imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

ACES 1Q26: Laba Bersih +15% YoY, Relatif Sejalan Ekspektasi

Aspirasi Hidup Indonesia ($ACES) mencatat laba bersih Rp164 M pada 1Q26 (+15% YoY, -13% QoQ), relatif sejalan ekspektasi karena setara 19% estimasi FY26F konsensus (vs. 1Q25: 21% realisasi laba bersih full year). Meski pertumbuhan topline relatif sejalan dengan ekspektasi, laba bersih di bawah ekspektasi seiring tekanan GPM. Kinerja tersebut didukung pertumbuhan solid pada topline serta ekspansi OPM seiring efisiensi SG&A.

Pertumbuhan Pendapatan In-Line, Didukung SSSG

️Pendapatan tumbuh +10% YoY menjadi Rp2,35 T, sesuai dengan ekspektasi karena setara 25% estimasi FY26F konsensus (vs. 1Q25: 25% realisasi pendapatan full year). Sebagai perbandingan, manajemen menargetkan pertumbuhan pendapatan +68% YoY.
️Pertumbuhan tersebut didukung oleh SSSG 1Q26 yang tercatat +4,3% YoY (vs. 1Q25: +2,2% YoY), sejalan dengan guidance manajemen untuk SSSG 2026 di level +24% YoY.
️Sementara itu, data pembukaan gerai baru untuk 1Q26 belum tersedia. Sebagai catatan, manajemen menargetkan 2530 gerai baru AZKO dan 4050 gerai baru NEKA untuk FY26.

GPM Tertekan, Namun OPM Naik Didukung Efisiensi SG&A

️Margin laba kotor turun ke 46,3% (vs. 1Q25: 48,0%, 4Q25: 47,0%). Penyebab tekanan GPM perlu dikonfirmasi, namun kemungkinan terdapat kaitan dengan tekanan biaya.
️Pada analyst gathering bulan April, manajemen mengungkapkan mulai menaikkan harga jual sebagian SKU pada awal April 2026 sebagai respons terhadap tekanan biaya. Catatan lengkap dari analyst gathering dapat dibaca melalui link berikut: https://stockbit.com/post/30144588
️Meskipun margin laba kotor terkontraksi, margin laba usaha naik secara tahunan di level 9,3% (vs. 1Q25: 9,0%, 4Q25: 10,3%) seiring efisiensi SG&A menjadi 40,1% dari pendapatan (vs. 1Q25: 42,3%).

What to Watch

️Meski tekanan minyak higher for longer berpotensi menekan daya beli, SSSG 2025 yang rendah (-4,2% YoY) berpotensi menciptakan low base yang menguntungkan untuk 2026. Sebagai konteks, kontraksi SSSG bulanan terdalam pada 2025 adalah April, di level -14,1% YoY.
️ACES akan mengadakan earnings call pada Kamis (7/5), di mana Stockbit akan kembali meng-update hasil earnings call, dengan fokus penyebab penurunan margin (termasuk pengaruh pelemahan nilai tukar rupiah dan fuel surcharge akibat kenaikan harga minyak) serta outlook permintaan ke depannya.

[Sumber: Laporan Keuangan, Analyst Gathering]

------
Amara Beatrice (@amarabeatrice)
Investment Analyst Stockbit

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy