


Volume
Avg volume
PT. Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk bergerak di Bidang jasa, khususnya penunjang telekomunikasi. Meliputi jasa telekomunikasi terutama penyewaan menara dan pemeliharaan jaringan telekomunikasi. Perusahaan melantai di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 April 2018
@skydrugz27 wah.., bener jg ya bang, kita gk tau definisi "goreng saham" yang akan diciduk itu kayak gmna. jangan2 ritel yang sengaja haka ARA dan jual ARB di saham2 yg gak liquid kayak $PNGO, $GHON dll bisa dituduh penggoreng saham. wkwkkwkw
$INET
ā” TRADING PLAN : INET
š¢ Entry
Wait for Base: 405 ā 425 (Hanya masuk jika muncul sinyal pantulan atau pola lilin pembalikan arah di area support ini dengan volume yang mereda).
Confirmation Entry: > 480 (Masuk kembali jika harga mampu menembus resisten minor terdekat untuk mengonfirmasi berakhirnya fase kepanikan jual).
šÆ Take Profit
TP 1: 520 ā 550 ā jual 50% (Target resisten psikologis menengah untuk mengamankan modal).
TP 2: 600 ā 630 ā jual sisa (Target optimis jika momentum pembalikan arah menguat dan menguji area konsolidasi atas sebelumnya).
š“ Stop Loss
SL Agresif: 395.
Daily Close < 380 ā EXIT TOTAL (Wajib keluar segera karena struktur tren naik jangka menengah dinyatakan rusak sepenuhnya dan risiko penurunan lanjutan sangat dalam).
ā ļø Catatan Cepat
Falling Knife: Jangan mencoba "menangkap pisau jatuh" selama histogram merah masih menebal; biarkan harga membentuk pijakan yang stabil terlebih dahulu.
Volume Analysis: Perhatikan volume perdagangan; penurunan harga yang disertai volume tinggi menandakan distribusi masih kuat, sedangkan volume kecil di area support menandakan tekanan jual mulai habis.
MACD Watch: Pantau perubahan warna histogram menjadi merah muda sebagai indikasi awal bahwa tekanan jual mulai mereda.
Jangan Lupa Follow!
Random Tag :
$BALI $GHON
FIXED CLOSING
------------------------------------
[WATCHLIST ONLY : 143 EMITEN]
Senin, 26 January 2026 15:58
Saham potensial gap-up/down di CLOSING market, diurut berdasarkan nilai persentase:
(cukup pantau baris paling atas dan paling bawah untuk cek gap terbesar):
GAP UP:
š¼ TLKM gap up ke 3850 (+50 / +1.32%) dari 3800
š¼ AKRA gap up ke 1355 (+15 / +1.12%) dari 1340
š¼ ASII gap up ke 6875 (+75 / +1.1%) dari 6800
š¼ BBRI gap up ke 3850 (+40 / +1.05%) dari 3810
š¼ NCKL gap up ke 1535 (+15 / +0.99%) dari 1520
š¼ CPIN gap up ke 4390 (+40 / +0.92%) dari 4350
š¼ MDKA gap up ke 3450 (+30 / +0.88%) dari 3420
š¼ ASSA gap up ke 1235 (+10 / +0.82%) dari 1225
š¼ INDF gap up ke 6800 (+50 / +0.74%) dari 6750
š¼ PANS gap up ke 1585 (+10 / +0.63%) dari 1575
š¼ BMRI gap up ke 4910 (+30 / +0.61%) dari 4880
š¼ INDY gap up ke 3760 (+20 / +0.53%) dari 3740
š¼ BYAN gap up ke 16650 (+75 / +0.45%) dari 16575
š¼ ITMG gap up ke 22650 (+75 / +0.33%) dari 22575
GAP DOWN:
š½ PANI gap down ke 11050 (-50 / -0.45%) dari 11100
š½ EXCL gap down ke 4360 (-20 / -0.46%) dari 4380
š½ TBIG gap down ke 1990 (-10 / -0.5%) dari 2000
š½ TKIM gap down ke 8000 (-50 / -0.62%) dari 8050
š½ ULTJ gap down ke 1520 (-10 / -0.65%) dari 1530
š½ ISAT gap down ke 2400 (-20 / -0.83%) dari 2420
š½ NRCA gap down ke 1040 (-10 / -0.95%) dari 1050
š½ WIIM gap down ke 1765 (-20 / -1.12%) dari 1785
š½ MAIN gap down ke 815 (-10 / -1.21%) dari 825
š½ PTPP gap down ke 370 (-8 / -2.12%) dari 378
š½ JTPE gap down ke 640 (-15 / -2.29%) dari 655
š½ $ASGR gap down ke 1610 (-40 / -2.42%) dari 1650
š½ $GHON gap down ke 1805 (-65 / -3.48%) dari 1870
š½ $SOCI gap down ke 550 (-25 / -4.35%) dari 575
Cek ulang semuanya dan IEP bisa berubah smp menit terakhir. Salam Cuan.
$WIFI
pandangan komprehensif mengenai prospek pasar kredit global serta dinamika sektor telekomunikasi dan infrastruktur digital di Indonesia pada tahun 2025. Laporan dari Apollo Global Management menyoroti pertumbuhan investasi pusat data yang diprediksi memerlukan pendanaan lebih dari $2 triliun, di mana kredit swasta akan memainkan peran kunci dalam mengatasi jatuh tempo utang perusahaan. Secara spesifik di Indonesia, terdapat aktivitas signifikan dalam pembangunan infrastruktur serat optik dan perluasan jaringan pita lebar, seperti kerja sama strategis antara NTT e-Asia dan grup SURGE. Sementara itu, analisis keuangan terhadap perusahaan besar seperti Telkom Indonesia menunjukkan tren perbaikan harga layanan di tengah ketatnya persaingan industri. Berbagai data pasar modal juga mengonfirmasi sentimen positif investor terhadap emiten teknologi dan komunikasi lokal melalui rekomendasi beli dan target harga yang meningkat. Keseluruhan teks mencerminkan optimisme terhadap transformasi digital yang didukung oleh kolaborasi antara lembaga keuangan dan penyedia layanan infrastruktur.
https://cutt.ly/7tz44XR2
RANDOM TAG $GHON $ITMG
Saham $GHON
1. Gambaran Umum
-Lini Usaha
A. Penyediaan menara telekomunikasi (Tower Provider)
Membangun, memiliki, dan mengelola menara BTS
Disewakan ke operator seluler (Telkomsel, Indosat, XL, dll)
B. Sewa ruang & infrastruktur menara (Co-location)
Satu menara bisa dipakai beberapa operator
Ini sumber pendapatan berulang (recurring income)
C. Jasa konstruksi & pengembangan menara
Pembangunan menara baru
Upgrade atau penguatan struktur menara
D. Pemeliharaan & pengelolaan jaringan menara
Maintenance, listrik, keamanan, dan operasional menara
1/3



$INET
ā” TRADING PLAN: INET
š¢ Entry
Wait for Base: Menunggu harga menunjukkan tanda-tanda akumulasi di area 520 ā 540.
Confirmation Entry: > 585 (Hanya masuk jika harga berhasil menembus resisten minor terakhir untuk mengonfirmasi berakhirnya fase koreksi jangka pendek).
šÆ Take Profit (TP)
TP 1: 640 ā 660 ā jual 50% (Mengamankan keuntungan di area resisten sebelum puncak tertinggi terakhir).
TP 2: 700 ā 720 ā jual sisa (Target optimis jika momentum kenaikan kembali ke jalur paraboliknya).
š“ Stop Loss (SL)
SL Agresif: 490.
Daily Close < 460 ā EXIT TOTAL (Wajib keluar segera jika level ini tertembus, karena tren naik jangka panjang akan patah dan harga berisiko jatuh kembali ke area 300-an).
ā ļø Catatan Cepat
MACD Dead Cross: Abaikan kenaikan kecil seperti +0,90% saat ini selama garis MACD belum kembali mengarah ke atas; ini bisa menjadi jebakan beli (bull trap).
Volume Check: Pastikan setiap pantulan harga didukung oleh volume transaksi yang meningkat secara signifikan untuk memvalidasi pembalikan arah.
Volatility Alert: INET adalah saham yang sangat volatil; gunakan ukuran posisi yang bijaksana dan jangan mengalokasikan terlalu banyak modal dalam satu kali transaksi.
Jangan Lupa Follow!
Random Tag :
$IBST $GHON
$INET
ā” TRADING PLAN: INET
š¢ Entry
Buy on Weakness: 530 ā 560 (Membeli saat terjadi koreksi minor untuk mendapatkan harga rata-rata yang lebih dekat dengan support).
Confirmation Entry: Wait for MACD Golden Cross (Menunggu hingga garis biru memotong ke atas garis merah untuk konfirmasi pembalikan tren yang lebih aman).
šÆ Take Profit (TP)
TP 1: 640 ā 670 ā jual 50% (Mengamankan profit di area target resisten psikologis pertama).
TP 2: 700 ā 740 ā jual sisa (Target jika momentum sanggup membawa harga kembali ke area puncak tertinggi sebelumnya).
š“ Stop Loss (SL)
SL Agresif: 515.
Daily Close < 490 ā EXIT TOTAL (Sinyal teknis bahwa pantulan hari ini gagal dan harga berisiko jatuh kembali ke area 400).
ā ļø Catatan Cepat
High Volatility: INET dikenal sebagai saham dengan pergerakan harga yang sangat cepat; pastikan Anda memiliki waktu untuk memantau layar atau menggunakan fitur trailing stop.
Histogram Watch: Jika histogram negatif terus memendek dan berubah menjadi hijau dalam beberapa hari ke depan, ini adalah validasi kuat untuk penguatan lebih lanjut.
Volume Tracking: Kenaikan hari ini harus diikuti oleh volume transaksi yang konsisten di hari berikutnya untuk memastikan ini bukan sekadar dead cat bounce.
Jangan Lupa Follow!
Random Tag :
$IBST $GHON
"Strategi Anti-Nyangkut: Membaca Sinyal Distribusi"
"Nyangkut" di pucuk adalah mimpi buruk bagi setiap trader saham. Hal ini biasanya terjadi karena seseorang membeli saham saat harga sedang berada di puncak kejayaannya, tepat sebelum Smart Money melakukan aksi jual besar-besaran. Pemain besar sangat ahli dalam menyembunyikan aksi jual mereka di tengah volume yang sangat ramai. Mereka menciptakan kesan seolah-olah saham tersebut masih sangat kuat, padahal yang sedang terjadi adalah aliran Bad Money yang masif karena mereka sedang membuang barang secara perlahan kepada ritel yang sedang euforia.
Untuk menghindari jebakan maut ini, Anda membutuhkan indikator yang bisa membedah isi dari volume besar tersebut. Trigger Smart Money akan menunjukkan kepada Anda nilai Clean Money yang sebenarnya. Jika Anda melihat harga saham masih naik atau bergerak mendatar di area tinggi, namun dana bersihnya mulai negatif secara signifikan, itu adalah tanda peringatan keras. Itu artinya, meskipun volume terlihat ramai, lebih banyak uang yang keluar daripada yang masuk. Pemain besar sedang "meninggalkan kapal", dan sudah saatnya Anda juga melakukan hal yang sama sebelum harga terjun bebas.
Membangun kebiasaan untuk selalu mengecek aliran dana masuk dan keluar akan menyelamatkan portofolio Anda dari kerugian yang tidak perlu. Jangan pernah tertipu oleh narasi positif di media sosial jika data Clean Money menunjukkan fakta sebaliknya. Pasar saham tidak memiliki belas kasihan bagi mereka yang mengabaikan tanda-tanda distribusi. Dengan memiliki radar pemburu dana besar, Anda memiliki sistem peringatan dini yang akan selalu menjaga modal Anda tetap aman, memastikan Anda keluar dengan profit sebelum pesta berakhir bagi para pemegang Bad Money.
$SMLE $PEGE $GHON
1/3



$INET
ā” SCALPING PLAN: INET
š¢ Entry
Buy on pullback: 460 ā 485 (Menunggu harga menunjukkan stabilitas dan tanda perlawanan beli di area support historis sebelum masuk secara bertahap).
Buy breakout (agresif): > 540 (Valid jika harga mampu berbalik naik dan menembus resisten minor terakhir dengan volume beli yang kembali meledak).
šÆ Take Profit (TP)
TP 1: 580 ā 620 ā jual 30ā40% (Mengamankan keuntungan di area target jangka pendek terdekat).
TP 2: 680 ā 710 ā jual 30ā40% (Mengincar kembali area puncak harga tertinggi sebelumnya).
TP 3: 750+ ā jual sisa (Diterapkan jika momentum kenaikan kembali menguat secara luar biasa).
š“ Stop Loss
SL pullback: 450.
SL breakout: 500.
Daily close < 440 ā CUT LOSS tanpa ragu (Sinyal bahwa struktur kenaikan telah rusak total dan harga berisiko jatuh lebih dalam).
ā ļø Catatan Cepat
Karakter saham volatile: INET memiliki volatilitas yang sangat tinggi, terutama setelah kenaikan tajam ā jangan full sekali masuk.
Momentum Analysis: Selama histogram MACD masih memanjang di area negatif, hindari menyimpan posisi terlalu lama karena risiko koreksi lanjutan sangat tinggi.
Disiplin: Sangat tidak disarankan melakukan average down jika harga sudah jebol di bawah level psikologis 450.
Jangan Lupa Follow!
Random Tag :
$IHSG $GHON
SAHAM : $GJTL
HARGA SAAT INI : 1.055
1ļøā£ TREN & STRUKTUR HARGA (Swing View)
- Tren Utama : Sideways cenderung bullish
- Timeframe Acuan : Daily (Swing Trader)
- Catatan : Harga konsolidasi sehat, peluang rebound selama support kunci terjaga
2ļøā£ SUPPORT & RESISTANCE
- Support Minor : 1.000 ā 1.020
- Support Kunci : 980
- Resistance 1 : 1.100
- Resistance 2 : 1.160 ā 1.200
3ļøā£ KONDISI VOLUME & BANDAR
- Volume cenderung muncul saat koreksi ā indikasi akumulasi
- Kenaikan bertahap, belum euforia
- Selama harga di atas 980 ā masih dijaga
4ļøā£ RISK / REWARD (WAJIB UNTUK SWING)
- Entry Acuan : 1.055
- Stop Loss : 980 (±7,1%)
- Target Swing : 1.180 (±11,8%)
- Risk : Reward : 1 : 1,7 ā CUKUP LAYAK
5ļøā£ FUNDAMENTAL SINGKAT
- Emiten produsen ban dengan orientasi ekspor
- Sensitif terhadap harga bahan baku & permintaan otomotif global
- Cocok untuk swing hingga mid-term dengan disiplin stop loss
š KESIMPULAN SWING TRADER
GJTL layak dipantau untuk swing trading selama bertahan di atas support kunci 980.
Peluang kenaikan ke area 1.100ā1.180 masih terbuka dengan risiko terukur.
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
$FOLK $GHON
$TBIG Klien Telkomsel
Lanjutan dari postingan sebelumnya di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345
Perusahaan menara terbesar di Indonesia itu ada tiga, salah satunya adalah TBIG. Yang bikin TBIG menarik itu bukan karena ceritanya heboh, tapi karena karakternya sangat khas. Revenue besar, kontrak panjang, kas operasional deras, tetapi sahamnya super terkunci dan neracanya hidup dari disiplin refinancing. Jadi TBIG bisa terlihat rapi kalau investor fokus ke CFO dan backlog, tetapi bisa terlihat menegangkan kalau investor fokus ke likuiditas jangka pendek. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Dari sisi profil, TBIG berdiri 8 November 2004 dan IPO 26 Oktober 2010, jeda sekitar 6 tahun. Struktur kepemilikan TBIG juga sangat ketat. PSP BDIA 81,00%, PT Wahana Anugerah Sejahtera 9,51%, publik hanya 8,81%. Ini membuat TBIG bahkan lebih terkunci dibanding $GHON yang publik 13,27% dan jauh lebih terkunci dibanding $TOWR 32,82% atau BALI 40,299%. TBIG hanya sedikit lebih longgar dibanding CENT yang publik 7,73%. Kalau investor peduli likuiditas perdagangan dan ruang publik, TBIG jelas bukan yang paling ramah.
Soal ukuran bisnis, TBIG besar, tapi posisinya berada di bawah TOWR. Revenue 9M 2025 TBIG Rp5,16 triliun, sedangkan TOWR Rp9,69 triliun. TBIG masih jauh di atas CENT Rp1,88 triliun, BALI Rp922,02 miliar, dan GHON Rp159,75 miliar. Dari sisi aset menara, TBIG tidak menyajikan jumlah unit menara secara numerik di data ini, tetapi nilai revaluasi aset menara Rp31,27 triliun. Ini memberi gambaran bahwa skala fisiknya memang kelas besar.
Pelanggan TBIG juga menunjukkan pola khas bisnis menara besar, yaitu bertumpu pada operator utama. Telkomsel Rp1,72 triliun setara 33,28%, Indosat Rp1,30 triliun setara 25,12%, XLSmart Rp988,44 miliar setara 19,15%, XL Axiata Rp371,74 miliar setara 7,20%, Smart Rp271,81 miliar setara 5,26%. Total 5 pelanggan ini sekitar 90,01% revenue. Ini mirip pola TOWR yang 3 pelanggan besar sekitar 88% revenue, dan mirip juga dengan CENT serta GHON yang sama-sama tinggi konsentrasi. BALI relatif lebih menyebar karena 4 pelanggan besar sekitar 63,5% revenue, plus ada porsi pemerintah yang membuat karakter cashflow-nya berbeda. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Kalau bicara growth, TBIG sedang di fase matang dan terlihat stagnan. Revenue growth 0,70%, laba turun 4,96%, tetapi CFO naik 6,78%. Capex turun 22,1% dan utang pendanaan turun 4,0%. Dampaknya, free cash flow naik 39%. Ini pola yang mirip dengan TOWR yang juga sedang memeras efisiensi, bedanya TOWR masih growth revenue 2,52%, laba naik 3,05%, CFO naik 9,14%, capex turun 33,18%, dan utang turun 13,27%, sehingga FCF naik 42,08%. Jadi kalau investor bertanya segrowth apa TBIG, jawabannya bukan kencang, tetapi efisien. TBIG menang di disiplin kas, bukan di top line.
Dari sisi profitabilitas, TBIG terlihat bagus karena tetap laba besar. Laba 9M 2025 Rp1,15 triliun dari revenue Rp5,16 triliun, margin bersih sekitar 22,29%. Ini di bawah TOWR yang sekitar 26,32%, tetapi jauh di atas BALI sekitar 15,04%. GHON paling tebal sekitar 36,90%, namun skalanya jauh lebih kecil. CENT berbeda cerita karena rugi bersih Rp1,47 triliun. Jadi secara laba, TBIG itu masuk kategori bagus dan stabil, hanya saja tidak sedang tumbuh kencang.Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Bagian paling meyakinkan dari TBIG adalah kualitas kas. CFO Rp4,24 triliun, sekitar 3,69 kali laba Rp1,15 triliun. Capex Rp1,62 triliun, sehingga FCF Rp2,61 triliun. Secara nominal, FCF TBIG itu besar, lebih besar dari CENT sekitar Rp1,09 triliun, jauh di atas BALI Rp186,53 miliar dan GHON sekitar Rp60,50 miliar. TOWR tetap raja FCF dengan Rp6,28 triliun. Jadi kalau ukuran utamanya mesin kas operasional, TBIG itu salah satu yang paling kuat.
Sekarang sisi jeleknya, TBIG punya risiko yang sangat jelas, likuiditas jangka pendek. Liabilitas jangka pendek Rp16,81 triliun, sedangkan aset lancar Rp2,65 triliun, defisit modal kerja Rp14,16 triliun. Ini defisit yang masif dan artinya TBIG sangat bergantung pada refinancing utang jangka pendek. GHON juga punya masalah likuiditas, tetapi skalanya jauh lebih kecil, defisitnya sekitar Rp212,35 miliar. CENT juga punya gap aset lancar dan liabilitas jangka pendek Rp1,86 triliun. BALI paling tipis defisitnya sekitar Rp19,40 miliar. Jadi untuk aspek risiko likuiditas, TBIG termasuk yang paling menegangkan.
Di sisi leverage, TBIG membawa liabilitas pendanaan Rp30,69 triliun. Ini lebih kecil dari TOWR Rp45,27 triliun, tetapi jauh lebih besar dibanding CENT kalau hanya hitung utang bank Rp12,15 triliun, dan tetap lebih besar dari total CENT jika investor hanya fokus ke satu sisi. BALI Rp3,39 triliun dan GHON Rp473,08 miliar jelas jauh di bawah. Backlog TBIG Rp36,20 triliun menutup 118% utang pendanaan Rp30,69 triliun. Ini bagus, tetapi tidak se-tebal TOWR yang backlog cover 221% atau GHON yang backlog cover 241%. BALI backlog cover 127%. Jadi TBIG ada di level aman, tetapi bukan yang paling nyaman.Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Risiko kurs dan bunga di TBIG ada, tetapi terlihat dikelola. TBIG punya eksposur utang USD dan JPY, lalu ada lindung nilai sebesar US$810,5 juta dan juga interest rate swap untuk bunga mengambang. Ini membuat profil risikonya lebih terkontrol dibanding CENT yang terpukul rugi kurs Rp296,50 miliar dan beban keuangan Rp1,27 triliun, ditambah 40% liabilitas dalam USD. Namun jangan salah, hedging itu mengurangi guncangan, bukan menghilangkan ketergantungan pada refinancing.
Jadi TBIG itu salah satu raksasa menara kelas atas, revenue Rp5,16 triliun 9M 2025, backlog Rp36,20 triliun setara 5,26 tahun, CFO Rp4,24 triliun, dan FCF Rp2,61 triliun. TBIG punya kualitas kas yang sangat kuat dan backlog yang memberi visibilitas lebih dari 5 tahun. Sayangnya TBIG sangat rentan di likuiditas jangka pendek karena defisit modal kerja Rp14,16 triliun sehingga refinancing jadi napas utama. TBIG bisa disebut sudah matang dan efisien, karena revenue growth hanya 0,70% dan laba turun 4,96%, tetapi FCF naik 39% karena capex turun dan kas operasional naik. TBIG itu relatif aman kalau pasar pendanaan kondusif dan refinancing lancar, tetapi menjadi cepat riskan kalau likuiditas global mengetat, karena struktur jatuh tempo dan defisit modal kerja membuat ruang salah langkahnya sempit.
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
1/9








