ Konsumen kembali ke brand yang dipercaya
Untuk kategori fashion mungkin bisa sustain viral.
Tapi untuk sabun, shampoo, pasta gigi, deodorant?
Trust jauh lebih penting daripada sekadar viral.
Personal care adalah produk yang bersentuhan langsung dengan tubuh. Konsumen boleh coba sekali. Tapi untuk pemakaian rutin jangka panjang, mereka kembali ke brand yang sudah terbukti aman dan konsisten.
Dan di sinilah Unilever unggul secara struktural.
📉 Sentimen Blokir: Emosional vs Realita Konsumsi
Sentimen sosial biasanya:
Tinggi di awal
Viral di media
Tapi tidak selalu bertahan di perilaku konsumsi
Marketplace seringkali lebih jujur daripada media sosial.
Cek saja jumlah terjual & rating produk personal care Unilever — demand tetap ada.
Masyarakat semakin cerdas.
Keputusan belanja kembali ke:
✔ Kualitas
✔ Keamanan
✔ Harga wajar
✔ Ketersediaan stok
Emosi mereda. Kebutuhan tetap berjalan.
🎯 Angle Investasi: Dari Tekanan ke Rebound
UNVR bukan growth story agresif saat ini.
Tapi bisa menjadi recovery & stabilization story.
Jika:
Sentimen negatif makin pudar
Konsumen kembali ke pola repeat purchase stabil
Digital channel makin optimal
Pricing strategy lebih adaptif
Maka potensi stabilisasi market share terbuka.
Dan ketika market mulai melihat tanda stabilisasi — bukan lagi penurunan — rerating valuasi bisa terjadi.
Dalam industri kebutuhan harian, yang menang jangka panjang bukan yang paling murah atau paling viral.
Yang menang adalah yang:
✔ Punya brand equity
✔ Punya distribusi kuat
✔ Punya repeat demand
✔ Punya daya tahan krisis
Dan itu adalah DNA Unilever.
📌 Cek Sendiri di Marketplace: 👇
https://cutt.ly/mtn3dPFp
🔎 Buka Shopee atau TikTok Shop
🔎 Ketik: “Lifebuoy body wash”, “Dove shampoo”, “Pepsodent toothpaste”
atau ,👉
https://cutt.ly/Ntn3dP55
https://cutt.ly/Atn3dPJC
https://cutt.ly/ztn3dPMM
https://cutt.ly/vtn3dP8C
🔎 Lihat jumlah terjual & rating
Data di etalase sering lebih objektif daripada opini timeline.
Persaingan memang ada. Tekanan memang nyata.
Tapi ketika sentimen mereda dan keputusan kembali rasional, brand dengan fondasi kuat biasanya tetap berdiri.
“ANALISA INI BUKAN AJAKAN MEMBELI ATAU MENJUAL.
KEPUTUSAN INVESTASI SEPENUHNYA KEMBALI KEPADA MASING-MASING PEMBACA, BERDASARKAN RISET DAN PROFIL RISIKO PRIBADI.”
$UNVR $MYOR $AALI

KABARBURSA.COM - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) membukukan lonjakan laba bersih signifikan sepanjang 2025. Lonjakan tersebut ditopang keuntungan divestasi bisnis es krim.
Laba bersih Unilever sepanjang 2025 tercatat sebesar Rp7,64 triliun atau melonjak 127 persen secara tahunan. Kinerja ini mencer...

www.kabarbursa.com

$UNVR support sebelunya 2450..telah di break dan langsung terjun payung keharga 1600 an..klo resist 2450 breaak dengan volume tebal..kmungkinan harga akan bermain di harga 2600-2800...yuk ndar..jebolkan dengan volume tebal

$UNVR kemarin AK masuk 8 M dan BK masuk 2 M. pagi ini transaksi masih sepi sktar 18 M, rata rata harian transakssi di atas 50M..mencapai keseimbangan seller dan buyer. jika masih tetap seperti ini makan harga masih akan disini sini saja. semoga sebentar lagi akan terbentuk pola, kuat buyer harga akan melambung tinggi, kuat seller harga terkoresi bisa turun antara 2200-2300...
kalau saya berharap akan lebih kuat buyer dengan dorongan volume tebal dan nilai tranksasi di atas 100m-150m.semoga hari ini kejutan ke atas
$UNVR
https://cutt.ly/ttn9QhSH
jadi ragu buat jual.. 🤩 karena unvr berkomitmen pay out ratio 100%..hmm..
Lebih Ramping dan Lincahkah $UNVR Saat Ini?
Bagi sebagian investor, melihat pergerakan UNVR beberapa tahun terakhir mungkin terasa seperti melihat raksasa yang sedang pasrah dengan obesitasnya dan selalu gagal menunaikan resolusi tahun barunya: Diet ketat. Memasuki semester pertama 2026, resolusi tersebut mulai terlihat. Melalui divestasi unit bisnis es krim (Wall's) dan teh (Sariwangi), UNVR secara resmi menanggalkan beban operasional yang selama ini dianggap berat di ongkos. Bisnis es krim harus selalu menyediakan kulkas yang menyedot listrik mulai dari pabrik hingga warung ecerannya.
Laporan keuangan penuh 2025 jadi bukti awal efektivitas strategi ini dengan lonjakan laba bersih yang signifikan. Sentimen positif ini semakin memanas menjelang RUPS yang diselenggarakan siang nanti, di mana pengesahan jajaran direksi baru menjadi agenda krusial. Pasar berharap susunan manajemen baru ini membawa wajah-wajah yang ahli dalam efisiensi operasional dan inovasi digital. Jika figur yang terpilih memiliki reputasi kuat dalam memutarbalikkan kinerja (turnaround), harga saham berpotensi mendapatkan dorongan instan karena meningkatnya optimisme investor terhadap arah baru perusahaan.
Dalam kalkulasi investasi, daya tarik utama UNVR kini bergeser pada dividend yield yang sangat kompetitif. Dengan proyeksi imbal hasil kumulatif mencapai 5,8% hingga 6,9%, UNVR menawarkan kepastian pendapatan pasif yang melampaui kompetitor seperti $ICBP atau $MYOR
Di sisi lain, potensi capital gain tetap terbuka dengan target harga konsensus di kisaran Rp2.900 - Rp3.200. Namun, investor perlu jeli; kenaikan harga sering kali memuncak menjelang cum date dividen, sehingga strategi entry yang tepat sangat krusial untuk menghindari dividend trap (pembahasan mengenai ini di tulisan terpisah yes).
Tanpa rantai dingin es krim yang mahal, UNVR kini fokus pada benteng pertahanan utamanya: perawatan tubuh dan rumah tangga. Dengan restrukturisasi portofolio dan penyegaran kepemimpinan siang ini, raksasa ini tidak lagi sekadar besar; ia kini bertransformasi menjadi entitas yang lebih ramping, lincah, dan siap berlari lebih efisien di tahun 2026.
$UNVR sekian lama masuk bursa belum pernah lirik2 emiten ini, krn trend makronya udah turun kena gempur produk2 baru.. kyknya skrg mulai bangkit, masuk ah dikit..
$ZATA yuk lah lanjut meroket.... target 200, biar bagger (kedua kali)
👀 [Friday Insight]
Mata Melihat Hancur, Data Melihat Peluang.
Masih ingat kepanikan akhir Januari kemarin saat isu MSCI & Trading Halt melanda?
Banyak saham harganya dibanting terjun bebas. Mata telanjang ritel bilang: 'Market Crash! Jual Semua!' Tapi Data Bandarmology bilang: 'Tenang. Ini cuma guncangan (Shakeout) untuk mengusir penumpang gelap.'
Studi kasus hari ini adalah $MSIN. Dari harga 520, dibanting ke 286 (-45%), lalu minggu ini terbang lagi ke 466.
Apakah ini sulap? Bukan. Ini adalah Anomali. Saat harga turun drastis tapi garis akumulasi (BMO) justru nanjak atau stabil.
Siapa yang berani beli di 286 kemarin? Cuma mereka yang percaya Data, bukan Drama.
Mari kita bedah chart-nya siang nanti.
$UNVR $SMDR

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (12/2) di zona merah, melemah 0,31% ke level 8.265,35.
Tekanan datang di tengah aksi jual investor asing yang mencatatkan net sell Rp2,03 triliun di pasar reguler dan Rp1,49 triliun di seluruh pasar. Di tengah ...

www.cnbcindonesia.com

🍦 UNVR 2025: Laba Bersih +127% YoY, Didorong Keuntungan Spin–off Bisnis Es Krim
Stockbit's take:
• Unilever Indonesia ($UNVR) mencatatkan laba bersih sebesar Rp7,64 T selama 2025 (+127% YoY), yang sudah termasuk keuntungan spin–off bisnis es krim sebesar Rp3,8 T.
• Mengesampingkan bisnis es krim beserta keuntungan penjualannya (discontinued), laba bersih dari operasi yang dilanjutkan (continuing operation) mencapai Rp3,54 T selama 2025 (+22% YoY). Perbandingan dengan estimasi konsensus tidak dapat dilakukan karena kami tidak mengetahui seberapa banyak analis yang telah/belum memperhitungkan keuntungan spin–off.
• Laba bersih dari operasi yang dilanjutkan (continuing operation) relatif rendah, yakni sebesar Rp538 M pada 4Q25 (+75% YoY, -51% QoQ), terimbas beban transformasi. UNVR masih akan melanjutkan transformasi, tetapi dengan beban yang lebih rendah pada 2026.
Laba Bersih 4Q25 Terimbas Beban Transformasi
Penurunan laba bersih yang signifikan secara kuartalan disebabkan oleh biaya transformasi sebesar Rp460 M yang dibukukan pada 4Q25, terutama pada segmen ‘Home & Personal Care’. Mengesampingkan biaya tersebut, laba bersih UNVR pada 4Q25 mencapai Rp998 M, hanya lebih rendah -10% QoQ. Sementara itu, kenaikan laba bersih yang signifikan secara tahunan pada 4Q25 disebabkan oleh efek low–base, di mana UNVR masih dalam tahap awal pembenahan pada 4Q24. Manajemen UNVR mengungkapkan dalam earnings call 2025 bahwa proses transformasi masih akan berlanjut, tetapi dengan beban yang akan lebih rendah sekitar 30–40% dibandingkan beban transformasi selama 2025 yang mencapai ~Rp700 M. Menurut manajemen, hasil transformasi akan semakin terasa pada 2026 ke atas.
Penjualan 2025 +4% YoY, Positif Pertama Kali dalam 3 Tahun
UNVR mencatatkan penjualan (continuing operations) sebesar Rp7,7 T pada 4Q25 (+17% YoY, -4% QoQ). Hasil ini membuat penjualan selama 2025 mencapai Rp31 T (+4% YoY), menandai pertumbuhan penjualan yang positif setelah turun pada 2024 (-21% YoY) dan 2023 (-6% YoY). Perbaikan terutama terlihat pada segmen ‘Home & Personal Care’, di mana penjualan tumbuh +20% YoY selama 4Q25 dan +4% YoY selama 2025 (vs. 2024: -11% YoY, 2023: -7% YoY). Sementara itu, segmen ‘Foods & Refreshment’ mencatatkan pertumbuhan penjualan +10% YoY selama 4Q25 dan +5% YoY selama 2025 (vs. 2024: -4% YoY, 2023: +0% YoY).
Dividen: 100% Laba Bersih 2025 + Hasil Divestasi
Manajemen UNVR mengatakan bahwa 100% laba bersih tahun buku 2025 akan dibagikan sebagai dividen. Selain itu, keuntungan dari divestasi bisnis es krim (~Rp3,8 T) dan teh Sariwangi (~Rp800 M) juga akan dibagikan sebagai dividen. Dengan demikian, total dividen tahun buku 2025 yang akan dibagikan UNVR adalah ~Rp8,1 T. UNVR sendiri telah membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp3,3 T pada Desember 2025, sehingga sisa alokasi pembagian dividen mencapai Rp4,8 T. Angka tersebut mengindikasikan dividend yield 5,5% berdasarkan harga saham UNVR di level Rp2.300/saham per Kamis (12/2).
_____
Edi Chandren (@edichand)
Investment Analyst Lead Stockbit
1/2


@arthab salah satu lah penyebab naik nya revenue dalam setahun terakhir.selain divestasi anak usaha nya.chek marketplace online penjualan $UNVR produk nya plong laris manis rata2 perproduk di atas 4000 penjualan,rata-rata loh ,dan rata-rata yang saya amati dari segi distribusi kayak nya ini salah satu memotong cost untuk distribusi bagi mereka,jadi diskon lumayan,dengan habits masyarakat saat ini,murah mudah dan cepat,bisa menguasai market lagi untuk produk mereka ,contoh nya hal yang sama terjadi di $AUTO jualan spare part semua merk kendaraan di 2021 harga nya sampai 1100an tau gak di 2022 2023 revenue mereka naik, menurut pengamatan saya yah ,online shop salah satu penyebab nya.CMIIW.
@StockbitNews sudah price in sekarang dengan yield 9% dengan EPS full year 2025 si $UNVR
Kecuali ambil harga bawah 1.500 seger sih wkwkkwkwk.
IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Jumat ( 13/2/2026), berpotensi melemah.
Sebelumnya, IHSG ditutup turun 0,31 persen ke 8.265,35 disertai dengan net sell asing Rp2,03 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing yaitu BBCA, BUMI, DEWA, ANTM dan BREN.
Head of Retail Res...

www.idxchannel.com

IDXChannel - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) berkomitmen membagikan seluruh laba bersih pada 2025 sebagai dividen dengan rasio pembayaran (payout ratio) sebesar 100 persen. Tidak hanya itu, investor akan menerima dividen tambahan yang bersumber dari hasil penjualan lini bisnis es krim dan teh Sariw...

www.idxchannel.com

Sekarang badainya datang dari luar.
Panik karena kemajuan pesat dari AI.
$IHSG $BBCA $UNVR
https://cutt.ly/otn2AMPW
1/2


➡️Assalammu'alaikum...
Pagi semuanya...
Semoga hr ini hr yg penuh keberkahan, kebahagiaan & keberuntungan ya
N Cuan nya Luberrrrr.... Aamiin
Random Tag: $ESTI $JSMR $UNVR
#LoveFriday
#SalamCuanSelalu