4,980

-10

(-0.20%)

Today

145 M

Volume

123.33 M

Avg volume

Company Background

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau BMRI merupakan bank BUMN yang melakukan usaha di bidang perbankan. Entitas anak Perseroan diantaranya: PT Bank Syariah Mandiri (perbankkan syariah), Bank Mandiri (Europe) Limited (perbankan), PT Mandiri Sekuritas (Sekuritas), PT Bank Sinar Harapan Bali (perbankan), PT Mandiri Tunas Finance (pembiayaan konsumen), Mandiri Internasional Remittance Sendirian Berhad (layanan Remittance), PT Axa Mandiri Financial Service (Asuransi jiwa) dan PT Mandiri AXA General Insurance (Asuransi kerugian). Entitas asosiasi dan pengendalian bersama Perseroan: PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (Lembaga Penyelesa... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

maklumin saja, supaya $BMRI $BBRI rame kembali. GenZ masuk bluchip kurang nendang, buat investor senior saja yang pingin hidup santai dan pensiun tenang. 2026 eranya emiten kudah hitam, saking hitamnya tidak bisa di analisa, rally aja terus pokoknya dari under 100 ke 1000 an

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Saham Turun Terus, Tapi Bisnisnya Bagus : Jual atau Justru Nambah?

Banyak investor pemula panik saat lihat saham yang dia pegang turun terus, padahal kalau dicek lebih dalam, bisnis perusahaannya masih sehat. Revenue masih tumbuh, laba stabil, arus kas positif, neraca keuangan nggak bermasalah, dan dividend yield masih besar. Tapi karena harga saham turun, logika langsung kebalik: “Ini saham jelek ya?” Padahal harga dan bisnis itu dua hal yang beda.

Market sering bereaksi berlebihan terhadap sentimen jangka pendek. Bisa karena isu makro, suku bunga, atau sekadar rotasi dana ke sektor lain. Di kondisi seperti ini, yang harus dicek bukan chart harian, tapi laporan keuangan: apakah laba masih konsisten, apakah utang terkendali, apakah dividennya menarik dan apakah perusahaan masih punya economic moat yang kuat.

Kalau fundamentalnya masih kuat, valuasi makin murah, dan dividennya besar, justru ini area menarik buat investor jangka panjang. Banyak saham bagus dalam sejarah pasar yang performa terbaiknya dimulai setelah fase “ditinggal market”. Masalahnya, cuma sedikit orang yang cukup sabar buat nunggu.

Di sinilah prinsip be greedy when others are fearful diuji. Bukan berarti asal nambah saham yang turun, tapi berani nambah saat data bilang bisnisnya masih oke. Harga bisa bohong dalam jangka pendek, tapi kinerja bisnis jarang bohong dalam jangka panjang.

Prinsip ini memang klise, tapi banyak investor tidak mampu menerapkannya karena emosinya terpengaruh kondisi Mr. Market.

$BBCA $BBRI $BMRI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BBRI $BBNI $BMRI https://cutt.ly/ItzYVds6

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Rilis data ekonomi US

✅ Core PCE Prices Index MoM Oct = 0,2% (vs previous 0,2%)
✅ Core PCE Prices Index MoM Nov = 0,2% (vs previous 0,2%, vs consensus 0,2%)
✅ PCE Prices Index MoM Oct = 0,2% (vs previous 0,3)
✅ PCE Prices Index MoM Nov = 0,2% (vs previous 0,2%, vs consensus 0,2%)

✅ Core PCE Prices Index YoY Oct = 2,7% (vs previous 2,8%)
➖ Core PCE Prices Index YoY Nov = 2,8% (vs previous 2,7%, vs consensus 2,8%)
✅ PCE Prices Index YoY Oct = 2,7% (vs previous 2,8%)
➖ PCE Prices Index YoY Nov = 2,8% (vs previous 2,7%, vs consensus 2,8%)

✅ Personal Income MoM Oct = 0,1% (vs previous 0,4%)
✅ Personal Income MoM Nov = 0,3% (vs previous 0,1%, vs consensus 0,4%)
➖ Personal Spending MoM Oct = 0,5% (vs previous 0,4%)
➖ Personal Spending MoM Nov = 0,5% (vs previous and consensus 0,5%)

Inflasi PCE US masih terkendali dalam kisaran ekspektasi, di tengah kekhawatiran melonjaknya harga-harga akibat kebijakan tarif impor Trump.

Personal income dan spending juga masih tumbuh sesuai ekspektasi.
Tidak ada peningkatan signifikan yang bisa memicu inflasi naik.

Kondisi inflasi seperti ini masih membuka peluang Fed untuk melanjutkan penurunan suku bunga tahun ini.

$ARCI $BMRI $BKSL

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

inilah kalo OKOC (ogah kerja ogah cape) 😅
$BBRI $BMRI $BBNI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Halo rekan investor, saya SentimenX, presenter berita pasar modal Anda. Hari ini, 22 Januari 2026, kita akan membedah kabar kurang sedap yang datang dari "raksasa" perbankan kita, PT Bank Central Asia Tbk ($BBCA).

​Kabar Utama: BBCA Dihajar Asing, Net Sell Tembus Rp 959,3 Miliar

​Kabar mengejutkan datang dari emiten perbankan blue-chip BBCA. Berdasarkan data perdagangan terbaru per tanggal 22 Januari 2026, investor asing terpantau melakukan aksi jual bersih (net sell) besar-besaran yang angkanya menembus Rp 959,3 miliar. Fenomena "dihajar asing" ini terjadi di tengah fluktuasi pasar yang cukup tinggi, di mana BBCA yang biasanya menjadi tumpuan indeks justru mengalami tekanan distribusi yang masif.

​Efek Sektor dan Analisa Sentimen

​Aksi jual bersih hampir satu triliun rupiah pada BBCA ini tentu memberikan dampak sistemik bagi sektor keuangan (perbankan):

​BBRI (Bank Rakyat Indonesia) & BMRI (Bank Mandiri): Sebagai sesama emiten perbankan besar, BBRI dan BMRI biasanya akan ikut terkena imbas psikologis. Jika asing keluar dari BBCA untuk melakukan rebalancing portofolio keluar dari Indonesia, maka tekanan jual serupa berisiko merembet ke emiten Big Banks lainnya.

​IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan): Mengingat BBCA memiliki bobot kapitalisasi pasar (market cap) yang sangat besar, pelemahan harga BBCA akibat net sell ini menjadi beban berat yang dapat menekan laju IHSG secara keseluruhan.

​Hasil Analisa: Sentimen ini bersifat Negatif untuk jangka pendek. Aksi jual asing dalam skala sebesar ini biasanya tidak terjadi dalam satu hari saja, melainkan sebuah tren distribusi. Hal ini mengindikasikan adanya kekhawatiran investor global terhadap valuasi perbankan kita atau adanya pengalihan dana ke pasar negara lain yang dianggap lebih menarik saat ini.

​Rekomendasi Insight Strategi

​Berdasarkan harga terakhir di level 7.650 pada 22 Januari 2026, berikut panduannya:

​1. Untuk Scalping (Sesi 1)

​Sangat berisiko untuk melakukan scalping di tengah tekanan jual asing yang masif. Namun bagi trader agresif yang memanfaatkan pantulan teknikal:

​Support: 7.550 - 7.600 (Area bantalan harga jika penurunan berlanjut).

​Resistance: 7.750 - 7.825 (Target kenaikan terbatas untuk aksi fast trade).

​2. Untuk Swing / Hold (Jangka Menengah-Panjang)

​Bagi investor jangka panjang, BBCA tetaplah emiten dengan fundamental yang sangat solid.

​Target Harga: Dalam jangka panjang, jika badai net sell mereda dan kinerja keuangan tetap bertumbuh, BBCA berpotensi kembali menuju area 8.500 - 9.000.

Namun, untuk saat ini disarankan untuk Wait and See atau mulai mencicil beli secara bertahap (Dollar Cost Averaging) di area support kuat.

​3. Penjelasan Hasil Negatif

​Hasil sentimen ini dikategorikan Negatif karena adanya tekanan jual yang masif dari investor institusi luar negeri. Di pasar modal, volume "jualan" yang jauh lebih besar daripada "pembelian" akan membuat harga sulit untuk naik. Jika aksi jual ini berlanjut di hari-hari berikutnya, harga BBCA bisa mencari level keseimbangan baru yang lebih rendah sebelum akhirnya kembali stabil.

​Rangkuman Sederhana

​BBCA sedang "dibuang" oleh investor asing dengan nilai hampir satu triliun rupiah dalam sehari. Hal ini membuat harga tertekan dan memberikan dampak negatif bagi sektor perbankan lainnya. Untuk trader, sebaiknya waspada terhadap penurunan lanjutan. Untuk investor jangka panjang, ini bisa menjadi kesempatan mengumpulkan saham blue-chip di harga diskon, asalkan dilakukan dengan sabar dan bertahap.

​still use ur DYOR

$BBRI $BMRI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Jakarta, CNBC Indonesia — Tekanan jual investor asing kembali membayangi pasar saham Tanah Air. Pada perdagangan hari ini, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net foreign sell) jumbo, dengan saham Bank Central Asia (BBCA) menjadi sasaran utama.
Berdasarkan data perdagangan, net foreign ...

www.cnbcindonesia.com

www.cnbcindonesia.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BBCA periode buyback sudah habis kan? makanya dibuang asing? apa diperpanjang?
Kelihatannya SQ makin aktif ngumpulin barang.

Senggol dikit : $BMRI $BBRI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

besok Ara $BMRI Tidak di ajak 🤔

tapi anak Mentri . kualitas pernyataannya begini

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Tukang pompom emiten himbara, yg dananya tiap hari kegerus MBG. $BBRI $BMRI.
kalau ini beda$BBCA cuma minusnya dikadalin,dipersulit terus sama pemerintahnya, biasalah swasta

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@mrase menurut saya IHSG uda pucuk gini better banyakin cash seh, ga tau kapan bubble nya meletus ...

logika aja Menurut mu IHSG bakal ikut kondisi Ekonomi real OR ekonomi Real yang menyesuaikan dan ngejar kenaikan IHSG?, hehehe

$BBRI $BBCA $BMRI

$BBRI $BMRI Halo rekan-rekan investor ritel semua, apakah sudah mendapat E-statement untuk keperluan pajak 2025 dari Stockbit?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BMRI besar jg netsell asingny

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Sejumlah saham emiten mencatatkan transaksi crossing jumbo kala Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup anjlok 0,20% hingga ke 8.992 pada perdagangan saham hari ini, Kamis (22/1).  Aksi ini terjadi di tengah meningkatnya volatilitas dan koreksi saham-saham berkapitalisasi besar
Crossing saha...

katadata.co.id

katadata.co.id

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

halo $BMRI sore ini

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (22/1/2026). Indeks ditutup turun 0,2% atau 18,15 poin ke level 8.992,18.
Padahal pagi tadi IHSG sempat naik lebih dari 1%. Indeks terpantau bergerak pada rentang 8.992,13–9.109,7...

www.cnbcindonesia.com

www.cnbcindonesia.com

$BBCA $BBRI $BMRI lebih baik tidak ngetrade dulu 🙏🏻

1/3

testestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BMRI saatnya big bank tampil

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Bagi pecinta sektor keuangan “Bank”, berikut proyeksi data berdasarkan sumber KONTAN.

Ada yang hold $BBCA $BMRI $BBRI BBNI ???
Harga saat ini sedang diskon semua, masih renyah untuk akumulasi, dengan upside terbatas.

#DYOR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Posisi tanggal 22 Januari 2026
-> Portoku YTD 6.91%
-> IHSG YTD 3.99%
-> LQ 45 3.37%
Alhamdulilah, gak bagger2 an seperti yang lain.
tapi
progres nya jauh lebih baik di banding saya yang 3 2 bahkan 1 tahun yang lalu.

Posisi kalian dimana guys?

Tetap mem $BUMI ,
Jangan FOMO
Tetap sabar cicil
Prinsipnya
Ritel harus CUAN y.


random y
$BBNI
$BMRI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BMRI semoga besok tembus LG main di 5050 🤲

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

konglo mulai tumbang $BMRI saatnya kau ngajak goyang

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BEKS bank pemerintahan daerah yang masih undervalue

random tag
$IHSG $BMRI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ bbri$NOBU$BMRI mulai naik

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Rilis Survei Perbankan Indonesia Q4 2025 oleh BI

➖ Penyaluran Kredit Baru Q4 2025 meningkat dengan saldo bersih tertimbang (SBT) 88,92%, dari semula 82,33% pada Q3 2025.

Namun SBT Q1 2026 diperkirakan menurun menjadi 55,74%, walaupun masih sedikit lebih tinggi dibandingkan SBT Q1 2025 lalu.

➖ Indeks Lending Standard Q4 2025 turun menjadi -2,59, dari semula 5,78 pada Q3 2025.

Indeks Lending Standard yang negatif menunjukkan syarat dan ketentuan pemberian kredit yang lebih longgar.

Namun, Lending Standard Q1 2026 diperkirakan naik lagi jadi positif 2,75.

➖ Pertumbuhan Kredit tahun 2026 menurut survei Q4 2025 diperkirakan sedikit meningkat jadi 9,79% yoy, walaupun belum sampai persentase double digit.

Lebih baik dari realisasi tahun 2025 semula yang tumbuh 9,69% yoy.

................
Optimisme dan aktivitas perbankan di Indonesia menunjukkan tanda pemulihan berdasarkan hasil survei BI terakhir, walaupun masih belum betul-betul solid.

$IHSG $BMRI $BBRI

Read more...

"Tujuan kita bukan kaya instan, tapi pelan-pelan jadi bebas pilihan."

Gambar hanya Dashboard yang dipakai MI, lengkap dengan histori 10th, Standar deviasi, Konsensus analis
$BBCA $BBRI $BMRI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

which one of $BBCA $BMRI $BUMI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TOWR confirm breakout setelah sekian lama downtrend?
perusahaan fundamental sangat bagus dengan valuasi termurah 10 tahun.

$BBRI $BMRI

1/2

testes

Sudah bilangin $BUMI 360 ga percaya, minta 1000 mimpi, 🤣🤣
$BMRI $BBNI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BUMI jangan ke tinggalan...dari pada nunggu yang ga pasti pasti 🚀🚀
$BUVA $BMRI

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy