


Volume
Avg volume
Perseroan merupakan afiliasi Pertamina dan pemegang kuasa pengusahaan panas bumi terbesar di Indonesia, dalam hal kapasitas terpasang keseluruhan yang dioperasikan sendiri oleh Perseroan dan oleh para Kontraktor KOB berdasarkan data dari Wood Mackenzie Asia Pacific Pte Limited (“Wood Mackenzie”). Perseroan memiliki rekam jejak yang baik dalam fokus usaha Perseroan yaitu pengembangan dan pengelolaan proyek-proyek PLTP di berbagai lokasi di Indonesia, yang masing-masing memiliki jumlah kapasitas terpasang yang bervariasi. Per tanggal 30 Juni 2022, Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung memiliki hak atas 13 kuasa peng... Read More
$PGEO
$PGEO: Direktur Pertamina Geothermal Energy, Ahmad Yani, mengatakan bahwa pihaknya telah memulai proyek pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 MW, dengan target commissioning operation date (COD) pada 2030. Saat ini, PGEO mengelola kapasitas terpasang sebesar 727 MW. Perseroan juga tengah mengembangkan sejumlah proyek strategis lainnya, antara lain PLTP Hululais Unit 1 dan 2 berkapasitas 110 MW, serta beberapa proyek co–generation dengan PLN Indonesia Power dengan total kapasitas mencapai 230 MW. PGEO menargetkan kapasitas terpasang yang dikelola secara mandiri dapat mencapai 1 GW dalam 2–3 tahun ke depan dan 1,8 GW pada 2033.
https://snips.stockbit.com/snips-terbaru/-implementasi-b50-ditunda-bea-ekspor-cpo-naik?source=research

KABARBURSA.COM – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) atau PGE mengungkapkan bahwa proyek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW), resmi dieksekusi.
Proyek yang berlokasi di wilayah kerja panas bumi (WKP) Lumut Balai, Sumatera ...

www.kabarbursa.com

"Terbang 9%, Saham PGEO Siap Bangkit Lagi!" https://cutt.ly/LtkQwUnH
$PGEO
$TOTL

KABARBURSA.COM – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), mulai menggeser fokus dari sekadar pipeline proyek menjadi fase eksekusi. Hal ini tercermin dari dimulainya proyek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 MW melalui kick-off meeting yan...

www.kabarbursa.com

Hasil Screening Pribadi. Bukan ajakan untuk jual beli. Mana yang sekiranya menarik?
$PGEO
$BWPT
$LSIP
PSGO
TOBA
MHKI
DKFT
$CLEO $PGEO $SIDO
*Daily News 14/1/2026*
*Rangkuman berita hari ini:*
- Prajogo Pangestu tambah BREN Rp12 M
- BREN selesaikan eksplorasi, potensi 55-60 MW
- PGEO mulai pengembangan PLTP 55 MW
- UNTR sampaikan Martabe masih berhenti sementara
- WIFI kerja sama dengan anak usaha PT Pos
- ASII rampungkan buyback, serap Rp2 T
- Rumor pengendali SIDO pertimbangkan gandeng investor strategis
- Celebes Mining jual 5% HOPE harga diskon
- Pengendali jual 1,7% FOLK harga diskon
- Komisaris tambah ULTJ Rp2 M
- CLEO targetkan 3 pabrik baru beroperasi tahun ini
- MDRN jajaki konversi utang menjadi saham
- JTPE targetkan pertumbuhan penjualan dobel digit
- IRSX garap industri live show dan konser musik
- SOTS akan investasi di Desa Kitsune Bali
- Inflasi AS Desember 2025: sejalan ekspektasi
- Purbaya akan tambah lapisan cukai rokok bagi rokok ilegal
- Pemerintah pertahankan B40 hingga 2026
- Pemerintah berencana tetapkan beras satu harga
- Pemerintah siapkan insentif Lebaran berupa diskon transportasi
- SPBU swasta diminta beli solar dari Pertamina
===
- *BREN:* Pengendali *PT Barito Renewables Energy (BREN),* Prajogo Pangestu, membeli ~1,3 juta saham BREN dengan harga rata-rata Rp8.930/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp12 miliar. Transaksi dilakukan pada 13 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di BREN menjadi 0,103%. (Publikasi emiten)
- *BREN: PT Barito Renewables Energy (BREN)* melalui anak usahanya, Star Energy Geothermal Indonesia, menyelesaikan eksplorasi panas bumi di Gunung Hamiding, Halmahera Utara, dengan hasil berupa potensi listrik 55–60 MW. Proyek ini menjadi dasar pembangunan PLTP tahap awal berkapasitas 50 MW. (Kontan)
- *PGEO: PT Pertamina Geothermal Energy (PGEO)* memulai proyek pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 dengan kapasitas 55 MW dan target operasi penuh pada 2030. Proyek ini melanjutkan Unit 2 yang berkapasitas 55MW telah beroperasi sejak Juni 2025, sekaligus mendukung target PGEO mencapai kapasitas terpasang 1 GW dalam 2–3 tahun ke depan dan 1,8 GW pada 2033. (Publikasi emiten)
- *UNTR: PT United Tractors (UNTR)* menyampaikan bahwa operasional pertambangan emas Martabe hingga kini masih dalam status penghentian sementara. Hal tersebut seiring dengan masih berlangsungnya proses evaluasi oleh pemerintah. UNTR juga menyampaikan masih belum dapat menyampaikan target operasional tambang emas Martabe ke depan selama evaluasi belum rampung. Adapun aktivitas produksi tersebut telah berhenti sejak 6 Desember 2025. (Kontan)
- *WIFI: PT Solusi Sinergi Digital (WIFI)* menjalin kerja sama dengan anak usaha PT Pos Indonesia, PT Pos Properti Indonesia, untuk penyewaan aset properti sebagai lokasi pembangunan infrastruktur jaringan, termasuk tiang Base Transceiver Station (BTS) dan perangkat Optical Line Terminal (OLT). Nilai kerja sama tidak diumumkan. (Publikasi emiten)
- *ASII: PT Astra International (ASII)* menghentikan program buyback saham lebih awal setelah alokasi dana maksimum Rp2 triliun telah terserap penuh. Sepanjang periode buyback, ASII membeli kembali 305,21 juta saham, sehingga implikasi harga rata-rata buyback di Rp6.553/saham. (Publikasi emiten)
- *SIDO:* Bloomberg mengabarkan bahwa pemilik *PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO)* sedang mempertimbangkan opsi strategis termasuk pelepasan sebagian saham untuk menggandeng investor. Keluarga Hidayat yang menguasai 78% saham melalui PT Hotel Candi Baru sedang menjajaki diskusi dengan bank meski belum ada keputusan final, dengan valuasi perusahaan diperkirakan sekitar USD1 miliar (Rp16,8 triliun). (Bloomberg Technoz, Katadata)
- *HOPE:* Pemegang saham *PT Harapan Duta Pertiwi (HOPE),* Celebes Mining Resources, menjual ~105 juta (4,95%) saham HOPE dengan harga Rp45/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp5 miliar. Transaksi dilakukan pada 9 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di HOPE menjadi 13,87%. Harga transaksi ini lebih jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar pada tanggal transaksi, yaitu Rp220/saham. (Publikasi emiten)
- *FOLK:* Pengendali *PT Multi Garam Utama (FOLK),* Sumber Garam Pratama, menjual ~67 juta (1,7%) saham FOLK dengan harga rata-rata Rp78/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp5 miliar. Transaksi dilakukan pada 13 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di FOLK menjadi 22,88%. Harga transaksi ini lebih jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar pada tanggal transaksi, yaitu Rp635/saham. (Publikasi emiten)
- *ULTJ:* Komisaris *PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company (ULTJ),* Suhendra Prawira Widjaja, membeli ~1,5 juta (0,02%) saham ULTJ dengan harga rata-rata Rp1.448/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp2 miliar. Transaksi dilakukan pada 8 - 9 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di ULTJ menjadi 1,31%. (Publikasi emiten)
- *CLEO: PT Sariguna Primatirta (CLEO)* menargetkan tiga pabrik baru beroperasi di tahun ini, yang berlokasi di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru. Dengan rampungnya ketiga pabrik ini, total pabrik CLEO akan menjadi 35. (Kontan)
- *MDRN: PT Modern Internasional (MDRN)* menyatakan sedang menjajaki dengan beberapa kreditur untuk menawarkan proses konversi utang menjadi saham dalam rangka memperbaiki ekuitas, yang akan diproses sesuai ketentuan jika disepakati oleh kreditur. (Publikasi emiten)
- *JTPE: PT Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE)* menargetkan pertumbuhan penjualan dobel digit pada 2026. JTPE berencana ekspansi di pasar ekspor dan domestik, termasuk melalui kemitraan strategis di Asia dan perluasan kapasitas produksi. (Kontan)
- *IRSX: PT Folago Global Nusantara (IRSX)* akan ekspansi bisnis pada 2026 melalui peluncuran FolaGoPro, unit bisnis baru yang fokus menggarap industri live show dan konser musik. Ini merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat ekosistem hiburan yang terintegrasi dengan social commerce. Dalam setahun, FolaGoPro menargetkan penyelenggaraan 6 pertunjukan internasional dan 15 pertunjukan lokal, dengan target hingga 1 juta penonton. (Kontan)
- *SOTS: PT Satria Mega Kencana (SOTS)* menandatangani nota kesepahaman dengan PT Dwimukti Graha Kencana terkait rencana penyertaan modal menggunakan dana hasil rights issue SOTS. Investasi ini ditargetkan menjadikan SOTS sebagai pemegang saham pengendali PT Dwimukti Graha Kencana yang bergerak di bisnis restoran dan bar, yang memiliki tempat usaha Desa Kitsune di Bali. (Publikasi emiten)
- AS mencatatkan inflasi pada Desember 2025 sebesar 2,7% YoY (vs. Nov-25: 2,7%). Hasil ini sejalan dengan ekspektasi konsensus. Sementara itu, inflasi inti AS tercatat sebesar 2,6% YoY (vs. Nov-25: 2,6%), menandakan level inflasi inti terendah sejak Maret 2021 serta di bawah estimasi konsensus sebesar 2,7%. (US BLS)
- Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pemerintah berencana menambah satu lapisan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok untuk menampung rokok ilegal menjadi legal, guna mengurangi peredaran rokok ilegal dan meningkatkan penerimaan negara. Regulasi baru terkait penambahan lapisan cukai tersebut ditargetkan terbit pekan depan. (Bisnis)
- Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa pemerintah memastikan penerapan biodiesel B50 belum dilakukan pada 2026, sesuai arahan Presiden untuk tetap menggunakan B40 sepanjang 2026. Kajian teknis dan uji coba B50 tetap berjalan, dengan rencana penerapan pada 2H26 jika kondisi harga energi mendukung. Meski begitu, Airlangga menjelaskan bahwa skenario yang dipakai saat ini adalah penggunaan B40 sepanjang 2026. (CNN Indonesia)
- Pemerintah berencana menetapkan kebijakan beras satu harga, khususnya beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Tujuan kebijakan tersebut untuk menstabilkan dan menurunkan harga di seluruh wilayah Indonesia. Program ini ditargetkan berlaku mulai 2026. (Kontan)
- Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa pemerintah tengah menyiapkan insentif khusus untuk lebaran 2026 berupa diskon transportasi, seperti tarif tiket pesawat. (Kontan)
- Kementerian ESDM mendorong SPBU swasta membeli solar dari Pertamina, seiring rencana penghentian impor solar setelah diresmikannya proyek revitasilasi kilang / RDMP Balikpapan milik Pertamina. Proyek RDMP senilai Rp123 triliun tersebut mampu mengerek produksi imnyak dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari. (Kontan)
=========
*Disclaimer ON*
*Retail – PT Mandiri Sekuritas*
Good afternoon.
IHSG 9000 ya? Well..
Banyak yang bilang market bullish banget, sampai ada yang bilang kamu cuma asal tunjuk saham aja pasti cuan. Well, enggak juga sih. not in my case.
Berhasil ngambil pas bottom? ada...
Beli tanpa plan yang jelas? ada..
dari Floating profit 20% sampai jadi Floating Loss 30%an juga pernah.
tapi.. dari semua gejolak IHSG, saham-saham yang ngejar MSCI, backdoor dll. saya belajar satu hal penting. kita harus punya plan sendiri. Plan kapan mau entry, kapan mau TP. ini penting banget buat saya. udah enggak sekali dua kali, kalau udah dapet Target Price, kaga di takeprofit, malah berharap lebih--bahkan berharap bagger. kadang, malah jadi turun, mau gamau Stop-loss atau bahkan sampe jadi floating loss (case saya, $TOBA dan $PGEO. saya udah megang 2 emiten itu dari bulan agustus, saya liat mereka di peaknya, saya temenin mereka di lownya. kenapa saya gak cl? karena plan saya buat dua emiten ini panjang. long term game. makanya saya gak merasa 'terganggu' hidupnya dengan liat floating loss kayak gitu. bahkan keduanya ini saya sudah avgdown berkali-kali. saya lakuin itu karena saya punya plan saya sendiri.
satu hal yang akan saya latih lagi adalah gak fomo. saya tau saham pak bakrie udah pump gila-gilaan. sama kayak saham pak PP di Q3 2025 kemarin. rasa ingin masuk sangat kuat, tapi saya merasa ini udah terlalu tinggi, risk;reward udah tidak worth it buat saya. bisa jadi beda dengan kamu.
Well, ini cuma sharing. semua keputusan ada di tangan masing-masing. enjoy the process, eventually kita bisa lebih kok. jangan mudah terpancing sama orang yang bagger dalam seminggu dua minggu. itu emang possible, tapi factor luck juga main disitu. percayalah.
semoga semua bentuk investasi kita bisa berbuah hasil.
"until realized, all loss are psychological"

$PGEO sepertinya laporan keuangannya bakal minus di beberapa quartal,di karenakan proyek yg akan di garap besok..tapi setelah itu.. 🚀