


Volume
Avg volume
PT. Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) bergerak dalam bidang eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi dan kegiatan energi lainnya, pengeboran darat dan lepas pantai, dan investasi (langsung dan tidak langsung) pada anak perusahaan. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 13 Desember 1980.
Apa karna proyek di NTT garapan nya sampe harus ngutang. Lah .... baru juga untung 150rebu. Apa ini artinya besok akan turun? $MEDC vangkeeeee .....
hmm sampe sekarang kayanya SQ masih tahan-tahan harga dengan cara guyur terus, makin yakin beberapa waktu lagi nih $MEDC bakal dibawa terbang 😁
$MEDC ini oke juga lho buat trading dan juga hold... IMHO
TP1: 1700 (aman)
TP2: 1850 (optimal)
TP3: 2000 (agresif)
Saham PT Medco Energi Internasional Tbk ($MEDC) menunjukkan prospek yang positif dan bullish di tahun 2026. Hal ini didorong oleh peningkatan kepemilikan di Blok Corridor, pemulihan kontribusi dari Amman Mineral (AMMN), serta ekspansi besar di sektor energi terbarukan.
Berikut adalah rangkuman mendalam mengenai insight dan prospek saham MEDC untuk tahun 2026:
Pendorong Utama Pertumbuhan 2026
• Peningkatan Produksi Migas (Corridor PSC): Kepemilikan MEDC di Corridor PSC meningkat menjadi 70%, yang diharapkan mendorong total produksi minyak dan gas menjadi 165-170 mboepd. Blok ini menjadi tulang punggung portofolio MEDC dengan kontribusi sekitar 30% dari total estimasi volume produksi.
• Normalisasi Kontribusi AMMN: Pemulihan kinerja Amman Mineral (AMMN) setelah mendapatkan izin ekspor tembaga akan memperkuat laba bersih MEDC di 2026. Kontribusi ekuitas dari AMMN diproyeksikan mencapai US$101 juta pada tahun tersebut.
• Ekspansi Energi Terbarukan: MEDC menargetkan penjualan listrik sebesar 4.550 GWh, dengan porsi energi terbarukan (EBT) sebesar 24%. Proyek utama meliputi PLTP Ijen (geothermal) dan PLTS Bali yang diharapkan beroperasi penuh.
• Diversifikasi Pendapatan: Segmen hulu (upstream) diperkirakan menyumbang 75-80% pendapatan, sementara segmen ketenagalistrikan menyumbang sekitar 20% yang memberikan stabilitas arus kas.
Proyeksi Keuangan 2026 (Estimasi)
Berdasarkan data dari BRI Danareksa Sekuritas, berikut adalah proyeksi kinerja keuangan MEDC untuk tahun 2026:
Estimasi Pertumbuhan 2026F (YoY)
a. Pendapatan (Revenue) US$ 2.326 juta (+10,4% YoY)
b. EBITDA US$ 1.144 juta (+16,5%)
c. Laba Bersih (Net Profit) US$ 270 juta (+97,5%)
Target Harga (TP): Rp 2.000, Rekomendasi BUY (Beli)
Valuasi dan Posisi Pasar
Valuasi MEDC saat ini dinilai menarik dan undervalued dibandingkan kompetitor di sektor energi.
• Rasio P/E 2026F: Diperkirakan sebesar 8,1x, lebih rendah dari rata-rata sektor.
• PBV 2026F: Berada di level 0,9x, menunjukkan valuasi yang masih murah untuk perusahaan dengan pertumbuhan produksi yang agresif.
• Potensi Re-rating: Analis menaikkan target harga menjadi Rp2.000 (dari sebelumnya Rp1.320), mencerminkan kepercayaan pada peningkatan output dan pemulihan performa AMMN.
Faktor Risiko yang Perlu Diperhatikan
Meskipun prospeknya cerah, investor perlu mewaspadai beberapa risiko kunci:
1. Volatilitas Harga Minyak: Penurunan harga Brent di bawah US$65-70/bbl dapat menekan pendapatan hulu dan arus kas operasional.
2. Leverage Tinggi: Rasio utang terhadap ekuitas (Net Gearing) berada pada level 1,0x di 2026. Beban bunga yang tinggi dapat menggerus laba bersih jika manajemen gagal melakukan strategi deleveraging yang efektif.
3. Hambatan Operasional: Keterlambatan dalam eksekusi proyek besar seperti Sakakemang atau fase berikutnya di Senoro dapat mengurangi potensi kontribusi EBITDA.

Sesi 1 cuman Mbak $ESSA yang Net Foreign Buy
Net Foreign Sell:
$ADMR - 8,490,900
$MEDC - 3,994,500
AADI - 3,570,800
ADRO -2,461,400
Net Foreign Buy
ESSA 116,100
Bagaimana nanti akhir hari?
ANALISA SAHAM $BBCA
Harga Sekarang: Rp 7.750
Zona Area Beli Aman:
Rp 7.400 – 7.550
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 7.150
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 7.850 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 7.850 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 8.050
• TP2 = Rp 8.300 – 8.600
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 7.400, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Saham perbankan bluechip dengan likuiditas sangat besar dan pergerakan teknikal stabil
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$UNVR $MEDC
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
Fundamental tidak bisa bohong. Proyek migas pemerintah indo tidak disulap dalam sehari. Saya beli perusahaan bukan harga saham. Kalau perusahaan seharusnya di harga 2300an tapi saya beli di bawah itu. Saya untung $MEDC

Geopolitik & Komoditas
• Trump turunkan tarif India → uang global rotasi
• Dana global keluar dari emas → masuk ke oil & batubara
• Oil & coal: Sudah di area support kuat & Mulai konsolidasi → potensi awal uptrend.
🔥Top Watch Minyak & Gas: $ELSA $MEDC
🔥Top Watch Batubara: $PTBA ADRO
NFA & DYOR - jangan langsung entry, analisa teknikal sendiri (kapan buy on weakness / breakout) dan entry bertahap. Semoga profit 🙏
Kontan News - NEW YORK. Harga minyak naik sekitar 2% pada Selasa (3/2/2026) setelah AS menembak jatuh sebuah drone Iran yang mendekati kapal induk AS dan kapal-kapal bersenjata mendekati kapal berbendera AS di Selat Hormuz, memicu kekhawatiran bahwa pembicaraan untuk meredakan ketegangan AS-Iran dapat terganggu.
Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent naik US$ 1,03, atau 1,6%, menjadi US$ 67,33 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS naik US$ 1,07, atau 1,7%, menjadi US$ 63,21.
Pada hari Senin, kedua patokan minyak mentah tersebut turun lebih dari 4% setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran serius berbicara dengan Washington.
Namun pada hari Selasa, militer AS menembak jatuh sebuah drone Iran yang secara agresif mendekati kapal induk Abraham Lincoln di Laut Arab. Di Selat Hormuz antara Teluk Persia dan Teluk Oman, sekelompok kapal perang Iran mendekati kapal tanker berbendera AS di utara Oman, menurut sumber maritim dan konsultan keamanan pada hari Selasa.
Anggota OPEC, Arab Saudi, Iran, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak mengekspor sebagian besar minyak mentah mereka melalui selat tersebut, terutama ke Asia.
"Upaya diplomatik untuk menghindari serangan militer AS di Iran sedang gagal... tampaknya (elemen-elemen di Iran) sedang berusaha sebaik mungkin untuk menyabotase proses tersebut saat ini," kata Bob Yawger, direktur futures energi di Mizuho, dalam sebuah catatan.
Menurut data Administrasi Informasi Energi AS, Iran adalah produsen minyak mentah OPEC terbesar ketiga pada tahun 2025.
random tag: $OIL $MEDC $LEAD

$ENRG hari ini price actionnya juga cakep n kuat banget, secara flow juga lumayan menarik hr ini, ENRG ada Target bisa balik naik ke kisaran 1200-1235 yg terdekat, Jika ENRG bisa BO keatas Target terdekatnya tersebut, ENRG punya next Target at the end bakalan bisa balik naik ke 1300+.
$MEDC $ELSA
Klasifikasi investor saham berubah dari 9 menjadi 27
Makin detil. Berarti makin keliatan siapa sebenarnya di balik transaksi jumbo
Apa saja 27 klasifikasi tersebut?
Perorangan (Individual)
1. Perorangan Domestik (Lokal)
2. Perorangan Asing
3. Perorangan Terafiliasi (Manajemen/Karyawan Emiten)
Korporasi (Corporate)
4. Perusahaan Swasta Lokal
5. Perusahaan Swasta Asing
6. Perusahaan Publik (Listed Company)
7. Perusahaan Milik Negara (BUMN)
8. Perusahaan Milik Daerah (BUMD)
Institusi Keuangan (Financial Institution)
9. Bank Komersial
10. Bank Pembangunan/Investasi
11. Lembaga Keuangan Non-Bank lainnya
Reksa Dana (Mutual Fund)
12. Reksa Dana Terbuka (Open-ended)
13. Reksa Dana Terbatas (Protected/Closed-ended)
14. ETF (Exchange Traded Fund)
Dana Pensiun (Pension Fund)
15. Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK)
16. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)
17. Dana Pensiun Asing
Asuransi (Insurance)
18. Asuransi Jiwa
19. Asuransi Umum/Kerugian
20. Reasuransi
21. Asuransi Sosial/Wajib (seperti BPJS/Taspen)
Yayasan & Institusi Nirlaba (Foundation)
22. Yayasan Keagamaan/Sosial
23. Dana Abadi (Endowment Fund)
Lembaga Negara & Sovereign (Government)
24. Pemerintah Pusat (Kemenkeu)
25. Lembaga Otoritas Negara
26. Sovereign Wealth Fund (SWF) - Termasuk Danantara dan GIC/Temasek
Lain-lain (Others)
27. Koperasi atau Skema Investasi Kolektif lainnya yang belum terklasifikasi.
Source: @desmondwira at X
random tag: $ADRO $AADI $MEDC
