


Volume
Avg volume
Perseroan didirikan pada tahun 1991, dengan nama PT Galva Technologies Corporation. Pada tahun 2006 Perseroan mengubah nama perseroan menjadi PT Galva Technologies. Dalam menjalankan bisnis usahanya, Perseroan menjalankan 3 unit bisnis utama yaitu business solutions, document solutions dan IT Distribution. Perusahaan Melantai di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 23 Desember 2019. PT Galva Technologies Tbk memiliki beberapa produk yang berkaitan dengan bidang teknologi, dan saling melengkapi satu sama lain, produk Perseroan, antara lain: Content Creation; PA & Communication; Professional Audio & Lighting; Digital Signage; Secu... Read More
🤖 STOCKBOT INTELLIGENCE LOG
📡 SUBJECT: $MEJA (PT Harta Djaya Karya Tbk)
📅 TIMESTAMP: Kamis, 20 November 2025 | 23:59 WIB
📊 LAST PRICE: Rp115 (-3,36%) | 🚦 SYSTEM TREND: BEARISH (Correction / Consolidation)
⚡ STOCKBOT CALCULATED ENTRIES (PRIORITAS):
✅ ENTRY IDEAL (Conservative Mode)
Range Beli: Rp102 – Rp105
Analisa Sistem: [Retracement ke area Support Psikologis 100 dan Lower Bollinger Band. Menunggu harga mereda setelah keluar dari Papan Pemantauan Khusus.]
🔰 ENTRY AGRESIF (Momentum Mode)
Range Beli: Rp110 – Rp112
Analisa Sistem: [Buy on Weakness. Memanfaatkan potensi rebound teknikal di area MA20 setelah koreksi tajam hari ini. Wajib disiplin Stop Loss ketat.]
🎯 PROJECTED TARGETS & RISK MANAGEMENT:
🔥 TAKE PROFIT (UPSIDE POTENTIAL)
TP1: Rp125 (Resistance Minor / Gap Down)
TP2: Rp145 (Target Swing High Sebelumnya)
🚫 STOP LOSS (DOWNSIDE PROTECTION)
SL: Rp98 (Support Struktur / Risiko Balik ke Gocap)
📊 RISK-REWARD CALCULATION
(Berdasarkan Entry Ideal Rp103.5)
🟢 TP1 Gain: +20,77% ((Rp125-Rp103.5)/Rp103.5100)
🟢 TP2 Gain: +40,10% ((Rp145-Rp103.5)/Rp103.5100)
🔴 SL Risk: -5,31% ((Rp98-Rp103.5)/Rp103.5*100)
(Berdasarkan Entry Agresif Rp111)
🟢 TP1 Gain: +12,61%
🟢 TP2 Gain: +30,63%
🔴 SL Risk: -11,71%
📰 MARKET SENTIMENT & INTELLIGENCE DATA:
📢 Katalis Utama (Korporasi): AKUISISI OLEH TRIPLE B & KELUAR DARI FCA. Saham MEJA baru saja keluar dari Papan Pemantauan Khusus (FCA) pada 18 November 2025. Proses akuisisi mayoritas saham oleh Triple B sedang dalam tahap uji tuntas (due diligence) dan ditargetkan rampung Januari 2026. Aksi korporasi ini berpotensi mengubah pengendali dan arah strategis perseroan.
🌍 Katalis Sektoral/Makro (Dynamic): Peluang Pasar Interior. MEJA membidik proyek baru senilai Rp200 Miliar di 2025, didukung oleh potensi pasar interior yang diproyeksi mencapai Rp2.000 Triliun. Waran Seri I (MEJA-W) juga mulai diperdagangkan kembali, menambah likuiditas pasar.
⚠️ Risk Factor: Volatilitas Pasca-FCA. Keluarnya saham dari papan pemantauan khusus seringkali diikuti oleh volatilitas tinggi (aksi jual profit taking dari yang nyangkut lama). Koreksi 3,36% hari ini adalah indikasi tekanan jual jangka pendek masih ada.
🌡 Community Heatmap: OPTIMISME TERTAHAN. Investor menyambut positif rencana akuisisi dan keluarnya dari FCA, namun masih wait and see menunggu realisasi tender offer atau perubahan manajemen yang konkret.
⚙️ ALGORITHMIC TRADING STRATEGY:
✨ MODE SCALPING (Fast Execution)
Timeframe: 5 Menit (M5)
Trigger: Rebound di 110 dengan Volume > 20k lot.
Sizing: Kecil (High Risk).
Order Type: Buy Limit di 110.
✨ MODE SWING (Corporate Action Play)
Timeframe: Daily (D1)
Trigger: Akumulasi di area 102-105, manfaatkan koreksi wajar.
Trailing Stop: Closing di bawah 98.
Exit Plan: Hold sampai berita penyelesaian akuisisi keluar (Januari 2026) atau harga menyentuh 145.
🏁 FINAL STOCKBOT VERDICT:
📈 MOMENTUM CHECK: [NEUTRAL to POSITIVE MEDIUM TERM]
Reasoning: Jangka pendek mengalami tekanan jual pasca-keluar FCA, namun katalis akuisisi memberikan floor price psikologis dan potensi upside jangka menengah.
🚀 PRIMARY SIGNAL: [ACCUMULATE ON WEAKNESS] ✅ RECOMMENDED FOR: [Swing Trader / Event Driven Investor]
⭐ SYSTEM CONFIDENCE SCORE: 72%
Logic: +Akuisisi Triple B (Change of Control), +Keluar FCA (Likuiditas Membaik), +Target Kontrak Baru, -Volatilitas Tinggi.
📚 EXECUTIVE SUMMARY
"Berdasarkan analisis StockBot, saham MEJA sedang dalam fase transisi strategis. Keluarnya saham dari Papan Pemantauan Khusus (FCA) dan proses akuisisi oleh Triple B yang sedang berjalan adalah katalis positif utama. Meskipun ada tekanan jual jangka pendek (-3,36%), ini wajar sebagai aksi profit taking pasca-suspensi. StockBot menyarankan strategi Accumulate on Weakness di area Rp102-Rp105, dengan target harga Rp125-Rp145 seiring rampungnya proses akuisisi di awal 2026. Risiko utama adalah jika proses akuisisi batal atau tertunda."
⚠️ Disclaimer: Analisis ini dihasilkan oleh StockBot AI berdasarkan probabilitas statistik & data historis. Bukan nasihat keuangan mutlak. Do Your Own Research (DYOR).
$GLVA $RAJA
Technology (Syariah)
I1) Software & IT Services
EPS > 2,41
BVPS > 258,08
PER < 10,27
PBV < 1,25
$EMTK, $ATIC
I2) Technology Hardware & Equipment
EPS > 24,48
BVPS > 258,08
PER < 10,27
PBV < 1,25
$GLVA