BBRI

BBRI

ID flagID flag

Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

3,950

-20

(-0.50%)

Today

146.16 M

Volume

241.13 M

Avg volume

Company Background

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BBRI merupakan BUMN yang bergerak di bidang usaha perbankan, Bank terbesar di Segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan layanan micro banking terbesar di Indonesia maupun di dunia, Selain fokus pada segmen UMKM, BRI juga terus mengembangkan berbagai produk consumer banking dan layanan institusional bagi masyarakat perkotaan. Melalui layanan e-banking yang didukung oleh 24.684 unit ATM serta 284.426 unit EDC yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, BRI bertekad untuk terus mendukung peningkatan efisiensi kegiatan perekonomian nasional sekaligus meningkatkan kenyamanan dan... Read More

27 Feb 2026 - TRADING HALT LAGI ??

Semalam keluar berita negatif mengenai kekuatiran S&P terhadap kondisi fiskal kita:
https://cutt.ly/utW89CqO

Setelah Moody downgrade outlook kredit kita dari stabil ke negatif, lalu sekarang S&P, berarti nanti tinggal satu lagi si Fitch ratings.

Alasan Moody downgrade: melemahnya tata kelola dan meningkatnya risiko fiskal di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Alasan S&P : melemahnya penerimaan sehingga rasio pembayaran bunga utang terhadap pendapatan tahun lalu sudah melampaui batas 15%, yang selama ini kita konsisten berada di bawah 15% utk waktu yg lama. Defisit 2,9% tahun lalu lebih tinggi dari perkiraan.

Penerimaan negara melemah = penerimaan pajak turun. Bisnis lebih sepi. Lihat saja EPS bank himbara $BBRI $BBNI yang year to date melemah. Hanya $BMRI yg plus setipis tissue.

Jadi intinya adalah risiko fiskal. Harus diakui berat memang, salah satunya karena program yg boros, seperti MBG. Anggaran besar, makanan gak enak, lalu gak dimakan, kalau dimakan, ada yg keracunan. Logika cuan lebih bermain di sini daripada logika pemenuhan gizi.

Asing maunya kita expense di hal yg produktif, sedangkan kasih makan anak2 adalah investasi jangka panjang, itu pun kalau makanannya bergizi dan anak tsb besarnya produktif. Ditambah kebijakan lain yg aneh: pencabutan izin tambang emas UNTR, pengelolaan tambang utk ormas, penyitaan lahan sawit, pemangkasan kuota batubara, Indomaret dkk tidak boleh beroperasi di desa karena sdh ada kopdes, dll.

Ya gitu lah, semoga petinggi negara kita lebih peka, lebih banyak berbenah, dan bulan depan Fitch ratings tidak mengeluarkan opini yg jelek spt kawan2nya.
-------------------------------------
update:
lalu gimana? apakah akan trading halt lagi?

Hopefully no, karena saya melihat inflow asing di BMRI dan BBRI beberapa hari ini menjelang pembagian dividen. Sebagai info, RUPST BBNI tinggal 10 hari lagi, dengan yield 7,83% di harga saat ini.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BBRI
Secara keseluruhan, BBRI menunjukkan pertumbuhan aset yang kuat hingga menembus angka di atas Rp2.100 triliun pada tahun 2025. Meskipun pendapatan bunga meningkat, terjadi sedikit penurunan pada laba bersih dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan tetap menjaga permodalan yang solid dengan total ekuitas melebihi Rp330 triliun.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

ARB $BBRI eps turun

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

bisa kompak gini $ASII sama $BBRI QoQ naik tp YoY turun. Hemmmmm

Grup Saham No.1 Favorite Warga Stockbit

Mantap Analisa 😍 😍

Link Grup ---> https://cutt.ly/qrNri5Yc 💎

$BBCA $BMRI $BBRI

oke lanjut part 22 : beberapa perusahaan sudah mulai publikasi FY-2025 nya. Sekarang kita cek status dan siklus 5 tahunannya. 3 emiten dulu (MLPT, BALI, BBRI)

$MLPT , system integrator dan digital transformation partner
Core Business:
- Hybrid Infrastructure
- Digital Platforms & Services
- Business Solutions
- Cyber Security
- Digital Insights & Big Data
- AI & Analytics

Segmen utama:
- Perbankan (bank pemerintah, BPD, bank swasta besar)
- Institusi keuangan
- Pemerintah
- Telco
- Healthcare
- Retail & manufaktur

Revenue berasal dari:
- Penjualan solusi (project-based)
- Layanan managed services (recurring)
- Maintenance & support
- Software & licensing

Karakter bisnis:
- Margin moderat
- Cash conversion sangat tergantung proyek
- Working capital heavy (piutang & persediaan tinggi)

2021, fase Recovery digital, Stabil, Pasca Covid rebound
2022, fase Growth awal, Ekspansi, Perbankan capex IT naik
2023, fase Konsolidasi, Mature growth, Selektif project
2024, fase Acceleration, Strong compounder, IT security & AI naik
2025, fase Optimized growth, Efficient operator, Digital infra naik

Capex MLPT tidak besar (asset-light model)
Capex utama:
- Data center infra
- Tools & platform
- Investasi anak usaha digital

Kesimpulan fase saat ini: MLPT masuk fase Mature Compounder
Fair value range: Konservatif (12x) → 3.684 per share
Risiko utama MLPT : Proyek pemerintah delay, Working capital membengkak, Tekanan harga dari kompetitor

Next PT Bali Towerindo Sentra Tbk ( $BALI ), perusahaan infrastruktur telekomunikasi & jaringan dengan segmen:
🗼 Tower (menara telekomunikasi)
📡 Transmission & VSAT
🌐 FTTX (Fiber to the X) retail & corporate
🖥 Data Center
📺 IPTV / Pay TV
Awalnya eksklusif di Bali (Badung), lalu ekspansi ke Jawa dan kota besar lainnya.
Model bisnis berbasis recurring income jangka panjang (lease tower & jaringan) → karakteristik semi-infrastruktur.
Karena BALI adalah asset-heavy, depresiasi besar dan cash flow operasional lebih penting dari laba akuntansi.

2021, fase Recovery Leverage tinggi, Pasca pandemi, Cash flow mulai stabil
2022, Stabil, Refinancing, Suku bunga naik, Masih defensive
2023, fase Konsolidasi, Asset kuat, Market sideways Fokus efisiensi
2024, Pre-acceleration, Margin membaik, Awal rotasi infra, Siap ekspansi
2025, Acceleration, Earnings double, Potensi re-rating, Private placement disetujui

Fair value konservatif (12x) → ~2.220 per share

Jika 2026 konsisten → BALI berubah dari "Tower regional defensive" menjadi "Infrastructure growth compounder".
BALI sekarang masuk kategori: 👉 Growth infrastructure play (early re-rating phase)

next PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ( $BBRI ), bank BUMN terbesar dengan fokus utama:
- Kredit UMKM (mikro, kecil, menengah)
- Kredit konsumer (KPR, payroll)
- Kredit korporasi & komersial
- Digital banking (BRImo)
- Anak usaha: Pegadaian, PNM, BRI Finance, dll.

Karakter utama BBRI:
- CASA kuat
- Margin tinggi karena dominasi mikro
- Bank paling sensitif ke siklus UMKM & daya beli bawah-menengah

2021, Recovery, Turnaround kuat, Pasca covid
2022, Expansion, Super Normal Profit, Likuiditas tinggi
2023, Peak cycle, Euphoria Mikro, Kredit agresif
2024, Mature Peak, Stabil, Daya beli mulai selektif
2025, Early Moderation, High Base, GDP resilient (lihat pubex)

BBRI adalah:
- ROE 20–25%
- CASA > 60%
- Franchise mikro dominan
- State-owned premium

fair konservatif: 14x mid cycle = 5.922 per share

Berdasarkan Public Expose 2026
Makro:
- GDP tetap resilien
- Konsumsi selective (upper segment)
- Deposit growth terdorong upper tier
- BI rate masih relatif tinggi

Risiko 2026:
- Cost of fund naik
- Mikro rentan NPL jika daya beli melemah
- CASA bisa stagnan

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BBRI 4100.....+ Deviden

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Update LK Tahunan 2025 $BBRI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BBRI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BBRI siap meluncur 🔥

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INDS mumpung diskon, serok guys...siap siap meluncur $BBRI $BBCA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BBRI waw

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BBRI sepertinya mulai menarik coba cicil dikit

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

SIAPA YANG MENANG DI ERA SAAT INI?

Mari kita bicara jujur: kelas pekerja, mulai dari dosen, PNS, hingga tenaga medis, sebenarnya sedang berjalan di tempat atau bahkan perlahan jatuh miskin. Setiap tahun, kenaikan UMP di kisaran 5 hingga 8 persen hanyalah angka semu yang tidak berdaya melawan realitas ekonomi. Bayangkan saja, pada Januari saja jumlah uang beredar atau M2 tumbuh 10 persen secara tahunan, sementara pertumbuhan ekonomi atau GDP hanya berada di level 5,11 persen. Di tengah situasi ini, kelas pekerja yang mayoritas adalah konsumen kredit justru semakin terhimpit karena beban bunga dan biaya hidup yang terus merangkak naik.

Kondisi ini bahkan memukul profesi mapan seperti dokter. Tarif INA-CBGs baru mengalami kenaikan 9,5 persen di tahun 2023 setelah stagnan selama enam tahun lamanya. Padahal dalam kurun waktu yang sama, nilai tukar Rupiah sudah merosot tajam dari Rp12.000 ke level Rp16.000 per USD. Jika profesi sepenting dokter saja harus menunggu bertahun-tahun hanya untuk penyesuaian yang tidak seberapa, lantas siapa yang sebenarnya memetik keuntungan dari kerumitan sistemik ini?

Jawabannya jelas: mereka yang memiliki aset, yaitu pemilik bisnis dan investor. Seorang pemilik bisnis tidak terbelenggu oleh ruji besi UMP atau batasan klaim BPJS yang jarang naik. Selama bisnis mereka mampu tumbuh di atas level 8 persen, mereka sudah berhasil mengalahkan inflasi aset maupun kebutuhan pokok, sehingga kekayaan mereka terus melesat. Sementara itu, investor berada di posisi yang lebih unik lagi. Dengan strategi yang tepat, mereka cukup menempatkan dana secara pasif pada instrumen yang memberikan imbal hasil di atas 8 persen, sebuah angka yang sangat realistis mengingat bank-bank besar saat ini bahkan berani menawarkan dividen di level 8 hingga 9 persen.

Pada akhirnya, kelas pekerja sering kali "dininabobokan" layaknya seorang bayi agar tetap tenang dan tidak melayangkan protes. Banyak yang tidak menyadari bahwa nilai kerja mereka sedang dirampok secara perlahan oleh sistem yang timpang.

Sekarang pilihan sepenuhnya ada di tangan Anda: tetap bertahan sebagai pekerja yang tergerus zaman, atau mulai memberanikan diri untuk berbisnis dan berinvestasi hari ini juga. Tentukan posisi Anda sebelum sistem benar-benar meninggalkan Anda.

$DEWA $BUMI $BBRI

Read more...

$BBRI ud dilakukan pencadangan besar 2025 pada akhir tahun tutup profit 2025 57,13T. cuma selisih 3T turun dari 2 tahun sebelumnya.

kalo kita pakai cara hitung2an pasar tanah abang ajah... pada thn 2026 tidak ada pencadangan besar krn semua pencadangan disetting di 2025.,

kondisi ekonomi 2025 rada kisut ajah masih untung 57.13T.

bayangin 2026 ada pertumbuhan ekonomi 'sedikit' ajah keniscayaan lewat itu profit 60T.

perkara dividen konsisten kasih walau kondisi ekonomi indonesian kisut sama pencadangan besar di 2025.

valuasi sekarang? harga sekarang kemurahan itu banding sama daya tahan dan kinerja perusahaanya.

ga heran asing kayak kerasukan setan borong byk.

jgn byk berharap harganya turun.

sampai jumpa dipucuk.

$BBRI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BBRI $BMRI Happy hunting,,Lk Q4 sudah bisa di baca yahhh🫠🤭

$BBRI Rilis Laporan Keuangan Full Year 2025!

Laporan keuangan BBRI FY2025 resmi dirilis pada 26 Februari 2026 pukul 23.58. Angkanya menunjukkan laba bersih Rp57,13 triliun dengan EPS sekitar Rp373,8 per lembar. Secara tahunan memang ada penurunan dibanding periode sebelumnya, namun bukan penurunan yang dramatis. Kredit tetap tumbuh, aset meningkat, dan bisnis inti tetap berjalan solid. Ini bukan cerita lonjakan agresif, tetapi cerita stabilitas dalam fase yang lebih matang.

Di harga Rp3.950 per lembar, dengan EPS Rp373,8, PER berada di kisaran 10–11 kali. Untuk bank sebesar BBRI dengan basis mikro yang luas dan dominasi pasar yang kuat, valuasi ini tidak mahal, tetapi juga bukan diskon ekstrem. Pasar tampaknya sudah mengantisipasi perlambatan laba yang moderat. Harga saat ini mencerminkan ekspektasi yang lebih rasional, bukan euforia.

Sekarang masuk ke bagian yang paling ditunggu: dividen. Untuk tahun buku 2025, BBRI telah membagikan dividen interim sebesar Rp137 per lembar pada cum date 29 Desember 2025. Sebelumnya, pada 10 April 2025, dibagikan dividen final Rp208,4 per lembar untuk tahun buku sebelumnya. Dengan EPS 2025 sebesar Rp373,8 dan payout ratio mendekati 96%, maka secara matematis total dividen tahun buku 2025 berpotensi sekitar Rp359 per lembar.

Jika interim sudah Rp137, maka potensi sisa dividen final yang bisa dibagikan dari laba FY2025 berada di kisaran Rp220–225 per lembar. Ini tentu masih asumsi matematis sebelum RUPS memutuskan secara resmi, tetapi gambaran angkanya sudah cukup jelas. Dengan total dividen sekitar Rp359 dan harga Rp3.950, dividend yield kotor berada di kisaran ±9%. Angka ini sangat kompetitif untuk bank besar.

Namun payout ratio 96% adalah angka yang sangat tinggi untuk sektor perbankan. Hampir seluruh laba dibagikan kepada pemegang saham. Di satu sisi, ini kabar baik bagi pencari arus kas. Di sisi lain, ruang retensi laba untuk memperkuat modal dan menopang ekspansi menjadi lebih terbatas. Selama kualitas kredit terjaga dan pencadangan cukup konservatif, kebijakan ini masih bisa dipertahankan.

Dari laporan terlihat bahwa pencadangan meningkat dan arus kas operasi melemah dibanding tahun sebelumnya. Ini belum menjadi alarm, tetapi patut dicermati. Bank tetap harus menjaga keseimbangan antara membagi laba dan memperkuat fondasi permodalan. Jika siklus ekonomi memburuk dan laba tertekan, fleksibilitas akan menjadi lebih penting dibanding sekadar yield tinggi.

Artinya, daya tarik BBRI saat ini memang ada pada kombinasi valuasi yang wajar dan yield yang besar. Tetapi pertumbuhan dividen ke depan sangat bergantung pada pertumbuhan laba baru. Jika laba stagnan dan payout tetap tinggi, ruang kenaikan dividen akan semakin terbatas. Investor perlu melihat lebih jauh dari sekadar angka yield tahun ini.

Kesimpulannya, di harga Rp3.950 BBRI menawarkan potensi arus kas yang menarik dengan estimasi sisa final sekitar Rp220 per lembar berdasarkan perhitungan saat ini. Secara pendapatan, ini menggoda. Namun kualitas investasi jangka panjang tetap ditentukan oleh kemampuan bank menjaga laba dan kualitas aset 2–3 tahun ke depan. Yield tinggi hari ini penting, tetapi ketahanan laba adalah fondasi sesungguhnya.

$BMRI $BUMI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Gass $BBRI

@StockbitReports $BBRI astagaa laba paling besar dibanding $BBCA & $BMRI wkwk

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Yah $BBRI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BBRI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Semua impor MEMANG MURAH PRABOWO!
Makanya TRUMP KASIH TARIF BIAR EKONOMI NYA TIDAK RUSAK.
Eh Prabowo sengaja tabrak birokrasi dan sengaja membuat OSKARIA RANGKAP JABATAN BP BUMN DAN COO DANANTARA, ternyata biar MUDAH IMPOR INDIA.
Kalau gw DPR uda saatnya panggil PRABOWO!
Ini negara milik ratusan juta org bukan milik Prabowo!
Ingat hidup cuma sekali dan TUHAN BENCI ORG YG SELALU MERASA BENAR. Tuhan kasih akal budi buat berubah, bukan buat menipu org2 kecil.
Uda stres gw tiap hari ngasih masukan. Malah makin ngawor
Semua akan miskin kayak investor $SMGR
NEXT SIAP2 kredit macet 3-4 tahun lagi
$BBRI
$BMRI

Read more...

Kalau ada yang tanya, cara baca analisa transaksi nya gimana?
Simple nya kalian bisa lihat ada pertukaran barang yang signifikan dari Retail ke Foreign. Retail yang punya sifat cenderung tidak sabaran, lihat hijau tipis senyum dan TP atau malah punya mindset: "syukur masih BEP jual aja daripada dibawa nyelam lagi".
Foreign dan Institusi lihat harga merah dan sideways justru malah akum, terutama menjelang pembagian Deviden dengan potensi 5-6%.

Tentunya cara baca pergerakan flow smart money, tidak se straight forward ini tapi ini cara paling gampang dan cepat melihatnya.
$BBRI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Belakangan ini secara chart dan pergerakan bandar, $BBRI cukup menarik. Asing YTD akum 1.6T (Masih kecil kalau dibanding buangan di tahun 2025), walaupun dari Lapkeu nothing special but still good. (Semua sejalan ekspektasi 2025F).

Yang belum punya barang jangan fomo dan tetap rasional, Selalu gunakan uang dingin. Kalau sudah punya, please hold it.
Prediksi saya kenaikan ini menjelang potensi deviden BBRI(Cukup besar di H1 ~5-6%) yang biasanya cum date di pertengahan bulan Maret, jadi ada potensi koreksi setelahnya ya

Apakah bau' nya akan break resistance di 4000 - 4100? 👀. Kita lihat dan saksikan bersama'

Read more...

1/3

testestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

saya holder $BBRI AVG 5000,,,

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BBRI alhamdulillah saham blue chip memang tidak mengecewakan

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

ARB $BBRI 🤡

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy