


Volume
Avg volume
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau BMRI merupakan bank BUMN yang melakukan usaha di bidang perbankan. Entitas anak Perseroan diantaranya: PT Bank Syariah Mandiri (perbankkan syariah), Bank Mandiri (Europe) Limited (perbankan), PT Mandiri Sekuritas (Sekuritas), PT Bank Sinar Harapan Bali (perbankan), PT Mandiri Tunas Finance (pembiayaan konsumen), Mandiri Internasional Remittance Sendirian Berhad (layanan Remittance), PT Axa Mandiri Financial Service (Asuransi jiwa) dan PT Mandiri AXA General Insurance (Asuransi kerugian). Entitas asosiasi dan pengendalian bersama Perseroan: PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (Lembaga Penyelesa... Read More
$BBRI
📊 ANALISA SAHAM BBRI
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Harga: 3,670
━━━━━━━━━━━━━━━
📌 FUNDAMENTAL
BBRI merupakan bank dengan fokus utama pada segmen UMKM dan menjadi salah satu bank dengan profit terbesar di Indonesia.
Kinerja fundamental BBRI sebenarnya masih sangat kuat.
Beberapa poin utama:
• Pertumbuhan kredit UMKM tetap solid
• Profitabilitas bank masih tinggi
• NIM relatif stabil
• CASA kuat
Secara historis BBRI juga menjadi salah satu saham dengan fundamental paling konsisten di sektor perbankan.
Namun ada satu hal yang perlu diperhatikan:
Valuasi.
PBV BBRI sering diperdagangkan premium dibanding bank lain karena kualitas bisnisnya.
Artinya ketika sentimen pasar berubah, koreksi harga bisa cukup terasa meskipun fundamental tetap kuat.
Kesimpulan fundamental:
➡️ Bisnis sangat solid
➡️ Namun valuasi premium membuat harga sensitif terhadap sentimen pasar.
━━━━━━━━━━━━━━━
📊 TEKNIKAL
Secara teknikal BBRI sedang mengalami fase koreksi jangka pendek.
Indikasi di chart:
• Harga berada di bawah MA20
• Stochastic RSI berada di area oversold
• Daily money outflow -38M
Trend saat ini:
➡️ Downtrend minor dalam struktur sideways besar.
Artinya koreksi yang terjadi lebih bersifat teknikal dibanding perubahan fundamental.
━━━━━━━━━━━━━━━
📊 LEVEL PENTING
Support
3,630
Support kuat
3,550
Support besar
3,450
Resistance
3,820
Resistance besar
3,970
4,390
━━━━━━━━━━━━━━━
🎯 TRADING PLAN
Skenario Rebound
Entry
3,600 – 3,650
Target
3,820
Target lanjut
3,970
Stoploss
3,540
Skenario Bearish
Jika 3,550 jebol
potensi turun ke
3,450
━━━━━━━━━━━━━━━
📈 KESIMPULAN
Secara fundamental BBRI tetap menjadi salah satu bank terbaik di Indonesia.
Namun secara teknikal saham ini sedang mengalami koreksi setelah rally panjang.
Koreksi seperti ini sering terjadi pada saham big cap sebelum melanjutkan trend berikutnya.
Pertanyaan penting sekarang:
Apakah ini kesempatan akumulasi
atau awal koreksi lebih dalam?
$BMRI $BMRI
Menurut kalian $LAND ini value investing atau value trap?
🔥 LAND TURUN TAJAM -14%
DIBUANG BANDAR ATAU DISKON BESAR?
Harga LAND sekarang di 67 setelah sebelumnya sempat naik hingga area 100.
Pertanyaannya:
ini tanda distribusi selesai atau justru kesempatan beli?
Saya coba lihat dari fundamental dan teknikal.
━━━━━━━━━━━━━━━
📊 FUNDAMENTAL
PBV : 0.41
Book Value : 163
Artinya harga saham diperdagangkan jauh di bawah nilai buku.
Secara aset sebenarnya sangat murah.
Namun ada beberapa catatan penting.
Net Profit : 5.66 Miliar
Growth : -64%
Revenue : 35.8 Miliar
Growth : -4.7%
➡️ laba dan pendapatan menurun cukup tajam.
Struktur keuangan:
Cash : 197 Miliar
Debt : 189 Miliar
➡️ kas masih sedikit lebih besar dari hutang sehingga likuiditas relatif aman.
Kesimpulan fundamental:
Valuasi sangat murah (deep value)
namun kinerja bisnis sedang melemah.
━━━━━━━━━━━━━━━
📊 TEKNIKAL
Harga sebelumnya mengalami rally cepat dari area 40 menuju 100.
Setelah mencapai area tersebut muncul candle distribusi besar.
Sekarang harga turun kembali ke area 60-an.
Indikasi di chart:
• Daily money outflow -357 juta
• Volatilitas tinggi
• Harga kembali ke area konsolidasi lama
Trend saat ini:
Sideways cenderung koreksi.
━━━━━━━━━━━━━━━
📊 LEVEL PENTING
Support kuat
65
54
Support bawah
32
Resistance
71
86
Resistance besar
100
━━━━━━━━━━━━━━━
🎯 TRADING PLAN
Skenario Rebound
Entry
65 – 68
Target
71
Target lanjut
86
Stoploss
62
Skenario Breakdown
Jika 65 jebol
potensi turun ke
54
━━━━━━━━━━━━━━━
📈 KESIMPULAN
Secara fundamental LAND tergolong undervalued karena PBV hanya 0.41.
Namun secara teknikal saham ini baru saja mengalami distribusi setelah rally cepat.
Jika area 65 mampu bertahan
potensi technical rebound cukup menarik.
Pertanyaannya sekarang:
LAND ini lagi diskon besar
atau malah distribusi bandar?
$BBNI $BMRI

sebenernya pemerintah serius ga si? nyuruh anak muda belajar saham belajar invest pasar modal. tapi setiap kebijakan pemerintah malah ngebuat investor dibuat nangis , kocak banget kayaknya tinggal di indo
$BUMI $BMRI $ANTM
Waspada! Ini Deretan Saham yang Untung & Buntung Gara-Gara Konflik
https://cutt.ly/RtR7e4mF
$BMRI BBCA $INDF MDKA $IHSG ENRG
Banyak ritel fomo ngerasa konflik Iran ini cuma ajang buat ngeborong saham minyak sama emas secara membabi buta tanpa peduli efek dominonya ke sektor lain.
Mikirnya, "Pokoknya hajar kanan emiten migas sekarang di pucuk, terus biarin aja saham consumer gue yang lagi nyungsep, ntar juga mantul sendiri kalau perangnya kelar!" 🛢️📉
Padahal, market itu mesin uang yang kejam dan sistematis. Pas rudal beterbangan, harga komoditas energi emang otomatis meroket, tapi efek sampingnya bikin inflasi global meledak dan nilai tukar Rupiah hancur lebur diinjak Dolar AS. Kalau lo buta peta rotasi sektoral, lo bakal kena bantai dari dua sisi: beli saham komoditas kemahalan pas bandar lagi take profit, dan bersikeras nahan saham importir yang beban utang dolarnya lagi bengkak gila-gilaan. Lo sibuk nebak arah perang, duit lo diem-diem disedot market maker.
Faktanya, beginilah nasib mayoritas ritel yang cuma baca judul berita geopolitik separuh-separuh:
🔹 nyangkut abadi di emiten emas dan tambang karena telat masuk persis di detik tensi geopolitik mereda dan harga komoditas global dibanting turun
🔹 portofolio makin berdarah-darah karena nolak cut loss saham manufaktur atau farmasi yang bahan bakunya seratus persen impor pakai Dolar mahal
🔹 resmi jadi exit liquidity buat bandar yang udah asyik rotasi mindahin duit dari sektor yang buntung ke sektor yang untung jauh sebelum masuk berita 😭
Biar porto lo selamat dari efek domino perang ini dan tahu persis ke mana arus uang besar mengalir, langkah paling masuk akal adalah:
🔹 kawal ketat saham komoditas energi, emas, dan agrikultur kayak CPO yang dapet durian runtuh dari krisis rantai pasok, tapi wajib tunggu momentum koreksi wajar buat entry
🔹 hindari dulu emiten yang punya tumpukan utang Dolar jumbo dan beban bahan baku impor tinggi, karena laporan keuangan kuartal depan mereka pasti berdarah tergerus kurs
🔹 jadikan indeks Dolar (DXY) dan pergerakan Foreign Flow sebagai kompas utama lo biar nggak salah posisi pas asing lagi rotasi sektor gede-gedean.
Panduan Musim Dividen 2026: Perbankan dan Tambang Siap Bagi Keuntungan!
💰 Musim dividen domestik resmi dimulai dengan dominasi sektor perbankan Big Caps pada Maret-April.
🏦 BBCA menjadi pembuka jalan, disusul $BBRI , $BMRI, dan BBNI yang diprediksi tebar dividen jumbo.
🏗️ Sektor energi dan konglomerasi seperti ASII, UNTR, dan $ITMG menyusul pada periode Mei-Juni.
📡 Diversifikasi sektor meluas di bulan Juni dengan kehadiran TLKM, PGAS, hingga emiten ritel ACES.
🍜 INDF dijadwalkan menjadi penutup rangkaian musim dividen tahun ini pada bulan Juli mendatang.
📊 Investor disarankan mencermati tanggal Cum Date untuk mengamankan hak atas pembagian laba.
Simak lengkap
https://cutt.ly/1tR4VPrA

$BMRI $IHSG $XAU PERANG PERANG HARGA AKAN JATUH NI SING ASING DH GUA FEAR MARKET, KASIAN INVEST LEWAT BLACKROCK GABISA TARIK DANA, MENDING DI INDO BESOK CAER PUN BISA
Rilis data penjualan (distribusi) sepeda motor di pasar domestik Indonesia Februari 2026 oleh AISI
✅ Distribusi Feb 2026 sebanyak 587.354 unit.
Naik +1,66% mtm dari Jan 2026 (577.763).
Naik +1,05% yoy dari Feb 2025 (581.277).
Lebih banyak dari Feb 2024 (558.685).
✅ Distribusi kumulatif Jan-Feb 2026 mencapai 1.165.117 unit.
Naik +2,06% ctc dari Jan-Feb 2025 (1.141.578).
Lebih banyak dari Jan-Feb 2024 (1.151.343).
...............
Penjualan sepeda motor yang meningkat menunjukkan mulai pulihnya pasar otomotif di Indonesia yang menggambarkan perbaikan kondisi ekonomi secara umum.
$BBCA $BMRI $BBRI

"💵 Cadangan Devisa RI Turun Jadi US$ 151,9 Miliar! Rupiah Aman atau Bahaya?"
by mancingsaham Academy
Sobat Cuan, Bank Indonesia (BI) baru saja merilis data krusial di Jumat (6/3) ini. Cadangan Devisa (Cadev) kita per akhir Februari 2026 dilaporkan turun menjadi US$ 151,9 miliar. Buat trader dan investor, Cadev ini ibarat "tabungan darurat" negara. Kalau tabungannya turun, apakah ekonomi kita sedang bahaya dan IHSG bakal goyang? Tenang, jangan panik dulu. Yuk, kita bedah faktanya!
1️⃣ Apa yang Terjadi? (The Data)
Berdasarkan laporan resmi BI, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 berada di angka US$ 151,9 miliar. Angka ini memang mengalami penyusutan jika dibandingkan dengan posisi pada akhir Januari 2026 yang menyentuh level US$ 154,6 miliar.
2️⃣ Kenapa Tabungan Negara Bisa Turun?
Uangnya lari ke mana? BI menjelaskan ada beberapa alasan utama di balik penurunan ini:
* Bayar Cicilan Negara: Dipakai untuk pembayaran utang luar negeri (ULN) pemerintah.
* Jagain Rupiah: Dipakai oleh BI sebagai peluru untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah. Maklum, ketidakpastian pasar keuangan global saat ini masih sangat tinggi, jadi BI harus siap sedia mengintervensi pasar agar Rupiah tidak jeblok.
* Selain itu, pergerakan ini juga dipengaruhi oleh dinamika penerimaan pajak dan jasa, serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah.
3️⃣ Apakah Level Ini Berbahaya?
Sama sekali tidak! BI menegaskan bahwa nilai Cadev US$ 151,9 miliar ini masih SANGAT TINGGI.
Sebagai perbandingan, tabungan ini setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor, atau 5,9 bulan impor ditambah pembayaran utang luar negeri. Standar kecukupan internasional itu cuma butuh 3 bulan impor. Artinya, napas ekonomi kita masih sangat panjang dan sanggup menahan guncangan eksternal!
4️⃣ Dampak ke IHSG: Asing Masih Percaya!
Dengan tabungan devisa yang tebal ini, BI punya cukup amunisi untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Buktinya, aliran masuk modal asing (capital inflow) diproyeksi akan tetap deras. Investor global melihat prospek ekonomi nasional kita masih sangat positif dan imbal hasil (yield) investasi di Indonesia tetap seksi. Ini sentimen yang sangat bagus untuk pasar saham kita!
5️⃣ Strategi Trading: Pantau Sektor Sensitif Rupiah
Data Cadev yang kuat memberikan rasa aman bagi pelaku pasar.
· 🚀 Sektor Perbankan (Big Banks): Kalau stabilitas makroekonomi terjaga dan Rupiah aman, saham perbankan berkapitalisasi besar biasanya jadi incaran utama dana asing.
· 📈 Sektor Consumer Goods: Cadangan devisa yang kuat bikin kurs terkendali. Emiten yang banyak impor bahan baku (seperti sektor consumer) akan terselamatkan dari pembengkakan biaya.
· 🛡️ Jangan Lengah: Meskipun fundamental negara kuat, tetap pantau sentimen global. Pastikan kamu selalu disiplin Stop Loss jika market global tiba-tiba terguncang hebat.
6️⃣ Kesimpulan
Turunnya cadangan devisa di bulan Februari bukanlah sinyal bahaya, melainkan bukti bahwa BI bekerja aktif menjaga stabilitas ekonomi dan pemerintah disiplin membayar utang. Fundamental kita masih sekuat baja!
Kunci menyikapinya: Jangan mudah termakan berita "judul clickbait" yang menakut-nakuti soal penurunan devisa. Fokuslah pada fakta bahwa ketahanan eksternal kita masih jauh di atas standar aman internasional. Tetap percaya diri memancing di IHSG!
Semoga bermanfaat dan membantu teman-teman semua 🚀
📌 Gabung di mancingsaham community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik https://cutt.ly/KtR9vgsH atau chat 081251880459 (WhatsApp)
$BBCA $BBRI $BMRI
1/10










Hai, Rekans
$IHSG $BBCA $BMRI
Siap berinvestasi sambil ikut membangun negeri?
Kini saatnya tumbuh bersama melalui Sukuk Ritel Seri SR024 - “Pilihan Berharga untuk Ketenangan Yang Nyata.”
SR024 bukan sekadar instrumen investasi, tetapi wujud nyata kontribusi kita dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Dengan berinvestasi di SR024, kamu bisa meraih imbalan kompetitif, aman karena dijamin negara, sekaligus berkontribusi langsung dalam pembangunan negeri.
Kali ini, Pemerintah menghadirkan dua seri pilihan menarik:
SR024T3 (tenor 3 tahun) imbalan 5,55% p.a.
Green Sukuk SR024T5 (tenor 5 tahun) imbalan 5,90% p.a.
Masa Penawaran : 6 Maret - 15 April 2026
Pemesanan dilakukan secara online melalui mitra distribusi resmi pemerintah, tersedia di website , aplikasi perbankan, dan platform investasi pilihanmu.
Investasi Aman. Imbalan Menarik. Untuk Ketenangan Yang Nyata.
➖ Menkeu Purbaya membuka opsi pemangkasan anggaran program MBG, jika lonjakan harga minyak mentah dunia memicu defisit APBN melebar ke atas 3%.
https://cutt.ly/ttR2YGnj
Berdasarkan hasil stress test, defisit APBN baru akan melebar hingga 3,6% sampai 3,7% jika harga minyak rata-rata menyentuh USD 92 per barel sepanjang tahun.
Jika itu terjadi maka MBG bisa diefisiensikan.
Namun yang dicegah adalah belanja pendukung MBG yang tidak berpengaruh langsung ke penyediaan makanan, misalnya beli motor dan komputer untuk seluruh SPPG.
Sementara belanja utama berupa penyediaan makanan diupayakan tetap berlanjut.
Selain MBG, belanja infrastruktur yang bersifat multi years juga bisa digeser ke tahun berikutnya.
$IHSG $BBRI $BMRI

KABARBURSA.COM - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mendukung geliat industri kreatif nasional melalui penyelenggaraan Livin’ Fest Heritage Raya 2026.
Bank Mandiri menggelar ajang tersebut pada 5–7 Maret 2026 di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place.
Gelaran Livin' Fest Heritage Raya 2026 merupakan...

www.kabarbursa.com

@investorbless tapi emg iya sih ketara bgt @bennix itu kontennya selalu lebih menginterpretasikan hasil dari keputusan yang di ambil razim saat ini, hampir tidak pernah ada kritik atau melihat dari POV Fiskalnya. $IHSG $BBRI $BMRI
@skydrugz27 sektor real sepi karna bnyk yg fomo di saham dan pada sangkut. akirnya nahan ngeluarin uang buat khdupan nyata
krna fyp pas bullish2nya bnyk yg pamer shingga bnyak member baru yg terpancing masuk juga . alhasil uang yg hrusnya buat konsumtif lari ke market . alhasil sektor real sepi
$BMRI $BBRI $BBCA
$ADRO LK Full Year 2025: Transisi dari Fosil ke EBT Sudah Jelas Tapi Hasilnya Belum Kelihatan
Request member External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345
Di LK Full Year 2025, terlihat jelas ADRO sedang sibuk transisi dari bisnis fosil ke bisnis EBT. Meskipun saat ini belum kelihatan dampak EBT-nya. Laporan 2025 ini belum menunjukkan hasil panen dari energi baru terbarukan, tetapi sudah sangat jelas menunjukkan arah belanjanya, arah investasinya, dan arah struktur bisnis yang sedang dibangun. Jadi sekarang yang terlihat bukan lonjakan laba dari EBT, melainkan fase penanaman modal besar-besaran agar beberapa tahun ke depan ADRO tidak cuma hidup dari batu bara. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Setelah spin-off bisnis batu bara termal pada Desember 2024, postur ADRO memang berubah total. Sumber pendapatan 2025 sekarang lebih bersih dan lebih fokus ke dua mesin utama, yaitu jasa pertambangan sekitar US$968,8 juta dan pertambangan batu bara metalurgi sekitar US$1,006 miliar, sebelum eliminasi antar-segmen. Total pendapatan konsolidasi tercatat US$1,87 miliar. Kalau dibandingkan dengan 2024 dari operasi berlanjut sebesar US$2,07 miliar, berarti revenue turun sekitar 9,8%. Laba bersih operasi berlanjut juga turun dari US$637,4 juta menjadi US$489,8 juta, atau turun sekitar 23,1%. Gross profit margin menyusut dari 42% ke 34%, sementara net profit margin turun dari 30% ke 26%. Jadi dari sisi angka laba rugi, 2025 memang bukan tahun pertumbuhan yang gagah-gagahan. Ini lebih mirip tahun normalisasi margin setelah bisnis thermal coal dilepas dan harga komoditas tidak sekuat sebelumnya.
Tetapi penurunan itu tidak otomatis berarti kualitas bisnis memburuk. Justru kalau dilihat lebih dalam, inti bisnisnya masih sangat sehat. NPM 26% itu masih tebal sekali. Banyak perusahaan tambang atau kontraktor akan sangat senang kalau masih bisa menjaga margin bersih di level seperti itu. Jadi tekanan pada laba lebih cocok dibaca sebagai kombinasi dari perubahan portofolio bisnis dan normalisasi harga komoditas, bukan sebagai tanda kerusakan operasional. Dengan kata lain, mesin bisnis lamanya masih tetap menghasilkan uang sangat besar, hanya sekarang laba itu sedang dipakai untuk membiayai lompatan ke bisnis baru.
Bagian yang paling menonjol justru ada di arus kas dan capex. CFO 2025 tercatat US$594,1 juta. Angka ini memang jauh di bawah 2024 yang mencapai US$2,01 miliar. Sekilas kelihatan anjlok parah. Tetapi ini harus dibaca hati-hati, karena basis pembanding 2024 masih membawa pengaruh besar dari bisnis batu bara termal yang sekarang sudah tidak ada di tubuh ADRO. Jadi penurunan CFO itu memang wajar secara struktur. Yang lebih penting justru apa yang dilakukan perusahaan terhadap kas itu. Ternyata hampir semua kas operasi habis ditarik ke capex yang mencapai US$801,5 juta. Hasilnya, free cash flow menjadi minus US$207,4 juta. Jadi ADRO sekarang bukan sedang kekurangan laba, melainkan sedang sengaja membakar modal untuk membangun fondasi bisnis baru. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Bukti transisinya ada di aset dalam pembangunan. Pos ini melonjak dari US$490 juta menjadi US$1,28 miliar. Kenaikannya sekitar US$790 juta, atau naik lebih dari 161%. Ini bukan kenaikan kecil. Ini angka yang menunjukkan perusahaan benar-benar sedang menaruh uang dalam jumlah besar untuk proyek jangka panjang, terutama smelter aluminium KAI di KIPI. Jadi kalau investor bertanya kenapa EBT belum terlihat dampaknya ke laba, jawabannya karena fase sekarang masih fase tanam, belum fase panen. Uang sedang masuk ke proyek, tetapi proyek itu belum penuh menghasilkan revenue dan laba.
Ini juga menjelaskan kenapa transisi dari fosil ke EBT harus dibaca sebagai perubahan arah, bukan perubahan hasil jangka pendek. ADRO sudah masuk ke pembangkit listrik tenaga air lewat Kayan Hydropower Nusantara dan tenaga angin lewat Tanah Laut Wind Farm. Selain itu, perusahaan juga membangun rantai nilai hilirisasi aluminium. Jadi transisinya tidak sesederhana berpindah dari batu bara ke panel surya. Mereka sedang mencoba membangun portofolio baru yang mencampurkan mineral, pembangkit listrik hijau, dan hilirisasi industri. Itu sebabnya dampak EBT belum langsung muncul di laporan laba rugi 2025. Proyek-proyek seperti ini butuh waktu panjang, capex besar, dan biasanya baru terasa hasilnya setelah konstruksi dan commissioning berjalan lebih jauh. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Hal yang membuat transisi ini terasa masih aman adalah posisi neraca ADRO sangat kuat. Kas dan setara kas mencapai US$1,04 miliar. Sementara total utang bank jangka pendek dan panjang sekitar US$745 juta, ditambah liabilitas sewa US$76,2 juta. Jadi total utang berbunga kira-kira sekitar US$821,2 juta. Kas masih lebih tinggi daripada utang berbunga. Artinya ADRO berada dalam posisi net cash. Ini poin penting sekali. Banyak perusahaan ingin diversifikasi ke bisnis hijau, tetapi gagal karena modalnya tidak kuat dan neracanya terlalu berat. ADRO justru punya kemewahan untuk membiayai transisi ini dari kombinasi kas internal dan akses pinjaman yang masih sehat.
Dari sisi kreditor, dukungan bank juga menunjukkan bahwa proyek-proyek baru ini dianggap layak secara finansial. Bank-bank seperti Mandiri $BMRI, SMBC, dan $BBRI bersedia memberi fasilitas kredit besar untuk mendanai proyek smelter KAI. Artinya, lembaga keuangan pun melihat bahwa arah hilirisasi dan transisi energi ADRO bukan sekadar cerita, tetapi proyek yang memang punya basis ekonomi. Jadi walaupun hasil EBT belum terlihat di laba, jejak kepercayaan dari kreditor sudah terlihat.
Di sisi operasional, kualitas pelanggan ADRO juga sangat membantu masa transisi ini. Pendapatan sekitar US$1,19 miliar atau 63% dari total revenue berasal dari PT Adaro Indonesia dan Adaro International, yang merupakan entitas saudara sendiri. Ini sangat penting karena membuat arus kas operasional tetap stabil dan risiko piutang macet sangat rendah. Total piutang usaha sekitar US$392,9 juta, dan piutang lewat 90 hari cuma sekitar US$250 ribu. Itu sangat kecil. Bahkan perusahaan tidak perlu membentuk pencadangan kerugian piutang untuk piutang usaha. Jadi walaupun perusahaan sedang belanja modal besar, uang dari bisnis lama masih masuk dengan disiplin yang sangat baik.
Masalah justru bukan dari pelanggan operasional, melainkan dari pihak lain seperti PT Persada Sentral Mineral. Pinjaman ke PSM sebesar sekitar Rp526,6 miliar atau US$31,3 juta harus dicadangkan 100% karena tidak bisa dibayar. Kalau dibandingkan dengan laba bersih US$489,8 juta, kerugian ini setara sekitar 6,3% laba. Jadi ini memang menggerus profit, walaupun tidak sampai mengguncang fondasi perusahaan. Di sisi lain, perusahaan juga terlihat menahan pembayaran ke vendor. Beban yang masih harus dibayar naik dari US$151,6 juta menjadi US$292,6 juta, dan sekitar US$252,3 juta di antaranya adalah tagihan dari pemasok dan kontraktor yang belum dibayar tunai. Ini menunjukkan ADRO sedang mengelola likuiditas dengan cukup agresif. Kas difokuskan ke megaproyek, sedangkan tempo vendor dimaksimalkan agar operasi harian tetap jalan.
Kalau dilihat dari geografi pendapatan, bisnis ADRO sekarang lebih dominan lokal. Revenue domestik sekitar US$1,20 miliar atau 64%, sementara ekspor sekitar US$664 juta. Ini masuk akal karena jasa pertambangan mereka banyak melayani operasi di dalam negeri. Tetapi ada juga beban regulasi yang besar. Pajak penghasilan mencapai US$122,6 juta, royalti ke pemerintah sekitar US$124,5 juta, ada tekanan dari aturan DMO, dan ada juga kewajiban DHE yang mengunci 100% devisa hasil ekspor di perbankan Indonesia selama 12 bulan. Jadi di satu sisi ADRO sedang transisi ke bisnis yang katanya lebih masa depan, tetapi di sisi lain mereka masih harus menanggung beban regulasi yang sangat berat dari bisnis sumber daya di Indonesia. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Risiko kurs juga masih ada. Pendapatan dan pelaporan banyak dalam dolar AS, sedangkan sebagian biaya operasional dalam rupiah. Fluktuasi 10% kurs bisa berdampak sekitar US$51 juta sampai US$62 juta ke laba, dan pada 2025 perusahaan mencatat rugi kurs sekitar US$10,9 juta. Jadi bahkan dalam fase transisi ini, ADRO belum sepenuhnya keluar dari karakter lama bisnis komoditas yang sensitif terhadap regulasi, kurs, dan harga global.
ADRO memang sedang bergerak dari bisnis fosil ke bisnis EBT dan hilirisasi mineral, tetapi 2025 masih merupakan tahun pembuktian arah, bukan tahun pembuktian hasil. Revenue turun 9,8%, laba turun 23,1%, CFO turun tajam, dan FCF negatif US$207,4 juta. Dari sudut pandang investor jangka pendek, ini bisa kelihatan kurang menarik. Tetapi kalau dilihat dengan lensa transisi bisnis, angka-angka itu justru masuk akal karena perusahaan sedang mengalihkan hasil bisnis lamanya untuk membangun mesin baru.
Sederhananya, laba dari bisnis lama masih ada, masih besar, dan masih sehat. Tetapi laba itu sekarang tidak dibagikan seluruhnya menjadi kenyamanan jangka pendek. Sebagian besar sedang dikorbankan menjadi aset dalam pembangunan, smelter, pembangkit, dan infrastruktur energi yang hasilnya baru mungkin terasa beberapa tahun lagi. Jadi memang benar, dampak EBT belum kelihatan di LK Full Year 2025. Tetapi arah perusahaan ke sana sudah sangat jelas, dan jejak angkanya juga sudah terlalu besar untuk dianggap kebetulan. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
🧾 Kinerja
🔹 Revenue turun 9,8% jadi US$1,87 miliar
🔹 Laba bersih turun 23,1% jadi US$489,8 juta
🔹 GPM turun dari 42% ke 34%
🔹 NPM turun dari 30% ke 26%
🔹 Artinya laba turun tapi bisnis inti masih tebal
🏗️ Bukti transisi
🔹 Aset dalam pembangunan naik dari US$490 juta jadi US$1,28 miliar
🔹 Naik sekitar US$790 juta
🔹 Capex tembus US$801,5 juta
🔹 Fokus ke smelter aluminium dan proyek EBT
▫️ Kayan Hydro
▫️ Tanah Laut Wind Farm
Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
💵 Cashflow
🔹 CFO US$594,1 juta
🔹 FCF minus US$207,4 juta
🔹 Bukan karena bisnis inti jelek
▫️ Tapi karena uang sedang dibakar buat ekspansi
🏦 Neraca
🔹 Kas US$1,04 miliar
🔹 Utang berbunga sekitar US$821,2 juta
🔹 Posisi net cash
▫️ Jadi transisi masih aman dibiayai
✅ Arah EBT sudah jelas
❌ Hasil EBT belum terasa ke laba
🔹 2025 masih fase tanam bukan fase panen
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
1/7







Stock market (pasar saham) itu tempat jual beli saham perusahaan. Banyak orang mikir saham cuma soal grafik naik atau turun, padahal sebenarnya jauh lebih luas dari itu. Di dalamnya ada analisa, strategi, psikologi, manajemen risiko, dan pemahaman kondisi ekonomi.
Orang yang sukses di market biasanya bukan yang paling cepat beli atau jual, tapi yang paling paham apa yang dia lakukan.
Di market ada 3 hal utama yang selalu jalan bareng:
1. Peluang → harga saham bisa naik karena kinerja perusahaan bagus, sentimen positif, atau banyak investor masuk.
2. Risiko → harga juga bisa turun karena berita buruk, krisis ekonomi, atau panic selling.
3. Mental → emosi sangat berpengaruh. Takut, serakah, atau panik bisa bikin keputusan jadi salah.
Kalau kamu cuma fokus ke keuntungan tanpa ngerti risiko, biasanya malah gampang rugi. Sebaliknya, kalau kamu paham cara kerja market, kamu bisa lebih tenang walau harga lagi turun.
Contoh sederhana:
- Contoh peluang:
Kamu beli saham perusahaan A di harga 1.000 karena laporan keuangannya bagus. Beberapa minggu kemudian naik ke 1.300 → kamu dapat profit.
- Contoh risiko:
Kamu beli saham B karena ikut-ikutan orang. Ternyata perusahaan itu punya masalah utang dan harga turun dari 800 ke 500 → kamu rugi.
- Contoh mental:
Saham kamu turun sedikit, padahal fundamental masih bagus. Kalau kamu panik dan jual cepat, kamu bisa kehilangan potensi naik di masa depan.
📌 Intinya:
Stock market itu bukan judi, tapi permainan strategi dan pengetahuan. Semakin kamu belajar memahami cara kerjanya, semakin besar peluang kamu bisa ambil keputusan yang tepat
Analisis ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi jual atau beli saham. Keputusan sepenuhnya berada pada masing-masing investor.
▶️ Follow & Kunjungi profil saya untuk insight dan postingan bermanfaat lainnya.
Random tag : $MMLP $BBRI $BMRI

Index Movers February 2026 $IHSG
Top Composite Leaders: $BMRI, EMAS, BBRI
Top Composite Laggards: $DSSA, FILM, MORA

Lihatlah prediksi saya!! Ending semua kehancuran adalah menyalahkan rakyat!!!
Dasco mulai menyalahkan sipil yg tidak kompak!!!!
Bayangkan rakyat uda merelakan prabowo tabrak2 aturan, uda merelakan prabowo ambil sumber APBN buat bentuk danantara. Tapi apa hasilnya?
Danantat malah beli mobil India!!!!!
Danantara malah cincai buat proyek ke swasta!! Kenapa ngga BUMN yg mengerjakan proyeknya?
Kenapa kinerja BUMN masih bobrok?
Kenapa harga sandang pangan papan naiknya gila2an?
Kan tentara uda hampir di semua pemerintahan!!
Lagi rakyat yg salah???
Rakyat yg tidak kompak?
Apa pemerintah yg tidak punya kompetensi dan kapasitas!!!
Sudah saya ingatkan tentang goreng2 saham tapi ngga percaya, harus nunggu MSCI!
Sudah saya ingatkan ttg fiskal yg kolot, tapi ngga percaya harus nunggu fitch rating..
Kalian tau, ini hanya pintu masuk!!!
Pintu masuk snowball ke kehancuran. Kalian bahkan tidak buat kebijakan apapun yg membawa harapan baik.
Sama seperti kalian memanage $SMGR seperti itulah kalian memanage negara ini.
Kredit macet, inflasi, hilangnya nilai rupiah, dan UTANG YG AKAN TIBA2 LOMPAT khususnya DOLLAR!!!
Semoga Tuhan segera memulihkan Indonesia dan memberi azab dan penyakit buat pemimpin dan pengusaha zholim, laknat, korup,. Dan semoga Tuhan segera memberi azab kepada org2 rasis yg merusak demokrasi Indonesia. Amiiiiin
$BMRI
$BBRI

udah woy, masih sibuk trading aja, lu bakal nyesel kalau ngga ambil cash sekarang dan mengubahnya menjadi emas fisik. Rupiah dan dollar akan menjadi sampah akibat perang agresi AS-Israel ke Iran. perang akan panjang, dan Indonesia di ambang krisis besar. $BUMI $BBCA $BMRI
$BMRI Sampe bagi dividen akan bermain di range 4800-5500, perhatikan setiap support dan resistance untuk entry maupun TP.
Hanya pendapat saya pribadi ketika cumedate nanti BMRI akan berada di level 5300-5500, lalu ketika exdate tiba akan mendarat di kisaran 4900-5000 😁.
Jadi tinggal dipilih mau TP di waktu exdate atau hold untuk mendapatkan dividen.
NOTE: KOTAK BIRU ITU AREA SUPPORT KUAT DAN KOTAK MERAH AREA RESISTANCE.
$BBCA $BBRI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana untuk melunasi pokok Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I BMRI Tahap II Tahun 2025 yang akan jatuh tempo pada tanggal 5 April 2026.
Menurut Rizky Pangidoan Sitanggang, Vice President BMRI dalam keterangan, Jumat 6 Mar...

stockwatch.id

USD nyaris 17rb, BBM terancam langka karena perang di Timurtengah, beban APBN semakin berat sehingga ancaman downgrade surat utang oleh berbagai lembaga rating semakin nyata, tapi katanya kita harus tetap tenang karena SOLUSINYA sudah ada yaitu MBG🗿
$BBCA $BBRI $BMRI
