


Volume
Avg volume
Perseroan didirikan dengan nama PT Jayamas Medica Industri pada tanggal 15 Desember 2000 dan mulai beroperasi pada tahun 2002. Kegiatan usaha utama Perseroan adalah bergerak di bidang usaha manufaktur alat kesehatan, alat kesehatan elektromedik, alat diagnostik, antiseptik dan disinfektan, dan perbekalan kesehatan rumah tangga lainnya. Perseroan memiliki salah satu rangkaian alat dan perbekalan kesehatan terluas di Indonesia, menurut F&S, termasuk sejumlah besar produk baik yang diproduksi secara lokal maupun yang diimpor. Portofolio produk Perseroan terdiri dari sekitar 3.200 SKU Aktif, termasuk merek pihak ketiga dan 72 mer... Read More
#25 Mengapa Investor Tidak Hidup dari Grafik
Saya pernah berada di fase di mana grafik menjadi pusat hidup investasi saya. Pagi dibuka dengan chart, siang mengecek pergerakan, malam menutup hari dengan mencari pola. Setiap garis naik memberi harapan, setiap garis turun memicu kecemasan. Seolah-olah masa depan saya ditentukan oleh bentuk candlestick hari ini. Lama-kelamaan, saya merasa lelah—bukan karena pasar terlalu sulit, tapi karena saya menaruh terlalu banyak makna pada sesuatu yang sifatnya sangat jangka pendek.
Perlahan saya menyadari bahwa grafik hanyalah alat, bukan sumber kehidupan. Grafik membantu membaca momentum, tapi tidak menjelaskan kualitas bisnis. Ia menunjukkan reaksi pasar, bukan alasan di baliknya. Ketika saya hanya hidup dari grafik, keputusan saya ikut menjadi reaktif. Saya masuk karena takut ketinggalan, keluar karena takut rugi, dan jarang benar-benar tenang. Grafik bergerak cepat, sementara hidup saya ikut terseret kecepatannya.
Perubahan terjadi saat saya mulai bertanya hal yang lebih mendasar. Bukan “grafiknya ke mana”, tapi “perusahaannya ke mana”. Saya mulai mengalihkan perhatian ke hal-hal yang lebih stabil: kinerja, arah usaha, kemampuan bertahan. Grafik tetap saya lihat, tapi tidak lagi saya sembah. Ia menjadi pelengkap, bukan penentu. Di titik itu, investasi terasa lebih manusiawi—tidak menuntut perhatian setiap menit, tidak memaksa saya bereaksi pada setiap gerakan kecil.
Hari ini, saya memahami mengapa investor tidak hidup dari grafik. Karena grafik berubah setiap hari, sementara tujuan hidup tidak. Investor hidup dari keputusan yang masuk akal, dari proses yang konsisten, dan dari kesabaran menghadapi waktu. Grafik bisa membantu, tapi tidak memberi makna. Ketika saya berhenti menjadikan grafik sebagai pusat segalanya, investasi kembali menjadi bagian dari hidup—bukan sesuatu yang menguasainya.
$IHSG $TSPC $OMED

KABARBURSA.COM – Data musiman lima tahun terakhir menunjukkan September menjadi bulan paling konsisten bagi saham sektor kesehatan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pola ini muncul lintas subsektor, mulai dari farmasi, rumah sakit, hingga jasa dan peralatan kesehatan.
Berdasarkan perhitungan probabil...

www.kabarbursa.com

silakan yg mau masuk mumpung dikasih jalan.
beli saat merah jual ijo..jgn dibalik ya😂
$TIRT $VISI $OMED🚀

NERACA
Jakarta - PT Jayamas Medica Industri Tbk. (OMED) menargetkan pendapatan Rp2,3 triliun pada 2026 atau tumbuh dikisaran 10-15% secara tahunan (YoY). “Perseroan juga menargetkan margin laba kotor yang tetap terjaga pada kisaran awal 30%, serta penjualan ekspor sebesar US$1,0 juta–US$1,5 ju...

www.neraca.co.id

$KIJA $BBTN $OMED
*Selasa, 10 Februari 2026*
Saham-saham AS menguat setelah penutupan perdagangan pada hari Senin, karena kenaikan di sektor Material Dasar, Teknologi, dan Minyak & Gas memimpin kenaikan harga saham. Pada penutupan di NYSE, Dow Jones Industrial Average naik 0,04% mencapai rekor tertinggi baru, sementara indeks S&P 500 naik 0,47%, dan indeks NASDAQ Composite naik 0,90%. (Investing)
IDX (09/02/2026)
close : 8,031.87
+96.61 +1.22%
Foreign : -599.51 B
*KIJA* - Lampaui Target, KIJA Catat Marketing Sales Rp3,6 Triliun.
*OMED* - Prospek Sektor Kesehatan Cerah, OMED Bidik Pendapatan Rp2,3 Triliun pada 2026.
*BBTN* - Surplus 16,4 Persen, BBTN 2025 Raup Laba Rp3,5 Triliun.
*MDIY* - MR DIY (MDIY) Konversi 21,28 Juta Saham via Mesop.
*WGSH* - WGSH Usul Bagi Saham Bonus Jumbo 1:1 di RUPSLB 25 Maret 2026.
*Analisa Teknikal*
IHSG saat ini berada dalam fase konsolidasi pasca koreksi tajam, dengan indeks mencoba bertahan di atas area support dinamis (MA200). Rebound yang terjadi masih bersifat technical rebound.
IHSG berpeluang bergerak sideways–rebound terbatas selama mampu bertahan di atas area support 7.850–7.900. Penguatan akan bersifat terbatas dan cenderung tertahan di area 8.050–8.100. Pelemahan di bawah support berpotensi memicu tekanan lanjutan dan menguji area support berikutnya.
*Pilihan Saham hari ini*
DEWA – BUY (Day Trade)
Buy on Weakness
Closing Price : 500
Target Price : 515
Stop Loss : 494
SCMA – BUY (Day Trade)
Buy on Weakness
Closing Price : 256
Target Price : 268
Stop Loss : 252
*Corporate Action*
_Cum Date Cash Dividend_
AMOR Rp13
_RUPS_
MGLV
SRAJ
OKAS
*Suspend*
LION
*Unsuspend*
NZIA
-----------------------------------------
*Disclaimer On*
Divisi Retail
PT Mandiri Sekuritas
PT Jayamas Medica Industri Tbk - OMED
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Sumber Data: https://cutt.ly/Wtb61rFa
$OMED
1/4




IDXChannel - PT Jayamas Medica Industri Tbk atau Onemed (OMED) membidik pendapatan sebesar Rp2,3 triliun pada 2026, seiring dengan sektor kesehatan yang masih memiliki prospek cerah.
Emiten manufaktur dan distribusi alat kesehatan itu menargetkan pendapatan bisa tumbuh hingga dua digit, ditopang ole...

www.idxchannel.com

$OMED Saham lempar kanan sambut kiri seakan rame/ akumulasi padahal... pantesan tidur... kebanyakan melamun gak gerak2
$OMED $MEDS Cegah Virus Nipah, Bandara Juanda Diperketat https://cutt.ly/OtblkXbR
Karena market masih belum stabil, malam ini tidak berani untuk memprediksi. Analisa saja saham yg mungkin besok naik, di masukkan watch list. Besok pagi cek ulang, entri kalau obv dan mfi naik di TF 5M/15M
$ASRI
$OMED
$LPKR
1/3



📊 ANALISIS TEKNIKAL — $OMED (Daily)
1. Tren Utama 📈
Kondisi tren: Uptrend → koreksi menengah
Struktur harga: Higher high gagal, pullback ke area tren
➡️ Bias: 🟡 Koreksi dalam uptrend besar
📌 Trend mayor masih naik (MA panjang naik), namun sedang fase koreksi setelah kenaikan cepat
2. Moving Average (MA) 📐
Posisi harga:
🔴 Di bawah MA pendek
🟡 Di sekitar MA menengah
🟢 Masih di atas MA panjang
Susunan MA:
MA pendek < MA menengah < MA panjang
➡️ Bearish alignment jangka pendek
📌 Area MA penting: 209 – 214
3. Momentum ⚡
Bollinger Band:
Harga turun ke mid–lower band
➡️ Tekanan jual masih ada, potensi konsolidasi
RSI:
±47
➡️ Netral cenderung lemah, belum oversold
MACD:
Bearish cross + histogram negatif
➡️ Momentum koreksi masih dominan
4. Volume 📊
Volume besar muncul saat penurunan dari puncak
➡️ Distribusi setelah spike
➡️ Belum terlihat akumulasi kuat di area bawah
5. Support & Resistance 🧱
🟢 Support
209 – 204 (area MA + support cepat)
198
189 (support mayor / tren panjang)
🔴 Resistance
221 – 224
249 (puncak sebelumnya / supply kuat)
6. Skenario Harga 🧭
🔴 Koreksi lanjut (utama)
Jika gagal bertahan di 209
➡️ Potensi ke 198 → 189
🟡 Sideways bawah
Jika bertahan 209 – 221
➡️ Konsolidasi sebelum arah berikutnya
🟢 Rebound sehat (minor)
Jika reclaim >224
➡️ Target ke 249
7. Strategi Entry 🎯
🚫 No Buy on Weakness (belum ada base jelas)
🟡 Buy Spekulatif (counter trend)
Buy: 200 – 209
SL: <189
TP: 221 – 224
🔵 Buy Aman
Buy: close >224
SL: <209
TP: 249
8. Manajemen Risiko 🛡️
⚠️ Fase koreksi aktif → disiplin SL
📉 Hindari all-in
✂️ Ambil profit bertahap
❌ Jangan averaging down saat breakdown
9. Kesimpulan 🧠
🟡 $OMED masih uptrend mayor, namun sedang koreksi sehat
🔴 Selama di bawah 224 → risiko sideways/koreksi masih ada
✅ Lebih aman tunggu base kuat atau reclaim MA menengah
DYOR
$IHSG

freefloat 15% sudh ditetapkan. Khusus untuk perusahaan yg baru MAU IPO harus 15%, sdgkan untuk perusahaan lama diberi kesempatan untuk menaikan FF scr wajar (tidak kena suspend).
berita bagus bagi semua investor bahwa perusahaan yg skrg sudh ada di bursa saham yg FF nya kurang dari 15% tidak akan kena suspend, masih aman untuk di tradingkan.
$PSAB $OMED
$OMED
Halo Investor. Mari kita duduk dan bedah strategi investasi untuk **PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED)**.
Sebagai mentor Anda, saya melihat OMED di awal tahun 2026 ini bukan sekadar perusahaan pembuat perban dan suntikan biasa. Mereka sedang bertransisi menjadi pemain *high-tech manufacturer* dengan fundamental yang sangat solid.
Berikut adalah analisis mendalam saya ("Bedah Saham") untuk portofolio Anda:
### 1. Kinerja Fundamental: Efisiensi di Atas Ekspektasi
Mari kita lihat angka riilnya. Hingga Kuartal III 2025 (9M25), OMED menunjukkan performa "cantik" di mana pertumbuhan laba jauh melampaui pertumbuhan pendapatan. Ini tanda efisiensi manajemen yang luar biasa.
* **Pendapatan:** Naik 7,7% menjadi **Rp1,47 triliun**. Meski belanja pemerintah sempat melambat di awal tahun, sektor swasta menopang dengan pertumbuhan 18%,,.
* **Laba Bersih:** Melonjak **20,5%** menjadi **Rp254,2 miliar**. Mengapa bisa naik setinggi ini? Karena *Net Profit Margin* (NPM) mereka menebal ke level **17,3%** (vs 15,5% tahun lalu),.
* **Neraca:** Sangat sehat ("Cash Rich") dengan kas mencapai **Rp1,26 triliun** dan rasio utang terhadap ekuitas (DER) yang sangat rendah di **0,15x**,. Ini adalah "benteng pertahanan" yang kuat untuk menghadapi volatilitas ekonomi 2026.
### 2. Katalis Pertumbuhan: "The Pivot" (2026 Outlook)
Investor cerdas tidak hanya membeli masa lalu, tapi membeli masa depan. Ada tiga mesin pertumbuhan OMED yang sedang panas di 2026:
* **Ekspansi Ekspor ke AS:** OMED memanfaatkan perang dagang AS-China. Dengan tarif masuk hanya 19% (dibandingkan China yang lebih tinggi), produk Indonesia jadi primadona. Pendapatan ekspor tercatat meroket **117%** pada 9M25,,.
* **Hilirisasi & Teknologi:** Mereka tidak hanya jualan barang habis pakai. OMED mulai agresif di segmen *Biotech & Lab* serta alat diagnostik digital (seperti tensimeter digital) yang margin labanya lebih tebal. Penjualan segmen Biotech tumbuh 18%,.
* **Pabrik Baru Beroperasi:** Fasilitas di Batang dan ekspansi di Mojoagung telah meningkatkan kapasitas produksi, termasuk sterilisasi *E-Beam* yang memangkas biaya operasional,.
### 3. Valuasi & Aksi Korporasi: Masih Diskon?
Di harga pasar saat ini (sekitar **Rp210** per penutupan Januari 2026), OMED tergolong *undervalued* jika dibandingkan dengan rekan sejenisnya,.
* **PE Ratio:** OMED diperdagangkan di **~14,3x**, lebih murah dibandingkan rata-rata industri yang berada di **16,5x**,.
* **ROE (Return on Equity):** Mencapai **14%**, jauh lebih efisien dibanding rata-rata industri yang hanya 6%.
* **Sinyal Manajemen:** Perusahaan telah melakukan *buyback* saham secara masif di tahun 2025 (sekitar 33 juta saham). Ini sinyal keras bahwa manajemen sendiri merasa harga sahamnya terlalu murah,.
### 4. Rekomendasi & Strategi Trading
Berdasarkan data di atas, arahan saya untuk Anda:
* **Rekomendasi:** **BUY (Beli)**,.
* **Target Harga:** Analis menargetkan harga wajar di kisaran **Rp234** hingga **Rp264** dalam 12 bulan ke depan,.
* **Strategi Masuk:**
* Jika Anda *trader*: Perhatikan level teknikal. Harga baru saja *breakout* dari resisten lama. Support kuat ada di area **Rp170-180**. Selama bertahan di atas level ini, tren masih *bullish*.
* Jika Anda *investor dividen*: OMED rutin membagikan dividen dengan *payout ratio* sekitar 26% dan *yield* sekitar 1,7%. Bukan yang terbesar, tapi sangat aman dan stabil,.
### Risiko yang Perlu Diwaspadai
Sebagai mentor yang bijak, saya harus ingatkan risikonya:
1. **Kurs Rupiah:** Karena sebagian bahan baku masih impor, pelemahan Rupiah bisa menggerus margin, meskipun lindung nilai alami dari ekspor mulai berjalan.
2. **Anggaran Pemerintah:** Ketergantungan pada BPJS/anggaran kesehatan pemerintah masih ada (sekitar 30% pendapatan). Penundaan pembayaran atau pemangkasan anggaran bisa berdampak pada arus kas,.
**Kesimpulan Mentor:**
OMED adalah saham "defensif yang agresif". Bisnisnya stabil (kesehatan), keuangannya kuat (kas banyak), tapi punya potensi pertumbuhan tinggi dari ekspor. Ini adalah aset yang layak dikoleksi untuk portofolio 2026 Anda.
*Disclaimer: Keputusan investasi ada di tangan Anda. Pelajari kembali dan sesuaikan dengan profil risiko masing-masing.*
https://cutt.ly/ttvibWVR
RANDOM TAG $GOOD $ROTI
KABARBURSA.COM - Komisaris Utama sekaligus pengendali PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED), Yacobus Jemmy Hartanto tercatat melakukan penambahan kepemilikan saham OMED pada 28 Januari 2026.
Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) disebutkan, jumlah saham OMED yang dibeli Yacobus seba...

www.kabarbursa.com

$OMED 28 Jan 26
Investor: YACOBUS JEMMY HARTANTO
Action: BUY
Shares Traded: +1,165,000 (+0.0043%)
Current: 254,270,200 (0.9397%)
Previous: 253,105,200 (0.9354%)
Price: 214
Investor Type: Domestic
Source: IDX
$OMED free float nya masih di bawah 15% abang2,Ini gimana ya bang,hold Aja dulu atau keluar aja? Mohon masukan nya abang2🙏🏻