


Volume
Avg volume
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau BMRI merupakan bank BUMN yang melakukan usaha di bidang perbankan. Entitas anak Perseroan diantaranya: PT Bank Syariah Mandiri (perbankkan syariah), Bank Mandiri (Europe) Limited (perbankan), PT Mandiri Sekuritas (Sekuritas), PT Bank Sinar Harapan Bali (perbankan), PT Mandiri Tunas Finance (pembiayaan konsumen), Mandiri Internasional Remittance Sendirian Berhad (layanan Remittance), PT Axa Mandiri Financial Service (Asuransi jiwa) dan PT Mandiri AXA General Insurance (Asuransi kerugian). Entitas asosiasi dan pengendalian bersama Perseroan: PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (Lembaga Penyelesa... Read More
beberapa perusahaan sudah mulai publikasi FY-2025 nya. Sekarang kita cek status dan siklus 5 tahunannya.
$BBCA
2021. fase 🟡 recovery. status : pasca covid, laba pulih.
2022. fase 🟢 growth. status : NII & fee naik
2023. fase 🟢 compound. status : EPS lompat kuat
2024. fase 🟢 compound. status : efisiensi tinggi
2025. fase 🟢 compound. status : stabil premium
mungkin valuasi premium, misal 18-20x dari EPS juga terasa ok. 8.406 - 9.340 per share
$BBNI
2021. fase 🔴 distress. status : CKPN tinggi (covid)
2022. fase 🟢 rebound. status : provisi turun (anomali)
2023. fase 🟡 normal. status : balik baseline
2024. fase 🟡 stagnan. status : laba flat
2025. fase 🟡 stagnan. status : CKPN & opex berat
jelas tidak bisa divaluasi premium. fase masih stagnan plus ckpn dan opex. jadi 9-11x mungkin terasa wajar. 4.842-5.918 per share
$BMRI
2021. fase 🟡 recovery. status : pasca covid
2022. fase 🟢 growth. status : kredit ekspansi
2023. fase 🟢 growth. status : profit kuat
2024. fase 🟢 stabil growth. status : cost makin efisien
2025. fase 🟢 stabil growth. status : EPS naik konsisten
berbeda dengan BCA, mandiri mungkin cocoknya 11-12x saja. 8.470-9.240 per share
NISP
2021 fase 🟡 recovery. status : covid selesai
2022 fase 🟢 growth. status : kredit naik
2023 fase 🟢 growth. status : EPS naik double digit
2024 fase 🟢 growth. status : konsisten
2025 fase 🟢 stabil growth. status : masih naik
menarik ya. 4 tahun beruntun growth. yang beli di 2021, panen dividen setiap tahun. 10-12x dari EPS terasa wajar. 2.204-2.644 per share
BRIS
2021. fase 🟡 integrasi awal. status : merger BSI
2022. fase 🟢 growth. status : pembiayaan naik
2023. fase 🟢 growth. status : laba naik cepat
2024. fase 🟢 growth tinggi. status : margin membaik
2025. fase 🟢 growth melambat. status : masih positif
9-10x dari EPS terasa ok. 1.476-1.640 per share
karena kelimanya adalah perbankan, kita bisa pantau faktor eksternal seperti :
- Kenaikan pendapatan dan daya beli nasabah (debitor lebih mampu bayar cicilan).
- Ekspansi sektor riil utama (mis. manufaktur, perdagangan, konstruksi) sehingga kebutuhan kredit naik.
- Peningkatan kualitas legal system (penegakan kontrak dan jaminan/agunan lebih pasti).
- Peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat (lebih banyak orang & UMKM memakai jasa bank).
- Perkembangan ekosistem pembayaran digital (QRIS, e-commerce, fintech) yang mendorong transaksi lewat bank.
$BMRI
Aku baru selesai analisa , Weekly BMRI sangat cantik guys 🤓 pengen ku share tapi takut dihujat kalau gk sesuai hahaha
Besok akan ada Kejutan dari MSCI karna kedatangan BEI kita.
Dan membuat market kita Hijau Pekat.
$BBCA $BBRI $BMRI
Kenapa harus ribet kalau ada yang rajin bagi dividen? 😎
Settingan screener "Pemburu Dividen" saya kali ini fokus ke kualitas cashflow dan konsistensi. Kalau perusahaannya udah untung ratusan miliar dan rutin bagi hasil 5 tahun berturut-turut, biasanya pergerakan harganya jauh lebih tenang buat ditungguin.
Cocok banget buat yang mau "gajian" dari pasar modal tanpa harus cut loss setiap hari.
Yang mau coba settingannya, langsung intip di gambar ya! 🚀
$BBRI $BMRI $BBNI

✅ Pemerintah kembali meluncurkan stimulus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di momen lebaran.
https://cutt.ly/8tngjGGg
Stimulus tersebut berupa diskon transportasi, pemberlakuan work from anywhere (WFA), dan bantuan pangan berupa beras 10kg dan minyak goreng 2 liter selama 2 bulan untuk 35,04 juta keluarga penerima manfaat.
$BMRI $RALS $LPPF
$IHSG
gara MSCI asing kehilangan banyak barang di $BBRI $BMRI BBNI BBCA TLKM dan lain lain ,,, bagaimana tidak,,, harga 1 hari sebelum Teror MSCI.. rata2 harga emiten nya sudah hampir sama ,, sedang kan dana asingnya masi net sell..
ya istilahnya out flow asing di tampung Lokal...
Salah siapa ? ya salah MSCI..
Terus gimana ,, Buru2 beli balik,, takut ketinggalan..
apakah kali ini Asing yg akan FOMO ?
$BMRI - by IDX Insight Pro ⚡
Market volatility NORMAL (2.04%)
Threshold standar digunakan
Volume harian 893.523jt - sangat liquid
Spread estimasi 0.54% - sangat tight
Trend masih naik
MA bersilangan
Penutupan sangat kuat
Candle bullish
Volume rendah (0.72x avg) - minat pasar lemah
Price near high-volume node - strong S/R level
Price in low-volume area - potential fast move zone
Volume trend decreasing - waning interest
Momentum 5-hari kuat
Momentum 10-hari kuat
RSI konfirmasi momentum kuat (>55)
Tidak ada resistance terdekat - bullish
RSI 60.7 - Mulai jenuh
MACD di bawah signal - momentum bearish
Histogram improving (dari bearish)
Tidak ada pattern signifikan
Volatility tinggi & expanding (3.80%) - potensi breakout!
BB Width normal 11.34%
IHSG naik +0.59% - tailwind positif
Sektor Keuangan positif +1.32%
Weak sector! Rank #10/11 - risk of rotation out
Correlation negatif (-0.17) - counter-trend
NOT ALIGNED: Weekly bullish (60%), Daily neutral (40%)
Weekly trend positive but daily consolidating - wait for daily confirmation
Gap terakhir: GAP DOWN 3.76% pada 4 Feb 2026
Gap down besar (3.76%) tanpa volume - tekanan lemah, rebound likely
Semua gap dalam periode lookback sudah di-fill - normal
Support: 5.000
Resistance: 5.182
Stop Loss: 4.900
$PTRO $SUPA

🛑 STOP JADI TUMBAL: KENAPA GUE GAK MAU NYEROK SEKARANG? (TECH TALK) 🛑
Masih banyak yang gagal paham dan emosi soal postingan kemarin. ( https://stockbit.com/post/28193808 ) Oke, gue perjelas secara teknis biar otak kalian sinkron sama realita pasar. 🧠
☠️TRAGEDI BBRI: PELAJARAN BUAT "PAHLAWAN BOTTOM" ☠️
Mari kita liat seberapa konyol tebakan retail di BBRI:
• Harga 5000-an: Retail teriak "BOTTOM!", nyatanya amblas ke 4000. 📉
• Harga 4000-an: Retail teriak "MURAH!", nyatanya sekarang 3000-an. 📉
• Sekarang? Masih mau teriak "BOTTOM" lagi? 🤡
Realitanya: Di bawah lantai masih ada basement. Selama Asing masih buang barang triliunan, doa lo nggak bakal bisa nahan harga.
1. Gue Gak Bisa Tebak Bottom, Begitu Juga Lo!
Banyak yang nanya, "Kapan bottom-nya?" Jawabannya: Nggak ada yang tahu! Nyerok $BBRI, $BMRI, atau $BBNI sekarang itu namanya menebak-nebak di tengah badai. Gue lebih milih beli di harga yang sedikit lebih mahal tapi trend-nya sudah REVERSAL (berbalik arah), daripada beli sekarang tapi besoknya dibawa turun lagi 5%.
Prinsip Gue: Lebih baik kehilangan momentum di awal daripada kehilangan modal karena salah tebak bottom. 🛡️
2. Menunggu "Flow" Bukan Berarti Takut
Gue nggak bakal masuk sebelum ada Foreign Flow yang valid. Coba liat datanya:
• Realita: Saat ini Net Foreign Sell di perbankan masih triliunan. Selama Asing masih buang barang, Bid setebal apa pun bakal dijebol.
• Strategi: Gue nunggu konfirmasi Net Foreign Buy minimal 3 hari berturut-turut dengan volume yang signifikan. Itu namanya "Follow the Giant," bukan jadi "pahlawan retail" yang modalnya cuma buat beli cilok kalau dibandingin Asing.
3. Indikator "Dip" yang Harus Lo Pantau
Jangan cuma liat harga turun terus bilang "murah." Pakai indikator biar objektif:
• RSI Oversold ≠ Sinyal Beli: RSI boleh di bawah 30, tapi dalam kondisi crash, harga bisa tetap di area oversold selama berminggu-minggu sementara porto lo makin tipis.
• Volume Analysis: Tunggu ada Inverted Hammer atau Bullish Engulfing dengan volume dua kali lipat rata-rata. Itu baru namanya Sinyal Reversal.
4. Kenapa Gue Pilih Tunggu Konfirmasi?
Karena gue trader, bukan tukang koleksi saham nyangkut.
• Buy the Dip tanpa tau "Dip"-nya di mana itu namanya JUDI.
• Wait for Confirmation itu namanya STRATEGI.
Data Pendukung:
Liat sejarah IHSG. Setiap kali perbankan rontok masif, butuh waktu berminggu-minggu untuk konsolidasi sebelum rebound sehat. Nggak usah takut ketinggalan kereta, kereta kalau jalannya bener pasti kasih waktu kita buat naik di stasiun yang aman.
KESIMPULAN:
Gue tetep pada pendirian: CASH IS KING sampai ada arus balik dari Asing. Kalau kalian mau nekat nyerok sekarang cuma karena ego "fundamental bagus", ya silakan. Tapi jangan nangis kalau bottom yang kalian kira lantai, ternyata cuma atap dari lantai bawahnya lagi. 📉💀

$BMRI jika disamakan payout ratio setara 2024 78% berarti 60% dari 603=362 beli sekarang harga 5100 setara 7% untuk 3-4 bulan kedepan. beli pake margin untung 1-3 persen dari deviden aja
Biasa saham FF kecil gitu...walaupun asing netbut dikit di $PANI juga udah naik belasan %.
Coba di $BMRI Netbuy 5-10T baru bisa naik 15-20% wkwk
RESUME PERDAGANGAN SAHAM HARIAN 10 Feb 2026
Hasil analisis data perkembangan harga saham pada 10 Feb 2026
Jumlah emiten saat ini ada sebanyak 958 emiten. Diantara emiten tersebut ada sebanyak 622 (64,93%) emiten yang memiliki earning per shared (eps) positif.
🔀Transaksi Non Reguler
Ada transaksi non reguler pada 131 (13,67%) emiten, tertinggi di saham $BUKA dengan volume perdagangan non-reguler sebesar 4.000.000.059.
🔀Transaksi Asing
Ada sebanyak 887 (92,59%) saham yang dikoleksi oleh asing. Terbanyak dibeli asing secara volume di saham $BMRI dengan harga penutupan terakhir 5.100 (2,00%) dan volume foreign buy sebesar 159.485.100.
🔀Sentimen Positif dengan Peningkatan Pembelian
Ada sebanyak 583 (60,86%) saham yang mengalami peningkatan pembelian. Peningkatan pembelian dengan bid cukup besar $BMRI dengan harga penutupan terakhir 5.100 (2,00%) dan volume bid sebesar 949.900 dengan kenaikan 9.499,00X.
🔀Saham Murah dengan Pembelian Asing > 10 Miliar
Ada sebanyak 21 (2,19%) saham yang harganya kurang dari 1000, memiliki pembelian asing di atas 10 Miliar. Pembelian Asing paling besar BUMI dengan harga penutupan terakhir 248 (3,33%) dan volume bid sebesar 10.176.100 dengan kenaikan 9.499,00X.
🔀 Aktif diperdagangkan > 10.000 kali
Ada sebanyak 171650 (17.917,54%) saham yang harganya kurang dari 1000, memiliki frekuensi perdagangan lebih dari 10.000 kali. Frekuensi paling besar pada saham BUMI dengan frekuensi sebanyak 171.650 kali, sementara harga penutupan terakhir 248 (3,33%) dan volume bid sebesar 10.176.100 dengan kenaikan 9.499,00X.
🔀 Terendah Dalam 52 Minggu Terakhir
Ada sebanyak 1 (0,10%) saham yang harganya kurang dari 1000 dan merupakan harga terendah pada 52 minggu terakhir. Salah satu diantaranya PADA dengan harga penutupan terakhir 199 (0,00%) dan volume bid sebesar 2.983.100 atau mengalami perubahan 121,26X dari hari sebelumnya.
_Disclaimer:_*)
#> Catatan ini hanya informasi, bukan ajakan jual beli.
#> Catatan ini disusun dengan algoritma analisis data yang dikembangkan oleh @PasukanCutloss Primbon Saham

$BMRI SEPERTI BIASA, IKUTI SAJA PERMAINANNYA....SAYA MAH CUMA RITEL MODAL KECIL TAPI 3 DIGIT..... IKUT PARA KING AJA DEH😂
$BBRI $BBCA
1/2


@SintaPutri4 pullback $IHSG blm meyakinkan wlpn sdh didukung kenaikan $BMRI & $ASII, volume msh dibawah rata2. Gue ikut icip2 dikit2 aja, utk melampiaskan greed, plg klo nyungsep lagi kena SL.. hehee.
Cuma mengamati fenomena, bukan ajakan jual-beli
$BMRI punya modal hampir 294 triliun, dan modal itu dipegang oleh 272 ribu shareholders. Artinya kalau dirata-rata, satu shareholder megang modal 1 miliar lebih
$RLCO punya modal hampir 176 miliar, dan modal itu dipegang oleh lebih dari 279 ribu shareholders. Artinya kalau dirata-rata, satu shareholder megang modal 630 ribu
Jadi shareholders yang dengerin dan voting di RUPS BMRI itu ibarat 272 warga yang rapat di balai desa demi mengelola alokasi setiap 1 miliar dari dana desa, apakah mau dialokasikan untuk membangun jembatan, sekolah, dll.
Sementara di desa lain, 279 warga merapatkan pengelolaan alokasi setiap modal 630 ribu
$IHSG
1/2


Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 1% lebih pada perdagangan hari ini, Selasa (10/2/2026). pada penutupan perdagangan, IHSG melesat 100 poin atau lompat 1,24% ke level 8.131,74.
Sebanyak 556 saham naik, 144 turun, dan 116 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp...

www.cnbcindonesia.com

Estimasi nalai deviden perbankan
$BBCA $BMRI $BBRI
https://cutt.ly/btnpP111

Berdasarkan data terbaru hingga Februari 2026, arah kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan dampaknya terhadap IHSG.
1. Konteks Kebijakan: "Sentimen Negatif vs Optimisme Domestik"
lembaga pemeringkat internasional (Moody's, S&P, MSCI, dll) terhadap Menkeu Purbaya. Faktanya, pada awal Februari 2026, Moody's menurunkan outlook peringkat kredit Indonesia dari "Stabil" menjadi "Negatif".
Namun, Menkeu Purbaya menanggapi dengan santai karena:
PDB Berbasis Konsumsi: Sebanyak 54% PDB ditopang konsumsi domestik, sehingga ekonomi dinilai punya daya tahan terhadap guncangan eksternal.
Injeksi Likuiditas: Pemerintah telah menempatkan dana sekitar Rp200 triliun di perbankan untuk mendorong belanja dan aktivitas ekonomi.
Target Agresif: Purbaya tetap optimis pertumbuhan ekonomi 2026 bisa bergerak ke arah 8%.
2. Dampak Langsung terhadap IHSG
Meski ada tekanan "asing", arah kebijakan Purbaya justru memberikan sinyal yang cukup berani bagi pasar modal:
Volatilitas Jangka Pendek: Penurunan outlook oleh Moody's sempat memicu aksi jual (risk-off), menyebabkan IHSG terkoreksi ke area 7.700–7.900. Investor asing cenderung berhati-hati saat ada revisi peringkat utang.
Proyeksi Ambisius (Level 10.000): Sebelum isu Moody's mencuat, Purbaya secara terbuka menyatakan optimismenya bahwa IHSG bisa menembus 10.000 pada tahun 2026. Hal ini didorong oleh rekor All Time High (ATH) yang terjadi berkali-kali sepanjang 2025.
Kekuatan Investor Domestik: Kebijakan yang berfokus pada "kemandirian" ekonomi memperkuat peran investor lokal sebagai penopang bursa saat dana asing keluar.
3. Perbandingan Strategis
Kebijakan ini memposisikan Indonesia seperti Vietnam (dalam infografis): meskipun rating mungkin belum ideal di mata asing, indikator ekonomi riil tetap positif. Hal ini kontras dengan negara seperti Italia yang punya rating tinggi tapi ekonomi sering disebut lemah.
Tag: $IHSG $BBCA $BMRI
1/3


