


Volume
Avg volume
PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (“Panin Bank Syariah”) atau PNBS merupakan salah satu anak perusahaan Panin Bank. Ruang lingkup kegiatan Panin Bank Syariah adalah menjalankan kegiatan usaha di bidang perbankan dengan prinsip bagi hasil berdasarkan syariat Islam, diantaranya penghimpunan dana, pembiayaan komersial dan ritel, pendanaan instiusi dan tresuri. Panin Dubai Syariah memiliki 19 jaringan kantor yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung, Semarang, Surabaya, Malang, Makassar, Lampung, Palembang, dan Medan.
Menkeu Purbaya mengkritik ekonomi syariah di Indonesia yang hanya jadi label, namun tidak benar-benar menjalankan prinsip syariah.
https://cutt.ly/HtnCgiFU
$BRIS $BBTN $PNBS
kalo bandarnya nggga mau naikin apa salahnya para ritel gurem bersatu padu naikin ini saham biar bandarnya gigit jari
$PNBS
$BTPS
Halo para Smart Investor! Senang sekali Anda bertanya. Mari kita bedah kinerja PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) untuk tahun buku 2025 ini. Sebagai mentor Anda, saya melihat laporan ini membawa **kabar gembira bagi pemburu dividen**, namun ada **catatan penting bagi pencari pertumbuhan (growth)**.
Berikut analisa mendalam saya berdasarkan "kacamata" mentor saham:
### 1. Laba Bersih Melonjak: Efisiensi adalah Kuncinya
Kabar baiknya dulu: **Laba bersih (Net Profit) tumbuh solid**. BTPS mencatatkan laba bersih sebesar **Rp1,2 triliun**, naik dari Rp1,06 triliun di tahun sebelumnya.
* **Mentor Insight:** Kenaikan ini juga mendongkrak Laba Per Saham (EPS) dari Rp138 menjadi **Rp156**. Ini fundamental yang kuat untuk menopang harga saham.
### 2. Dari Mana Kenaikan Laba Berasal? (The Story Behind Numbers)
Jangan hanya lihat hasil akhirnya, lihat prosesnya. Kenaikan laba ini **bukan** berasal dari kenaikan pendapatan bisnis inti secara masif, melainkan dari perbaikan kualitas aset.
* **Pendapatan Turun Tipis:** Pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib justru turun sedikit menjadi **Rp5,21 triliun** dari sebelumnya Rp5,39 triliun.
* **Penyelamat Utama (CKPN):** Bank berhasil menekan biaya pencadangan kerugian (CKPN) secara drastis. Beban kerugian penurunan nilai aset produktif turun tajam menjadi **Rp826 miliar** dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp1,35 triliun.
* **Artinya:** Bank merasa portofolio kreditnya sudah jauh lebih sehat dibanding tahun lalu, sehingga tidak perlu menyisihkan uang "jaga-jaga" sebanyak sebelumnya.
### 3. Posisi Neraca: Defensif tapi Likuid
Bank terlihat bermain sedikit defensif (hati-hati) dalam menyalurkan pembiayaan tahun ini.
* **Aset Tumbuh:** Total aset naik menjadi **Rp22,75 triliun**.
* **Pergeseran Fokus:** Pembiayaan Murabahah (jual-beli, biasanya dominan di segmen mikro) turun menjadi **Rp9,18 triliun** dari Rp9,64 triliun. Namun, ada pertumbuhan menarik di Pembiayaan Musyarakah (bagi hasil) yang naik hampir dua kali lipat menjadi **Rp963 miliar**.
* **Dana Pihak Ketiga (DPK) Aman:** Dana Syirkah Temporer (dana nasabah) tumbuh menjadi **Rp9,92 triliun**. Nasabah masih percaya menaruh uangnya di sini, terutama di Deposito Mudharabah yang naik menjadi Rp9 triliun.
### 4. Arus Kas & Dividen: "Sapi Perah" yang Sehat
Bagi Anda pecinta dividen, perhatikan Cash Flow-nya.
* **Arus Kas Operasi Sangat Kuat:** Bank mencetak kas bersih dari operasi sebesar **Rp1,78 triliun**.
* **Riwayat Dividen:** Di tahun 2025, bank membayar dividen tunai sebesar **Rp555 miliar**. Dengan laba bersih yang naik dan *cash flow* yang tebal, potensi pembagian dividen tahun depan terlihat sangat aman dan menarik.
### 🚩 Verdict Mentor: Apa yang Harus Dilakukan Investor?
1. **Untuk Dividend Hunter:** **HOLD / ACCUMULATE.**
Kinerja ini mengonfirmasi BTPS sebagai mesin pencetak uang tunai yang efisien. EPS Rp156 memberi ruang dividen yang manis.
2. **Untuk Growth Investor:** **WAIT AND SEE.**
Perhatikan *top line* (pendapatan). Penurunan pembiayaan Murabahah menunjukkan bank sedang "ngerem" ekspansi atau menghadapi tantangan di segmen mikro. Kita perlu melihat pembalikan arah (reversal) pada pertumbuhan pendapatan di kuartal berikutnya agar saham ini bisa "lari" kencang lagi.
**Kesimpulan Singkat:** Fundamental sehat, kualitas aset membaik signifikan, dan dividen aman. Namun, tantangan pertumbuhan omzet masih menjadi PR utama manajemen.
*Disclaimer: Analisa ini berdasarkan data laporan keuangan yang tersedia. Keputusan investasi tetap ada di tangan Anda.*
https://cutt.ly/utnbcCA6
RANDOM TAG $BRIS $PNBS
$PNBS selain harus menuhin free float, mereka juga harus naik tingkat dari KBMI 1 dan ini time framenya lebih pendek daripada free float
$PNBS
FF <15%
KBMI 1 rencana mau dihapus
kinerja rata² mengalami penurunan
PE ratio (TTM) >50
PE band ratio juga >50 (mahal)