107

+2

(1.90%)

Today

16.25 M

Volume

36.11 M

Avg volume

Company Background

Perseroan dan Entitas Anak (selanjutnya disebut 'Cinema XXI') berkedudukan di Jakarta Pusat, didirikan pada tahun 1988 berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia, dengan nama PT Subentra Nusantara berdasarkan Akta Pendirian No. 67 tanggal 7 Juni 1988 yang ditandai dengan pembukaan Studio 21, multipleks modern pertama di Indonesia. Perseroan merupakan perusahaan yang fokus dalam pemutaran film dan penyediaan F&B untuk memberikan pengalaman hiburan yang berkualitas tinggi. Kegiatan usaha utama Cinema XXI terdiri dari kegiatan usaha bioskop, penjualan F&B, serta penyelenggaraan acara dan pe... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk  (CNMA) atau Cinema XXI  mencatatkan pendapatan sebesar Rp5,9 triliun sepanjang tahun 2025, tumbuh sekitar 2,6% dibandingkan Rp5,7 triliun pada tahun 2024.
Dari pendapatan tersebut, CNMA membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp7...

stockwatch.id

stockwatch.id

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk  (CNMA) atau Cinema XXI  mencatatkan pendapatan sebesar Rp5,9 triliun sepanjang tahun 2025, tumbuh sekitar 2,6% dibandingkan Rp5,7 triliun pada tahun 2024.
Dari pendapatan tersebut, CNMA membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp776,...

stockwatch.id

stockwatch.id

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CNMA mulai rame stream
dah lah udh gak ada seru serunya

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@anugerahrms lu pikir cuma $CNMA dpr 100% tuh $RALS dpr lebih 100% tetep bagi dividen diatas 10% 😆

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Dikira $CNMA bakal bagi dividen sebesar itu lg kali ya wkwkwk, lu galihat dpr udah 100% lebih, duit dari langit maksud lu turun?

Wah, cash per share $CNMA msh 20an, bisa lah ini dividen 10 % tahun ini 😃 Buat $PTRO, dengan standar PER = 1000 msh ada lah potensi tenbagger, mantap!

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$PGAS anomali revenuw Q4 Ath, laba malah mines🤣, mana besok sabtu minggu pusing kepala.

Mending $CNMA Q4 ath, bulan depan bagi saham bonus dan mudah2an sekalian dividen..

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

JAKARTA – Pengelola jaringan bioskop Cinema XXI PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) mencatatkan laba bersih Rp704,8 miliar pada 2025, atau turun 3,3% dibandingkan periode tahun yang sama sebelumnya.Pendapatan CNMA sebenarnya masih bertumbuh 2,6% menjadi Rp5,86 triliun di 2025. Namun, beban d...

www.idnfinancials.com

www.idnfinancials.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@titoandriant $CNMA nih👀

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Lu jgn berisik di sini dilarang keras tag” emiten lain. Kan namanya hidden gem. Penghuni lama pada terusik karna harga atas semua disini $CNMA 😅😅

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CNMA saham super duper sabar, tunggu ada momentum bakalan terbang kayak $ESSA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CNMA wew offer 20k 30k
perusahaannya sebagus ini dibanding kompetitornya yg harga 2000an, murah bgt. Belum lagi ini mampu bagi dividen, hidden GEM ini meeen

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

KABARBURSA.COM — Emiten jaringan bioskop PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk dengan kode saham CNMA mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang relatif terbatas sepanjang tahun buku 2025 di tengah dinamika industri hiburan. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp5,9 triliun atau naik 2,6 persen dibandi...

www.kabarbursa.com

www.kabarbursa.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@skylito auditor $CNMA itu KPMG. Jadi ya harus tanya KPMG. 🗿

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$PTRO lk q4 manteb, yuk liat $CNMA juga profitnya q4 nya selisih dikit sama PTRO tp profit tahunan e lebih banyak CNMA, deviden juga bagi 2x setahun sekitar 8% lebih pertahun e harga nya juga cuma 105 😅 bentar lagi jadwal bagi deviden lagi mantab semua

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CNMA Tidak Untuk Kesabarannya setipis Tisu
DYORR
rt $FILM $NETV

News Update
👉 IHSG sesi I ditutup amblas 2,61% ke level 7,509.
👉 Trump beri sinyal serang Kuba Setelah beres dengan Iran.
👉 Realistis, China pangkas target pertumbuhan ekonomi jadi 4,5% sampai 5%.
👉 $MDKA sepakat memasok 3 Metrik Ton Emas ke ANTM per tahun.
👉 Pengendali CEKA melepas 5,95jt lembar saham perseroan di Rp2.251/saham.
👉 PT 1 Inti DOT Com membeli 1.061.000 lembar saham NFCX di harga Rp1.890/saham.
👉 $ISSP catatkan laba bersih Rp534,2M Pada 2025, tumbuh 0,78% secara YoY.
👉 $CNMA catatkan laba bersih Rp704,75M pada 2025, turun 3,32% secara YoY.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Tak seindah perkiraan 😮‍💨 $CNMA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

KABARBURSA.COM – PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), operator jaringan bioskop Cinema XXI, membukukan pendapatan sebesar Rp5,9 triliun sepanjang tahun buku 2025. Nilai tersebut meningkat 2,6 persen dibandingkan pendapatan tahun 2024 yang tercatat Rp5,7 triliun. Dalam periode yang sama, CNMA me...

www.kabarbursa.com

www.kabarbursa.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Emitentrust.com – Kinerja keuangan emiten jaringan bioskop PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) mengalami penurunan tipis sepanjang tahun buku 2025.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang berakhir 31 Desember 2025 yang diterbitkan Jumat (6/3) disebutkan, laba bersih yang diatribusikan k...

emitentrust.com

emitentrust.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CNMA

Halo rekan investor! Mari kita bedah bersama fundamental PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) berdasarkan laporan keuangan tahunan 2025,. Sebagai investor, kita harus cermat melihat ketahanan bisnis perusahaan dari struktur pendapatan, efisiensi beban, hingga kualitas arus kasnya.

Berikut adalah poin-poin analisis strategis untuk Anda:

**1. Pendapatan (Top Line) Bertumbuh Konsisten**
CNMA berhasil mencetak total pendapatan Rp 5,86 triliun pada tahun 2025, naik tipis dari Rp 5,71 triliun pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini ditopang kuat oleh bisnis inti mereka, yaitu pendapatan tiket bioskop sebesar Rp 3,56 triliun. Selain itu, bisnis makanan dan minuman (F&B) perseroan juga tampil sebagai penyumbang terbesar kedua dengan angka fantastis mencapai Rp 1,99 triliun. Segmen platform digital dan iklan juga memperlihatkan pertumbuhan yang solid. Ini membuktikan ekosistem bisnis CNMA tetap diminati konsumen.

**2. Laba Bersih (Bottom Line) Tertekan Beban Operasional**
Meski pendapatan naik, laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk mengalami sedikit kontraksi menjadi Rp 704,7 miliar dari Rp 728,9 miliar di 2024. Hal ini perlu Anda perhatikan karena disebabkan oleh pembengkakan pada beban umum dan administrasi dari Rp 2,36 triliun menjadi Rp 2,49 triliun. Artinya, perusahaan perlu upaya ekstra untuk kembali mengefisienkan struktur biaya operasional mereka.

**3. Kesehatan Neraca yang "Super Aman"**
Ini adalah poin paling menarik bagi kita yang mencari keamanan investasi. CNMA memiliki neraca bagai benteng yang kokoh! Perseroan menyimpan kas dan setara kas yang sangat tebal, yakni Rp 1,81 triliun. Hebatnya lagi, CNMA memiliki postur *Zero Bank Debt* alias tidak memiliki utang bank sama sekali, karena seluruh utang bank telah dilunasi sejak akhir tahun 2023. Total aset perusahaan tercatat sebesar Rp 6,76 triliun dengan total liabilitas yang sangat terukur di angka Rp 2,42 triliun,. Risiko kebangkrutan sangat minim.

**4. Mesin Pencetak Uang Tunai (Cash Flow)**
Jangan hanya terpaku pada penurunan laba bersih. Coba lihat kualitas kasnya. Arus kas bersih dari aktivitas operasi justru meningkat menjadi Rp 1,74 triliun dari sebelumnya Rp 1,64 triliun. Ini adalah sinyal luar biasa yang menunjukkan bisnis CNMA sangat likuid dan efisien dalam mengubah penjualannya menjadi uang tunai secara riil. Dengan kas yang melimpah ini, wajar jika manajemen sangat loyal membagikan dividen tunai kepada investor hingga mencapai Rp 821 miliar sepanjang tahun 2025,.

**Arahan Mentor untuk Strategi Investasi:**
Untuk Anda para investor, CNMA adalah contoh klasik saham bernilai fundamental tangguh (*defensive stock*) dengan *cash flow* yang fantastis. Ketiadaan utang bank serta besarnya tumpukan kas memberikan fleksibilitas tinggi bagi perusahaan untuk terus berekspansi atau rutin membagikan dividen yang menggiurkan.

Saham ini sangat cocok bagi Anda yang bergaya investasi konservatif atau mengejar *dividend play*. Namun, perhatikan pula katalis eksternal seperti *line-up* film *box office* mendatang, karena itu akan menjadi ujung tombak pertumbuhan pendapatannya. Ingat aturan utamanya: koleksi saham bagus ini ketika valuasinya sedang terdiskon di pasar. Tetap terapkan *money management* yang rasional dan selamat berinvestasi!

https://cutt.ly/9tRSdBD6

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk ($CNMA) baru saja merilis laporan keuangan FY 2025!

Meskipun laba bersih sedikit terkoreksi 3,3% karena kenaikan beban operasional, tapi CNMA tetap mencatatkan performa yang solid:

​✅ Pendapatan naik jadi Rp5,86 Triliun.
✅ Kontribusi F&B (popcorn & minuman) makin kuat di angka Rp1,99 Triliun.
✅ Royal bagi dividen Rp821,1 Miliar!
✅ Saldo kas masih tebal di angka Rp1,81 Triliun.

Aksi korporasi terdekat:
1. RUPS
2. Rencana pengalihan saham treasury kepada pemegang saham dengan rasio 50 : 1

PR : Pemenuhan ketentuan Free Float 15%.

Kira2, Bagaimana outlook kinerja dan harga saham di Tahun 2026 ini?

Disc. On.. DYOR.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

misal ada yg ngasih ke kamu dana puluhan jt, tpi hanya boleh pilih 1 saham antara $ACES atau $CNMA, which one do u prefer?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CNMA LK Full Year 2025: Makin Ekspansif = Makin Besar Beban Penyusutan

Masalah utama CNMA di LK Full Year 2025 memang bukan di kursi bioskop yang kosong, melainkan di beban perusahaan yang makin berat. Jadi meskipun Jumbo dan Agak Laen 2 ramai di pasar, efek manisnya tidak turun utuh sampai ke laba bersih. Ini yang sering bikin investor keliru membaca bisnis bioskop. Orang lihat film meledak, lalu mengira laba perusahaan pasti ikut meledak. Padahal di bisnis seperti CNMA, penonton ramai itu baru separuh cerita. Separuh sisanya ada di biaya sewa mall, penyusutan studio, dan beban ekspansi yang diam-diam terus menekan laba. External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Kalau dilihat dari angka dasarnya, pendapatan CNMA tahun 2025 naik dari Rp5,71 triliun menjadi Rp5,86 triliun. Jadi memang masih ada pertumbuhan. Sumber uang paling besar tetap dari tiket sebesar Rp3,56 triliun, lalu makanan dan minuman Rp1,99 triliun, ditambah platform digital seperti m.tix Rp143,9 miliar. Artinya model bisnisnya masih sama, tiket menarik trafik, F&B mempertebal margin, dan aplikasi digital memperlancar transaksi. Masalahnya, kenaikan pendapatan ini ternyata tidak cukup kuat untuk mengimbangi kenaikan beban. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Itulah sebabnya laba bersih justru turun dari Rp802,54 miliar menjadi Rp776,24 miliar. Jadi penurunan laba bukan karena bioskop mendadak sepi atau piutang macet. Justru masalah utamanya ada di struktur biaya yang naik. Laba usaha juga turun tipis dari Rp1,055 triliun menjadi Rp1,050 triliun, padahal pendapatan naik. Ini tanda yang sangat jelas bahwa tambahan omzet yang masuk habis tertahan oleh beban operasional yang membesar.

Salah satu pelaku utama yang menekan laba adalah penyusutan. Beban penyusutan naik dari Rp757,45 miliar menjadi Rp791,95 miliar. Amortisasi juga naik tipis dari Rp3,27 miliar menjadi Rp3,63 miliar. Kalau dibedah lebih rinci, penyusutan terbesar datang dari pengembangan prasarana Rp331,43 miliar, lalu peralatan studio dan kantor Rp217,84 miliar, dan aset hak-guna atau sewa Rp144,91 miliar. Ini penting, karena artinya tekanan laba bukan hanya datang dari biaya harian, tetapi dari konsekuensi investasi masa lalu dan ekspansi yang sedang berjalan.

Inilah salah satu ironi di bisnis bioskop. Ketika perusahaan rajin buka lokasi baru, bangun studio baru, dan menambah fasilitas, secara operasional itu bisa kelihatan progresif. Tetapi secara akuntansi, semua investasi itu menambah beban penyusutan yang terus menetes ke laporan laba rugi setiap tahun. Jadi kalau pendapatan tidak tumbuh cukup cepat, laba bersih akan terlihat tertahan walaupun bisnisnya tetap ramai. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Sepanjang 2025, CNMA menambah aset tetap baru sekitar Rp812,10 miliar. Penambahan ini terutama datang dari pembangunan prasarana baru Rp378,95 miliar dan peralatan studio atau bioskop baru Rp289,91 miliar. Karena CNMA memakai metode garis lurus, aset-aset ini belum sepenuhnya membebani 2025 kalau baru aktif di tengah atau akhir tahun. Artinya beban penyusutan setahun penuh baru akan terasa lebih kuat di 2026. Jadi tekanan ke laba bisa saja belum selesai, malah masih punya efek lanjutan ke depan.

Aset sewa juga ikut memperberat cerita ini. Berdasarkan PSAK 73, ruang bioskop yang disewa di mall tidak lagi sekadar dianggap biaya sewa bulanan biasa, melainkan dikapitalisasi sebagai aset hak-guna. Di akhir 2025, biaya perolehan aset hak-guna CNMA mencapai Rp2,16 triliun. Selama 2025 sendiri ada remeasurement Rp44,91 miliar dan penambahan sewa baru Rp74,46 miliar. Dari total nilai itu, akumulasi penyusutan sudah mencapai Rp821,99 miliar. Hanya di 2025 saja, aset sewa menyumbang beban penyusutan Rp144,91 miliar. Jadi kalau investor bertanya kenapa laba susah naik walau bioskop ramai, salah satu jawabannya ada di sini. Mereka menanggung biaya akuntansi besar dari kontrak sewa jangka panjang yang memang menjadi tulang punggung jaringan bioskop.

Sebagai pasangan dari aset hak-guna itu, CNMA juga mencatat liabilitas sewa sebesar Rp1,67 triliun. Ini bukan utang bank, melainkan nilai kini kewajiban sewa yang harus dibayar di masa depan. Jadi struktur keuangannya memang unik. Tidak ada utang bank, tetapi ada kewajiban sewa yang besar sekali karena model bisnis bioskop bergantung pada ruang di mall. Menariknya lagi, tidak semua sewa bersifat tetap. Ada juga sewa variabel berbasis revenue sharing yang langsung dibebankan ke laba rugi, dan nilainya Rp63,43 miliar di 2025. Jadi beban sewa CNMA itu dobel tekanannya. Ada yang masuk lewat penyusutan aset hak-guna, ada juga yang langsung lewat biaya sewa variabel. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kalau dari sisi arus kas, kondisinya justru jauh lebih sehat daripada laba akuntansi. CFO naik dari Rp1,64 triliun menjadi Rp1,74 triliun. Artinya bisnis ini tetap sangat kuat menghasilkan kas. Free cash flow juga melonjak dari Rp733,6 miliar menjadi Rp1,08 triliun, terutama karena capex turun dari Rp910 miliar menjadi Rp656 miliar. Jadi walaupun laba turun, uang tunainya justru makin bagus. Ini menegaskan bahwa penyusutan memang beban non-kas. Ia menekan laba, tetapi tidak langsung menyedot kas tahun berjalan. Karena itu, investor yang hanya fokus ke laba bisa terlihat pesimis, sedangkan investor yang fokus ke kas bisa jauh lebih tenang. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Intinya, CNMA itu sedang menghadapi efek samping dari agresivitas ekspansi. Mereka membangun banyak prasarana, menambah studio, menambah aset sewa, lalu semua itu menciptakan basis penyusutan yang makin besar. Kalau film yang tayang super kuat dan pendapatan bisa melonjak tinggi, beban ini bisa tertutup. Tetapi kalau pertumbuhan pendapatan hanya tipis seperti 2025, laba bersih akan gampang ketekan. Jadi Jumbo dan Agak Laen 2 memang membantu trafik dan menjaga pendapatan tetap naik, tetapi belum cukup kuat untuk mengalahkan beban struktur yang terus membengkak.

CNMA sekarang itu kaya kas tetapi laba akuntansinya sedang dibebani warisan ekspansi. Jadi masalah utama 2025 memang meroketnya beban perusahaan, terutama penyusutan dan sewa. Selama bioskop baru yang dibangun bisa cepat produktif, tekanan ini masih bisa ditoleransi. Tetapi kalau pertumbuhan penonton dan belanja F&B tidak cukup cepat, 2026 juga masih berpotensi terasa berat di laba bersih karena efek setahun penuh dari aset baru 2025 baru akan benar-benar masuk.

🎯 Inti masalah 2025
📈 Revenue Rp5,86 T naik dari Rp5,71 T
📉 Laba bersih Rp776,24 B turun dari Rp802,54 B
🧠 Film laris tidak cukup nutup beban yang naik

🧱 Beban penyusutan dan amortisasi
📌 Penyusutan Rp791,95 B naik dari Rp757,45 B
📌 Amortisasi Rp3,63 B naik dari Rp3,27 B
🏗️ Pendorong utama
🧱 Pengembangan prasarana Rp331,43 B
🎥 Peralatan studio dan kantor Rp217,84 B
🏬 Aset hak-guna Rp144,91 B
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

🏬 Beban sewa
🧾 Aset hak-guna Rp2,16 T
🏦 Liabilitas sewa Rp1,67 T
🔁 Sewa variabel revenue sharing Rp63,43 B

🚧 Ekspansi jadi beban masa depan
🛠️ Capex aset tetap baru Rp812,10 B
🧱 Prasarana baru Rp378,95 B
🎥 Peralatan studio baru Rp289,91 B
⏭️ 2026 rawan lebih berat
📉 Full year depreciation aset baru belum penuh terasa di 2025
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

💧 Tapi kas tetap kuat
💵 CFO Rp1,74 T naik dari Rp1,64 T
🧮 FCF Rp1,08 T naik dari Rp733,6 B
🧠 Jadi laba akuntansi ketekan, kas tetap sehat

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/7

testestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@muhherus ini bonus yang gak di sangka. lumayan la. tapi yang aku suka dari $CNMA itu deviden konsisten tiap tahun. cash nya juga banyak, berarti sumber uang untuk bagi deviden tidak ada masalah. Dan untuk long term investor, paling penting itu perusahaan nya jangan bangkrut. CNMA hampir gak punya hutang. Bagi yang sibuk gak follow news juga tetap bisa bobo nyenyak karena perusahaan nya aman.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Daftar Saham deviden di portofolio gue yang sudah keluar LK full year nya. Terimakasih emiten baik hati dan sayang ke retail. semoga deviden yield nya semakin besar tahun ini ya buat menutupi kepedihan sakit nya hold saham Konglo yang longsor dalam tanpa di kasih deviden yield yang di atas suku bunga deposito.

Daftar saham untuk saat ini yang sudah LK Full year:

$ARNA $PBID $CNMA. Kalau ada lagi yang keluar LK nya dan bagian dari portofolio saham deviden gue akan gue tambahkan di kolom komentar.

PS: Index mau merah mau ijo yang penting deviden yield nya. Semakin murah harga sahamnya, semakin besar deviden yield nya. Itulah kelebihan portfolio saham deviden. Peace of mind....

Read more...

LK Q4 $CNMA sudah keluar. secara tahunan EPS nya 8.46 perak lebih. secara kebiasaan DPR nya CNMA hampir 100%. kalau tahun ini sama juga di harga 105 deviden yield nya 8%. Daripada pusing lihat $IHSG yang turun terus karena Iran atau penurunan drastis saham Konglo, mending gue cicil CNMA dan bobo nyenyak sampai lebaran tiba. Peace of mind...

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

EmitenNews.com - PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk. (CNMA) emiten bioskop menutup buku 2025 dengan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk terkumpul sebesar Rp704,75 miliar hingga akhir tahun buku 2025. Tertakar turun 3,32 persen secara year on year dibandingkan periode tahun 2024...

www.emitennews.com

www.emitennews.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CNMA saham nya bagus, mm sama pengendali nya yang pgen gua jambak bibir nya. ntah hapanyang ada dipikiran mereka

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy