imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

🏦 BFIN Revisi Turun Guidance CoC & Pertumbuhan Pembiayaan

BFI Finance Indonesia ($BFIN) pada hari ini, Senin (27/7), mengadakan earnings call untuk membahas kinerja 1H26 yang melampaui ekspektasi [https://stockbit.com/post/34172753]. Berikut beberapa catatan penting kami:

Guidance CoC 2026F Direvisi Turun ke <4%

• BFIN menargetkan cost of credit (CoC) turun menjadi <4% pada 2026F (vs. 1H26: 4,4%, 2025: 4,3%), lebih baik dibandingkan guidance sebelumnya di level 4,1% [https://stockbit.com/post/29487304].

• Ekspektasi ini didasarkan pada: 1) strategi underwriting yang lebih prudent; 2) fokus manajemen terhadap kualitas aset dibandingkan pertumbuhan; 3) perbaikan loss on repossession — kerugian saat nilai jaminan tidak menutup sisa utang nasabah macet — di segmen 2W dan 4W pada 2Q26; serta 4) jumlah hari kerja lebih banyak selama 2H26, sehingga aktivitas penagihan lebih optimal.

• Selain itu, manajemen membuka peluang pembalikan provisi terkait discounted operation anak usaha, PT Finansial Integrasi Teknologi, senilai ~Rp38 M atau setara 3% beban provisi neto 2025.

• Manajemen juga menyampaikan bahwa provisi telah dibentuk untuk segmen–segmen berisiko — seperti segmen leasing yang terdampak ketidakpastian regulasi — sehingga potensi kejutan terhadap kinerja CoC pada 2H26 diperkirakan terbatas meski kondisi memburuk.

Downgrade Guidance Pertumbuhan Pembiayaan 2026F

• New bookings turun -2% YoY selama 1H26, dengan pelemahan terjadi di seluruh lini usaha.

• Perlambatan tersebut sejalan dengan strategi manajemen dalam mempertahankan proses underwriting yang ketat untuk menjaga kualitas aset dan CoC, di tengah kondisi industri yang masih menantang.

• Sejalan dengan itu, NPF membaik menjadi 1,55% per Juni 2026 (vs. Maret 2026: 1,57%, Juni 2025: 1,63%), berbanding terbalik dengan NPF seindustri yang memburuk menjadi 3,1% (vs. Maret 2026: ~2,5%, Juni 2025: ~2,5%).

• Manajemen BFIN kini memperkirakan pertumbuhan managed receivables sekitar +5% YoY pada 2026, lebih rendah dari guidance sebelumnya di kisaran low–teens (vs. 2025: +9% YoY).

• Terkait rencana ekspansi ke bisnis emas, manajemen BFIN masih menunggu persetujuan regulator, dengan langkah terkini mencakup penandatanganan nota kesepahaman dengan Antam ($ANTM) sebagai pemasok.

CoF Diperkirakan Resilien di Tengah Suku Bunga Tinggi

• Meski BI Rate telah naik +100 bps sejak awal 2026, manajemen BFIN memperkirakan cost of fund (CoF) pada 2026F tidak akan meningkat signifikan karena mayoritas pendanaan menggunakan suku bunga tetap (fixed rate). Dampak kenaikan suku bunga diperkirakan baru terasa dalam 8–12 bulan.

• Terkait jatuh tempo 3 obligasi senilai total Rp1,9 T pada 2Q26 (vs. 1Q26: Rp256 M), manajemen menyatakan telah mengamankan biaya refinancing dengan biaya yang tetap kompetitif.

• Sementara itu, CIR tetap stabil di 43% selama 1H26 (vs. 1H25: 43%) dan diperkirakan bertahan hingga akhir tahun.

🗒️ Stockbit's View: Neutral

• Kami menilai revisi guidance yang disampaikan manajemen sebagai hal yang netral, karena prospek penurunan CoC diimbangi oleh penurunan target pertumbuhan pembiayaan. Potensi upside akan bergantung pada sejauh mana CoC dapat turun di bawah level 4%.

• Ke depan, kami menilai CoC dan pertumbuhan pembiayaan akan menjadi indikator utama yang perlu dicermati, mengingat CIR diperkirakan tetap stabil seiring CoF yang resilien.

____
Everson Sugianto (@EversonSugianto)
Investment Analyst Stockbit

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy