


Volume
Avg volume
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BBRI merupakan BUMN yang bergerak di bidang usaha perbankan, Bank terbesar di Segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan layanan micro banking terbesar di Indonesia maupun di dunia, Selain fokus pada segmen UMKM, BRI juga terus mengembangkan berbagai produk consumer banking dan layanan institusional bagi masyarakat perkotaan. Melalui layanan e-banking yang didukung oleh 24.684 unit ATM serta 284.426 unit EDC yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, BRI bertekad untuk terus mendukung peningkatan efisiensi kegiatan perekonomian nasional sekaligus meningkatkan kenyamanan dan... Read More
klo laporan keuangan nya $BBRI dah kluar, bisa buatin kyak gini lg om @skydrugz27?
menarik untuk dibaca bagi investor unyu2 kyak sya, om..
đđ
â Moody's juga menurunkan outlook 5 bank besar di Indonesia dari stabil menjadi negatif, walaupun rating tetap dipertahankan.
https://cutt.ly/ytbTAncZ
Menyusul outlook kredit pemerintah Indonesia yang sudah diturunkan sebelumnya.
$IHSG $BBCA $BBRI

$BBRI price going UP , volume going LOW.. divergence /disagreement between price n volume.. short term bearish đ
DYOR

$BBRI $BBNI $BMRI Yang jelas asing lebih tau yang kalian tidak tau
Kita saja yang denial terlalu percaya dengan data2 yang katanya ekonomi masih tumbuh
Hey bro sekali2 cobalah turun ke jalan, saksikan tuh gimana realitanya kondisi ekonomi orang2 disekitar kita khususnya kalangan bawah, mereka banyak yg menangis bro
Dari 100%,
1. $BBRI : Negara 54% an
Asing 31%.
Ritel : 15%
padahal ritel sebanyak 650.000 an orang.
2. $BMRI Negara 54% an.
Asing 30 %
ritel 16 %
Andai saat ini,
dengan market Cap BBRI dan BMRI Diatas Rp 600 - 800 T, (bisa lebih).
prosentase 30% itu..
bila di rupiahkan kisaran ada sebanyak Rp 200 sd 300 T.
Butuh waktu yg lama untuk masuk...
sedang Top 20 besar share Holdernya bukan saya..
Bukan pula yg 600.000 saudara kita.
(karena saya tidak melihat namanya di sana.. )
Rilis data ekonomi US
â Michigan Consumer Sentiment Prel Feb = 57,3 (vs previous 56,4, vs consensus 55)
â Michigan Current Condition Prel Feb = 58,3 (vs previous 55,4, vs consensus 54,9)
â
Michigan Consumer Expectations Prel Feb = 56,6 (vs previous 57,0, vs consensus 56,7)
â
Michigan Inflation Expectations Prel Feb = 3,5% (vs previous 4%)
â Michigan 5 Year Inflation Expectations Prel Feb = 3,4% (vs previous 3,3%)
â Used Car Prices MoM Jan = 2,4% (vs previous 0,1%)
â Used Car Prices YoY Jan = 2,4% (vs previous 0,4%)
Sentimen konsumen US meningkat signifikan di atas ekspektasi, didorong oleh perbaikan kondisi saat ini.
Di sisi lain, ekspektasi konsumen justru turun tipis di bawah perkiraan.
Ekspektasi inflasi saat ini juga menurun, walaupun ekspektasi inflasi jangka panjang sedikit meningkat.
Kondisi demikian dapat mendorong belanja konsumen yang mempertahankan resiliensi ekonomi US, termasuk menahan inflasi tetap tinggi.
Harga mobil bekas juga meningkat baik secara bulanan maupun tahunan.
Rilis data hari ini masih menunjukkan kebutuhan Fed untuk menahan suku bunga lebih lama lagi.
$PANI $BBRI $RMKE
@dhimasagastya outlook dirilis beberapa menit setelah market tutup. Belum banyak orang yg engeh, orang akan merespon setelah market buka dihari senen nanti. $BBRI $BBCA $BBNI bakalan gosongđĽľ
$BBRI
3 bigbanks doubletop cm $BBCA yg uptrend v type..
ishg alamatđĽśđĽś
takkan kubiarkan kamu lolos lg kl ini bbri
pilihanku jatuh ke bbri buat serox..
#1 hour message only
#dyor
Berita negatif dan positif memang dibuat, diperlukan dan akan selalu ada, agar saham bergerak folatil, pemain lama sdh faham harus bagaimana.
Mrk yg belum faham biasanya berisiknya berlebihan krn tdk tahu harus bagaimana.
$BBNI $BBRI $BMRI
Lembaga pemeringkat kredit Moodyâs Ratings menurunkan outlook lima bank jumbo di Indonesia dari stabil menjadi negatif dalam pengumumannya hari ini, Jumat (6/2).
Hal ini menyusul revisi outlook peringkat utang Pemerintah Indonesia yang sebelumnya disampaikan kemarin. Meski demikian, Moodyâs tet...

katadata.co.id
$BBRI
kenapa turun mari kita cek dari sudut pandang Bandarmologi
pengecekan selesai
Senin dari sudut pandangku kemungkinan besar wait and see
disclaimer " belum makan "
1/3



$BBRI $BBNI $BMRI https://cutt.ly/EtbmfVdB
$BMRI lapkeu Q4 2025 dah keluar eps naik YoY
$BBRI kenapa belum laporan kamu apa lagi di dandani lama²
Roma 12:2 (TB) Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
Cuma mau mengingatkan terus, jadi Presiden tidak cukup hanya modal yakin teguh apalagi keras kepala.
Harus mau di evaluasi harus mau beradaptasi!!!!
Please evaluasi fiskal nya. Stop tabrak2 birokrasi!!
Uda 1 tahunan tabrak2 birokrasi hasilnya APA? Makin buruk kan.
Ini Indonesia, beragam bukan cuma tentara.
Memerintahkan tentara mudah karena mereka nurut.
Tapi ini Indonesia.
Please jgn kolotnomics
Please hentikan money sublimate!!!
God Bless Indonesia.
Pray for our country đĽšđĽšđĽš
Jaga juga $SMGR $BBRI $CDIA

IHSG CLOSING
Friday 6 Feb 2026
IHSG sepanjang hari ini dalam tekanan ditutup dilevel 7.935 (-2,0%) dengan nilai transaksi sebesar Rp19,2 triliun. perdagangan cukup sepi investor tampak wait and sepi ditengah volatilitas market yang tinggi.pelemahan ihsg dipicu oleh pengumuman Moody's tekait outlook indonesia dari stabil menjadi negatif dan saham yang jadi pemberat $BBCA $BBRI $ASII.
ZUMA266SAHAM
Disclaimer on
Jujur saja saya sempat agak garuk-garuk kepala waktu melihat rilis kinerja $BMRI hari ini. Sepertinya bukan cuma saya karena kalau kita ingat-ingat lagi hampir semua analis di sekuritas besar itu sudah pasang badan bilang kalau laba bank ini bakal jeblok tahun 2025 kemarin. Konsensus pasar kan sempat meramal kalau laba mereka bakal turun sampai -8% tapi yang terjadi malah sebaliknya. Mereka malah pamer laba tumbuh 1% jadi sekitar Rp56 triliun. Mungkin buat sebagian orang angka 1% itu kecil ya tapi kalau konteksnya adalah melawan ramalan buruk pasar ini sebenarnya sebuah anomali yang menarik buat kita obrolin lebih dalam.
Satu hal yang bikin saya kepikiran terus itu soal dari mana sebenarnya pertumbuhan ini datang kalau kita mau jujur melihat jeroannya. Oke memang kredit mereka tumbuh kencang sampai 13% tapi kalau kita teliti lagi di sana ada peran besar dari program Koperasi Desa Merah Putih punya pemerintah. Kalau kita buang angka dari program itu sebenarnya pertumbuhan kreditnya cuma di kisaran 9% saja. Ini yang bikin saya merenung sendiri soal seberapa besar sih kemandirian bank yang namanya Mandiri ini kalau tanpa dorongan kebijakan negara. Ya memang tidak ada yang salah dengan itu tapi rasanya kok seperti ada bumbu penyedap tambahan yang bikin masakannya jadi terasa lebih enak dari yang seharusnya.
Lalu ada bagian yang menurut saya paling seru sekaligus bikin dahi mengernyit yaitu soal biaya pencadangan atau provisi mereka yang turun drastis. Di kuartal terakhir kemarin beban provisi mereka itu cuma Rp900 miliar saja padahal tahun sebelumnya jauh di atas itu. Alasannya karena mereka merasa standar penyaluran kredit sudah makin ketat jadi mereka berani mengubah metodologi pencadangannya. Saya jadi mikir sendiri apakah ini murni karena kualitas kredit yang makin oke atau memang sebuah langkah taktis buat menyelamatkan angka laba bersih supaya tidak terlihat merah di depan investor. Mengubah aturan main di tengah jalan itu kan selalu jadi cara paling gampang buat bikin hasil akhir kelihatan lebih cantik daripada aslinya.
Kondisi ekonomi kita sekarang pun sebenarnya tidak sedang baik-baik saja kalau mau bicara jujur tanpa jargon. Suku bunga Bank Indonesia yang masih tertahan di 4,75% itu sebenarnya bikin napas industri perbankan jadi agak sesak. Belum lagi urusan inflasi pangan yang bikin daya beli teman-teman kita di pasar atau di kantor jadi agak mampet. BMRI sendiri sudah kasih kode kalau tahun 2026 ini margin bunga mereka bakal turun dan biaya kredit bakal naik lagi ke level normal. Jadi sepertinya sulap cantik lewat pemotongan cadangan yang mereka lakukan kemarin itu mungkin tidak akan bisa dipakai lagi sebagai senjata utama di masa depan.
Saya jadi membayangkan bagaimana manajemen BMRI duduk di ruang rapat sambil melihat angka-angka ini dan mencoba meyakinkan kita semua kalau semuanya aman-aman saja. Memang efisiensi operasional mereka kelihatan membaik tapi ya itu tadi apakah efisiensi ini bakal bertahan lama kalau persaingan dana di luar sana makin berdarah-darah. Bank-bank lain juga pasti tidak akan tinggal diam melihat BMRI bisa bermanuver seperti ini. Pada akhirnya perbankan itu kan bisnis soal bagaimana kita mengelola risiko yang tidak kelihatan bukan cuma soal bagaimana kita menyusun angka supaya analis di pasar modal jadi senang dan berhenti memberikan rating jual.
Mungkin memang benar kalau di pasar saham itu persepsi seringkali lebih penting daripada realitas yang sebenarnya terjadi di lapangan. BMRI berhasil membalikkan keadaan dengan sangat lincah lewat penyesuaian sana-sini yang mungkin bagi investor ritel biasa terdengar seperti bahasa planet lain. Tapi kalau kita mau duduk tenang sebentar dan melihat polanya kita bakal sadar kalau tahun 2026 ini bakal jadi ujian yang lebih jujur buat mereka. Tanpa bantuan penyesuaian metodologi atau program khusus pemerintah kita baru akan benar-benar tahu apakah raksasa ini memang sekuat itu atau cuma sedang pandai menata meja makan supaya terlihat penuh.
Ini bukan rekomendasi jual dan beli. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
$BBRI $BBNI
Buku Kas + Stok Barang di HP đą
âď¸ Catat uang
âď¸ Catat stok
âď¸ Offline
âď¸ Gampang dipakai
$BBRI $PPRO $ASII
Comment MAU / DM / WA 083879527517 đ
1/8








$BMRI $BBCA $BBRI
IHSG turun tajam tapi asing serok
baca berita : https://cutt.ly/7tbbQ1YM
