


Volume
Avg volume
TBS Energi Utama Tbk (TOBA) merupakan Perusahaan yang berbasis di Indonesia yang bergerak dalam pertambangan batu bara dan perkebunan kelapa sawit. Operasi bisnis Perusahaan dibagi menjadi dua segmen: pertambangan batu bara dan perkebunan. Perusahaan dan anak perusahaannya mengoperasikan pertambangan batu bara dan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan, Indonesia. Melalui PT Adimitra Baratama Nusantara dan PT Trisensa Mineral Utama, Perusahaan mengoperasikan pertambangan batu bara dengan izin pertambangan operasi produksi di daerah pertambangan di kecamatan Sanga-sanga, Loa Janan, dan Muara Jawa, kabupaten Kutai Kartanegara, prov... Read More
SAHAM : $TOBA
HARGA SAAT INI : 840
1️⃣ TREN & STRUKTUR HARGA (Swing View)
- Tren Utama : Sideways cenderung rebound
- Timeframe Acuan : Daily (Swing Trader)
- Catatan : Harga bergerak konsolidasi pasca koreksi sektor energi, struktur mulai membentuk base namun belum ada konfirmasi uptrend kuat
2️⃣ SUPPORT & RESISTANCE
- Support Minor : 810
- Support Kunci : 780
- Resistance 1 : 880
- Resistance 2 : 920
3️⃣ KONDISI VOLUME & BANDAR
- Volume relatif stabil, belum ada dorongan agresif
- Indikasi akumulasi ringan dan selektif
- Selama harga di atas 780 → masih dijaga
4️⃣ RISK / REWARD (WAJIB)
- Entry Acuan : 840
- Stop Loss : < 750
- Target Swing : 880 – 920
- Risk : Reward : ±1 : 1,5 (CUKUP)
5️⃣ FUNDAMENTAL SINGKAT
- Emiten energi terintegrasi dengan eksposur batubara & transisi energi
- Cocok untuk swing rebound, belum ideal untuk mid-term agresif
📌 KESIMPULAN SWING TRADER
- Selama bertahan di atas support kunci 780, peluang rebound ke 880–920 masih terbuka
- Risiko meningkat jika breakdown 780 karena potensi konsolidasi lanjutan
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti $GTSI $AUTO ,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
Bau2nya $TOBA incer wte tahap 2, yang lebih banyak dan besar: jkt, sby, tangerang, semarang, medan, belom masuk tahap 1 ini soalnya.
Yah supaya ga terlalu kentara kali klean ya.. $OASA $BIPI
*menghayal
$OASA $TOBA
Roadmap WTE Danantara:
- pengumuman pemenang Tahap-1: mid Feb26,
- groundbreaking: akhir Maret 2026.
- Tahap-1 di 4 kota, yaitu Bogor, Bekasi, Denpasar, dan Yogyakarta.
- Lelang Tahap-2 setelah pengumuman lelang Tahap-1 rampung, utk 6 kota/ kabupaten.
- Biaya 1 fasilitas WTE est Rp2,5–3 T atau US$150–170 juta.
$TOBA opung ritel unyu ini ga ada niatan dijemput biar yang beli diharga sekarang bisa beli nmax apa

Monitor2 buat minggu2 depan:
-. Emiten terkait WTE jelang pengumuman resmi tender danantara...itu mungkin ARA ARA. All in aja ke satu emiten atau beli dua emiten max,
Preference kalau harus milih: $OASA dan mungkin $TOBA. Rumor OASA mau diakuisisi or colab sama Bakrie; TOBA ongoing buyback.
MHKI "gak berkarakter" harganya naik kalau OASA naik hehe.
BIPI gak syariah krn DER (debt to equity ratio) tinggi.
SOFA Boston Furniture industries, mungkin bagus tapi ehmmm ada furniturenya gitu jadi kurang sregg.
-. narasi presiden ttg pembuatan ribuan kapal --- bikinnya sebagian (or semua?) pasti di indo; cari emiten yg berkaitan termasuk bahan bakunya kayak baja, kontraktor kontruksi yg pengalaman dalam peluasan galangan perkapalan, dll. Kontraktor pembuatan kapal byk terutama di batam, tapi blm ada yang TBK; di profile $NELY "melalui anak perusahaannya, PT Permata Barito Shipyard & Engineering, perusahaan menawarkan pembangunan, perbaikan, dan pemeliharaan kapal, kapal tunda, dan tongkang", tapi bukan full scale manufacturing.
-. Tekstil masih menarik, tunggu kejelasan danantara ttg siapa yang kecipratan dana investasi.
BELL masih lanjut dan ZATA mungkin berlanjut....
-. Emiten bagus2 byk yg drop hari ini --- minggu depan mungkin rebound..
-.
-.
To be continued.
Just IMHO, Maaf kalau tak berkenan.
--- disclaimer bukan ajakan jual beli; dyor. Hindari rungkad!
Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) milik Danantara memicu lonjakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, serta saham-saham apa saja yang patut Anda perhatikan.
Proyek waste to energy (WtE) Danantara diperkirakan akan mengumumkan pemenang lelang pada Februari 2026. Sentimen positif ini sudah mulai menggerakkan pasar, terutama karena semua 24 peserta lelang merupakan perusahaan asing, mayoritas berasal dari China, serta tiga dari Jepang dan satu dari Prancis.
Di sisi domestik, beberapa emiten memiliki keterkaitan langsung dengan proyek ini. PT Boston Furniture Industries Tbk (SOFA) lewat anak usahanya Parivarta Energi Nusantara telah membentuk konsorsium bersama Hunan Construction Engineering Group (China) dan Kintan Usahasama (Malaysia). Sementara PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) menargetkan wilayah Bogor Raya dan Denpasar Raya dengan bergabung bersama Grandblue Environment Co. Ltd.
Selain SOFA dan OASA, ada pula PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), dan PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) yang juga terkait dengan proyek PSEL.
Bagaimana performa saham mereka? Sejak awal tahun, saham SOFA naik 25,27% menjadi Rp466, OASA melonjak tajam 80,30% ke Rp476, dan TOBA meningkat 10,81% ke Rp830. MHKI, BIPI, dan IMPC juga menunjukkan kenaikan, meski lebih dipengaruhi sentimen proyek daripada fundamental.
Ringkasnya, berikut data utama:
SOFA: Konsorsium PSEL, YTD +25,27%, harga Rp466.
OASA: Konsorsium wilayah Bogor & Denpasar, YTD +80,30%, harga Rp476.
TOBA: Energi & infrastruktur, YTD +10,81%, harga Rp830.
MHKI: Pengelolaan sampah, YTD positif, harga Rp254.
BIPI & IMPC: Kenaikan dipicu sentimen proyek.
Senior Equity Analyst Kiwoom Sekuritas, Sukarno Alatas, menilai bahwa kenaikan saham tersebut lebih dipengaruhi sentimen PSEL. Namun, dari sisi fundamental, MHKI menonjol karena pertumbuhan pendapatan 23,83% YoY menjadi Rp148,80miliar dan laba bersih naik 20,35% menjadi Rp27,12miliar pada kuartal III2025. Proyek pabrik baru di Lamongan diprediksi menjadi katalis positif bagi MHKI.
Sukarno menyarankan investor dengan profil risiko konservatif untuk fokus pada emiten berfundamental kuat seperti MHKI, sementara saham yang dipicu sentimen lebih cocok untuk strategi trading jangka pendek dengan manajemen risiko yang ketat.
$OASA $IMPC $TOBA
PSEL Tahap 1 Segera Diumumkan: Siapa Emiten yang Bakal Ketiban Durian Runtuh?
Industri pengelolaan sampah menjadi energi (Waste-to-Energy/PSEL) di Indonesia memasuki babak krusial. Pengumuman pemenang lelang Tahap 1 sudah di depan mata, disusul dengan pembukaan lelang Tahap 2. Ini bukan sekadar proyek lingkungan, tapi proyek strategis nasional dengan nilai investasi triliunan rupiah.
Beberapa emiten sudah mulai "curi start" dalam pergerakan harganya. Namun, sejarah pasar modal mencatat: Buy on rumor, sell on news. Apakah kenaikan harga saat ini sudah mencerminkan kemenangan lelang, atau justru akan ada kejutan saat pengumuman resmi keluar?
Bagi investor, memahami peta persaingan emiten di proyek PSEL ini sangat krusial untuk mengukur risiko upside dan downside-nya. Jangan sampai terjebak di harga pucuk hanya karena ikut-ikutan euforia proyek hijau.
Baca ulasan peta emiten dan strategi menghadapi volatilitasnya di sini: 👉 https://cutt.ly/MtzF8bJA
$TOBA $OASA $BIPI
