


Volume
Avg volume
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau BMRI merupakan bank BUMN yang melakukan usaha di bidang perbankan. Entitas anak Perseroan diantaranya: PT Bank Syariah Mandiri (perbankkan syariah), Bank Mandiri (Europe) Limited (perbankan), PT Mandiri Sekuritas (Sekuritas), PT Bank Sinar Harapan Bali (perbankan), PT Mandiri Tunas Finance (pembiayaan konsumen), Mandiri Internasional Remittance Sendirian Berhad (layanan Remittance), PT Axa Mandiri Financial Service (Asuransi jiwa) dan PT Mandiri AXA General Insurance (Asuransi kerugian). Entitas asosiasi dan pengendalian bersama Perseroan: PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (Lembaga Penyelesa... Read More
$BBRI Saham Bank Besar Lagi Diskon? Ini Valuasi $BBCA, BBRI, $BMRI, dan BBNI serta Potensi Dividen Jumbo 2026 https://cutt.ly/ftT4Km2I
$BBCA Terlihat hari ini overall sudah kembali terkoreksi cukup dalam yaitu hingga saat ini BBCA sudah berada diangka 6825, tepat dikisaran area Support Minornya saat ini yang ada diangka 6825-6875 dimana terlihat kurang menariknya ialah BBCA ternyata hari ini cukup besar ada didistribusikan yaitu oleh Pihak Foreign sekitar 261 Milyar Rupiah dimana secara overall trend n momentum pergerakannya saat ini juga cenderung lagi berada didalam posisi yang Bearish.
Adapun Jika BBCA ini Kedepannya masih terus turun n breakdown kebawah Support Minornya saat ini yang ada diangka 6825-6875, BBCA ini ada potensi yang besar untuk at the end kedepannya bakalan bisa turun lebih dalam lagi yaitu hingga angka 6675 atau bahkan bisa hingga last lownya yang lalu yg ada diangka 6375.
$BBRI $BMRI
$TAPG $BMRI $BBCA
Bona Taon Siregar (Patogar) Bekasi Raya
https://cutt.ly/RtT8xfBB
#AI #IHSG #Bandarmology #TeknikalAnalisis #SmartMoney
TLKM Akumulasi Masif, Sektor Energi Ada Gejala Bullish Divergence? š§
Pantauan data Net Foreign Buy per 11 Maret 2026 menunjukkan pergerakan menarik di balik IHSG yang cukup volatil hari ini. Berikut rangkuman teknikal dan flow-nya:
1. TLKM - The Real Leader š
Asing all-in net buy Rp160,54M!
Teknikal: Harga 3.000 terjaga tepat di atas MA 50. Secara psikologis ini support kuat.
Indikator: MACD mulai melandai (potensi golden cross), Stochastic RSI juga mulai dongak ke atas.
Opini: Selama asing masih akumulasi masif begini, potensi rebound ke 3.150 - 3.200 cukup terbuka lebar.
2. Sektor Energi (ITMG, PTBA, UNTR, $NRG) - Retail Panic, Foreign Collect? š
Menarik melihat sektor ini kompak merah membara (ITMG -6%, ENRG -7%), tapi asing justru nampung!
Teknikal: Mayoritas masuk zona Oversold di Stochastic RSI.
Analisis: Ada gejala Bullish Divergence. Harga turun drastis tapi foreign flow justru masuk. Biasanya ini tanda-tanda bottom fishing.
Strategi: Jangan buru-buru full power. Tunggu Stochastic RSI keluar dari zona bawah (<20) sebagai konfirmasi pantulan.
3. FILM - Hati-hati Ketinggian! š
Naik +11,41% dengan inflow asing Rp22,6B.
Teknikal: MACD sangat kuat, tapi Stochastic RSI sudah Overbought parah (>80).
Opini: Yang sudah punya bisa pasang Trailing Stop ketat. Yang belum punya, mending sabar tunggu koreksi sehat (pullback) ke area 4.000 biar gak cuci piring.
Kesimpulan:
Asing terlihat sedang rebalancing ke saham Blue Chip ($TLKM, $BMRI) dan memanfaatkan kepanikan ritel di saham komoditas. Fokus pada saham yang harganya di atas MA 50 untuk keamanan tren jangka menengah.
Disclaimer On. Bukan ajakan beli/jual.

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) ā Harga sebagian besar saham ditutup melemah pada perdagangan Rabu (11/3/2026). Penurunan harga saham sebanyak 366 ini menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke zona merah. IHSG pada perdagangan saham Rabu (10/3/2026) ditutup di level 7.389,399.
Berdasarkan data RTI Bus...

stockwatch.id

$BMRI Harga terkini saham BMRI berada/close di harga 4.880 turun Rp -30 atau -0.61% Nilai transaksi BMRI saat ini tercatat Rp.426.0 miliar. transaksi saat ini masih di bawah rata-rata harian. Trend harga masih berlanjut dalam downtrend area. konfirmasi awal untuk melanjutkan uptrend bila harga dapat berada di atas 5300 Resistance saat ini berada di 5375. Support saat ini berada di 4780.
IHSG Mulai Sepi, Transaksi 11 Maret 2026 Tinggal 15,72 Triliun
Padahal rata-rata nilai transaksi di IHSG itu biasanya adalah 29,4 Triliun sehari.
Itu artinya transaksi IHSG hari ini drop hampir 50%.
Sepi banget. Udah kayak kuburan aja.
Apakah ini karena banyak investor yang nyangkut di INDS harga 3000 karena tertipu ajakan makan besar 35 mangkok padahal cuma jadi tukang cuci piring Ikan Nila Dari Somalia?
Apakah karena investor ritel sibuk belanja lebaran hingga malas belanja saham?
Apakah karena banyak investor ritel yang pensiun dini?
Apakah karena bandar kapok goreng saham, takut diciduk OJK? Padahal kan denda OJK cuma 5 Miliar kalau goreng saham vs cuan goreng saham, gimana hitungan kalkulator nya? š¤
Apakah orang-orang takut sama perang Iran?
Apakah takut sama MBG?
Apakah takut sama MSCI, Fitch, dan Moody?
Entah lah mana yang benar. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Kalau kita lihat valuasi IHSG saat ini adalah PER 14,11 dan PBV 2,07.
Sudah fair priced sih ini.
PER IHSG pernah PER 10. Waktu zaman Covid-19.
Agak aneh memang ini IHSG PER 14 padahal banyak saham yang sekarang PER nya di bawah 10 seperti big bank $BBRI $BMRI BBNI. Bahkan BBCA pun sudah PER di bawah 15. Benar-benar downfall for Bluechip. Itu artinya banyak saham non Bluechip yang valuasinya terbang tapi tidak diikuti dengan kenaikan laba sehingga bikin valuasi IHSG PER 14.
Saya sangat yakin banyak investor yang nyangkut. š
Yang cuan sekarang mungkin cuma Capybara karena bisa mengajak para pemujanya beli saham dia di harga tinggi dengan modal ajakan makan besar 35 mangkok. Dia suruh pemujanya beli di pucuk, sementara dia sendiri malah jualan di pucuk. Pemulangan hanya dijadikan mesin cuci piring. Easy money sih. š
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$INDS
1/8








Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup merosot 0,69% ke 7.389 pada perdagangan hari ini, Rabu (11/3). Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, nilai transaksi saham sore ini sebesar Rp 15,40 triliun.
Volume perdagangan mencapai 32,10 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1,84...

katadata.co.id
Halo teman-teman investor š
Saya Muhammad Wahyudi Wicaksono, mahasiswa ITS Surabaya yang sedang melakukan penelitian tesis tentang penggunaan fitur margin trading oleh investor saham di Indonesia.
Jika Anda memiliki akun saham dan pernah menggunakan aplikasi sekuritas, saya sangat membutuhkan bantuan Anda untuk mengisi kuesioner singkat ini.
ⱠWaktu pengisian hanya ±3 menit
š Data anonim & hanya untuk penelitian akademik
Link kuesioner:
https://cutt.ly/0tT18Bax
š Bonus:Akan diundi 2 responden beruntung mendapatkan saldo RDN / e-wallet sebagai bentuk apresiasi.
Terima kasih banyak atas bantuan teman-teman investor š
Semoga cuan selalu! š
$BBCA $BMRI $BBRI
makin jatuh harga saham $BBRI $BMRI $BBNI ya yield dividennya makin gede lah jd malah makin menarik untuk dibeli
$BBCA $BBRI $BMRI Orang2 pada pesta, mereka jaga parkiran doang, giliran pestanya kena grebek, mereka duluan yg kena ciduk.
Skenario Gaspol vs Rem Darurat: Mana Yang Bakal Menang? š¦
āMarket paling benci ketidakpastian. Kalau pemerintah nekat "Gaspol" tanpa target yang jelas, siap-siap volatilitas di Rupiah dan Bond Yield bakal makin liar. Tapi kalau "Rem Darurat" ditarik, ini bisa jadi catalyst positif buat IHSG.
āKita bedah 2 skenario utama yang bakal menentukan arah portofolio kita di 2026. Jangan sampai terjebak di posisi yang salah!
āTonton analisis skenarionya:
š https://cutt.ly/8tT1PTiy
āTag: $BMRI $BBRI $GOTO
@OctaPrabowo dek liat dek $BMRI Kau bilang nyungsep kan wkwkwk anak baru tuh tidur aja paling juga ga sampe 1 milyar duitnya
$BBCA yang belum serok, inilah bottomnya. besok RUPS kalo BUYBACK 5T disetujui pasti bakal kesini
$BBRI $BMRI
BUMPER 100 TRILIION.
Menkeu menyatakan siap menginject dana ke sistem perbankan sebesar 100 Trilliun (Total 300T).
Kira2 apa yang terjadi?
Kita bahas dulu sektor swasta, $BBCA biasanya jadi sasaran empuk taking profit asing saat Rupiah loyo. Logika sederhananya: saat ketidakpastian global naik, investor akan mencari aset yang lebih aman, Likuiditas bisa mengetat dan cost of fund berpotensi merangkak naik. Kalau sampai terjadi pengetatan ekstrem, suku bunga pasti akan naik..
Tapi.. tenang, seperti kata Pak Purbaya, kita sudah belajar banyak dari krisis-krisis sebelumnya. Hehe..
Kalau melihat struktur dana dari $BBRI, saldo affluent (>500T) tumbuh 35,1% di tahun 2025. Bukannya tidak bagus, tapi nasabah kalau uangnya banyak, sering kan request rate bunga.. hehe
Kembali lagi apa yang terjadi bila ada dana 100T cair untuk perbankan?
1.NIM (Net interest margin, selisih bunga) akan tetap terjaga di sekitaran 7,6-7,8%. Karena tidak perlu rebutan dana āmahalā yang minta bunga tinggi.
2.LDR ( Loan to Debt Ratio) akan turun, dan membuat perbankan lebih leluasa menyalurkan kredit
3.Daya Beli Terjaga: Kredit murah akan membanjiri pasar, menjaga daya beli di tengah kenaikan harga energi. (saya g brani bilang inflasi, nyatanya inflasi indonesia masih terkendali)
4.Survival Mode: Sisi pahitnya, bagi pengusaha berbahan baku impor, pinjaman ini mungkin dipakai untuk bertahan hidup (survival), bukan ekspansi (Stagnansi).
Saham perbankan bisa menjadi gambaran ekonomi Indonesia. Di Pubex bisa kita lihat, kalau banyak orang kaya yang memarkir uangnya di bank saja ( affluent industri perbangkan tumbuh 15%). NPL/kredit macet naik, hanya sektor corporate yang turun (hanya di BRI dan anak usahanya saja).
Kesimpulannya untuk bank2 BUMN khususny BBRI sangat terpengaruh daya beli masyakat. $BMRI BBNI BBCA tentu akan menjadi sasaran utama asing untuk profit taking, ditengah makroekonomi yang belum pasti. Thatās all, bukan manager bank, itu yang dilihat dari PUBEX BBRI.
Beli mangga di pasar baru,
Mangganya manis, warnanya kuning.
Rupiah loyo bikin pala ngilu,
likuiditas aman, jangan pusing.
1/3



@apple1984 tentu tidak, tau kan besok RUPS $BBCA bahas apa š¤, buyback 5T yakali gak bikin market goncang, dari history maret 2025 juga bikin harganya terbang š„
$BBRI $BMRI
$BMRI
saya mau kasih pandangan untuk investors BMRI ..prediksi saya maximum untuk 5 tahun lamanya akan nyentuh harga 7500 .
dengan harga sekarang itu ada capital gain 50 % kalau sentuh 7500
ini baru capital gain belum lagi deviden
perkiraan saya deviden sekitar 9-10 % pertahun .bisa lebih dari itu .seandainya lebih .anggap BONUS YO
coba dihitung nilai investasi anda setelah 5 tahun ada pendapatan sekitar 75 % . kenapa anda tidak melirik dan borong investors pasukan sejuta umat .cukup satu orang satu lot yo. juga berani bertanggung jawab pada dananya sendiri yo šÆšššš
$BMRI $BBRI $IHSG tenang defisit masih 0,53% (135,7 T) PDB. Ayo wok masih bisa digas sampe 768 T š
Kalau Analis Salah, Kita Harus Gimana?
105 analis cover saham ini
Hasilnya:
BUY: 84
HOLD: 16
SELL: 5
Target rata-rata: 5.649
Harga sekarang: 4.900
sourch : Economstock
Kalau analis salah
kamu tetap hold?
š Yes
š Cutloss
$BMRI $BBCA $BBRI

Update Makroekonomi 11/3/2026
Konferensi Pers APBN KiTa Realisasi APBN Februari 2026
ā
Pendapatan Negara 2M26 mencapai Rp 358,0 triliun atau 11,4% dari target APBN
Tumbuh +12,8% yoy.
ā
Belanja Negara 2M26 mencapai Rp 493,8 triliun atau 12,8% dari target APBN.
Tumbuh +41,9% yoy.
ā Defisit 2M26 mencapai Rp -135,7 triliun atau -0,53% terhadap PDB.
Masih di bawah target defisit setahun penuh yang sebesar Rp -689,1 triliun atau -2,68% terhadap PDB.
https://cutt.ly/ltTMZsvE
Tren pertumbuhan penerimaan negara dan akselerasi belanja masih terus terjaga di 2 bulan pertama tahun 2026 ini.
Walaupun risiko meningkat dan banyak pihak skeptis termasuk ancaman penurunan rating, namun secara umum fiskal masih terkelola dengan baik.
$IHSG $BBRI $BMRI

@DimasSeptaGilangRama di mana mana VVIBU itu toxic, kasihan di dunia nyata gak punya teman kerjaannya Nyampah, berharap dapat HOPIUM palsu ibarat menghirup dopamin biar otak merasa ga kesepian, sungguh kasihan dirimu Chah Bagus, ga menerima fakta harga saham perbankan akan menuju ALL TIME LOW nya
sabar ya Nduk
dyor
$BBCA $BBRI $BMRI