


Volume
Avg volume
PT Indika Energy Tbk didirikan tahun 2000, kini menjadi salah satu perusahaan energi terintegrasi yang terkemuka di Indonesia. Portofolio bisnis Perusahaan mencakup sektor sumber daya energi, jasa energi, dan infrastruktur energi. Dengan portofolio usaha yang dimiliki, Perusahaan mampu menyediakan produk dan layanan yang saling melengkapi baik untuk pelanggan domestik maupun internasional, serta memungkinkan Perusahaan memanfaatkan peluang-peluang pertumbuhan di berbagai sektor energi di Indonesia.Indika Energy telah berkembang menjadi perusahaan dengan kegiatan operasional di berbagai wilayah nusantara
$INDY — Masih diatas area Support Weekly-nya. Sejak pengumuman INDY merambah Bisnis Emas, sekitar 1 Sept, INDY udah Rally sampe ke 2690 di 17 Oct.
Koreksi yang terjadi saat ini ke 1800-1700 sebenarnya wajar. Saham yang Rally kencang biasanya perlu Koreksi yang lumayan dalam juga. Fyi, sejak 1 Sept - 17 Oct, ada CC yang angkat INDY, mereka punya Avg di 2143. Simplenya, sekarang ini mereka sangkut. Surprisingly minggu ini, CC keliatan mulai masuk lagi di avg 1776.
Katalis INDY, selain Produksi Emasnya akan berjalan pada tahun 2026 (Q4-2026), dia juga masih punya bisnis EBT dan Energy kotor (Coal). So… kalo Katalis dari Energy ini mulai positif, INDY bisa kena aliran juga.
#InMyOpinion #DoYourOwnResearch #NotFinancialAdvice

Info orang dalam $INDY kembali bangkit setelah lama koreksi kini kembali terbang 🚀
Jangan sampai ketinggalan ✈️
$OKAS $CBRE
“Menguatkan Konsistensi di Tengah Pasar yang Berubah”
Pasar saham selalu berubah. Strategi yang efektif hari ini bisa saja kurang relevan di kondisi berbeda. Tantangannya bukan sekadar menemukan strategi, tetapi menjaga konsistensi dalam menghadapi perubahan tersebut.
Trigger Smart Money membantu trader tetap konsisten dengan berpegang pada proses, bukan hasil sesaat. Dengan memantau aktivitas pasar secara real-time, trader menyesuaikan keputusan berdasarkan kondisi aktual, tanpa kehilangan kerangka berpikir utama.
Konsistensi bukan berarti kaku, melainkan mampu beradaptasi tanpa kehilangan disiplin. Sistem ini membantu menjaga keseimbangan tersebut. Trader tidak panik menghadapi perubahan, karena tetap memiliki panduan yang jelas dalam menilai situasi.
Pendekatan ini memberikan stabilitas mental dan teknis, dua hal yang sangat penting untuk performa jangka panjang.
$ASSA $BULL $INDY
1/2


Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,65% ke level 8.545,87 pada perdagangan Kamis (27/11).
Sejumlah saham seperti CUAN (+7,95%), BRPT (+2,56%), dan MPRO (+12,81%) menjadi penggerak utama penguatan, sementara TLKM (-4,03%), BMRI (-3,28%), dan DSSA (-3,2%) me...

www.cnbcindonesia.com

Pagi, bro. Jumat, 28 November. Finally Friday! Udah siap ngopi?
Sesuai obrolan kita sore kemaren soal "Reality Check", pagi ini situasinya beneran jadi ajang "Uji Nyali".
Gimana kabar pasar pagi ini?
* Lampu Kuning Menyala:
Kekhawatiran kita kemaren soal distribusi asing terbukti valid banget. Total Net Sell asing kemaren tembus Rp 1,4 Triliun. Ini angka yang gak bisa dianggap remeh, bro. IHSG pun kepaksa mundur ke 8.546.
* Peta Buta: Hari ini kita trading tanpa kompas dari AS, soalnya Wall Street libur (Thanksgiving). Jadi, arah pasar bakal murni ditentukan sama pertarungan sentimen Asia (yang pagi ini ijo) lawan tekanan jual asing di dalem negeri.
Menu Katalis Hari Ini:
Ada beberapa "suplemen" yang mungkin bisa nahan $IHSG biar gak longsor:
* Stimulus Bansos: Pemerintah mau guyur Rp 30 Triliun buat Bansos & Nataru. Ini angin seger buat saham-saham Consumer.
* Komoditas Bangun: CPO sama Nikel lagi rebound. Ini bisa jadi tempat pelarian duit kalo blue chip perbankan masih dibuangin asing.
Prospek Hari Ini:
Gue perkirain akan Neutral. Tanpa arahan Wall Street, pasar bakal volatile.
Kuncinya ada di level 8.487. Kalo itu jebol, mending minggir dulu. Tapi kalo bisa bertahan, ada peluang technical rebound ngetes 8.602.
Saran Gue Pagi Ini:
Inget pesen gue kemaren: Cash is King. Tapi kalau tangan gatel mau trading di hari Jumat:
* Lirik Komoditas & Alat Berat:
UNTR masuk radar, targetnya lumayan tinggi. $INCO (Nikel) sama TAPG (CPO) juga menarik karena harga komoditasnya lagi dukung.
* Bank Digital: BBYB labanya loncat, ada ARTO juga buat main cepet.
* Hindari: $INDY, labanya anjlok 99%, bro.
Jangan disentuh dulu.
Intinya, hari ini main aman aja. Jangan sampe weekend kepikiran porto merah.
Happy trading, bro!
Ga jadi diturunin lagi ndar? udah dibawah modal loh. Capek2 goreng setengah jalan. Tinggal Lanjutin ke Puncak km.3800.
Salam Last Support.
$INDY
Emiten terafiliasi pengusaha Arsjad Rasjid, PT Indika Energy Tbk (INDY) memborong surat utang PT Danantara Investment Management Tahun 2025 Tahap I atau SUJP senilai Rp 300 miliar.
Berdasarkan keterangan manajemen Indika Energy pada Oktober 2025, perusahaan menempatkan investasi pada surat utang jan...

katadata.co.id
News Update
👉 IHSG ditutup terkoreksi 0,65% ke 8,545 dan Asing catatkan net sell Rp283,9M.
👉 Rupiah menguat 0,17% ke level Rp16,636/USD pada penutupan pasar hari ini.
👉 Purbaya optimis ekonomi RI bisa tumbuh 5,7% hingga akhir 2025.
👉 Huang Yeping Eks komut $LABA melepas 46,66jt saham LABA senilai Rp9,5M.
👉 Perusahaan Haji Robert tercatat melepas 2,23jt saham $PTRO pada 25 November 2025.
👉 $INDY akan uji coba produksi emas dari proyek Awak Mas di akhir tahun 2026.
👉 KRYA umumkan penjualan saham perseroan dalam PT Karya Artha Sinergi.
👉 IFSH infokan transaksi afiliasi pinjam meminjam perseroan dengan 2 anak usahanya.

📰 INDY Target Proyek Awak Mas Mulai Berproduksi pada Akhir 2026
Direktur Indika Energy ($INDY), Retina Rosabai, mengatakan pada Kamis (27/11) bahwa progres konstruksi tambang emas Awak Mas telah mencapai 43% per Oktober 2025, dengan proses akuisisi lahan telah mencapai 99%. Retina menambahkan bahwa pihaknya menargetkan tambang Awak Mas dapat mulai berproduksi pada akhir 2026, dengan target produksi secara komersial pada 2027. Selain itu, Retina menyebut bahwa pihaknya tengah berdiskusi dengan beberapa bank untuk meningkatkan jumlah pinjaman guna pengembangan tambang Awak Mas, meski dia tidak merincinya lebih lanjut.
[Sumber: Bisnis]
_________
Stockbit Sekuritas
Emiten afiliasi pengusaha Arsjad Rasjid, PT Indika Energy Tbk (INDY) tengah menggencarkan operasional tambang emas Awak Mas sebagai tonggak utama di bisnis non-batu bara. Perusahaan juga tengah menyelesaikan pembangunan smelter pemurnian emas dengan nilai investasi mencapai US$ 426 juta atau Rp 7,0...

katadata.co.id
Jakarta, CNBC Indonesia — Emiten terafiliasi konglomerat Arsjad Rasjid PT Indika Energy Tbk (INDY) menegaskan akan melakukan efisiensi operasional dan fokus menggarap proyek tambang emas untuk memperbaiki kinerja keuangannya yang sempat anjlok di kuartal III-2025.
Presiden Direktur Indika Energy...

www.cnbcindonesia.com

$INDY https://cutt.ly/utt3ypfP
yg sudah tinggi jgn dikejar, kalo mau kejar ingat lakukan riset dan pelajari dulu arah saham dan penyebab saham bisa naik tinggi terlebih dahulu karena apa, jangan fomo ya guys.
menurut saya yg masih bagus saat ini $SMRA $INDY $ANTM karena 3 saham ini masih ada corporated action dan penyebab untuk bisa naik kembali serta saat ini masih dalam range BUY.
hanya pengingat dan saran untuk diri sendiri. bukan ajakan beli / jual #DYOR