


Volume
Avg volume
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BBRI merupakan BUMN yang bergerak di bidang usaha perbankan, Bank terbesar di Segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan layanan micro banking terbesar di Indonesia maupun di dunia, Selain fokus pada segmen UMKM, BRI juga terus mengembangkan berbagai produk consumer banking dan layanan institusional bagi masyarakat perkotaan. Melalui layanan e-banking yang didukung oleh 24.684 unit ATM serta 284.426 unit EDC yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, BRI bertekad untuk terus mendukung peningkatan efisiensi kegiatan perekonomian nasional sekaligus meningkatkan kenyamanan dan... Read More
Martingale di Saham: Strategi atau Sekadar Harapan?
Banyak trader bilang:
“Tenang, di-average aja. Nanti juga naik.”
Secara teori, itu disebut martingale — nambah posisi setiap harga turun supaya average makin rendah dan cukup rebound dikit buat balik modal.
Masalahnya, saham bukan kasino.
Harga saham bisa turun sangat lama, bahkan nggak balik sama sekali.
Contoh Martingale 3 Kali Entry,
Entry 1:
Beli di Rp 1.000 sebesar Rp10 juta
Jumlah Lembar 1 = 10 jt/1.000 = 10.000
Harga turun,
Entry 2:
Beli di Rp 900 sebesar Rp20 juta
Jumlah Lembar 2 = 20 jt/900 = 22.222
Harga turun lagi,
Entry 3:
Beli di Rp 800 sebesar Rp40 juta
Jumlah Lembar 3 = 40 jt/800 = 50.000
Total modal = Rp70 juta
Hitung average: Total Modal/Total Lembar
Hitung average: 70 jt/82.222 ≈ 851
Kalau kita entry hanya sekali di awal di harga 1.000, maka kena drawdown 20%
Sedangkan dengan martiangle, modal 7x lebih besar dari modal awal, kita baru dapet average di 851. Masih rugi, karena market price masih di 800
Kalau harga:
Naik di 830 → masih rugi (sedikit lega)
Tapi gimana kalau lanjut turun ke 700?
Martingale minta modal lagi, bukan solusi.
Masalah utama martingale di saham adalah Risk besar & Reward kecil.
Ngejar profit tipis dengan exposure gede.
Padahal, realitasnya:
• Modal terbatas
• Pas harga makin turun, opsi makin sempit.
• Psikologi berubah
Dari “strategi” → jadi “berharap”.
Martingale bukan salah, konteksnya yang sering keliru. Masih agak masuk akal kalau:
• Saham big caps
• Likuid
• Fundamental jelas
• Ada batas maksimal averaging
Tidak masuk akal kalau:
• Saham gorengan
• Turun karena fundamental berubah
• Averagedown tanpa rencana untuk cut
Semoga tulisan ini bermanfaat.
Not Financial Advice, DYOR.
$BBRI $BBNI $BMRI

@faturibrahim1405 thx u mindset nya. Saya benar2 setuju dengan apa yg kamu bilang. Cuma skg degradasi itu terlalu nyata. Jokowi benar2 uda menghancurkan banyak hal. Dan kita tidak perlu demo anarkis. Kita cukup bersuara. Menyampaikan banyak kejahatan dan mindset manipulatif itu. Bayangkan kalau demua diam, maka mereka yg jahat itu akan merasa mudah melakukan kejahatan. Percayalah hidup bukan cuma tentang cuan dan bukan cuma tentang diri sendiri. Selama kamu bisa makan dan ada trmpat tinggal, berilah sedikit waktu dan tenaga mu utk negeri mu.
Liat $SMGR hancur lebur ya karena ngga ada yg peduli. Mereka dengan mudah tanpa rasak takut utk korupsi, utk tidak bekerja, utk gajian tanpa usaha.
God Bless Indonesia
$BMRI
$BBRI
@robertgunawankeren Anjay 2M ke MHKI.
gua kalau punya 2M, mending ke $ADRO atau $BBRI dah, minimal bisa santai dulu hidup dari dividen doang.
kalaupun mau capital gain, mending beli $PTRO dah.
$BBRI
Ingin berbagi rumus dividen aja dari chatGPT biar tahu berapa dividen yang didapat dari modal.
singkatnya modal : (dibagi) harga beli saham, hasil pembagian dikalikan dengan harga deviden.
misalnya BBRI, modal 30juta beli diharga 3670 maka
30.000.000 : 3670 = 8,174, 8,174*(dikali) 137 = 1,119,891 bersihnya kalau itungannya dipotong 10% jadi = 1,007,901
Rumus : Modal dibagi harga saham yg dimiliki, hasilnya dikalikan harga deviden per saham.
@caciNAGA
Itu pilihan Masing2.😅
Cuma pertanyaannya, siapa yg bisa jamin kamu trading pasti akan jadi besar??🤔🤣
Kalo dari pengalaman dan data yg ada, justru 90% bukan jadi besar, tapi menciut.🤭😅🤣
Hanya ada segelintir trader yg sukses.🤭
$BBCA $BBRI $ASII

Di akhir hidupnya, manusia akan cenderung menyesali apa yang kurang dalam hidupnya ketimbang membanggakan apa yang lebih.
Kalau sudah tau demikian, maka seharusnya manusia memberi perhatian lebih pada apa yang kurang, bukan mengejar terus apa yang lebih.
Ada 3 aset penting manusia dalam hidupnya, yaitu: time, money, and knowledge.
Yang kelebihan time tapi kekurangan money, ya jangan malas-malasan.
Yang kelebihan uang tapi kekurangan waktu, ya jangan mengejar uang terus.
Yang masih minim pengetahuannya, ya tukar sebagian waktu dan uang anda.
Pada dasarnya, manusia lahir dengan saldo waktu berlimpah, saldo uang dan pengetahuan 0. Beruntung ada orang-orang yang support dari segi uang (ortu dan keluarga). Mereka juga memfasilitasi agar saldo pengetahuan kita bisa bertambah.
Fase awal kehidupan, manusia menukar waktu dengan pengetahuan. Kemudian menukar waktu dengan bantuan pengetahuan menjadi uang. Tanpa uang, manusia tidak akan dapat bertahan hidup. Ini satu-satunya alasan kenapa manusia harus menukar aset lainnya menjadi uang. Tapi bukan berarti melakukannya dengan berlebihan. Sewajarnya saja.
Ketika sudah bisa menghasilkan uang, hiduplah yang hemat, sehingga saldonya tidak jadi 0 lagi. Waktu muda, saldo waktu kita harganya masih murah. Inilah waktu yang tepat untuk mengkonversinya menjadi uang dan pengetahuan. Uang semakin lama semakin murah harganya, sedangkan waktu semakin ke depan semakin mahal. Pengetahuan di sisi lain, tidak akan hilang ketika digunakan. Sambil terus mengakumulasi uang melalui kerja ataupun usaha, sisa uang yang ada dapat diinvestasikan dengan cara yang prudent. Di sinilah peran pengetahuan sebagai leverage. Semakin berkualitas pengetahuan, semakin besar daya ungkitnya.
Masuk fase berikutnya, idealnya uang yang diinvestasikan senantiasa bertumbuh nilainya, apalagi jika selalu ditopup dengan sisa uang yang tidak terpakai. Pada suatu titik dalam hidup yang sudah lebih berumur, kita harus mengurangi atau menghentikan konversi waktu menjadi uang, karena waktu sudah semakin mahal dan uangnya sudah semakin murah.
Fokusnya di tahap akhir hidup, waktu adalah aset terpenting, bukan lagi uang. Penambahan kekayaan uang tidak lagi harus via konversi waktu. Biarkan uang mencari uang. Lakukan apa yang ingin dilakukan, hobi atau family time atau pengabdian, yang meningkatkan kualitas hidup. Jangan scalping lagilah di umur 50 ke atas kalo duitnya udah lebih dari cukup. Buat saya pribadi itu sangat konyol.
Dengan memahami optimizing 3 aset ini, mudah-mudahan di penghujung hidup kita tidak banyak memiliki penyesalan. Apakah ini saya lakukan sejak dulu? Tentu saja tidak, karena sadarnya baru beberapa tahun belakangan.
And that's why, saya harap tulisan ini bisa menghindarkan teman-teman akan kalimat yang saya alami, yaitu, "I wish that someone has told me this back then."
$BBCA $BBRI $BMRI

SCALPING $BBRI (3.680)
RENCANA ENTRY & EXIT
Entry Buy (3.640 – 3.700)
Take Profit 1 (3.760)
Take Profit 2 (3.840)
Zona Stoploss (< 3.580)
RISK : REWARD (DETAIL)
Asumsi Entry Ideal (3.670)
Risiko (Risk)
Entry 3.670 → Stoploss 3.580
Risiko = 90 poin
Reward TP1
3.760 – 3.670 = 90 poin
Risk : Reward TP1 = 1 : 1
Reward TP2
3.840 – 3.670 = 170 poin
Risk : Reward TP2 = 1 : 1,89
Catatan Risk : Reward
- Minimal ambil TP1, jangan serakah
- TP2 hanya jika volume & momentum mendukung
- Jika TP1 tercapai, stoploss digeser ke BEP
Catatan Tambahan
- Scalping berhasil dari disiplin, bukan nekat
- Stoploss wajib dan tidak boleh digeser turun
- Tidak ada sinyal → tidak entry
- Fokus konsistensi, bukan sekali besar
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ketik nama sahamnya Boss, contohnya $POLI $AMAR. DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
KABARBURSA.COM - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2026 sebanyak empat emisi dari tiga emiten dengan nilai Rp216,97 triliun.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan dengan pencatatan tersebut, maka tot...

www.kabarbursa.com

IDXChannel – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas positif di pasar obligasi dan saham sepanjang periode 5—9 Januari 2026. Selama periode tersebut, terdapat pencatatan 3 obligasi dan 1 sukuk baru di BEI.
Pada Rabu (7/1/2026), Obligasi Berkelanjutan I Eagle High Plantations Tahap III Tahu...

www.idxchannel.com

$BBRI tingkat pengangguran us di sektor perdagangan yang terdampak karena tarif perang dagang trump, solusi nya bukan menurunkan suku bunga tetapi mencabut kebijakan perang dagang, trump harus sadar perang dagang bukan cuma merugikan negara lain tapi buat mereka sendiri juga mengalami kerugian, namanya perang yang menang jd arang yg kalah jd abu. Jika melihat data non job yg terjadi saat shutdown bulan Oktober pegawai negeri disana dihitung non job jd rasa rasanya kalau tidak shutdown data non payrol tidak akan separah lg bulan Oktober, dari hal tsb rasa nya sulit indeks dolar balik lg ke angka 90, makanya bri juga sudah bottoming kemarin 3600 kecuali ada goverment shutdown lg dari amerika.
@kenridho ini sudah dari tanggal 5 saya info harusnya udh cuan $BBRI $SMRA tunggu $CTRA sido aja, sebelumnya SMDR Medc, sukses slalu 😇

$BFIN , $BBRI, $ADRO, adalah jalan bagi orang sabar. Pastikan dulu dapat deviden. Yakinlah, Capital gain mengikuti. Masa depannya juga cerah.
Pelan tapi pasti. Dari uang dingin itulah (dari deviden) kami memikirkan cara untuk menambah jumlah lot, ekspansi, dan bahkan spekulasi di saham trading untuk tambah modal.
Seperti motor, Saya mau jalan pelan diawal, kemudian gas ngebut. Dikit-dikit jadi bukit.
$PTBA Kokoh Rp2.390, Yield Dividen 14% Jadi Magnet
🪨 Saham PTBA bertahan kuat di Rp2.390 meski pasar fluktuatif
📈 Harga sempat sentuh Rp2.420, sinyal tekanan beli masih ada
📊 Volume 8,64 juta saham, likuiditas sektor energi tetap solid
🚛 Jalur hauling RMKE rampung, potensi pangkas biaya logistik 2026
🔥 HBA Januari 2026 naik ke US$103,3/ton, margin makin terjaga
💰 Proyeksi dividend yield 2026 tembus 13,9–14,2%
🎯 Secara teknikal, target resisten berikutnya di Rp2.550
📎 https://cutt.ly/ytjchCFv
Baca selengkapnya
$BBRI $ADRO
1/3



move on dari $DMAS ternyata karena ada saya disana jadi sahamnnya ga naik.... setelah CL sekarang naik... hehe.... gpp iklasin aja... nunggu deviden $ADRO dan $BBRI saja tgl 15,,,,

saya tidak sering Up Average untuk saham longterm 😇 kalau dari awal sudah yakin dgn saham tersebut, lebih baik langsung koleksi lot dengan jumlah besar (sesuai kemampuan dan uang dingin).
saham tidak selalu stabil naik, pasti ada masa koreksi turun.
bedanya di perusahaan yang bertumbuh dan terlihat ada perbaikan kinerja,
"setiap koreksi/penurunannya adalah untuk naik lebih tinggi dari posisi sebelumnya"
jadi, kalau kita sudah pegang dgn jumlah lot gede dan angka di bawah.. psikologi dan mental kita lebih terjaga 😂
SABAR dan TENANG berbulan²
bukan $DADA $BSBK $BBRI

🚩 Mau resign demi trading? Baca Ini pelan-pelan.
Ini bukan motivasi, apalagi larangan. Kamu capek kerja, gaji lewat doang, terus ga sengaja algoritma sosmedmu lihat orang posting profit trading jutaan sambil ngopi di pinggir pantai di Bali. Di kepala kamu langsung muncul pikiran berbahaya: "Kayaknya gue juga bisa deh."
Stop, tunggu, masalahnya bukan karena kamu bodoh. Masalahnya, market itu sangat kejam sama orang yang kepepet lagi butuh uang cepat.
1. Market itu tempat paling kejam buat orang yang "kebelet kaya". Kalau km masuk ke market dengan niat kabur dari masalah hidup, yang ada masalah km malah bertambah. Market ga punya empati dan ga peduli km lagi dikejar cicilan atau ga. Begitu km trading pake uang dapur, km udah kalah mental sebelum mulai. Kalau kamu trading buat "kabur" dari kerjaan yang kamu benci, itu bukan profesi, tapi itu judi.
2. Realitanya...
Trader yang beneran hidup dari market itu low profile banget. Mereka ga butuh validasi atau sibuk flexing di sosmed pamer cuan. Modal mereka gede, tapi mainnya low risk. Profitnya keliatan "receh" atau biasa aja secara persentase, tapi konsisten dan stabil bertahun-tahun.
Mereka ga silau sama profit ribuan persen. (Logikanya: kalau profit ribuan persen itu gampang, banks dan hedge funds udah bangkrut dari dulu!)
3. Setiap bull market, semua orang mendadak jadi "Suhu". Screenshot ijo-ijo bertebaran, orang resign massal. Tapi coba liat 2 tahun lagi pas market lagi hancur. Biasanya nama-nama mereka hilang ditelan bumi, porto ludes, dan diem-diem balik cari lowongan di LinkedIn or Jobstreet. Pola ini udah basi, dari ratusan tahun lalu gitu-gitu aja.
4. Bukan berarti trading itu scam, tapi ga semua orang harus jadi full-time trader. Trading itu cuma alat, bukan pelarian. Buat kebanyakan orang, paling aman itu:
- Tetep punya kerjaan (masih punya cashflow).
- Investasi pasif yang ga perlu dipantengin 24 jam.
- Belajar trading pelan-pelan tanpa tekanan "besok harus cuan".
Trading buat nyambung hidup itu berat banget, apalagi kalau km benci kerjaan km yang sekarang. Kamu bukan butuh trading, tp cuma lagi burnout.
Tapi ya balik lagi sih, ada yang bilang "kalau ga nekat resign, ya ga bakalan maju-maju". Di sisi lain, banyak yang nekat malah jadi pengangguran berkedok trader.
Coba dong yang udah pernah nyobain full-time trading, beneran "merdeka" atau malah lebih stres daripada pas punya bos toxic? Jujur-jujuran aja di sini! 👇
$BBRI $ANTM $ADRO
$IHSG Setelah sekian purnama mengikrarkan diri sebagai penganut aliran suvenir hunter garis keras, akhirnya memberanikan diri coba2 berpaling ke aliran lain yang lebih populer seperti ipo hunter 1 lot dan trader/swinger/scalper. Hasilnya sih tidak terlalu mengecewakan untuk ukuran saya pribadi meski masih banyak kekurangannya. Oleh karena itu ijinkan saya mengucapkan terima kasih kepada para suhu dan dulur2 di sb yang tidak dapat disebutkan namanya satu persatu yang menginsiprasi saya untuk selalu belajar tekun dan tidak mudah berpuas diri.
Mohon jangan dibully kalo liat % profitnya sangat mini, ini ya dikarenakan disesuaikan dengan modal yang juga receh. Maklumlah hanya pengais rejeki di aspal jalanan yang mencoba melek di dunia saham, yang tak jarang dikomplen customer karena lelet lah, motor butut lah, ban bocor lah dsb.
Kalo ditanya apakah kedepan akan selalu bisa jaga kesempurnaan ini, ya saya ngga tau. Sepemahaman saya kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT/Tuhan YME, kita manusia biasa adalah tempatnya salah dan kealpaan, jadi jujur saya ngga tau. Namun saat ini yang jelas saya ketahui adalah dana buat ganti ban dalam yang bocor diambilkan dari sumber mana, jadi ngga perlu pusing minjam sana sini lagi
$BUMI $BBRI

Analisis Arah IHSG Saat Ini
Berdasarkan data terkini per 10 Januari 2026 (pagi hari WIB, sebelum atau saat pembukaan pasar), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) atau Jakarta Composite Index (^JKSE) ditutup pada level 8.936,75 pada sesi sebelumnya (9 Januari 2026), dengan kenaikan ringan sekitar 0,13% dari hari sebelumnya.e8c9d2 Indeks ini telah menunjukkan momentum positif dalam beberapa hari terakhir, mendekati atau bahkan sempat menyentuh level 9.000 di awal sesi perdagangan, didorong oleh sentimen optimis pasar.5f9e3045cfaf Secara keseluruhan, IHSG telah naik sekitar 28% dalam setahun terakhir, dengan sektor bahan baku (materials) memimpin kenaikan mingguan sebesar 8,3%.a0ace3 Namun, ada volatilitas yang dipengaruhi oleh dinamika global, meskipun indeks tetap stabil di bawah 9.000.836616
https://cutt.ly/Vtjxk3Zs
https://cutt.ly/jtjxk8zt
https://cutt.ly/9tjxk86j
https://cutt.ly/8tjxk3TQ
https://cutt.ly/Mtjxk8va
Analisis Global (Fundamental)
Secara global, arah IHSG saat ini cenderung bullish dalam jangka menengah-panjang, didukung oleh beberapa faktor positif meskipun ada tantangan volatilitas. Berikut poin utama:
Ekspektasi Kebijakan Moneter Global: Investor optimis terhadap potensi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve AS (Fed), yang dapat mendorong aliran modal ke pasar emerging seperti Indonesia. Hal ini telah mendorong IHSG naik dalam seminggu terakhir, dengan penutupan di level tertinggi sepanjang masa pada 7 Januari 2026 (8.944,80).c2021a Selain itu, kemajuan AI (artificial intelligence) menjadi pendorong utama tren ekonomi global tahun 2026, yang berpotensi meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan GDP, termasuk di Indonesia.e4f4e3
https://cutt.ly/Ntjxk3n8
https://cutt.ly/Vtjxk3WZ
Faktor Ekonomi Domestik dan Regional: Keyakinan konsumen Indonesia sedikit menurun menjadi 123,5 pada Desember 2025 (dari 124 sebelumnya), menandakan sedikit pergeseran sentimen ekonomi, tetapi tetap di level tinggi yang mendukung konsumsi.165cd0 Stimulus kebijakan pemerintah, seperti insentif KLM dari Bank Indonesia untuk sektor pertanian, hilirisasi industri, dan konstruksi, diharapkan mendukung pertumbuhan kredit pada 2026.5f8e53 Selain itu, data fiskal pemerintah yang kuat dan pemulihan ekonomi pasca-pandemi turut mendorong kenaikan indeks.3258b7b5aea1
https://cutt.ly/Atjxk8K8
https://cutt.ly/7tjxk8Oy
https://cutt.ly/xtjxk843
https://cutt.ly/Ptjxk3hg
Risiko dan Volatilitas: Volatilitas IHSG dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi global, termasuk perdagangan internasional, nilai tukar, dan suku bunga.12f269bacaf2b61b95 Meskipun ada momentum naik, potensi shutdown pemerintah AS atau gejolak geopolitik bisa menekan pasar emerging. Di X (sebelumnya Twitter), analisis terkini menunjukkan sentimen campuran, dengan fokus pada tren bullish di pasar global seperti S&P 500 dan Nasdaq yang bisa spillover ke IHSG, meskipun ada peringatan divergensi bearish.2076004e76ed2eeee2
https://cutt.ly/utjxk4e4
https://cutt.ly/ktjxk38y
https://cutt.ly/Mtjxk3la
Secara keseluruhan, faktor global mendukung tren naik IHSG, dengan proyeksi mencapai rekor baru jika sentimen positif bertahan.af69da Namun, tetap waspada terhadap koreksi jika ada guncangan eksternal.
https://cutt.ly/jtjxk8wh
Analisis Teknikal
Dari perspektif teknikal, IHSG menunjukkan sinyal netral secara keseluruhan, dengan potensi pullback jangka pendek tetapi tren bullish jangka panjang.c888c9 Berikut rincian utama berdasarkan data harian:
https://cutt.ly/vtjxk3FJ
Moving Averages (MA): Sinyal campuran, dengan MA jangka pendek (MA5, MA10, MA20 sederhana) menunjukkan Sell, sementara MA jangka menengah-panjang (MA50, MA100, MA200) menunjukkan Buy kuat. MA200 berada di 8.599,79, yang menjadi support jangka panjang dan mengonfirmasi tren naik secara keseluruhan (7 Buy vs. 5 Sell).
Indikator Teknikal:
RSI(14): 59,484 – Buy (menunjukkan momentum naik, belum overbought).
MACD(12,26): 56,66 – Buy (sinyal bullish crossing).
Stochastic(9,6): 41,621 – Sell.
Williams %R: -77,542 – Sell (mendekati oversold).
CCI(14): -94,73 – Sell.
ADX(14): 36,301 – Neutral (tren sedang kuat tapi tidak ekstrem).
Ultimate Oscillator: 46,518 – Sell.
Secara keseluruhan, indikator menunjukkan Sell (4 Buy, 1 Neutral, 5 Sell), mengindikasikan kemungkinan konsolidasi atau koreksi minor sebelum lanjut naik.
Pivot Points (Classic): Pivot utama di 8.959,63. Support utama: S1 8.951,19; S2 8.942,17; S3 8.933,73. Resistance: R1 8.968,65; R2 8.977,09; R3 8.986,11. Jika IHSG bertahan di atas pivot, potensi test resistance 9.000; jika jatuh di bawah S1, bisa koreksi ke 8.900-an.
Tren Umum: Indeks sedang dalam fase koil (konsolidasi) dengan bias bullish continuation, mirip pola di pasar global seperti Nasdaq.1a9a2509554c Tidak ada divergensi bearish signifikan, tapi volatilitas rendah (ATR 36,98) menandakan potensi breakout. Di X, analis teknikal menyoroti resistance di level all-time high dan support tren hijau.a9343c7e5aef
https://cutt.ly/Otjxk3Az
https://cutt.ly/Ltjxk3Mi
https://cutt.ly/5tjxk3JK
https://cutt.ly/ktjxk324
Kesimpulan Arah IHSG
Arah $IHSG saat ini cenderung bullish jangka menengah-panjang dengan potensi mencapai rekor baru di atas 9.000, didukung oleh faktor global seperti ekspektasi rate cut Fed dan kemajuan AI, serta stimulus domestik. Namun, jangka pendek bisa ada koreksi atau netral karena sinyal sell dari indikator teknikal, dengan risiko volatilitas dari ketidakpastian global. Saran: Pantau level pivot 8.959 dan support 8.950; jika breakout di atas 9.000, momentum naik akan menguat. Ini bukan saran investasi; lakukan riset sendiri atau konsultasi dengan ahli.
sedia cash waspada crasshhhh
$DEWA
$BBRI
$BBRI Izin bertanya suhu, apakah akan turun lagi ke 3.600 lagi? biar bisa menunggu momentum untuk tambah muatan.
Rilis data penjualan mobil di Indonesia Desember 2025 oleh Gaikindo dilansir dari Detik dan Bloomberg Technoz
✅ Penjualan mobil wholesales (produsen ke dealer) Des 2025 mencapai 94.100 unit.
Naik +25,7% yoy dibandingkan Des 2024.
Naik +26,9% mtm dibandingkan Nov 2025.
Melonjak dibandingkan Nov 2025 yang masih mengalami minus -0,13% yoy.
✅ Penjualan mobil retail (dealer ke konsumen) Des 2025 mencapai 93.833 unit.
Naik +22,7% yoy dibandingkan Des 2024.
Naik +18,3% mtm dibandingkan Nov 2025.
Melonjak dibandingkan Nov 2025 yang hanya tumbuh +4,28% yoy.
✅ Penjualan mobil wholesales kumulatif Jan-Des 2025 mencapai 803.687 unit.
Masih turun -7,2% ctc dibandingkan Jan-Des 2024.
Namun minus tahunan ini mengecil dibandingkan Jan-Nov 2025 yang turun -9,6% ctc.
✅ Penjualan mobil retail kumulatif Jan-Des 2025 mencapai 833.692 unit.
Masih turun -7,2% ctc dibandingkan Jan-Des 2024.
Namun minus tahunan ini mengecil dibandingkan Jan-Nov 2025 yang turun -8,4% ctc.
➖ Penjualan mobil wholesales sepanjang tahun 2025 hanya mencapai 89,3% dari target awal yang ditetapkan Gaikindo sebanyak 900 ribu unit.
Hanya mencapai 94,55% dari proyeksi Gaikindo di 850 ribu unit.
Namun telah melampaui revisi target Gaikindo yang sempat diberitakan berbagai media yakni 780 ribu unit, walaupun akhirnya Gaikindo membantah rumor revisi target tersebut.
https://cutt.ly/ztjh4clv
https://cutt.ly/Jtjh4xD0
Lonjakan penjualan mobil di akhir tahun 2025 menandakan kebangkitan pasar otomotif dari keterpurukan sepanjang tahun.
Selaras dengan penjualan motor yang juga menutup tahun 2025 dengan pertumbuhan.
Ini menjadi indikasi nyata pemulihan ekonomi Indonesia menuju pertumbuhan yang lebih cepat.
$BBCA $BMRI $BBRI
