


Volume
Avg volume
PT Unilever Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam pembuatan, pemasaran dan distribusi barang konsumen yang laku keras (FMCG). Kegiatan bisnis utama Perusahaan terbagi ke dalam dua segmen operasi: Kebutuhan Rumah Tangga dan Perawatan Tubuh yang meliputi produk kosmetik, dan juga produk-produk pembersih rumah tangga dan tubuh seperti deterjen, sabun, sampo, obat gigi, deodoran, dan Makanan dan Minuman, yang meliputi produk-produk makanan dan minuman, seperti es krim, kantong teh, kecap, minuman sari buah, bumbu-bumbu masak dan margarin. Sebagian dari merek utama untuk produk kebutuhan rumah tangga dan perawatan tu... Read More
#Psiko Saham Part 2
Averaging down di saham yang lagi downtrend parah itu bukan strategi beli diskon, tapi seringkali cuma menolak kenyataan.
Mindset nya diubah, misalnya kita mikir "beli lagi ah biar harga rata-ratanya makin murah", coba lihat dari sisi lain, kita justru sedang membuang peluru baru untuk mempertahankan posisi yang sudah terbukti salah arah.
Ingat, menambah muatan di perahu yang bocor tidak akan menambalnya, malah bikin tenggelam lebih cepat.
Random Tag: $GOTO $ARTO $UNVR
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Menjelang akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal bertahan di zona hijau. IHSG pada perdagangan saham Jumat (06/3/2026) ditutup di level 7.585,687.
Berdasarkan data RTI Business, IHSG melemah 124,850 poin atau rontok 1,62% dari penutupan Kamis (05/3/2026) di...

stockwatch.id

Bakal panjang perangnya. Entah bakal anjlok sedalam apa ini bursa.
https://cutt.ly/8tRHj8G1
$BBCA $UNVR

Suka-suka kau lah Wo!
$BBCA $UNVR
https://cutt.ly/otRHy1wv

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham sesi I, Jumat (06/3/2026) ditutup di posisi 7.509,101, merosot 201,436 poin atau anjlok 2,61%. Ini dipicu harga saham 645 emiten yang berakhir melemah, sementara hanya sebanyak 97 saham ditutup naik dan 69 saham ...

stockwatch.id

Dominasi Barat Cuma Permainan Psikologis? 🧠💸
Ternyata sistem finansial global itu kayak "mesin cuci" raksasa yang melegitimasi modal dari pinggiran ke pusat. Video ini ngebongkar gimana Inggris & AS bangun hegemoni lewat instrumen hukum dan finansial, bukan cuma militer.
Buat kita investor, mending mana: ikut arus yang makin spekulatif atau cari Alpha di pasar yang kita kuasai fundamentalnya?
Simak detailnya: https://cutt.ly/StRDUbbP
Tag: $ASII $TLKM $UNVR
@josuajs4 ni kamu itungannya gimana butuh M an?
offer 2 aja hanya 43jt value nya, di 3 37. artinya untuk ke habisin barang smpai 3 hanya butuh 80jt aja, ga sampe M M an wwkkwk ampun deh, mangat om fear nya, sampe ngelarang org buy🤣
$UNVRBQCH6A $UNVR $DKHH-W
makin ga ada harga nya $BRMS $CUAN $UNVR , ini diskon atau trap ?
yang kuwat ya para holder..
yang masih punya peluru, tetap hati-hati, tetap selektif saat nyerok
Gaasss yookkk $UNVRBQCH6A!!😍🚀🚀
BID nya tebel, 1 ke 2 aja uda 100%, 2 ke 3 profit 50%🙌🏻
$UNVR $HAJJ-W
1/2


STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat lebih dari 1,75%. IHSG pada perdagangan saham Kamis (05/3/2026) ditutup di level 7.710,537. Berdasarkan data RTI Business, IHSG menguat 133,472 poin atau naik 1,76% dari penutupan Rabu (04/3/2026) di level 7.577,...

stockwatch.id

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham sesi I, Kamis (05/3/2026) ditutup di posisi 7.703,790, menguat 126,725 poin atau naik 1,67%. Ini diungkit harga saham 607 emiten yang berakhir menguat, sementara sebanyak 115 saham ditutup turun dan 95 saham tida...

stockwatch.id

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham Kamis (05/3/2026) dibuka menguat di level 7.695,347. Hingga pukul 09.12 WIB, IHSG terpantau di level 7.708,837, menguat 131,773 poin atau naik 1,74% dari penutupan Rabu (04/3/2026) di level 7.577,064.
Saham-saham...

stockwatch.id

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali merosot lebih dari 4%. IHSG pada perdagangan saham Rabu (04/3/2026) ditutup di level 7.577,064. Berdasarkan data RTI Business, IHSG anjlok 362,702 poin atau rontok 4,57% dari penutupan Selasa (03/3/2026) di level 7.939,767. Sepan...

stockwatch.id

$UNVR resmi dapet dana seger Rp1,5 T hasil jual bisnis tehnya. Dana ini setara 45% dari ekuitas mereka, baca disni https://cutt.ly/JtRd52JT

Pasar saat ini sedang sangat volatile karena eskalasi geopolitik Timur Tengah (konflik AS-Israel-Iran yang memicu penutupan Selat Hormuz, lonjakan harga minyak, dan sentimen risk-off global), ditambah revisi outlook kredit Indonesia oleh Fitch Ratings menjadi negatif. Ini menyebabkan aksi jual massal, outflow asing, dan tekanan inflasi potensial.
Update terkini per penutupan Rabu, 4 Maret 2026:
a. IHSG anjlok tajam 4,57% (atau sekitar -362 poin) ke level 7.577 (dari penutupan sebelumnya ~7.939). Semalam sempat jebol ke bawah 7.600, bahkan sentuh ~7.584 intraday. Ini lanjutan koreksi berat dari level 8.000+ pekan lalu—total sudah turun signifikan dalam seminggu terakhir.
b. Semua 11 sektor IDX-IC melemah, terparah: Barang Baku (-7,42%), Transportasi & Logistik (-7,23%), Barang Konsumen Non-Primer (-6,69%). Transaksi tinggi, tapi dominasi seller (734 saham merah vs hanya 54 hijau).
c. Sentimen: Risk-off kuat karena ketakutan gangguan pasok minyak (harga Brent/WTI melonjak), inflasi global naik, bank sentral mungkin tahan suku bunga tinggi lebih lama. Pasar Asia & Wall Street juga ikut rontok.
Prediksi analis untuk Kamis, 5 Maret 2026:
- Rawan lanjut koreksi atau volatile sideways di bawah 7.600–7.800 (support krusial ~7.500–7.700 jika jebol lagi). Ada potensi rebound teknikal terbatas jika ada de-eskalasi konflik atau inflow domestik, tapi probabilitas risk-off masih dominan (banyak analis bilang "tertekan lanjut" atau "wait and see").
- Rentang proyeksi umum: 7.500–7.800 (waspada break low ke 7.300-an jika minyak terus naik).
Rekomendasi saham dari analis terkini (dari Sinarmas Sekuritas, BRI Sekuritas, Kiwoom, dll. via sumber seperti Kontan, Bisnis, Liputan6, IDXChannel—fokus buy on weakness atau speculative di sektor resilient):
a. Sektor yang relatif tahan: Energi & Komoditas (karena harga minyak/batu bara tinggi meski risk-off tekan indeks secara keseluruhan): UNTR (United Tractors), AADI (Adaro Andalan), HRUM (Harum Energy), PTBA (Bukit Asam), ENRG (Energi Mega Persada).
b. Lainnya disebut: INDY (Indika Energy), MDKA (Merdeka Copper Gold), TAPG (Triputra Agro), DSNG (Dharma Satya Nusantara), ISAT (Indosat), CPIN (Charoen Pokphand), INKP (Indah Kiat Pulp & Paper).
c. Dari Sinarmas: UNTR (speculative buy, entry ~28.000–29.475, target 30.100–31.000), AADI (speculative), HRUM/HRTA/INDY (hold atau cermati).
d. Momentum top gainer kemarin (4 Maret): IFSH (+25%), SOTS (+24,59%), ITMA (+11,91%)—tapi ini small cap volatile, sering reversal setelah lonjakan.
e. Defensif: Consumer staples atau bank besar (BBCA/BBRI/BMRI) jika rebound, tapi kemarin masih kena tekanan.
Saran realistis untuk besok:
1. Hindari agresif buy di tengah ketidakpastian ini—pasar bisa lanjut jebol jika konflik memburuk atau data ekonomi negatif.
2. Jika ingin trading, fokus buy on weakness di saham energi/komoditas (UNTR, PTBA, HRUM, AADI) yang leverage tinggi ke harga minyak/batu bara (bisa resilient atau bahkan cuan jika minyak stabil tinggi).
3. Blue chip defensif seperti TLKM, UNVR, atau bank besar lebih aman untuk hold jangka menengah.
4. Pantau real-time di TradingView/IDX saat buka: cek volume tinggi di support, RSI oversold, atau berita de-eskalasi. Pakai stop-loss ketat (minimal 5–7% dari entry), diversifikasi, dan jangan gunakan dana darurat.
Ini bukan sinyal trading—hanya rangkuman opini analis publik. Pasar bisa berbalik total karena breaking news.
Tags: $UNTR $UNVR $HRUM
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) resmi menjual bisnis teh SariWangi kepada PT Savoria Kreasi Rasa. Nilai transaksi penjualan ini mencapai Rp1,5 triliun di luar pajak yang berlaku.
Manajemen UNVR dan pembeli telah menandatangani Perjanjian Pengalihan Bisnis (BTA) pada 6 Ja...

stockwatch.id

PT Unilever Indonesia Tbk kehilangan laba operasional Rp103 miliar setelah melepas bisnis Teh SariWangi, tapi dari hasil penjualan senilai Rp1,5 triliun, perseroan justru meraih laba bersih Rp707 miliar.
Transaksi ini membuat kas dan aset Unilever melonjak, liabilitas bertambah karena pajak, dan ekuitas naik, sehingga meski lini usaha hilang, perusahaan justru semakin kuat secara finansial.
$UNVR
source bloomberg
