


Volume
Avg volume
PT Meratus Jasa Prima Tbk bergerak di bidang konstruksi, pengembangan dan pengoperasian fasilitas infrastruktur maritim dan jasa terkait. Perseroan mengakuisisi seluruh saham PT Perusahaan Bongkar Muat Olah Jasa Andal, salah satu dari 16 perusahaan bongkar muat yang ditunjuk oleh PT Pelabuhan Indonesia II untuk beroperasi di pelabuhan Tanjung Priok.
🤭 🤭 Cacing Cacing... Amoeba Amoeba... IHSG rebound.. kau masih tetap merah...
emang saham "KOSONG"... koq ga terima dibilang kosong....
Btw saham siluman cacing.. semua chartnya mirip2... mau $RMKO $SOTS atau $KARW tempat penjagalan... 😁 😁
nah kalau mau tau seberapa kosong SOTS.. sudah pernah saya ulas disini
https://stockbit.com/post/29296399 <<<<<<
SEMANGAT.... tetap Ferrarihhh Muhhh Warnaahhh Apaaahhhh...
Cacing-cacing.... amoeeebaa amoeeebaa....
TOLONG SOMASI itu si HAha ha hahaha.... 🤭
Hotman Paris : pala kau somasi... gw lagi sibuk ngurus Dr.Richard lee..

[KENAPA SMKM BUKAN $KARW?]
Lanjutan dari Tulisan Sebelumnya:
https://stockbit.com/post/29364767
Saya akan menjawab pertanyaan
“Apakah $SMKM akan berakhir seperti KARW?”
Menurut saya ini pertanyaan yang sangat fair. Trauma market terhadap kasus KARW memang masih sangat segar.
Tapi kalau kita lihat strukturnya lebih dalam, ada beberapa perbedaan penting antara SMKM dan KARW.
Saya coba highlight yang paling utama saja.
—
Perbedaan pertama adalah kejelasan rencana Right Issue.
Pada SMKM, perusahaan sudah menyampaikan bahwa ada rencana Right Issue maksimal pada kuartal III 2026.
Memang prospektusnya belum keluar. Memang detailnya belum sepenuhnya jelas.
Tapi arah corporate action-nya sudah disampaikan secara terbuka.
Artinya sejak awal market tahu bahwa ada kemungkinan penambahan modal dan masuknya aset baru ke dalam perusahaan.
Ini yang menjadi fondasi utama dari story SMKM saat ini.
—
Perbedaan kedua adalah kejelasan aset yang berpotensi masuk.
Dalam story SMKM, market sudah mengetahui bahwa cerita besar yang sedang dibangun berkaitan dengan Panasia Aquaculture.
Nama entitasnya jelas. Bisnisnya jelas. Bisa cek aja di Facebook LSO.
Valuasinya? Estimasi awal 1.6T. Sedang dalam tahap penilaian independen berdasarkan Lapkeu 1Q26
Story-nya menjadi lebih researchable, bukan sekadar asumsi.
—
Perbedaan ketiga ada pada posisi potensi risiko dari masing-masing kasus.
Kalau kita tarik garis besarnya, posisi risikonya justru berada di tempat yang berbeda.
Dalam kasus KARW, potensi masalahnya datang dari pengendali baru, yaitu PT Sarana Kelola Investa (SKI). Sedangkan pada SMKM, potensi risikonya justru datang dari pengendali lama, yaitu Vina Nauli Jordania (VNJ).
Seperti yang kita tahu, proses akuisisi oleh Lim Shrimp Organization (LSO) dilakukan dalam dua tahap.
Tahap pertama sekitar 25% saham sudah selesai.
Tahap kedua seharusnya melibatkan penjualan sekitar 10,5% saham tambahan dari pihak lama.
Namun jika kita melihat kondisi saat ini, kepemilikan VNJ di SMKM tinggal sekitar 5% saja.
Artinya sebagian sahamnya sudah dilepas sebelumnya.
Pada akhir Desember 2025, Vina tercatat melakukan transaksi negosiasi di harga sekitar 37 rupiah per saham.
Transaksi ini memang tercatat di sistem bursa.
Namun tidak terlihat bahwa pembelinya adalah LSO.
Padahal jika mengacu pada struktur CSPA, masih ada tahap kedua sekitar 10,5% saham yang seharusnya berkaitan dengan proses pengambilalihan oleh LSO.
Jadi pertanyaannya menjadi:
Saham itu sebenarnya dijual ke siapa? Apakah ke pihak lain? Apakah ke investor strategis tertentu? Atau ada mekanisme lain yang belum terlihat di publik?
Periode transaksi nego tersebut terjadi ketika harga saham SMKM sedang bergerak naik cukup cepat, dari sekitar 100 ke 250.
Setelah periode itu, harga saham kemudian kembali turun cukup dalam hingga mendekati area 100 lagi seperti sekarang.
Apakah dua kejadian ini saling berkaitan? Atau hanya kebetulan saja?
Ini yang sampai sekarang belum sepenuhnya jelas. Saya pribadi juga belum memiliki jawabannya.
—
Semua kemungkinan ini masih terbuka.
Yang jelas, ini adalah salah satu risiko terbesar yang perlu diperhatikan di story SMKM saat ini.
Pada akhirnya saham dengan story corporate action seperti ini selalu berada di wilayah probability, bukan kepastian.
Story bisa berjalan sesuai rencana. Story juga bisa berubah di tengah jalan.
Karena itu seperti yang selalu saya ingatkan:
Masuklah dengan uang dingin, jangan pernah all in, dan selalu sediakan ruang untuk kesalahan.
Good luck.
$ESSA
@abbassirajudin Izin menjawab perbedaan SMKM dengan Karw menurut pandangan saya 🙏. Jadi, ada beberapa perbedaan yang perlu kita pahami. Didalam dokumen CSPA $KARW hanya tertera pengambilalihan saham oleh Meratus. Hanya itu saja CA yg dikeluarkan. Mereka tidak ada proses untuk melakukan inbreng aset melalui skema HMETD. Hanya bertujuan merger akuisisi untuk perusahaan mereka menjadi Tbk atau Publik. Sedangkan $SMKM tidak hanya merilis dokumen CSPA pengambilalihan tapi sudah merilis aset apa saja yg mau di inbreng dan sudah dirilis juga keterbukaan aset LSOH yang akan di inbreng di tahun depan. Menurut saya perbedaannya terletak pada keterbukaan informasi terkait aksi korporasi yang akan dilakukan. Kebanyakan para investor kira sebuah aksi merger akuisisi pasti akan inbreng aset padahal belum tentu. Ada 1 contoh emiten lagi tapi saya gk perlu sebut emitennya. Perusahaan besar yang akuisisi jumbo diharga premium untuk akuisisi emiten guna memperoleh akses pengolahan yang masih berkesinambungan pada bidang usaha mereka. Emitennya sekarang juga jatuh harga sahamnya dikarenakan ada ketidakpastian juga. Akuisisi yang dilakukan triliunan dan mengambil kisaran 90% saham. Mungkin hal² seperti ini yang perlu kita telaah baik² agar tidak mudah terjebak dalam CA yang masih ambigu. Koreksi apabila ada kesalahan dalam pernyataan dan opini saya 🙏
[STUDI KASUS SAHAM KARW – CINDERELLA STORY YANG BERAKHIR PAHIT]
Beberapa waktu terakhir saya sempat kembali membaca timeline perjalanan saham $KARW
Menurut saya ini salah satu studi kasus yang sangat menarik di market kita. Sebuah saham yang naik dari sekitar 50 rupiah ke lebih dari 7.000 rupiah, lalu kembali jatuh ke 1000 rupiah hanya dalam waktu sekitar satu tahun.
Kalau kita hanya melihat chartnya saja, kelihatannya seperti cerita klasik saham gorengan. Tapi kalau ditarik mundur dan dilihat timeline corporate action-nya, ceritanya sebenarnya jauh lebih menarik.
Mari kita napak tilas sedikit.
---
Awalnya saham KARW ini bukan perusahaan logistik. Nama lamanya adalah PT Karwell Indonesia Tbk, perusahaan garment yang IPO sejak lama. Lalu pada tahun 2012 perusahaan ini diakuisisi oleh ICTSI Far East, bagian dari International Container Terminal Services Inc., operator terminal peti kemas besar asal Filipina.
Setelah akuisisi itu, nama perusahaan berubah menjadi PT ICTSI Jasa Prima Tbk dan bisnisnya banting setir dari pabrik baju menjadi jasa maritim.
Namun perjalanan bisnisnya tidak mulus.
Perusahaan ini hidup dengan utang afiliasi yang sangat besar. Untuk bertahan, perusahaan terus meminjam dana dari entitas yang masih satu grup. Akibatnya neraca perusahaan semakin berat.
Rugi akumulasi terus menumpuk. Ekuitas perusahaan bahkan menjadi negatif dalam jumlah yang sangat besar.
Singkat cerita, perusahaan ini sebenarnya sudah seperti shell company dengan fundamental yang sangat lemah.
Lalu masuklah babak baru di tahun 2024.
—
Pada Januari 2024 muncul keterbukaan informasi bahwa akan ada Conditional Share Sale and Purchase Agreement (CSPA).
Pihak yang membeli saham pengendali adalah PT Sarana Kelola Investa (SKI). Pada Februari 2024 transaksi tersebut resmi terjadi.
SKI membeli sekitar 471,3 juta saham atau sekitar 80,2% kepemilikan. Harga pembeliannya Sekitar 66 rupiah per saham.
Total dana yang dikeluarkan untuk mengakuisisi mayoritas perusahaan ini hanya sekitar 31 miliar rupiah. Di titik ini sebenarnya sudah mulai menarik.
Sebuah perusahaan dengan ekuitas negatif yang sangat besar… tiba-tiba diambil alih oleh investor baru.
Biasanya market langsung mulai berimajinasi. Dan memang itu yang terjadi.
—
Sejak kabar akuisisi muncul, harga saham KARW mulai bergerak.
Awal Januari 2024 masih di sekitar 50 rupiah. Lalu naik ke ke 100. Lalu naik lagi ke 160 dalam waktu sekitar satu bulan.
Bahkan pada 22 Februari 2024 saham KARW sempat disuspend oleh BEI karena kenaikannya yang terlalu cepat.
—
Tidak lama kemudian muncul informasi yang membuat market semakin euforia. Nama perusahaan diubah dari PT ICTSI Jasa Prima Tbk menjadi PT Meratus Jasa Prima Tbk.
Di sini mulai terkuak siapa sebenarnya pihak yang ada di balik akuisisi tersebut. Ternyata terkait dengan keluarga pemilik Meratus.
Bagi yang sering lihat kontainer di jalan atau di pelabuhan pasti familiar dengan nama Meratus.
Ini adalah salah satu grup logistik besar di Indonesia yang berbasis di Surabaya. Bisnisnya sudah berjalan sejak tahun 1957.
Mereka Jarang muncul di publik, tapi reputasinya sangat kuat di industri logistik.
Dan di sinilahbanyak investor mulai berspekulasi kalo aset-aset logistik Meratus yang bernilai triliunan rupiah akan dimasukkan ke dalam KARW melalui right issue atau inbreng aset
artinya KARW akan turnaround, perusahaan yang tadinya ekuitasnya negatif bisa berubah menjadi ekuitas positif.
Ini adalah turnaround story yang sangat seksi.
Pada April 2024 harga saham KARW sudah mencapai sekitar 320 rupiah.
Pada periode yang sama pengendali baru juga menjalankan Mandatory Tender Offer (MTO) sesuai aturan perubahan pengendali.
Secara regulasi semua berjalan normal. Tapi ekspektasi market sudah terlalu tinggi. Harga saham terus naik.
Terus naik. Dan terus naik.
Puncaknya terjadi pada 3 September 2024.
Harga saham KARW menyentuh sekitar 7.100 rupiah.
Dari 50 rupiah ke 7.100 rupiah. Kenaikan lebih dari 140 kali lipat.
Di titik ini hampir semua orang percaya cerita turnaround besar akan terjadi.
Market sedang berada di fase euforia penuh.
—
Pada Desember 2024 terjadi dua peristiwa penting.
Pertama, pengendali baru melalui PT Sarana Kelola Investa mulai menjual saham di pasar.
Tahap pertama mereka menjual sekitar 5,38 juta lembar saham di kisaran harga 6.600 – 5.700.
Lalu pada 16 Desember 2024 muncul klarifikasi dari manajemen.
Mereka menyampaikan bahwa perusahaan tidak memiliki rencana stock split, right issue, maupun penerbitan obligasi dalam waktu dekat.
Ini adalah momen yang sangat krusial.
Karena selama ini market menunggu satu hal: Right Issue dan injeksi aset Meratus => Turnaround
Ternyata tidak ada.
—
Reaksi market?
Brutal.
Harga saham KARW yang sebelumnya berada di sekitar 6.700 mulai jatuh.
Dalam waktu sekitar satu bulan saja, harga sahamnya turun hingga sekitar 1000 rupiah pada 16 Januari 2025. Penurunan lebih dari 85% dari puncaknya
Di tengah penurunan tersebut, pengendali juga tercatat kembali menjual saham sekitar 4,7 juta lembar di harga sekitar 2.250.
—
Kalau dilihat dari sisi ekonomi transaksi, ini bagian yang paling menarik.
Pengendali baru membeli 80% perusahaan dengan biaya sekitar 31 miliar rupiah.
Namun hanya dengan menjual kurang dari 2% saham di pasar, mereka sudah memperoleh sekitar 46,57 miliar rupiah.
Artinya biaya akuisisi sudah tertutup. Bahkan sudah mencatat keuntungan.
Sementara mereka masih tetap memegang mayoritas saham perusahaan.
Ini benar-benar contoh bagaimana ekspektasi pasar bisa menciptakan nilai yang luar biasa besar dalam waktu singkat.
—
Dari kasus KARW ini kita belajar satu hal penting.
Market sering kali tidak bergerak berdasarkan realita saat ini.
Market bergerak berdasarkan cerita tentang masa depan.
Selama cerita itu dipercaya banyak orang, harga bisa naik sangat tinggi.
Tapi ketika cerita itu berhenti berkembang, harga bisa jatuh sama cepatnya.
Dari 50 → 7.100 → 1000.
Sebuah Cinderella story yang akhirnya kembali ke realita.
-----
Lalu pertanyaannya, apakah $SMKM akan menjadi the next KARW? Menurut saya tidak. Akan saya kulik di postingan berikutnya
$BUMI
buat ane, definisi hancur adalah beli $KARW di harga 6000+ @budirere . apakah $SMGR harga 2500 hancur?
Perusahaan SMGR tetap beroperasi, tetap memproduksi semen. Book Value jauh di atas. Dan harga skr bukan harga pucuk.
Apa yg perlu ditakutkan? 🤣
$SMBR
di harga 1000an sudah di ingetin "RITEL ANEH ADA SELLER BESAR CICIL JUALAN KOK DI TAMPUNGIN $PGJO
Gak lihat kali ya 1 tahun yg dulu udah naik ribuan %
kalau salah move on jangan seperti $KARW korban KOMUNITAS SAHAM TERBESAR 🤣
$SMDR $TMAS tolong bantu cek apakah rate kontainer sudah terbang karena perang Iran? Apakah akan mengulang shipping supercycle seperti tahun 2022?
Btw $KARW Meratus diajak ga ya? 🤣
harusnya dia gausah nomongin fundamental segala bang, $CBRE $PACK $KARW sekarang fundamentalnya gimana tu🗿
Kalau keledai masuk ke lobang cukup 1x
Tp ritel klo di jebak influencer koq bisa sampe berkali" ? Malah belaiin si influencer terus"an lagi wkwkwk
Berarti ritel lebih _______ drpd keledai 🫏🫏 , bner ga? 😆🤣🤭
$KARW $CBRE $RMKE
Coba dah kalian sebutin SCAM terbesar yang kalian ketahui..
Contoh $KARW (contoh loh... 😅)
$TGUK ? denger2 HA kena disana kan. 😁
$SRIL ? wahhh.. ini sih ngeri 😁
bersihkan semua pak Rambowo.. 💪💪
