


Volume
Avg volume
PT Central Omega Resources Tbk didirikan tahun 1995. Sejak tahun 2008, perusahaan mulai terjun di bidang pertambangan bijih nikel dan pada tahun 2011, perusahaan mulai mengekspor bijih nikel ke luar negeri. Dalam waktu yang relatif singkat, Perusahaan sudah mampu memproduksi bijih nikel sebanyak 3 juta ton per tahun. Tambang bijih nikel perusahaan berlokasi di Sulawesi , yang merupakan salah satu sumber cadangan nikel laterite terbesar di dunia, tepatnya di Morowali, Sulawesi Tengah dan Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Untuk memenuhi ketentuan Pemerintah dalam UU Minerba Nomor 4 tahun 2009, Perusahaan berencana untuk melakuka... Read More
@YoKevaakeh
Wanjir...
Separah parahnya gw pesimis ke emiten Smelter terintegrasi kayak NCKL, tak akan gw setolol itu menyamakan NCKL dengan Emiten Scam PACK (baca: SEM$PACK)
kalau ga ada emiten tambang murni di bursa: $DKFT, NICL & IFSH, gw pasti jadi buzzer $NCKL
š¤£š¤£š¤£š¤£
Tolong jangan bawa bawa NCKL om...
hadapi aja kalau lu semua jadi korban narasi Right Issue PACK š¤£
@Dojo841 iyaaa kalau harita dipotong rkab nya sy tunggu di 700 lagi, $DKFT ke 10.000, haka pake margin
Eh ga masuk daftar margin ya wkwkwkw
@willykusno
"Limestone sales volume to grow by 40% to 205 Kt, priced at USD24/t ASP, and USD21/t total cash cost"
Ralat bos..
"ASP 24, Cash Cost 21" itu data Limestone bukan Ore Nikel
$DKFT melalui anak PT Afit Lintas Jaya produksi limestone (Batu Gamping), kita anggapnya Limestone ini proyek kecil kecilan DKFT š¤£
Asumsi ASP Ore Nikel ada di halaman 10.
Asumsi SQ atas ASP Ore DKFT 2026 ada di rentang USD 33 - USD 46, dengan Cash Cost di USD 21.
Angka ASP Ore DKFT di Q3 2025 ada di USD 36.
"All the infrastructure could handle up to 6Mt per year without large CAPEX"
Kalau ini gw sepakat,
$DKFT secara infrastruktur mampu produksi 7 Juta ton per tahun, bahkan lebih..
DKFT punya 2 Jetty di site Kodal yang salah satunya bahkan sampai disewakan ke pihak luar, tercermin dari pendapatan sewa Jetty di LK. Kalau 1 Jetty aja sampai bisa disewakan artinya kekuatan produksi mereka Over Power.
Sementara di Site Motui (PT Bumi Konawe Abadi), lahan tambang BKA juga punya Jetty sendiri dengan yang lokasi yang sangat dekat.
@willykusno
Saya sudah dapat papernya
Blue Sky Scenario BCA Sekuritas mengasumsikan RKAB 2026 $DKFT tetap di 2,95 Juta ton
Saya sulit terima ini om..
Tidak ada penurunan produksi Ore di 2026, Produksi 2025=2026= 260-270 Juta Ton
Sementara
Pemilik Smelter terintegrasi (Punya Smelter+Punya IUP Tambang) seperti $INCO dan WEDA Bay sudah publish permohonan kuotanya di-cut 70 persen.
Weda Bay pemegang kuota terbesar di Indonesia dipotong dari 42 Juta ton jadi 12 Juta Ton
Belum lagi kita pertimbangkan penurunan supply akibat :
1. hilangnya produksi dari IUP bermasalah terutama IUP terkait kasus ANTM di Konawe Utara
2. hilangnya produksi ore ilegal dari IUP tanpa cadangan yang selama ini menjual Dokumen Terbang (Dokter)
Kalau bukan Penambang murni kayak DKFT siapa lagi yang akan mengisi kekosongan supply ini?
Blue Sky Scenario BCA Sekuritas (Kuota RKAB 2026 DKFT tetap di 2,95 Juta ton) bagi saya adalah Worst Case Scenario om š¤£
Walaa...ada apa lg nih....Harga Nickel LME masih trend turun di penutupan akhir pekan.
$INCO $NICL $DKFT

@YoKevaakeh
Kepentingannya pompom saham tambang nikel sehat om > $DKFT š¤
Tapi khusus buat yang belum tenggelam floating loss lebih dari 30 persen di $PACK š¤£
@Jamil1899
Apaan tuh IRSX penjualan produk digital ratusan Miliar ga ada marginnya..
Persediaan $IRSX ratusan miliar ngendap di produk digital (voucher pulsa?)
Mending masukin Obligasi dapat bunga š¤£
tau lah om, GAJE
mending lu ikut gw di $DKFT & $ISSP
gw mau uji pemahaman gw karna mau ikut osn eko, koreksi kalau salah.
jadi gini, naiknya harga nikel itu bikin marginal revenue naik, atau pertambahan revenuenya naik, mengapa?
karena ada yang namanya value added di dalamnya, biji nikel di olah dlu, perusahaan dapat laba. Jadi walaupun biaya bahan baku nya naik, tapi tetap ada keuntungan tambahan di dalamnya yang dimana ada efek domino terhadap nikel dan produk turunannya. tapi, hal ini memunculkan kondisi dimana marginal revenue > marginal cost yang artinya belum sampai titik optimalnya atau menghasilkan 0, artinya apa total revenue yang dihasilkan belum maksimum.
maka dari itu impor jadi upaya buat ningkatin marginal cost karna ada efek penambahan total cost jadi tercapai titik optimalnya. Karna sekali lagi kapasistas smelter itu menanggung fixed cost atau gak berubah alias tetap, jadi dengan kondisi MR > MC, kita bisa tambah produksi. untuk menaikkan MR perlu mempertimbangkan kenaikan MC. maka jika TR maksimal maka TC nya juga harus pas, tentu TR > TC ya.
disclaimer tapi, kualitas biji nikel di filipina punya problem ni.
Kadar Rendah:
Didominasi jenis limonit dengan kandungan nikel yang tipis (low-grade)
Kadar Air Tinggi: Sering basah karena cuaca ekstrem, bikin biaya logistik bengkak dan susah dilebur
Pengotor Tinggi: Mengandung banyak zat pengganggu yang bikin proses pemurnian di smelter jadi lebih lama dan mahal
Masalah Lingkungan: Tambangnya sering mencemari air dan tanah, sehingga dianggap kurang ramah lingkungan untuk standar global.
maka apa yang terjadi, output itu berkenaan dengan variable costnya, smelter jadi kerja lebih ekstra. jadinya apa? bisa jadi MC naik signifikan. makanya 30% potongan RKAB tidak mungkin 100% kembali sepenuhnya sesuai dengan kapasitas smelter yang ada karna pengolahan biji nikel filipin ini, smelter ekstra kerja keras.
maka intinya perusahaan untung atau rugi? secara logika, perusahaan sudah pasti sangat memperhitungkan keputusannya, tapi kalau dilihat dari segi teori produksi perusahaan tetap bisa untung selagi memperhitungkan MR dan MC nya.
efek kelanjutannya apa, supply dunia jelas turun, apalagi kita tahu kontribusi nikel dunia itu 60% dari indo. produksi tidak sama sebelum RKAB. karna kita hitung supply dari output produksinya. tentu karna supply dari impor ini nambah sedikit, maka output nya juga akan nambah sedikit maka justru ini bersifat menstabilkan harga dari yang naik banget setelah RKAB, koreksi kecil karna sedikit nambah supplynya. tapi tetep bikin nikel melambung. Apalagi kita tahu kegunaan nikel ini sangat banyak, di tengah gejolak perang juga.
1ļøā£ Baterai Mobil Listrik (EV)
Nikel dipakai di katoda baterai lithium-ion untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi.
Permintaan nikel dari EV diperkirakan tinggi terus seiring transisi energi bersih global.
2ļøā£ Energi Terbarukan & Penyimpanan Energi
Nikel penting di baterai grid untuk menyimpan energi dari solar/wind.
Menjadi kunci untuk masa depan energi bersih.
3ļøā£ Teknologi & Industri Tinggi
Paduan logam & stainless steel berkualitas tinggi ā untuk pesawat, kapal, elektronik.
Permintaan tetap stabil karena industri teknologi tinggi terus berkembang, apalagi untuk alutista perang.
kesimpulannya, perusahaan akan tetap untung asal manajemen perusahaannya tetap bagus. kalau perusahaan ekspansif, maka menandakan labanya naik. nah secara prospek nikel ini pun juga seksi banget apalagi di tengah gejolak geopolitik. harga juga melambung terus karna supply juga gak balik 100% walau impor, jadi nikel akan terus melambung, kalau trading mah cabut aja.
$DKFT $NCKL $HRUM

Harga $NICKEL telah price in di USD 17.000-18.000 akibat kuota produksi RKAB nikel 2026 yang "tetap" di 260-270 juta ton di tengah kebutuhan Smelter yang mencapai 350 Juta ton.
Pasar masih skeptis dan menganggap produksi 2026 masih akan ditambah via revisi RKAB pertengahan tahun.
Harga Nikel dunia akan kembali rally ke USD 20.000 jika revisi RKAB tengah tahun tidak terjadi atau tidak sebesar ekspektasi.
Tapi persetan dengan harga Nikel dunia.
Holder $DKFT tetap fokus di hulu dan pelototin harga Ore.
Jika pun nanti ada revisi penambahan RKAB di tengah tahun, mayoritas kuota tetap akan diberikan kepada Penambang Murni.
Pemerintah mau harga nikel dunia naik agar mereka bisa tarik Royalti dengan rate lebih tinggi. Harga Nikel Dunia akan naik jika dan hanya jika ada Tekanan Cost ke Smelter > Paksa Smelter terintegrasi untuk beli ore dari luar IUP miliknya & Sikat Ore Ilegal yang harganya murah.
Tag Brother Biji: $NICL IFSH
1/2


Gimana nih tanggapan para suhu $DKFT . Apakah rkab penambang murni tetep ditambah, atau dipankas juga kaya pemilik smelter dengan melonjaknya bijih yang masuk dari filipina? @Iwaen29 @Dojo841
Buset, Ngapain masih beli $HILL ?
Lu ga baca berita PT Weda Bay Nickel (WBN) dipotong kuotanya dari 42 Juta Ton jadi 12 Juta Ton?
HILL itu kontraktor di WBN dan
WBN itu site operasional terbesar HILL
Site HILL di WBN tutup per 11 Februari 2026.
Kalau mau info soal Industri tambang Nikel, main ke Stream $DKFT

@BayuChelsea
Oh pertanyaannya peluang produksi di atas janji manajemen 7 Juta ton ?
Besar peluangnya om..
Karena 7 Juta ton itu cuma rencana produksi dari cadangan terbukti 90 Juta ton di IUP eksisting :
- PT Mulia Pacific Resources
- PT Itamatra Nusantara
- PT Bumi Konawe Abadi
Nih emiten DKFT senang merendah š
+ Bandarnya senang akum harga bawah š¤¬
$NICL saja berani menyebut target produksi dari IUP terbaru mereka PT Sumber Mineral Abadi sebesar 2,3 Juta Ton
Sementara IUP terbaru $DKFT PT Mega Buana Resources yang akan mulai produksi tahun 2026 tidak pernah disebut target produksinya di 2026.
Potensi produksi di atas 7 Juta ton masih terbuka kalau PT Mega Buana Resources rilis angka kuota mereka di 2026.
Tag Emiten tambang nikel Hoax : $PACK