


Volume
Avg volume
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau BMRI merupakan bank BUMN yang melakukan usaha di bidang perbankan. Entitas anak Perseroan diantaranya: PT Bank Syariah Mandiri (perbankkan syariah), Bank Mandiri (Europe) Limited (perbankan), PT Mandiri Sekuritas (Sekuritas), PT Bank Sinar Harapan Bali (perbankan), PT Mandiri Tunas Finance (pembiayaan konsumen), Mandiri Internasional Remittance Sendirian Berhad (layanan Remittance), PT Axa Mandiri Financial Service (Asuransi jiwa) dan PT Mandiri AXA General Insurance (Asuransi kerugian). Entitas asosiasi dan pengendalian bersama Perseroan: PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (Lembaga Penyelesa... Read More
@vincentiusarnold tergantung.. Trader or investor?
Kalau trader ya jelas kejar saham yang lagi naik dan volume ramai.. Beli ketika harga tinggi untuk jual di harga lebih tinggi lg
Kalau investor ya kondisi sekarang jelas wait n see.. Mau beli juga ga ada yang bisa di beli /average down, harga uda pada tinggi semua .
.Saham2 di portofolio ya hold aja sambil tunggu dividen final bulan 4 dan 5 nanti
Lalu sebagian cash yang tidak di belanjakan saham bagaimana?.. Kalau saya daripada dana nganggur di RDN sebagian saya taruh di RDPT.. Mayan lah sambil nunggu2 momen IHSG crash, dana nganggur tersebut tetap dapat bunga berjalan yang bisa di tarik sewaktu-waktu
$BBRI $BBCA $BMRI
$BBCA sudah menyentuh titik terdalam selama YTD. Koreksi terdalam di harga Rp 7.250 pada 15 Oktober 2025.
Apakah ini disebabkan keputusan pemerintah yang hanya mengizinkan devisa hasil ekspor disimpan pada bank Himbara?
Jika BBCA ingin diizinkan menampung DHE, maka sebaiknya sebagian saham BBCA dimiliki oleh Danantara. Dgn demikian masuk dalam ekosistem Himbara. Pengawasan Menkeu akan bisa lebih leluasa. Maklum saja, kejahatan pengusaha ekspor dalam under invoicing sudah membuat presiden geram setengah mati. Sudah triple hattrick Indonesia surplus neraca perdagangan. Tetapi tetap saja kurs rupiah terus melemah. Pertumbuhan cadangan devisa tidak match dgn ekspor yang terjadi. Sebagian besar DHE disimpan di Singapura.
Sudah saatnya praktik ini di-AMPUTASI.
Pada fase saat ini, koreksi harga BBCA merupakan sesuatu yang wajar, karena valuasi saat ini juga sudah 3,5 kali PBV.
Akankah BBCA akan bermain pada valuasi seperti halnya Himbara, yakni 1-2 kali PBV?
Kita akan masuk perlahan kalau koreksinya mencapai level 7000/lembar.
$BBRI $BMRI

Saya sempat off beberapa hari.
Ini justru bikin saya sadar:
"keputusan investasi yang baik butuh sistem, bukan emosi.”
Dashboard yang dipakai para MANAGER INVESTASI akhirnya rampung dan bisa update otomatis. 🥳🎊
random tag $BMRI $PTBA $ARCI

Beli "Gerobak Bakso" vs Beli "Rumah Reyot"
(Memahami perbedaannya, biar gak FOMO..!!!)
Sering banget liat debat di Stream:
- Kubu A: "Fundamental $BBRI bagus, dividen gede, sikat!"
- Kubu B: "Ah bosen, mending saham Z, rugi sih tapi mau diakuisisi Sultan, bakal terbang!"
Dua-duanya gak salah. Yang salah itu kalau kamu ikut-ikutan tapi gak paham logikanya. Saham itu intinya Beli Bisnis, tapi "Jenis Bisnis" apa yang kamu beli?
Yuk kita bedah pakai bahasa yg mudah kita pahami
1. Tipe "Gerobak Bakso" (Beli Kinerja Sekarang)
Ini mindset investor sejati. Kamu beli saham karena bisnisnya ngasilin duit HARI INI.
Analoginya gini:
- Kamu beli saham di Gerobak Bakso Mas Bejo.
- Tahun lalu (2025) jualan agak sepi, harga gerobak (harga saham) turun. TAPI, Mas Bejo tetep jualan, untung tetep ada, dan dia tetep bagi hasil (Dividen) ke kamu.
- Apakah kamu bakal jual rugi gerobaknya cuma karena lagi sepi dikit? Pasti enggak dong, selama baksonya enak dan pelanggan masih ada.
Contoh Real: $BBRI (Januari 2026)
Banyak yang teriak "BBRI Jelek!" cuma karena harganya merah di 2025. Padahal:
- Bisnis jalan terus (Laba Triliunan).
- Dividen nyala terus (Cash masuk rekening).
- Analisa bilang 2026 bakal recovery.
Kalau kamu Tim Gerobak Bakso, harga turun = DISKON. Karena yg kamu beli "Mesin Pencetak Uang".
2. Tipe "Rumah Reyot" (Beli Masa Depan/Story)
Nah, ini yang sering bikin pemula bingung: "Bang, saham Z rugi, utang numpuk, kok harganya terbang arah-arah?"
Di sini kita gak beli kinerja sekarang, tapi beli MIMPI (Corporate Action). Biasanya lewat jalur Backdoor Listing atau Rights Issue.
Analoginya gini:
- Ada Rumah Tua Reyot harganya cuma 50 Juta. Secara fisik (Fundamental) ini sampah. Gak layak huni.
- TAPI, ada rumor valid bahwa Developer Raksasa mau beli rumah itu buat dihancurkan dan dibangun MALL MEWAH.
- Investor Pemula lihat: "Rumah jelek, jangan beli."
- Smart Money lihat: "Gue beli calon Mall-nya di harga rumah reyot!"
Inilah kenapa saham "Gorengan" atau saham rugi bisa terbang ribuan persen. Pasar sedang menghitung ulang (re-pricing) nilai aset raksasa yang bakal masuk lewat pintu belakang. Kuncinya ada di SIAPA yang masuk (Standby Buyer/Pengendali Baru).
Yang harus kamu perhatikan adalah? Know Your Game!
Jadi, portofolio kamu isinya apa?
- Tim Bakso: Cari perusahaan sehat, tidur nyenyak, nikmati dividen. (Cocok buat dana pensiun).
- Tim Rumah Reyot: Cari rumor valid, siap senam jantung, resiko nyangkut di pucuk, tapi kalau jadi "Mall" cuannya luber.
Jangan sampai kebalik: Niat trading di saham gorengan (Rumah Reyot) tapi pas nyangkut bilangnya
"Investasi jangka panjang" begitupun sebaliknya.
Itu namanya sedekah ke market maker! 🤣
Kalian tipe yang mana nih di 2026?
$BMRI
Disclaimer: Opini pribadi @auditorpasarsaham. Bukan ajakan jual/beli. Do Your Own Research.
Jangan lupa follow akun ini utk belajar mengenal istilah dalam Saham secara sederhana 🙏
SCALPING $COAL (99)
RENCANA ENTRY & EXIT
Entry Buy (96 – 102)
Take Profit 1 (TP1) 104
Take Profit 2 (TP2) 108
Zona Stoploss (< 92)
RISK : REWARD (DETAIL)
Asumsi Entry Ideal (99)
Risiko (Risk)
Entry 99 → Stoploss 92
Risiko = 7 poin
Reward TP1
104 – 99 = 5 poin
Risk : Reward TP1 = 1 : 0.7
Reward TP2
108 – 99 = 9 poin
Risk : Reward TP2 = 1 : 1.3
Catatan Risk : Reward
- Minimal ambil TP1, jangan serakah
- TP2 hanya jika volume & momentum mendukung
- Jika TP1 tercapai, stoploss digeser ke BEP
Catatan Tambahan
- Scalping berhasil dari disiplin, bukan nekat
- Stoploss wajib dan tidak boleh digeser turun
- Tidak ada sinyal → tidak entry
- Fokus konsistensi, bukan sekali besar
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$BMRI $ESSA
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
Terlalu fanatik & mendewakan fundamental $BBCA $BBRI $BMRI, sampai mereka lupa bahwa waran lebih nikmat.
#takethechance

@lukusrihartono itu bahasa khiasan. 200T Di lempar ke himbara. Itu mempengaruhi banyak hal. Pas purbaya lakukan itu uda gw tentang dan gw bilang itu hanya akan membuat inflasi dan kurs melemah. Solusi nya bukan itu.
Antara dangkal atau sengaja memperburuk keadaan. Bisa jadi niat jahat ditutupi kebijakan2 yg katanya baik. Kita ngga paham. Yg pasti skg semua memprihatinkan.
$BMRI
$TOBA
$CDIA
guys, newbie izin bertanya ini big banks ada apa ya ko merah semua? time to buy kah
$BBCA $BBNI $BMRI
Saat Market ijo memang sangat menggiurkan buat All In All In Full Margin. Iya lah, beli apapun kan cuan toh? Duit 10 juta All In 3 hari ARA 30% aja udah double. Nikmat mana lagi yg kau dustakan?
Tapi pas market merah, baru deh banyak yg DM tanya “gimana ini koh”, “koh aku sdh mines 50%”, “koh ini duit pinjaman mertua takbikin judi malah nyangkut”, dsb.
Aku kudu piye?
$BMRI $BRMS $ADMR
@Aningsih aku merasa aneh. Smeua kebijakan prabowo dan team semua hanya obat jangka pendek dan malah membawa risiko dan penyakit yg lebih besar. Kayak 200T dibuang ke himbara, yg skg duitnya ntah krmana aj, trus MBG yg jelas2 membuat APBN hancur dan utang bengkak, MBG yg jelas2 buat inflasi bahan pokok, BI yg di buat tidak independent. Tentara dimana mana. Kayak emang mau menghancurkan ekonomi dan rakyat nya, teus dia uda pegang semua institusi. Jadi semua dibawah ketek Prabowo. Caos, dan Jokowi selamat dari semua potensi pidana korupsi nya. Gibran naik jadi presiden.
Ntah kenapa aku jadi mikir potensi itu.
Soalnya semua kebijakannya uda aku kasih tau dampak nya, aku kasih saran masukan, malah dia kerjakan sebaliknya. Mbg itu buat kita makin bergantung pada dolar. Apa putbaya kolot atau emang sengaja.???
Semoga Tuhan segera memberi azab pejabat dan pengusaha laknat zholim korup
God bLess Indonesia
$SMGR
$BMRI
$BBRI
$ASII $BMRI $BUMI klo merah gini reksadana saham gw bakal anjlok ni wkwk 🤣, semoga gak parah ya karena emiten yg dipegang merah semua wkwk
@OctaPrabowo secara fundamental 2026 ekonomi akan semakin terpuruk. Bisa saya jelaskan. Cuma capek. Biarlah caos dulu kali aja pemerintah tobat.
$BMRI
$BBCA
$BMTR
"Tragedi kisah Cut Loss... IHSG"
===============================
$LPPF $BMRI $BFIN @BBRI etc.
Selamat pagi semuanya,
sehat selalu...
Hanya cerita fiksi, bukan nyata,
tentang seseorang di sana yg blm saya kenali.
dan ini bukan tentang bapak ibu semua. Bukan.
Alkisah,
Ada Dia yg investasi Modal Awal : Rp 10.000.000.
1. Beli saham @ABCD turun 10% CL.
2. Pindah saham lain @EFGH FL 15% CL
3. Pindah Saham Gorengan @XXYZ untuk balas kekalahan, Niatnya cari yg bisa loncat kodok sudah Naik 5%, Dia masih nunggu bagger.
Tinggal Tengok janda, ngumpul sama tetangga. Kodok nya bener lompat, ke Kolam Harga malah drop FL 50%.
4. Tanya teman diminta amankan aset. keluar dr pasar, sejenak Off dr trading.
(Semoga bukan modal pinjam, yg harus bayar cicilan.. 🤭 )
Dia Mulai goyang, pusing, emosional.
Cari strategi baru.
Mager, malas makan, dolan,
Dia sdh merasa tak ada yg salah,
dan menurut saya, benar adanya.
Tak juga ketemu strategi yg pilihan terbaik.
".... Lalu masuk market lagi dengan bekal yg sama.. Dengan sifat pasar yg tak berubah... !"
Saham bagus, harus naik.
Fundamental dan teknikal harus bagus.
semuavPilihan harus naik.
Market harus naik.
setidaknya seharusnya Naik.
Ya... semua harapan tidak ada salah.
Namun "Hope are not strategy"
Naik turun adalah biasa,
apakah kita sudah biasa juga cari cara agar bisa menyikapi naik turunnya harga, sebagai sarana mendapatkan keuntungan?
▪︎Merubah diri,
▪︎menyesuaikan diri.
▪︎menjadi titik balik agar tidak selalu.
mengumpat pada market.
1. Aku yg salah,
saya tidak seharusnya mengambil langkah ini..
2. Plan B, Aku yg harus berubah.
3. Plan C.
@Manajemen Resiko,
diutamakan sebelum berharap keuntungan.
Resiko antara hidup dan mati.
keuntungan antara sedikit dan banyak.
Kalau di harga tinggi kita berani beli,
maka saat harga sedang turun...
kenapa malah menjualnya???
• @Atau ...
bukankah tidak ada ruginya,
pilih beberapa emiten. Diversifikasi.
masuk bertahap, sediakan Cash dan mau menunggu momentum yg baik.
Jika naik turun harga,
adalah hal biasa saja,
Bisa tinggal ngopi sambil nunggu dividen yg ada... @Re-investasi..
agar dapat lebih banyak tahun depan,
@Compounding kan!!
So...
Merdeka...
😊
maaf,
ini bukan ajakan jual beli saham.
Ngajak ngopi boleh..
🙏
$BMRI rupiah melemah jadi bi rate ga turun. bank lagi trend turun pindah keastra internasional dulu aja pasti coan bbrp bulan lagi juga divident +300. average ak 6900-7000 harga skrg 6500 didump usir retail.
asal sabar pasti coan hindari dulu saham bank