imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MBMA akan kebagian rejeki nomplok dengan konfirmasi RKAB 2026 hari ini. Kementerian ESDM resmi memangkas kuota produksi bijih nikel menjadi 270 juta ton dan angka ini lebih rendah sekitar 30% dan ini merupakan persentase yang signifikan. Saat ini, banyak pemain global saya perkirakan memasang posisi short terhadap nikel karena supply yang melonjak sejak 2024 namun dukungan pemerintah agar smelter kita tidak merugi akan membuat mereka berpikir lagi dan kalau dalam 1 minggu ke depan terjadi lonjakan harga, maka bisa disebabkan dua hal : short squeeze (menutup posisi short) dan kepanikan pasar karena Weda Bay Nickel sebagai tambang terbesar nikel di dunia memangkas produksi sebanyak 70% dari 42 juta ton menjadi 12 juta ton.

Terlampir chart nikel yang dengan jelas menggambarkan mark up phase yang didukung dengan big volume dan saat ini berada dalam koridor tren naik yang sehat. Apabila ada penembusan level resistance $19.100, maka terbuka peluang untuk rally ke $21.700. Angka ini memang tergolong tinggi mengingat supply masih banyak tapi perlu diingat bahwa pasar kadang suka overreacted jadi apabila skenario ini terjadi, maka kita harus memanfaatkan untuk profit taking di MBMA apabila target 1.080 - 1.120 tercapai dalam waktu singkat.

Selain MBMA, $INCO juga paling diuntungkan karena biaya energi mereka rendah sehingga margin juga sangat bagus dan $HRUM juga sebagai pemain batu bara yang mulai melakukan diversifikasi ke nikel akan diuntungkan apalagi ada dukungan buyback dari emiten.

Referensi bacaan :
Analisa terhadap guideline MBMA 2026 - https://stockbit.com/post/28001438
HRUM bersiap terbang - https://stockbit.com/post/27260105

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy