


Volume
Avg volume
PT Cikarang Listrindo Tbk, didirikan pada 28 Juli 1990 dan resmi melakukan Penawaran Umum Perdana Saham di Bursa Efek Indonesia pada 14 Juni 2016 (kode saham POWR), bergerak dalam bidang pembangkitan, transmisi, distribusi, dan penjualan tenaga listrik meliputi pembangkit gas dan uap dengan total kapasitas terpasang 1.179,8 MW (termasuk co‑firing biomassa 70 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya 35,8 MWp serta tambahan 14,1 MWp yang sedang dibangun) serta penyediaan Sertifikat Energi Terbarukan (I‑REC) dan pengoperasian 11 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Saat ini Perseroan memfokuskan pengembangan energi ... Read More
Rencana porto ke-2 (benar-benar terpisah dengan porto-1 Utama), khusus dividend, di 2026, dengan 6 Saham ini:
$POWR, $TLKM, $SIDO, ELSA, ADRO, PTBA.
Cicil / DCA bulanan, mulai di pertengahan bulan Januari 2026.
Saatnya rekap dividen full year 2025 yayy 🎉
==========================================
Rekap H1 2025: https://stockbit.com/post/19042497
Rekap FY 2024: https://stockbit.com/post/16866788
🌟Overall 🌟
Jumlah pembagian: 92x (dihitung dari 2 sekuritas, jadi kalo saham yg sama bagi di 2 sekuritas, dihitung 2x. Di 2024 masih saya hitung 1) vs 66x H1 2025 vs 64x FY 2024
Jumlah emiten yg bagi: 55 emiten vs 53 emiten H1 2025 vs 47 emiten FY 2024
Dividen / investment: 6.24% vs 4.70% FY 2024
Achievement compared to target: 128% vs 102% FY 2024
What I think:
a) bakal tambah capek ini submit laporan reinvest dividennya😭 tapi apa daya, belom rela 10%nya dipajakin padahal masih masa reinvest. Apalagi kalo nanti aturan dicabut, jadi nikmati aja prosesnya. Dari tusuk cilok sampe ayce, 1 rupiah tetep berharga karena tanpa 1 rupiah, 999,999 ga jadi sejuta.
b) ... jumlah emitennya tambah banyak ya o_O
c) Target tahun depan bakal berat tanpa surprise DMAS & PBSA. Gapapa, mari berusaha. Awalnya pun nga ngarep kok. Dua ini nge-carry dividen tahun ini dan target tahun depan naik dikit dari pencapaian tahun ini. We shall see.
🌟Top 5 dari nominal 🌟
#1 DMAS 12.32% vs #1 H1 2025 (ga berubah) vs none FY 2024 (ga bagi)
#2 PBSA 7.82% vs #2 H1 2025 (ga berubah) vs not in top 5 FY 2024
#3 POWR 7.75% vs #4 H1 2025 (naik 1) vs #1 FY 2024 (turun 2)
#4 BBRI 6.6% vs #3 H1 2025 (turun 1) vs #4 FY 2024 (tetap)
#5 SPTO 6.02% vs none H1 2025 (not in top 5) vs #3 FY 2024 (turun 2)
Total 5 ini nyumbang 40.51% vs 44% H1 2025 vs 42.29% in FY 2024
What I think:
a) $DMAS tetep ga terkalahkan dengan surprise dividen rapelan tengah tahun 🤣ngarep bagi lagi akhir tahun tapi emang emiten properti industri yg satu ini ga stabil baik pendapatan maupun dividennya. Jangka panjang sih agak balanced out, tapi per semester/tahun agak ga bisa ditebak.
b) $PBSA ni juga lagi ikutan hahaha. Ga nyangka even after full year tetep ngalahin $POWR sih, soalnya POWR konsisten stabil nyumbang dividen.
c) udah khawatir dengan SPTO tapi emang kekuatan POWR & SPTO terdapat di kestabilan bagi 2x setahun and I like it better karena lebih balanced out aja sih. Emang perusahaan2 dengan tipe manajemen Jepang ga mengecewakan dalam bagi-bagi dividen hahahaha.
d) Emang pelan-pelan makin mo diversify jumlah dividen, pelan2 berjalan. Biar kalo satu ga bagi (kayak DMAS di 2024), efeknya ga sakit2 amat.
🌟Rank berdasarkan frequency🌟
4x (smsm)
2x (sebagian kecil d sini: mlbi, powr, spto, bbri, east, etc)
1x (mayoritas di sini)
What I think:
a) Waduh EAST turun kelas tapi mo gimana, hotel lagi berat. Minim2 mereka akhir tahun/awal tahun ini akhirnya bagi juga.
b) BMRI ada surprise dividen interim di Januari ngikut BBRI🤣(ditoel Danantara? BBNI ikut gaa?)
🌟RUPS, cum date & payment date🌟
Seperti biasa, saya share jg trend rups, cum date & payment dari bulan ke bulan.
What I think:
a) Beberapa emiten cukup rajin bagi di bulan tertentu, tapi kadang bergeser sedikit (misal dari Juni ke Juli atau dari Maret ke April karena libur bulan puasa). Jadi daripada bergantung ke siapa bagi pada bulan apa, mending saya fokus ke trend secara garis besar. BJTM bahkan bergeser banyak, dari biasanya Maret ke Juni.
b) Manusia bisa berprediksi dan bahkan dengan emiten dengan track history baik, tetap saja ada surprise. Absennya dividen DMAS di 2024 (financial year 2024 bagi sih, di desember 2023 tapi di 2024 zilch) membuat saya mengira 2025 akan sama. Ga ada yg tau tiba2 bagi 17%. Infonya bahkan tidak bocor kemana pun (good job manajemen DMAS) karena hari H RUPS baru grafik bergerak naik. Same with PBSA yang tiba2 bagi 12% maupun dengan CAMP dan EAST yg memutuskan skip. Karena bagaimana pun, saya paham bahwa bisnis harus selamat lebih dahulu sebelum mengenyangkan investornya, not the other way around. Yang bisa kita lakukan hanyalah prepare & how I do that is by wide & balanced diversification.
That's it, thank you and welcome 2026.
Thank you for reading and happy holiday.
Semoga tahun ini lebih baik bagi kita semua.
1/10










Efek Bola Salju - Compounding Interest
Compounding Interest adalah konsep bunga berbunga, yakni ketika keuntungan yang diperoleh dari investasi dibungakan kembali sehingga modal tumbuh eksponensial dari tahun ke tahun.
Secara matematis:
FV = PV x (1+r)^n
Keterangan:
FV = Nilai akhir investasi
PV = Modal awal
r = Tingkat return per tahun
n = Durasi (tahun)
Contoh sederhana:
Kita berinvestasi Rp10 juta dengan deposit sekali dengan return 10%/tahun.
Tahun 1 → Rp11 juta
Tahun 2 → Rp12,1 juta
Ditahun kedua bukan jadi 12 jt, tapi 12,1 jt. Karena modalnya sekarang bukan 10jt, melainkan 11 jt.
Tahun 3 → Rp13,31 juta
… dst.
Seperti bola salju yang menggelinding, di awal memang ukurannya terlihat kecil.
Namun semakin lama melaju, salju yang menempel semakin banyak dan ukurannya makin membesar seiring berjalannya waktu.
Albert Einstein juga pernah berkata,
“Compound interest is the eighth wonder of the world. He who understands it, earns it; he who doesn’t, pays it.”
Artinya:
🔹 Orang yang paham konsep ini bisa menghasilkan kekayaan besar.
🔹 Yang tidak memahaminya bisa justru kehilangan uang ( melalui bunga utang konsumtif).
📊 Ilustrasi Compounding Interest — Saham X (Hold 20 Tahun)
Anggap kamu memiliki Saham X yang secara konsisten mampu memberikan return rata-rata 15% per tahun.
Seluruh keuntungan & dividen di-reinvest, tanpa ditarik sama sekali.
Asumsinya:
- Modal awal (PV): Rp100.000.000
- Return rata-rata tahunan: 15%
- Periode investasi: 20 tahun
- Strategi: Buy & Hold + Reinvest
📈 Hasil Perhitungan
FV = PV x (1+r)^n
FV = 100.000.000 x (1+15%)^20
FV ≈ Rp 1.637.000.000
✅ Nilai Akhir Setelah 20 Tahun
💰 ≈ Rp 1.637.000.000 (± 1,6 Miliar Rupiah)
💡 Kenapa Compounding Begitu Kuat?
1. Bunga atas bunga
Keuntungan di tahun pertama ikut dihitung sebagai tambahan modal di tahun berikutnya — bikin keuntungan tumbuh makin cepat tiap tahunnya.
2. Waktu adalah faktor krusial
Semakin lama kamu biarkan uang compound, efeknya makin dramatis. Bahkan return moderat (mis. 10%) bisa jadi sangat besar setelah 20–30 tahun.
3. Mulai lebih awal lebih baik
Meskipun hasil dari compounding bisa sangat besar, investasi di usia muda bukan bertujuan untuk cepat kaya, melainkan untuk membangun kebiasaan/habit berinvestasi sejak dini, sambil tetap fokus memperkuat cashflow utama.
Kalau kamu ingin menghitung compounding interest, tidak perlu menghitung manual, karena sudah banyak website yang menyediakannya di internet.
Semoga tulisan ini bisa jadi pengingat kecil dalam perjalanan investasimu.
$ITMG $POWR $UNTR

Baru mulai kenal investasi di bulan July 2025, penempatan asset di Obligasi SR (buat mesin passive cash flow), deposito bank digital (dana darurat & mesin passive cash flow) dan saham dividen $SMSM $BBRI $POWR. Emiten terakhir perdana di bulan Desember 2025 dapat dividen interim. Rata2 realisasi gain ini dari kupon bagi hasil obligasi SR, trading singkat beberapa emiten seperti PBSA CDIA BBCA dan beberapa emiten lain serta dividen. Semoga 2026 ini resolusi passive income 5 jt per bulan dapat terealisasi.
Alhamdulillah dari gain ini bisa di gunakan untuk daftar ulang sekolah anak untuk tahun 2026.

@Stardragon77 Biaya listrik per kwh Indonesia vs Negara lain
1. Indonesia. US$0,086 per kWh atau Rp1.436,2 per kWh.
2. Malaysia. US$0,054 per kWh atau Rp901,8 per kWh.
3. Australia. US$0,261 per kWh atau Rp4.358,7 per kWh.
4. Jepang. US$0,229 per kWh atau Rp3.824,3 per kWh.
5. Jerman. US$0,448 per kWh atau Rp7.481,6 per kWh.
6. China. US$0,075 per kWh atau Rp1.252,5 per kWh.
7. Amerika Serikat. US$0,190 per kWh atau Rp3.173,0 per kWh.
Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
$PGEO $POWR $BREN
🗺️ Pencarian Harta Karun: Volume Sebagai Peta Lokasi Akumulasi Terbaik
Pasar saham adalah ladang pencarian harta karun, dan harta karun terbesar adalah saham yang sedang diakumulasi secara masif oleh Smart Money. Namun, harta karun ini tersembunyi. Untuk menemukannya, Anda membutuhkan peta yang akurat, dan peta terbaik adalah yang digambar oleh data volume transaksi.
Trigger Smart Money adalah pemandu dan peta pencarian harta karun Anda. Kami mengubah volume transaksi BEI menjadi peta yang menunjukkan lokasi tepat harta karun akumulasi tersembunyi ini.
Peta kami berfokus pada Identifikasi Volume Anomali sebagai Tanda X Lokasi Harta Karun. Kami mencari lonjakan volume yang sangat tiba-tiba (misalnya, 6x hingga 9x lipat dari rata-rata intraday). Lonjakan ini adalah tanda X bahwa harta karun Smart Money ada di sana. Tanda X ini divalidasi dengan Analisis Arus Dana Bersih, memastikan bahwa lokasi tersebut benar-benar harta karun net buying. Hanya lokasi yang terverifikasi ini yang akan di-alert kepada Anda. Dengan Trigger Smart Money, Anda mendapatkan peta lokasi harta karun akumulasi yang paling akurat.
$POWR $KETR $LPKR
1/2


https://cutt.ly/LtfQP3ph $POWR
$MBSS daily reminder, semakin harga nya pas semakin liquid ini saham.
predikis subjective pribadi gue cocoknya di harga 3500-an
Jangan lupa cicil $POWR
Tolong koreksi dan pencerahan dari sepuh pemegang $ADRO.
Div: 7,5%an dari harga sekarang (1900an)
Sebelum pengumuman dividen harga di 1810an.
Kalau terjadi div trap, kemungkinan akan turun sejumlah dividendnya (144). Jadi saat exdate harga akan menuju 1750.
Apa kira-kira akan terjadi? Biasanya tahun-tahun lalu apakah dividend trap setajam itu?
$POWR $AADI
#60
Sab, 27 Des 2025
Edisi Spesial ✍️
Siapkan Kopi sebelum membaca ☕
Pasar saham yang tak pernah tidur, kita melihat cermin dari eksistensi manusia itu sendiri.
Setiap saham memiliki nilai hakiki yang tersembunyi, perjalanan yang tak terduga, dan tak ada dua saham yang benar-benar sama. Begitu pula manusia.
Ada jiwa yang dilahirkan dengan suara yang mampu membelah kesunyian malam.
Ada yang pikirannya adalah samudra angka, menyelami kedalaman yang tak terjangkau orang lain.
Ada yang datang ke dunia dengan membawa harta warisan.
Ada yang mampu membaca denyut pasar seperti membaca denyut hati.
Inilah simfoni agung dari Sang Pencipta harmoni dalam keberagaman.
Tak ada satu pun talenta yang lebih tinggi atau lebih rendah,semuanya adalah nada berbeda dalam satu melodi Ilahi yang tak pernah selesai.
Namun, di balik keindahan ini tersembunyi misteri yang paling dalam:
Manusia diciptakan dalam fitrah yang suci, namun diberi kebebasan yang membuatnya bisa jatuh ke dalam bayang-bayang.
Di dunia saham, kita menyaksikan bagaimana keserakahan atau ketakutan dapat mengobarkan api yang membakar banyak mimpi demi keuntungan segelintir orang.
Maka, mengapa kita masih sibuk membandingkan diri dengan perjalanan orang lain?
Portofolio hidupmu bukan untuk disandingkan, melainkan untuk dihayati.
Kamu adalah ciptaan yang unrepeatable satu-satunya versi dari dirimu di seluruh alam semesta ini.
Tugas hakiki kita bukanlah mengejar puncak yang sama dengan orang lain,
melainkan mendaki gunung pribadi kita, selangkah lebih tinggi dari kemarin.
Mulailah dari yang paling murni, paling sederhana:
satu kebaikan kecil setiap hari.
Dan kebaikan paling ringan yang bisa kita berikan kepada dunia ini adalah senyum tulus kepada sesama manusia sebuah isyarat kecil bahwa di tengah segala misteri dan gejolak, kita masih memilih cahaya.
Karena senyum itu, pada hakikatnya, adalah doa tanpa kata yang kembali kepada kita dalam bentuk rahmat yang tak terhitung.
Terima kasih Tuhan atas segala keajaiban dan misteri Mu yang tak pernah habis kita renungi. 🙏
#FilosofiHidup #CiptaanYangIndah #PerjalananSaham #KebaikanKecil #RenunganMalam $IHSG $POWR $BBCA

Penutupan Bursa Efek Indonesia 2025:
DISAAT ASING MENJUALI SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA (SEMPAT NETT SELL 55 TRILYUN LEBIH TAHUN 2025) TAPI $IHSG MAMPU MENCAPAI TITIK TERTINGGI (ALL TIME HIGH)
Fenomena Rotasi Portofolio Institusional dan Panduan Edukasi Transisi Aset bagi Investor Kontemporer
Tahun 2025 akan dikenang dalam sejarah pasar modal Indonesia sebagai periode ambivalensi yang luar biasa, di mana optimisme pasar yang meluap bertabrakan dengan realitas fundamental ekonomi yang penuh tantangan. Perjalanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang tahun ini mencerminkan dinamika yang kompleks, puncaknya terjadi pada bulan Desember saat pasar mencapai titik tertinggi sepanjang masa (All-Time High) sebelum akhirnya menutup tirai perdagangan dengan aksi rebalancing yang agresif dari para pengelola dana profesional. Fenomena penutupan tahun ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan sebuah panggung orkestrasi finansial yang dikenal sebagai window dressing, di mana manajer investasi melakukan pembersihan portofolio secara masif. Mereka melepas aset-aset spekulatif atau "saham gorengan" yang sempat memberikan keuntungan cepat namun berisiko tinggi, untuk kemudian mengalihkan modal tersebut ke dalam saham-saham fundamental demi menyajikan laporan tahunan yang "cantik" dan meyakinkan di mata para investor.
Lanskap Makroekonomi dan Performa Indeks di Penghujung 2025
Pasar saham Indonesia akan menutup perdagangan tahun 2025 dengan catatan yang sangat dinamis. Hingga perdagangan terakhir pada 24 Desember 2025 mengingat bursa diliburkan untuk cuti bersama Natal dan Tahun Baru IHSG berada di level 8.537,91 poin. Meskipun angka ini mencerminkan pertumbuhan tahunan sebesar 21,34%, terdapat tekanan jual moderat di hari-hari terakhir akibat aksi pengambilan untung (profit taking) yang wajar. Namun, signifikansi sesungguhnya terletak pada rekor yang dicapai pada pertengahan Desember 2025, di mana indeks sempat menyentuh angka 8.776,97, sebuah pencapaian yang didorong oleh ekspektasi pelonggaran moneter global dan stabilitas ekonomi domestik.
MEMANG ANOMALI, dalam penutupan tahun, penting untuk mencermati posisi para pemain besar. Sepanjang tahun 2025, investor asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) yang mencapai Rp55,18 triliun hingga bulan Agustus, mencerminkan adanya aliran modal keluar ke pasar negara maju akibat kebijakan The Fed yang tetap kompetitif. Namun, menjelang akhir tahun, aliran dana mulai kembali masuk WALAU MASIH SEDIKIT dan secara selektif ke saham-saham berkapitalisasi MENENGAH DAN BESAR, membantu menjaga stabilitas indeks saat para manajer investasi domestik melakukan ritual tahunan mereka dalam mempercantik buku.
Saham Gorengan Ditinggalkan:
Saham-saham Gorengan Adalah:
- Naik terlalu cepat tanpa diikuti kenaikan fundamental kuat
- Volatilitas ekstrem
- Sulit dijelaskan secara valuasi
mulai dilepas (take profit).
Bukan karena tidak bisa naik lagi, tetapi karena TIDAK PANTAS menghuni laporan akhir tahun.
Rotasi TAHUNAN ke Saham Fundamental
Dana kemudian berpindah ke saham-saham berfundamental kuat, seperti:
- Perbankan besar
- Emiten energi & infrastruktur
- Consumer staples
- Saham dengan laba stabil dan valuasi masuk akal
Tujuannya satu:
Agar membuat laporan portofolio “cantik, rapi, dan kredibel”.
Inilah alasan mengapa IHSG bisa tetap naik, meskipun tidak semua saham bergerak serempak.
Asing Net Sell, Tapi IHSG Naik: Di Mana Logikanya?
Secara teori klasik, net sell asing besar seharusnya menekan indeks. Namun 2025 membuktikan bahwa struktur pasar Indonesia telah berubah.
Jawaban singkatnya: YA, karena pertumbuhan investor domestik baru.
Namun mari kita uraikan lebih dalam.
Ledakan Investor Ritel Lokal: Game Changer IHSG
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia mengalami transformasi demografi investor:
- Edukasi pasar modal makin masif
- Akses aplikasi sekuritas makin mudah
- Literasi finansial meningkat
Hanya Kampanye dari regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan dan BEI yang masih KURANG agresif
Hasilnya:
Investor ritel lokal menjadi kekuatan baru penopang IHSG. Dana domestik, baik ritel, institusi lokal, asuransi, dana pensiun, hingga reksa dana mulai mengisi ruang yang ditinggalkan investor asing.
Pola Baru: Pasar Tidak Lagi Bergantung Penuh pada Asing
Jika dahulu IHSG “gemetar” setiap asing keluar, kini:
- Likuiditas lokal semakin dalam
- Rotasi sektor terjadi lebih sehat
- Kenaikan indeks lebih terseleksi (berbasis kualitas)
Ini menjelaskan mengapa Asing bisa net sell besar IHSG tetap mencetak ATH
Pelajaran Penting untuk Investor Baru
1. IHSG Naik ≠ Semua Saham Naik
ATH indeks sering kali didorong oleh segelintir saham besar dengan Likuiditas besar, bukan euforia merata.
2. Saham Gorengan Bukan Portofolio Akhir Tahun
Saham spekulatif cocok untuk trading jangka pendek, bukan untuk laporan kinerja fund manager.
3. Fundamental Menjadi “Safe Haven” Saat Volatilitas
Di saat pasar global tidak pasti, dana cenderung:
- Parkir di saham berfundamental kuat
- Menghindari risiko reputasi dan volatilitas
Menutup Tahun 2025: Pasar yang Lebih Dewasa
Penutupan Bursa Saham Indonesia tahun 2025 memberi satu pesan kuat:
Pasar modal Indonesia semakin dewasa, semakin mandiri, dan semakin ditopang oleh kekuatan domestik.
Anomali antara net sell asing dan IHSG ATH bukanlah keanehan semata, melainkan tanda perubahan struktur pasar.
Bagi investor baru, ini bukan sekadar cerita akhir tahun tapi ini adalah pelajaran bahwa investasi bukan soal ikut ramai, tapi memahami ARUS BESAR di BALIK LAYAR.
Sekedar Tag:
$PGEO $POWR
@AryKurniati Dividen cuma Rp.30,- perak ya ga make sense lah kalo harus kena div trap. jomplang.
dan kalo kita gaya inves nya dividen play masih banyak emiten yg nawarin yield besar, bagi div 2x dalam 1tahun.
$ADRO contohnya.
dibanding dividen $NCKL yg 30 perak itu, dividen $POWR jauh lebih menarik 🤭
🎶 🆑💯❌⁉️🆙♨️⭕️🆓
Fokus aja yg ini :
AKRA
$ASII
$BMRI
$POWR
UNTR
Untuk periode
Hari : Rabu
Tanggal : ⏭️ 24 December 2025 ⏮️
Hadir dalam SINYAL #ScreenerDekan™️ di StockBit .
Kita tunggu % Higher to Price sewaktu closing nanti jam 16.00 untuk cross-check hasilnya yang selama ini fitur screener StockBit tidak mengecewakan.
DisclamerOn : bukan saran jual beli, hanya Guideline pribadi 🌈

Dividend Report December 2025
Yang mungkin terlihat paling kentara tentunya adalah nilainya yang turun jauh dari tahun lalu. Ini diakibatkan karena tidak ada lagi dividen special jumbo dari ADRO. Tetapi untuk saham lain tetap terasa pertumbuhannya dari tahun lalu, seperti $POWR, $SPTO, dan $TOTO, yang mengisi top 3.
Saya juga coba masuk sedikit di BFIN, karena di harga sekarang kayaknya sudah masuk ke value territory, dan pengen pegang emiten di industry credit service.
Jadwal dividend lengkap: https://cutt.ly/Ots61EwM
1/2


🔬 Pendekatan Ilmiah: Akumulasi Sebagai Fenomena yang Dapat Diprediksi
Pergerakan harga saham seringkali dianggap acak, tetapi akumulasi Smart Money adalah fenomena yang dapat diprediksi. Setiap entitas dengan kapasitas modal besar yang mulai membeli secara terorganisir akan meninggalkan jejak volume yang sangat spesifik, yang dapat diukur dan diverifikasi. Ini adalah pendekatan ilmiah untuk trading.
Trigger Smart Money adalah alat yang menerapkan pendekatan ilmiah ini untuk mendeteksi akumulasi di pasar saham Indonesia. Kami mengubah trading dari seni spekulasi menjadi sains berbasis data, dengan fokus pada volume dan money flow sebagai variabel utamanya.
Metode ilmiah kami berfokus pada Pengukuran Deviasi Volume Standar Intraday yang Ekstrem. Kami mencari volume yang melonjak, katakanlah, 7x hingga 10x lipat dari rata-rata intraday normal. Ini adalah pengukuran deviasi yang hanya mungkin terjadi karena intervensi modal besar. Untuk memvalidasi hasil pengukuran ini, kami menggunakan Analisis Arus Dana Bersih sebagai variabel konfirmasi. Kami memastikan bahwa deviasi volume ekstrem tersebut disebabkan oleh dominasi tekanan beli. Hanya sinyal yang terbukti secara ilmiah didukung oleh volume abnormal dan net buying yang kuat yang akan dikeluarkan. Dengan pendekatan ilmiah ini, Trigger Smart Money memberikan Anda sinyal yang cepat, terukur, dan teruji, memungkinkan Anda untuk bertindak berdasarkan bukti yang solid, bukan firasat.
$POWR $IATA $AMMN
1/2


🧭 Menjadi Trader Pre-Emptif: Jangan Lagi Tertinggal di Belakang
Sebagian besar trader ritel adalah trader yang reaktif: mereka bereaksi terhadap berita yang sudah tersebar atau harga yang sudah melonjak. Para trader elit, atau trader pre-emptif, adalah mereka yang bergerak sebelum harga bereaksi, didorong oleh kemampuan mereka untuk mendeteksi akumulasi tersembunyi oleh Smart Money. Mereka tahu bahwa peluang terbesar ada pada titik di mana uang besar baru mulai masuk.
Trigger Smart Money adalah alat bantu yang mengubah Anda menjadi trader pre-emptif di pasar saham Indonesia. Alat ini berfungsi sebagai radar ultra-sensitif yang secara eksklusif berfokus pada dinamika volume dan money flow di BEI, dirancang untuk mengungkap aksi beli tersembunyi yang dilakukan oleh Dana Cerdas.
Keunggulan inti kami adalah Deteksi Lonjakan Volume di Luar Batas Normal. Kami membandingkan volume perdagangan saat ini dengan rata-rata volume intraday sebelumnya, mengeluarkan alert hanya ketika lonjakan volume mencapai tingkat yang sangat ekstrem (misalnya, lebih dari 5x lipat). Lonjakan ini adalah indikasi nyata bahwa ada pihak dengan modal signifikan yang sedang beroperasi. Yang paling penting, kami melengkapi ini dengan Verifikasi Arus Dana Bersih. Volume yang tinggi harus terkonfirmasi didominasi oleh dana masuk (akumulasi) agar sinyalnya dianggap valid. Dengan memfilter sinyal hanya pada akumulasi yang didukung oleh arus dana kuat, Trigger Smart Money menghilangkan false signal dan memberikan Anda sinyal beli yang tepat di awal pergerakan, memungkinkan Anda untuk masuk di harga yang optimal, seperti halnya yang dilakukan oleh para pemain besar.
$CARS $MMLP $POWR
1/2


$POWR https://cutt.ly/KtsHW5Hy
$POWR
1. Saham yang pergerakan harganya sangat sempit dan lambat, Walaupun aktif ekspansi (karna tujuan ekspansinya bukan untuk growth tapi defensif). **ini saham termasuk yg beta nya negatif alias keras kepala terhadap pasar 😄😄
2. DPR untuk dividen sangat besar bahkan hampir semua laba diberikan dalam bentuk kas.
3. Pasar melihatnya sebagai Cashcow bukan growth stock makanya harganya ya jungkat jungkit. Jadi jika dividennya di reinvest pastikan tujuannya bukan compounding ya tapi tambah lot agar nanti dividennya makin besar.
4. Saham yang dinikmati hanya dividennya, makanya susah beli susah jual karna memang investornya bukan tipe scalping tapi long term.
5. Karna Dividennya tinggi, maka Untuk investor yang tujuannya jalur compounding, sepertinya anda salah pake celana😅🙏
6. Tidak percaya? Hitung capital employed nya. Jika dibawah 15% atau bahkan dibawah 10%, itu sudah cukup membenarkan beberapa poin diatas.😉
7. Siapa yg paling cocok untuk $POWR ?? Sebenarnya pensiunan lebih tepat sih, jadi uang pensiunnya diinvestkan, atau rutin dca semasa aktif bekerja lalu nikmati dividennya ketika sudah pensiun (apalagi dividennya 2 tahap jd gak lama lama banget nunggunya).
8. Apakah saya invest disini? Dulu iya, sekarang tidak lagi karna serasa jadi pensiunan. Saat ini lebih suka ke growth stock, pertumbuhan kuatnya bikin nagih (tapi harus paham sahamnya ya) 😅😅 mungkin saat menjelang pensiun akan balik kesini lagi 🤣🤣 Inshaa Allah.
"Kita punya tanah, punya matahari, punya bahan baku. Yang kurang hanyalah rantai industrinya. Daripada ekspor mentah dan impor jadi, mari dorong hilirisasi nyata: bauksit → aluminium → frame surya + pasir kuarsa → silikon → sel surya → panel surya 100% buatan Indonesia.
$ANTM $ALMI $POWR

🎶 🆑💯❌⁉️🆙♨️⭕️🆓
Fokus aja yg ini :
AKRA
ASII
$PGAS
$POWR
$UNVR
Untuk periode
Hari : Jumat
Tanggal : ⏭️ 19 December 2025 ⏮️
Hadir dalam SINYAL #ScreenerDekan™️ di StockBit .
Kita tunggu % Higher to Price sewaktu closing nanti jam 16.00 untuk cross-check hasilnya yang selama ini fitur screener StockBit tidak mengecewakan.
DisclamerOn : bukan saran jual beli, hanya Guideline pribadi 🌈
