


Volume
Avg volume
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau BMRI merupakan bank BUMN yang melakukan usaha di bidang perbankan. Entitas anak Perseroan diantaranya: PT Bank Syariah Mandiri (perbankkan syariah), Bank Mandiri (Europe) Limited (perbankan), PT Mandiri Sekuritas (Sekuritas), PT Bank Sinar Harapan Bali (perbankan), PT Mandiri Tunas Finance (pembiayaan konsumen), Mandiri Internasional Remittance Sendirian Berhad (layanan Remittance), PT Axa Mandiri Financial Service (Asuransi jiwa) dan PT Mandiri AXA General Insurance (Asuransi kerugian). Entitas asosiasi dan pengendalian bersama Perseroan: PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (Lembaga Penyelesa... Read More
$IHSG
Trading is Math.
0,5% Risk per Trade:
Kunci menjaga drawdown tetap minimal. Kedisiplinan pada risiko kecil memastikan equity tetap aman dan tidak minus dalam, bahkan saat IHSG sedang jatuh tajam.
Alpha:
Tolok ukur kinerja yang sesungguhnya adalah IHSG, bukan profit orang lain. Fokus profesional adalah menghasilkan Alpha- kemampuan untuk tetap tumbuh positif di saat pasar sedang merah.
$BMRI $MBMA

Gajian & THR Cair: Mending Dihabiskan atau Dikunci Jadi Aset Pasif di $BBRI?
Musim gajian dan THR kerap memicu godaan belanja konsumtif Lebaran. Sebagai alternatif, pasar kini memantau potensi kucuran sisa dividen final BBRI menyusul capaian rekor laba bersih Rp57,13 triliun.
Secara historis, emiten perbankan ini konsisten menaikkan nominal dividen secara rutin setiap tahun. Pasar kini memproyeksikan sisa dividen final mencapai Rp186 per lembar pasca pembagian porsi interim Januari lalu.
Simulasi kepemilikan 13 lot saham BBRI bermodal lima jutaan rupiah berpotensi membuahkan tambahan uang tunai sekitar Rp242 ribu. Bisa dibilang kecil, tapi di dunia pasar modal jangan meremehkan uang kecil. Jadi selengkapnya https://cutt.ly/HtEyWcAZ
Random Tag: $BMRI $BBNI
@akuwong Bukan tidak jadi tapi lebih mengarah menunggu percobaan diplomasi yang mana kemarin Kamis tidak membuahkan hasil. Hari ini emas, Brent Oil dan USD Bond Yield mengindikasikan pasar yakin Trump akan memulai perang.
This time around, Politics overweight Economics Data
$BMRI $BBCA $BBRI
Beli Baju SUKO Pakai Dividen LPPF? Begini Hitungan Peluangnya
Menjelang Lebaran, anak muda menghadapi dilema antara memborong baju elegan SUKO besutan Matahari atau sahamnya $LPPF. Menariknya, manajemen perseroan baru saja mengusulkan dividen Rp250 per saham untuk RUPS mendatang.
Tercatat sejak 2022, LPPF konsisten menebar dividen dengan yield di atas bunga deposito dan SBN. Dengan mengoleksi 24 lot senilai Rp4,58 juta (alokasi gaji Februari+Maret+THR), investor bisa menerima cuan Rp600 ribu, yang bisa digunakan memborong produk SUKO tanpa menguras tabungan utama.
Meski laba 2025 sedikit terkoreksi, posisi kas internal perusahaan tetap solid. Nah, strategi investasi cerdas ini memastikan gaya hidup modis terpenuhi sekaligus sukses membangun aset pendapatan pasif. Simak simulasi selengkapnya https://cutt.ly/otEyxKU7
Random Tag: $BBRI $BMRI
@AziziAF Kalau benar terjadi serangan, kemungkinan besar senin pasar anjlok. Mereka akan ke safe haven USD, US Bond dan Gold dll (sekarang Bond Yield USD 10 tahun sudah terendah dalam 4 bulan).
Pasar akan repricing terkait berapa lama konflik bertahan. US mengincar pergantian rezim (masyarakat Iran juga). Harapannya bisa selesai dalam hitungan minggu atau bulanan saja.
$BMRI $BBRI $BBCA
$BBCA $BMRI $BBRI
Sudah dibuat polling tanggal 20 Februari 2026, bahwa bandar dan asing tidak rela harga saham bca melebihi 7.400, yang mana membuat trader kelas teri macam saya untung besar 🤪
sekarang malah cenderung turun, padahal laba dan kinerja tumbuh…. solusinya adalah?
@indr4a
Mantab 👍
Padahal $BSSR katanya gak kemana2 loh.🤭🤔😂
Kalo saya bilang justru cenderung turun 1-2 tahun ini.
Turun dan gak kemana2 aja segini hasilnya?? wkwk 🤭🤣😂👍
Mirip salah satu portofolio saya, yg isinya 99% BSSR, dan hasilnya 3X lipat IHSG.🤭😂
Padahal BSSR gak kemana2, malah turun 1-2 tahun ini.🤭😂
Inilah inti cerita dukun dgn bascom ajaibnya.🤭😂
https://stockbit.com/post/28895741
Bagi yg gak paham & belum mengalami sendiri, pasti dia berpikir tidak logis dan gak masuk akal, tapi bagi kita yg SDH nikmati hasilnya, jelas logika dia yg jongkok.
wkwkwk 🤣🤣🤭
$PTBA $BMRI

$BMRI $BBRI $BBCA
Market sudah price in bahwa US akan melakukan penyerangan ke Iran (80%++) di pekan ini. Bisa dilihat dari harga Brent Oil dan Gold.
Prabowo uda tabrak banyak aturan dan birokrasi demi MBG. Bahkan sengaja tidak di digitalisasi agar tidak bisa di lacak.
Sengaja rekrut banyak ASN utk SPPG.
Lah kok masih ada aja keracunan dan barang tidak sesuai. Ini ASN nya kerja apa ngga? Ini
Ini POLISI dan KPK kerja apa ngga??????
Uda saat mya semua menunjukkan aspirasinya agar Kapolri diganti. Mau sampai kapan rakyat terus mengalah demi kepentingan Jokowi Listyo????
Semua bisa hancur kayak $SMGR kalau rakyat diam.
Ingat demo harus sesuai aturan. Jgn sama kaan kita sama polisi jahat bandar narkoba dan brimob pemunuh!!!!
Kita harus damai dan tunjukkan kita punya Tuhan.
God Bless Indonesia
Siap2 kredit macet himbara 3-4 tahun lagi
$BBRI
$BMRI

Kredit Hijau Meledak! BRI Kuasai, Mandiri Menyusul, BCA Gas EV
Empat bank raksasa; Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Central Asia, dan Bank Negara Indonesia, tampil garang sepanjang 2025, memanaskan kompetisi kredit konvensional, sekaligus berebut pangsa pembiayaan hijau dan sosial untuk memperkuat portofolio keberlanjutan.
$BBRI memimpin jauh lewat portofolio keberlanjutan Rp807,8 triliun berkat dominasi pembiayaan sosial, $BMRI unggul pada pendanaan hijau Rp316 triliun, sementara $BBCA melaju lewat kredit kendaraan listrik Rp240 triliun dan BBNI menjaga keseimbangan Rp197 triliun.
Dalam adu ekspansi kredit keseluruhan, Mandiri memuncaki volume Rp1.849,96 triliun, BRI menyusul Rp1.517,08 triliun, BNI mencatat pertumbuhan tercepat 15,93%, sedangkan BCA memilih jalur moderat demi menjaga kualitas debitur premium dan risiko tetap stabil. Selengkapnya https://cutt.ly/MtErUeY2
kebayang klu roontok macet hutang koperasi ke bank BUMN ..
tau sendiri koperasinya baru lahirrr
$BMRI $BBRI
ada perusahaan yg fundamental siapa tau naik kayak $AADI
dia adalah LSIP dan SIMP
Monggo di buy
mumpung lagi diskon
cuma ya Dividen nya sama2 rendah LSIP sekitar 5% SIMP lebih kecil lg 3%
selain itu bbrp masih sangat terdiskon murah dari yg termurah juga ada
LPPF BBTN
BJTM TUGU EMTK
disclaimer on
Do your own research
$BBRI $BMRI
Para patron likuiditas dan aristokrat bursa yang senantiasa dahaga akan passive income berkualitas. Kita berada di "Musim Panen", di mana para raksasa mulai membocorkan berapa besar upeti yang akan dibagikan kepada kita, para pemegang takhta saham.
Jika kalian mencari siapa yang paling royal dalam menebar kemakmuran melalui dividen, mari kita cek cek tipis tipis dulu yuk:
1. $BBRI (Bank Rakyat Indonesia) – Sang Kaisar Dividen: Dalam kasta tertinggi perbankan, BBRI adalah "Dividend King" yang tak terbantahkan. Kebijakan manajemen untuk memberikan Payout Ratio di atas 80% dari laba bersih bukan sekadar janji, melainkan tradisi. Per hari ini, dengan proyeksi laba 2025 yang melampaui ekspektasi, BBRI tetap menjadi juara dalam hal Dividend Yield (persentase keuntungan terhadap harga saham) yang konsisten di kisaran 5% - 7%. Ini adalah instrumen wajib bagi para ningrat yang ingin tidur nyenyak sambil menunggu saldo rekening bertambah secara otomatis.
BBRI (Bank Rakyat Indonesia) – Sang Penguasa Dividend:
a. Status: Dividen Interim 2026 (Tahun Buku 2025) sebesar Rp137 per saham telah lunas dibayarkan pada 15 Januari 2026.
b. Proyeksi Dividen Final: RUPS Tahunan (RUPST) diproyeksikan digelar pada minggu kedua Maret 2026.
c. Estimasi Cum Date Final: Jatuh pada kisaran 20 – 24 Maret 2026. Ini adalah momen krusial untuk mengunci payout ratio mereka yang biasanya sangat royal di atas 80%.
2. $BMRI (Bank Mandiri) – Sang Penantang Takhta: Mandiri telah bertransformasi menjadi mesin pencetak laba yang sangat efisien. Gw melihat Payout Ratio BMRI kini bersaing ketat dengan BRI di angka 60% - 70%. Keunggulannya adalah pertumbuhan dividen per lembar saham (Dividend Per Share) yang meningkat tajam seiring dengan rekor laba bersih mereka di 2025. Yield-nya sangat atraktif, seringkali menyentuh angka 4.5% - 6%. BMRI adalah pilihan bagi kalian yang menginginkan kombinasi antara dividen tebal dan apresiasi harga saham (capital gain) yang agresif. BMRI (Bank Mandiri) – The Profit Machine:
• Status: Dividen Interim Rp100 per saham telah didistribusikan pada 14 Januari 2026.
• Jadwal Dividen Final: Berdasarkan inteligensi pasar terbaru, BMRI akan menggelar RUPST di akhir Maret.
• Estimasi Cum Date Final: Berdasarkan data historis, Cum Date final diproyeksikan jatuh pada kisaran Mei 2026 (Data menunjukkan proyeksi tanggal 20 Mei 2026 untuk pembayaran Juni). Mandiri seringkali memiliki jeda yang sedikit lebih lebar untuk memastikan arus kas operasional mereka tetap liquid.
3. $BBNI (Bank Negara Indonesia) – Sang Bintang yang Bersinar: BBNI saat ini sedang dalam fase "Golden Era" pasca-transformasi. Meskipun secara historis yield-nya sedikit di bawah BRI, tahun 2026 ini BBNI menunjukkan komitmen untuk lebih royal. Dengan payout ratio yang mulai merangkak ke level 40% - 50%, BBNI menawarkan potensi kenaikan dividen yang paling signifikan secara persentase pertumbuhan. Bagi kalian cendekiawan bursa, BBNI adalah value play di mana kalian membeli dividen masa depan di harga yang masih relatif terdiskon.
BBNI (Bank Negara Indonesia) – The Transformation Play:
• Jadwal RUPST: Sudah terkonfirmasi secara akurat akan dilaksanakan pada Senin, 9 Maret 2026.
• Estimasi Cum Date: Mengikuti ritme regulasi T+2, Cum Date diprediksi jatuh pada 18 – 19 Maret 2026. Gw melihat ada potensi kenaikan nominal dividen di sini seiring efisiensi mereka yang makin impresif di awal 2026.
4. BBCA (Bank Central Asia) – Sang Bangsawan Konservatif: Jika kalian mencari yield tinggi di sini, kalian salah alamat. BBCA adalah instrumen penjaga kekayaan, bukan sekadar pembagi upeti. Dividend Yield BBCA biasanya sangat mungil, hanya di kisaran 1% - 1.5%, karena harga sahamnya yang selalu premium. Namun, dividen BBCA adalah yang paling aman dan stabil di seluruh jagat bursa. Ini adalah pilihan para aristokrat yang lebih memprioritaskan keamanan aset dan pertumbuhan nilai jangka panjang daripada uang tunai instan.
BBCA (Bank Central Asia) – The Blue Blood Stability:
• Jadwal RUPST: Terpampang nyata di kalender bursa pada Kamis, 12 Maret 2026.
• Estimasi Cum Date: Diproyeksikan pada 23 – 25 Maret 2026. Walaupun yield-nya secara persentase terlihat kecil bagi kaum spekulan, namun nominal akumulatifnya bagi kita para pemegang takhta adalah instrumen pengaman kekayaan paling solid.
5. BJTM (Bank Jatim) – Sang Monster Yield (Wildcard): Jika definisi "paling banyak" bagi kalian murni berdasarkan persentase yield, maka kalian harus melirik BPD seperti BJTM. Di saat bank besar memberikan 5%, BJTM seringkali dengan santainya menebar yield di angka 7% - 9%. Namun, gw harus ingatkan, likuiditas dan pertumbuhan sahamnya tidak seanggun "The Big Four". Ini adalah pilihan bagi para pemburu arus kas murni yang tidak terlalu peduli dengan fluktuasi harga yang cenderung stagnan.
BJTM (Bank Jatim) – The Yield Hunter’s Paradise:
• Jadwal RUPST: Belum diumumkan secara spesifik per hari ini, namun secara siklus aristokrat, mereka selalu mengetuk palu di Bulan April 2026.
• Estimasi Cum Date: Diprediksi kuat jatuh pada Minggu ke-3 atau ke-4 April 2026. Siapkan jaring kalian di sini jika kalian mendewakan dividend yield tinggi di atas rata-rata bank besar.
Secara kumulatif dan konsisten, BBRI (Bank Rakyat Indonesia) tetap memegang gelar sebagai bank yang bagi dividen "paling banyak" baik dari sisi nominal total maupun yield di antara bank-bank besar (Big Four). BRI memiliki mandat negara untuk menyetorkan dividen besar ke kas negara, sehingga kita sebagai investor ritel ikut mencicipi kemewahan tersebut.
Kesimpulan: Saat ini adalah waktu yang sangat krusial karena Cum Date (batas akhir kepemilikan saham untuk dapat dividen) biasanya jatuh di bulan Maret atau April. Disarankan kalian untuk mulai melakukan akumulasi pada BBRI atau BMRI di setiap koreksi teknikal kecil sebelum pasar menyadari besarnya dividen yang akan diumumkan secara resmi dalam RUPS beberapa minggu ke depan.
Nilai Keyakinan Dividen (The Yield Conviction):
• BBRI: 95/100 (The Unrivaled King)
• BMRI: 88/100 (The Efficient Giant)
• BJTM: 85/100 (The Yield Hunter's Dream)
; )
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Meski dibuka melemah di 8.211,305, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham, Jumat (27/2/2026) berakhir di level 8.235,485, naik 0,222 poin (0,00%) dari penutupan Kamis (26/2/2026) di level 8.235,262.
IHSG selama bulan Februari 2026 (02-27 Februari) men...

stockwatch.id

News Update
👉 IHSG ditutup menguat tipis 0,223 poin di 8,235 dan Asing tercatat net sell Rp694M.
👉 Rupiah melemah 0,17% ke level Rp16,787/USD di penutupan pasar hari ini.
👉 Menyusul Moody's, S&P Global Ratings juga berikan 'Lampu Kuning' untuk resiko Utang RI.
👉 $ASII berencana untuk membagikan deviden final sebesar Rp292/Saham.
👉 $CMRY raih laba bersih Rp2,03T di 2025, naik 33% secara YoY.
👉 BBTN targetkan Wealth Management tumbuh 15% di 2026.
👉 BLTA infokan pengunduran diri anggota Direksi perseroan.
👉 Gandeng Visa, $BMRI gelar program Debit berhadiah Nonton Langsung Piala Dunia.

$PGAS +4,37% (2290-2390)
$BMRI +1,42% (5275-5350)
$ASII +1,23% (6650-6725)
Persentase dihitung dari harga yg dilingkarin (blue to yellow)
1/9









What is happening?
Volume meledak akhir sesi dengan broker RX dan ZP sebagai biang kerok utama.
Buangan yang insane secara volume dan size.
Kok belum ada yang bahas ya? Buangan juga dilakukan diakhir sesi dimana retail tidak diberi waktu untuk react, atau bahasa kasarnya, biar pergerakannya tidak terbaca.
Volume INDF sampai 9x Volume MA20. Jauh lebih besar dibanding buangan pas flash crash kemarin 💥
Apakah $INDF ada gebrakan baru? Let's see
RT $BBCA $BMRI
Cuan itu mudah, apalagi loss lbh mudah lagi. Konsisten cuan selama tahunan itu yg sulit.
Tapi bs mengungguli IHSG di kala minus itu bagiku sudah merupakan kemajuan progress yg lumayan baik. Bayangkan saja kl di kondisi IHSG minus saja kita bisa profit, berarti kelak kl IHSG lg rally keras pun kita akan panen lbh keras lg logikanya. Dan ini sudah menunjukkan kematangan dan kedewasaan dalam berinvestasi.
1st quarter sdh hampir +8% di kala IHSG merah lumayan lah ya. Artinya pemilihan saham dan money management bs dibilang sdh cukup baik.
Msh ada musim dividen dan 3 kuartal lagi di depan yg bs dimanfaatkan untuk menambah pundi2 investasi.
Saya rehat liburan lebaran dl 🙏
$ADRO $TAPG $BMRI

IDXChannel—Simak 10 saham top gainer pada perdagangan Jumat, 27 Februari 2026. Pada akhir Februari, IHSG ditutup menguat tipis 0,22 poin di posisi 8.235, dengan nilai transaksi sebanyak Rp38,25 triliun.
Deretan saham top value hari ini dipimpin oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dengan tran...

www.idxchannel.com

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tiba-tiba berakhir stagnan pada perdagangan hari ini, Jumat (27/2/2026), setelah tertekan dalam sepanjang hari.
IHSG yang sempat tercatat turun 1,47% mampu memangkas koreksi secara signifikan dan berakhir menguat tipis. Pada akhir perdag...

www.cnbcindonesia.com

Timing adalah senjata investor
Trader fokus hari ini.
Investor rata-rata fokus tahun ini.
Investor serius
Fokus 5 tahun ke depan.
Karena di situlah MAGIC compounding bekerja.
Kalau belum pernah valuasi sampai 5 tahun,
hanya asal tebak-tebakan.
“Yang bikin porto bertumbuh itu bukan cuan cepat.
Tapi cuan konsisten.”
“Dan itu bisa dihitung.”
memproyeksikan nilai wajarnya sampai 20 tahun kedepan itu bisa
tapi aku cukup 5 tahun saja 😁
$ADRO $BBCA $BMRI

Profit saya 3 bulan terakhir setelah merubah pola deviden investing (big bank), menjadi Swing Trading dan Trading (komoditi)
IHSG tidak seperti dulu lagi, big bank tidak seperti dulu lagi.
Just my opinion guys.
=Do it at your own risk=
$BBCA $BBRI $BMRI

💙⭐️Shortselling ditunda sampai 17 Maret 2026💜
3 Sekuritas yang diijinkan shortselling minimal modal 50 juta telah mengantongi atau dalam proses final mendapatkan izin resmi sebagai penyelenggara short selling untuk implementasi mendatang, yaitu Ajaib Sekuritas, Semesta Indovest Sekuritas, dan Mandiri Sekuritas.
Saham2 Apa yang bisa di shortselling ? Hingga saat ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah memutuskan untuk menunda implementasi transaksi short selling hingga 17 Maret 2026.
BCA Sekuritas
BCA Sekuritas
+1
Karena penundaan ini, BEI belum menerbitkan daftar resmi final untuk efek yang bisa ditransaksikan secara short selling pada periode saat ini. Namun, berdasarkan rencana awal dan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya, berikut adalah informasi terkait saham-saham yang menjadi kandidat utama:
YouTube
YouTube
Kandidat Saham Short Selling (Rencana Tahap Awal)
Pada pengumuman sebelumnya, BEI merencanakan hanya ada sekitar 10 saham terpilih yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar untuk tahap awal implementasi:
YouTube
YouTube
+3
Sektor Perbankan: $BBCA (Bank Central Asia), BBNI (Bank Negara Indonesia), BBRI (Bank Rakyat Indonesia),$BMRI (Bank Mandiri).
Sektor Infrastruktur & Telco: TLKM (Telkom Indonesia).
Sektor Sumber Daya & Energi: $ADRO (Adaro Energy), MBMA (Merdeka Battery Materials).
Sektor Lainnya: ASII (Astra International), BRPT (Barito Pacific), SMRA (Summarecon Agung).
Poin Penting Terkait Short Selling di IHSG:
Penundaan: Implementasi resmi ditunda dari jadwal semula (September 2025) ke Maret 2026 karena mempertimbangkan kondisi volatilitas pasar domestik.
Kriteria Saham: Saham yang masuk daftar biasanya diambil dari indeks LQ45 atau SLQ45 yang memiliki free float besar agar harga tidak mudah dimanipulasi.
❤️♠️Anggota Bursa (Sekuritas): Baru ada dua sekuritas yang secara resmi mengantongi izin sebagai penyedia layanan short selling, yaitu Ajaib Sekuritas dan Semesta Indovest Sekuritas.♣️♦️
Akses Terbatas: Pada tahap awal, layanan ini direncanakan hanya terbatas untuk investor ritel berpengalaman.
BCA Sekuritas
BCA Sekuritas
+
Untuk memantau pembaruan daftar resmi (List Efek Short Selling) mendekati Maret 2026, Anda dapat mengecek menu Daftar Saham Marjin dan Short Selling di situs resmi Bursa Efek Indonesia (IDX).
PT Bursa Efek Indonesia
PT Bursa Efek Indonesia
Sekuritas yang dijatuhi sanksi BEI karena short selling tanpa izin
Bursa Efek Indonesia (BEI) secara rutin melakukan pengawasan dan menjatuhkan sanksi kepada Anggota Bursa (sekuritas) yang terbukti melakukan transaksi short selling tanpa memiliki izin atau persetujuan resmi dari otoritas bursa.
Berikut adalah daftar sekuritas yang pernah dijatuhi sanksi terkait transaksi short selling ilegal dalam beberapa tahun terakhir:
♣️Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI): Dijatuhi sanksi peringatan tertulis pada Juni 2023 karena melakukan transaksi short selling tanpa persetujuan bursa.
❤️Wanteg Sekuritas: Bersamaan dengan KISI, sekuritas ini juga menerima sanksi peringatan tertulis pada Juni 2023 atas pelanggaran yang sama.
🩵Royal Investium Sekuritas: Mendapat sanksi dari BEI pada April 2022 terkait temuan transaksi short selling yang tidak sesuai prosedur.
Reliance Sekuritas Indonesia (RELI): Dikenakan sanksi pada Desember 2021 karena melakukan transaksi short selling tanpa mengantongi izin dari bursa.
♠️Reliance Sekuritas Indonesia: Juga dijatuhi sanksi pada periode yang sama dengan Reliance (Desember 2021) atas dasar pelanggaran operasional terkait short selling.
CNBC Indonesia
CNBC Indonesia
+6
💚Valbury Sekuritas Indonesia: Juga dijatuhi sanksi pada periode yang sama dengan Reliance (Desember 2021) atas dasar pelanggaran operasional terkait short selling.
Jenis Pelanggaran yang Sering Terjadi:
Transaksi Tanpa Izin: Melakukan penjualan saham yang dipinjam tanpa memiliki sertifikasi atau persetujuan khusus sebagai penyelenggara transaksi short selling.
Naked Short Selling: Melakukan penjualan saham tanpa memiliki ketersediaan efek atau tanpa melakukan peminjaman saham terlebih dahulu. Praktik ini dilarang keras karena dapat memicu manipulasi harga.
Pelanggaran Administrasi: Ketidaksesuaian pelaporan atau prosedur teknis dalam pelaksanaan pembiayaan transaksi efek bagi nasabah.
PT Bursa Efek Indonesia
PT Bursa Efek Indonesia
+3
Hingga saat ini, hanya ada tiga sekuritas yang telah mengantongi atau dalam proses final mendapatkan izin resmi sebagai penyelenggara short selling untuk implementasi mendatang, yaitu Ajaib Sekuritas, Semesta Indovest Sekuritas, dan Mandiri Sekuritas.
Dentons HPRP
Dentons HPRP
+1
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham Jumat (27/2/2026) dibuka melemah di level 8.211,305. Hingga pukul 09.12 WIB, IHSG terpantau di level 8.118,125, melemah 117,137% poin atau anjlok 1,42% dari penutupan Kamis (26/2/2026) di level 8.235,262.
Saham-s...

stockwatch.id

$BMRI
banyak yg pakek margin maybe . kalau iya biar kapok
krna kmren pun terbesit pakek jg . untung bukan penjuday ulung $BBRI $BBCA
@IYZAURRAHMANNAWEED mega korupsi terbesar sepanjang sejarah Ri, mega ilegal loging terbesar mega judi terbesar mega ilegal mining terbesar terjadi di era Jokowi!! Jokowi bertahan dengan memanfaatkan leverage sumber daya alam!!!!!!!
Jokowi sang penghancur $SMGR
Random
$BNBR
$BMRI
Para Komisaris , para direktur GTSI yg baru, kok semua orang MIGAS ya... gak cuma LNG doang, hingga dirut PT PCS INTERNASIONAL aja yg mengelola kapal BBM dan LPG menjadi direktur di GTSI juga tuh.
apa rencana kedepan buat GTSI ya.... 🤣🤣🤣
wah.... kebakaran jenggot nih para retail yg suka ngefear GTSI 🤣🤣🤣
inject 7 Triliun dalam waktu dekat nih... semua petinggi GTSI yg baru, udah siap dengan INJECT 7 TRILIUNNYA.
INJECT APA YA...
hepeng kah? atau kapal???
klo kapal, kapal apa yg di inject ke GTSI???
KAPAL BBM AMA LPG KAH?
atau KAPAL CRUDE SAWIT juga?
atau SEMUA KAPAL TANKER yg di inject ke GTSI???
hmmmm...... menarik... 🥳🥳🥳
AUTO 3000 -3500 nih...
tag : $BMRI $BBNI