Dari postingan https://stockbit.com/post/29099662 beberapa hari lalu tentang framework sederhana yang saya gunakan, terdapat beberapa poin lagi yang bisa di-address. Silahkan dibaca kembali untuk memahami konteksnya.
*Price is just a small part from di equation. It matters of course, but it's not as important as you might think. Dari rumus DY + g, harga hanya ada di bagian DY saja.
*Mayoritas value investor pemula menerapkan Margin of Safety (MOS) pada fase harga beli. Tetapi sebenarnya, MOS itu sudah harus dibangun sejak menentukan hurdle rate Anda. In fact, every step after setting hurdle rate terdapat elemen keselamatannya. Screening ROE/ROIC, proper growth estimation, dan harga beli semuanya mengandung unsur MOS.
*Agar price menjadi less sensitive dalam pengambilan keputusan investasi kita, maka saya berulang-ulang kali menekankan agar kita mencari emiten yang punya long runway to grow pada level yang moderat atau tinggi. That said, kita menganggap DY penting, tapi yang jauh lebih penting adalah variabel g nya. Semakin kecil g, maka semakin penting faktor harga ketika membeli saham. Sebaliknya, semakin besar g nya, maka semakin berkurang relevansi harga suatu saham.
Sebagai ilustrasi, bayangkan Anda memiliki sebidang tanah ajaib yang bisa bertambah luas 15% setahun dan terus compounding bertahun-tahun di level 15% itu. Maka harga beli anda mau 1x PBV atau 2x PBV atau 3x PBV sudah tidak terlalu penting. Yang lebih penting adalah seberapa lama dia mampu membesar di level itu.
Sebaliknya, ketika Anda punya sebidang tanah biasa berukuran sama yang tidak bisa bertambah luas, tapi mampu memberikan Anda fix rate sekian rupiah setahun selama bertahun-tahun, maka harga pembelian menjadi sangat krusial untuk memaksimalkan % yield nya.
But here's the catch. Meskipun Anda dapat celah diskon untuk memiliki perusahaan dengan DY katakanlah 15% setahun, selagi segitu2 saja rupiah yang dihasilkan, eventually you will have to sell it at some point. Itu karena nilai uang yang diperoleh menurun dari tahun ke tahun sehingga pada suatu titik, 15% yang terasa besar di awal kepemilikan nilai uangnya akan menjadi single digit and so on kemakan inflasi or discount rate.
Saya tutup dengan quote dari fund manager yang saya hormati.
"Quality you can hold long will beat cheapness that you eventually have to trade."
$TOTL $SMSM $IPCC
