


Volume
Avg volume
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau BMRI merupakan bank BUMN yang melakukan usaha di bidang perbankan. Entitas anak Perseroan diantaranya: PT Bank Syariah Mandiri (perbankkan syariah), Bank Mandiri (Europe) Limited (perbankan), PT Mandiri Sekuritas (Sekuritas), PT Bank Sinar Harapan Bali (perbankan), PT Mandiri Tunas Finance (pembiayaan konsumen), Mandiri Internasional Remittance Sendirian Berhad (layanan Remittance), PT Axa Mandiri Financial Service (Asuransi jiwa) dan PT Mandiri AXA General Insurance (Asuransi kerugian). Entitas asosiasi dan pengendalian bersama Perseroan: PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (Lembaga Penyelesa... Read More
@DianBudiPrasetyo Harap bersabar karena bullishnya harusnya di Q2 2026 ke atas. Karena:
1. Ruang BI menurunkan sukuk bunga berkurang karena meski Fed diprediksi menurunkan 1x, penurunan ke 2nya berkurang kemungkinannya (inflasi menguat tetapi tenaga kerja masih ok).
2. Tidak seperti bank yang mana pemerintah bisa melakukan injeksi likuiditas ke himbara $BBRI $BMRI untuk menurunkan bunga dan support ekosistem.
Saham properti itu tidak punya supply problem tapi demand problem, yang meski sudah diberikan insentif tetapi tidak membaik. Berdasarkan data Bank Indonesia, 75% rumah residensial dibeli melalui KPR. Artinya? Kalau besok tidak tau mau makan apa, ngapain beli rumah?
3. 2025-2026 seharusnya melandai ya penjualannya karena pembisnis dan investor masih wait and see (ditambah perang Iran-Us&Israel).
4. Tahun pajak akan datang, mengingat defisit apbn sudah hampir dibatas "K.O". Bisnis akan makin was-was buat hire atau spend budget mereka.
Jadi, $CTRA seharusnya stagnan untuk Q1 atau Q2, belum bisa bullish untuk tahun ini kecuali ekonomi membaik di Q3 Q4.
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham Kamis (05/3/2026) dibuka menguat di level 7.695,347. Hingga pukul 09.12 WIB, IHSG terpantau di level 7.708,837, menguat 131,773 poin atau naik 1,74% dari penutupan Rabu (04/3/2026) di level 7.577,064.
Saham-saham...

stockwatch.id

@endymaulidi alkhirnya gw sadar prabowo sama aja demgan jokowi dan sama dgn listyo. Ngga kebayang akhir tahun bakalan seberapa besar ledakan ini. Tuhan ngga akan diam. Air mata org kecil akan membuka kekuasaan Tuhan. Bahwa mereka yg selama inj bermain dgn kekuasaannya akan gila sakit2 an amin
$WSKT
$BMRI
@KurniawanAdityaS ahh PBV itu nilai buku terhadap harga market, kalau rumus nilai wajar untuk 5th kedepan itu cukup komplek makanya aku bikin templatenya biar mudah tinggal input beberapa indikatornya dan keluar hasilnya.
tp kalau cuma hitung nilai wajar saat ini itu ada metode yg familiar yg dipakai Warent Buffet yaitu DCF ada di buku security analysis. $BBCA $BMRI $ANTM
📊 BEI-KSEI Mulai Buka Data Pemegang Saham >1%
🌐 PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi mempublikasikan daftar pemegang saham yang memiliki >1% pada perusahaan tercatat mulai 3 Maret 2026.
Sebelumnya publik hanya bisa lihat >5%. Data ini disediakan tiap bulan di web IDX.
Tujuan utamanya adalah meningkatkan transparansi struktur kepemilikan saham dan memperkaya informasi yang bisa diakses investor.
📈 Kaitan dengan MSCI
🔍 Langkah ini merupakan implementasi dari salah satu usulan reformasi pasar modal yang diajukan ke MSCI (Morgan Stanley Capital International). MSCI sebelumnya menunda rebalancing indeks saham Indonesia karena data kepemilikan yang kurang detail, khususnya untuk saham di bawah 5%.
Dengan menurunkan ambang keterbukaan menjadi 1%, BEI/OJK menjawab kekhawatiran MSCI soal transparansi dan struktur pemegang saham — salah satu faktor penting dalam perhitungan free float dan persyaratan masuk/bertahan di indeks globalnya.
💡 Dampaknya ke Pasar
✅ Transparansi meningkat
Investor institusional dan ritel dapat melihat pemilik saham mayoritas yang sebelumnya tersembunyi.
✅ Kelayakan indeks global lebih kuat
Hal ini membantu memperbaiki persepsi MSCI terhadap pasar modal Indonesia dan bisa meningkatkan peluang masuk/bertahan di MSCI Emerging Markets Index atau indeks lainnya.
⚡ Sentimen pasar: Info lebih lengkap bisa membantu menurunkan risiko keraguan investor asing/jangka panjang terhadap saham Indonesia.
📌 Kesimpulan
• BEI & KSEI kini buka data pemegang saham >1% → lebih transparan
• Hal ini merupakan respons langsung terhadap permintaan MSCI
• Bantu perhitungan free float lebih akurat & memperbaiki persepsi pasar
• Potensi menarik kembali investor asing & dukung posisi indeks Indonesia
Source:
https://cutt.ly/utRz0TRU
$BBCA $BBNI $BMRI

@VanzSatoru kalau berdasarkan chart di gambar itu penentuannya dari harga 10th terakhir karena itu yg paling wise untuk di pakai sesuai metode yg digunakan manager investasi dalam aset alokasi. $BMRI $BBCA
🔋IHSG HIJAU
Ada yang Masih Mau Invest Jangka Panjang?
Saya mau bagi screener gratis untuk invest jangka panjang 3-5 tahun. Dm ya
Asal pilih bisnis yang sehat & punya growth jelas.
Kalau mau bahas saham long term tanpa drama & euforia,
👉 follow aja 📊🔥
⚠️DYOR
$BBRI $BMRI $BBCA

$BBCA $BMRI $BBRI ges mo tanya dund, pembagian dividen nanti langsung masuk ke rekening RDN kah atau harus claim dulu?
Indeks Harga Saham Gabungan ($IHSG) bangkit pada Kamis (5/3/2026) pagi di tengah perdagangan yang masih volatil, setelah tertekan tajam selama tiga hari berturut-turut.
Sehari sebelumnya, indeks merosot 4,57 persen di tengah kombinasi sentimen eksternal terkait serangan Amerika Serikat (AS)-Israel di Iran dan domestik, termasuk peringatan dari Fitch Ratings terkait outlook Indonesia.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.58 WIB, IHSG naik 1,80 persen ke 7.713,76, dengan nilai transaksi Rp6,06 triliun dan volume perdagangan 10,58 miliar saham.
Sebanyak 618 saham naik, 109 saham turun, dan 231 sisanya stagnan. Saham big cap, termasuk tambang dan perbankan raksasa, menjadi penopang utama indeks pagi ini.
"IHSG berada dalam posisi teknikal yang paling penting yaitu di angka 7.482, sebagai titik terendah dari koreksi akibat peringatan MSCI kemarin. Rebound hari ini terjadi masih dengan volume rendah per pukul 09:18, menandakan bahwa ini adalah sebatas technical rebound yang terlihat dari indikator oversold," ujar michael yeoh, Kamis (5/3/2026).
Dia menambahkan, penguatan tersebut juga tidak berdiri sendiri karena sejalan dengan pergerakan bursa regional.
"Rebound ini juga diiringi rebound dari regional seperti Kospi dan Hang Seng, sehingga ini masih merupakan rebound terbatas," katanya.
Meski demikian, Michael menekankan investor tetap perlu mencermati fundamental emiten di tengah volatilitas pasar.
"Fokus tetap pada fundamental, banyak saham yang berpotensi memberikan dividen double digit jika ditelisik lebih baik, dan koreksi market ini bisa memberikan potensi itu."
Menurut Sukadana Prima Sekuritas, pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi rebound seiring mulai meredanya kepanikan investor global. Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai kemungkinan aksi jual lanjutan oleh investor asing.
Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas menilai secara teknikal IHSG berpeluang mengalami technical rebound dengan level support di 7.516 dan resistance di 7.693.
Penguatan ini didukung oleh rebound bursa global, meski pasar tetap mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor
Sc : idx channel
$BBRI $BMRI

$BBNI
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) akan melakukan pembelian kembali saham (buyback) dengan alokasi dana maksimal Rp905,48 miliar.
Aksi korporasi ini bertujuan untuk mengurangi tekanan jual di pasar serta memberikan sinyal positif terhadap fundamental perseroan.
random tag: $BBRI $BMRI
$SMGR ngga naik karena DANANTARA uda lolos beli mobil india, uda lolos tanpa audit, uda lolos letak uang dmana aj. Kalian yg hari ini cuan liat aja waktunya, semua akan hancur kayak SMGR
PER DETIK INI RAKYAT YG MENGALAH KE PRABOWO, listyo tidak diganti!! Ntah mau seberapa banyak korban meninggal lagi karena kebobrokan polri!!!
Be aware
$BBRI
$BMRI

#IHSG #Bandarmology #TechnicalAnalysis #SahamIndonesia
Market Review 05/03: IHSG Full Hijau, Komoditas & Big Banks Jadi Motor! 🚀
Hari ini market bener-bener party! Hampir semua sektor hijau royo-royo. Kalau kita bedah data running trade dan teknikalnya:
1. Sektor Energi & Mineral Lagi "On Fire" 🔥
Duo nikel-timah ANTM (+2.7%), INCO (+5.0%), dan TINS (+2.8%) kompak naik. Kayaknya ada sentimen harga komoditas global nih. Yang paling gokil VKTR terbang +11.5%. Tapi hati-hati ya, Stoch RSI-nya sudah masuk area jenuh beli (Overbought), rawan profit taking.
2. Big Banks & Telco: Penjaga Gawang Indeks 🏛️
BBCA & $BMRI: Masih solid di atas MA 50. Tren uptrend jangka menengah masih sangat terjaga.
TLKM: Menarik banget! Lagi menguji garis MA 50. Kalau besok breakout dengan volume, potensi lanjut naik tinggi karena MACD-nya sudah mulai convergence (tekanan jual habis).
3. Pantauan Bandarmology & Likuiditas 🕵️♂️
CUAN: Transaksi paling gede hari ini (60.33B), tapi harganya masih di bawah MA 50. Perlu konfirmasi lanjut.
BUMI: Frekuensi paling ramai (3.201 kali transaksi). Ada sinyal Golden Cross di MACD-nya. Sepertinya Smart Money mulai rame lagi di sini.
Kesimpulan Strategis:
Market lagi Risk-On. Fokus ke saham yang baru breakout atau yang MACD-nya baru Golden Cross kayak BUMI. Untuk yang sudah naik ketinggian kayak VKTR atau $CUAN, mending wait and see dulu atau cari titik entry pas pullback.
Tetap disiplin sama trading plan masing-masing ya! ☕️
Disclaimer: On (Bukan ajakan beli/jual).
$DYOR

jika kalian terbantu dengan analisa bedasarkan bulan, jangan lupa di follow
#MOONANALISIS
$BBRI $BBCA $BMRI