


Volume
Avg volume
PT AirAsia Indonesia Tbk Perubahan bidang usaha Perusahaan dari semula bergerak dalam bidang usaha pengadaan jasa transportasi darat, perbengkelan, perakitan suku cadang dan perdagangan umum, berubah menjadi perusahaan bergerak dalam bidang jasa konsultasi bisnis dan manajemen, dan perdagangan umum;
$IKAI $CANI $CMPP
EUFORIA FCA nampaknya akan lebih besar ketimbang saat September kemarin. DYOR
BLTA ELTY JGLE BNBR ARKA MDIA VIVA INCF BIPP BAPI GMFI dll.
Valuasi $GMFI Pasca RI
Request member di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345
Banyak investor baru ramai bertanya soal nasib GMFI justru setelah Rights Issue selesai, padahal biasanya pertanyaan seperti ini muncul sebelum aksi korporasi. Polanya klasik, begitu harga turun dari 92 ke 78, barulah rasa sakitnya terasa di porto. Penurunan itu setara 15,22%, cukup untuk bikin investor yang sudah nyangkut merasa seperti ditinggal sendirian di halte. Yang perlu dipahami, Rights Issue GMFI ini bukan sekadar cari cash, ini lebih mirip operasi besar untuk menyelamatkan neraca laporan keuangan. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Jumlah RI yang ditawarkan GMFI maksimal 90,05 Miliar saham baru, dan yang benar-benar terserap saat RI adalah 87,27 Miliar saham, artinya tingkat terserap 96,91%. Kedengarannya seperti sukses besar, tapi komposisinya yang menentukan cerita.
Dari 87,27 Miliar saham yang masuk via RI, porsi PT Angkasa Pura Indonesia lewat inbreng mencapai 82,10 Miliar saham, itu sekitar 94,08% dari total yang terserap. RI dari Angkasa Pura ini tidak ada real cash nya karena sifatnya inbreng alias tukar guling aset gedung jadi lembar saham.
Sementara cash murni dari publik yang tebus RI hanya 5,17 Miliar saham, sekitar 5,92% dari yang terserap. Bahkan kalau fokus ke porsi publik saja, dari jatah sekitar 7,95 Miliar saham, yang ditebus publik sekitar 65,02% dari jatah publik dan sisanya hangus, jadi minat publik pada RI GMFI ini suam - suam kuku. Ndak beneran laris tapi setidaknya lebih dari 50% jatah publik ditebus dari total jatah 7,5 Miliar lembar saham. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Efek skala yang paling terasa buat investor adalah jumlah saham beredar yang melonjak dari 37,57 Miliar menjadi 124,84 Miliar saham, naik 3,32 kali lipat. Ini berarti dilusi itu besar, dan wajar kalau pasar butuh waktu untuk mencerna, karena EPS ke depan harus bekerja lebih berat untuk menutup jumlah lembar yang jauh lebih banyak.
Dari sisi dana, inbreng bernilai 5,66 Triliun ditambah cash publik sekitar 356,67 Miliar, total headline value sekitar 6,02 Triliun.
Namun investor harus bisa membedakan, 5,66 Triliun itu aset non-cash, sementara 356,67 Miliar itu uang yang bisa dipakai beli spare part dan menggerakkan operasional. Jadi kalau investor berharap Rights Issue ini langsung menghapus masalah likuiditas, ekspektasi itu keliru dari awal, karena mayoritas suntikannya bukan uang tunai. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Di neraca, inbreng HGB seluas sekitar 972.123 m2 itu game changer untuk satu hal yang sangat penting, kepastian lokasi dan hilangnya beban sewa serta konsesi yang selama ini menekan, plus penghapusan liabilitas sewa terkait pihak berelasi yang sebelumnya tercatat sekitar USD 40,03 Juta, kira-kira 649,86 Miliar jika pakai kurs 16.233. Kalau memakai angka defisiensi modal sekitar USD 248,99 Juta, kira-kira 4,04 Triliun di kurs yang sama, maka kombinasi inbreng 5,66 Triliun dan cash 356,67 Miliar secara logika memang sanggup membalik ekuitas dari negatif jadi positif, kira-kira di kisaran 1,98 Triliun sebelum memperhitungkan biaya dan penyesuaian lain. Ini alasan kenapa dari sisi kesehatan neraca, Rights Issue ini memang langkah yang masuk akal. Tapi pasar saham tidak hidup dari neraca saja, pasar hidup dari kemampuan bisnis mengubah struktur itu menjadi cashflow yang konsisten.
Di titik ini baru nyambung kenapa harga masih bisa melemah walau penyerapan Rights Issue tinggi. Pasar sedang mengatakan, oke neraca dibersihkan, tapi buktikan dulu mesin uangnya jalan tanpa tersendat. Cash publik 356,67 Miliar itu membantu, tapi relatif kecil kalau dibanding skala kebutuhan modal kerja MRO, apalagi kalau rantai pasok dan terms pembayaran vendor tidak ikut membaik. Ditambah lagi ada risiko biaya transaksi yang bisa menggerus manfaat, misalnya eksposur BPHTB yang disebut sekitar 294,6 Miliar, kalau skema keringanan tidak final, itu bisa jadi lubang cash yang nyata. Jadi harga 78 itu bisa dibaca sebagai market discount atas risiko eksekusi, bukan sekadar market lupa bahwa Rights Issue sudah selesai. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Kalau investor ingin melihat apakah GMFI benar-benar punya harapan setelah Rights Issue, indikatornya sederhana aja sih. Pertama, cek dulu apakah penghilangan beban sewa dan konsesi benar-benar terlihat menurunkan cost base dan menaikkan margin, bukan cuma cantik di proforma. Kedua, cek juga apakah cashflow operasional membaik, terutama dari perputaran piutang dan inventory, karena bisnis MRO itu bisa profit di laporan, tapi ngos-ngosan di kas kalau billing dan collection lambat. Ketiga, cek lagi apakah ketergantungan pada pelanggan tertentu berkurang dan kontrak pihak ketiga naik, karena kalau revenue masih terlalu bertumpu pada grup sendiri, risikonya balik lagi ke masalah lama. Keempat, apakah belanja modal dan ekspansi fasilitas seperti hanggar dan engine shop benar-benar menghasilkan utilisasi dan kontrak baru, bukan sekadar rencana.
Jadi penurunan harga dari 92 ke 78 juga bisa dianggap upaya market mencerna fundamental baru GMFI. Kalau memakai jumlah saham pasca penjatahan 124,84 Miliar lembar, kapitalisasi pasar di 78 kira-kira 9,74 Triliun, sementara di 92 kira-kira 11,48 Triliun, artinya ada penyusutan nilai pasar sekitar 1,75 Triliun hanya dari perubahan harga itu.
Investor yang nyangkut sering berharap pasar menghargai Rights Issue sebagai kabar baik otomatis, padahal pasar biasanya minta output, bukan niat. Jadi harapan GMFI itu ada, tapi syaratnya jelas, manajemen harus mengubah aset dan perbaikan neraca menjadi cashflow, dan itu hanya bisa dibuktikan lewat tren kuartalan yang konsisten, bukan lewat pengumuman aksi korporasi lagi. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Pada akhirnya harga tergantung bandar π
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$GIAA $CMPP
1/10










$CMPP, Net incomenya boncos terus... apalagi pas covid gede bgt, sebelum 2016 sja msih untung... bisnis Sunset? Tony Fernandes dah gak kedengaran lgi kiprahnya ya....
Sesuai analisis tehnikal saya pada 13 Januari 2026, emiten $CMPP perhari ini ditutup pada harga 107. Uptrend sesuai garis pergerakan rata-rata.
Happy cuan buat semua yang sudah dapat barang di harga 93 dan 94. Enjoy the ride!
Beberapa hari ini lagi rekap dan hitung data penerbangan Indonesia dari dan ke Australia. Sementara baru kelar yang tahun 2023 dan 2024. Datanya ada di gambar.
Tujuannya agar bisa mengetahui breakdown kinerja dari emiten $CASS, khususnya dari segmen cargo and ground handling.
Baris berwarna biru adalah pelanggan CASS.
Coba komentar dulu mau ga disayembarakan tebak airline nya?
$GIAA $CMPP

$GIAA $GMFI $CMPP
apa itu papan pemantauan khusus (fca 5) dan beberapa strategi penyelesaiannya.
semoga bermanfaatπ

Morning 2026 setelah menebus RI $GMFI π§π»βπ»π΅
Ke 250 aja udh cukup π€£π€£.
Random tag
$GIAA $CMPP
1/3



Prospek saham di sektor pariwisata, penerbangan, dan transportasi wisata untuk tahun 2026 secara umum diproyeksikan cerah dan menjanjikan pertumbuhan positif, didukung oleh data dari sumber kredibel seperti BPS, World Economic Forum (WEF), dan Bank Indonesia (BI).
$WEHA $GMFI $CMPP πππ amankan asetβ
Berikut adalah analisis terperinci berdasarkan data dan laporan terkini:
Proyeksi Pertumbuhan Industri
Peringkat Global Meningkat:
Berdasarkan Travel and Tourism Development Index (TTDI) yang dirilis oleh WEF pada Mei 2024, peringkat pariwisata Indonesia melonjak 10 posisi ke peringkat 22 dari 119 negara. Ini menunjukkan peningkatan daya saing dan potensi besar untuk menarik lebih banyak wisatawan internasional pada 2026
Target Kunjungan Optimis:
Pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 16 hingga 17,6 juta orang pada tahun 2026, serta 1,18 miliar pergerakan wisatawan nusantara (wisnus). Target devisa pariwisata juga dibidik menembus US$24,7 miliar.
Kontribusi PDB:
Kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) diharapkan meningkat, diproyeksikan menembus 4,6 hingga 4,7 persen pada 2026.
Data Sektor Transportasi Wisata
Pertumbuhan Positif:
Kinerja pemesanan transportasi sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan positif. Pemesanan transportasi tumbuh 23 persen, menunjukkan permintaan yang kuat yang diperkirakan berlanjut hingga 2026.
Pergeseran Preferensi Moda:
Terjadi pergeseran preferensi ke moda transportasi darat, dengan pemesanan kereta api dan bus meningkat signifikan (47% dan 46% masing-masing), didorong oleh harga yang lebih terjangkau dan konektivitas antardaerah yang membaik.
Peningkatan Infrastruktur:
Pemerintah terus fokus pada pembangunan infrastruktur inklusif yang menunjang sektor pariwisata, termasuk aksesibilitas transportasi dan akomodasi, yang menjadi faktor pendukung utama pertumbuhan industri.
Faktor Pendukung Utama
Kebijakan Pemerintah yang Mendukung: Kolaborasi kuat antara pemerintah, Bank Indonesia, dan pelaku industri melalui inisiatif seperti "Indonesia Tourism Outlook 2025/2026" dan berbagai insentif fiskal (seperti tax holiday dan tax allowance) memperkuat ekosistem pariwisata.
Digitalisasi:
Perilaku wisatawan yang semakin digital (89% mencari inspirasi melalui media sosial) mendorong pelaku industri untuk beradaptasi dengan teknologi. Penggunaan AI dan platform digital dalam pemasaran dan manajemen destinasi meningkatkan efisiensi dan pengalaman pengunjung.
Dominasi Gen Z dan Milenial:
Karakteristik pasar didominasi oleh Gen Z dan milenial yang mencari pengalaman otentik dan "nilai untuk uang" (value for money), bukan sekadar kemewahan. Ini membuka peluang bagi pengembangan desa wisata dan ekowisata.
Investasi Swasta:
Realisasi investasi sektor pariwisata menunjukkan pertumbuhan kuat, meningkat 44,03% pada semester I 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek industri ini.
Risiko dan Tantangan
Meskipun prospek cerah, terdapat tantangan seperti ketidakpastian ekonomi global, potensi risiko geopolitik, isu lingkungan, dan infrastruktur yang belum merata di semua daerah. Namun, dengan strategi mitigasi risiko dan fokus pada pariwisata berkelanjutan, sektor ini dipandang tangguh.
Kesimpulan Investasi
Secara keseluruhan, data dari sumber kredibel mengindikasikan bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum pertumbuhan signifikan bagi sektor pariwisata dan turunannya di Indonesia. Peningkatan peringkat daya saing, target pemerintah yang ambisius, dan tren pasar yang kondusif memberikan sinyal positif bagi kinerja saham di industri terkait.

SIAP-SIAP ASING SUDAH GAK PERCAYA TAMBANG, SUMATERA, ACEH, baru-baru ini KALIMANTAN & PAPUA. besok Bencana Mana Lagi??
2026 ERANYA NAIK PERINGKAT dari sektor yang aman dari pengrusakan Hutan.
$GMFI $WEHA $CMPP πππ

$NINE Part 3
Part 1 & 2 dulu bahas masalah rekam jejak tata kelola owner dianggap fear. Ternyata benar asetnya sama aja yang dimasukin dari yang dulu sempat delisting di ASX (Australia Stock Exchange).
Lalu Clash sama Bursa, suspen lama.
Sekarang saya post isinya pertanyaan saja terkait menyikapi berita aset yang akan dimasukan.
$CMPP dulu RI berapa Triliun dan BACKDOOR, sekarang market cap-nya segitu lagi juga karena bisnisnya rugi beruntun. Naiknya pun pernah tinggi, tapi pucuk tidak pernah ada yang tau. $PANI itu special case.
1. Anda perlu cari tahu, sebenarnya apa aktivitas usaha dari Poh Golden Ger Resources. Hint: Annual Report terakhir di tahun 2021 menunjukkan list anak usaha dan basis perusahaan mereka dimana).
Mereka punya lahan itu ditambang atau nggak? atau mereka cuma perusahaan yang melakukan eksplorasi saja? bukan eksploitasi?
2. Anda cari tahu, calon usaha yang mau diimbreng itu akan mewarisi utang lama perseroan atau nggak? SEMISAL aktivitas usahanya dulu perlu banyak biaya.
Baru deh masuk itung-itungan di Rights Issue, delusi kepemilikan, sama kepentingan owner (dari MTO bisa terlihat, dari kondisi annual report mereka bisa di konfirmasi).
Semisal sudah bisa jawab 2 pertanyaan itu, akan terlihat beberapa hal:
1. Kenapa mereka mau Rights Issue? siapa targetnya?
2. Kenapa Advanced Opportunity Fund guyur market sebelumnya?
3. Kenapa mereka rugi beruntun 5 tahun dan delisted dari Australia? (Hint: ada di bisnis mereka dan biaya mereka).
Goodluck.
1/4




2026 adalah PUNCAK PULIH dan MASA DEPAN INDUSTRI PENERBANGAN dan PARIWISATA Indonesia.
$GMFI $CMPP $WEHA GIA
Semenjak 2022, 3 tahun yang lalu Era Coped-19, berdasarkan data Penerbangan Indonesia diprediksi akan pulih tahun 2026 yang tinggal menghitung jari..
baca selengkapnya....
https://cutt.ly/ftfwgfGT
Mengapa Indonesia? (The Market Power)
Indonesia adalah raksasa penerbangan yang sedang bangkit. Berikut adalah data faktualnya:
Peringkat Global: Diprediksi menjadi pasar transportasi udara ke-6 terbesar di dunia pada tahun 2034.
https://cutt.ly/1tfwgfjl
Volume Penumpang: Proyeksi 390 juta penumpang (Domestik & Internasional).
Dominasi Regional: Menguasai 27% total pasar ASEAN (11,2 juta kursi per Desember 2024).
Laju Pertumbuhan: 7,4% per tahun (2x lipat lebih cepat dari rata-rata pertumbuhan global).
3. Peluang Investasi & Kebutuhan Armada
Sebuah peluang emas bagi produsen pesawat dan penyedia layanan:
Kebutuhan Pesawat Baru: Dibutuhkan minimal 1.000 pesawat baru dalam 20 tahun ke depan.
Potensi: Menjangkau permintaan pasar yang belum terpenuhi secara substansial di wilayah kepulauan.
4. Kilas Balik & Ekspektasi 2026
Membangun momentum dari kesuksesan tahun-tahun sebelumnya:
IAS 2024 & 2025 IAS 2026 (Proyeksi)
250 Pemimpin Industri 300+ Peserta Tingkat Tinggi
Delegasi Global Pemangku Kepentingan Utama & Inovator, Diskusi Strategis Penekanan pada Ketahanan & Keberlanjutan.
BACAβ
https://cutt.ly/xtfwgfzo

BELAJAR MEMBACA LAPORAN KEUANGAN 4
Bagian AKTIVA atau ASET
Neraca tidak memberikan informasi langsung nilai sebuah perusahaan, namun informasi tersebut dapat dipelajari, digabung, dengan laporan lain ( Laporan laba rugi ) secara spesifik neraca di tujukan membantu untuk analisa struktur Aset, Liabilitas, Ekuitas
Fokus tulisan kali ini adalah ASET atau Sering disebut AKTIVA
. Definisi aset yaitu segala sesuatu yang memiliki nilai ekonomi dan dapat memberikan keuntungan, aset tersusun dari ( Liabilitas+Ekuitas )
Gambar dibawah ini adalah contoh dari laporan keuangan $DRMA Gambaran penyajian informasi aset
Diklasifikasikan menjadi dua bagian
1.) Aset lancar ( Current asset) yaitu aset yang dapat di konversi jadi cash atau digunakan dengan waktu dibawah satu tahun contoh nya ada
Kas setara kas , piutang usaha, persediaan, Uang muka
bagi yang belum tau piutang usaha itu apa, Yaitu ketika konsumen beli barang ke kita namun pembayaran masih kurang nah kurangnya itu adalah piutang usaha
Fungsi aset lancar yaitu menopang Likuiditas perusahaan, dan kegiatan operasional. kalau Aset lancarnya kering maka bisa saja perusahaan kekurangan modal, Bahan baku atau keterlambatan pembayaran dari konsumen
2.) Aset Tetap
aset berbentuk barang berat atau sulit dicairkan memerlukan waktu diatas satu tahun, Digunakan untuk operasional jangka panjang, misalnya mesin produksi, Lahan, Pabrik, bangunan selain itu ada aset tak berwujud seperti hak paten, lisensi
lalu apa yang perlu diperhatikan?
> Amati kualitas aset nya apakah di dominasi Ekuitas atau susunan liabilitas, jika memakai Liabilitas tentu masuk kategori bisnis aset light yaitu bisnis yang memakai Leverage aset perusahaan lain untuk kegiatan operasional nya, misalnya sewa contoh $CMPP
> Apakah aset lancar cukup untuk menjaga kewajiban lancar dari perusahaan
> Tingkat pertumbuhan aset, Pastikan total aset ada pertumbuhan growth, menandakan eksistensi sebuah bisnis masih layak , tanda bahwa perusahaan ekspansi
Random tag $SUPA

Enterpreneur dan Investor tidak ada kata LIBUR, mesti jiwa raganya sedang ikut Liburan Panjang bersama keluarga mengingat Natal, Tahun Baru berdekatan dengan Ramadhan dan Lebaran $PJAA $WEHA $CMPP tapi otaknya terus bergerak agar sel-sel terus tumbuh.

3 SKENARIO ENTRY $CMPP (Versi Swing Trader) β Harga 98
1οΈβ£ SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 95 β 100
- Stoploss: < 90
- TP1: 105
- TP2: 110 β 115
Alasan: Harga berada dekat support minor, peluang rebound teknikal masih terbuka selama 90 bertahan Boss.
2οΈβ£ SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative Entry β paling aman)
- Entry: 90 β 94
- Stoploss: < 87
- TP1: 98
- TP2: 105 β 110
Alasan: Entry lebih dekat ke area demand kuat, risk/reward paling ideal untuk swing Boss.
3οΈβ£ SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy jika breakout > 105 dengan volume besar
- Stoploss: < 100
- TP1: 110
- TP2: 115 β 125
Alasan: Breakout resistance berpotensi memicu momentum lanjutan jika buyer dominan Boss.
β Alasan Buy:
β’ Harga low-price dan berada di area akumulasi pendek
β’ Potensi teknikal rebound jika volume mulai meningkat
β’ Cocok untuk scaling entry sesuai skenario Boss
β Risiko:
β’ Jika 90/87 jebol, peluang koreksi lebih dalam terbuka
β’ Saham low-price rawan volatil & false breakout
β’ Stoploss wajib Boss untuk proteksi modal
Saya bantu buat map-nya, eksekusi tetap di tangan Boss βπ
Ketik nama sahamnya Boss, contohnya $KRAS $INDF. Biar saya buatkan skenarionya.
3 SKENARIO ENTRY $CMPP (Versi Swing Trader) β Harga 101
1οΈβ£ SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 98 β 105
- Stoploss: < 92
- TP1: 110
- TP2: 115 β 120
Alasan: Harga berada dekat support minor dan peluang rebound teknikal masih terbuka selama 92 tidak ditembus Boss.
2οΈβ£ SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative Entry β paling aman)
- Entry: 92 β 97
- Stoploss: < 88
- TP1: 101
- TP2: 110 β 115
Alasan: Entry dekat demand kuat, risk/reward paling ideal untuk swing Boss.
3οΈβ£ SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy jika breakout > 110 dengan volume besar
- Stoploss: < 105
- TP1: 115
- TP2: 120 β 128
Alasan: Breakout resistance bisa memicu momentum naik lebih kuat bila buyer dominan Boss.
β Alasan Buy:
β’ Harga low-price sehingga menarik untuk swing pendek
β’ Berada di area akumulasi, potensi rebound jika volume masuk
β’ Cocok untuk scaling entry sesuai skenario Boss pilih
β Risiko:
β’ Jika 92/88 jebol, peluang turun lebih dalam terbuka
β’ Saham murah rawan volatil & fake breakout
β’ Stoploss wajib Boss untuk jaga modal
Semua kembali ke keputusan masing-masing ya Boss, saya bantu kasih map-nya β eksekusi tetap di tangan Boss βπ
$HAIS $HKMU
PT AirAsia Indonesia Tbk - CMPP
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Kunjungi dan follow kami untuk laporan lengkap fundamental emiten!
Sumber Data: https://cutt.ly/ntiM3DwP
$CMPP
1/4



