LQ45
Indeks
Follow
815.97
▴ 3.48 (0.43)
As of Tue 11:45
60,540.42K
Volume
63,354.38K
Avg Volume
Kinerja portofolio 02/03/2026
IHSG -7.29 %
LQ45 -4.03 %
Trading +2.81 %
Investing +26.45 %
Portofolio +16.43 %
😁
$IHSG $LQ45
KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok ke zona merah pada perdagangan sesi I Senin, 2 Maret 2026. IHSG turun 131 poin atau 1,60 persen ke level 8.103, di tengah tekanan eksternal yang membayangi pasar global.
Meskipun demikian, aktivitas transaksi tercatat cukup padat denga...

www.kabarbursa.com

Menjaga Iman Investasi
Inilah argumen rasional di balik keputusan investasi jangka panjang yang tidak goyah oleh hiruk-pikuk pasar.
Baca: https://cutt.ly/GtEABFZR
$IHSG $LQ45 $IDXV30

Pagi Kawan... mau duit sejuta jadi seratus juta?
kerja kawan, jangan judi...
kerja di saham itu mirip dagang, ibarat kalau mau jual durian, milih durian yang isinya tebel, bijinya tipis, rasanya legit itu tak mudah kawan... jadi sebelum beli buat dijual pilih dulu kawan, mikir kan ciri²nya gimana?
nah sebelum beli saham ya milih saham yang bakal bagger gitu juga kawan. cari ciri-cirinya, harus bisa beradaptasi dengan perubahan kawan, kalau sudah tinggi ngapain masuk, mending cari yang belum naik tinggi. funda atau gak? undervalue atau nggak? ya pintar² analisa kawan. yg udah tahunan di $LQ45 selama setahun masih bs kalah sama gorengan kawan, tp sy gak suruh kamu pilih gorengan, harusnya saham yang udah tahunan merugi, udah gak kasih LK kelamaan harusnya udah delisting dari IHSG kawan bukan didiemin apalagi ikut ngegoreng. ini yg seharusnya di kerjakan ojk bukan nyari siapa yg nge goreng terus didenda kawan, terus dendanya dikemanain ya? lalu kalau yang ngegoreng asing gimana kawan?
Holder $BBCA sabar ya kawan. kadang beradaptasi dengan keberpihakan itu musti jeli ya kawan, jeli bukan jelly ya.
yg nggak puasa, ngopi yakk...
yg lagi puasa, busana muslimnya $ZATA bagus gak? pilih yg bagus bukan mahal ya..

NERACA
Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (26/2) sore, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah seiring dengan kekhawatiran pelaku pasar terhadap kebijakan tarif Amerika Serikat (AS).
IHSG ditutup melemah 86,97 poin atau 1,05% ke posisi 8.235,26. ...

www.neraca.co.id

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tutup di level 8.235,49 atau cenderung stagnan pada perdagangan terakhir Februari, setelah sempat turun sekitar 1,7% pada pembukaan perdagangan.
Total transaksi di pasar saham mencapai Rp38,35 triliun, melibatkan perdagangan 47,64 miliar lembar saham.
S...

www.idnfinancials.com

$IHSG
Sebenarnya dunia lagi krisis apa sich? atau Indonesia ini lagi mau dibawa kemana, sich? Nyimpen duit yang sudah di cari dengan susah payah, begini amat!
$LQ45 $IDXQ30

Kenapa Cerdas Berinvestasi?
Mengapa upaya menemukan nilai-nilai dalam dunia yang terus berubah ini merupakan hal penting bagi kita semua? Inilah kisah kami.
Baca: https://cutt.ly/3tWLfUCA
$IHSG $LQ45 $IDXV30

Filosofi Investasi Kami
Pelajari pendekatan berpikir di balik metodologi investasi kami.
Baca di sini: https://cutt.ly/6tWLdXU3
$IHSG $LQ45 $IDXV30

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi I perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, di level 8.330,13 atau menguat 49,30 poin setara 0,60 persen dibandingkan penutupan sebelumnya 8.280,83.
Sepanjang sesi, indeks bergerak dalam rentang 8.259,75 hingga 8.373,48, setelah sebelumnya...

www.kabarbursa.com

NERACA
Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/2) awal pekan kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat seiring optimisme pelaku pasar terhadap membaiknya iklim perdagangan global setelah Mahkamah Agung (MA) Amerik...

www.neraca.co.id

[Morning Reflection]
Mundur Selangkah, Evaluasi Diri.
Market yang lesu pasca guncangan MSCI ini sebenarnya adalah guru yang paling jujur.
Saat running trade sepi dan portofolio sedang tidak ke mana-mana, kita dipaksa untuk duduk diam dan mengevaluasi diri. Mencari tahu di mana letak kebocoran sistem kita.
Evaluasi ini juga berlaku untuk saya pribadi. Pagi ini, mari kita turunkan ego sejenak dan belajar dari kesalahan masa lalu. Kita perbaiki apa yang kurang.
$IHSG $ISSI $LQ45

Rilis data ekonomi US
✅ Chicago Fed National Activity Index (CFNAI) Dec = -0,21 (vs previous -0,15)
❌ Chicago Fed National Activity Index Jan = 0,18 (vs previous -0,21)
➖ Dallas Fed Manufacturing Index Feb = 0,2 (vs previous -1,2)
✅ Factory Orders MoM Dec = -0,7% (vs previous 2,7%, vs consensus -0,5%)
➖ Factory Orders Ex Transport MoM Dec = 0,4% (vs previous 0,1%)
Resiliensi terbatas masih nampak dari aktivitas ekonomi US.
Memperlambat Fed untuk bisa cut rate dalam waktu dekat.
$EIDO $LQ45 $USDIDR
Kinerja portofolio 20/02/2026
IHSG -4.34%
LQ45 -1.34%
Trading 1.00%
Invest 23.07%
Portofolio 13.86%
😁
$IHSG $LQ45
3 indikator Value Investing menurut versi saya:
1. Global/ Makro Ekonomi.
Adanya momentum demand dari sisi global/makro ekonomi, seperti demand komoditas dunia, pertimbuhan kredit, data inflasi bps, pertumbuhan GDP, dsb.
2. Analisis Teknikal
Adanya momentum demand secara Price Action & Volume, seperti market dlm fase Uptrend. CHARTS WILL BE TELLING EVERYTHING.
3. Analisis Fundamental
Adanya momentum demand secara LK. Momen entry saat reasonable price dari sisi historis ROE dan PBV. Lebih worth it saat MOS > 50%.
Goal dari diatas adalah min return one bagger.
Disclaimer On
Do Your Own Research
tag# $IHSG $LQ45
KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi I perdagangan Jumat, 20 Februari 2026, di level 8.261,15 atau turun 12,93 poin setara 0,16 persen dari penutupan sebelumnya 8.274,08. Sepanjang sesi, indeks dibuka di 8.300,22, sempat menyentuh level tertinggi 8.328,42 dan terendah 8...

www.kabarbursa.com

Kinerja portofolio 19/02/2026
IHSG -4.31%
LQ45 -1.46%
Trading 1.69%
Invest 24.83%
Portofolio 15.17%
😁
$IHSG $LQ45
Terkadang trading $BUMI bukan saja faktor uang, tetapi ada semacam keseruan naikin adrenalin, "bikin hidup lebih hidup." "Pria punya selera, Janda selalu terdepan."
🔥🔥🔥
$LQ45 $IDXQ30

Jesse Lauriston Livermore (1877–1940)
https://cutt.ly/Ntmbs2mj
Salah satu legenda paling terkenal dalam sejarah trading saham—sering disebut sebagai “the greatest stock trader who ever lived” oleh banyak orang, walau hidupnya juga tragis.
Dia bukan cuma terkenal karena uang yang dia hasilkan, tapi karena cara berpikirnya: disiplin, membaca pergerakan harga, dan memahami psikologi pasar.
Banyak prinsip trading modern (bahkan yang dipakai trader hari ini) akarnya bisa ditarik ke Livermore.
1) Siapa Jesse Livermore itu?
Livermore adalah trader asal Amerika, hidup di era: akhir abad 19 sampai awal abad 20
(era pasar saham masih liar, regulasi belum seketat sekarang)
Dia terkenal karena, trading berdasarkan pergerakan harga (price action), memahami momentum, berani ambil posisi besar kalau sudah yakin, sangat fokus pada trend, Livermore bukan tipe “investor jangka panjang” seperti Warren Buffett, lebih cocok disebut speculator (spekulan profesional)
2) Awal hidupnya
Dari anak miskin jadi trader, Livermore lahir di keluarga miskin di Massachusetts, ayahnya ingin dia jadi petani, tapi Livermore benci kehidupan itu, di umur sekitar 14 tahun, dia kabur ke Boston dan kerja sebagai pencatat harga saham (quote boy) tugasnya simpel, menulis harga saham yang bergerak, update papan harga, tapi di situ dia belajar hal yang luar biasa, seperti harga saham punya pola, dan manusia bereaksi dengan cara yang berulang.
3) Livermore kaya dari “bucket shop”
Zaman dulu ada yang namanya bucket shop, Bucket shop itu tempat orang “taruhan” pergerakan harga saham, tapi bukan benar-benar beli saham mirip seperti trading CFD/derivatif zaman sekarang (kasarnya) dii situ Livermore jadi monster. Dia menang terus karena dia baca pola pergerakan harga
dia tahu kapan harga mulai “lari” dia punya disiplin stop loss (walau tidak selalu), karena terlalu sering menang, dia sampai di-blacklist dari banyak bucket shop.
4) Gaya trading Jesse Livermore (inti pemikirannya), Ini yang bikin dia abadi, sbb;
A. Dia trading mengikuti trend
Prinsipnya, “Uang besar bukan didapat dari beli-jual cepat, tapi dari duduk diam di trend besar.” Kalau harga sudah naik dan menunjukkan kekuatan, dia ikut naik.
Kalau harga turun dan menunjukkan kelemahan, dia ikut turun (short selling).
B. Dia percaya “market selalu benar”
Livermore bukan orang yang debat dengan market. Dia percaya, kalau harga bilang turun, ya turun, kalau harga bilang naik, ya naik.
C. Dia masuk pelan, tambah posisi saat benar
Ini konsep modern banget.
Pyramiding, artinya: masuk kecil dulu, kalau market bergerak sesuai prediksi → tambah posisi, kalau market salah → cut loss cepat
D. Dia anti averaging down
Ini salah satu prinsip paling keras dari Livermore: “Jangan tambah posisi pada saham yang sedang rugi.” Karena menurut dia, kalau harga turun, berarti kamu salah, tambah posisi itu artinya memperbesar kesalahan.
E. Dia paham psikologi massa
Livermore percaya pasar digerakkan oleh: ketakutan, keserakahan, harapan, ego dan itu selalu berulang, Makanya, dia sering bilang kurang lebih begini: “Pasar tidak pernah berubah, yang berubah cuma pemainnya.”
5) Prestasi paling terkenal: “The Panic of 1907”
Di tahun 1907 terjadi krisis besar di Amerika.
Livermore melakukan short besar-besaran dan konon menghasilkan, sekitar 1 juta dolar (zaman itu), kalau disetarakan hari ini, itu setara puluhan juta dolar.
Dia jadi terkenal sebagai, trader yang “mencium kehancuran” lebih cepat dari orang lain.
6) Puncak kejayaan: Crash 1929 (The Great Depression)
Momen paling ikonik, pada tahun 1929, pasar saham Amerika jatuh brutal (awal Depresi Besar). Livermore lagi-lagi melakukan short besar, konon dia menghasilkan:
sekitar 100 juta dolar, di zaman itu, angka ini gila, dia termasuk salah satu orang terkaya di Amerika pada masanya.
7) Tapi kenapa hidupnya tragis?
Nah ini bagian yang bikin Livermore bukan sekadar “kisah sukses”. Walaupun dia beberapa kali jadi sangat kaya, dia juga beberapa kali bangkrut, kehilangan segalanya, memulai lagi dari nol, kenapa bisa begitu.
Livermore juga manusia, kadang melanggar sistemnya sendiri, kadang terlalu percaya diri, kadang trading berdasarkan emosi, kadang ikut rumor / manipulasi pihak besar. Dia punya kelemahan yang sama seperti trader lain, ketika dia disiplin → dia jadi legenda, ketika dia melenceng → dia hancur.
8) Kehidupan pribadinya juga kacau
Dia mengalami, masalah rumah tangga, tekanan mental, konflik sosial, rasa kesepian. Ada cerita bahwa Livermore, sulit percaya orang, mudah merasa dikhianati, hidupnya penuh ketegangan, cukup tragis ya, tapi begitu realitanya.
9) Kenapa Jesse Livermore bunuh diri?
Livermore bunuh diri tahun 1940, penyebab pastinya kompleks, tapi secara umum, tekanan finansial (dia kembali jatuh), depresi dan kelelahan mental, konflik hidup pribadi, rasa hampa.
Ini yang penting, Livermore punya kemampuan luar biasa membaca pasar, tapi dia tidak berhasil “mengelola dirinya sendiri” sampai akhir dia bunuh diri.
10) Buku yang membuat Livermore makin legendaris
Ada buku yang sangat terkenal: Reminiscences of a Stock Operator (1923),penulisnya Edwin Lefèvre, ini bukan autobiografi murni, tapi tokoh utamanya, “Larry Livingston” jelas terinspirasi dari Jesse Livermore, buku ini dianggap “kitab suci” trader, karena berisi: cara berpikir Livermore
psikologi pasar, kesalahan-kesalahan trader
cara disiplin menghadapi market.
11) Warisan Jesse Livermore untuk trader modern
Kalau dirangkum, warisannya itu: Ikuti trend, jangan melawan market, cut loss cepat, biarkan profit bertumbuh, tambah posisi hanya ketika benar, jangan trading karena ego, kesabaran lebih mahal dari strategi, yang paling susah bukan membaca chart, tapi mengendalikan diri.
12) Livermore itu legenda yang “mengajarkan realita”
Livermore adalah contoh paling nyata bahwa:
bisa jadi jenius di market, tapi tetap bisa kalah oleh: emosi, kesepian, tekanan hidup, ketidakstabilan mental. Makanya, kisahnya terasa sangat manusiawi.
$IDXQ30 $LQ45 $IHSG

Kinerja portofolio 13/02/2026
IHSG -5.03%
LQ45 -2.00%
Trading 0.27%
Invest 21.68%
Portofolio 12.74%
😁
$IHSG $LQ45
Volatilitas harga ditentukan oleh Market Behavior, market behavior dibentuk oleh Market Psychology.
Disclaimer On
Do Your Own Research
tag# $IHSG $LQ45
IDXChannel - Di tengah sorotan terhadap saham dengan price to earnings ratio (PER) ratusan hingga ribuan kali, sejumlah saham LQ45 justru tampil dengan valuasi yang jauh lebih rendah, bahkan single digit, disertai kinerja harga yang cenderung solid dalam setahun terakhir.
Berdasarkan data pasar, beb...

www.idxchannel.com
