


Volume
Avg volume
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BBRI merupakan BUMN yang bergerak di bidang usaha perbankan, Bank terbesar di Segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan layanan micro banking terbesar di Indonesia maupun di dunia, Selain fokus pada segmen UMKM, BRI juga terus mengembangkan berbagai produk consumer banking dan layanan institusional bagi masyarakat perkotaan. Melalui layanan e-banking yang didukung oleh 24.684 unit ATM serta 284.426 unit EDC yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, BRI bertekad untuk terus mendukung peningkatan efisiensi kegiatan perekonomian nasional sekaligus meningkatkan kenyamanan dan... Read More
Harga batubara naik terus. Hari ini udah capai 134 aja. Kalau kejadiannya seperti 2022 waktu Rusia menyerang Ukraina maka harga minyak dan batubara (sebagai substitusi murahnya) akan naik. Wkt itu sih harga batubara sampe tembus 400 (seharusnya kali ini gak sampe segitu deh). Semoga 🌏 segera tenang dan damai lagi... 😔
Jangan takut dengan IHSG yang berdarah2. Bandar tetep harus makan 😬 Yang punya cerita dan dasar utk dibeli ya akan mereka beli. Saham2 energi. Setiap penurunan harga adalah kesempatan utk beli. Apalagi ada bempernya dengan dividen yang bagus (mengalahkan dividen bank). Mending beli $BBRI atau $ITMG misalnya?
Sayang sih valuasi saham2 batubara ngga ada yang murah. Atau ada dan saya kelewat?
Tututut...
God $LEAD me beside quiet waters...
🕊️

ada yang tau kira-kira ini saham apa ya?
chart merah IHSG
chart biru harga sahamnya
garis lurus bintik-bintik itu trennya
harga masuk area akumulasi karena di bawah trennya
$BBCA $ANTM $BBRI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham sesi I, Selasa (03/3/2026) ditutup di posisi 8.019,548, menguat 2,715 poin atau naik tipis 0,03%. Ini berkat harga saham 374 emiten yang berakhir menguat, sementara sebanyak 307 saham ditutup turun dan 132 saham ...

stockwatch.id

$IHSG Indonesia masih aman bos walaupun perang Dunia ke IIl tetap santai tetap masuk kerja wkwk $BBRI $CUAN
mulai memahami pola
setiap harga wajar berjalan sudah di tembus
dan ketika chart mendekati harga wajar tahun depan selalu di gebuk mundur
apa ini yang di sebut distribusi bandar ya
karena sudah overprice
menarik
$ANTM $BBRI $INDF
1/2


$IHSG buangan besar Foreign sudah 15 T masi banyak lagi buangan jangan dlu serok
$BBRI 2900 😘
$BRIS 1500 😘

Hari ini 3 Maret atau besok 4 Maret 2026 adalah hari terakhir IHSG turun, gunakan kesempatan ini untuk beli saham fundamental kuat
#moonanalisis
$BBRI $BBCA $BRIS

$IHSG sudah memasuki deathcross, ma200 terkonfirm breakdown .
Selamat datang musim paceklik yang berkepanjangan.
$BBRI $BBCA

$GOLF BEI TOLONG BUAT REGULASI JUGA KE ASING KALAU MAU INVEST ATAU TRADING DI INDONESIA JANGAN MENTANG MENTANG ASING SEMAUNYA TRADING DI INDONESIA BIKIN RUGI INVESTOR INDONESIA DI SAHAM INI ASING SEMAUNYA TRADING
$IHSG$BBRI
$BBRI https://cutt.ly/TtE0OFC4
Harga Saham Turun, Gimana Cara Kami Lakukan Averaging Down?
Ada salah satu contoh saham yang kami beli di bulan April 2025, dimana harga saham tersebut sebelumnya pernah mencapai level tertingginya kisaran hampir 1.200, dan turun mencapai level 600an.
Disitu kami melihat kalau harga saham sudah turun sekitar 50%, maka jika nantinya bisa balik ke harga tertinggi kisaran 1.200, ada potensi kenaikan 100% untuk harga sahamnya.
Waktu itu kami beli di harga sekitar 680an, dan perjalanan setelah beli saham sempat naik ke level 900an, tapi kembali turun hingga -20%. Apakah kami langsung averaging down? jawabannya tidak, karena masih menunggu rilis laporan keuangan terbarunya.
Jika kinerjanya tetap bagus maka akan dilakukan averaging down, tapi kalau kinerjanya jelek dan tidak bisa ditoleransi, maka akan kami cut loss.
Kemudian perusahaan tersebut merilis laporan keuangan terbaru, untuk kinerjanya masih bagus, dan prospeknya juga tetap positif dimana kami yakin kinerja labanya tahun 2026 lebih baik dari 2025, disitu kami melakukan averaging down, jadi kami beli kembali saat harga kisaran 560 - 570, sampai saat ini juga masih kami hold.
Dimana sebelumnya sempat minus hingga 19,6% dengan harga rata-rata 672,29, kemudian ada averaging down yang membuat harga rata-rata sekarang menjadi 642, dan saat ini posisinya floating profit 9,1%.
Acuan beli sahamnya saat itu ketika rilis laporan keuangan Q1 2025, dimana kinerjanya bertumbuh yang mencatat kenaikan pendapatan sebesar 17% dan labanya hingga 21% secara yoy, tapi harga sahamnya terjadi penurunan.
Kemudian apa alasan kedua tambah muatan setelahnya, kami selalu mereview rilis kinerja terbarunya, waktu itu kinerja kuartalannya bagus. Dimana sampai Q3 2025 ada kenaikan laba bersih hingga 55% secara qoq.
Kinerja yang melanjutkan pertumbuhan dengan prospek yang positif membuat kami melakukan averaging down di saham tersebut, kemudian alokasinya juga masih kecil kisaran 10% dari total portfolio, yang setelahnya ditambah menjadi 20%. Kemudian setelah 20% ini akan tetap hold asalkan kinerjanya masih tetap bagus.
Dengan cara tersebut juga membuat kinerja portfolio kami bagus dalam jangka panjang yang bertumbuh mencapai 241%, dibandingkan dengan IHSG yang naik 37,3%.
Bulan ini sudah ada yang averaging down?
👉 Join ke channel Telegram buat dapetin insight lainnya! Klik link di bio.
Disclaimer: Konten ini dibuat dengan tujuan informasi dan edukasi, bukan merupakan rekomendasi untuk jual, beli, atau hold suatu saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
$IHSG $BBRI $BBCA
1/5





Lihat kondisi market belakangan ini sepertinya lebih pantas memang di frontier market deh, bluechip ga ada nilainya.. saham gorengan yang udah gosong pun di goreng terus🥶🥶
$BBCA $BBRI $IHSG
$BBCA tadi saya iseng2 coba cek kenapa bca turun mulu
pas baca laporan keuangan non audit Januari 2026 pendapatan bunga bank BCA drop parah. beda jauh dengan bulan bulan sebelum nya. bahkan laba rugi komprehensif nya juma 1 digit.. ada apa dengan bank BCA? kalah saing kah dengan bank himbara seperti $BMRI atau $BBRI?
mohon maaf saya masih awam soal fundamental.
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG naik tipis 0,03% atau 2,71 poin ke level 8.019 pada perdagangan sesi pertama, Selasa (3/3). Saham-saham sektor bisnis batu bara kompak menguat hari ini.
Harga saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) melonjak 5,30% atau 525 poin ke level Rp 10.425, dan PT Buk...

katadata.co.id