


Volume
Avg volume
PT Bumi Serpong Damai Tbk adalah perusahaan properti dengan pusat pengembangan lahan di daerah Tangerang. Perusahaan group Sinarmas Land ini mempunyai bisnis utama sebagai pengembang lahan hunian, komersil, dan industri beserta fasilitas-fasilitasnya. Perusahaan telah memperkukuh posisinya di antara para pengembang terunggul di regional, menawarkan konsep-konsep unik dan kualitas teratas. Jejak langkah Perusahaan kini bahkan sudah menjelajahi negara dengan proyek-proyek di berbagai kota utama di Indonesia.
@FeryCitraF harga masa kini nya saja sudah terlalu mahal bro, kalau mau berdasarkan progress $BSDE dan $PWON masih lebih baik dengan valuasi yang lebih murah
$BSDE
Bearish Scenario (Koreksi)
Entry Short (Jika Ingin Sell/Short):
Breakdown di bawah 935 dengan volume tinggi ā konfirmasi penutupan candle di bawah 935
Target 1: 920ā925 ā Support minor & EMA 55
Target 2: 900ā905 ā Strong Low & zona discount
Stop Loss: Di atas 950 ā Resistance kuat (PDH & EMA 8)
Bullish Scenario (Jika Bounce Terjadi)
Rebound di 935 bisa membawa harga naik kembali ke 940ā945 (Equilibrium & PDH)
Break di atas 945 = sinyal reversal bullish menuju 955ā960 (zona premium & resistance psikologis)
Holder (Sudah Punya Saham):
ā Pertimbangkan cut loss atau take profit jika harga turun di bawah 935.
ā Jika ingin hold, pasang stop loss di 925 untuk membatasi risiko.
Buyer Baru (Ingin Masuk Long):
ā Tunggu konfirmasi bounce dari 935 dengan candle hijau kuat dan RSI > 50.
ā Atau, entry saat pullback ke 925ā930 dengan konfirmasi volume dan pola reversal.
Target Realistis (Jangka Pendek - Intraday/Swing 1-2 hari):
ā 940ā945 jika terjadi rebound
ā Potensi lanjutan ke 955ā960 jika breakout 945 terkonfirmasi dengan volume tinggi
Sinyal Tambahan:
Terdapat label āDouble Bottomā di area 915ā920 ā pola pembalikan bullish yang kuat.
Juga ada beberapa label āReversal Bullishā di area 925ā930 ā menandakan potensi pembalikan tren jika harga menemukan support kuat.
Harga saat ini berada di zona Equilibrium ā artinya pasar sedang seimbang, siap untuk breakout ke atas atau bawah.

IDX Property ATH juga seperti IHSG, namun, big player seperti BSD $BSDE, Summarecon $SMRA, Ciputra $CTRA, Pakuwon PWON, belum ada pergerakan berarti, YTD semua kompak minus lebih dari 10%. Memang ada kenaikan dibanding April, itu hanya momentum saja saat index ambrol April 2025. Apa ini karena bandar dilarang memainkan perusahaan perusahaan besar tersebut???

PT Bumi Serpong Damai Tbk - BSDE
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Kunjungi dan follow kami untuk laporan lengkap fundamental emiten!
$BSDE
1/4




Sejak april 2025 indeks properti naik 1 kali lipat dari sekitar 600an dan sekarang di 1200an, tapi emiten properti besar seperti $APLN $BSDE $CTRA SMRA PWON malah diam ditempat. Memang agak lain ini BEI, bisa-bisanya emiten properti valuasi kecil menggerakan indeks properti š
breaking news sejarah baru MG terguyur di $SMDM tau kan sepelit apa Sinarmas grup"setara bakrie cs" š
$PANI $BSDE
$SMDM di antara pada negative2 ini. saya msh yakin dgn emiten ini
1. milik $BSDE
2. free float cman 1%
3. taipan lain bergerak, masa grup bsd nga gerak
4. harga saham msh murah . potensi ke 2k msh ada
5. buat swing ya oke banget
kalau mau gorengan ya silahkan ke emiten lain
$ATIC $LSIP $BSDE
BERITA MAKRO EKONOMI (Per 26 November 2025)
1. Sentimen Global: Dolar AS Melemah, Harapan Rate Cut The Fed Menguat
Kabar Baik: Indeks Dolar AS (DXY) terpantau melemah setelah rilis data ekonomi AS (penjualan ritel & PPI) yang lebih lunak dari ekspektasi.
Dampak: Ini meningkatkan optimisme pasar bahwa The Fed (Bank Sentral AS) akan segera memangkas suku bunga.
Efek ke IHSG: Pelemahan dolar biasanya menjadi angin segar bagi Rupiah dan arus dana asing (foreign flow) yang berpotensi kembali masuk ke pasar saham Indonesia (IHSG).
2. Sentimen Domestik: Ekonomi Tumbuh Solid
PDB Kuartal III: Ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,04% (YoY) pada Kuartal III-2025. Ini menjaga daya beli masyarakat yang menjadi katalis positif bagi emiten barang konsumsi (seperti ADES) dan properti (BSDE).
Prediksi IHSG: Setelah koreksi 0,56% kemarin, IHSG diprediksi akan mencoba rebound atau bergerak sideways di rentang 8.500 - 8.570 pada perdagangan hari ini.
š¢ BERITA MIKRO & KINERJA EMITEN (Update Terbaru)
1. ATIC (PT Anabatic Technologies Tbk)
Berita Terkini: ATIC masuk dalam nominasi "The Best Investortrust Companies 2025", yang meningkatkan reputasi perusahaan di mata investor institusi.
Kinerja: Fokus manajemen saat ini adalah ekspansi layanan Cloud dan Cybersecurity untuk tahun 2025-2026. Belum ada aksi korporasi besar (seperti dividen/rights issue) di bulan November ini.
Sentimen Pasar: Di forum investor (Stockbit/Stream), sentimen ritel masih cenderung wait and see namun optimis karena valuasi dianggap masih murah (seperti analisis Anda sebelumnya).
Posisi: Masih fase konsolidasi, menanti arus dana masuk ke sektor teknologi second liner.
2. LSIP (PT PP London Sumatra Indonesia Tbk)
š KINERJA CEMERLANG (Q3 2025):
Laba Bersih: Melonjak drastis menjadi Rp1,25 Triliun per Kuartal III-2025.
Pertumbuhan: Naik 55% (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu (Rp802 Miliar).
Pemicu: Kenaikan harga CPO dan efisiensi operasional menjadi pendorong utama.
Dividen: LSIP sudah membagikan dividen Rp65/saham di pertengahan tahun. Tidak ada jadwal dividen interim di November.
Rekomendasi: Dengan laba yang loncat 55%, valuasi LSIP saat ini menjadi semakin menarik (PER turun). Ini adalah sinyal fundamental yang sangat kuat.
3. BSDE (PT Bumi Serpong Damai Tbk)
Kinerja Solid (Q3 2025):
Laba Bersih: Mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,36 Triliun.
Marketing Sales: Sudah mencapai 71% dari target tahunan per September, menandakan penjualan properti masih on-track.
Aksi Korporasi: BSDE baru saja menerbitkan Obligasi sebesar Rp1 Triliun. Dana ini digunakan untuk modal kerja dan penyelesaian proyek di BSD City. Ini menunjukkan perusahaan sedang ekspansif.
Teknikal: Harga saham cenderung sideways di area Rp940-Rp960, menunggu katalis pemangkasan suku bunga BI (BI Rate) yang biasanya langsung mendongkrak sektor properti.
4. ADES (PT Akasha Wira International Tbk)
š PERTUMBUHAN KONSISTEN (Q3 2025):
Laba Bersih (9M 2025): Tembus Rp488,5 Miliar, naik signifikan dibanding periode sama tahun lalu (Rp350 Miliar).
Pertumbuhan Laba: Naik sekitar 39,5% (YoY).
Kesehatan: Perusahaan sangat sehat dengan Cash tebal (Rp1 Triliun) dan Utang yang sangat kecil (Debt to Equity hanya 0,19x).
Pergerakan Harga: Harga saham ADES berada di level tinggi (sekitar Rp15.000-an). Kenaikan laba yang konsisten ini membenarkan alasan kenapa harga sahamnya terus "dijaga" di level premium.
š” Kesimpulan & Strategi Singkat
ATIC: Hold. Fundamental membaik, tapi butuh kesabaran karena belum ada "berita ledakan" baru di bulan November ini.
LSIP: Bintang Utama. Laba naik 55% adalah berita besar. Jika terjadi koreksi harga, ini kesempatan buy on weakness karena kinerja Q3 sangat bagus.
BSDE: Hold/Accumulate. Sentimen suku bunga turun (The Fed & BI) di akhir tahun atau awal 2026 akan menjadi "bensin" utama saham ini.
ADES: Hold. Saham defensive terbaik di portofolio. Kinerja Q3 membuktikan perusahaan ini "kebal resesi" dan terus bertumbuh double digit.
Review Saham $DMAS
Sebagai investor property aku selalu tertarik sama saham yang punya potensi jangka panjang. Salah satu yang lagi aku pantau adalah DMAS. Awalnya aku kira ini mirip perumahan residensial, tapi ternyata DMAS lebih fokus ke pengembangan kawasan industri dan area komersial.
Proyek Utama DMAS:
- Kawasan industri strategis, terutama di Jabodetabek
- Penyewaan lahan industri, area komersial, dan fasilitas pendukung industri
- Menyasar bisnis skala menengah hingga besar
Kelebihan:
- Stabil untuk investor jangka panjang karena permintaan industri relatif konsisten
- Diversifikasi portofolio properti, bukan cuma residensial tapi juga industri
- Potensi pertumbuhan seiring ekspansi kawasan industri
Kekurangan / Risiko:
- Sensitif terhadap kondisi ekonomi dan investasi industri
- Dividen bisa fluktuatif tergantung occupancy dan permintaan sewa
- Likuiditas saham tergolong rendah
Kesimpulanku
DMAS cocok banget untuk investor yang ingin exposure ke properti industri. Strategi terbaik yaitu pantau terus proyek, occupancy dan berita ekspansi kawasan industri. Terus rajin untuk tambah lot sesuai kemampuan. Untukku DMAS jadi salah satu portofolio properti selain $BSDE dan $PWON supaya ada keseimbangan antara residensial dan industri.
#InvestorProperti #DMAS #SahamIndonesia #KawasanIndustri #PropertiJangkaPanjang #Stockbit #InvestasiSaham #DiversifikasiPortofolio #LongTermInvesting
š 25 November 2025 - $BSDE (Menurut Bloomberg Terminal)
šµ Buy Area: 950-930
š¤ Take Profit: Kalau udah cuan tuh diambil, bukan dititipin ke bandar! š
šØ Stop Loss: 900
ā ļø Disclaimer ON!
š Analisa bukan ajakan!
š¢ Cut Loss? Siap. Nyangkut? Nggak.
Kalau cuan, kasih like ā¤ļø, follow š¤ & comment āļø ya! Biar gak ketinggalan saham berikutnya! š¤š¤£š
$BSDE
======================================================================
ANALISA FUNDAMENTAL SAHAM: BSDE
======================================================================
Tanggal Analisa: 2025-11-24 14:41
Time Horizon: 5 bulan
Perusahaan: PT Bumi Serpong Damai Tbk
Sektor: Real Estate
Industri: Real Estate - Development
REKOMENDASI: š¢ BUY
Confidence Score: 70/100
š ANALISA HARGA WAJAR (FAIR VALUE):
======================================================================
Harga Saat Ini: Rp 940
Fair Value (Nilai Wajar): Rp 2,297
Range Harga Wajar: Rp 1,838 - Rp 2,757
š Status Valuasi: UNDERVALUED š¢
š” Rekomendasi: BUY - Harga di bawah nilai wajar
šÆ Confidence Level: VERY HIGH āāāā
š¢ UNDERVALUED: Saham ini 144.4% lebih MURAH dari harga wajar
š° Potensi Upside: +144.4%
šÆ Target Price: Rp 2,297
ā
Zona Beli: ⤠Rp 1,838
š¢ Analisa Sektor-Specific:
Sektor: Real Estate
Metode Prioritas: PBV, DIV
Benchmark PE: 15
Target Dividend Yield: 6.0%
š Metode Valuasi yang Digunakan (4):
1. PE Method (EPS: Rp 144 Ć Fair PE: 9.1)
ā Valuasi: Rp 1,308
2. PBV Method (Book Value: Rp 2040 Ć Fair PBV: 1.50)
ā Valuasi: Rp 3,060
3. PS Method (Revenue/Share: Rp 597 Ć Fair PS: 1.35)
ā Valuasi: Rp 806
4. Graham Number (ā(22.5 Ć EPS Ć BV) = Rp 2574)
ā Valuasi: Rp 2,574
š Statistik Konsistensi Valuasi:
⢠Mean (Rata-rata): Rp 1,937
⢠Median: Rp 1,941
⢠Std Deviation: Rp 914
⢠Coefficient of Variation: 47.2%
⢠Konsistensi: VARIED
⢠Range: Rp 806 - Rp 3,060
ā ļø Hasil valuasi bervariasi signifikan, perlu analisa lebih mendalam
šÆ STRATEGI TRADING:
======================================================================
Harga Sekarang: Rp 940
Aksi: BUY
š BELI di harga: Rp 926
š Stop Loss: Rp 895
šÆ Take Profit 1: Rp 990
šÆ Take Profit 2: Rp 1,051
šÆ Take Profit 3: Rp 1,196
š° Expected Return: 13.5%
š Risk/Reward Ratio: 4.03
ā±ļø Time Horizon: 5 bulan
š Level Teknikal:
Support: Rp 785 | Rp 819 | Rp 936
Resistance: Rp 990 | Rp 1,051 | Rp 1,128
Volatility: 3.12%
š Korelasi dengan Fair Value:
ā
Fair Value (Rp 2,297) mendukung sinyal BUY
š” Target TP bisa disesuaikan dengan Fair Value sebagai reference
š VALUASI:
----------------------------------------------------------------------
Market Cap: Rp 19.66T
PE Ratio: 6.51
PB Ratio: 0.46
š° PROFITABILITAS:
----------------------------------------------------------------------
ROE: 6.89%
ROA: 2.96%
Profit Margin: 24.18%
š„ KESEHATAN KEUANGAN:
----------------------------------------------------------------------
Debt/Equity: 29.15
Current Ratio: 2.87
šµ DIVIDEN:
----------------------------------------------------------------------
Dividend Yield: 0.53%
ā ļø Di bawah target sektor (6.0%)
Annual Dividend: Rp 5
Dividen Terakhir: Rp 5.00 (2017-06-12)
š MANAJEMEN & KEPEMILIKAN:
----------------------------------------------------------------------
Direksi & Komisaris:
⢠Mr. Franciscus Xaverius Ridwan Darmali (71 tahun) - President Director
⢠Ms. Lie Jani Harjanto (57 tahun) - Financial Director & Director
⢠Ms. Monik William (61 tahun) - Operational Director & Director
Kepemilikan Institusional: 5.93%
Kepemilikan Insider: 82.82%
ANALISA DETAIL:
----------------------------------------------------------------------
ā Market cap besar (Rp 19.66T) ā perusahaan stabil
ā PE sangat rendah (6.5) ā sangat undervalued
ā PBV sangat rendah (0.5) ā harga di bawah book value
ā ROE rendah (6.9%) ā efisiensi kurang
ā Profit margin tinggi (24.2%)
ā Debt/Equity tinggi (29.15) ā risiko finansial tinggi
ā Current ratio baik (2.87) ā likuiditas sehat
ā Revenue menurun (-12.8%)
ā Dividen konsisten (9x pembayaran dalam histori)
ā Informasi manajemen tersedia (5 pejabat)
ā Kepemilikan insider sangat tinggi (82.8%) ā risiko konsentrasi
ā Dividen konsisten (9x) - terakhir: Rp 5 (2017-06-12)
ā Pertumbuhan pendapatan lemah (-12.8%)
ā Laba menurun (-79.5%)
ā Skala besar ā barrier to entry tinggi
======================================================================
ā ļø DISCLAIMER:
Analisa ini berdasarkan data fundamental, teknikal, dan valuasi multi-metode.
Fair value dihitung dengan weighted average dari 5 metode profesional:
PE Ratio, PBV, Price-to-Sales, Dividend Yield, dan Graham Number.
BUKAN rekomendasi investasi. Lakukan riset tambahan sendiri.
Investasi memiliki risiko. Kerugian menjadi tanggung jawab investor.
Semua valuasi dan target price adalah estimasi dan bisa berubah.
$BSDE
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) per hari ini, Senin, 24 November 2025:
1. Kinerja Saham Terkini
Posisi Harga: Pada penutupan perdagangan pekan lalu (Jumat, 21 November 2025), saham BSDE ditutup di level Rp945 - Rp955.
Tren Perdagangan: Saham BSDE cenderung bergerak sideways (mendatar) dengan sedikit tekanan jual dalam beberapa hari terakhir, mengikuti tren Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sedang berkonsolidasi.
Prediksi Hari Ini: Analis memperkirakan pergerakan saham hari ini masih akan dipengaruhi oleh sentimen pasar global dan domestik, di mana investor sedang mencermati kebijakan suku bunga dan daya beli konsumen.
2. Kinerja Keuangan (Laporan Kuartal III - 2025)
Laporan keuangan terbaru yang dirilis akhir Oktober/awal November 2025 menunjukkan performa berikut:
Pendapatan Usaha: BSDE membukukan pendapatan sebesar Rp8,76 triliun, mengalami koreksi sekitar 12-13% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (Rp10,06 triliun).
Laba Bersih: Tercatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,36 triliun. Penurunan ini dipengaruhi oleh tingginya basis pendapatan tahun lalu, namun perusahaan berhasil menjaga efisiensi beban pokok penjualan.
Pra-penjualan (Marketing Sales): Hingga akhir September 2025, BSDE berhasil meraih pra-penjualan sebesar Rp7,1 triliun. Angka ini setara dengan 71% dari target tahunan sebesar Rp10 triliun, menunjukkan bahwa perusahaan berada di jalur yang tepat (on-track) untuk mencapai target akhir tahun.
3. Aksi Korporasi & Proyek Terbaru
Penerbitan Obligasi & Sukuk: Pada September 2025, BSDE telah mencatatkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Tahap I di Bursa Efek Indonesia. Dana ini digunakan untuk modal kerja dan pengembangan proyek di kawasan BSD City.
Dividen: Perlu diingat bahwa pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pertengahan tahun ini, BSDE memutuskan untuk tidak membagikan dividen dari laba tahun buku 2024. Seluruh laba bersih dialokasikan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan dan ekspansi bisnis.
Fokus Proyek: Penjualan masih didominasi oleh segmen residensial (rumah tapak) dan komersial (ruko/lahan komersial) di area BSD City, serta kontribusi dari proyek Grand Wisata Bekasi dan Kota Wisata Cibubur.
4. Sentimen & Prospek
Suku Bunga BI: Keputusan Bank Indonesia menahan suku bunga di level 4,75% pada November ini dinilai netral hingga positif bagi sektor properti, meskipun dampaknya terhadap lonjakan permintaan KPR belum instan.
Insentif PPN DTP: Manajemen BSDE optimistis insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang masih berlaku dapat membantu mendongkrak penjualan unit ready stock di sisa tahun 2025.
$BSDE lagi konsen urus SMDM maka SMDM mulai naik sedang BSDE terkoreksi. Mungkin juga ritel pindah ke SMDM
$BSDE $CTRA apa yang mau di harepin, ritelnya banyak, belum ada katalis positif.. mudah mudahan bulan depan BI turunin suku bunga lagi