BBTN: Kredit yang Diakuisisi dari BTPN Miliki RoA 2%, Lebih Tinggi Dibandingkan Existing

Bank Tabungan Negara ($BBTN) memberikan rincian lebih lanjut kepada Stockbit terkait akuisisi portofolio pinjaman dan aset pinjaman senilai ~Rp19,9 T dari Bank SMBC Indonesia ($BTPN) [https://stockbit.com/post/32099358]:

• Akuisisi tahap awal mencakup portofolio pinjaman pensiunan dan calon pensiunan kelolaan Taspen pada akhir Juni 2026 senilai ~Rp12,6 T. Selanjutnya, BBTN akan mengakuisisi pembiayaan pensiun dan kredit karyawan kelolaan Asabri senilai ~Rp7,3 T pada akhir Agustus 2026.

• Berdasarkan diskusi kami dengan manajemen BBTN, kredit yang diakuisisi memiliki yield di kisaran 13–14% (vs. blended loan yield 1Q26: 7,3%) serta NPL 0% (vs. blended NPL 1Q26: 3,1%) pada saat akuisisi, karena manajemen hanya mengambil performing loans. Adapun pembiayaan kategori kolektibilitas 2 (coll–2) hanya mencakup ~1% dari total portofolio yang diakuisisi.

• Kredit tersebut setara 5% dari total kredit dan pembiayaan BBTN per Maret 2026, serta akan didanai menggunakan dana pihak ketiga internal dan pinjaman bilateral dengan komposisi ~50/50.

• Akuisisi kredit ini dilakukan pada harga premium, tapi tidak melebihi +5% dari nilai wajar.

 [Investor Relations]

Stockbit’s View

• Kami menilai akuisisi ini positif (earnings accretive) bagi BBTN, mempertimbangkan metrik keuangan yang menarik.

• Manajemen BBTN memperkirakan Return–on–Assets (RoA) dari pembiayaan yang diakuisisi mencapai 2%, lebih tinggi dibandingkan annualized RoA per 1Q26 di 1,1%. Berdasarkan timeline akuisisi perseroan, kami memperkirakan akuisisi ini akan meningkatkan laba bersih perseroan sebesar +5% YoY pada 2026, dengan asumsi ceteris paribus.

• Di tengah perkiraan likuiditas yang lebih ketat pada 2H26, kredit dengan yield tinggi berpotensi menjadi penopang kinerja Net Interest Margin (NIM) BBTN.

• Akuisisi ini juga sejalan dengan upaya manajemen untuk meningkatkan kontribusi kredit non–perumahan menjadi 30% per 2030 (vs. April 2026: 18%), seperti yang telah kami tulis dalam rekap earnings call sebelumnya [https://stockbit.com/post/30376391].

• Terkait pembagian dividen, manajemen memperkirakan payout ratio tetap berada di kisaran 25% pada 2026 dan berpotensi meningkat hingga 30%. Capital Adequacy Ratio (CAR) BBTN tercatat sebesar 20,6% per Maret 2026 dan kami perkirakan hanya turun ~100 bps pasca–akuisisi (vs. level aman manajemen: 18–19%). Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) kredit pensiunan sendiri berada di level 50% (vs. kredit perumahan subsidi: 20%, kredit perumahan non–subsidi: 30–35%).

----
Everson Sugianto (@EversonSugianto)
Investment Analyst Stockbit

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy