


Volume
Avg volume
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau BMRI merupakan bank BUMN yang melakukan usaha di bidang perbankan. Entitas anak Perseroan diantaranya: PT Bank Syariah Mandiri (perbankkan syariah), Bank Mandiri (Europe) Limited (perbankan), PT Mandiri Sekuritas (Sekuritas), PT Bank Sinar Harapan Bali (perbankan), PT Mandiri Tunas Finance (pembiayaan konsumen), Mandiri Internasional Remittance Sendirian Berhad (layanan Remittance), PT Axa Mandiri Financial Service (Asuransi jiwa) dan PT Mandiri AXA General Insurance (Asuransi kerugian). Entitas asosiasi dan pengendalian bersama Perseroan: PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (Lembaga Penyelesa... Read More
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diproyeksikan bergerak turun pada perdagangan hari ini, Rabu (25/2). Analis merekomendasikan saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) hingga PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).
Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova menilai IHSG berpote...

katadata.co.id
Hari ini seharusnya ihsg gak separah kemaren yaa dan cenderung bisa rebound
Outflow asing juga ga semengerikan yg dikira
Kebetulan saya rada greed kemaren pas koreksi sampe habisin sisa cash
Apapun yg terjadi hari ini saya akan tetap CL atau TP karena itu adalah dana cash yg memang sengaja di pegang untuk moment2 seperti kemaren
Antara makan indomie atau makan steak wkwkwkkw
Tapi saya bersyukur karena masih masuk di saham liquid yang mau exit sekali haki juga bisa exit dengan mudah
Rata2 di saham konglo
Beda dengan saham ga liquid yg dibuat liquid dulunya kayak $INDS
Saran aja nih buat teman2 yang emang udah punya niat untuk bener2 bertobat dan kapok main saham2 yg pump and dump begitu
Abis bisa exit jangan masuk lgi
Dikontrol itu greedynya
Saham ada banyak kenapa harus yang itu2 aja?
Tenang aja MMnya kalau ga ada peminatnya walaupun udah dipromosiin terus juga bakalan pusing sendiri harus distribusi kemana
Mau diangkat setinggi langit juga kalau ga ada DEMAND yaa syulit distribusi,itulah mengapa ga dilepas2in dulu arbnya? buat buffer kalau nanti di jebolin ARB dia bisa angkat dikit sambil distribusi tapi ga ada lawan yg berat (alias yg sangkut pucuk yang jadi penunggu saham ini)
Biarkan dia bermain dengan algo,orang2 yg sesama trader pengalaman,dll
Retail2 yg baru terjun bursa yaa jangan ikut2an yg begituan
Btw saya liat udah banyak yg stress di INDS,
Not financial advice hanya dari pendapat saya pribadi ya
ada juga yang nawarin nego di 1200
Kalau emang kalian mengakui kekalahan yaa sebenernya itu good opportunity banget
Karena kalian gak tau bottomnya sampai mana
Kalau harga udah sentuh 1200,mana mau itu buyer beli di 1200 ntar di nego 800,dstnya
Saya dulu pernah kejebak di tele pas harga masih 120 arb lock
Saya jual nego di 35 saat itu juga
Karena saya udah ikhlas nerima loss dan kesalahan saya.
Lumayan duitnya masih jadi duit dan bisa buat happy2 keluar negeri daripada cuma kertas ga ada manfaat(endingnya liat sendiri tele di berapa)
Walaupun saya paham INDS dan TELE itu 2 hal kejadian yg berbeda dan harusnya INDS ga separah TELE
Cuma mau share POVnya aja
Better tuh bluechip kayak $BMRI oke lah masih dapat dividen pula
Atau atleast saham konglo yg liquid bisa keluar masuk
Goodluck
$BUMI
kalau ada yang mau bergabung untuk excom atau ngobrol2 santai serta growth bersama dengan saya
silakan click link ini
https://stockbit.com/community/M25973
Atau Komunitas zhuan trader FREE ada di BIO
📢 ANALISA: $BMRI
💎 STOCK SPOTLIGHT: BMRI
Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Sector: Keuangan
====================
📊 PERFORMA & SKOR
Price: 5.375 (+1.90%)
Score: 84/100
[■■■■■■■■□□]
Verdict: Strong Buy
🔬 BEDAH DATA
• Trend: 🟢 bullish
• RSI: 62.0 (strong buy)
• Volume: Ratio 0.8x
• Bandar: big accumulation
• Asing 5D: 1521.5B
• Top Buyer:
code: AK, type: Asing, amount: 286249715000, code: YU, type: Asing, amount: 195607547500, code: ZP, type: Asing, amount: 127234325000, code: BB, type: Lokal, amount: 116891260000, code: CC, type: Pemerintah, amount: 89729317500
⚔️ ACTION PLAN
-------------------------
🛒 ENTRY: 4970 - 5268
🎯 TARGET: 5.685
🛡️ STOP LOSS: 4.970
⚠️ RISK: Medium
-------------------------
🤖 AI Insight:
BMRI menunjukkan fundamental yang solid dengan ROE tinggi dan DER rendah, didukung oleh akumulasi asing yang signifikan. Indikator teknikal menunjukkan sinyal bullish meskipun Stochastic RSI menunjukkan kondisi overbought. Kinerja awal tahun 2026 yang solid dengan pertumbuhan kredit 15,62% menjadi katalis positif.
RT: $BUKA $ASII #Cuan #MidnightOracle
Disclaimer: Analisis otomatis, DYOR.
📈 Symbol: BMRI
🕐 2026-02-25T06:52:23
$BMRI. Unduh Melolo, tonton drama gratis dan raih reward tunai hingga Rp 30.000! https://cutt.ly/DtWvKO2w
🇮🇩$IHSG 25.02.2026 🇮🇩
Seperti biasa IHSG bergerak sesuai dengan apa yang kami bahas sebelumnya akurat 🤪 bagaimana IHSG besok ?
Hari ini IHSG cenderung bergerak kembali ke area 8264.5820 jikalau IHSG tidak berhasil Breakout di atas 8430.3615 . Tapi kami meleset soal BULLISH nya kembali emas , minyak dan kemungkinan KONGLO :P
Dapat di lihat pada postingan berikut
https://stockbit.com/post/28758911
Lantas bagaimana IHSG besok .
Simak penjelasannya pada postingan di bawah
$YELO $BMRI
1/5





SBN naik. Apakah ini mencerminkan rakyat masih percaya dgn kebijakan pemerintah ??
Pemerintah punya utang sama rakyatnya sendiri utk pengelolaan negara dari SBN
$IHSG $BBRI $BMRI

$BMRI $IHSG
akum sblum tgl 02 mar jam 11.00
sblum good news
kalau byk good news mulai keluar.. artinya ud telat
Di kala perbankan lagi turun, dulu pada rame bahas-bahas serok BBRI dan BBCA.
Jarang yang mention $BMRI, tapi kalo saya pribadi selalu liat secara fundamental bisnis. Portfolio kredit $BMRI yang masih didominasi dengan kredit korporasi, NPL di LK Konsolidasi Q4'25 terjaga di 0,96% (bank only), dan CAR kecukupan modal di 19,36%.
Dividen yield juga secara histori sangat menarik (bisa mencapai 9%). Kombinasi antara bisnis yang masih solid, risiko kredit macet yang rendah, dan dividen yang tidak pelit, $BMRI masih jadi top pick dengan upside yang jauh lebih besar daripada downside nya.
Our website: https://cutt.ly/atWca4xy
Our excomm code: AA88877
1/2


Alfamart $AMRT vs Koperasi Desa
Total biaya franchise Alfamart (gerai baru) berkisar Rp300 juta hingga Rp500 juta+ (di luar sewa gedung), dengan franchise fee Rp45 juta/5 tahun. Untuk skema take over (gerai sudah beroperasi), biayanya sekitar Rp800 juta dan sudah mencakup sewa lokasi selama 5 tahun, perizinan, serta renovasi.
Setiap Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih diperkirakan mendapatkan modal awal berkisar Rp3 miliar hingga Rp5 miliar, yang bersumber dari pinjaman bank BUMN dengan tenor 6-10 tahun. Selain itu, sekitar 58,03% dari Dana Desa tahun 2026 diarahkan untuk mendukung operasional dan pembangunan infrastruktur koperasi ini, senilai kurang lebih Rp34,57 triliun secara nasional. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Dari sini kelihatan jelas ongkos bikin Koperasi Merah Putih jauh lebih gede dari ongkos franchise Alfamart.
Wajar saja menteri koperasi tidak mau Alfamart dan Indomaret ekspansi ke desa.
800 juta Alfamart vs 3 Milyar Koperasi Merah Putih itu udah jauh banget bedanya. Menteri Koperasi jelas takut kalah saing.
Bukannya mendorong kompetisi sehat agar koperasi merah putih bisa memberikan kualitas yang terbaik untuk masyarakat, malah dijegal itu Alfamart dan Indomaret. Warung Madura aja bisa kok bersaing lawan Alfamart dan Indomaret tanpa minta bantuan pemerintah buat jegal-jegal. Apakah Koperasi Merah Putih bisa mencontoh Warung Madura yang agile? Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Apakah Koperasi Merah Putih bisa memberikan kualitas yang jauh lebih baik dari Alfamart, Indomaret, dan Warung Madura? 🤔
🏪 Jumlah Unit
✅ Alfamart 20.925 gerai per 30 September 2025
▪ Milik sendiri 15.220
▪ Waralaba 5.705
🚩 Koperasi Desa Merah Putih sekitar 82.769 unit berbadan hukum
▪ Skala unit sekitar 3,9 kali lebih banyak dari Alfamart
👥 Jumlah Tenaga Kerja
✅ Alfamart 97.944 karyawan tetap
▪ Naik dari 95.648 atau tumbuh 2,40%
🚩 Koperasi target 1,6 juta sampai 2 juta tenaga kerja
▪ Sekitar 16 kali jumlah karyawan tetap Alfamart
📈 Pertumbuhan Jaringan
✅ Alfamart naik dari 20.120 ke 20.925 gerai
▪ Tambah 805 gerai atau 4,00%
⚠️ Koperasi belum ada data pertumbuhan periodik di gambar
▪ Lebih berupa angka total dan proyeksi nasional
🏗 Struktur Kepemilikan
✅ Alfamart kombinasi milik sendiri dan franchise
▪ Model bisnis sudah teruji dan terstandarisasi
🚩 Koperasi berbasis desa dan kelurahan
▪ Berbasis komunitas lokal
💰 Sumber Pendanaan Operasional
✅ Alfamart murni korporasi swasta
🚩 Koperasi disebut bersumber dari dana operasional koperasi
▪ Bukan dari APBN atau APBD
🌍 Cakupan Wilayah
🚩 Koperasi berpotensi menjangkau hampir seluruh desa dan kelurahan
✅ Alfamart fokus ekspansi berdasarkan potensi pasar komersial
⚖️ Karakter Model
✅ Alfamart kuat di eksekusi bisnis ritel modern
▪ Supply chain
▪ Sistem IT
▪ Standarisasi operasional
🚩 Koperasi kuat di misi pemerataan ekonomi desa
▪ Pemberdayaan lokal
▪ Serapan tenaga kerja besar
📊 Level Kepastian Data
✅ Alfamart berbasis laporan keuangan resmi
⚠️ Koperasi masih campuran antara data hukum dan proyeksi dan harapan massa depan
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$BBRI $BMRI
1/9









$IHSG
Kalo sy perhatikan, saat2 ini sangat menarik untuk mengamati market kita. Apa yg akan terjadi dengan langkah perbaikan yg sudah disepakati dengan MSCI.
Apa yg akan terjadi klo data kepemililan diatas 1% dibuka. Apakah penurunan harga saham2 konglo berhubungan dengan transparansi market. Kemana dana besar akan mengalir klo saham2 konglo macet, dll dll.
Banyak pertanyaan yg susah ditebak jawabannya. Tapi yg jelas, kita harus siap sedia memanfaatkan sentimen2 market.
Dalam setiap event besar yg menggerakkan harga secara significant, akan terjadi overshoot saat koreksi maupun rally akibat faktor emosional pelaku pasar.
Jurus saya simple aja, buy ketika oversold, sell ketika overbought, untuk saham2 yg masuk dalam monitoring sy. Contoh paling clear beli saham $BMRI $BBRI ketika crash kemarin, karena kita tau harganya pasti akan segera kembali ke valuasi standardnya.
Kedengarannya gampang, tp pastinya sulit, terutama ketika money management kurang baik, sehingga tidak bisa beli saat ada peluang besar. Yg jelas klo saham2nya bluechip, dan tidak jualan ketika crash kemarin, sy yakin portonya saat ini baik2 saja. Porto sy sudah sembuh, dikit lagi balik ke posisi sebelum crash.
Mudah2an besok2 semakin naik saham2 bluechip kita, sehingga sy bisa jualan mengurangi posisi leverage. 🫢
❌ Moody-an kayak cewek PMS 🤣
https://cutt.ly/0tWzYIb4
$BMRI $BBNI $BIPI

SPILL MENU EMITEN UNTUK SWING TRADE ANTI KHAWATIR? 🥱
CUKUP FOLLOW DAPAT SCREENER SWING TRADE ARA SETIAP HARI‼️
bukan ajakan buat jual beli‼️
(DYOR)
rt $RMKE $BMRI $HDIT
Selamat malam guys, selamat istirahat yaa, mari tenangkan diri, rileks, untuk bisa berpikir jenih di hari hari berikutnya.
Selamat beristirahat untuk semuanya 😊
"Sebesar apapun pintu rezeki itu terbuka, jika engkau menutup rapat-rapat pintu syukur, maka seisi dunia pun tidak bisa membuatmu kenyang."
Random tag $IHSG $BBRI $BMRI
Hari ini (Selasa, 24 Februari 2026), IHSG ditutup melemah ~1,37% ke level 8.280,83 (turun dari open ~8.428), dengan tekanan jual di sektor energi (-3,5%) dan barang baku karena ketidakpastian kebijakan tarif AS Trump. Volume tinggi, tapi mayoritas saham melemah, menunjukkan profit taking.
Prediksi besok (Rabu, 25 Februari 2026):
1. IHSG berpeluang sideways atau rebound terbatas di rentang 8.200–8.300 (support 8.200–8.250, resistance 8.306–8.458).
2. Probabilitas penguatan ~50% jika hold support, tapi rawan koreksi jika tekanan jual berlanjut atau sentimen tarif Trump memburuk. Fokus buy on weakness di saham undervalued dengan likuiditas baik.
Berikut saran saham berpotensi naik Data harga akurat dari TradingView (per closing terakhir 24 Februari 2026 – teknikal neutral, bias koreksi; adjust entry/TP/SL konservatif berdasarkan closing ini):
a. $BMRI (PT Bank Mandiri Tbk)
- Entry (Buy on weakness): Rp5.000–Rp5.050
- Target Profit (TP): Rp5.200–Rp5.300 (potensi 4–6%)
- Stop Loss (SL): di bawah Rp4.900 (risiko ~3–4%)
Alasan:
Closing 5,100 IDR (-3.32%), teknikal neutral; bank BUMN bluechip likuid – potensi rebound pasca-RDG BI (rekomendasi Phintraco).
b. $BRPT (PT Barito Pacific Tbk)
- Entry: Rp2.000–Rp2.050
- TP: Rp2.200–Rp2.300 (potensi 7–12%)
- SL: di bawah Rp1.950 (risiko ~5%)
Alasan:
Closing 2,030 IDR (-5.14%), teknikal neutral; sektor petrokimia/energi undervalued – potensi rebound jika komoditas stabil (rekomendasi Phintraco).
c. $UNVR (PT Unilever Indonesia Tbk)
- Entry: Rp2.300–Rp2.350
- TP: Rp2.450–Rp2.500 (potensi 4–7%)
- SL: di bawah Rp2.250 (risiko ~4%)
Alasan:
Closing 2,340 IDR (-1.27%), teknikal neutral; konsumsi defensif (FMCG) undervalued – potensi rebound jelang Ramadan (rekomendasi Phintraco).
d. ESSA (PT Surya Esa Perkasa Tbk)
- Entry: Rp630–Rp640
- TP: Rp680–Rp730 (potensi 6–13%)
- SL: di bawah Rp600 (risiko ~6%)
Alasan:
Closing 630 IDR (+4.76%), teknikal neutral; sektor energi/gas undervalued – potensi rebound teknikal (rekomendasi Phintraco).
e. TINS (PT Timah Tbk)
- Entry: Rp4.100–Rp4.150
- TP: Rp4.300–Rp4.400 (potensi 4–6%)
- SL: di bawah Rp4.000 (risiko ~3–4%)
Alasan:
Closing 4,150 IDR (-0.24%), teknikal neutral; timah/komoditas rebound potensial – undervalued dengan prospek global (rekomendasi Phintraco).
Catatan Penting
Ini bukan prediksi pasti naik — koreksi hari ini dominan (probabilitas rebound terbatas ~45%), rawan lanjut turun jika tekanan jual berlanjut atau sentimen tarif Trump memburuk. Data dari TradingView (per closing 24 Februari 2026; technical neutral untuk sebagian besar).
Saran umum:
a. Pantau pagi besok (volume, net buy domestik/asing, update komoditas atau reformasi free float).
b. Gunakan stop loss ketat, position sizing kecil. Ini bukan saran investasi resmi – konsultasikan analis bersertifikat.
c. Cek real-time di app sekuritas/BEI/TradingView pagi besok.
💸 Laba Bersih Bank Only BMRI (+16% YoY) & BBNI (+3% YoY) Tumbuh di Jan–26
Bank Mandiri ($BMRI) dan Bank Negara Indonesia ($BBNI) telah melaporkan realisasi kinerja bank only periode Januari 2026. Berikut kinerja masing–masing:
BMRI
BMRI mencatatkan laba bersih bank only sebesar Rp4,7 T (+16% YoY, -37% MoM), setara 8,2% estimasi konsolidasi 2026F konsensus (vs. 1M25: 7,1% realisasi konsolidasi 2025). Pertumbuhan laba bersih utamanya didorong oleh Net Interest Income yang naik +10% YoY — seiring pertumbuhan kredit +16% YoY — serta normalisasi pertumbuhan opex yang hanya naik +5% YoY dan penurunan beban provisi -22% YoY.
Normalisasi kenaikan opex ini sejalan dengan guidance 2026F manajemen yang menargetkan mid–to–low single–digit growth. Dari sisi margin, Net Interest Margin (NIM) turun ke level 4,4%, lebih rendah dibandingkan Januari 2025 dan di bawah guidance 2026F manajemen. NIM yang rendah ini terkompensasi Cost of Credit (CoC) yang lebih baik dibandingkan Januari 2025 maupun guidance 2026F manajemen, sehingga level pertumbuhan laba bersih sejalan dengan level pertumbuhan kredit.
BBNI
BBNI mencatatkan laba bersih bank only sebesar Rp1,7 T (+3% YoY, -2% MoM), setara 7,7% estimasi konsolidasi 2026F konsensus (vs. 1M25: 8,1% realisasi konsolidasi 2025). Kenaikan laba bersih bank only terbebani oleh biaya provisi yang naik +52% YoY di tengah Pre–Provision Operating Profit (PPOP) yang tumbuh +14% YoY menjadi Rp2,8 T. Pertumbuhan PPOP sendiri didorong baik oleh kenaikan Non–Interest Income (+18% YoY) dan Net Interest Income (+17% YoY) seiring dengan pertumbuhan kredit yang mencapai +19% YoY per Januari 2026. NIM tercatat lebih rendah di level 3,7% (vs. Januari 2025: 3,9%), sejalan dengan guidance 2026F manajemen.
Lonjakan beban provisi pada awal tahun ini melanjutkan tren yang terlihat pada 4Q25, di mana beban provisi konsolidasi naik +67% YoY seiring keputusan manajemen untuk membukukan level provisioning yang prudent. Realisasi provisi pada Januari 2026 membuat CoC berada di level 1,1%, sejalan dengan guidance 2026F manajemen.
🔑 Key Takeaway
Kami mencoba tidak terlalu banyak membaca kinerja yang baru berjalan 1 bulan ini. Meski demikian, hal yang kontras dari kinerja BMRI vs. BBNI sejak 4Q25 hingga awal tahun ini adalah dari aspek provisioning. Di saat BBNI memutuskan prudent provisioning meski kualitas aset relatif membaik, provisioning BMRI turun setelah perseroan melakukan penyesuaian metodologi untuk merefleksikan standar loan underwriting yang sudah lebih ketat. Dari sisi pertumbuhan kredit, keduanya terdorong oleh pinjaman ke PT Agrinas Pangan Nusantara terkait program Koperasi Desa Merah Putih. Sementara itu, dari sisi margin, keduanya mengalami tekanan NIM sesuai dengan proyeksi masing–masing manajemen. Keputusan pemerintah untuk memperpanjang penempatan dana Rp200 T di Himbara selama 6 bulan berpotensi memberikan kelegaan terhadap risiko likuiditas dan tekanan lebih pada margin.
Stockbit Snips 24 Februari 2026:
https://cutt.ly/PtWk58tj
1/2


@klinikporto betul hari ini $BMRI juga net buy foreign besok lihat respon investor terhadap news dari moody's ini
@Erix93 Poin cakep! Isu credit rating atau sentimen Global Bonds emang langsung nyenggol psikologi investor asing (Foreign). Kalau Moody's ada catatan khusus, biasanya sektor perbankan ($BBRI $BMRI) yang paling berasa goyangnya. Nice catch!
$BMRI
owallaa ini kah yang membuatnya strong bullish diburu asing dan lokal...
kalau bisa jangka panjang keren dan menarik ini... yg udah punya barang, apakah mau jual murah??? kecuali dikocek bandar wkwkwk
jangka panjang nya untuk koperasi desa merah putih (KDMP).. semoga semoga... yuk bisa lah 6000 sampai bagi deviden. ckckckck
RT: $BBRI $BRIS
