4,760

-50

(-1.04%)

Today

104.7 M

Volume

128.75 M

Avg volume

Company Background

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau BMRI merupakan bank BUMN yang melakukan usaha di bidang perbankan. Entitas anak Perseroan diantaranya: PT Bank Syariah Mandiri (perbankkan syariah), Bank Mandiri (Europe) Limited (perbankan), PT Mandiri Sekuritas (Sekuritas), PT Bank Sinar Harapan Bali (perbankan), PT Mandiri Tunas Finance (pembiayaan konsumen), Mandiri Internasional Remittance Sendirian Berhad (layanan Remittance), PT Axa Mandiri Financial Service (Asuransi jiwa) dan PT Mandiri AXA General Insurance (Asuransi kerugian). Entitas asosiasi dan pengendalian bersama Perseroan: PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (Lembaga Penyelesa... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@yantyant lah kalau semua rakyat diam, bisa hancur semua BUMN. Makin enak mereka rampok BUMN. Makin enak mereka ngasih org tolol jadi komisaris BUMN. Makin enak mereka buat kredit fiktif, proyek fiktif, makin enak konglo meras bumn dapat bbm murah dll.
Hidup cuma sekali. Selama kalian bisa makan ada tempat tinggal tidak kekurangan, sisihkanlah sedikit waktu utk negara. Walau hanya kritik, lebih baik lagi kalau ada saran.

$BBRI
$BMRI
$BBTN

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

kira kira segini harga wajar ny $BMRI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@KingRadinal yup Sama2 penting.. Singkat ny Fundamental itu WHY dan teknikal itu WHEN

$BBRI $BMRI $BBCA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BBRI $BBNI $BMRI ga pernah ARA ga menarik bagi investor bang

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BMRI
siap siapp bakalan bullish $BMRI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Yg ada odd lot big bank $BBNI $BBRI $BMRI atau apapun, bs inbox jg mau dibersihkan

Kita nego kan harga sampai deal, lalu sat set proses selesai 🤝

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

📘 BAB 5
Diam Saat Trend Bekerja
(Seni Tidak Mengganggu Posisi yang Benar)

1️⃣ Masalah Besar Trader Bukan Entry, Tapi KELUAR TERLALU CEPAT
Realita pahit:
- Entry sudah sesuai aturan
- Harga mulai naik
- Lalu… stochastic masuk overbought
- Trader panik → jual

📌 Padahal:
- Trend belum selesai
- Emosi pasar masih kuat
- Potensi belum diambil

2️⃣ Prinsip Utama Bab 5
Stochastic digunakan untuk TIMING,
bukan untuk MEMATIKAN trend.
📌 Jika trend sudah berjalan:
- Stochastic boleh overbought lama
- Overbought ≠ harus keluar

3️⃣ Mengapa Stochastic Bisa Lama di Overbought?
Karena:
- Trend kuat = pembeli konsisten
- Demand lebih besar dari supply
- Harga naik tanpa koreksi dalam
📌 Stochastic “terjebak” di atas 80
📌 Ini TANDA KEKUATAN, bukan bahaya

4️⃣ Perbedaan Kondisi BAHAYA vs AMAN
❌ Kondisi Salah Dipahami (Padahal Aman):
- Stochastic di atas 80
- Harga naik stabil
- Candle sehat
- Volume mendukung
📌 Ini trend sehat → DIAM

⚠️ Kondisi Waspada:
- Stochastic di atas 80
- Harga mulai sideways
- Candle kecil-kecil
- Upper shadow panjang
📌 Trend mulai capek → mulai awasi

5️⃣ Aturan “TIDAK BOLEH APA-APA”
Jika:
✔ Harga masih di atas MA
✔ Struktur higher high & higher low
✔ Tidak ada divergence
✔ Volume belum melemah drastis
📌 DILARANG KELUAR hanya karena stochastic

6️⃣ Musuh Utama Bab 5: EGO & TAKUT BALIK RUGI
Kenapa trader keluar cepat?
- Takut profit balik nol
- Trauma loss sebelumnya
- Tidak percaya sistem

📌 Bab 5 bukan soal chart,
📌 tapi soal mental & disiplin

7️⃣ Stochastic HANYA Digunakan untuk KONFIRMASI EXIT
Exit BUKAN karena:
❌ Overbought
❌ Garis mulai turun sedikit
Exit DIPERTIMBANGKAN jika: ✔ Ada divergence
✔ Cross turun dari atas 80
✔ Harga gagal lanjut naik
(Ini dibahas detail di Bab 6)

8️⃣ Pola Pikir Trader Dewasa
“Saya sudah masuk dengan benar.
Tugas saya sekarang adalah tidak merusaknya.”
📌 Diam juga keputusan
📌 Tidak klik juga posisi

🧠 RINGKASAN BAB 5
✔ Overbought ≠ exit
✔ Trend kuat butuh waktu
✔ Diam lebih sulit dari entry
✔ Profit besar datang dari menunggu
✔ Stochastic bukan tombol panik

$BBCA $BBRI $BMRI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

KABARBURSA.COM – Aktivitas perdagangan saham melalui UBS Sekuritas Indonesia (AK) sepanjang periode 5–9 Januari 2026 memperlihatkan konsentrasi pembelian pada sejumlah saham lintas sektor.
Data broker summary pasar reguler mencatat sepuluh saham dengan nilai beli terbesar melalui UBS selama sepe...

www.kabarbursa.com

www.kabarbursa.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

"Trader hebat bukan yang sering benar, tapi yang salahnya kecil."

- Dan Zanger

$IHSG $BBRI $BMRI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Kenapa banking harus main kalo valuasinya mahal, assetnya jelek dan growthnya tidak ada? 🤷‍♀️

$BBRI $BMRI $BBNI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

SAHAM MURAH FUNDAMENTAL
TAPI TIDAK NAIK

Itu bukan terjadi saat ini,
Tapi sudah dari dulu juga terjadi,

SAHAM MURAH Tidak Naik Kalau Tidak Ada Sentiment atau Hal Yang Menarik di Kinerjanya atau Kalau Tidak Ada Momentum atau Cerita yang Pengendali Punya Kepentingan Di dalamnya

Kenapa Demikian ?

Masih Ingat Ilmu Dasar Saham itu
PERMINTAAN DAN PENAWARAN

Saham Murah Secara Fundamental,
Pembelinya hanya akumulasi dan type begini belinya nawar dan beli ketika harga belum naik.

Saham Harga Akan Naik Jika Permintaan Naik dan itu karena Ada Sentiment Yang Mendorong Harga, itu biasanya karena
Kinerja Perusahaan
Prospek Masa Depannya
Kepentingan Pengendali Naikkan saham
Atau Bandar Lewat yang hanya goreng sesaat.


Contoh :
$GJTL
Papa @tecky akumulasi setiap ada uang atau keuntungan dari saham lain, belinya GJTL kalau harganya kisaran 600 kalau naik 700 keatas tidak beli lagi.
Papa kumpulin dari 2017 - papa pergi 2021
Papa kumpulin karena FA murah BV dengan harganya jauh dibawah.
Bahkan sempat turun 300 ketika lockdown Covid turun.

Sempat naik ke 1000 ketika awal 2021, itu karena euforia sesaat karena ditemukan vaksin setelah itu kembali ke 600.

Baru naik di 2023 karena Sentiment Kinerja Q1 yang bagus buat GJTL Untung lumayan di Q1.
Kelebihan Saham Murah Fundamental itu, kalau Kinerjanya Membaik Naiknya Bisa Tinggi.
Dan itu terjadi di GJTL 2023 naik sampai 1400 dan sampai sekarang bertahan di atas 1000 - 1400.
Meski secara FA masih murah tapi kalau stagnan kinerja progress sama dengan 2023 yah akan tetap di range saat ini.
Karena Pembeli Saham Murah Fundamental itu Beli Menawar dan Mereka tidak ada kepentingan untuk Goreng sahamnya naik.

Kecuali
Kalau Progress Kinerja GJTL naik lebih tinggi lagi baru ada sentiment menaikkan pembeli untuk angkat harga lebih tinggi.
Atau Mungkin Kalau ada Cerita atau Momentum dari Pengendali.

Dan Jangan Heran Kalau misal kedepan Kinerjanya menurun atau bahkan kembali rugi. Bisa kembali ke 600 lagi.


Demikian juga yang terjadi saat ini pada saham Bank Blue Chip $BMRI $BBRI dan Saham Murah Lainnya Secara FA.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

konon kta benik yg dirugikan ya banking
rupiah ke 20rb
kerusuhan lagi
$BBRI $BMRI $BBNI makin nyungseb karena suntikan 200T bukan anugerah tpi beban bank

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ADRO sekedar info bos sebelum IHSG longsor lagi karena MSCI lagi ada hajat...siap kan cash yg banyak buat serok dibawah...

$BBRI
$BMRI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Realisasi defisit APBN 2025 yang lebih parah dari perkiraan sepertinya membawa berbagai masalah.
1. Nilai Tukar Rupiah
Dalam jangka waktu kurang dari seminggu IDR/USD terus melemah. Saat ini sudah menyentuh 16,800. Jika ekonomi kita tidak kunjung membaik, sangat mungkin rupiah kita melemah ke 17,000 lebih. Membuat beban hutang & cost import dalam USD semakin mahal. Dampaknya membuat pertumbuhan ekonomi melambat.

2. BI Rate
BI Rate telah dipotong 125 bps, dari awal tahun 2025 6% hingga sekarang 4,75%. Namun dampak dari kebijakan ini masih belum terasa. Menteri keuangan kita sepertinya juga cukup kecewa dengan realisasi yg tidak sesuai dengan plan yang diharapkan. Jika defisit APBN kita tidak segera terbayarkan dengan pertumbuhan ekonomi. Bisa saja nilai tukar rupiah kita terus menurun, jika seperti itu ruang BI untuk Cut Rate juga semakin menyempit. Dampaknya juga membuat ekonomi melambat.

3. Fomo Saham
IHSG terus mencetak ATH demi ATH baru. Diiringi dengan kenaikan jumlah investor ritel di Indonesia. Ini adalah hal yang bagus bagi IHSG kita, karena ritel sekarang sudah punya power dalam bertarung di pasar modal. Namun menurut saya ini bisa jadi pedang bermata dua. Uang yang seharusnya mengalir di sektor rill, malah mengalir di sektor investasi. Tak jarang saya melihat orang yang modal 100ribu mau masuk dunia saham. Jika semakin banyak investor ritel yang mengalirkan uangnya untuk IHSG bukan untuk sektor rill. Jelas ini membuat ekonomi melambat.

Di skenario seperti ini jika ekonomi kita tidak kunjung membaik. Maka pengorbanan terhadap APBN kita jadi sia-sia. Apalagi tahun 2026, proyeksi defisit APBN kita terbilang cukup besar. Sudah cukup banyak pemerintah mengurangi pemasukan dari pajak dengan berbagai insentif yang ada. Dividen BUMN juga sekarang tidak masuk ke APBN. Jadi sangat mungkin realisasi APBN 2026 kita lebih parah dari proyeksi awal.

Namun tidak bisa dipungkiri, dengan kondisi seperti ini ada saja sektor yang diuntungkan & sektor yang dirugikan. Menurut kalian gimana?

$BBCA $BMRI $BBRI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BMRI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

KABARBURSA.COM – Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia sepanjang 5–9 Januari 2026 terkonsentrasi pada lima broker dengan nilai transaksi terbesar.
Data broker summary di platform Stockbit mencerminkan saham-saham yang menjadi fokus pembelian dan penjualan masing-masing broker sepan...

www.kabarbursa.com

www.kabarbursa.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

PART 3
SILAHKAN

$POWR $BMRI $RMKE

https://cutt.ly/ptjQR7cE

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Proud to be part of Stockventura and will lead the Research & Data Team in building Stockventura

-Hint emiten ✅️
-Excellent research & data ✅️
-Market news ✅️
-Berita emiten ✅️

Semua bisa anda dapatkan hanya dengan follow Instagram @Stockventura.id

Instagram: @Stockventura.id
Link Insta: https://cutt.ly/ZtjQhsRW

Random tags:
$BMRI $ICBP $TUGU

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BMRI infonya suhu untuk senin kita² akan turun lagi apa naik?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

https://stockbit.com/u/Apriliaputri0

hati hati dengan akun ini

pada akhirnya dia menawarkan bisnis ilegal dengan kedok dropship. Kita talangin dulu barang lalu bisa cair.

nih orang nya
@Apriliaputri0

saya ngga jadi ikut bisnisnya dan dia maki maki saya. Awalnya saya kasihan dengar dia nyangkut di emiten DADA, makannya saya mau bantu cari recovery nya

$BBRI $DADA $BMRI

1/4

testestestes

@Arifr96 nah ada banyak pemikiran yg mengatakan prabowo sengaja mau menciptakan banyak org miskin alias tidak maju. Apbn dibuat bukan utk kebijakan yg memiliki multiplier effect yg besar. Ada grand desain agar chaos sehingga jokowi dkk lepas dari jerat hukum.
$BBRI
$BMRI
$BUMI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BMRI
Kenangan tahun 2025
Porto dan $IHSG saling berlomba 😎😎

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@BismaRayana bbrp bulan belakang ga perlu CL bang, floatnya terlalu gede, trus ritel jaman now diguyur asing malah mulutnya mangap smua nampung barang. gw rasakan hal serupa di $BMRI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Martingale di Saham: Strategi atau Sekadar Harapan?

Banyak trader bilang:
“Tenang, di-average aja. Nanti juga naik.”

Secara teori, itu disebut martingale — nambah posisi setiap harga turun supaya average makin rendah dan cukup rebound dikit buat balik modal.

Masalahnya, saham bukan kasino.
Harga saham bisa turun sangat lama, bahkan nggak balik sama sekali.

Contoh Martingale 3 Kali Entry,

Entry 1:
Beli di Rp 1.000 sebesar Rp10 juta

Jumlah Lembar 1 = 10 jt/1.000 = 10.000

Harga turun,
Entry 2:
Beli di Rp 900 sebesar Rp20 juta

Jumlah Lembar 2 = 20 jt/900 = 22.222

Harga turun lagi,
Entry 3:
Beli di Rp 800 sebesar Rp40 juta

Jumlah Lembar 3 = 40 jt/800 = 50.000

Total modal = Rp70 juta

Hitung average: Total Modal/Total Lembar
Hitung average: 70 jt/82.222 ≈ 851

Kalau kita entry hanya sekali di awal di harga 1.000, maka kena drawdown 20%

Sedangkan dengan martiangle, modal 7x lebih besar dari modal awal, kita baru dapet average di 851. Masih rugi, karena market price masih di 800

Kalau harga:
Naik di 830 → masih rugi (sedikit lega)

Tapi gimana kalau lanjut turun ke 700?
Martingale minta modal lagi, bukan solusi.

Masalah utama martingale di saham adalah Risk besar & Reward kecil.

Ngejar profit tipis dengan exposure gede.

Padahal, realitasnya:
• Modal terbatas
• Pas harga makin turun, opsi makin sempit.
• Psikologi berubah
Dari “strategi” → jadi “berharap”.

Martingale bukan salah, konteksnya yang sering keliru. Masih agak masuk akal kalau:
• Saham big caps
• Likuid
• Fundamental jelas
• Ada batas maksimal averaging

Tidak masuk akal kalau:
• Saham gorengan
• Turun karena fundamental berubah
• Averagedown tanpa rencana untuk cut

Semoga tulisan ini bermanfaat.

Not Financial Advice, DYOR.

$BBRI $BBNI $BMRI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BMRI Siap2 terbang Guys.

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@faturibrahim1405 thx u mindset nya. Saya benar2 setuju dengan apa yg kamu bilang. Cuma skg degradasi itu terlalu nyata. Jokowi benar2 uda menghancurkan banyak hal. Dan kita tidak perlu demo anarkis. Kita cukup bersuara. Menyampaikan banyak kejahatan dan mindset manipulatif itu. Bayangkan kalau demua diam, maka mereka yg jahat itu akan merasa mudah melakukan kejahatan. Percayalah hidup bukan cuma tentang cuan dan bukan cuma tentang diri sendiri. Selama kamu bisa makan dan ada trmpat tinggal, berilah sedikit waktu dan tenaga mu utk negeri mu.

Liat $SMGR hancur lebur ya karena ngga ada yg peduli. Mereka dengan mudah tanpa rasak takut utk korupsi, utk tidak bekerja, utk gajian tanpa usaha.

God Bless Indonesia
$BMRI
$BBRI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BMRI senin kemungkinan tembus 4750, next support 4610, biggest support ada di 4010. Hopefully we bounce from here to close the 5025 gap.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BMRI DCB gan

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Di akhir hidupnya, manusia akan cenderung menyesali apa yang kurang dalam hidupnya ketimbang membanggakan apa yang lebih.

Kalau sudah tau demikian, maka seharusnya manusia memberi perhatian lebih pada apa yang kurang, bukan mengejar terus apa yang lebih.

Ada 3 aset penting manusia dalam hidupnya, yaitu: time, money, and knowledge.

Yang kelebihan time tapi kekurangan money, ya jangan malas-malasan.
Yang kelebihan uang tapi kekurangan waktu, ya jangan mengejar uang terus.
Yang masih minim pengetahuannya, ya tukar sebagian waktu dan uang anda.

Pada dasarnya, manusia lahir dengan saldo waktu berlimpah, saldo uang dan pengetahuan 0. Beruntung ada orang-orang yang support dari segi uang (ortu dan keluarga). Mereka juga memfasilitasi agar saldo pengetahuan kita bisa bertambah.

Fase awal kehidupan, manusia menukar waktu dengan pengetahuan. Kemudian menukar waktu dengan bantuan pengetahuan menjadi uang. Tanpa uang, manusia tidak akan dapat bertahan hidup. Ini satu-satunya alasan kenapa manusia harus menukar aset lainnya menjadi uang. Tapi bukan berarti melakukannya dengan berlebihan. Sewajarnya saja.

Ketika sudah bisa menghasilkan uang, hiduplah yang hemat, sehingga saldonya tidak jadi 0 lagi. Waktu muda, saldo waktu kita harganya masih murah. Inilah waktu yang tepat untuk mengkonversinya menjadi uang dan pengetahuan. Uang semakin lama semakin murah harganya, sedangkan waktu semakin ke depan semakin mahal. Pengetahuan di sisi lain, tidak akan hilang ketika digunakan. Sambil terus mengakumulasi uang melalui kerja ataupun usaha, sisa uang yang ada dapat diinvestasikan dengan cara yang prudent. Di sinilah peran pengetahuan sebagai leverage. Semakin berkualitas pengetahuan, semakin besar daya ungkitnya.

Masuk fase berikutnya, idealnya uang yang diinvestasikan senantiasa bertumbuh nilainya, apalagi jika selalu ditopup dengan sisa uang yang tidak terpakai. Pada suatu titik dalam hidup yang sudah lebih berumur, kita harus mengurangi atau menghentikan konversi waktu menjadi uang, karena waktu sudah semakin mahal dan uangnya sudah semakin murah.

Fokusnya di tahap akhir hidup, waktu adalah aset terpenting, bukan lagi uang. Penambahan kekayaan uang tidak lagi harus via konversi waktu. Biarkan uang mencari uang. Lakukan apa yang ingin dilakukan, hobi atau family time atau pengabdian, yang meningkatkan kualitas hidup. Jangan scalping lagilah di umur 50 ke atas kalo duitnya udah lebih dari cukup. Buat saya pribadi itu sangat konyol.

Dengan memahami optimizing 3 aset ini, mudah-mudahan di penghujung hidup kita tidak banyak memiliki penyesalan. Apakah ini saya lakukan sejak dulu? Tentu saja tidak, karena sadarnya baru beberapa tahun belakangan.

And that's why, saya harap tulisan ini bisa menghindarkan teman-teman akan kalimat yang saya alami, yaitu, "I wish that someone has told me this back then."

$BBCA $BBRI $BMRI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Bank Mandiri terus menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor produktif serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.
Melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), bank berkode saham BMRI ini secara aktif memperluas akses pembiayaan bagi pelak...

katadata.co.id

katadata.co.id

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy