


Volume
Avg volume
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BBRI merupakan BUMN yang bergerak di bidang usaha perbankan, Bank terbesar di Segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan layanan micro banking terbesar di Indonesia maupun di dunia, Selain fokus pada segmen UMKM, BRI juga terus mengembangkan berbagai produk consumer banking dan layanan institusional bagi masyarakat perkotaan. Melalui layanan e-banking yang didukung oleh 24.684 unit ATM serta 284.426 unit EDC yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, BRI bertekad untuk terus mendukung peningkatan efisiensi kegiatan perekonomian nasional sekaligus meningkatkan kenyamanan dan... Read More
MENGUKUR RESIKO
tidak peduli ente treder atau inpestor ,
kalau ente pemula, seperti ane, ini sangat penting
mengapa mengukur resiko, probalitas dulu sebelum entri, mengapa penting hal itu ?
kalau ente tipe inpestor, hal itu akan membuat ente klear dengan ketakutan ente, membuat ente jujur. memilih jadi investor apakah karena tak sanggup menahan RUGI ataukah memang karakter inpestasi ente.
FAKTA lho, treder banyak yg kuat menahan loss, saat sangkut dari menahan propit saat running .
apa bedanya dengan ente yang inpestor ? sama.
mungkin kita bisa "lari" dengan alasan value inpestasi roa, roe , story perusahaan dll.
tapi , jujur saja...
pada akhirnya MODEL IMPESTASI yg ente bangun, akan berujung pada :
jika hanya 1 kali , itu kebetulan,
jika 100 kali di ulang, sangat mungkin itu probalitas. entah rugi atau untung inpestasinya.
masalah menjadi impestor adalah utk 1 kali entri, kita butuh 1 - 10 tahun utk mengetahui hasilnya.
itulah mengapa menjadi inpestor jangka panjang adalah hal paling sulit menurut ane.
1️⃣ Probalitas disini, maksudnya ada dua hal :
1. dalam analisa entri ini , seberapa mungkin berhasil ?
2. dalam 100 analisa, berapa kali berhasil ?
itu dua hal mirip tapi berbeda. keduanya penting.
2️⃣ Resiko
apakah sepadan, antara resiko dibanding hasil TP nya ?
bagiamana mengukurnya, supaya kita bisa mengatakan : ini sepadan , itu tidak.
utk mengukur resiko, bisa kita pakai dua acuan, keduanya harus terpenuhi :
1. ukuran resiko dalam % TERHADAP TOTAL MODAL / EQUITY.
setiap entri, berapa % resikonya.
hal itu akan memberikan gambaran dasar , seberapa lama, jauh modal kita bertahan , JIKA situasi tidak berjalan sesuai harapan.
misalkan :
meresikokan 100 % dari modal, artinya kita hanya bisa bertahan 1 kali, jika terkena SL,
kalau TP, entri berikutnya, kita bisa bertahan 2 kali.
itulah ukuran resiko menurut ane.
lalu kita bisa masukan pertimbangan
berikutnya
2. ukuran resiko terhadap probalitas .
- entri SAAT INI, berapa besar kemungkinannya ? ini adalah BAGIAN PALING PENTING. KEJUJURAN AKAN DI KHIANATI OLEH KESERAKAHAN DIRI, KETAKUTAN DIRI.
- dalam 100 entri, berapa besar kemungkinan TP nya ?
ini adalah bagian PALING BERAT ,
MEMBANGUN DATA SENDIRI : JURNAL.
lalu di akhir
bisakah entri yang berhasil TP , menutupi kerugian dari SL ?
apakah masih ada sisanya ?
ini hal mendasar, PONDASI BANGUNAN TRADING SISTEM ataupun INPESTASI SISTEM.
semoga bermanfaat..utk pemula seperti ane
eh sebentar lagi dipiden pada cair ya 😅
$BBRI tgl 15 ya ?
disch on
$BTC
$IHSG
BISMILLAH
REQUEST ANALISA SAHAM $BCIP
Dilihat dari teknikal analisisnya emiten ini menarik untuk scalping highrisk yaa, kenapa?
1. MACD menunjukkan goldencross
2. RSI di area netral
3. dilihat dari garis MA support terdekatnya di 93
4. untuk resist terdekatnya diarea 103
kesimpulan:
- menarik untuk scalping highrisk
- area support tedekat 93
- area resist terdekat 103
DYOR
sekian dan terima gajiii
random tag $BBRI $BBCA
1/4




Selamat malam pemirsa bursa! Saya SentimenX, presenter berita Anda, kembali membawa kabar hangat dari jantung pasar modal Indonesia.
Hari ini, Selasa, 13 Januari 2026, perhatian pasar tertuju pada bank "jumbo" milik negara, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ($BMRI). Di tengah harga sahamnya yang berada di level 4.820, sebuah berita besar baru saja dirilis yang dipastikan akan menggerakkan saldo rekening para investornya besok pagi.
Informasi Aktual & Terpercaya
Kabar paling aktual adalah Bank Mandiri (BMRI) secara resmi akan membagikan dividen interim tunai tahun buku 2025 dengan total maksimal Rp9,3 triliun atau setara dengan Rp100 per saham.
Tanggal Pembayaran: Dana dividen ini dijadwalkan cair dan masuk ke rekening pemegang saham yang berhak pada hari esok, 14 Januari 2026.
Posisi Terkini: Per 13 Januari 2026, harga saham BMRI tercatat sedang mengalami koreksi teknikal dari area tren naiknya dan sedang menguji zona permintaan (demand zone) jangka pendek.
Kinerja Operasional: Hingga akhir 2025, BMRI tetap solid dengan pertumbuhan penyaluran kredit mencapai 11% secara tahunan (YoY), yang masih berada di atas rata-rata industri perbankan.
Efek Sentimen ke Sektor Sejenis
Cairnya dividen interim raksasa dari Bank Mandiri ini memberikan efek domino pada sektor perbankan (Big Banks):
BBRI (Bank Rakyat Indonesia): Memiliki jadwal pembayaran dividen interim yang berdekatan (15 Januari 2026), sehingga sering terjadi rotasi dana investor di antara kedua saham Himbara ini.
BBCA & BBNI: Seringkali mendapatkan limpahan dana segar dari investor yang melakukan reinvestasi (investasi kembali) hasil dividen BMRI ke saham perbankan lain untuk diversifikasi portofolio.
Sektor Finansial secara Umum: Langkah BMRI mempertegas bahwa sektor perbankan Indonesia tahun 2026 tetap menjadi "mesin uang" bagi investor yang mencari kepastian hasil ditengah penurunan suku bunga global.
Analisa Sentimen & Hasil Insight
Analisa kami menunjukkan bahwa sentimen dividen ini adalah Positif yang Terukur. Meski pembayarannya dilakukan besok, harga saham saat ini justru sedang memberikan peluang masuk karena koreksi yang terjadi.
1. Strategi Scalping (Sesi 1 Besok)
Hasil Insight: Positif untuk Rebound. Ada potensi kenaikan sesaat saat pasar merespons dana dividen yang cair ke rekening investor.
Support: 4.720 – 4.750 (Area beli jika harga melemah di awal sesi).
Resistance: 4.830 – 4.890 (Target ambil untung cepat jika terjadi pantulan).
2. Strategi Swing / Hold (Jangka Panjang)
Hasil Insight: Sangat Positif (Accumulate). BMRI diproyeksikan menjadi primadona di tahun 2026 seiring potensi penurunan suku bunga yang akan meningkatkan Margin Bunga Bersih (NIM).
Target Harga Panjang: Rp5.400 – Rp6.000.
Faktor Pendukung: Fundamental ekonomi yang kokoh dan efisiensi digitalisasi akan terus menjaga profitabilitas bank pelat merah ini hingga akhir tahun.
3. Skenario Negatif
Saat ini tidak ditemukan sentimen negatif fundamental yang signifikan. Namun, investor perlu waspada terhadap "Ex-Dividend Trap" yang sudah terlewati di awal Januari, serta potensi tekanan jika IHSG secara keseluruhan mengalami breakdown di bawah level psikologis 8.000 akibat volatilitas global.
Rangkuman Sederhana:
Bank Mandiri (BMRI) besok akan membagi-bagikan uang "THR" awal tahun sebesar Rp100 per saham kepada investornya. Walaupun harganya sekarang sedikit turun ke 4.820, para ahli melihat ini justru kesempatan bagus buat beli karena masa depan bank ini masih sangat cerah sepanjang 2026. Besok pagi kemungkinan besar harganya akan mencoba naik lagi saat orang-orang mulai menerima uang dividennya dan membeli saham kembali.
Demikian laporan dari saya, SentimenX. Pantau terus pergerakan saldo Anda besok pagi!
still use ur DYOR
$BBCA $BBRI

$BBRI izin share 🙏 hanya berbagi dari aplikasi QStock AI di playstore bukan pompom 🫡🙏
QStock AI Insight — IDX:BBRI
13 Jan 2026 21:17
Disclaimer: Saham adalah instrumen berisiko tinggi. Informasi ini bersifat edukatif dan informatif, bukan rekomendasi jual atau beli. Pengguna wajib melakukan riset mandiri (DYOR).
In-Depth Fundamental
In-Depth Fundamental
(Company Condition, Positive Catalysts, and Risks)
Saham IDX:BBRI, yang merupakan saham Bank Rakyat Indonesia, menunjukkan kinerja yang stabil dengan fundamental yang kuat.
Meskipun terdapat tantangan di sektor perbankan, BBRI tetap memiliki potensi pertumbuhan yang baik berkat portofolio kredit yang solid dan dukungan dari digitalisasi.
Namun, investor perlu memperhatikan faktor eksternal seperti suku bunga dan kondisi ekonomi global yang dapat mempengaruhi kinerja saham ini.
Smart-Money Detection
Smart-Money Detection
Smart Money & Retail
(Data diupdate setiap tanggal 10 di bulan berikutnya)
Periode: Desember 2025 (vs November 2025)
Smart Money: 82,53% ↓ (−1,83%)
Retail: 17,47% ↑ (+1,83%)
Attention: Dengan porsi Smart Money sekitar 82,53% dan selisih terhadap retail sekitar 65,1 poin persentase, saham ini berada pada kategori Kendali kuat sehingga arah jangka menengah cenderung mengikuti ritme pemain utama dan tidak mudah berubah hanya karena sentimen retail jangka pendek. Penurunan porsi Smart Money di tengah harga yang cenderung datar lebih menyerupai penyesuaian posisi, dan arah berikutnya akan sangat bergantung pada apakah ke depan mereka kembali memperbesar porsi atau membiarkannya berkurang.
Quantitative Market Signals
Quantitative Market Signals
Technical Snapshot
Nama Saham : BBRI
Harga Penutupan : Rp. 3.720 (13 Jan 2026)
Rata-rata harga 20 hari : Rp. 3.711
Rata-rata harga 50 hari : Rp. 3.796
Rata-rata volume 30 hari : 216.8 juta lembar
Status Pasar
Dalam beberapa minggu terakhir pergerakan mulai mendatar, namun dalam beberapa bulan terakhir arah utama masih cenderung turun. Tekanan jual belum benar-benar hilang.
Area Minat Beli
Area Akumulasi : Rp. 3.600 – Rp. 3.750
Level Konfirmasi : Rp. 3.710
Validitas sinyal meningkat apabila disertai volume rata-rata 30 hari. Attention: Harga berada di Area Minat Beli. Area ini cocok untuk rencana masuk bertahap ketika tekanan jual mulai mereda.
Retest Zone (Area Uji Arah)
Area : Rp. 3.650 – Rp. 3.760
Attention: Harga sedang menguji Retest Zone (Area Uji Arah). Jika mampu bertahan dan aktivitas transaksi menguat, peluang pemulihan lebih terbuka.
Reward Projection
(Reward projection berfokus pada disiplin struktur pasar dan resiko, bukan pada mengejar "asumsi")
Swing Projection : Rp. 3.870 – Rp. 4.120
Extended Projection : Rp. 4.220
Attention: Dalam kondisi pasar jangka menengah yang cenderung melemah, pergerakan ke atas umumnya diperlakukan lebih selektif. Pendekatan yang lebih konservatif biasanya menunggu harga mendekati area Demand atau Retest, sementara perhatian tetap diarahkan pada kestabilan struktur dan disiplin pengendalian risiko.
Invalidation (Risk)
Invalidation (Risk)
Invalidasi Struktur Menengah : Rp. 3.450
Attention: Gunakan batas proteksi untuk menghindari kerugian membesar jika kondisi memburuk. Semakin tidak stabil, semakin penting disiplin batas proteksi.
Resume
Saat tekanan jual mulai melandai tetapi arah menengah masih turun, biasanya orang akan menunggu harga mendekati area Demand atau Retest zone sebelum mempertimbangkan apa pun. Pendekatan ini menjaga risiko tetap kecil selama struktur menengah belum membaik.
QStock AI on Google Play
Akhirnya kalian paham kan kenapa prabowo ngga peduli konstruksi? Karena nanti rakyat akan gotong royong.
Mungkin saat inj prabowo senang.
Padahal ini signal kalau rakyat uda ngga berharap pada pemerintah, dan mereka uda bersatu.
Mereka juga akan membuat pemerintah lengser pada waktunya.
Ntah siapa watimpres prabowo. Kayaknya prabowo butuh tim psikologi kebudayaan..
Gw nyerah sama $SMGR dan pemerintah ….
Gw uda kerjakan bagian gw, gw ngga akan kritik lagi.
Gw ngga akan kritik pemerintah lagi.
Gw minta maaf ngga bantu megara ini lagi dengan cara ini,…
Percaya apa ngga BAD THINGS itu akan terjadi, Prabowo Jokowi dan Rakyat Indonesia akan menyesal.
Selamat menumpuk penyakit!!!
Makasih prabowo Jokowi.
$WSKT
$BBRI

Day 59 (13/1) Cicil 1 lot BBCA dan BBRI setiap harinya sampai kebeli rumah 🏠.
matched
BBCA - 8050
BBRI - 3710
Avg
BBCA - 8181
BBRI - 3787
Ini sebagai jurnal pribadi untuk bereksperimen apakah teknik DCA pada saham bigbanks bisa mengalahkan indeks dan membeli rumah atau tidak.
Atau setidaknya menjadi tabungan untuk melawan inflasi sehingga bisa membeli rumah.
$BBCA $BBRI
1/3



Tidak Ada Hubungan dengan Skyholic
Beberapa hari terakhir, ada beberapa user Stockbit yang tanya, kenal ndak sama Skyholic? Siapanya Skyholic? Abang, Skyholic ya?
Meskipun sama-sama pakai nama depan Sky, saya terus terang tidak kenal siapa itu Skyholic.
Tidak ada hubungan keluarga, tidak ada hubungan apapun.😌
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$BBRI $BBCA $BBNI

$BBRI kalian pada denger issue tentang perang gak sih? atau katanya ada ekonomi reset / hacker gt gt lah.. gimana dunia persahaman ini
Bagaimana bisa tau jika tgl 9 adalah pucuk, dan senin nya pada panik karena crash, media membesar2 kan, dikaitkan ke mana2, tapi moon analisis kasih pandangan lain dan bilang candle hari selasa pasti HIJAU!
$BBRI $BBCA $BREN
1/3



*Insight Sentimen Media dan Peningkatan Pembelian Asing, 13 Jan 2026* ℹ️
1. *SENTIMEN MEDIA: $BBRI Terbitkan Surat Berharga (3.720 | 0,54%)*
*Sentimen media 13 Jan 2026 : BRI (BBRI) Terbitkan Surat Berharga Komersial Senilai Rp500 Miliar.* Selengkapnya https://cutt.ly/ntkoHFhi
*Kondisi transaksi perdagangan saham sebelumnya:*
➡️Perubahan harga seminggu terakhir : 0,03%
✅Peningkatan pembelian asing: 6,37%
✅Peningkatan Volume: 5,79%
✅Pembelian Non Regular: 379.982 dengan rata-rata harga 3.702
✅Pertumbuhan dari 52 week terendah: 10,71%
Lihat Chart: https://cutt.ly/GtkoHSOv
Analisis Transaksi https://cutt.ly/stkoHFr4
#SENTIMENMEDIA @PrimbonSaham
2. *SENTIMEN MEDIA: $ADRO Akumulasi saham (2.290 | 6,51%)*
*Sentimen media 13 Jan 2026 : Gara-gara Ini Saham ADRO Ngacir.* Selengkapnya https://cutt.ly/UtkoHDPa
*Kondisi transaksi perdagangan saham sebelumnya:*
➡️Perubahan harga seminggu terakhir : 0,07%
✅Peningkatan pembelian asing: 15,57%
✅Peningkatan Volume: 25,31%
✅Peningkatan Frekuensi: 24,20%
✅Pembelian Non Regular: 646.440 dengan rata-rata harga 2.197
Lihat Chart: https://cutt.ly/ktkoHSKv
Analisis Transaksi https://cutt.ly/wtkoHDQ3
#SENTIMENMEDIA @PrimbonSaham
3. *SENTIMEN MEDIA: $TLKM Divestasi usaha (3.620 | 2,84%)*
*Sentimen media 13 Jan 2026 : Telkom Rencana Lepas 30 Persen Saham TIF, Bidik Infranexia Jadi The Next Telkomsel.* Selengkapnya https://cutt.ly/TtkoHFFU
*Kondisi transaksi perdagangan saham sebelumnya:*
➡️Perubahan harga seminggu terakhir : 0,03%
✅Peningkatan pembelian asing: 26,23%
✅Peningkatan Volume: 45,59%
✅Peningkatan Frekuensi: 98,80%
✅Pembelian Non Regular: 9.405.389 dengan rata-rata harga 3.616
Lihat Chart: https://cutt.ly/MtkoHSGX
Analisis Transaksi https://cutt.ly/TtkoHFqY
#SENTIMENMEDIA @PrimbonSaham
RESUME PERDAGANGAN SAHAM HARIAN 13 Jan 2026
Hasil analisis data perkembangan harga saham pada 13 Jan 2026
Jumlah emiten saat ini ada sebanyak 958 emiten. Diantara emiten tersebut ada sebanyak 622 (64,93%) emiten yang memiliki earning per shared (eps) positif.
🔀Transaksi Non Reguler
Ada transaksi non reguler pada 136 (14,20%) emiten, tertinggi di saham $GOTO dengan volume perdagangan non-reguler sebesar https://cutt.ly/BtkoT0O7.
🔀Transaksi Asing
Ada sebanyak 869 (90,71%) saham yang dikoleksi oleh asing. Terbanyak dibeli asing secara volume di saham $BBRI dengan harga penutupan terakhir 3.720 (0,54%) dan volume foreign buy sebesar 147.329.500.
🔀Sentimen Positif dengan Peningkatan Pembelian
Ada sebanyak 573 (59,81%) saham yang mengalami peningkatan pembelian. Peningkatan pembelian dengan bid cukup besar $NATO dengan harga penutupan terakhir 426 (-14,46%) dan volume bid sebesar 1.404.500 dengan kenaikan 4.681,67X.
🔀Saham Murah dengan Pembelian Asing > 10 Miliar
Ada sebanyak 27 (2,82%) saham yang harganya kurang dari 1000, memiliki pembelian asing di atas 10 Miliar. Pembelian Asing paling besar BUMI dengan harga penutupan terakhir 406 (-6,88%) dan volume bid sebesar 119.318.400 dengan kenaikan 4.681,67X.
🔀 Aktif diperdagangkan > 10.000 kali
Ada sebanyak 349150 (36.445,72%) saham yang harganya kurang dari 1000, memiliki frekuensi perdagangan lebih dari 10.000 kali. Frekuensi paling besar pada saham BUMI dengan frekuensi sebanyak 349.150 kali, sementara harga penutupan terakhir 406 (-6,88%) dan volume bid sebesar 119.318.400 dengan kenaikan 4.681,67X.
🔀 Terendah Dalam 52 Minggu Terakhir
Ada sebanyak 2 (0,21%) saham yang harganya kurang dari 1000 dan merupakan harga terendah pada 52 minggu terakhir. Salah satu diantaranya PADA dengan harga penutupan terakhir 296 (-3,90%) dan volume bid sebesar 75.700 atau mengalami perubahan 0,34X dari hari sebelumnya.
_Disclaimer:_*)
#> Catatan ini hanya informasi, bukan ajakan jual beli.
#> Catatan ini disusun dengan algoritma analisis data yang dikembangkan oleh @PasukanCutloss Primbon Saham
#> Analisis data lengkap di: https://cutt.ly/gtkoTNaG
#> Pelajari analisis data saham lebih mendalam, silakan japri: https://cutt.ly/GtkoTVe6

@Apriliorich01 persepsi lo kebalik, yg beli pucuk itu cuman pahlawan bursa kocak
Dimana mana yg jago main saham beli harga bawah, dapet lot lebih banyak jd dividen juga dapet lebih banyak, sama halnya buyback
Beli $BBRI di 6400 sama 3200 itu beda 2x lipat dgn uang yg sama
$GIAA
mata uang iran ambrol.
bulan lalu 1 USD = 42.000 IRR
sekarang 1 USD = 1.050.000 IRR
naik hampir 2.400%
jika di rupiahkan
bulan lalu 1 IRR = 0,4 IDR
sekarang 1 IRR = 0,015 IDR
dari Iran kita bisa belajar, betapa mengerikannya gejolak politik dalam perekonomian. masyarakatnya sudah nggak percaya lagi sama mata uangnya sendiri banyak warga iran berbondong bondong beli USD untuk bertahan hidup karena daya beli semakin susah dan biaya hidup makin meningkat karena inflasi berat apalagi hal ini menjadi sentimen terburuk masyarakat iran terhadap pemerintahan.
selama inflasi yang tidak sehat masih menjadi masalah kronis dalam perekonomian, dan berharap nilai tukar yang stabil itu hanyalah sebuah khayalan.
inflasi itu ada yang sehat dan ada yang buruk
inflasi sehat itu adalah inflasi yang rendah dan stabil
ciri ciri inflasi yg sehat.
1. stabilitas harga, harga barang dan jasa naik secara bertahap dan dapat diprediksi, memudahkan perencanaan keuangan.
2. mendorong konsumsi dan investasi: konsumen merasa lebih baik untuk membelanjakan uang, dan produsen lebih yakin untuk berinvestasi karena profitabilitas lebih terjamin.
3. pertumbuhan ekonomi: inflasi ringan dapat mendorong pertumbuhan karena produsen memiliki insentif untuk meningkatkan produksi.
4. nilai mata uang terjaga, menjaga nilai tukar mata uang tetap stabil relatif terhadap mata uang negara lain.
data inflasi iran sudah >30% secara YoY
$IHSG $BBCA $BBRI
1/2


sy curiga bandar mulai masuk ke fundamental bgs $BBCA $BBRI $BMRI, saham2 konglo sengaja d jatuh kan semua