


Volume
Avg volume
PT Indika Energy Tbk didirikan tahun 2000, kini menjadi salah satu perusahaan energi terintegrasi yang terkemuka di Indonesia. Portofolio bisnis Perusahaan mencakup sektor sumber daya energi, jasa energi, dan infrastruktur energi. Dengan portofolio usaha yang dimiliki, Perusahaan mampu menyediakan produk dan layanan yang saling melengkapi baik untuk pelanggan domestik maupun internasional, serta memungkinkan Perusahaan memanfaatkan peluang-peluang pertumbuhan di berbagai sektor energi di Indonesia.Indika Energy telah berkembang menjadi perusahaan dengan kegiatan operasional di berbagai wilayah nusantara
$INDY
Data Saat Ini: Harga 3,800 (+240 atau +6.74%), Bid 3,790 (Lot 392.49K), Ask 3,800 (Lot 146.23B? mungkin 146.23K), Val 146.23B, Freq 10.17K, N. Foreign 25.05B.
Analisis BSJP: Kenaikan lebih moderat (6.74%), tapi net foreign tinggi (25.05B) dan freq 10.17K menandakan akumulasi di sektor energi. Cocok BSJP untuk saham undervalued dengan prospek komoditas (batubara/nikel), beli sore saat support, jual pagi jika rebound.
Rincian Area:
• Area Akumulasi/Support (Beli Sore): Sekitar 3,790 (bid), support kuat di sektor energi.
• Area Markup/Resistance (Jual Pagi): Di atas 3,800, target 3,800-4,040 (asumsi dari change, resistance di 4,000 psikologis).
• Indikator Bandarmologi: Net foreign 25.05B positif, menunjukkan buy on weakness oleh asing; community note undervalued, tapi risiko utang tinggi.
DYOR ✍️ JANGAN FOMO!
GOODLUCK 🚀

13. *SENTIMEN MEDIA: $INDY (3.800 | 6,74%)*
*Sentimen media 13 Feb 2026 : Utang Bengkak, Moody�s Turunkan Peringkat INDY.* Selengkapnya https://cutt.ly/TtQe782G
*Kondisi transaksi perdagangan saham sebelumnya:*
➡️Perubahan harga seminggu terakhir : 0,03%
✅Peningkatan pembelian asing: 238,04%
✅Peningkatan Volume: 206,90%
✅Peningkatan Frekuensi: 103,12%
Lihat Chart: https://cutt.ly/XtQe73D1
Analisis Transaksi https://cutt.ly/ztQe78TY
#SENTIMENMEDIA @PrimbonSaham
14. *SENTIMEN MEDIA: $BWPT (146 | 10,61%)*
*Sentimen media 13 Feb 2026 : Eagle High (BWPT) Bakal Terbitkan Obligasi Rp98 Miliar, Tawarkan Bunga hingga 11 Persen.* Selengkapnya https://cutt.ly/BtQe74aP
*Kondisi transaksi perdagangan saham sebelumnya:*
➡️Perubahan harga seminggu terakhir : 0,92%
✅Peningkatan pembelian asing: 755,64%
✅Peningkatan Volume: 1.970,56%
✅Peningkatan Frekuensi: 1.041,48%
Lihat Chart: https://cutt.ly/ctQe73PI
Analisis Transaksi https://cutt.ly/ftQe78Ig
#SENTIMENMEDIA @PrimbonSaham
15. *SENTIMEN MEDIA: $RMKE (5.250 | 20,14%)*
*Sentimen media 18 Feb 2026 : Awal 2026, Penjualan Batu Bara RMKE Tumbuh 4 Kali Lipat.* Selengkapnya https://cutt.ly/PtQe788X
*Kondisi transaksi perdagangan saham sebelumnya:*
➡️Perubahan harga seminggu terakhir : 0,03%
✅Peningkatan pembelian asing: 286,52%
✅Peningkatan Volume: 192,67%
✅Peningkatan Frekuensi: 295,27%
Lihat Chart: https://cutt.ly/WtQe73UV
Analisis Transaksi https://cutt.ly/ptQe78n9
#SENTIMENMEDIA @PrimbonSaham
$INDY !
hari ini berhasil break dari resistance 3760 dan berhasil close higher ya, kita melihat INDY berpotensi untuk melanjutkan kenaikan ke area 4560 tapi inget saham ini sudah tergolong high risk melihat kenaikannya 1 tahun terakhir yang cukup banyak ! jika besok turun dibawah 3760 lebih baik wait n see lagi ! good luck ! #BukanRekomendasi #AnalisaKembali #NoPomPom #DisclaimerOn #NFA #DYOR #BukanRekomendasi
More Info & FREE Research ?
check here https://cutt.ly/WtQexkHD

Disclaimer on!
$INDY
Closing hari ini naik 6.74% perpotensi terlihat membentuk cup and handle hari ini pada timeframe H4 seperti TRON dan TRUE tadi. Resistance berada diarea 3800-3700. Jika besok bisa bertahan diatas 3800-3700 maka target selanjutnya bisa menuju 4000.
Terlihat broksum juga menarik AK, BK, MG disebelah kiri akumulasi hari ini
Buy area : 3800-3700 (Jangan dikejar jika open gap up, tunggu koreksi)
TP 1 : 4050
TP 2 : 4150
SL : 3510
$HRTA $BIPI
Jika ingin belajar bersama klik link dibio!

$PSKT $MPIX $INDY
BSJP SORENYA KAKA
Disclaimer :
Seluruh informasi di atas merupakan hasil analisa pribadi. Bukan ajakan
beli, jual, dan atau investasi. Keputusan transaksi merupakan tanggung
jawab sendiri.

📌UPDATE PANTAUAN TERBARU SESI 2
Teruntuk saham $INDY bagi yang sedang HOLD atau yg akan BUY❕
Mari kita lihat beberapa opsi di bawah ini:
Market Structure
Kondisi pasar saat ini terkonfirmasi dalam fase Strong Uptrend yang sangat valid, di mana semua indikator pendukung mulai dari struktur harga hingga alur bandar saling mengonfirmasi penguatan.
INDY saat ini berada dalam kondisi yang sangat prima. Harga bergerak solid di atas EMA20 (Rp 3.375) yang merupakan batas suci tren naik. Menariknya, harga baru saja memantul dan bertahan di atas POC (Rp 3.620) yang merupakan tembok beton atau area konsentrasi volume terbesar. Selama harga masih jauh di atas VWAP (Rp 3.194), ini menandakan buyer masih memegang kendali penuh atas arah harga.
Bandarmology Insight
Terdeteksi adanya akumulasi yang cukup rapi dari broker YU (Asing) sebesar Rp 4.55 miliar dan AK (Institusi Asing) sebesar Rp 1.55 miliar dengan rata-rata harga beli di kisaran Rp 3.605 hingga Rp 3.617. Meskipun ada tekanan jual dari broker lokal seperti RF dan CC, namun daya serap dari institusi asing jauh lebih dominan, yang berarti barang sedang berpindah dari ritel ke tangan yang lebih kuat.
✅Verdict
BULLISH
Confidence: 85%
Primary Driver: Harga bertahan kuat di atas level POC (Rp 3.620) didukung akumulasi masif dari broker institusi asing.
✅Trading Plan
BUY
For Cash Holders
Bisa mulai cicil beli (Hajar Kanan) bertahap. Manfaatkan setiap koreksi kecil untuk menambah posisi karena tren sedang kuat-kuatnya.
🔰Entry Zone: Rp 3.620 - Rp 3.690
Reason: Area ini merupakan bantalan support kuat (POC) dan harga saat ini masih dekat dengan rata-rata harga beli bandar.
For Stock Holders
Sangat disarankan untuk Hold dan let your profit run. Jangan buru-buru Take Profit selama tren belum patah.
🔰Stop Loss: Rp 3.370 (Di bawah EMA20)
🔰Exit Target: Rp 3.920 - Rp 4.100
$IDEA $DEWA
#Jangan lupa like & follow untuk analisa berikut nya🙌
#Disclaimer yh
#Semoga bermanfaat & membantu analisa kalian!
SCALPING $LEAD (178)
RENCANA ENTRY & EXIT
Entry Buy (172 – 184)
Take Profit 1 (TP1) 188
Take Profit 2 (TP2) 200
Zona Stoploss (< SL) 162
RISK : REWARD (DETAIL)
Asumsi Entry Ideal (176)
Risiko (Risk)
Entry 176 → Stoploss 162
Risiko = 14 poin
Reward TP1
TP1 – Entry = 12 poin
Risk : Reward TP1 = 1 : 0,85
Reward TP2
TP2 – Entry = 24 poin
Risk : Reward TP2 = 1 : 1,7
Catatan Risk : Reward
- Minimal ambil TP1, jangan serakah
- TP2 hanya jika volume & momentum mendukung
- Jika TP1 tercapai, stoploss digeser ke BEP
Catatan Tambahan
- Scalping berhasil dari disiplin, bukan nekat
- Stoploss wajib dan tidak boleh digeser turun
- Tidak ada sinyal → tidak entry
- Fokus konsistensi, bukan sekali besar
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$INDY $SMLE
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (18/2/2026), berpotensi menguat. Pada akhir pekan lalu, IHSG ditutup turun 0,64 persen ke 8.212, 27.
Pada perdagangan akhir pekan lalu, tercatat net sell asing Rp2,2 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing yaitu BBCA, BUMI, BBRI, ...

www.idxchannel.com

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan terkoreksi pada perdagangan, Rabu, 18 Februari 2026. Beberapa saham yang direkomendasikan Analis antara lain: INDY, ISAT, MAPI dan UNTR.
MNC Sekuritas memprakirakan, IHSG menguat 0,64 persen ke level 8.212 dan disertai dengan te...

www.kabarbursa.com

Saham yang berpotensi naik besok (Rabu, 18 Februari 2026) memiliki peluang rebound teknikal terbatas setelah libur panjang Imlek (16-17 Februari 2026).
IHSG terakhir ditutup pada Jumat 13 Februari 2026 di level 8.212,27 (melemah 0,64% atau turun 53 poin), dengan mayoritas sektor terkoreksi menjelang long weekend.
Perdagangan tutup 2 hari, jadi besok adalah hari pertama setelah libur – sering kali ada gap atau volatilitas tinggi karena penyesuaian posisi investor (settlement T+2 juga disesuaikan).
Prediksi analis (dari MNC Sekuritas, Phintraco Sekuritas, IPOT, dan sumber terkini per 17 Februari 2026):
1. IHSG diproyeksikan konsolidasi atau menguat terbatas di rentang 8.054–8.303 (support 8.054–8.132, resistance 8.265–8.303). Peluang penguatan jika hold di atas 8.132 dan ada inflow domestik pasca-libur; rawan koreksi jika profit taking dominan atau sentimen global negatif.
2. Sentimen utama: RDG BI (18-19 Februari) jadi penentu suku bunga, plus laporan keuangan emiten Q4 2025 awal. Fokus buy on weakness di saham fundamental kuat, undervalued, atau sektor komoditas (batubara, nikel) yang masih prospektif global.
3. Pasar pasca-libur sering sideways/rebound ringan, tapi waspadai thin trading awal.
Berikut saham yang sering direkomendasikan analis untuk besok (spekulatif, probabilitas rebound ~45–55% jika IHSG stabil di atas 8.100; dari MNC Sekuritas, Phintraco, IPOT, dan update terkini):
a. $DSSA (PT Dian Swastatika Sentosa Tbk):
Rekomendasi buy on weakness dari MNC Sekuritas & analis. Bertahan di atas MA10, technical rebound dengan MACD penguatan – potensi lanjut naik pasca-libur.
b. WIIM (PT Wismilak Inti Makmur Tbk):
Rekomendasi MNC. Sektor konsumsi (rokok) defensif, undervalued – area beli weakness, potensi rebound terbatas sebagai safe haven.
c. $INDY (PT Indika Energy Tbk):
Buy on weakness dari MNC Sekuritas. Sektor energi/komoditas undervalued, posisi wave positif – support kuat, target lebih tinggi jika sektor energi pulih.
d. BBTN (PT Bank Tabungan Negara Tbk):
Rekomendasi IPOT & analis. Bank BUMN undervalued, tren uptrend dengan inflow asing sebelum libur – potensi rebound jika sentimen perbankan stabil.
e. LPPF (PT Matahari Department Store Tbk):
Rekomendasi IPOT. Ritel konsumsi defensif, higher low teknikal – potensi naik tipis pasca-libur.
f. HRUM (PT Harum Energy Tbk):
Rekomendasi IPOT. Batubara/energi, area beli weakness – potensi rebound jika komoditas stabil global.
Catatan Penting
Ini bukan prediksi pasti naik — pasca-libur sering sideways/terbatas karena penyesuaian posisi dan RDG BI besok. Probabilitas penguatan rendah jika profit taking dominan atau Moody's/global negatif.
Saran umum:
- Pantau pembukaan Rabu pagi (volume awal, net buy domestik/asing, update RDG BI atau reformasi free float OJK/MSCI).
- Gunakan stop loss ketat (3–5% di bawah entry) dan position sizing kecil – volatilitas tinggi pasca-libur.
- Fokus jangka pendek: Buy on dip di support kuat, target resistance dekat – prioritaskan defensif/undervalued (konsumsi/energi seperti WIIM, DSSA, HRUM) dibanding saham spekulatif.
- Jika jangka panjang, saham fundamental kuat lebih aman pasca-koreksi.
- Cek real-time di app sekuritas atau situs BEI/https://cutt.ly/9tm10QR7 pagi besok, karena kondisi berubah cepat.
Ini analisis berdasarkan data & rekomendasi terkini (bukan saran investasi pribadi). Tetap sabar dan kelola risiko!
SAHAM : $IMPC
HARGA SAAT INI : 2270
1️⃣ TREN & STRUKTUR HARGA (Swing View)
- Tren Utama : Uptrend
- Timeframe Acuan : Daily (Swing Trader)
- Catatan : Struktur masih membentuk higher high–higher low. Momentum naik relatif terjaga, namun posisi sudah mendekati resistance sehingga rawan koreksi teknikal jangka pendek.
2️⃣ SUPPORT & RESISTANCE
- Support Minor : 2200
- Support Kunci : 2050
- Resistance 1 : 2400
- Resistance 2 : 2550
3️⃣ KONDISI VOLUME & BANDAR
- Analisa volume : Cukup aktif saat kenaikan
- Indikasi : Akumulasi berlanjut
- Selama harga di atas 2050 → masih dijaga
4️⃣ RISK / REWARD (WAJIB)
- Entry Acuan : 2270
- Stop Loss : 1980
- Target Swing : 2500
- Risk : Reward : ±1 : 0,8 (CUKUP)
5️⃣ FUNDAMENTAL SINGKAT
- Emiten manufaktur bahan bangunan/plastik, sensitif terhadap sektor properti dan konstruksi
- Cocok untuk swing follow trend hingga mid-term dengan volatilitas moderat
📌 KESIMPULAN SWING TRADER
- IMPC masih valid untuk swing follow trend selama bertahan di atas support kunci 2050
- Target area 2400–2550, risiko meningkat jika breakdown 2050
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$INDY $SMLE
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
Lagi heboh banget nih emiten batubara gara-gara RKAB 2026 mau dipangkas, jadinya orang pada berekspektasi harga batubara bisa naik dan otomatis emiten bisa lebih cuan. Sebelum baca berita atau ikutin updatenya, ada beberapa istilah nih yang sering digunakan dalam bisnis pertambangan yang wajib kalian tau biar pas baca berita jadi makin paham 😁
1. RKAB, jadi ini tuh singkatan dari Rencana Kerja dan Anggaran Biaya yang diajukan oleh perusahaan ke kementrian ESDM, intinya ya tahun itu mau produksi berapa banyak lah, nanti pihak ESDM yang setujuin atau ngga nya kayak yang lagi heboh belakangan ini. Kabarnya $AADI $BUMI gak kena pangkas tuh produksinya.
2. IUP dan IUPK, kepanjangnya itu IZINNN Usaha Pertambangan dan Izin Usaha Pertambangan KHUSUS. Kalo ini ya intinya izin, kalo izinya dicabut bisa bisa kayak UNTR tuh jeblos harganya. Khusus ini maksudnya adalah tambang besar dan strategis kayak nikel gitu. Misalnya kayak AADI dan $INDY.
3. DMO, kepanjangannya Domestic Market Obligation artinya Kewajiban buat menuhin kebutuhan domestik dulu sebelum lau impor barang. Info sekarang sih DMO nya 30% ya, artinya ntar emiten batu bara ini wajib jual sebagian produksinya ke negara, harganya biasanya dibawah harga market.
4. Smelter, nah ini dia hubungannya sama HILIRISASI, jadi kan sekarang udah gak boleh tuh ekspor barang mentah, minimal setengah jadi lah, makanya ada smelter nih buat ngolah barang mentah jadi setengah jadi biar nilai jualnya lebih tinggi.
5. Reserve dan Resources, sering banget nih ada di public expose atau laporan-laporan, reserve itu udah bisa ditambang, udah tau nih jumlahnya. kalo resources itu masih kira kira, jadi kalo ada yang bilang resource 10 juta ton, ya hasilnya belum tentu 10 juta, bisa aja reserve nya atau yang beneran bisa ditambang cuma 5 juta ton gitu bre.
Ada tambahan??? 😅🙏🙌
Rilis data ekonomi China
➖ New Yuan Loans Jan = CNY 4710B (vs previous CNY 910B, vs consensus CNY 5000B)
✅ M2 Money Supply YoY Jan = 9% (vs previous 8,5%, vs consensus 8,4%)
❌ Outstanding Loan Growth YoY Jan = 6,1% (vs previous 6,4%, vs consensus 6,2%)
✅ Total Social Financing Jan = CNY 7220B (vs previous CNY 2210B, vs consensus CNY 7050B)
✅ Current Account Prel Q4 = USD 242,1B (vs previous USD 198,7B)
❌ House Price Index YoY Jan = -3,1% (vs previous -2,7%)
Pemulihan ekonomi China masih lambat, tidak semua indikator kompak mengindikasikan penguatan.
$LSIP $INDY $BYAN
IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan pekan depan, tepatnya Rabu (18/2/2026), meski sebelumnya ditutup terkoreksi pada akhir pekan lalu.
Untuk diketahui, pada perdagangan Jumat (13/2/2026), IHSG tercatat melemah 0,64 persen ke level 8.212 dan didomina...

www.idxchannel.com

@skydrugz27
Coba kamu perhatikan, yg ungkapkan data cadangan secara keseluruhan, rerata posisi hutang nya cukup besar.🤔🤭
Dan ada yg lainnya Krn kepentingan PSP yg dominan dari pihak asing.🤔
Jadi Krn mau cari pinjaman gede, makanya semua lahan buru2 di JORC.🤭😅
Kalo yg gak butuh pinjaman, buat apa buang2 duit.🤭😅😂
$ITMG $INDY $ABMM
$INDY Apakah Punya Lapangan Migas Seperti $RATU dan $PGAS
Pertanyaan salah satu user Stockbit bukan di External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345
Di postingan sebelumnya ada user Stockbit yang tanya tentang INDY apakah punya lapangan migas juga atau tidak. Setahu saya, INDY itu tidak punya lapangan migas seperti MEDC ENRG PGAS dan RAJA. Dan ini poin yang sering bikin investor salah baca saham energi. Satu emiten bisa kental kata migas, tapi ternyata tidak punya setetes pun cadangan sendiri. Ada yang hidup dari menjual molekul gas dan barel minyak, ada juga yang hidup dari invoice proyek. Kalau investor salah menempatkan INDY di kotak yang salah, ekspektasi margin, siklus, sampai risiko bisa melenceng jauh. Jadi lebih sehat kalau dari awal dipisahkan, INDY itu pemain migas di sisi jasa, bukan di sisi hulu. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
INDY tidak tercatat sebagai pemilik atau operator lapangan migas atau tambang minyak. Keterlibatan INDY di sektor minyak dan gas adalah sebagai penyedia jasa teknik, konstruksi, dan logistik, bukan sebagai pemilik konsesi lahan migas. Makna praktisnya, INDY tidak punya aset cadangan dan tidak punya angka lifting yang bisa jadi mesin arus kas langsung. Yang INDY jual adalah kemampuan, tenaga, peralatan, manajemen proyek, dan eksekusi, lalu dibayar lewat kontrak.
Di laporan keuangan, aktivitas migas INDY ditaruh di segmen jasa energi, terutama lewat Tripatra. Tripatra menyediakan engineering, procurement, construction atau EPC, lalu operasi dan pemeliharaan atau O&M, plus logistik dan layanan pendukung untuk sektor migas. Ini membentuk karakter pendapatan yang sifatnya kontraktual, bukan komoditas. Ketika pendapatan berasal dari kontrak dan jasa pihak ketiga, investor mestinya lebih fokus ke pipeline proyek, profil klien, pola termin, dan risiko eksekusi, bukan ke harga minyak harian. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Skala keterlibatan INDY di migas justru terlihat dari daftar proyek dan nama owner yang mereka layani. Ada Tangguh LNG Expansion, INDY melalui entitasnya menjadi pelaksana kontrak EPC untuk BP Berau Ltd. Ada FPSO Kutei North Hub, INDY terlibat dalam pekerjaan EPCI untuk fasilitas milik Eni North Ganal Limited. Ada Inpex Masela, INDY lewat konsorsium mengerjakan FEED untuk kapal FPSO milik Inpex Masela, Ltd. Ditambah kontrak untuk Pertamina EP, Medco E&P Grissik, dan ExxonMobil Cepu Limited, jadi gambarnya jelas, INDY dekat dengan lapangan-lapangan besar, tapi sebagai kontraktor.
Kalau dibandingkan dengan pemilik lapangan seperti MEDC atau ENRG, statistik yang relevan juga berbeda. Pemilik lapangan biasanya bisa dipetakan lewat cadangan, profil produksi, umur kontrak, dan sensitivitas laba terhadap harga komoditas. Kontraktor seperti INDY lebih cocok dipetakan lewat backlog, nilai kontrak, durasi proyek, serta kapasitas eksekusi. Jadi secara rasa bisnis, pemilik lapangan cenderung punya durasi ekonomi yang panjang selama cadangan masih ada, sedangkan kontraktor harus terus mengisi piring kerja setelah proyek selesai. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Keunggulan INDY di posisi ini adalah tidak menanggung risiko eksplorasi gagal dan tidak menanggung risiko cadangan meleset. Mereka bisa melayani banyak operator, sehingga diversifikasinya datang dari portofolio klien dan jenis proyek. Ada peluang stabilitas dari O&M yang lebih berulang dibanding EPC yang lebih one-off. Kelemahannya, bisnis proyek rawan delay, rawan dispute, dan rawan tekanan modal kerja karena termin dan retensi, jadi volatilitasnya sering muncul dari eksekusi, bukan dari pergerakan harga minyak.
Potensi INDY ada ketika siklus belanja migas naik, terutama proyek LNG dan offshore yang besar, karena itu yang mengangkat permintaan jasa engineering dan konstruksi. Namun kalau capex industri ditahan, kontraktor biasanya ikut kering lebih cepat walau headline harga minyak terlihat bagus. Dan bukti paling mengunci bahwa INDY bukan pemilik lapangan migas adalah daftar konsesi yang mereka tampilkan secara tegas justru untuk komoditas lain. Batubara melalui Kideco Jaya Agung dengan enam tambang aktif di Kalimantan Timur, emas melalui Masmindo Dwi Area di Sulawesi Selatan, dan bauksit melalui Mekko Metal Mining di Kalimantan Barat. Jadi interpretasi akhirnya, INDY adalah pemain migas yang besar di sisi layanan, tetapi bukan kendaraan untuk eksposur langsung ke cadangan dan produksi. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
🧠 INDY
✅ Ada bisnis migas
✅ Bentuknya jasa energi
🚫 Bukan pemilik atau operator lapangan
🚫 Tidak ada cadangan dan lifting milik sendiri
🧩 Mesin migas INDY
🏗️ Tripatra
⚙️ EPC
🧰 O&M
🚚 Logistik dan layanan pendukung migas
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
🧾 Pendapatan migas berupa kontrak dan jasa pihak ketiga
🧷 Bukan penjualan produksi minyak atau gas sendiri
🏟️ Kontrak INDY di Migas
🧊 Tangguh LNG Expansion
👷 EPC untuk BP Berau Ltd.
🛢️ FPSO Kutei North Hub
🧷 EPCI untuk Eni North Ganal Limited
🌊 Masela
📐 FEED untuk Inpex Masela, Ltd.
🧱 Lainnya
🏢 Pertamina EP
🏢 Medco E&P Grissik
🏢 ExxonMobil Cepu Limited
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
✅ Keunggulan INDY
🛡️ Tidak menanggung risiko eksplorasi dan cadangan
🧭 Bisa lintas operator dan lintas proyek
🔁 O&M berpotensi lebih berulang
⚠️ Kelemahan
⏳ Risiko delay dan cost overrun
🧾 Risiko dispute kontrak dan retensi
💧 Sensitif ke siklus capex migas
⛏️ Konsesi yang benar-benar dimiliki INDY
🪨 Batubara Kideco Jaya Agung, 6 tambang aktif Kaltim
🥇 Emas Masmindo Dwi Area, Sulsel
🧱 Bauksit Mekko Metal Mining, Kalbar
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
1/2


KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan, Jumat, 13 Februari 2026, di level 8.212,27 setelah terkoreksi 53,08 poin atau turun 0,64 persen dari posisi sebelumnya 8.265,35.
Sepanjang sesi, IHSG dibuka di 8.240,01, sempat bergerak naik hingga menyentuh 8.251,9...

www.kabarbursa.com
