


Volume
Avg volume
PT Siloam International Hospitals Tbk merupakan perusahaan swasta yang bergerak dibidang pelayanan kesehatan dan Rumah Sakit. Perseroan merupakan bagian dari Lippo Group yang merupakan Anak Perusahaan Lippo Karawaci Tbk. Pertanggal 31 Desember 2012, menurut Frost & Sullivian, Siloam Hospital Group adalah grup Rumah Sakit swasta terbesar di Indonesia dalam jumlah kapasitas dan jumlah tempat tidur operasional. Siloam Hospitals juga menjadi Rumah Sakit Pertama di Indonesia yang mendapat akreditasi International dari lembaga akreditasi Joint Commission International Accreditation. Saat ini Siloam Hospitals mengoperasikan 20 Rumah Sa... Read More
📊 ANALISIS TEKNIKAL — $SILO (Daily)
1. Tren Utama 📈
Kondisi tren: Downtrend → reversal → uptrend bertahap
Struktur harga: Higher low konsisten + breakout konsolidasi
➡️ Bias: 🟢 Bullish
📌 Sudah masuk fase tren naik berjalan (bukan euforia)
2. Moving Average (MA) 📐
Posisi harga:
🟢 Di atas MA pendek
🟢 Di atas MA menengah
🟢 Di atas MA panjang
Susunan MA:
MA pendek > MA menengah > MA panjang (rapi)
➡️ Trend sehat & terkonfirmasi
📌 Area MA penting: 2.560 – 2.650
3. Momentum ⚡
Bollinger Band:
Harga close di upper band → breakout valid
RSI:
±64
➡️ Kuat, belum overbought ekstrem
MACD:
Bullish, histogram kembali menguat
➡️ Momentum lanjutan masih terbuka
4. Volume 🔊
Volume meningkat pada candle breakout
➡️ Validasi kenaikan harga
➡️ Tidak ada tanda distribusi agresif
5. Support & Resistance 🧱
🟢 Support:
S1: 2.650
S2: 2.560
S3: 2.300
🔴 Resistance:
R1: 2.800
R2: 3.000 (psikologis & ekstensi)
6. Skenario Harga 🧭
🟢 Bullish Lanjutan (utama)
Syarat:
Bertahan di atas 2.650
🎯 Target: 2.800 → 3.000
🟡 Pullback Sehat
Area: 2.560 – 2.650
➡️ Area ideal lanjutan tren
🔴 Invalidasi
Jika daily close <2.300
➡️ Struktur tren rusak
7. Strategi Entry 🎯
🟡 Buy on Weakness (berjenjang)
Buy 1: 2.650
Buy 2: 2.560
SL: <2.300
TP: 2.800 – 3.000
🔵 Buy Breakout
Buy: close >2.800 (daily)
SL: <2.650
TP: 3.000 – 3.150
🚫 Hindari all-in di candle lonjakan
8. Manajemen Risiko 🛡️
📊 Entry bertahap
✂️ Partial TP di resistance
🔁 SL naik ke BE setelah TP1
⚠️ Waspada fake breakout di area 2.800
9. Kesimpulan 🧠
📈 Bias: Bullish
🟢 Kualitas setup: Baik (trend reversal terkonfirmasi)
⚠️ Risiko: Pullback wajar pasca breakout
✅ Aman selama bertahan di atas 2.560
DYOR
$IHSG

$IHSG Banyak yg sudah gila akibat trading halt..Harusnya goodnews untuk sektor Health..Bener g si?
Ada emiten rumah sakit jiwa g ya?
$SILO $HEAL
$PRDA
Berikut adalah analisis komprehensif mengenai **PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA)** berdasarkan data kinerja keuangan, posisi pasar, strategi operasional, dan prospek saham yang tersedia dalam sumber:
### **1. Analisis Kinerja Keuangan: Tekanan Laba di Tengah Neraca yang Solid**
Meskipun memegang posisi sebagai pemimpin pasar, kinerja keuangan PRDA pada tahun 2025 menghadapi tantangan profitabilitas yang signifikan akibat faktor makroekonomi dan investasi strategis.
* **Penurunan Laba Bersih:** Hingga Kuartal III-2025 (9M25), laba bersih PRDA tercatat sebesar **Rp114,6 miliar**, anjlok **41,1%** dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). Penurunan ini juga terlihat pada Semester I-2025 di mana laba bersih turun 39,8%.
* **Pendapatan Stagnan:** Pendapatan konsolidasian relatif datar dengan sedikit penurunan. Pada 9M25, pendapatan tercatat **Rp1,58 triliun** (-1,1% hingga -1,3% YoY). Penurunan ini terutama disebabkan oleh melemahnya segmen tes rutin akibat tekanan daya beli masyarakat dan pergeseran ke BPJS, sementara segmen tes esoterik dan non-laboratorium justru tumbuh.
* **Tekanan Margin:** Beban Pokok Pendapatan (COGS) naik yang menekan Laba Kotor turun 5,4% menjadi Rp908 miliar. Peningkatan beban operasional (OPEX) juga terjadi, didorong oleh investasi teknologi informasi dan pemasaran digital untuk aplikasi *U by Prodia*.
* **Neraca Keuangan Sangat Sehat (Zero Debt):** PRDA memiliki profil risiko finansial yang sangat konservatif dan kuat. Perusahaan mencatatkan posisi **tanpa utang bank (nihil debt)** dengan total ekuitas sebesar Rp2,31 triliun dan posisi kas yang solid (sekitar Rp442 miliar - Rp554 miliar). Kondisi ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi perusahaan untuk membagikan dividen atau melakukan ekspansi tanpa terbebani bunga utang di era suku bunga tinggi.
### **2. Posisi Pasar dan Keunggulan Kompetitif**
Prodia mempertahankan dominasinya di industri laboratorium klinik swasta independen di Indonesia.
* **Pangsa Pasar Dominan:** PRDA menguasai sekitar **40,1% pangsa pasar** laboratorium independen di Indonesia. Jaringan layanannya mencakup 295 outlet (termasuk 149 laboratorium klinik) yang tersebar di 34 provinsi.
* **Kualitas sebagai "Moat":** Keunggulan utama PRDA adalah reputasi kualitasnya. Prodia merupakan satu-satunya laboratorium di Indonesia yang meraih akreditasi **College of American Pathologists (CAP)** selama 12 tahun berturut-turut. Ini menjadi pembeda utama dibandingkan kompetitor seperti Kimia Farma (pemimpin pasar di Jakarta), CITO, atau Parahita.
* **Brand Equity Kuat:** Prodia secara konsisten meraih *Top Brand Award* dengan indeks yang jauh mengungguli kompetitor (Prodia: 49.4% vs Bio Medika: 16.6% pada proyeksi 2025).
### **3. Transformasi Digital dan Strategi Operasional**
Prodia sedang melakukan transisi dari model bisnis konvensional menuju layanan kesehatan berbasis digital dan *precision medicine*.
* **Pertumbuhan Digital Pesat:** Aplikasi **U by Prodia** menjadi motor pertumbuhan baru. Pendapatan dari kanal ini tercatat tumbuh hampir **400%** pada Semester I-2025. Sekitar 72-73% pelanggan kini mengakses hasil pemeriksaan melalui aplikasi, menunjukkan tingkat adopsi digital yang tinggi.
* **Fokus pada Tes Esoterik (High Margin):** Menghadapi stagnasi di tes rutin, Prodia mengalihkan fokus ke tes esoterik (tes khusus/kompleks) dan genomik yang memiliki margin lebih tinggi. Segmen ini terus tumbuh dan menjadi penyumbang pendapatan yang signifikan.
* **Ekosistem Terintegrasi:** Prodia menerapkan model bisnis *Hub and Spoke*, dengan Laboratorium Pusat Rujukan Nasional (PNRL) dan laboratorium rujukan regional (Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar) sebagai pusat pemrosesan tes kompleks untuk efisiensi biaya dan kecepatan hasil.
### **4. Prospek Pertumbuhan Masa Depan (2026 dan Seterusnya)**
Manajemen dan analis melihat potensi pemulihan dan pertumbuhan jangka panjang didorong oleh inisiatif berikut:
* **Ekspansi Regional (SEA Referral):** Prodia berambisi menjadi pusat rujukan di Asia Tenggara (*SEA Referral Laboratory*), melayani pasar seperti Malaysia, Timor Leste, dan Taiwan.
* **Kemandirian Bahan Baku (Proline):** Akuisisi 39% saham **PT Prodia Diagnostic Line (Proline)** bertujuan untuk memproduksi reagen sendiri. Pabrik baru Proline diharapkan mengurangi ketergantungan impor dan memitigasi risiko fluktuasi nilai tukar, serta memenuhi syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pemerintah.
* **Layanan Medis Masa Depan:** Pengembangan layanan *Stem Cell* (melalui akuisisi 30% saham ProSTEM) dan peluncuran *Prodia Clinical Multiomics Centre* menempatkan Prodia di garis depan pengobatan presisi (*precision medicine*).
### **5. Valuasi Saham dan Rekomendasi**
Berdasarkan data pasar per Januari 2026:
* **Harga Saham:** Diperdagangkan di level **Rp2.390**.
* **Valuasi Undervalued:** Rasio *Price to Book Value* (PBV) berada di kisaran **0,9x - 1,05x** dan *Price to Earning* (PER) sekitar **10x - 11,1x**. Analis menilai saham ini *undervalued* mengingat fundamentalnya yang kuat dan posisi kas yang besar.
* **Target Harga:** Konsensus analis memberikan rekomendasi **BELI** dengan target harga rata-rata **Rp2.805** (+17,36% upside) hingga **Rp3.360** untuk tahun 2026.
* **Dividen & Buyback:** Prodia dikenal royal membagikan dividen (yield ~7,24%) dan telah mengalokasikan dana Rp200 miliar untuk pembelian kembali saham (*buyback*), yang menandakan keyakinan manajemen bahwa harga pasar saat ini terlalu murah.
### **Kesimpulan**
Secara fundamental, **PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA)** adalah perusahaan yang sangat sehat dengan neraca tanpa utang dan posisi pasar yang dominan. Penurunan laba pada 2025 lebih disebabkan oleh faktor eksternal (daya beli) dan siklus investasi (digitalisasi).
Bagi investor, PRDA menawarkan profil risiko yang rendah hingga menengah dengan potensi kenaikan (*upside*) dari pemulihan kinerja di 2026, didorong oleh efisiensi dari Proline, pertumbuhan layanan digital, dan ekspansi ke layanan medis tingkat lanjut (esoterik & stem cell).
https://cutt.ly/Ctx6s3t8
RANDOM TAG $HEAL $SILO
$BMHS
Halo Sobat Investor, mari kita duduk sebentar dan bedah **PT Bundamedik Tbk (BMHS)**. Saya melihat emiten ini sedang berada di persimpangan jalan yang menarik: di satu sisi harga sahamnya sedang tertekan, tapi di sisi lain, fundamental bisnisnya sedang melakukan *turnaround* (pembalikan arah) yang cukup agresif.
Berikut adalah analisa mendalam saya sebagai mentor Anda, berdasarkan data terbaru hingga Januari 2026:
### 1. Kinerja Keuangan: Sinyal Pemulihan atau Jebakan?
Jangan hanya melihat harga saham yang turun, lihatlah "mesin" di dalamnya. BMHS sedang menunjukkan tanda-tanda efisiensi yang mulai membuahkan hasil, meskipun belum meledak secara *top line*.
* **Laba Melonjak Tajam (QoQ):** Pada Kuartal III 2025, BMHS mencatatkan lonjakan laba bersih sebesar **950%** secara kuartalan (QoQ) menjadi Rp13,6 miliar dibandingkan kuartal sebelumnya. Ini sinyal kuat bahwa strategi efisiensi biaya dan maksimalisasi aset mulai bekerja.
* **Pertumbuhan Tahunan Stabil:** Secara *Year on Year* (YoY) per 9M25 (sembilan bulan 2025), laba bersih naik tipis 3,4% menjadi Rp12,2 miliar, meskipun pendapatan relatif datar (-0,2%) di angka Rp1,15 triliun.
* **Margin Tipis:** Ini yang perlu Anda waspadai. *Net Margin* BMHS masih sangat tipis di angka **1,1%**. Ini karena beban bunga dan depresiasi aset baru yang masih membebani laporan laba rugi. Namun, EBITDA margin membaik ke 17% di Q3 2025.
### 2. Keunggulan Kompetitif (*The Moat*): Bukan Sekadar Rumah Sakit Biasa
BMHS bukan emiten RS "pasaran". Mereka punya spesialisasi yang menjadi benteng pertahanan bisnis mereka:
* **Raja Bayi Tabung (IVF):** Melalui Morula IVF, mereka adalah pemimpin pasar. Pada 2024, mereka mendapatkan suntikan dana segar **Rp422,03 miliar** dari **Jinxin Fertility Group** (pemain global) yang kini menguasai 30% saham Morula. Ini bukan hanya soal uang, tapi transfer teknologi dan standar internasional.
* **Teknologi Tinggi (Bedah Robotik):** BMHS memposisikan diri di segmen premium dengan layanan bedah robotik (*robotic surgery*) yang sudah menangani lebih dari 800 pasien. Ini menarik segmen pasien berkantong tebal dan asuransi swasta yang marginnya lebih tebal daripada BPJS.
* **Ekosistem Lengkap:** Mereka punya Diagnos (Lab), layanan evakuasi medis, hingga farmasi. Diagnos baru saja meresmikan gedung baru senilai Rp100 miliar untuk efisiensi tes lab.
### 3. Strategi Pertumbuhan: Menuju 1.000 Tempat Tidur
Manajemen tidak tinggal diam. Mereka punya peta jalan agresif untuk 2026-2027:
* **Ekspansi Kapasitas:** Targetnya memiliki **1.000 tempat tidur** di akhir 2026. Fokusnya adalah optimalisasi aset yang sudah ada (revitalisasi) di Bekasi, Bali, Padang, dan Menteng, bukan sekadar membangun gedung baru dari nol yang memakan biaya besar.
* **Diversifikasi:** Mereka mulai mengurangi ketergantungan pada layanan Ibu & Anak dengan memperkuat layanan spesialis lain seperti Jantung, Saraf, dan Onkologi. Kontribusi layanan non-kebidanan kini sudah mencapai **49%**.
### 4. Valuasi: Murah atau Murahan?
Di sinilah letak anomali yang menarik bagi *value investor*:
* **PBV (Price to Book Value):** Saham ini diperdagangkan di **0,63x**. Artinya, Anda membeli aset perusahaan ini dengan harga diskon hampir 40% dari nilai bukunya. Ini jauh lebih murah dibanding kompetitor seperti MIKA atau HEAL yang PBV-nya bisa di atas 3x-5x.
* **PER (Price to Earning Ratio):** Namun, PER-nya terlihat "mahal" di angka **111x**. Mengapa? Karena laba bersihnya (E) masih sangat kecil akibat beban ekspansi tadi. Jika laba bersih nanti "menyusul" kapasitas asetnya, PER ini akan turun drastis.
### 5. Risiko yang Harus Dicermati (*Red Flags*)
Sebagai mentor, saya haramkan Anda masuk tanpa tahu risikonya:
* **Regulasi KRIS BPJS:** Penghapusan kelas 1, 2, 3 menjadi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) memaksa RS mengurangi jumlah tempat tidur per kamar (maksimal 4). Ini butuh biaya renovasi dan berpotensi mengurangi kapasitas. Namun, BMHS lebih "kebal" dibanding RS lain karena basis pasien mereka didominasi swasta/asuransi, bukan BPJS murni.
* **Beban Utang:** Rasio Utang terhadap Ekuitas (DER) ada di 0,69x. Masih aman, tapi beban bunganya memakan profitabilitas.
* **Tren Harga Saham:** Secara teknikal, saham ini sedang *downtrend* dan menguji support di Rp195-Rp200.
### Arahan Mentor untuk Anda:
1. **Untuk Investor Jangka Panjang (Value Investor):** BMHS saat ini **menarik untuk diakumulasi pelan-pelan (cicil)**. Valuasi PBV 0,63x memberikan *margin of safety* yang besar. Anda sedang membeli perusahaan yang sedang bertransformasi dengan harga diskon. Kuncinya adalah **kesabaran** menunggu utilisasi 1.000 tempat tidur tercapai di 2026-2027.
2. **Untuk Trader:** Waspada. Tren masih turun. Tunggu sinyal pembalikan arah atau pantulan di area *support* Rp195. Jika jebol ke bawah Rp195, risiko menuju Rp143 terbuka lebar.
3. **Fokus Pantauan:** Perhatikan laporan keuangan kuartal selanjutnya. Jika laba bersih terus naik (konsisten seperti Q3 2025), itu konfirmasi bahwa efisiensi berhasil.
Ingat, investasi di saham *turnaround* seperti BMHS membutuhkan napas panjang. Jangan *all-in* sekaligus.
*Disclaimer: Keputusan investasi tetap ada di tangan Anda. Pelajari kembali sebelum membeli.*
https://cutt.ly/5tx6ykOD
RANDOM TAG $SILO $HEAL
$SILO 23 Jan 26
Investor: SIGHT INVESTMENT COMPANY
Action: BUY
Shares Traded: +1,000,000 (+0.0077%)
Current: 8,320,593,832 (63.9744%)
Previous: 8,319,593,832 (63.9667%)
Broker: NI
Investor Type: Foreign
Source: KSEI
@heyboy cek aja kalau beberapa minggu diakum lebih bagus, tinggal cek siapa yang akum, lalu tentukan snr nya buat entry, kalau akum + sideways lebih bagus kapan hari saya nemu $SILO udah jalan
$BRIS $ANTM $SILO
Musim LK q4 atau LK tahun buku 2025 akan segera rilis, Ada Emiten dengan Performa meningkat, meningkat pesat atau malah jeblok.
Kinerja meningkat tentu akan dihargai market meningkat, kalo jeblok ya,,, mau bijimano lagi, ancai tulah, apolagi kalo cuma gorengan pake minyak jelantah, idak tetolong lagi....
wkwkwkwk
untuk perusahan konglo seperti ini marketcap cuman 8T gak masuk akal sih, ini udah salah harga banget mercy harga becak , ALL IN!!!
$LPKR $LPCK $SILO

$SILO
- Teknologi Bedah Robotik: Peluncuran di RS Kebon Jeruk & Surabaya
- Proyeksi 2026: Pendapatan Rp15,7T, akuisisi aset RS
$SILO wow asing masuk besar nih, setengah lebih transaksi jumat kemarin mungkin dari asing semua... menarik
IDXChannel—Siloam International Hospitals (SILO) menerapkan penggunaan Integrated CT-Linac di RS MRCCC Siloam Semanggi, Jakarta Selatan. Penerapan teknologi radioterapi presisi mutakhir ini adalah yang pertama di Asia Tenggara.
Hadirnya teknologi tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara pertam...

www.idxchannel.com

$SILO 21 Jan 26
Investor: SIGHT INVESTMENT COMPANY
Action: BUY
Shares Traded: +120,000 (+0.0009%)
Current: 8,319,593,832 (63.9667%)
Previous: 8,319,473,832 (63.9658%)
Broker: NI
Investor Type: Foreign
Source: KSEI