3,350

-30

(-0.89%)

Today

109.05 M

Volume

118.3 M

Avg volume

Company Background

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, secara komersial dikenal sebagai Telkom, berawal pada 6 Juli 1965 sebagai Perusahaan Negara Telekomunikasi, lalu pada 19 November 1991 statusnya berubah menjadi PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) sebagai perseroan terbatas milik negara. Perusahaan ini bergerak di penyelenggaraan jaringan dan jasa telekomunikasi serta informatika meliputi fixed–mobile broadband, satelit, data center, serta solusi digital, dan kini memprioritaskan transformasi digital lewat inisiatif Five Bold Moves: integrasi fixed–mobile convergence (FMC), optimalisasi infrastruktur fiber melalui InfraCo, pengembangan platfo... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TLKM jgn bikin dahdigdug terus dong 🙄🙄🙄 ayo tuh $UNVR satsetsatset....

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Turun dulu ini mah, $TLKM naik pindah dulu

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

weeew $ISAT signal kenceng di banding $TLKM $EXCL

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Peran Produk HiFi Untuk $ISAT

Pertanyaan salah satu user Stockbit bukan di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Ada user Stockbit yang tanya tentang produk HiFi Indosat. Pertanyaannya kelihatan sederhana, tapi sebenarnya membuka pintu diskusi yang jauh lebih dalam tentang arah bisnis Indosat ke depan. Karena HiFi itu bukan sekadar jualan wifi rumah, tapi representasi perubahan DNA bisnis telco dari mobile ke digital connectivity ecosystem. Banyak yang masih melihat ISAT sebagai operator seluler murni, padahal fondasi pertumbuhan jangka panjangnya justru mulai bergeser. Dan di situlah HiFi jadi salah satu keping puzzle penting untuk ISAT. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kalau dilihat dari klasifikasi laporan keuangan, HiFi tidak berdiri sendiri. Ia masuk ke dalam segmen MIDI, tepatnya sub-segmen Fixed Internet. Artinya setiap rupiah yang dihasilkan HiFi tercatat sebagai bagian dari bisnis data enterprise, IT services, dan konektivitas tetap. Posisi ini langsung memberi gambaran bahwa HiFi bukan core lama, melainkan cabang pertumbuhan baru. Jadi kalau ada yang mencari kontribusi HiFi di laporan, tidak akan ketemu sebagai nama produk, tapi tercermin di angka Fixed Internet dalam MIDI.

Secara struktur pendapatan, gap-nya masih sangat lebar. Selular menghasilkan Rp47,35T atau sekitar 83,8% dari total pendapatan Rp56,51T. MIDI di angka Rp8,34T atau 14,8%. Dari dalam MIDI itu sendiri, Fixed Internet menyumbang Rp2,41T. Kalau ditarik ke total grup, porsinya sekitar 4,3%. Jadi secara bobot finansial, HiFi masih kecil. Tapi kecil di sini lebih mencerminkan fase pertumbuhan awal, bukan tidak penting.

Kalau dibandingkan dinamika tahunan, ceritanya jadi lebih menarik. MIDI tumbuh 4,5%. Selular cuma naik tipis 0,68%. Telekomunikasi tetap malah turun -5,41%. Ini menunjukkan mesin lama mulai stagnan, sementara mesin baru mulai menyala. Tapi uniknya, Fixed Internet justru turun sekitar -5,1%. Jadi pertumbuhan MIDI lebih didorong jasa TI, bukan broadband rumah. Ini mengindikasikan fase investasi dan transisi, bukan fase monetisasi penuh.

Strategi infrastrukturnya juga berubah. Pembentukan PT Infra Fiber Teknologi dan pengalihan aset fiber Rp2,5T ke entitas khusus menunjukkan pendekatan asset-light. Modelnya bukan lagi semua jaringan dimiliki sendiri, tapi dikolaborasikan dengan partner. Ini mirip strategi tower sharing di industri seluler. Tujuannya mempercepat ekspansi tanpa membebani neraca terlalu berat. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Akuisisi pelanggan FTTH dari MNC Kabel Mediacom $IPTV juga memberi akselerasi instan. Daripada bangun basis pelanggan dari nol, ISAT langsung membeli kontrak existing. Ini strategi shortcut penetrasi pasar. Jadi secara organik mungkin lambat, tapi secara anorganik bisa dipercepat.

Kalau dilihat dari sisi penggunaan, targetnya jelas rumah tangga digital intensitas tinggi. Streaming, gaming, cloud activity. Ini bukan pasar voice atau SMS, tapi bandwidth consumption. Jadi monetisasi berbasis kebutuhan data rumah, bukan mobilitas. Dengan konsumsi data nasional yang terus naik, ruang ekspansinya masih terbuka lebar.

Capex juga mencerminkan arah prioritas. Selular tetap terbesar Rp16,34T, tapi MIDI sudah Rp4,36T. Jauh di atas telekomunikasi tetap yang cuma Rp92,6 miliar. Artinya investasi jaringan masa depan mulai dialihkan ke data dan fiber, bukan lagi telepon tetap konvensional.

Dari perspektif risiko, bisnis fiber punya tantangan berbeda. Kompetisi FTTH di Indonesia padat, dari Indihome Telkom $TLKM, Biznet, MyRepublic DSSA, sampai operator kabel lainnya. Fixed Internet ISAT turun pendapatannya menunjukkan tekanan kompetisi dan pricing war. Jadi pertumbuhannya tidak otomatis lurus, walaupun demand besar. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Jadi HiFi adalah representasi fase transformasi ISAT. Selular tetap tulang punggung kas, MIDI jadi mesin ekspansi, dan fiber jadi fondasi infrastruktur jangka panjang. Kontribusinya masih kecil, tapi arah investasinya besar. Jadi bukan dinilai dari bobot sekarang, tapi dari posisi strategisnya dalam peta bisnis ISAT ke depan.

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/10

testestestestestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ISAT LK Full Year 2025: Laba Naik Diluar Ekspektasi

Request salah satu user Stockbit bukan di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Saya terus terang kaget dengan naiknya laba ISAT di LK Full Year 2025, beberapa user Stockbit pun kaget melihat labanya naik. Ada yang sampai curiga, jangan-jangan ini laporan keuangan ISAT dimanipulasi seperti $PIPA, yang rela suap oknum orang dalam BEI dan suap auditor agar mau meloloskan laporan keuangan busuk hasil Markup demi bisa IPO. Wajar sih kalau ada kecurigaan begitu. Tapi menurut saya, kita tetap harus positive thinking karena tidak semua auditor seperti itu, sama halnya tidak semua polisi itu bukannya menangkap pelaku jambret malah menangkap korban jambret. Auditor yang gampang disuap dan polisi yang salah tangkap begitu biasanya sih cuma oknum, tidak semua auditor dan polisi seperti itu. Masih ada kok auditor baik dan polisi baik. 😌 Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kejutan laba ISAT 2025 sebenarnya punya fondasi yang cukup jelas. Laba tahun berjalan naik dari Rp5,27T ke Rp5,82T. Kenaikannya sekitar Rp545 miliar atau kira-kira 10% lebih. Sementara pendapatan hanya naik dari Rp55,89T ke Rp56,52T. Artinya pertumbuhan top line cuma sekitar 1%. Dari sini saja sudah kelihatan bahwa mesin penggerak laba bukan dari lonjakan penjualan, tapi dari efisiensi di sisi biaya.

Kalau di-breakdown lebih dalam, struktur pertumbuhannya cukup rasional. Beban karyawan turun dari Rp3,89T ke Rp3,45T. Penghematan lebih dari Rp400 miliar. Beban pemasaran juga turun dari Rp1,99T ke Rp1,68T. Ditambah lagi biaya keuangan turun dari Rp4,48T ke Rp4,20T. Jadi secara agregat, penghematan biaya operasional dan finansial memberikan leverage besar ke laba bersih. Ini pola yang sering muncul di industri telco mature yang pertumbuhan revenue-nya mulai melambat.

Ada juga faktor non-operasional yang ikut mempertebal laba. Akun lain-lain yang sebelumnya rugi Rp59 miliar berubah jadi untung Rp365 miliar. Lonjakan seperti ini biasanya berasal dari selisih kurs, pelepasan aset, atau keuntungan transaksi tertentu. Bukan core business, tapi tetap valid selama dicatat sesuai standar akuntansi. Jadi kontribusinya ada, tapi bukan fondasi utama. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Yang paling menentukan kualitas laba justru arus kas operasional. CFO ISAT tembus Rp21,55T, sementara laba bersih Rp5,82T. Selisihnya sangat lebar. Ini yang disebut mismatch positif. Laba bukan hasil rekayasa akrual, tapi didukung penerimaan kas riil dari pelanggan. Dalam banyak kasus manipulasi, biasanya laba tinggi tapi kas tipis. Di sini justru kebalikannya, kas jauh lebih besar dari laba.

Struktur pendapatan juga memberi konteks. Pertumbuhan masih ditopang selular dan segmen data MIDI. Artinya transformasi digital masih berjalan. Walaupun revenue total stagnan, komposisinya bergeser ke layanan data yang margin-nya cenderung lebih sehat dibanding legacy voice dan SMS. Jadi walaupun angka headline kelihatan flat, kualitas revenue perlahan membaik.

Di sisi neraca, leverage ISAT relatif terkendali. DER di sekitar 0,39. Ini jauh dari kondisi overleveraged. Tapi memang ada sensitivitas tinggi terhadap bunga karena sekitar 77% utang berbasis floating rate. Kalau suku bunga naik, beban bunga bisa ikut naik. Jadi stabil sekarang, tapi sensitif terhadap arah moneter global.Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Risiko lain datang dari eksposur valas. Liabilitas dalam USD membuat laba rentan fluktuasi kurs. Ditambah lagi ada noise eksternal dari kasus hukum entitas anak Lintasarta terkait proyek PDNS. Walaupun belum mengarah ke korporasi, tetap jadi overhang sentimen. Bukan risiko fundamental langsung, tapi bisa memengaruhi persepsi pasar.

Langkah manajemen untuk meredam tekanan juga terlihat. Strategi asset light lewat monetisasi fiber Rp2,5T menunjukkan upaya membuka nilai aset sekaligus memperbaiki struktur modal. Ditambah diversifikasi pendanaan dari bank, obligasi, sampai sukuk, membuat fleksibilitas likuiditas lebih terjaga. Ini bukan reaktif, tapi langkah struktural jangka panjang.

Jadi intinya, kenaikan laba ISAT bukan fenomena tiba-tiba tanpa dasar. Revenue naik tipis, tapi cost turun signifikan, biaya finansial membaik, akun non-operasional berbalik positif, dan kas operasional sangat kuat. Struktur seperti ini lebih mencerminkan fase konsolidasi dan efisiensi, bukan fase ekspansi agresif. Skeptis itu sehat, tapi kalau dilihat dari sinkronisasi laba, kas, dan struktur biaya, kenaikan laba ISAT 2025 masih berada di jalur yang masuk akal secara finansial.

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$TLKM

Read more...

1/9

testestestestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$PGAS +3,24% (2160-2230)
$SMGR +2,34% (2560-2620)
$TLKM +1,2% (3340-3380)

Persentase dihitung dari harga yg dilingkarin (blue to yellow)

1/9

testestestestestestestestes

yang nyangkut dimari dari $TLKM waktu sentuh 3.900 absen dulu ah

$BBCA juga sama nasibnya

$CENT
$TLKM
$ISAT

1/4

testestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

SCALPING $TLKM (3350)

RENCANA ENTRY & EXIT

Entry Buy (3300 – 3380)
Take Profit 1 (TP1) 3400
Take Profit 2 (TP2) 3480
Zona Stoploss (< SL) 3240

RISK : REWARD (DETAIL)

Asumsi Entry Ideal (3330)

Risiko (Risk)
Entry 3330 → Stoploss 3240
Risiko = 90 poin

Reward TP1
TP1 – Entry = 70 poin
Risk : Reward TP1 = 1 : 0,8

Reward TP2
TP2 – Entry = 150 poin
Risk : Reward TP2 = 1 : 1,7

Catatan Risk : Reward
- Minimal ambil TP1, jangan serakah
- TP2 hanya jika volume & momentum mendukung
- Jika TP1 tercapai, stoploss digeser ke BEP

Catatan Tambahan
- Scalping berhasil dari disiplin, bukan nekat
- Stoploss wajib dan tidak boleh digeser turun
- Tidak ada sinyal → tidak entry
- Fokus konsistensi, bukan sekali besar

Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.

Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$MLPL $ETWA
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya

Support like agar terus update!!!

Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend

Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TLKM my saham tahan banting banget nih

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ISAT

Halo rekan investor! Selamat datang di sesi bedah fundamental. Hari ini kita akan membedah Laporan Keuangan Tahunan (Audited) **PT Indosat Tbk (ISAT)** untuk tahun buku 2025.

Sebagai mentor Anda, saya melihat laporan ini menunjukkan sebuah perusahaan yang sedang dalam fase **"Efisiensi dan Monetisasi Aset"**. Pertumbuhan *top-line* (pendapatan) mungkin terlihat tipis, namun *bottom-line* (laba bersih) tumbuh dua digit. Ini sinyal bagus bahwa manajemen fokus pada profitabilitas kualitas pelanggan, bukan sekadar "bakar uang" demi pangsa pasar.

Mari kita bedah poin-poin krusial yang perlu Anda perhatikan sebagai investor cerdas:

### 1. Kinerja Keuangan: Laba Tumbuh Lebih Cepat dari Pendapatan
Ini adalah hal pertama yang harus Anda lihat. Meskipun pendapatan hanya naik tipis, Indosat berhasil mencetak efisiensi yang luar biasa.

* **Pendapatan (Top Line):** Tumbuh **1,1%** menjadi **Rp56,5 triliun** (vs Rp55,9 triliun di 2024). Pertumbuhannya konservatif. Bisnis MIDI (Multimedia, Data, Internet) menjadi bintang dengan pertumbuhan 4,5%, sementara Selular tumbuh tipis 0,7%.
* **Laba Bersih (Bottom Line):** Ini yang menarik. Laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk melonjak **12,2%** menjadi **Rp5,5 triliun** (vs Rp4,9 triliun di 2024).
* **EBITDA:** Masih kuat di angka **Rp26,6 triliun** dengan margin EBITDA yang sehat di level **47,1%**.

**Arahan Mentor:** *Jangan kecewa dengan pertumbuhan pendapatan yang tipis. Fokuslah pada kemampuan perusahaan mengubah pendapatan itu menjadi laba bersih. Kenaikan laba 12% di saat pendapatan hanya naik 1% menunjukkan manajemen biaya yang sangat disiplin.*

### 2. Kesehatan Operasional: Fokus pada Kualitas Pelanggan (ARPU)
Jangan tertipu hanya dengan melihat jumlah pelanggan. Lihat kualitasnya.

* **Jumlah Pelanggan:** Sedikit turun menjadi **93,7 juta** (vs 94,7 juta di 2024).
* **ARPU (Average Revenue Per User):** Justru NAIK menjadi **Rp40 ribu** (blended) dibandingkan Rp38 ribu tahun lalu.
* **Trafik Data:** Naik **9,2%** menjadi 17.655 Petabyte.

**Arahan Mentor:** *Pelanggan turun tapi ARPU naik? Ini artinya Indosat sedang "membersihkan" pelanggan yang tidak produktif dan fokus pada pelanggan yang mau belanja lebih banyak. Ini strategi yang sehat untuk jangka panjang.*

### 3. Aksi Korporasi Terselubung: Divestasi Aset Fiber (Perhatikan Neraca!)
Ini adalah *insight* yang mungkin dilewatkan investor pemula. Coba perhatikan pos **Aset Lancar**.

* **Lonjakan Aset Lancar:** Aset lancar naik tajam **27,7%** menjadi Rp19 triliun. Penyebab utamanya adalah munculnya akun **"Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual"** sebesar **Rp2,5 triliun**.
* **Apa isinya?** Berdasarkan Catatan 28 dan 32, ini terkait dengan **aset jaringan fiber optik**. Indosat, bersama Lintasarta dan PT AInfrastruktur Indonesia Raya, melakukan perjanjian investasi untuk mengalihkan aset fiber ke entitas anak baru (**IFT**) yang rencananya akan diakuisisi oleh perusahaan publik ("ListCo").

**Arahan Mentor:** *Ini adalah katalis jangka pendek. Penjualan aset fiber ini biasanya akan mendatangkan dana segar (cash) di masa depan yang bisa digunakan untuk membayar utang (deleveraging) atau dividen spesial. Pantau terus penyelesaian transaksi ini.*

### 4. Posisi Utang dan Arus Kas
Kesehatan finansial adalah kunci ketahanan di masa suku bunga yang fluktuatif.

* **Posisi Kas:** Kas dan setara kas naik menjadi **Rp5,07 triliun** dari Rp4,45 triliun. Arus kas operasi sangat kuat di Rp21,5 triliun.
* **Utang Jatuh Tempo:** Ada utang obligasi dan sukuk sebesar Rp3,65 triliun yang akan jatuh tempo dalam 12 bulan ke depan. Dengan kas Rp5 triliun dan EBITDA Rp26 triliun, likuiditas ISAT sangat aman.
* **Rasio Utang:** Perusahaan menjaga rasio utang terhadap ekuitas maksimum 2,5x.

### Kesimpulan & Strategi Investasi

Sebagai mentor saham Anda, inilah kesimpulan saya untuk ISAT berdasarkan laporan 2025:

1. **Fundamental:** **Solid.** Perusahaan beralih dari fase "bakar uang" ke fase "panen laba".
2. **Valuasi & Dividen:** Dengan laba per saham (EPS) dasar naik menjadi **Rp170,84** (dari Rp152,27), potensi dividen di tahun mendatang menjadi lebih menarik.
3. **Katalis:** Perhatikan penyelesaian transaksi penjualan aset fiber optik senilai Rp2,5 triliun.

**Saran Tindakan (Action Plan):**
Jika Anda tipe investor yang mencari pertumbuhan laba stabil dan dividen, saham ini layak dipertahankan (*HOLD*) atau diakumulasi (*ACCUMULATE*) saat terjadi koreksi harga. Perusahaan sedang rajin bersih-bersih neraca dan meningkatkan profitabilitas. Namun, waspadai jika pertumbuhan pendapatan terus stagnan di bawah inflasi dalam beberapa kuartal ke depan.

*Disclaimer: Analisa ini berdasarkan data historis 2025. Keputusan jual-beli tetap ada di tangan Anda.*

https://cutt.ly/0tb3pn3p

RANDOM TAG $TLKM $EXCL

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ASII selama ga jebol kebawah 6600, mnrtku overall viewnya akan terus bagus n menarik kok untuk kedepannya,

Targetnya bisa balik naik ke 6900-7000an.

$UNTR $TLKM

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TLKM selama kedepannya ga breakdown dibawah 3360

Viewnya cukup potensial ini bisa ke 3500an kedepannya.

$ASII $GOTO

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TLKM Gaskan Balik ke 3600 yuk

$BMRI $BBRI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

semoga green flag kembali..

$TLKM

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

"Riding MBG Momentum via PART"

Di postingan kali ini fokus utama saya akan membahas 3 hal, yakni:

-Kapan penjualan food tray Masuk ke laporan keuangan?
-Tanggapan saya mengenai pendapatan 1T hingga akhir 2025
-Whats my position at PART?

Link:
https://stockbit.com/post/28160323

Random tags:
$BBCA $UNTR $TLKM

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

mantap ritel $TLKM rasional,, asing buang barang,, ritel ikut keluar

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@coconutwater wkwk ,,

aku yg baru menginjak 2 tahun di market sudah melihat arahnya sampai saat ini🙂

dlu saat BEI aku jelek2an pun ada aja yg ngga setuju🤔 skrg begitu ketahuan bobroknya bru mereka sadar ..

ingat pelaku market lebih jujur dan rasional terhadap situasional dari market itu sendiri ..

$BBCA $BBRI $TLKM

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TLKM yg fundamental fundamental aja ga si

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TLKM $PGEO $ICBP

Kenapa ada aja berita buruk tiap hari😢

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

SCALPING $PIPA (116)

RENCANA ENTRY & EXIT

Entry Buy (113 – 118)
Take Profit 1 (TP1) 120
Take Profit 2 (TP2) 124
Zona Stoploss (< SL) 108

RISK : REWARD (DETAIL)

Asumsi Entry Ideal (115)

Risiko (Risk)
Entry 115 → Stoploss 108
Risiko = 7 poin

Reward TP1
TP1 – Entry = 5 poin
Risk : Reward TP1 = 1 : 0,7

Reward TP2
TP2 – Entry = 9 poin
Risk : Reward TP2 = 1 : 1,3

Catatan Risk : Reward
- Minimal ambil TP1, jangan serakah
- TP2 hanya jika volume & momentum mendukung
- Jika TP1 tercapai, stoploss digeser ke BEP

Catatan Tambahan
- Scalping berhasil dari disiplin, bukan nekat
- Stoploss wajib dan tidak boleh digeser turun
- Tidak ada sinyal → tidak entry
- Fokus konsistensi, bukan sekali besar

Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.

Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$TLKM $UNIC
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya

Support like agar terus update!!!

Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend

Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INET TENANG INI BUKAN KARNA SAHAMNYA JELEK, KARNA NEWS BURUK KEMARIN DAN KETARIK IHSG, YA SUDAH LA NGEKOS DI SINI DULU, SEMUANYA JUGA TURUN KOK GA CUMA INET

$TLKM $BRIS

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Terimakasih cuannya pagi2 $TLKM, yuks turun lebih dalam lagi 🤑🤑🤑, sukses slalu 😇

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Senin (9/2/2026) berpotensi menguat terbatas. Meski begitu, indeks tetap rentan koreksi seperti perdagangan pekan lalu.
Adapun IHSG ditutup turun 2,08 persen pada Jumat (9/2/202), namun disertai dengan net buy asing Rp775 miliar. Saham...

www.idxchannel.com

www.idxchannel.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

*1. $BMRI
Buy on Weakness: 5,000 - 4,950; SL 4,900; TP 5,200 - 5,250
Harga berhasil breakout dan retest pada level resisten MA20 dan membentuk bullish engulfing candlestick, antisipasi harga melanjutkan penguatan.

*2. $TLKM
Buy on Weakness: 3,360 - 3,330; SL 3,300; TP 3,450 - 3,500
Harga terdistribusi lalu reject pada level support membentuk bullish engulfing sehingga berpeluang rebound dan bergerak reversal terbatas.

*3. $ANTM
Buy on Weakness: 3,700 - 3,680; SL 3,600; TP 4,000 - 4,120
Harga breakout pada resisten MA20 dan membentuk bullish engulfing candlestick, sehingga berpeluang melanjutkan penguatan.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TLKM $IHSG

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Jakarta, CNBC Indonesia - Akhir pekan lalu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dan masih belum berhasil meninggalkan level psikologis 7.900. Indeks ditutup turun 2,08% ke posisi 7.935,26 pada perdagangan Jumat (6/2/2026).
Sepanjang pekan lalu, IHSG terkoreksi dalam yakni 4,73%. ...

www.cnbcindonesia.com

www.cnbcindonesia.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

#4 Mengapa Investor Dewasa Jarang Panik

Saya baru menyadari perbedaan investor dewasa dan pemula justru saat pasar sedang tidak ramah. Ketika harga bergerak liar dan layar dipenuhi warna merah, saya melihat dua reaksi yang sangat kontras. Ada yang sibuk bertanya harus jual atau beli, ada pula yang tetap tenang, seolah tidak terjadi apa-apa. Dulu saya mengira mereka tidak peduli atau terlalu lambat merespons. Belakangan saya paham, ketenangan itu bukan karena mereka lebih kebal, tapi karena mereka sudah pernah melewati fase panik yang sama—dan belajar dari sana.

Di awal perjalanan, saya juga mudah panik. Setiap penurunan terasa seperti ancaman serius, setiap berita buruk terasa personal. Namun seiring waktu, pengalaman mengajarkan satu hal penting: tidak semua pergerakan harga butuh reaksi. Investor yang sudah dewasa tahu bahwa pasar selalu bergerak dalam siklus. Naik dan turun bukan anomali, melainkan ritme alami. Ketika kita menerima fakta itu, urgensi untuk bereaksi berlebihan perlahan menghilang.

Ketenangan itu juga lahir dari kejelasan tujuan. Investor dewasa jarang panik karena mereka tahu mengapa mereka membeli sebuah saham. Keputusan tidak dibuat karena ikut-ikutan atau dorongan sesaat, melainkan karena pertimbangan yang sudah matang sejak awal. Saat harga turun, yang mereka evaluasi bukan grafik harian, tapi apakah alasan awal berinvestasi masih relevan. Selama jawabannya iya, kepanikan tidak punya tempat untuk tumbuh.

Hari ini, saya masih bisa merasa tidak nyaman saat pasar bergejolak. Bedanya, rasa itu tidak lagi menguasai tindakan saya. Saya belajar bahwa panik sering muncul ketika kita tidak siap menghadapi ketidakpastian. Investor dewasa bukan berarti selalu benar, tapi mereka sudah berdamai dengan kemungkinan salah. Dan justru dari penerimaan itulah ketenangan muncul—bukan karena pasar menjadi jinak, tapi karena cara kita menyikapinya menjadi lebih matang.

$IHSG $ASII $TLKM

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diproyeksikan kembali turun pada perdagangan awal pekan ini, Senin (9/2). Analis merekomendasikan saham-saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) hingga PT Indika Energy Tbk (INDY).
Analis Phintraco Sekuritas menilai IHSG berpote...

katadata.co.id

katadata.co.id

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy