1,305

+5

(0.38%)

Today

8.48 M

Volume

4.75 M

Avg volume

Company Background

PT Bank OCBC NISP Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam sektor perbankan. Perusahaan ini beroperasi dengan nama Bank OCBC NISP atau OCBC NISP. Selain perbankan konvensional, perusahaan ini juga menawarkan layanan perbankan Syariah. Jaringannya terdiri dari cabang di berbagai wilayah Indonesia seperti Bali, Balikpapan, Bandung, Banjar Baru, Banjarmasin, Tangerang, Batam, Bekasi, Binjai, Bitung, Bogor, Ciamis, Cianjur, Cikarang, Cimahi, Cirebon, Deli Serdang, Depok, Gresik, Jambi, Surabaya, Kediri, Kendari, Bandar Lampung, Madiun, Magelang, Makassar, Manado, Medan, Mataram, Padang, Palu, Pangkal Pinang, Pekan Baru, Pontiana... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Pandangan saya tentang $NISP (dubbed : the next BBCA)

Intro : Dengan segala hormat, saya sudah memegang saham NISP sejak April 2022. NISP menjadi porsi terbesar saya sejak November 2022 (setelah saya menjual PTBA saya. Bagi yang ingat, ada di post saya dengan judul "PTBA saya lulus SMA").

Saya tahu 2025 ini adalah tahun yang tidak mudah untuk banking.
Suku bunga yang masih tinggi, Likuiditas ketat, NPL membengkak, restrukturisasi gas pol, dan potensi writeoff masih menghantui.

SECARA OBJEKTIF saya harus mengatakan bahwa BIG 4 Bank secara overall jauh memiliki keunggulan dibandingkan bank bank yang lain untuk bertahan di era seperti ini (apalagi $BBCA). Jika $BBRI saja mengalami tantangan, tentu saja saya merasa NISP akan mengalami tantangan yang sama bahkan lebih besar. (Apalagi NISP baru saja mengakuisisi Commonwealth.)

Secara objektif pula saya bisa katakan bahwa pertumbuhan NISP tahun ini bisa terhambat. Manajemen NISP cukup konservatif untuk masalah CKPN. Saya rasa buffer untuk NISP masih di atas rata-rata bank yang lain.
CKPN masih bisa mengcover kol 2 hingga kol 5, dan bisa mengcover NPL hingga 3x lipat. Akan tetapi jumlah kol 2 hingga kol 5 terlihat jelas merangkak naik dibandingkan tahun 2023. Jika kita mengikuti guidance dan history manajemen, maka tentu saja tahun ini beban provisi akan meningkat yang membuat EPS turun.

Walaupun dubbed as the next BBCA, saya katakan NISP tidak seperti BBCA. NISP masih kecil, sedangkan BBCA sudah matang. Growth 2024 memang mengalahkan BBCA, tapi perhatikan bahwa di 2024 NISP membukukan Pembalikan Provisi sebesar 640 M, diversuskan Pembentukan Provisi - 840 M di tahun 2023. Dari sana sendiri sudah ada selisih 1,28 T. Di saat selisih Laba sebelum Pajak NISP 2024 vs 2023 hanyalah berselisih 800 M.

Apakah saya akan menjual NISP? Untuk sekarang masih belum. NISP menurut saya masih terlalu murah untuk saya realisasikan sekarang. Jikalau memang nanti price action NISP turun ke < 1000, malah saya melihat itu sebagai kesempatan

NISP is my largest holding right now.
I feel NISP will not perform that well this year.
But, I will stay faithful for now,
believing in its strength to rise again.

27 Feb 2025

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@Rifan92 sini gw bilangin kredit tumbuh harusnya pendapatan bunga juga tumbuh ini turun pendapatan bunga nya ga masuk di akal, ini jangan jangan pertamina jilid 2 di $BBRI mendingan investasi ke bank swasta dah kaya $BDMN $NISP

waduh ngeri bener bank pemerintah ini $BBRI dari dulu gw udah ga percaya sama pemerintah pertamax aja di oplos sama pertalite oleh pertamina. ada kasus apa lagi ini labanya di januari 2025 bisa anjlok separah ini dibanding januari 2024, lebih baik nabung di bank swasta, gw pindahkan dana gw semua dari BRI ke BCA.

tag $NISP $BDMN

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BNGA dan $NISP macam btc dan eth, kl $BBRI macam alt coin kl nyungsep 😂

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

ALASAN GUE MASIH PERCAYA IHSG, WALAU UDAH DIGEBUK MORGAN STANLEY
$IHSG

1. MSCI Itu Bukan Tuhan
Morgan Stanley menurunkan peringkat saham Indonesia di MSCI? Big deal. MSCI itu cuma indeks, bukan kitab suci yang nggak bisa diganggu gugat. Gue lebih percaya sama data ekonomi dan potensi pasar domestik kita. Lo tau sendiri, saham-saham di Indonesia banyak yang undervalued tapi punya fundamental kuat. Jadi, buat apa takut sama MSCI?

2. Turun 8%? Ya berarti emg Diskon!
Ya elah, itu mah artinya lagi SALE gede-gedean, bukan sinyal kiamat. Lo kalo liat barang di e-commerce turun harga 8% dalam sebulan, bukannya langsung checkout? Nah, saham juga gitu. Yang penting, lo tau barangnya bagus. IHSG itu barang berkualitas, bukan murahan

3. Fundamental Ekonomi Masih Oke
Coba deh lo liat fundamental ekonomi kita: inflasi masih terkendali, suku bunga nggak segalak The Fed, neraca perdagangan masih surplus, dan konsumsi domestik masih kuat. Jadi, kalau IHSG lagi turun, bukan berarti negaranya bangkrut. Ini cuma lagi nguji kesabaran investor yang gampang panikan.

4. Investor Asing Keluar? Biarin Aja, Nanti Balik Lagi
Banyak yang bilang investor asing mulai keluar dari Indonesia. Yaudah sih, biarin. Mereka itu kayak turis bule yang dateng pas lagi musim liburan doang. Kalau pasarnya sepi, mereka cabut. Tapi kalau rame lagi? Mereka pasti balik dengan duit lebih banyak. Ini bukan pertama kali asing kabur terus balik lagi, jadi kita nggak perlu lebay.

5. Market Itu Siklus, Bukan Drama Korea yang Tamat di Episode 16
Banyak yang lupa kalau pasar saham itu naik-turun. Lo nggak bisa berharap IHSG bakal naik terus kayak saham gorengan yang di-pom-pom influencer. Ada masanya turun, ada masanya naik. Selama ekonomi kita masih sehat, cepet atau lambat IHSG bakal rebound lagi. Jadi, daripada panik dan cut loss, mending kita sabar dikit.

Tetap Percaya, Jangan Ikutan Panik!

Tag emiten gue : $BNGA $NISP

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$NISP lagi akum ya, mentang2 mau bagi dividen 🤐 🤧

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BBRI banyak banget ajakan untuk menarik tabungan di Bank BUMN, ini kesempatan emas buat bank swasta untuk berkembang seperti $BDMN, $NISP kalo gw jadi direktur marketing gw akan tarik gen Z untuk buka rekening danamon dengan cara goreng harga saham nya, nanti dengan sendiri nya influencer saham bit coin akan promosi tentang bank swasta kita dan gen Z yang terkenal fomo akan ikut ikutan buka rekening danamon misalnya, tapi kalo harga saham jatoh orang juga ikutan takut buat taroh tabungan takut bank nya bangkrut..

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$NISP

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BBRI gila rame banget berita tarik uang di bank pemerintah pindah ke Bank Swasta, apalagi Gen Z yang kerjaan nya mantengin tiktok dan gampang terpengaruh bisa pindah semua nih, gara gara duitnya takut hilang di danantara kira kira tabungan lari ke deposito mana nih $NISP $BDMN

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

NISP - PT. Bank OCBC NISP Tbk Rp 1.305 -10 (-0,76%) Info Selengkapnya! JAKARTA - PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) akan membahas pembagian dividen dan rencana buyback saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 20 Maret 2025 di OCBC Tower, Jakarta. Manajemen NISP men...

idnfinancials.com

idnfinancials.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$NISP net sell nya gak ngotak, busset

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@StockbitReports mantap resmi dilikuidasi. $TUGU $NISP

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$NISP saham bagus dan sehat ini cocoknya di 2000 sih

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BKSW the next $BNLI bukan the next si lambat $NISP.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Update dikit kondisi porto ytd -3.7%. Apakah bisa bertambah turun? Ya bisa saja dengan kondisi market saat ini. Tapi ada penyejuk di bulan Maret-Mei di mana masa terbitnya laporan tahunan emiten dan pembagian dividen.

Dengan ada nya dividen kita mendapat "real cash" yang dapat dipakai sebagai amunisi untuk avg down atau membeli emiten incaran. Bisa juga dipakai biaya hidup namun saya tidak menganjurkan jika dana kelolaan/AUM masih kecil.

Jadi bersyukurlah kalo diberikan harga emiten yg lebih murah pasca dividen karena dapat menambah lot diharga lebih murah dan membuat efek compounding lebih terasa.

Kepiawaian investor dinilai saat masa bearish bukan saat bullish. Jadi apa anda sudah panik saat ini?🤯🤯🤯

$ASII $NISP $ELSA

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$NISP mbo ya ikut turun gitu lho 😏

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Masa masa bearish dan side way adalah masa yg plg membosankan. Kadang muncul kepanikan dan ketakutan bahkan frustasi dalam diri investor. Bertanya tanya

"Kenapa harga turun terus?"
"Kenapa harga tidak naik naik?"
"Apakah kondisi makro saat ini menyebabkan penurunan?"
"Apa Market akan crash?"
"Cut loss nggak porto yg minus dalam?"

Kalau udah muncul pertanyaan gitu mending menjauh dari market dan melakukan aktivitas lainnya. Cari lagi income maupun side hustle lainnya untuk menambah pundi2.

Jika lebih tenang re evaluasi emiten apa yg dipegang saat ini, porsi cash yg di punya. Jika masih baik2 saja dan sesuai tesis awal ya tidak perlu dikhawatirkan. Stick on your plan and enjoy the bearish moment.

$ASII $NISP $BMRI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) merespons perkara kisruh ajakan gelap di media sosial yang mengajak penarikan dana dari bank-bank BUMN akibat peresmian Danantara oleh pemerintah. Personal Banking Division Head OCBC Indonesia Chinni Yanti Tjhin menyatakan, sebagai bank swasta, tidak melihat dampak sign...

kontan.co.id

kontan.co.id

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Prediksi Harga & Analisa Saham BNLI

**PBV (Price to Book Value): 1.86. Ini di atas 1, berarti harga sahamnya dihargai lebih mahal dari nilai bukunya. Apakah layak? Lihat poin selanjutnya!

**PE Ratio (Price to Earnings): 22.22. Waduh, lumayan tinggi! Artinya, investor harus bayar 22x dari laba bersih per sahamnya. Jadi, ini saham growth, bukan saham diskon.

**EPS Growth (Laba per Saham YoY Growth): 37.96%. Mantap! Bank ini makin untung dan ada potensi besar buat cuan jangka panjang.

**Net Profit Margin: 19%. Lumayan tebel buat ukuran bank.

**Dividend Yield: 1.14%. Yah, kalau lo cari saham buat dividen, ini bukan pilihan terbaik. Masih mending beli bank lain yang dividen yield-nya lebih mantap.

**Return on Equity (ROE): 8.37%. Gak jelek, tapi juga nggak spesial. Masih di bawah bank-bank besar lainnya yang bisa belasan persen.

BNLI udah naik 131.75% sejak awal tahun. Dalam 1 bulan terakhir aja udah naik 68.46%. Kalau dibandingin sama saham perbankan lain, BNLI ini udah kayak orang menang lotre.

Tapi jangan buru-buru FOMO! Ingat, saham yang naik cepat juga bisa turun lebih cepat.

Fundamentalnya emang lagi bagus, tapi valuasinya udah mulai mahal. Saham perbankan lain masih punya valuasi lebih menarik dengan potensi cuan yang lebih stabil.

PREDIKSI :
1 Tahun ke depan: Kalau pertumbuhan laba tetap kuat, bisa naik 50% lagi. Tapi kalau market turun, bisa stagnan atau malah koreksi.

$BNLI $BNGA $NISP

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Akan ada saham yg perform saat kondisi market koreksi seperti saat ini. Apakah perlu FOMO? Ya sebagai manusia biasa yg masih memiliki rasa "greedy and fear", pasti akan muncul perasaan takut ketinggalan/FOMO, kecemburuan dan keserakahan untuk all in di saham hype atau yg perform. Inilah awal kehancuran di bursa, karena saham yg sudah naik tinggi lebih cenderung akan turun ya walau tidak semuanya.


Tetap berpegang pada prinsip investasi dan tesis awal, latih psikologi agar tidak mudah terombang ambing , pastinya ke depan kita akan menikmati hasil investasi kita.

$ASII $NISP $BMRI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Sudah lama tidak menulis intens di stream karena kesibukan. Begitulah value investor, banyakan menunggunya, asalkan jangan di PHP aja sama di doi #ehh.

Belakangan market kurang bergairah karena faktor tekanan ekonomi yang tidak hanya dialami negara kita Indonesia, namun senasib juga dgn negara lainnya krn efek domino utang yg jatuh tempo dari masa COVID.

Selain itu adanya tekanan perang dagang US dan negara kontra memperparah masalah ekonomi yang terjadi saat ini.

Gimana sikap kita sebagai investor? Secara umum sebagai investor harus tetap mempunyai prinsip. Beli emiten/saham di harga murah dengan fundamental yg baik, Apapun kondisi makro ekonomi yg terjadi.

Nah pasti ada yg berdalih " nggak bisa cuan pak kalo tidak memanfaatkan momentum atau saham2 yg hype" . Saya kurang setuju dengan statement ini, karena ada waktunya saham2 fundamental akan perform juga, walau entah kapan.

Namun di kondisi market seperti saat ini saya prefer untuk membeli emiten yg memberikan dividen konsisten dengan prospek kinerja yg baik kedepannya. Dividen dapat memberikan ketenangan dan sebagai bumper sambil menunggu apresiasi harga dan perbaikan kondisi ekonomi. Selain itu tetap siapkan

Siklus ekonomi akan selalu berjalan dan tinggal menunggu waktu saja untuk terjadi perbaikan ekonomi. Seperti yg oleh sepuh kakek Warren Buffet "good investing is boring".

jadi gmn dengan anda apa sudah bosan di market?

$ASII $NISP $TUGU

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Rilis data uang beredar Indonesia Jan 2025 oleh BI

➖ Uang Beredar Luas (M2) Jan 2025 sebesar Rp 9.232,8 triliun.

Turun dari Des 2024 yang sebesar Rp 9.246,6 triliun.
Namun pertumbuhan tahunannya naik jadi +5,9% yoy pada Jan 2025, dibandingkan +4,8% yoy pada Des 2024.

➖ Uang Beredar Sempit (M1) Jan 2025 sebesar Rp 5.155,0 triliun.

Turun dari Des 2024 yang sebesar Rp 5.224,0 triliun.
Namun pertumbuhan tahunannya naik jadi +7,2% yoy pada Jan 2025, dibandingkan +5,8% yoy pada Des 2024.

✔️ Uang Kuasi Jan 2025 sebesar Rp 3.970,6 triliun.

Naik dari Des 2024 yang sebesar Rp 3.908,5 triliun.
Pertumbuhan tahunannya juga naik jadi +2,2% yoy pada Jan 2025, dibandingkan +1,2% yoy pada Des 2024.

...........................
✔️ Aktiva Luar Negeri Bersih Jan 2025 sebesar Rp 2.038,5 triliun.

Naik dari bulan sebelumnya yang sebesar Rp 1.982,7 triliun.
Pertumbuhan tahunan juga naik jadi +2,4% yoy dari semula +0,8% yoy.

➖ Tagihan Bersih Kepada Pempus Jan 2025 sebesar Rp 691,7 triliun.

Turun dari semula Rp 748,9 triliun.
Secara tahunan juga mengalami kontraksi -14,3% yoy, tapi mengecil dibandingkan Des 2024 yang kontraksi -17,5% yoy.

❌ Penyaluran Kredit Jan 2025 sebesar Rp 7.684,3 triliun.

Turun dari semula Rp 7.727,6 triliun.
Secara tahunan pertumbuhan juga melambat tipis menjadi +9,6% yoy, dari semula +9,7% yoy.

✔️ Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Jan 2025 sebesar Rp 8.599,4 triliun.

Naik tipis dari semula Rp 8.572,7 triliun.
Secara tahunan pertumbuhan meningkat menjadi +5,3% yoy, dari semula +4,1% yoy.

➖ Rata-rata tertimbang suku bunga kredit relatif stabil di 9,20% dibandingkan Des 2024.

Sementara, suku bunga simpanan tenor 3 dan 6 bulan mengalami kenaikan.
Di sisi lain suku bunga simpanan tenor 1 dan 12 bulan mengalami penurunan, kemudian tenor 24 bulan relatif stabil.

................................
Terindikasi pelemahan likuiditas perekonomian Indonesia pada Jan 2025.

Namun secara umum masih cenderung bertahan kuat sehingga pelemahan ini terbatasi.

$ASII $NISP $CTRA

Read more...

Etalase Toko Kelontong


$PBID $MSTI $NISP

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BNLI wah asik, kapan $NISP? 🤣

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BNLI keren sih, malah bodohnya invest di $NISP yang kemakan influ encer. bukan kemakan influencer juga sih, analisa juga.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

hahahaha, ada baiknya ke $BNGA dan $NISP dahulu, jangan lansung loncat, entar jatuh malah sakit banget

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Akhirnya bagger juga $BNLI 🎉🙏 $NISP $BRIS

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MCOR $NISP masih bisa menumbuhkan net income nya persen 2 digit. bahkan sampai puluhan triliun
kalau sejenis BBRI, BBCA sudah berat.
inilah saya bilang NIsP Next $BBCA

2013-2025 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy