LQ45
Indeks
Follow
873.59
▾ -1.52 (-0.17)
As of Fri 16:14
215,314.97K
Volume
63,354.38K
Avg Volume
NERACA
Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (22/1) sore ditutup melemah seiring pelaku pasar melakukan aksi profit taking (ambil untung) di akhir sesi perdagangan. IHSG ditutup melemah 18,15 poin atau 0,20% ke posisi 8.992,17. Sementara kelompok 45 saham...

www.neraca.co.id

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpental jauh, meluncur hingga 115 poin atau anjlok 1,28 persen ke level 8.876 pada penutupan sesi I perdagangan Jumat, 23 Januari 2026. Ada tekanan yang cukup dalam dari sisi domestik, meskipun sentiment global justru bergerak relative kondusif.
...

www.kabarbursa.com

NERACA
Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (21/1) sore ditutup melemah seiring dengan aksi profit taking (ambil untung) pelaku pasar yang tertekan oleh sentimen dari dalam negeri dan mancanegara. IHSG ditutup melemah 124,37 poin atau 1,36% ke posisi 9....

www.neraca.co.id

Kinerja portofolio 22/01/2026
Yield IHSG = 3,99%
Yield LQ-45 = 3,37%
Yield trading = 5,65%
Yield investing = 19,09%
Yield portofolio = 13,53%
$IHSG $LQ45
NERACA
Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (20/1) sore, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,83 poin atau 0,01% ke posisi 9.134,70. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 8,74 poin atau 0,98% ke posisi 884,38.“IHSG...

www.neraca.co.id

“Apapun komoditasnya semua akan terdampak” Ya, itu memang benar!
Namun, valid secara makro. Semua bisnis kena siklus. Tapi, dampaknya tidak simetris.
Low cost producer ≠ high cost producer
Balance sheet kuat ≠ zombie leverage
Kalau semua dianggap sama, itu bukan analisis, itu ramalan cuaca (catat ✍️)
“Pastikan valuasinya bagus” Itu benar pula, tapi valuasi tanpa konteks sama saja seperti angka kosong. Tentang indikator PER, PBV, EV/EBITDA itu alat ukur, bukan vonis hakim.
➡️ PER rendah karena earnings peak
➡️ PBV murah karena ROE struktural jelek
➡️ EV/EBITDA murah karena utang (capex)
Advanced metrics disebut semua misal EV/EBIT, P/S, P/CF, FCF! Ini tentunya checklist solid, tapi belum ada prioritas dan hubungan sebab-akibat. Yang penting bukan berapa banyak rasio, tapi rasio mana yang relevan untuk sektornya (ekosistem). Selanjutnya, apakah cashflow itu repeatable dan angka EBITDA itu nyata atau sekedar kosmetik!
Solvency & Altman Z tentunya ini sangat bagus disebut. Namun, mayoritas ritel sendiri (mereka) malas ke sini, padahal ini menjadi penimbang rasio dan tambahan poin plus.
"... Altman Z di BEI perlu penyesuaian sektor; DER tanpa lihat struktur bunga & tenor itu masih setengah jalan cerita sebenarnya"
Kembali ke, 'Management effectiveness' dimana ROA, ROE, CCC ini anggap mulai masuk wilayah serius. Tapi, pengingatnya.
🤦♂️ ROE tinggi karena leverage, ilusi
🤦♂️ CCC bagus revenue stagnan, unefisiensi
Piotroski F + dividen, ini anti-tesis menarik & terpenting (mereka) investor longterm 🙎♂️
"... Piotroski quality filter bukan mesin cuan. Dividen yield tinggi tanpa earnings growth sama saja seperti liquidating business"
Hedge fund, bukan versi konten tentunya.
"... 📌 (review) ini cocok dianggap sebagai checklist awal, edukasi ritel 'unyu-unyu!" & reminder yang pakai data, bukan feeling.
"... 📌 (simpulannya) ini pun masih dikatakan tidak cukup, untuk 'open positioning' pasar seperti menentukan area BUY, menghadapi turning cycle, menilai moat & durability"
Apa lagi, yang belum disentuh sama sekali seperti Price vs Fair Value (deviasi), Earnings quality, Siklus industri, Owner mindset dan capital allocation. Apakah ini bisnis memang pantas dimiliki 10 tahun return portofolio 🤷♂️
"... @Stockbit sudah kasih alat. Tapi (ritel), alat tidak otomatis bikin penggunanya mikir"
Pendekatan sejauh ini masuk akal. Tinggal satu level lagi: berhenti mengoleksi rasio, mulai menyimpulkan sebab-akibat 🙎♂️
https://cutt.ly/0tzfgI2R
https://cutt.ly/ytzfgIMD
https://cutt.ly/mtzfgOaU
https://cutt.ly/htzfgIVD
@wawasancerdas @modul
@trialanderror @dyor
$LQ45 $IDX30
$IHSG

KABARBURSA.COM - Performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada ujung sesi I perdagangan Rabu, 21 Januari 2026, sangat tertekan. Indeks turun 113 poin atau setara -1,24 persen dan saat ini berada di level 9.021. Hal serupa terjadi pada bursa Asia yang memerah, terseret permintaan tinggi aset safe...

www.kabarbursa.com

$LQ45 menurut saya kemungkinan terburuk dalam waktu dekat Rupiah akan menembus 17.000+ dan akan ada goncangan pada $IHSG.. why ? Terkait ponakan prabowo menjadi kandidat Dewan Gubernur BI tentu akan jadi sentimentil negatif utama nya bagi asing, karna independensi BI dipertanyakan terlebih terkait kebijakan fiskal dan moneter, meskipun nilai tukar rupiah dan IHSG dua hal berbeda.
Kalaupun iya semoga sentimen negatif ini hanya untuk jangka pendek, seperti hal nya saat masa pergantian cimul ke purbaya sebelum nya
KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan pada sesi pertama perdagangan Selasa, 20 Januari, ditutup perkasa. IHSG menguat 21 poin atau 0,24 persen ke level 9.155, dengan likuiditas yang tetap tebal. Volume transaksi mencapai 466,1 juta lot, menghasilkan nilai perdagangan Rp16,07 triliun.
Kenaikan...

www.kabarbursa.com

Bukan Wealth Manager, Berbicara berdasarkan pengalaman sendiri.
Bagi Teman Teman Yang Punya Bisnis, kalau ingin beli saham diskusikan ke Bank atau Pegadaian. Saham saham apa saja yang bisa digadaikan ini contoh *Tolong di konfirmasi kan KeBank dan Pegadaian Langsung. By Natalie Zafirah.
Karena Berbeda Dengan Trader2 yang tidak memasukkan saham sahamnya ke usaha . Mereka menggunakan Margin. Ini batas waktu lebih sedikit ( Kalau diatas sesuai perjanjian kerjasama. Bunganya berapa? )
Karena pengusaha perlu Asset Liquid yang mudah dicairkan : Saham , Emas , Obligasi, Deposito, Persediaan Barang , ETFs etc
Dengan Begitu Strategi yang diterapkan berbeda. Investor kalau bisa cari saham2 yang akan di beli ETFs dan Reksadana. Strateginya beli sebelum mereka beli ( Jadi Bisa Dihold) Bagi mereka 1% itu ga penting (Tidak material) Bagi Retail 1% mereka udah bikin kaya berlipat lipat.
Saham-saham yang bisa digadaikan di Pegadaian adalah saham-saham yang termasuk dalam indeks LQ45, yaitu saham-saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar. Beberapa contoh saham yang bisa digadaikan adalah ¹:
- *Saham LQ45*: Saham-saham yang termasuk dalam indeks LQ45, seperti BRI, Telkom, dan Astra
- *Saham IDX 80*: Saham-saham yang termasuk dalam indeks IDX 80, dengan haircut ≤ 30%
Selain itu, Pegadaian juga menerima obligasi sebagai jaminan, seperti ²:
- *Obligasi Negara Ritel (ORI)*: Obligasi negara ritel tanpa minimum waktu jatuh tempo
- *Surat Utang Negara (SUN)*: Surat utang negara tanpa minimum waktu jatuh tempo
Perlu diingat bahwa syarat dan ketentuan gadai saham di Pegadaian dapat berbeda-beda, dan sebaiknya Anda menghubungi Pegadaian langsung untuk informasi lebih lanjut.
Dampak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus level tertinggi sepanjang masa, mencapai 9.133,87 dengan rekor kapitalisasi pasar Rp16.640 triliun. Secara year-to-date (YtD), indeks telah menguat 5,63%.
*Faktor Pendukung:*
- _Penguatan Emiten Blue Chips_: Saham-saham blue chips, seperti yang tergabung dalam indeks LQ45, naik 5,50% YtD.
- _Aliran Dana Asing_: Investor asing tercatat melakukan pembelian, dengan net buy mencapai Rp6,59 triliun sepanjang tahun berjalan.
- _Pertumbuhan Kinerja_: Prospek laba emiten dan perbaikan margin di sektor-sektor utama mendukung kenaikan IHSG.
*Sektor yang Berpotensi Diuntungkan:*
- _Sektor Berbasis Ekspor_: Batu bara, logam, dan crude palm oil (CPO) berpotensi diuntungkan seiring peningkatan nilai pendapatan dalam dolar AS.
- _Sektor Perbankan_: Fundamental yang kuat dan potensi valuasi menarik membuat sektor perbankan menjadi incaran investor asing.
*Risiko yang Perlu Diperhatikan:*
- _Pelemahan Rupiah_: Rupiah melemah ke level terendah sepanjang masa, mencapai Rp16.955 per dolar AS.
- _Volatilitas Global_: Perubahan sentimen risiko global dan suku bunga dapat mempengaruhi IHSG.
- _Kebijakan Pemerintah_: Stabilitas makro dan kredibilitas kebijakan pemerintah sangat penting untuk menjaga kepercayaan investor. ¹ ² ³
$LQ45
Note : Saya juga tidak berani rekomendasi kan saham2 yang sering saya masuki ke pada teman2 sendiri kecuali mereka bilang *Uang Investasi ini Uang Free sis. Jadi Kalau saya rekomendasi kan, untuk tabungan anak teman itu lebih ke arah . Perusahaan Yang memberikan deviden (Atau saya tau harga bawahnya saham itu berapa? karena ada market maker yang jaga). Dan beberapa teman memang dapat membeli saham perusahaan mereka dengan opsi saham ( Harga ini jauh dibawah market 15% atau lebih) pembelian orang dalam. Berbeda Strategi dengan orang yang diluar perusahaan.
Kinerja Porto 19-Januari-2026
Yield IHSG = 5,63%
Yield LQ45 = 5,49%
Yield trading = 7,07%
Yield investing = 18,23%
Yield portofolio = 13,62%
Ahamdulillah bisa beat the market
$IHSG
$LQ45
SRBI (Sekuritas Rupiah Bank Indonesia) adalah instrumen jangka pendek (maksimal 12 bulan) dari Bank Indonesia untuk stabilisasi nilai tukar dan pasar uang, dengan tenor 6, 9, 12 bulan, bisa diperdagangkan di pasar sekunder, dan diperuntukkan investor domestik/asing,
sementara SBN (Surat Berharga Negara) adalah surat utang pemerintah untuk pembiayaan negara dengan tenor beragam (2-10 tahun), ada jenis ritel (ORI, SBR, SR, ST) untuk individu, dan juga diperdagangkan, dengan tujuan investasi jangka menengah-panjang dan kupon bulanan.
Intinya: SRBI fokus pada stabilitas moneter dan likuiditas jangka pendek, sedangkan SBN fokus pada pembiayaan negara dan investasi jangka menengah-panjang.
Berikut perbandingan lebih detailnya:
SRBI (Sekuritas Rupiah Bank Indonesia)
Penerbit: Bank Indonesia (BI).
Tujuan: Stabilisasi nilai tukar Rupiah dan pendalaman pasar uang.
Tenor: Jangka pendek (6, 9, 12 bulan).
Sifat: Money market instrument, bisa diperdagangkan di pasar sekunder, cocok untuk investor domestik & asing.
Underlying: SBN (Surat Berharga Negara) milik BI.
SBN (Surat Berharga Negara)
Penerbit: Pemerintah Indonesia (Kementerian Keuangan).
Tujuan: Pembiayaan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).
Tenor: Bervariasi (Jangka pendek hingga panjang, misal ORI/SR 3 tahun, SBR/ST 2 tahun, obligasi FR bisa belasan tahun).
Sifat: Ada jenis ritel (ORI, SBR, SR, ST) untuk individu dan institusi, ada yang bisa diperdagangkan (ORI, SR) atau tidak (SBR, ST, tapi ada early redemption).
Kupon: Dibayar bulanan, ada yang tetap (ORI, SR) dan mengambang (SBR, ST).
Perbedaan Utama dalam Tabel:
Singkatnya, SRBI adalah alat kebijakan moneter BI untuk stabilitas jangka pendek, sedangkan SBN adalah surat utang pemerintah untuk pendanaan jangka panjang, meskipun keduanya memiliki fitur yang saling melengkapi dan bisa menarik investor berbeda.
$IHSG $LQ45

Korelasi obligasi dan BI Rate bersifat terbalik (invers): saat BI Rate naik, harga obligasi cenderung turun; sebaliknya, saat BI Rate turun, harga obligasi cenderung naik. Ini karena obligasi lama dengan kupon tetap menjadi kurang menarik saat suku bunga pasar naik, sehingga harganya turun, dan sebaliknya, obligasi lama menjadi lebih berharga saat suku bunga turun.
Mekanisme hubungan terbalik:
BI Rate Naik:
Investor mencari imbal hasil lebih tinggi di investasi baru (deposito, obligasi baru).
Obligasi lama dengan kupon tetap menjadi kurang menarik.
Untuk menarik pembeli, harga obligasi lama harus turun (dijual diskon) agar imbal hasilnya (yield) setara dengan obligasi baru.
Akibatnya, harga obligasi turun, tetapi yield-nya naik.
BI Rate Turun:
Imbal hasil investasi lain (deposito, obligasi baru) ikut turun.
Obligasi lama dengan kupon tetap menjadi lebih menarik karena kuponnya lebih tinggi dari suku bunga pasar.
Harga obligasi lama naik (dijual premium) karena permintaan meningkat.
Akibatnya, harga obligasi naik, tetapi yield-nya turun.
Faktor lain yang memengaruhi:
Jatuh tempo: Obligasi jangka panjang lebih sensitif terhadap perubahan suku bunga daripada obligasi jangka pendek.
Persepsi dan ekspektasi:
Faktor makroekonomi (inflasi, pertumbuhan ekonomi) dan ekspektasi investor juga memengaruhi pergerakan harga obligasi.
$IHSG $LQ45
Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah tren lonjakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menyentuh level All Time High baru di awal 2026 ini, Direktur PT Panin Asset Management, Rudiyanto masih memproyeksi IHSG di akhir 2026 masih bisa menguat hingga 10% dari posisi awal tahun hing...

www.cnbcindonesia.com
Jakarta, CNBC Indonesia - Saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) ditutup pada level Rp1.220 di perdagangan Jumat lalu, melonjak 5,17% dalam sepekan. Kinerja tersebut menandai breakout dari pola konsolidasi yang telah berlangsung dalam satu bulan dan menempati posisi tertinggi dalam be...

www.cnbcindonesia.com

Market Behavior dan Momentum Supply n Demand adalah kunci Fundamentalis Analysis dan Technicalis Analysis.
Chart will tell Everything.
$IHSG
$LQ45
Kinerja Porto 15-Januari-2026
Yield IHSG = 4,96%
Yield LQ45 = 5,06%
Yield trading = 6,35%
Yield investing = 16,92%
Yield portofolio = 12,55%
Ahamdulillah bisa beat the market
$IHSG
$LQ45
@Hadyadli fundamental unggul belum tentu blue chip, blue chip belum tentu fundamental unggul
blue chip itu biasanya yang masuk $LQ45 atau IDX30. mereka big cap dan liquid, tapi secara fundamental tetap ada terbit tenggelamnya
sebaliknya, bisa jadi perusahaan fundamentalnya unggul, tapi market cap ga sampe 5T, volume perdagangan relatif sepi, contohnya duo $IPCC dan $IPCM
semua punya tempatnya masing-masing, yang gorengan itu yang nggak memenuhi keduanya. fundamental isinya angin doang, liquid juga enggak, dll.
IDXChannel - MNC Sekuritas yang merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk, berkomitmen mendukung penciptaan investor baru di pasar modal, baik investor saham maupun investor reksa dana.
Avrist Asset Management berkolaborasi dengan MNC Sekuritas dengan menghadirkan promo "New Year, New ...

www.idxchannel.com

IDXChannel - MNC Sekuritas yang merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk, berkomitmen mendukung penciptaan investor baru di pasar modal, baik investor saham maupun investor reksa dana.
Avrist Asset Management berkolaborasi dengan MNC Sekuritas dengan menghadirkan promo "New Year, New ...

www.idxchannel.com

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, sepanjang 2025 kinerja pasar modal Indonesia menorehkan pergerakan yang positif pada seluruh sektor. Perusahaan-perusahaan teknologi menjadi sektor yang paling diminati dibandingkan sektor keuangan.
Sektor teknologi atau IDXTECHNO menjad...

www.cnbcindonesia.com

NERACA
Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/1) sore, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat di tengah pelaku pasar mencermati arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed.
IHSG ditutup menguat 63,58 poin atau 0,72% ke posisi 8.948...

www.neraca.co.id

Merasa Terganggu karna orang lain lebih cepat kaya daripada anda adalah salah satu dosa yang paling merusak.
semoga saya tidak pernah iri & sirik liat profit melimpah ruah di seantero dunia persahaman ini. Karna, di rill sector juga syaa ga mau iri.
everyone get a proper reward atas usahanya :)
Selamat Pagi
have a nive day :)
its time $LQ45 $IDXQ30 take its throne
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) optimistis kinerja saham-saham unggulan berlikuiditas tinggi yang tergabung dalam indeks LQ45 dapat didongkrak tahun ini. Keyakinan ini muncul di tengah lemahnya performa indeks tersebut dibandingkan dengan pasar saham negara kawasan dalam...

katadata.co.id
KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa, 13 Januari, di zona hijau dengan penguatan 63 poin atau 0,72 persen ke level 8.948. Kenaikan ini terjadi dengan likuiditas yang tetap terjaga, yang tercermin dari volume transaksi mencapai 620 juta lot saham dengan nil...

www.kabarbursa.com
