


Volume
Avg volume
PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (“Panin Bank Syariah”) atau PNBS merupakan salah satu anak perusahaan Panin Bank. Ruang lingkup kegiatan Panin Bank Syariah adalah menjalankan kegiatan usaha di bidang perbankan dengan prinsip bagi hasil berdasarkan syariat Islam, diantaranya penghimpunan dana, pembiayaan komersial dan ritel, pendanaan instiusi dan tresuri. Panin Dubai Syariah memiliki 19 jaringan kantor yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung, Semarang, Surabaya, Malang, Makassar, Lampung, Palembang, dan Medan.
$BUMI jauh dari hari ini da ku kasih gambaran..... toh ada baca notif baru terkait bumi kan ☺
ARA kah senin ?!?
Btw tahu kan soal influence raja pom² kena denda ?!? oleh sebab itu saya g pernah aja orang beli², cm kasih opini pandangan aja..... ada yang ikut masuk dan cuan ya syukur.... kalau rugi ya maaf 🤣
$PNBS $BBRI
!! DISCLAIMER !!
Perlu diingat bahwa opini yang disampaikan di sini adalah pendapat pribadi dan tidak merupakan saran investasi. Investasi saham memiliki risiko yang cukup tinggi, termasuk risiko kehilangan modal. Pastikan Anda untuk melakukan riset yang menyeluruh dan memahami risiko sebelum melakukan investasi.
Setiap keputusan jual beli serta untung rugi setelah membaca opini ini adalah tanggung jawab anda pribadi... Jika merasa tidak cocok silahkan block aja, tidak ada ajakan follow

$PNBS Area buy terbaik 59
Target minimal 800.1200, Tertinggi 12000
Panin Dubai tersambung dengan Dirham Emirat Arab yang berbasis Perak.
Dirham 4000an akan ke 12000
Investing di PNBS sangat bagus.
$PNBN
4 fase dalam 1 siklus market:
Fase akumulasi: fase awal dari siklus. Fase awal dari satu kepentingan . Fase dmn terjadi balance antara bull vs bear. Bull mampu menahan keagresifan bear
Fase mark up: fase dmn terjadi imbalance antara bull vs bear. Kekuatan bull lbh dominan, shg bear terpukul mundur
Fase distribusi: fase dmn kembali terjadi balance antara bull vs bear. Bear mampu menahan keagresifan bull
Fase mark down: fase akhir dr siklus. Fase dmn kepentingan sdh selesai. Fase dmn kembali terjadi imbalance antara bull vs bear. Kekuatan bear lbh dominan, shg bull terpukul mundur
REPEAT again
"Know which phase you are in the cycle, and half of the battle is won.”
One million dollar question, PNBN $PNBS $BBKP ada di fase yg mana?
test kekuatan bear PNBN
not financial advice
$PNLF lumayan oke n bagus kok overall viewnya saat ini,
PNLF ada Target bisa naik ke 296-308 itu.
$PNBN $PNBS
$BTPS
Halo Investor Cerdas! Senang sekali Anda bertanya. Sebagai mentor Anda, saya telah membedah Laporan Keuangan Tahunan PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) per 31 Desember 2025.
Mari kita lihat di balik angka-angka ini. Apakah saham ini "layak koleksi" atau "perlu diwaspadai"? Berikut adalah analisa tajam saya:
### 1. Laba Bersih Melonjak, Tapi Hati-hati dengan "Kualitasnya"
Kabar baiknya dulu: **Laba bersih BTPS naik**. Tahun 2025, bank mencetak laba bersih Rp1,2 triliun, naik dari Rp1,06 triliun di tahun 2024.
**Analisa Mentor:** Jangan terbuai hanya dengan angka akhir. Kenaikan laba ini **bukan** berasal dari bisnis inti yang makin deras, melainkan karena **penurunan beban pencadangan kerugian (CKPN)**.
* Pendapatan pengelolaan dana (Top Line) justru **turun** dari Rp5,39 T menjadi Rp5,21 T.
* Namun, Bank berhasil menekan biaya CKPN secara drastis dari Rp1,35 T (2024) menjadi Rp826 Miliar (2025).
* **Artinya:** Bank sedang dalam mode "bersih-bersih" dan efisiensi risiko, bukan mode ekspansi agresif.
### 2. Strategi Defensif: Uang Parkir di Surat Berharga
Coba perhatikan neraca keuangannya. Total Aset naik menjadi Rp22,75 T. Tapi kemana uangnya pergi?
* **Pembiayaan Murabahah (Core Business):** Turun dari Rp9,64 T menjadi Rp9,18 T. Ini sinyal bahwa bank sedang mengerem penyaluran kredit ke nasabah mikro.
* **Efek-efek (Surat Berharga):** Naik tajam dari Rp8,9 T menjadi Rp9,89 T.
**Analisa Mentor:** Manajemen BTPS terlihat sangat berhati-hati (konservatif). Karena kondisi lapangan mungkin dianggap belum kondusif untuk menyalurkan pembiayaan mikro secara agresif, mereka memilih memarkir likuiditasnya di surat berharga yang lebih aman namun *yield*-nya mungkin lebih rendah dibanding kredit.
### 3. Arus Kas & Dividen: "Mesin Uang" Masih Nyala
Bagi Anda pemburu dividen, ini bagian favorit.
* Arus kas operasi masih sangat kuat dan positif di angka Rp1,78 T.
* Bank konsisten membayar dividen tunai sebesar Rp555 Miliar.
**Analisa Mentor:** Dengan laba Rp1,2 T dan pembayaran dividen Rp555 M, *Payout Ratio* ada di kisaran 46%. Ini sangat sehat. Bank ini adalah "Sapi Perah" (Cash Cow) yang baik untuk portofolio *income investing* Anda.
### 4. Kualitas Aset Syariah
Mari kita cek kesehatan kreditnya (NPF).
* Data menunjukkan kategori "Macet" (Loss) adalah **0**.
* Namun, kategori "Kurang Lancar" ada Rp177 Miliar dan "Diragukan" Rp91 Miliar.
**Analisa Mentor:** Angka macet 0 ini kemungkinan besar karena bank agresif melakukan hapus buku (*write-off*), yang terlihat dari adanya pendapatan dari "Penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan" sebesar Rp36 Miliar. Ini teknik standar perbankan untuk menjaga rasio NPF terlihat cantik.
### Kesimpulan & Arahan Mentor:
1. **Hold/Accumulate untuk Dividen:** Jika tujuan Anda adalah dividen rutin, BTPS sangat menarik karena *cashflow*-nya kuat dan ekuitasnya tumbuh sehat menjadi Rp9,96 T.
2. **Wait and See untuk Growth:** Jika Anda mencari pertumbuhan harga saham yang eksplosif (*multibagger*), Anda perlu menunggu sampai angka **Pendapatan Pengelolaan Dana** dan **Piutang Murabahah** kembali naik. Saat ini bank masih dalam fase konsolidasi dan defensif.
Tetap bijak dalam mengambil keputusan, dan selalu perhatikan fundamental!
https://cutt.ly/rtmCzXd4
RANDOM TAG $BRIS $PNBS
Menkeu Purbaya mengkritik ekonomi syariah di Indonesia yang hanya jadi label, namun tidak benar-benar menjalankan prinsip syariah.
https://cutt.ly/HtnCgiFU
$BRIS $BBTN $PNBS
kalo bandarnya nggga mau naikin apa salahnya para ritel gurem bersatu padu naikin ini saham biar bandarnya gigit jari
$PNBS
$BTPS
Halo para Smart Investor! Senang sekali Anda bertanya. Mari kita bedah kinerja PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) untuk tahun buku 2025 ini. Sebagai mentor Anda, saya melihat laporan ini membawa **kabar gembira bagi pemburu dividen**, namun ada **catatan penting bagi pencari pertumbuhan (growth)**.
Berikut analisa mendalam saya berdasarkan "kacamata" mentor saham:
### 1. Laba Bersih Melonjak: Efisiensi adalah Kuncinya
Kabar baiknya dulu: **Laba bersih (Net Profit) tumbuh solid**. BTPS mencatatkan laba bersih sebesar **Rp1,2 triliun**, naik dari Rp1,06 triliun di tahun sebelumnya.
* **Mentor Insight:** Kenaikan ini juga mendongkrak Laba Per Saham (EPS) dari Rp138 menjadi **Rp156**. Ini fundamental yang kuat untuk menopang harga saham.
### 2. Dari Mana Kenaikan Laba Berasal? (The Story Behind Numbers)
Jangan hanya lihat hasil akhirnya, lihat prosesnya. Kenaikan laba ini **bukan** berasal dari kenaikan pendapatan bisnis inti secara masif, melainkan dari perbaikan kualitas aset.
* **Pendapatan Turun Tipis:** Pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib justru turun sedikit menjadi **Rp5,21 triliun** dari sebelumnya Rp5,39 triliun.
* **Penyelamat Utama (CKPN):** Bank berhasil menekan biaya pencadangan kerugian (CKPN) secara drastis. Beban kerugian penurunan nilai aset produktif turun tajam menjadi **Rp826 miliar** dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,35 triliun.
* **Artinya:** Bank merasa portofolio kreditnya sudah jauh lebih sehat dibanding tahun lalu, sehingga tidak perlu menyisihkan uang "jaga-jaga" sebanyak sebelumnya.
### 3. Posisi Neraca: Defensif tapi Likuid
Bank terlihat bermain sedikit defensif (hati-hati) dalam menyalurkan pembiayaan tahun ini.
* **Aset Tumbuh:** Total aset naik menjadi **Rp22,75 triliun**.
* **Pergeseran Fokus:** Pembiayaan Murabahah (jual-beli, biasanya dominan di segmen mikro) turun menjadi **Rp9,18 triliun** dari Rp9,64 triliun. Namun, ada pertumbuhan menarik di Pembiayaan Musyarakah (bagi hasil) yang naik hampir dua kali lipat menjadi **Rp963 miliar**.
* **Dana Pihak Ketiga (DPK) Aman:** Dana Syirkah Temporer (dana nasabah) tumbuh menjadi **Rp9,92 triliun**. Nasabah masih percaya menaruh uangnya di sini, terutama di Deposito Mudharabah yang naik menjadi Rp9 triliun.
### 4. Arus Kas & Dividen: "Sapi Perah" yang Sehat
Bagi Anda pecinta dividen, perhatikan Cash Flow-nya.
* **Arus Kas Operasi Sangat Kuat:** Bank mencetak kas bersih dari operasi sebesar **Rp1,78 triliun**.
* **Riwayat Dividen:** Di tahun 2025, bank membayar dividen tunai sebesar **Rp555 miliar**. Dengan laba bersih yang naik dan *cash flow* yang tebal, potensi pembagian dividen tahun depan terlihat sangat aman dan menarik.
### 🚩 Verdict Mentor: Apa yang Harus Dilakukan Investor?
1. **Untuk Dividend Hunter:** **HOLD / ACCUMULATE.**
Kinerja ini mengonfirmasi BTPS sebagai mesin pencetak uang tunai yang efisien. EPS Rp156 memberi ruang dividen yang manis.
2. **Untuk Growth Investor:** **WAIT AND SEE.**
Perhatikan *top line* (pendapatan). Penurunan pembiayaan Murabahah menunjukkan bank sedang "ngerem" ekspansi atau menghadapi tantangan di segmen mikro. Kita perlu melihat pembalikan arah (reversal) pada pertumbuhan pendapatan di kuartal berikutnya agar saham ini bisa "lari" kencang lagi.
**Kesimpulan Singkat:** Fundamental sehat, kualitas aset membaik signifikan, dan dividen aman. Namun, tantangan pertumbuhan omzet masih menjadi PR utama manajemen.
*Disclaimer: Analisa ini berdasarkan data laporan keuangan yang tersedia. Keputusan investasi tetap ada di tangan Anda.*
https://cutt.ly/utnbcCA6
RANDOM TAG $BRIS $PNBS