


Volume
Avg volume
PT Indika Energy Tbk didirikan tahun 2000, kini menjadi salah satu perusahaan energi terintegrasi yang terkemuka di Indonesia. Portofolio bisnis Perusahaan mencakup sektor sumber daya energi, jasa energi, dan infrastruktur energi. Dengan portofolio usaha yang dimiliki, Perusahaan mampu menyediakan produk dan layanan yang saling melengkapi baik untuk pelanggan domestik maupun internasional, serta memungkinkan Perusahaan memanfaatkan peluang-peluang pertumbuhan di berbagai sektor energi di Indonesia.Indika Energy telah berkembang menjadi perusahaan dengan kegiatan operasional di berbagai wilayah nusantara
TRADING IDEA --11-03-26 saham ready to realy happy cuan #ptro ( trading idea kmren )
berikut data tehnikal dan chartnya silakan di intepretasikan dan analisis kembali..untuk eksekusinya pastika ada inflow..vpa hijau..
on mytv dan on my channel
$INDY $INKP $MEDC
https://cutt.ly/YtTXzR6w
1/7







$INDY kemarin entri di area support dan tadi sempat average up dengan target Resisten terdekar 3950
Kira2 hari ini hit 3950 ga ya?
1/3



@bangjepp it's oke sih $INDY, meskipun dibawah turun area pijakan 3590 lagi. dia juga masih sanggup rebound di harga sekarang. Belum keliatan perubahan structure. Kalau ada yang follow, selamat dan happy cuan
$KOTA HAKA aja jangan ragu, ini bandar lagi kumpulin barang diharga 61, 60 dan 62 ditahan.. beda nya keliatan akumulasi atau distribusi.. š
$BUVA$INDY
$AADI $ITMG $INDY
Harga Batu Bara Pecah Rekor Tertinggi Setahun Saat Minyak Memanas
https://cutt.ly/utTQl5tE
Menu Santapan Sore
$INDY
$AADI
Do Your Own Research, Batasi Porsi, entry sesuai dengan resiko yang dapat ditanggung masing-masing
$KOTA
ga usah nunggu besok, bentar lagi lompat kodok, offer udah dicabut..saatnya HAKA š
$INDY $BUVA
$KKGI bukan lagi di-akumulasi, tapi Bandar lagi dagang di harga 378-380.. š¤š
Random Tag : $ITMG & $INDY
Harga Batubara semakin meroket krn sebagai energi alternatif dari minyak dan gas yg harganya melambung tinggi.
$UNTR $INDY $MBSS

@bangjepp $INDY ternyata dibawah turun lagi after dikasih pantulan
yaaa, market lagi ga jelas gini emang paling bijak scalping dulu saja
Mengulas Dua Sektor Favorit Lo Kheng Hong: Perbankan dan Batubara
Di dunia investasi saham Indonesia, nama Lo Kheng Hong sering disebut sebagai salah satu 'investor ritel' paling sukses. Strateginya terkenal sederhana namun disiplin:
āMembeli perusahaan bagus dengan harga murah. Membeli Mercy harga bajaj.ā
Lalu menahannya dalam jangka panjang. Jika melihat portofolio yang pernah ia ceritakan di berbagai kesempatan, ada dua sektor yang berulang kali menjadi fokusnya: perbankan dan tambang batubara.
1. Perbankan, Mesin Laba yang Stabil
Sektor perbankan menjadi salah satu fondasi utama portofolio Lo Kheng Hong. Alasannya cukup jelas: bank adalah bisnis yang secara struktural mampu menghasilkan laba besar dan berulang.
Bank memperoleh keuntungan dari selisih bunga (net interest margin) antara dana yang dihimpun dari masyarakat dan pinjaman yang disalurkan. Di negara berkembang seperti Indonesia, pertumbuhan kredit masih memiliki ruang yang cukup luas seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan kebutuhan pembiayaan.
Selain itu, bank besar biasanya memiliki model bisnis yang relatif tahan terhadap siklus ekonomi. Selama kualitas kredit terjaga dan manajemen risiko berjalan baik, bank dapat terus menghasilkan laba yang stabil dari tahun ke tahun.
Dari sudut pandang value investing, sektor ini sering menarik karena:
- Laba yang konsisten dan cenderung bertumbuh
- Dividen yang relatif stabil
- Valuasi yang terkadang diperdagangkan di bawah nilai intrinsik saat sentimen pasar negatif
Tidak heran jika Lo Kheng Hong pernah menyebut bahwa ia memiliki saham di beberapa bank besar, bahkan sampai tercatat sebagai pemegang saham dalam laporan tahunan perusahaan.
2. Batubara, Cash Flow Besar dari Siklus Komoditas
Sektor kedua yang juga sering menjadi perhatian Lo Kheng Hong adalah tambang batubara. Berbeda dengan perbankan yang cenderung stabil, bisnis batubara bersifat siklikal karena sangat bergantung pada harga komoditas global.
Namun justru di sinilah peluangnya.
Ketika harga batubara rendah, banyak saham perusahaan tambang diperdagangkan dengan valuasi murah. Investor yang mampu melihat potensi siklus biasanya mulai mengakumulasi saham pada fase tersebut. Ketika harga komoditas kembali naik, perusahaan batubara dapat menghasilkan lonjakan laba dan arus kas yang sangat besar.
Beberapa karakteristik sektor ini yang menarik bagi investor value:
- Free cash flow besar saat harga komoditas tinggi
- Dividen yield yang sangat menarik
- Valuasi sering kali sangat murah pada fase bawah siklus
Strategi yang sering digunakan adalah membeli ketika sektor ini sedang tidak populer, lalu menikmati hasilnya ketika siklus komoditas berbalik arah.
š Pelajaran dari Strategi Ini
Dua sektor favorit Lo Kheng Hong menunjukkan satu pola yang sama:
Mencari bisnis dengan fundamental kuat namun dihargai murah oleh pasar.
- Perbankan menawarkan stabilitas laba jangka panjang.
- Batubara menawarkan potensi lonjakan keuntungan dari siklus komoditas.
Dengan kombinasi keduanya, seorang investor bisa memiliki portofolio yang terdiri dari bisnis yang relatif stabil, sekaligus bisnis yang berpotensi memberikan return besar ketika momentum siklus terjadi.
Bagi investor ritel, pelajaran pentingnya bukan sekadar meniru sektornya, tetapi memahami cara berpikir di balik pemilihan sektor tersebut, fokus pada fundamental, valuasi, dan kesabaran jangka panjang.
$BNGA $NISP $INDY

Morning all
Pagi ini sebenarnya ada satu hal yang perlu kita pahami bareng. Pergerakan market beberapa hari terakhir ini jujur saja sudah tidak terlalu bisa dijelaskan hanya dengan teknikal atau fundamental emiten, karena yang benar-benar menggerakkan market adalah headline global, khususnya tensi geopolitik antara US dan Iran.
Kemarin kita lihat hampir semua market sempat terkoreksi serentak. Ini bukan karena tiba-tiba fundamental ekonomi berubah, tapi karena market mulai pricing in skenario worst case kalau konflik ini benar-benar melebar di kawasan Timur Tengah.
Tapi di tengah tensi yang terlihat memanas, mulai muncul beberapa sinyal bahwa jalur diplomasi tetap dibuka. Artinya meskipun retorika di publik terlihat keras, di belakang layar biasanya komunikasi tetap berjalan. Ini cukup wajar dalam dinamika geopolitik.
Dari sisi Amerika sendiri, konflik terbuka dengan Iran bukan skenario yang sederhana. Selain risiko militer yang kompleks, ada juga faktor ekonomi domestik yang harus dijaga. Perang berkepanjangan bisa memicu kenaikan harga energi dan tekanan inflasi yang justru berpotensi mengganggu stabilitas domestik mereka.
Karena itu sering kali dalam situasi seperti ini kita melihat dua hal berjalan bersamaan: eskalasi di headline, tapi diplomasi tetap berjalan.
Nah market biasanya bergerak sangat cepat terhadap dinamika ini. Ketika headline konflik muncul, market cenderung panic terlebih dahulu. Tapi begitu muncul sedikit saja sinyal de-eskalasi, biasanya market juga bisa bergerak rebound cukup cepat.
Kalau kita tarik ke kondisi IHSG, koreksi yang terjadi menurut saya sudah mulai mendekati area yang cukup menarik secara risk-reward. Secara struktur teknikal, IHSG sudah mulai masuk fase bottoming process, di mana market biasanya akan mulai membangun base setelah fase panic sell sebelumnya.
Artinya kemungkinan besar market tidak langsung V-shape rally, tapi membangun area bawah terlebih dahulu sebelum benar-benar bergerak naik lagi.
Dalam fase seperti ini justru biasanya mulai muncul peluang untuk akumulasi bertahap, terutama di saham-saham yang secara siklus memang diuntungkan oleh kondisi global sekarang.
Sektor yang menurut saya masih menarik diperhatikan adalah komoditas utama, khususnya energi dan resource. Karena ketika tensi geopolitik meningkat, sektor ini biasanya justru menjadi salah satu yang paling resilien.
Strateginya tidak perlu langsung agresif. Kalau teman-teman ingin mulai mengambil posisi, bisa gunakan pendekatan DCA secara bertahap.
Contohnya bisa pakai skema sederhana:
1. 20% posisi awal untuk test the water
2. 30% tambahan jika market masih memberikan koreksi atau retest area support
3. 50% sisanya ketika market mulai menunjukkan konfirmasi rebound
Dengan cara ini kita tidak perlu terlalu khawatir soal timing, tapi tetap bisa menjaga positioning kalau memang market sedang berada di fase pembentukan bottom.
Jadi untuk hari ini mungkin pendekatannya tetap lebih sabar dan selektif, tapi kalau bicara risk-reward, menurut saya market sudah mulai masuk area yang layak diperhatikan untuk akumulasi bertahap, khususnya di saham-saham komoditas yang secara fundamental masih kuat.
Semoga hari ini market memberi peluang yang lebih sehat buat kita semua.
$BUMI $INDY $RATU

š ANALISIS TEKNIKAL ā $INDY (Daily)
1. Tren Utama š
Kondisi tren: Uptrend
Struktur harga: Higher high ā higher low masih terjaga
ā”ļø Bias: š” Konsolidasi dalam tren naik
š Harga sedang berada di area middle band setelah gagal bertahan di upper band
š Fase market: Markup menuju re-accumulation
2. Moving Average (MA) š
Posisi harga:
š” Di sekitar MA pendek
š¢ Di atas MA menengah
š¢ Di atas MA panjang
Susunan MA:
MA pendek > MA menengah > MA panjang
ā”ļø Alignment bullish masih terjaga
š Area 3.700ā3.811 menjadi support dinamis
3. Momentum ā”
Bollinger Band:
Harga bergerak dari upper band kembali ke middle band
ā”ļø Momentum naik mulai melemah
RSI:
±54
ā”ļø Area netral
MACD:
Histogram mulai mengecil
ā”ļø Momentum naik melambat
4. Volume š
Volume relatif stabil tanpa lonjakan besar
ā”ļø Indikasi aktivitas bandar: Netral
š Belum terlihat distribusi besar
Market sedang konsolidasi
5. Money Flow Index (MFI) š°
MFI: ±47
ā”ļø Aliran dana netral
š Indikasi smart money: Netral
ā ļø Belum ada tekanan masuk kuat
6. Support & Resistance š§±
š¢ Support:
3.700
3.263
3.247
š“ Resistance:
3.960
4.137
4.300
7. Skenario Harga š§
š¢ Skenario bullish:
Bertahan di atas 3.700
ā”ļø Target 3.960
ā”ļø Lanjut 4.137 jika breakout
š” Skenario konsolidasi:
Range 3.263ā3.960
ā”ļø Market membangun base sebelum kenaikan berikutnya
š“ Skenario bearish:
Break <3.263
ā”ļø Potensi turun ke 3.000
8. Strategi Entry šÆ
š” Buy on Weakness:
Buy: 3.263ā3.700
SL: <3.263
TP: 3.960ā4.137
šµ Buy on Breakout (Konfirmasi):
Buy: close >3.960
SL: <3.700
TP: 4.137ā4.300
š“ Buy Agresif:
Buy: intraday rebound 3.700ā3.750 dengan volume besar
SL: <3.263
TP: 3.960
9. Manajemen Risiko š”ļø
ā ļø Saham sedang dalam fase konsolidasi
ā ļø Pergerakan cenderung volatile
āļø Entry bertahap lebih aman
10. Kesimpulan š§
š” $INDY masih berada dalam tren naik menengah
š Fase saham saat ini: Markup menuju re-accumulation
š Selama bertahan di atas 3.700 peluang kenaikan masih terbuka
š Jika gagal bertahan potensi konsolidasi lebih dalam
š Area kunci yang menentukan arah selanjutnya: 3.960
DYOR
$IHSG

Follow untuk analisa teknikal & trading plan sederhana
Trading Plan Indika Energy Tbk ($INDY) ā 15M:
Harga saat ini di 3.750 membentuk pola double rounding / cup di area support 3.600 dan mulai rebound. Selama bertahan di atas 3.600, peluang kenaikan menuju resistance 3.920 masih terbuka dengan potensi ±4ā5%. Strategi: buy on weakness 3.680ā3.750 atau breakout, stop loss di bawah 3.600.
Disclaimer: hanya untuk edukasi & analisis, bukan ajakan investasi. $PTRO $ELSA
