imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BUMI $SMRA $NINE

*Daily News 12/1/2026*

*Rangkuman berita hari ini:*
* SMRA 2025: Presales +27% YoY
* UBS Group jual BUMI Rp134 M
* NINE rights issue 2Q26, integrasi aset tambang Mongolia
* Komisaris tambah ULTJ Rp7 M
* RISE bagikan saham bonus 25:12
* Pengendali jual 4% FOLK Rp12 M
* Pengendali jual 4,85% BCIC Rp272 M
* Direktur sekaligus pengendali jual 1,4% GULA Rp4 M
* Menkeu: Ekonomi 2025 tumbuh 5,12%, 4Q25 capai 5,45%
* Kemenkeu berwenang rekomposisi dana SAL ke valas
* Pertamina jadi offtaker DME dari proyek hilirisasi Batubara
* China inflasi Desember 2025
* NFP AS Desember 2025
* Tingkat pengangguran AS Desember 2025
* OJK targetkan aturan baru free float saham 2026

===

* *SMRA* : *PT Summarecon Agung (SMRA)* mencatatkan presales sebesar Rp2 triliun pada 4Q25 (+41% qoq; 15% yoy). Sepanjang 2025, presales mencapai Rp5,5 triliun (+27% yoy), melampaui target manajemen (111%) dan proyeksi Mansek (132%). (Mansek Research)

* *BUMI* : Pemegang saham *PT Bumi Resources (BUMI)* , UBS Group AG, menjual ~290 juta (0,08%) saham BUMI dengan harga Rp462/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp134 miliar. Transaksi dilakukan pada 6 Januari 2026, bertujuan untuk lindung nilai aktivitas perdagangan derivatif klien. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di BUMI menjadi 5,96%. (Publikasi emiten)

* *NINE* : Direktur Utama *PT Techno9 Indonesia (NINE)* , Nuzwan Gufron, menyampaikan bahwa NINE berencana akan melakukan rights issue pada 2Q26 untuk mengintegrasikan aset tambang milik Poh Group di Mongolia ke dalam perseroan. Aksi korporasi ini disebut tidak menggunakan kas perusahaan dan menjadi langkah strategis transformasi NINE ke sektor pertambangan regional. (Bisnis)

* *ULTJ* : Komisaris *PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company (ULTJ)* , Suhendra Prawira Widjaja, membeli ~5 juta (0,05%) saham ULTJ dengan harga rata-rata Rp1.435/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp7 miliar. Transaksi dilakukan pada 6 - 7 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di ULTJ menjadi 1,29%. (Publikasi emiten)

* *RISE* : *PT Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE)* akan membagikan saham bonus sebanyak ~525 miliar saham, dengan rasio pembagian 25:12. Cum date pada 19 Januari 2026, dengan pembagian saham bonus pada 9 Februari 2026. (Publikasi emiten)

* *FOLK* : Pengendali *PT Multi Garam Utama (FOLK)* , Sumber Garam Pratama, menjual ~158 juta (4%) saham FOLK dengan harga Rp75/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp12 miliar. Transaksi dilakukan pada 8 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di FOLK menjadi 24,57%. (Publikasi emiten)

* *BCIC* : Pengendali *PT Bank JTrust Indonesia (BCIC)* , J Trust Co Ltd, menjual ~878 juta (4,85%) saham BCIC dengan harga Rp310/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp272 miliar. Transaksi dilakukan pada 9 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di BCIC menjadi 67,38%. (Publikasi emiten)

* *GULA* : Direktur sekaligus pengendali *PT Aman Agrindo (GULA)* , Andreas Utomo, menjual 15 juta (1,4%) saham GULA dengan harga Rp288/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp4 miliar. Transaksi dilakukan pada 9 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di GULA menjadi 8,96%. (Publikasi emiten)

* Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan pertumbuhan ekonomi 4Q25 mencapai 5,45%, sehingga sepanjang 2025 berada di level 5,12%, sedikit di bawah target APBN 5,2%. Meski demikian, Purbaya menilai tren pertumbuhan menunjukkan pemulihan dan prospek ekonomi ke depan semakin solid. (Bisnis)

* Kementerian Keuangan memperoleh kewenangan untuk melakukan rekomposisi penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) dalam rupiah dan valas. (Kontan)

* Pertamina akan menjadi offtaker produk dimethyl ether (DME) dari proyek hilirisasi batubara yang dikembangkan bersama Mind ID. Kolaborasi ini bertujuan mempercepat hilirisasi melalui teknologi gasifikasi, mengolah batubara menjadi DME sebagai alternatif pengganti LPG. (Kontan)

* China mencatatkan inflasi sebesar 0,8% YoY pada Desember 2025 (vs. Nov-25: 0,7%), tertinggi sejak Februari 2023 namun di bawah estimasi konsensus sebesar 0,9%. Inflasi inti tetap di 1,2% yoy, level tertinggi dalam 20 bulan. (Trading Economics)

* Data lapangan kerja Non-Farm Payroll (NFP) AS tercatat 50 ribu pada Desember 2025, turun dari level November 2025 yang telah direvisi menjadi 56 ribu. NFP pada Desember ini berada di bawah ekspektasi konsensus yang memperkirakan 60 ribu. (US BLS)

* Tingkat pengangguran (unemployment rate) AS tercatat 4,4% pada Desember 2025, turun dibandingkan level November yang telah direvisi menjadi 4,5%. Tingkat pengangguran ini berada di bawah estimasi konsensus sebesar 4,5%. (US BLS)

* OJK menargetkan aturan baru terkait batas minimal free float saham terbit pada 2026 dengan penerapan bertahap selama 5–10 tahun. Ketentuan akan menaikkan free float dari 7,5% menjadi 10–15%, yang diperkirakan membutuhkan pendanaan Rp21 triliun hingga Rp203 triliun. OJK menekankan perlunya penguatan permintaan, khususnya dari investor institusi domestik, untuk mendukung kebijakan pendalaman pasar. (Bisnis)

=========

*Disclaimer ON*
*Retail – PT Mandiri Sekuritas*

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy