ACES Analyst Gathering: Ekspektasi Perbaikan Topline dan Margin pada 2026

Manajemen Aspirasi Hidup Indonesia ($ACES) mengadakan analyst gathering pada Kamis (9/4). Berikut beberapa highlights yang kami rangkum:

Guidance 2026
Same store sales growth (SSSG): +24% YoY (vs. realisasi 2025: -4,2% YoY)
Pertumbuhan pendapatan: +68% YoY (vs. realisasi 2025: +0,7% YoY)
Beban iklan dan promosi: Maksimal 1,5% terhadap pendapatan (vs. realisasi 2025: 1,7% terhadap pendapatan)
Capex: Rp400450 M
Gerai baru: 2530 toko baru AZKO dan 4050 toko baru NEKA
Dividend payout ratio: Setidaknya 50% untuk tahun buku 2025

Outlook 2026

Pemulihan SSSG & Margin Manajemen ACES melihat potensi pertumbuhan 2026 berasal dari kombinasi ekspansi gerai AZKO dan NEKA serta pemulihan SSSG (kombinasi pertumbuhan volume dan harga jual). Meski tidak memberikan guidance terkait margin, manajemen mengekspektasikan margin dapat perlahan pulih seiring efisiensi biaya yang telah ditempuh sejak 2H25 serta target beban iklan dan promosi terhadap penjualan yang lebih konservatif.

Update Kinerja 1Q26 Momentum awal 2026 relatif positif, dengan SSSG pada Maret 2026 masih tumbuh positif (vs. Maret 2025: +8,6% YoY, 2M26: +3,8% YoY), meski SSSG pada April 2026 diperkirakan sedikit melambat seiring berakhirnya musim Lebaran. Secara keseluruhan, SSSG selama 1Q26 diperkirakan tetap positif (vs. 1Q25: +2,2% YoY).

Format Baru NEKA Setelah membuka 10 toko NEKA selama 2025, ACES berkomitmen untuk ekspansi sekitar 4050 toko baru NEKA pada 2026. Manajemen menyebut bahwa margin laba kotor NEKA saat ini di level 45% sedikit di bawah level AZKO di 47,6% per 2025 dengan potential upside seiring penambahan SKU dan ekspansi. Sebagai perbandingan lebih lanjut, ACES mengungkapkan bahwa capex dan opex per toko NEKA lebih rendah dibandingkan AZKO.

Risiko   Di sisi risiko, perseroan menghadapi tekanan dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap yuan (risiko kenaikan harga pokok) dan fuel surcharge akibat kenaikan harga minyak. Sebagai respons, ACES mulai melakukan kenaikan harga jual sebagian SKU sejak awal April 2026, dengan tetap memperhatikan aspek kompetitif. Di sisi lain, kebijakan pembatasan impor yang semakin ketat masih dalam batas manageable bagi perseroan, sekaligus berpotensi mengurangi tekanan kompetisi dari produk impor langsung.

Potensi Dividen

Manajemen ACES belum mengumumkan dividen tahun buku 2025, tetapi perseroan memiliki kebijakan dividend payout ratio minimum 50%. Mempertimbangkan kebijakan tersebut dan ratarata realisasi dividend payout ratio selama 3 tahun terakhir di level 73%, potensi dividen ACES berada di kisaran Rp19,5Rp28,4/saham, mengindikasikan dividend yield 5,68,1% berdasarkan harga penutupan Kamis (9/4) di Rp350/saham.

______
Amara Beatrice (@amarabeatrice)
Investment Analyst Stockbit

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy