


Volume
Avg volume
PT Summarecon Agung Tbk adalah perusahaan yang bergerak dibidang Properti dan Real Estate. Kegiatan usaha perusahaan yaitu Mengembangkan kawasan perumahan skala besar, yang diintegrasikan dengan kawasan komersial serta fasilitas pendukung yang lengkap, menjadi kota terpadu (township). Unit bisnis Summarecon: Pengembangan Properti, Investasi & Manajemen Properti, serta Rekreasi, Perhotelan dan Lainnya. Proyek perusahaan antara lain Summarecon Kelapa Gading, Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi, Summarecon Bandung, Summarecon Emerald Karawang, dan Summarecon Mutiara Makassar.
Wajar $SMRA tertinggal secara utang naik, pendaptan YTD kmungkinan besar turun, laba bersih % paling kecil dr properti lain ny,
PT Summarecon Agung Tbk - SMRA
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Kunjungi dan follow kami untuk laporan lengkap fundamental emiten!
Sumber Data: https://cutt.ly/0txM4vJD
$SMRA
1/4




Beberapa bulan terakhir, sektor properti kembali mendapatkan sentimen positif. Stabilnya suku bunga domestik, harapan penurunan suku bunga global, serta dukungan insentif pemerintah terhadap sektor perumahan mulai mengembalikan minat investor ke saham properti setelah lama tertekan oleh kenaikan suku bunga dan perlambatan penjualan.
Menariknya, di tengah pemulihan sektor ini, Summarecon Agung Tbk (SMRA) masih tergolong emiten yang tertinggal, sehingga membuka peluang catch-up rally apabila siklus properti benar-benar berbalik arah.
Kinerja Saham Properti 5 tahun Terakhir
SMRA: - 40 %
Pakuwon Jati Tbk (PWON): -23 %
Ciputra Development Tbk (CTRA): -6%
Data ini menunjukkan bahwa SMRA masih tertinggal dibandingkan yg lain, padahal dari sisi skala proyek, landbank, dan recurring income, SMRA berada di level yang sebanding dengan emiten properti besar lainnya.
Akumulasi Broker & Peran Investor Besar
Dalam beberapa bulan terakhir mulai menunjukkan pola akumulasi yang rapi, dengan pembelian bertahap oleh beberapa broker besar. Harga akumulasi cenderung terjadi di area base konsolidasi, bukan pada fase euforia.
Pola ini mengindikasikan smart money positioning, bukan pergerakan spekulatif jangka pendek.
Aliran Dana Investor Institusi, asing mulai terlihat kembali, seiring ekspektasi penurunan suku bunga ke depan.
SMRA lebih tepat dikategorikan sebagai turnaround property stock dengan recurring income backbone.
Kekuatan SMRA:
Landbank besar & strategis (Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Karawang, Makassar)
Recurring income kuat dari mal, perkantoran, dan sewa
PBV relatif rendah dibandingkan rerata historis siklus properti
Neraca mulai membaik pasca periode suku bunga tinggi. Artinya, saat siklus properti benar-benar pulih, SMRA tidak hanya bergantung pada penjualan unit, tetapi juga ditopang arus kas berulang.
Risiko Utamanya dari suku bunga bertahan tinggi lebih lama, Pelemahan daya beli segmen menengah, Siklus properti yang lebih lambat dari ekspektasi.
Namun, sebagian besar risiko tersebut sudah lama terdiskon di harga saham. yg sudah minus -40% dalam 5 tahun terakhir.
Potensi Upside Harga saham SMRA saat ini berada di area konsolidasi menengah (di bawah level historisnya) dengan Skenario Upside :
1. Rebound ke resistance historis jangka menengah
Potensi upside ke ±25% – 30% dengan estimasi price 500-550
2. Pemulihan penuh ke level siklus properti sebelumnya
➜ Potensi upside ±50% – 60% dengan estimasi price 600-650
estimasi tersebut masih jauh dari harga puncak ny di 1300-1500 ATH sehingga masih cukup optimistis untuk terealisasi.
SMRA menarik untuk investor yang ingin positioning lebih awal sebelum siklus properti benar-benar pulih, dengan estimasi waktu 1 tahun paling cepat.
$SMRA $CTRA $BKSL

Analisis Valuasi $PWON : Mengapa Harga 370 Masih Murah ?
-Perbandingan Relatif
PBV ( Price to Book Value ): $PWON diperdagangkan di 0,68x PBV. Bandingkan dengan rata-rata historisnya atau pesaing seperti $SMRA (1,1x PBV), artinya Anda membeli aset properti premium (Mal Kasablanka, Gandaria City, dll) hanya dengan harga 68% dari nilai bukunya. Ini adalah diskon yang signifikan.
-Valuasi Historis (PE Band)
Grafik PE Band menunjukkan saat ini berada di bawah garis Mean PE Standard Deviation (Garis Hijau di 29.37). Level harga saat ini secara historis berada di zona akumulasi ("Beli").
@YusrilBaihaqi20
$BKSL otw, jadi sisa 2 sejoli ya $EMTK dan $SMRA sebelum menutup januari ini
btw, ada yang mau resep februari? turun tanggal berapa enaknya?
$PWON $SMRA
https://stockbit.com/post/26671227

Terima kasih $ATLA , $SMRA dan $PRIM 🤑🤑 kalian semua luar biasa........... next apalagi yah, mari kita cari cuan lebih lanjut
1/4




$SMRA
Summarecon Mall Bekasi tahap 2 kapan buka? Berdasarkan unggahan kolaborasi Instagram @jktgo dan Summarecon Mall Bekasi, mengungkapkan bahwa 4 Februari 2026 adalah tanggal yang akhirnya mengakhiri penantian panjang masyarakat Bekasi dan sekitarnya terhadap perluasan salah satu pusat perbelanjaan paling populer di kawasan tersebut.
Kepastian ini disambut antusias oleh pengunjung setia Summarecon Mall Bekasi yang selama ini menunggu kehadiran area baru dengan konsep lebih modern, lengkap, dan relevan dengan kebutuhan gaya hidup masa kini.

3 SKENARIO ENTRY SAHAM $PGAS (Swing Trader Plan)
Harga sekarang: 2270
1) SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 2240 – 2280
- Stoploss: < 2180
- TP1: 2380
- TP2: 2480 – 2550
Alasan: Harga masih bergerak di area konsolidasi atas demand minor, struktur swing masih mendukung peluang rebound lanjutan selama support terjaga Boss.
2) SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative – Paling Aman)
- Entry: 2150 – 2200
- Stoploss: < 2080
- TP1: 2350
- TP2: 2480 – 2550
Alasan: Area ini dekat support kuat dan zona demand struktur, risk lebih terkontrol dan lebih aman buat swing sabar Boss.
3) SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy kalau breakout > 2320 dengan volume besar
- Stoploss: < 2240
- TP1: 2400
- TP2: 2550 – 2650
Alasan: Breakout valid di atas resistance minor bisa jadi trigger momentum lanjutan dan konfirmasi kelanjutan trend naik Boss.
Alasan Buy:
• Harga masih di area demand
• Struktur swing memungkinkan rebound / masih bullish
• Breakout 2320 bisa jadi trigger lanjutan
Risiko:
• Kalau 2150 jebol = potensi lanjut turun / koreksi lebih dalam
• Breakout tanpa volume rawan fake
• Stoploss wajib buat jaga modal Boss
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$ADRO $SMRA
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
$SMRA
SMRA kalau bisa break diatas 420-450 itu bagus. berarti break Trendlinenya.
ada support di 392 - 384 - 378 ( 380) - 370 - 362
P.s : bila ada kesalahan mohon dikoreksi, jangan dibully
wajib : d.y.or

$CBDK semua berita positif dikeluarin hari ini, tapi harganya ambrol. isi bensin dulu king?
$PANI $SMRA
$PWON $ELTY $SMRA
https://stockbit.com/post/26671227

$SMRA
⚠️ Disclaimer aktif
Opini pribadi, bukan ajakan beli/jual.
Lakukan analisa mandiri & manajemen risiko tetap nomor satu.
🤝 Jangan lupa follow untuk analisa yang lqinnya
😊🙏
🏹 #BandarStyle
📊 #CUANLUBEERR
🔥 Mari kita bedah chart & maksimalkan peluang trading bersama.
Halo teman-teman warga Stockbit semoga pagi ini BERBAHAGIA,, dan dalam keadaan baik serta portofolionya semakin hijau. Saya telah membuat analisis $LPKR yang dapat dijadikan bahan pertimbangan sebelum berinvestasi, Sekaligus sebagai perbandingan dengan saham $CTRA & $SMRA . Mohon Bantuan subscribe agar saya bisa terus membagikan analisis dan video bermanfaat lainnya.
https://cutt.ly/6txz9WZn
@Andyardianputra kalo menurut keyakinan gua, ada beberapa $BSBK sbg satu-satunya "emiten lokal" di IKN ga dilirik asing:
1. marcap kecil (lapis dua) berdampak ke rendahnya likuidasnya.
2. labanya ga greget, karena lonjakan laba tahun 2025 gara2 revaluasi aset2nya.
3. jangkauan usahanya sebatas balikpapan. jadi pergerakan harganya kemarin gara2 hype IKN aja, bukan karena perbaikan fundamental.
Ceritanya akan beda kalo sekelas $CTRA atau $SMRA
DYOR. 🙏🏻
SAHAM : $SMRA
HARGA SAAT INI : 402
1️⃣ TREN & STRUKTUR HARGA (Swing View)
- Tren Utama : Sideways cenderung rebound
- Timeframe Acuan : Daily (Swing Trader)
- Catatan : Harga bergerak dalam fase konsolidasi setelah koreksi sektor properti, struktur mulai membentuk base namun tren naik belum terkonfirmasi kuat
2️⃣ SUPPORT & RESISTANCE
- Support Minor : 385
- Support Kunci : 360
- Resistance 1 : 420
- Resistance 2 : 450
3️⃣ KONDISI VOLUME & BANDAR
- Volume relatif stabil, belum terlihat distribusi agresif
- Indikasi akumulasi bertahap dan selektif
- Selama harga di atas 360 → masih dijaga
4️⃣ RISK / REWARD (WAJIB)
- Entry Acuan : 402
- Stop Loss : < 340
- Target Swing : 420 – 450
- Risk : Reward : ±1 : 1,5 (CUKUP)
5️⃣ FUNDAMENTAL SINGKAT
- Emiten properti dengan fokus residensial & komersial, sensitif terhadap siklus suku bunga
- Cocok untuk swing rebound, belum ideal untuk mid-term agresif
📌 KESIMPULAN SWING TRADER
- Selama bertahan di atas support kunci 360, peluang rebound ke 420–450 masih terbuka
- Risiko meningkat jika breakdown 360 karena potensi konsolidasi lanjutan
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$SIDO $MLPT
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
$JGLE $LAJU
ulasan mendalam mengenai kondisi finansial dan rencana strategis PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) di tengah pemulihan ekonomi Indonesia tahun 2025-2026. Fokus utama mencakup upaya restrukturisasi utang senilai ratusan miliar rupiah melalui konversi saham guna memperbaiki neraca keuangan yang tertekan beban bunga. Selain itu, terdapat analisis mengenai PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) sebagai perbandingan emiten yang memiliki model bisnis berbeda namun kerap muncul dalam pemindaian pasar yang sama. Kebijakan moneter Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga pada level 4,75% turut disoroti sebagai faktor penentu daya beli konsumen di sektor properti. Secara teknikal, pergerakan saham kedua perusahaan tersebut mencerminkan volatilitas pasar yang dipengaruhi oleh berita korporasi dan sentimen ekonomi makro. Dokumen resmi keterbukaan informasi juga melengkapi data mengenai pembagian dividen serta jadwal aksi korporasi yang krusial bagi para pemegang saham.
https://cutt.ly/VtxoPBwZ
RANDOM TAG $SMRA
$HILL
korporasi dan operasional PT Hillcon Tbk (HILL) serta perkembangan terkini di sektor industri nikel Indonesia. Pihak manajemen HILL secara resmi mengumumkan rencana pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5 untuk meningkatkan jumlah saham yang beredar mulai Maret 2025. Laporan keuangan konsolidasian menunjukkan posisi liabilitas, modal, dan kontrak jasa pertambangan perusahaan dengan berbagai mitra strategis seperti PT Weda Bay Nickel. Di sisi lain, industri pertambangan sedang menghadapi tantangan akibat pembatasan investasi smelter baru dan kendala persetujuan rencana kerja (RKAB) tahun 2026. Situasi ini memaksa pelaku industri nikel untuk memantau ketat kebijakan kuota produksi pemerintah guna memastikan keberlangsungan operasi tambang dan fasilitas pengolahan. Secara keseluruhan, sumber-sumber tersebut memberikan gambaran komprehensif mengenai kinerja finansial, strategi pasar modal, dan regulasi pemerintah yang memengaruhi industri ekstraktif nasional.
https://cutt.ly/TtxiegB7
RANDOM TAG $SMRA $ICBP