


Volume
Avg volume
PT. Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) bergerak dalam bidang penyediaan solusi percetakan sekuriti baik dokumen ,label dan hologram, teknologi kartu yaitu kartu pembayaran, kartu sekuriti, kartu reguler dan Biro Personalisasi, percetakan komersial berupa dokumen bisnis, promoplus, gameplus, dan label premium serta penyediaan teknologi informasi.
Jasuindo Tiga Perkasa Tbk - JTPE
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Follow kami untuk laporan fundamental emiten!
$JTPE
1/4




KABARBURSA.COM – PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) mempercepat strategi diversifikasi bisnis dengan mengandalkan pengembangan produk berbasis teknologi Radio Frequency Identification (RFID) serta memperluas penetrasi pasar global. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat portofolio di segmen brand...

www.kabarbursa.com

NERACA
Surabaya— Kejar pertumbuhan bisnisnya, PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE), terus mempercepat langkah diversifikasi dengan mengandalkan produk berbasis teknologi RFID serta memperluas jangkauan pasar global. Langkah ini sekaligus memperkuat portofolio di segmen brand protection atau proteks...

www.neraca.co.id

$JTPE Nih emiten niat buyback nggk si? atau kekurangan likuiditas kah takutnya harganya naik ntar kalo dipaksa habisin dana 140M, CC benar-benar dipakai buat jagain harga atas nih yee sekalian dipakai buat buyback
Semoga jangan diperpanjang lagi yaa waktu buybacknya sayang aja gitu emitennya bagus tapi harga ketahan naik karena bb
*Yg mau tau story singkat JTPE aku pernah tulis di stream
Izin tag emiten lain yg lagi buyback : $RMKE $TPIA
1/2


$ASGR
Halo rekan investor! Mari kita bedah performa keuangan PT Astra Graphia Tbk (ASGR) di tahun 2025. Perusahaan yang mengoperasikan anak usaha PT Astragraphia Xprins Indonesia dan PT Astra Graphia Information Technology ini menunjukkan angka-angka yang sangat menarik. Berikut ringkasan fundamentalnya untuk panduan portofolio kamu:
**1. Kinerja Pendapatan dan Laba Meroket**
* **Pendapatan:** ASGR sukses mencetak kenaikan penjualan dari Rp 2,81 triliun (2024) menjadi Rp 2,99 triliun pada 2025.
* **Laba Kotor:** Tumbuh sehat dari Rp 649,1 miliar (2024) menjadi Rp 724,6 miliar (2025).
* **Laba Bersih:** Ini pencapaian paling cemerlang. Laba tahun berjalan melonjak drastis dari Rp 204,6 miliar (2024) menjadi Rp 270,6 miliar di akhir 2025. Pertumbuhan laba yang impresif ini adalah sinyal bagus bagi profitabilitas bisnis inti.
**2. Neraca Keuangan Makin Sehat**
* **Pertumbuhan Aset:** Total aset perusahaan menebal dari Rp 2,94 triliun (2024) menjadi Rp 3,11 triliun pada 2025.
* **Utang Terkendali:** Di saat aset naik, total liabilitas (utang) justru dijaga sangat stabil, hanya bergerak tipis dari Rp 1,022 triliun menjadi Rp 1,026 triliun. Ini menunjukkan manajemen risiko utang yang disiplin.
* **Ekuitas Menguat:** Ekuitas (modal bersih) naik dari Rp 1,92 triliun menjadi Rp 2,09 triliun.
* **Kas Melimpah:** Posisi kas dan setara kas ASGR sangat likuid, bertambah kuat dari Rp 1,61 triliun (2024) ke Rp 1,84 triliun (2025). "Uang dingin" yang tebal ini memberi ruang ekstra yang sangat aman untuk ekspansi bisnis atau potensi pembagian dividen ke depan.
**3. Keuntungan Pemegang Saham (EPS Naik)**
* Laba per saham dasar (EPS) meningkat signifikan dari Rp 151,71 per lembar (2024) menjadi Rp 200,61 per lembar pada 2025. Kenaikan EPS ini adalah bukti nyata bahwa perusahaan semakin efisien dalam mencetak laba untuk setiap lembar saham yang kamu pegang.
**Arahan Mentor:**
Secara fundamental, ASGR menunjukkan performa yang sangat solid di 2025. Dengan kombinasi pertumbuhan laba bersih yang melesat tajam, beban utang yang sangat terkendali, dan tumpukan kas yang besar, saham ini punya profil kesehatan finansial yang prima. Perusahaan ini sangat cocok dicermati bagi kamu yang berinvestasi pada saham bernilai fundamental kuat dan mengharapkan potensi dividen dari *cash ratio* yang tinggi. Tetap pantau sentimen dan grafik pergerakan harganya di pasar untuk menentukan titik beli (*entry point*) yang paling optimal. Semangat berinvestasi!
https://cutt.ly/ntWW0SaF
RANDOM TAG $JTPE $DYAN
#16 Media Sosial dan Distorsi Harapan Investor
Saya masih ingat masa ketika membuka media sosial terasa seperti membuka jendela ke dunia investasi yang “sempurna”. Timeline dipenuhi tangkapan layar portofolio hijau, persentase keuntungan besar, dan cerita sukses yang seolah datang tanpa cela. Awalnya saya terinspirasi. Tapi pelan-pelan, inspirasi itu berubah menjadi tekanan. Saya mulai bertanya pada diri sendiri: kenapa hasil saya terasa biasa saja? Kenapa perjalanan saya tidak secepat dan seindah yang terlihat di layar?
Tanpa sadar, media sosial menggeser cara saya memandang realitas. Saya mulai mengukur kinerja dari potongan-potongan cerita orang lain, tanpa tahu konteks, tanpa tahu risiko, tanpa tahu apa yang tidak ditampilkan. Yang muncul di permukaan hanyalah hasil akhir, bukan prosesnya. Setiap kali portofolio saya bergerak datar atau turun, saya merasa tertinggal. Padahal, yang saya bandingkan bukanlah kenyataan dengan kenyataan, melainkan kenyataan dengan kurasi terbaik orang lain.
Titik baliknya datang ketika saya mulai menyadari betapa selektifnya cerita yang dibagikan. Jarang ada yang memamerkan keraguan, kesalahan, atau tahun-tahun yang berjalan biasa saja. Saya pun mulai membatasi asupan, bukan karena anti media sosial, tapi karena saya ingin kembali mendengar suara sendiri. Ketika fokus saya kembali ke tujuan pribadi dan rencana yang saya pahami, tekanan itu perlahan mereda. Saya tidak lagi merasa harus menyesuaikan langkah dengan kecepatan orang lain.
Hari ini, saya masih menggunakan media sosial, tapi dengan jarak yang lebih sehat. Saya belajar bahwa distorsi harapan adalah risiko yang nyata, meski tidak tercantum di prospektus mana pun. Media sosial bisa memberi inspirasi, tapi juga bisa menanamkan ekspektasi yang tidak realistis. Ketika kita lupa bahwa setiap perjalanan investasi bersifat personal, mudah sekali terjebak pada standar yang bukan milik kita. Dan sejak saya berhenti membandingkan, investasi kembali menjadi proses yang lebih tenang dan jujur.
$IHSG $CLPI $JTPE

$JTPE
Halo, Rekan Investor! Mari kita bedah **PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE)**.
Sebagai mentor Anda, saya melihat JTPE bukan lagi sekadar perusahaan percetakan formulir biasa. Mereka sedang dalam fase transformasi menarik dari "kertas" menuju teknologi keamanan digital. Berikut adalah analisis lengkap untuk strategi investasi Anda:
### 1. Fundamental: Kokoh dan Bertumbuh
Kinerja JTPE sangat solid. Jangan hanya melihatnya sebagai tukang cetak, lihatlah profitabilitasnya:
* **Pertumbuhan Laba:** Hingga Kuartal III 2025, laba bersih mereka melonjak **29%** (YoY) menjadi **Rp 168,92 miliar**, didorong oleh segmen *security document* (seperti e-KTP dan Paspor). Penjualan juga naik 12% menjadi Rp 1,26 triliun.
* **Kesehatan Finansial:** Neraca mereka sehat dengan rasio utang terhadap ekuitas (DER) yang rendah di level 0,64x dan ROE (Return on Equity) mencapai 20%. Ini menunjukkan manajemen sangat efisien memutar modal Anda.
### 2. Dividen & Aksi Korporasi: Sinyal "Bullish" Manajemen
Ini poin yang paling saya suka untuk investor jangka panjang:
* **Dividen Rutin:** JTPE adalah pembayar dividen yang loyal dengan *yield* sekitar **4,1% - 4,2%** dan rasio pembayaran (*payout ratio*) sekitar 43%. Ini cocok untuk Anda yang mencari *passive income*.
* **Buyback Saham:** Manajemen sedang melakukan pembelian kembali saham (*buyback*) dengan anggaran **Rp 140 miliar** dan batas harga maksimal **Rp 600 per saham**. Periode *buyback* berlangsung hingga Maret 2026.
* **Apa artinya?** Manajemen merasa harga pasar saat ini belum mencerminkan nilai wajar perusahaan. Ini adalah sinyal kepercayaan diri yang tinggi dari internal perusahaan.
### 3. Prospek Masa Depan (2026): Mainan Baru Bernama RFID
Jangan beli saham hanya karena masa lalu, belilah karena masa depannya. JTPE menargetkan pertumbuhan *double digit* di tahun 2026 dengan strategi baru:
* **Teknologi RFID:** Mereka berekspansi ke *Radio Frequency Identification* (RFID) untuk e-toll, pelacakan aset, dan logistik melalui *joint venture* dengan mitra Asia.
* **Kemitraan Strategis:** Kehadiran **Toppan Gravity** (Jepang) sebagai pemegang saham terbesar kedua (20%) memberikan akses teknologi keamanan canggih dan pasar global.
### 4. Valuasi & Posisi Teknis
* **Harga Saat Ini:** Saham diperdagangkan di level **Rp 585** (per 6 Feb 2026).
* **Valuasi:** PER (Price to Earnings) berada di kisaran 15x-16x. Meski PBV terlihat premium (3,2x), ini wajar untuk perusahaan dengan ROE tinggi (20%).
* **Teknikal:** Indikator RSI berada di level netral (sekitar 45-52), dan harga saat ini berada di area *support* MA200 (Moving Average 200 hari). Ini area yang cukup aman untuk mulai melirik.
### 5. Risiko yang Harus Diwaspadai
Sebagai investor cerdas, Anda harus tahu risikonya:
* **Regulasi:** Bisnis dokumen keamanan sangat bergantung pada lisensi pemerintah (BOTASUPAL/BIN). Perubahan regulasi bisa berdampak signifikan.
* **Bahan Baku & Kurs:** Ketergantungan pada impor bahan baku (seperti *chip* dan kertas khusus) membuat mereka rentan terhadap fluktuasi kurs Rupiah.
### Arahan Mentor:
**"Buy on Weakness / Akumulasi Bertahap"**
Jika Anda investor konservatif yang suka dividen dan pertumbuhan stabil, JTPE sangat menarik. Harga saat ini di Rp 585 masih di bawah batas maksimal *buyback* manajemen (Rp 600), yang bisa dianggap sebagai "lantai psikologis".
**Strategi:**
1. Manfaatkan koreksi harga untuk masuk, terutama jika mendekati level *support* teknikal.
2. Pantau realisasi proyek RFID dan kemitraan dengan Toppan sebagai katalis pertumbuhan harga di 2026.
*Disclaimer: Keputusan investasi tetap ada di tangan Anda. Pelajari kembali profil risiko Anda.*
https://cutt.ly/VtbIYZHE
RANDOM TAG $ASGR $TKIM
FIXED CLOSING
---------------------------------
[WATCHLIST ONLY : 143 EMITEN]
Jum'at, 06 February 2026 15:59
Saham potensial gap-up/down di CLOSING market, diurut berdasarkan nilai persentase:
(cukup pantau baris paling atas dan paling bawah untuk cek gap terbesar):
GAP UP:
🔼 $JTPE gap up ke 585 (+10 / +1.74%) dari 575
🔼 $AALI gap up ke 7550 (+125 / +1.68%) dari 7425
🔼 ASII gap up ke 6700 (+100 / +1.52%) dari 6600
🔼 TAPG gap up ke 1505 (+20 / +1.35%) dari 1485
🔼 UNVR gap up ke 2300 (+30 / +1.32%) dari 2270
🔼 SMGR gap up ke 2630 (+30 / +1.15%) dari 2600
🔼 DSNG gap up ke 1440 (+15 / +1.05%) dari 1425
🔼 BBCA gap up ke 7675 (+75 / +0.99%) dari 7600
🔼 ICBP gap up ke 8075 (+75 / +0.94%) dari 8000
🔼 BELI gap up ke 440 (+4 / +0.92%) dari 436
🔼 TLKM gap up ke 3380 (+30 / +0.9%) dari 3350
🔼 PGAS gap up ke 2230 (+20 / +0.9%) dari 2210
🔼 ADMR gap up ke 1740 (+15 / +0.87%) dari 1725
🔼 AKRA gap up ke 1270 (+10 / +0.79%) dari 1260
🔼 AUTO gap up ke 2630 (+20 / +0.77%) dari 2610
🔼 NISP gap up ke 1540 (+10 / +0.65%) dari 1530
🔼 INKP gap up ke 8850 (+50 / +0.57%) dari 8800
🔼 JSMR gap up ke 3670 (+20 / +0.55%) dari 3650
🔼 GGRM gap up ke 16500 (+50 / +0.3%) dari 16450
GAP DOWN:
🔽 ITMG gap down ke 21950 (-50 / -0.23%) dari 22000
🔽 UNTR gap down ke 26400 (-100 / -0.38%) dari 26500
🔽 INDY gap down ke 3320 (-20 / -0.6%) dari 3340
🔽 SRTG gap down ke 1620 (-10 / -0.61%) dari 1630
🔽 ULTJ gap down ke 1485 (-10 / -0.67%) dari 1495
🔽 INDF gap down ke 6850 (-50 / -0.72%) dari 6900
🔽 ARTO gap down ke 1710 (-15 / -0.87%) dari 1725
🔽 TBIG gap down ke 1695 (-15 / -0.88%) dari 1710
🔽 ADRO gap down ke 2080 (-20 / -0.95%) dari 2100
🔽 TOTL gap down ke 1040 (-15 / -1.42%) dari 1055
🔽 SCMA gap down ke 238 (-4 / -1.65%) dari 242
🔽 $ANJT gap down ke 1660 (-40 / -2.35%) dari 1700
Cek ulang semuanya dan IEP bisa berubah smp menit terakhir. Salam Cuan.
OF5 Journal — 5 Feb 2026
YTD
💪OF5: -4.45%
👍 $IHSG: -6.28%
Market masih di fase capek dan membosankan.
Harga gerak, emosi ikut gerak.
Di fase seperti ini:
✍️Banyak trader diam
✍️Banyak yang mulai nyari validasi ke luar
✍️Sedikit yang percaya process
Saat ini trading system tugasnya cuma satu: membatasi kerugian saat market nggak ramah.
Selama risk terkontrol,
kita masih di game.
Stay boring.
Stay disciplined.
$NASI $JTPE

OF5 Journal — 4 Feb 2026
YTD
OF5: -4.08%
$IHSG: -5.78%
Market lagi di fase membosankan tapi berbahaya.
Volatil, nggak ada follow-through, banyak trader tiarap.
Di fase kayak gini biasanya kejadian pola klasik:
😂Newbie mulai keliling cari suhu
😂“Siapa yang masih kasih buy?”
😂“Siapa yang portonya nggak turun?”
😂Ada yang mulai ragu sama system sendiri
😂Ada juga yang ujung-ujungnya… pensi diam-diam
Padahal justru di market seperti ini trading system diuji.
Bukan saat market gampang, tapi saat market bikin capek mental.
📌 Reminder penting:
💪Trading system itu wajib
💪Stop loss itu harga mati
System secanggih apa pun,
kalau tanpa stop loss…
ibarat McLaren tanpa rem.
Kenceng? Iya.
Selamat? Nggak dijamin. 😄
Santai.
Yang survive bukan yang paling pinter,
tapi yang paling disiplin.
$NASI $JTPE
